Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PRINSIP MANAJEMEN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN USAHA PARFUM ISI ULANG “AROMA WANGI PARFUM” KABUPATEN TRENGGALEK
Skripsi ini dengan judul “Implementasi Prinsip Manajemen Keuangan dalam
Meningkatkan Penjualan Usaha Parfum Isi Ulang “Aroma Wangi Parfum” Kabupaten
Trenggalek” yang ditulis oleh Inadia Adi Febriana dengan NIM. 126406212090, Prodi
Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan Dosen
Pembimbing Bapak Siswahyudianto, M.M.
Kata Kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Prinsip Manajemen Keuangan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh peran strategis UMKM dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi lokal, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan
signifikan dalam hal pengelolaan keuangan yang berdampak pada pelaku usaha.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil harus
sadar, pentingnya pemahaman yang lebih baik mengenai manajemen keuangan, baik
dalam aspek perencanaan keuangan pribadi maupun dalam pemanfaatan pinjaman
usaha.
Tujuan penelitian ini diharapkan memberikan pengetahuan mengenai (1) bagaimana
proses perencanaan; (2) pelaksanaan dalam kegiatan operasional; (3) evaluasi prinsip
manajemen keuangan yang diterapkan oleh usaha parfum isi ulang “Aroma Wangi
Parfum” dalam upaya meningkatkan penjualan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, dengan cara
mendeskripsikan atau menggambarkan suatu keadaan objek atau peristiwa tertentu
berdasarkan fakta-fakta tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi langsung ke lapangan untuk memperoleh data
yang akurat. Temuan ini diperkuat oleh berbagai studi terdahulu yang menekankan
pentingnya literasi keuangan, perilaku pengelolaan keuangan, teknologi, dan strategi
pemasaran dalam meningkatkan kinerja UMKM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini telah menerapkan prinsip-prinsip
manajemen keuangan seperti transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas secara
konsisten. Dalam proses perencanaan, pemilik usaha menyusun strategi keuangan
secara terstruktur, termasuk dalam penyusunan anggaran, perhitungan modal, serta
penentuan strategi pemasaran dan harga yang kompetitif. Pada tahap pelaksanaan, usaha
menunjukkan kedisiplinan dalam manajemen stok, produksi, pengelolaan arus kas,
pencatatan keuangan teratur, pengendalian biaya operasional, serta pemanfaatan strategi
pemasaran digital. Evaluasi rutin juga dilakukan untuk mengukur efisiensi biaya,
efektivitas penjualan, dan kepuasan pelanggan dengan membandingkan hasil penjualan
sebelum dan sesudah penerapan prinsip manajemen keuangan, serta melalui analisis
laporan keuan
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FOTO PERISTIWA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMPN 3 KEDUNGWARU
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Foto Peristiwa terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMPN 3 Kedungwaru” yang ditulis oleh Laili Zahrotul Magfiroh, NIM 126210213118, dengan pembimbing Bagus Wahyu Setyawan, M.Pd.
Kata Kunci : Kemampuan Menulis, Media foto peristiwa ,Teks Deskripsi
Kemampuan menulis sangat penting dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, dalam pembelajaran perlu menggunakan media yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Kendala yang dihadapi di SMPN 3 Kedungwaru adalah terbatasnya media pendukung, seperti tidak tersedianya LCD di semua kelas, sehingga berdampak pada rendahnya nilai menulis teks deskripsi siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu media alternatif yang dapat digunakan adalah media foto peristiwa untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa.
Penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang mengetahui pengaruh penggunaan media foto peristiwa terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII di SMPN 3 Kedungwaru. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Desain ini dipilih karena untuk membandingkan pengaruh penggunan media foto peristiwa terhadap kemampuan menulis teks deskripsi dengan tidak melakukan pengacakan terhadap populasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas VII SMPN 3 Kedungwaru. Sampel yang digunakan ada 2 yaitu kelas VII-F sebanyak 28 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-E sebanyak 28 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan diuji dengan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t.
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media foto peristiwa terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII di SMPN 3 Kedungwaru. Hal ini dibuktikan oleh hasil analisis data nilai pretest dan postest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dari uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test diperoleh nilai sig. (-2Tailed) sebesar 0,000 dan thitung -3,947 dengan kriteria pengambilan keputusan nilai sig. ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sampel yang digunakan pada penelitian ini, sebanyak 56 maka 0,000 ttabel 1,67356, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media foto peristiwa berpengaruh terhadap kemapuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 3 Kedungwaru
EKONOMI KREATIF PANCONG POCONG TINJAUAN SOSIOLOGI EKONOMI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Skripsi dengan judul “Ekonomi Kreatif Pancong Pocong Tinjauan Sosiologi
Ekonomi Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” ini ditulis oleh Ela Nur
Hafifa NIM. 126402201032, Program Studi Ekonomi Syariah, Jurusan Ekonomi,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung dengan dosen Pembimbing Ibu Dr. Binti Nur Asiyah,
M.Si.
Kata Kunci : Eknomi Kreatif, Pancong Pocong, Sosiologi Ekonomi, Kesejahteraan
Masyarakat
Kuliner menjadi bagian penting dalam ekonomi kreatif yang berperan dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pancong Pocong merupakan contoh
kuliner lokal yang menggabungkan nilai budaya dan inovasi, serta memperkuat
identitas dan hubungan sosial. Oleh karena itu, perlu dikaji Kuliner Pancong Pocong
dalam ekonomi kreatif dari sudut pandang sosiologi ekonomi.
Tujuan penelitian di antara lain: (1) Untuk mendeskripsikan tentang kuliner
Pancong Pocong atas tinjauan sosiologi ekonomi, (2) Untuk menganalisis peran
ekonomi kreatif pancong pocong dalam menjaga identitas budaya dan
meningkatkan nilai sosisal dan ekonomi dari warisan budaya, (3) Untuk
menganalisis kontribusi ekonomi kreatif pancong pocong dalam mengembangkan
ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,
(4) Untuk menganalisis kendala dan solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat
atas tinjauan sosiologi ekonomi kuliner Pancong Pocong. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan yaitu
penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara,
studi dokumentasi dan studi pustaka.
Hasil analisis menyatakan bahwa (1) Kuliner Pancong Pocong Menunjukkan
dari interaksi antara nilai budaya, kreativitas, dan kegiatan ekonomi dalam
masyarakat. Dari perspektif sosiologi ekonomi, usaha ini tidak hanya berfungsi
sebagai aktivitas ekonomi semata, tetapi juga sebagai simbol sosial dan budaya
yang memperkuat identitas lokal serta mempererat hubungan sosial di komunitas.
Pancong Pocong mencerminkan bagaimana ekonomi kreatif berbasis budaya dapat
menjadi alat pemberdayaan sosial, pemersatu komunitas, dan penggerak
kesejahteraan kolektif. (2) Kuliner Pancong Pocong berperan strategis dalam
melestarikan budaya, memperkuatsolidaritassosial, dan mendorong ekonomi lokal.
Sebagai bagian dari ekonomi kreatif, kuliner ini menghubungkan nilai tradisional
dengan inovasi modern, menciptakan harmoni antara budaya, masyarakat, dan
pasar. (3) Pancong Pocong berdampak positif bagi ekonomi lokal dengan
melestarikan budaya, memperkuat identitas komunitas, mendorong inovasi,
menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pariwisata dan kesejahteraan
masyarakat. (4) Kendala-kendala yang ada, seperti keterbatasan modal dan
pemasaran yang terbatas, dapat diatasi dengan solusi seperti akses modal yang lebih
mudah, pemasaran digital, serta pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk dan
manajemen usaha
PRAKTIK ARISAN PAKET LEBARAN PERSPEKTIF AKAD WADIAH DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN NOMOR 8 TAHUN 1999 (Studi Kasus Arisan Paket Lebaran di Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang)
Siti Shofhia, NIM, 126101211082, Praktik Arisan Paket Lebaran Perspektif Akad
Wadiah Dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 (Studi
Kasus Arisan Paket Lebaran Di desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten
Jombang), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
, 2025, Pembimbing: Dr. Abdul. Khair Wattimena, M.H.
Kata Kunci: Praktik Arisan, paket lebaran. Akad Wadiah, Undang-Undang Nomor 8
Tahun 1999.
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kegiata Arisan Paket Lebaran di Desa
Brodot Kec Bandarkedungmulyo Kab Jombang. Dengan tujuan menganalisis praktik
arisan paket lebaran dari Perspektif Akad Wadiah dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun
1999 tentang perlindungan konsumen.
Rumusan dalam penelitian ini adalah : 1). Bagaimana Praktik Arisan Paket
Lebaran yang terdapat di Desa Brodot Kec Bandarkedungmulyo KabJombang, 2)
Bagaimana Perspektif Akad wadiah dalam praktik Arisan Paket Lebaran di Desa
Brodot Kec Bandarkedungmulyo Kab Jombang, 3) Bagaimana ketentuan UndangUndang
Perlindungan
Konsumen
Nomor
8
Tahun
1999
terhadap
praktik
arisan
paket
lebaran
di
Desa
Brodot
Kec
Bandarkedungmulyo
Kab
Jombang?
Metode
Penelitian
yang
digunakan
peneliti
adalah
Metode
Kualitatif
dan
Jenis
penelitian
Lapangan
(field
research).
Teknik
pengumpulan
data
yang
digunakan
dalam
penelitian
ini
berupa
wawancara,
Observasi,
Dokumentasi
.
Sedangkan
teknik
analisa
data
mengunakan
reduksi
data
primer
dan
sekunder.
Hasil
penelitian
ini
menunjukan
bahwa
:
1)
praktik
arisan
paket
lebaran
di
desa
Brodot
menggunakan
cara
penyetoran
uang
melalui
reseller,
dalam
proses
pengelolaan
keuangan
di serahkan seluruhnya kepada owner, praktik arisan ini pengambilangan
keuntungan melalui perputaran uang, 2) Berdasarkan hasil analisis praktik arisan
menggunakan konsep akad Wadi’ah, dimana peserta menitipkan uang kepada owner,
dan owner yang memanfaakan pengelolaan keuangan. 3) Menurut UUPK Nomor 8
Tahun 1999, bisnis arisan termasuk pengelola usaha karena mendapatkan keuntungan
dari pengelolaan uang arisan. Oleh karena itu, Owner dan peserta arisan wajib
mendapat Hak dan Menjalankan Kewajiba
PENGARUH SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS, INTELLECTUAL CAPITAL, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA PERUSAHAAN SEKTOR HEALTHCARE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Skripsi dengan judul “Pengaruh Sustainable Development Goals, Intellectual
Capital, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan
Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahan Sektor
Healthcare Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024” yang
ditulis oleh Mahya Ulum Anjali dengan pembimbing Sri Dwi Estiningrum,
S.E., Ak., M.M., C.A.
Kata Kunci: Sustainable Development Goals, Intellectual Capital, ukuran
perusahaan, profitabilitas, kinerja keuangan, healthcare.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi
keberlanjutan, pemanfaatan modal intelektual, dan pengelolaan ukuran
perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan di industri kesehatan yang
memiliki kontribusi strategis terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh sustainable development goals,
intellectual capital, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan, dengan
profitabilitas sebagai variabel moderasi, pada perusahaan sektor healthcare
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020–2024.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis
regresi data panel. Variabel independen terdiri dari SDGs, intellectual capital,
dan ukuran perusahaan. Variabel dependen adalah kinerja keuangan, sedangkan
profitabilitas digunakan sebagai variabel moderasi. Data diperoleh dari laporan
tahunan perusahaan sektor healthcare yang memenuhi kriteria penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, SDGs, intellectual
capital, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan
terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, profitabilitas tidak mampu
memoderasi pengaruh seluruh variabel independen terhadap kinerja keuangan
secara signifikan. Meskipun demikian, secara simultan variabel-variabel
penelitian berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini
mengindikasikan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan, pengelolaan
pengetahuan, dan skala usaha tetap merupakan faktor penting yang perlu
diperkuat secara konsisten untuk mendukung kinerja keuangan perusahaan
healthcare, meskipun tingkat profitabilitas tidak secara langsung memperkuat
hubungan tersebut
POLA ASUH ANAK OLEH ORANG TUA DENGAN GANGGUAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK DAN FIKIH HADANAH (Studi Kasus di Desa Papungan)
Skripsi dengan judul “Pola Asuh Anak oleh Orang Tua dengan Gangguan Mental dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak dan Fikih Hadanah (Studi Kasus di Desa Papungan)” ini ditulis oleh M. Khoiru Syifa’, 126102213291, dengan pembimbing Dr. Syahril Siddik, M.A.
Kata Kunci : Pola Asuh, Gangguan Mental, Perlindungan Anak, Hukum Islam, Desa Papungan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pengasuhan anak oleh orang tua yang mengalami gangguan mental di lingkungan pedesaan, yang berpotensi besar melanggar hak-hak dasar anak, baik secara hukum negara maupun hukum agama. Kasus yang diteliti secara khusus adalah seorang ibu dengan gangguan mental di Desa Papungan, yang mengasuh anak laki-lakinya secara tidak terstruktur dan minim dukungan sosial. Studi ini mengkaji bagaimana praktik pengasuhan tersebut ditinjau dari Undang-Undang Perlindungan Anak dan perspektif hukum Islam.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: (1)Bagaimana fenomena pola asuh anak oleh orang tua dengan gangguan mental di Desa Papungan (2)Bagaimana perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak dan fikih hadanah terhadap pola asuh anak oleh orang tua dengan gangguan mental di Desa Papungan?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan warga, perangkat desa, dan tokoh agama setempat, serta observasi langsung terhadap kehidupan subjek penelitian. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan skripsi relevan. Analisis dilakukan dengan teknik pengumpulan data, kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola asuh yang dilakukan oleh orang tua dengan gangguan mental di Desa Papungan bersifat tidak terarah, repetitif, minim stimulasi sosial, dan tanpa dukungan emosional yang memadai, sehingga tidak menciptakan lingkungan pengasuhan yang layak bagi perkembangan anak. (2) Dalam tinjauan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, praktik tersebut melanggar hak anak atas pengasuhan yang aman dan bermutu. Sementara dalam perspektif fikih hadanah, orang tua dengan gangguan mental tidak lagi memenuhi syarat sebagai hadinah karena kehilangan kecakapan akal (‘aql), sehingga hak pengasuhan semestinya dialihkan kepada wali yang memenuhi syarat hukum Islam
STRATEGI KOMUNIKASI PENGURUS PONDOK PESANTREN QUEEN AL-FALAH PLOSO DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI
Segala bentuk kejahatan bisa terjadi kapan saja, tanpa mengenal waktu. Tak hanya di tengah masyarakat umum, kemerosotan moral juga dapat ditemukan di lingkungan pondok pesantren. Berbagai kasus yang berkaitan dengan tindakan menyimpang di pesantren sering menjadi perbincangan di media sosial. Padahal, pesantren seharusnya menjadi tempat untuk membentuk akhlak mulia melalui berbagai metode pendidikan yang diterapkan oleh para pengurus. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang Pondok Pesantren Queen Al Falah di Ploso. Pesantren ini dikenal sebagai salah satu yang menjunjung tinggi nilai "ilmu di atas adab." Namun demikian, pada kenyataannya masih ada sebagian masyarakat yang merespons negatif terhadap perilaku santri. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin memahami bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh Pondok Pesantren Queen Al Falah dalam membentuk akhlak para santrinya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi komunikasi yang digunakan oleh para pengurus Pondok Pesantren Queen Al-Falah Ploso dalam membentuk akhlak para santri. Sebagai lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai akhlak kepada santri. Dalam hal ini, strategi komunikasi menjadi alat utama bagi para pendidik untuk menyampaikan ajaran Islam dan nilai-nilai moral secara efektif.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan teori dari Anwar Arifin, strategi komunikasi yang digunakan mencakup pendekatan informatif, persuasif, edukatif, koersif, dan teknik pengulangan (redundansi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengurus pondok menerapkan strategi komunikasi yang terstruktur dan disesuaikan dengan karakter santri, seperti melalui keteladanan, pembiasaan, serta penanaman nilai-nilai akhlak dalam berbagai kegiatan yang melibatkan santri. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi juga dipengaruhi oleh lingkungan yang penuh kesadaran serta kondisi emosional para pengurus dan santri. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambatnya antara lain perbedaan latar belakang santri, pengaruh media sosial,dan keterbatasan jumlah pengurus pondok
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP DEPOSITO MUDHARABAH DENGAN RETURN ON ASSETS SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2022-2024
Skripsi dengan judul “Pengaruh Kinerja terhadap Deposio Mudharabah dengan Return On
Assets (ROA) Sebagai Variabel Moderasi pada Bank Umum Syariah Periode 2022-2024”
yang ditulis oleh Dinda Febrianti, NIM. 126401201042, dibimbing oleh Bintis Ti’anatud
Diniati, S.Pd., M.Sc.
Kata Kunci: Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non
Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio
(CAR), Net Operating Margin (NOM), Bagi Hasil, Deposito Mudharabah dan Return On
Assets (ROA).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan signifikan industri perbankan
syariah, baik di Indonesia maupun secara global yang memicu peningkatan persaingan
antarbank dalam menghimpun dana pihak ketiga. Untuk menarik minat nasabah, bank
syariah perlu menunjukkan kinerja keuangan yang baik dan efisien. kinerja keuangan
menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas operasional bank, terutama dalam
menghadapi tekanan persaingan dan risiko keuangan. Beberapa indikator keuangan seperti
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non-Performing Financing
(NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Operating
Margin (NOM), serta bagi hasil yang ditawarkan kepada nasabah, berperan penting dalam
mencerminkan kesehatan dan efisiensi manajemen bank.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Biaya Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit
Ratio (FDR), Capital Adequancy Ratio (CAR), Net Operating Margin (NOM) dan Bagi
Hasil terhadap Deposio Mudharabah. Pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan
Operasional (BOPO), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio
(FDR), Capital Adequancy Ratio (CAR), Net Operating Margin (NOM) dan Bagi Hasil
terhadap Deposio Mudharabah dengan Return On Assets (ROA) Sebagai Variabel
Moderasi.
Metode Penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis
penelitian asosiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu
laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah (BUS). Analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Moderated Regression Analysis dengan menggunakan software SPSS
versi 25.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Biaya Operasional terhadap Pendapatan
Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Deposito Mudharabah,
Non-Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Deposito
Mudharabah, Financing to Deposit Ratio (FDR) positif dan tidak signifikan terhadap
Deposito Mudharabah, Capital Adequancy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Deposito Mudharabah, Net Operating Margin (NOM) berpengaruh positif dan
tidak signifikan terhadap Deposito Mudharabah, bagi hasil berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap Deposito Mudharabah. Sementara itu, Non-Performing Financing
(NPF), Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Operating Margin (NOM)dan bagi hasil yang
dimoderasi oleh Return On Assets (ROA) berpengaruh terhadap Deposito Mudharabah.
Sedangkan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan Financing to
Deposit Ratio (FDR) yang dimoderasi Return On Assets (ROA) tidak berpengaruh terhadap
Deposito Mudharabah
MANAJEMEN KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK (Studi Multi Situs di MTs PK Sunan Ampel Patianrowo dan SMP Islam Al Fattah Tanjunganom Kabupaten Nganjuk)
ABSTRAK
Disertasi dengan judul “Manajemen Kurikulum Dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan Peserta Didik (Studi Multi Situs di MTs PK Sunan Ampel Patianrowo dan SMP Islam Al Fattah Tanjunganom Kabupaten Nganjuk)” ditulis oleh Sony Eko Adisaputro dengan promotor Prof. Dr. H. Ahkyak, M.Ag dan Prof Dr. H. Imam Fuadi, M.Ag
Kata kunci: Manajemen Kurikulum, Koterampilan Kewirausahaan
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Esensi pendidikan adalah menyiapkan peserta didik agar mampu mewujudkan potensi yang dimiliki dan memanfaatkan dalam kehidupan di masa yang akan datang. Pendidikan merupakan wahana bagi generasi muda untuk mendapatkan kecakapan hidup (life Skill) dengan harapan peserta didik dapat memasuki kehidupan masyarakatPendidikan mempunyai peran yang sangat menentukan tidak hanya bagi perkembangan dan pertumbuhan individu, tetapi juga bagi pembangunan suatu bangsa. Pendidikan yang mampu mendukung pembangunan adalah pendidikan yang bermutu yaitu pendidikan yang mampu menghadapi dan memecahkan problem kehidupan yang dihadapi. Pemikiran itu semakin terasa ketika seseorang akan memasuki dunia kerja dan kehidupan di masyarakat sebab peserta didik dituntut untuk mampu menerapkan apa yang dipelajari di sekolah serta mampu menghadapi problem kehidupan sehari-hari. Akan tetapi hasil pendidikan itu dikatakan baik atau buruknya pendidikan ditentukan oleh kurikulum, apakah mampu membangun kesadaran kritis terhadap peserta didik ataukah tidak.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban dari beberapa pertanyaan mendasar. (1) Bagaimana desain kurikulum dalam dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan peserta didik di MTs PK Sunan Ampel dan SMP Islam Al Fattah? (2) Bagaimana implementasi kurikulum dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan peserta didik di MTs PK Sunan Ampel dan SMP Islam Al Fattah? (3) Bagaimana evaluasi kurikulum dalam dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan peserta didik di MTs PK Sunan Ampel dan SMP Islam Al Fattah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dengan rancangan multi situs. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Myles Huberman dari kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Data dianalisis dari data kasus tunggal dan lintas kasus. Uji keabsahan data melalui kridibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas.
Hasil penelitian menunjukan 1) Desain kurikulum dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan peserta didik yang ada di MTs PK Sunan Ampel dan SMP Islam Al fatah ini berawal dari kebijakan Yayasan yang memberikan program keterampilan pada peserta didik yang kemudian di masukan kedlam visi misi Lembaga Pendidikan dan mengacu pada perencanaan kurikulum 2013, kemudian diperkuat dengan adanya Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 184 Tahun 2019 tentang pedoman Implemenntasi Kurikulum Pada Madrasah dan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kepmendikbud ristek) No. 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Yang kemudian di tuangkan kedalam rencana kerja madrasah/sekolah (RKM/RKS). 2) Implementasi kurikulum dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan peserta didik terdapat beberapa perbedaan yaitu. MTs PK sunan ampel implementasi kurikulum keterampilan kewirausahaan berupa program keterampilan kewirausahaan meliputi : Agrobisnis Tanaman Pangan dan holtikultural (ATPH), Seni Kriya dan Industri Kreatif (SKIK), Teknik Pengelasan, Galvalum dan Meubelair (TPGM), Desain Grafis dan Multimedia (DGM), Manajemen dan Tata Boga (MTB), Desain Fashion dan Manajemen Bisnis (DFMB), Manajemen Bisnis dan Pemasaran (MBP), Teknik Arsitektur Kontruksi dan Bangunan (TAKB), dalam pelaksannan kurikulum mengacu pada permendikbud 22 Tahun 2016 tentang standar proses, sedangkan program keterampilan tersebut hanya dikasih 2 jam per minggu kemudian apabila masih kurang dilaksanakan di dalam pondok pesantren. 3) Evaluasi kurikulum dalam Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan peserta didik bahwa evaluasi yang dilakukan di dua Lembaga tersebut dengan menggunakan evaluasi kontek, evaluasi dokumen, evaluasi proses dan evaluasi hasil. dalam evaluasi pembelajaran menggunakan dua bentuk yaitu sumatif dan formatif, Evaluasi menggunakan standar penilaian yaitu dengan kreteria ketuntatasan minimum (KKM), dengan melalui ulangan harian, ujian semester, ujian praktik, serta melakukan evaluasi terhadap guru dengan cara monitoring dan Penilaian Kinerja Guru (PKG)
THE CORRELATION BETWEEN THE FREQUENCY OF WATCHING DIGITAL SHORT STORIES AND LISTENING COMPREHENSION OF THE STUDENTS OF ENGLISH DEPARTMENT OF UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG 2021-2024
Sholihah, An’nisa. Student Registered Number, 2025. 126203212167. The Correlation Between The Frequency of Watching Digital Short Stories and Listening Comprehension of The Students of English Department of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2021-2024. Thesis. English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Advisor : Fitri Handayani, M.Pd
Keyword : Frequency of Watching digital short stories, Listening comprehension
Listening is an essential skill in English language learning; however, many students encounter difficulties in mastering it because many students find listening comprehension challenging due to factors such as limited vocabulary, unfamiliar pronounciation and difficulty distinguishing words in continous speech. One way to improve listening skill is by watching digital short stories. These are short videos with pictures and sound that make it easier to understand spoken English. In the digital age, many students often watch videos on their phones or computers. Watching digital short stories can help them get used to listening to English. Thus, students can watch digital short stories as their listening material to improve listening comprehension
This research aimed to find the correlation between frequency of watching digital short stories (variable X) and listening comprehension (variable Y) on the students of English Department of State Islamic University Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2021-2024. This research was done by using a quantitative approach with a correlational method. There were 30 respondents taken as the sample of this research who were determined by using a purposive sampling technique. The instruments that were used to gather the data were a questionnaire on frequency of watching digital short stories and listening comprehension test. The data collected were calculated and analyzed by using Pearson Product Moment Correlation through SPSS program version 27.
The result revealed that there was a moderate correlation between frequency of watching digital short stories and their listening comprehension with an index value of correlation coefficient of 0.530. Based on the interpretation table, the index value correlation coefficient (0.530) was at moderate level at interval 0,40 – 0,599. In conclusion, it can be stated that there is a positive moderate correlation between frequency of watching digital short stories and the listening comprehension of the students of English Department of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2021-2024