Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG
Lailia Lutfiaturohma, 126201213222, Implementasi Model Pembelajaran Berbasis
Media Visual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Islam di SMPN 3 Kedungwaru Tulungagung, Program Studi
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam
Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025. Pembimbing: Dr.
Zainudin,S.Ag.,M.Pd.I.
Kata Kunci: Model Pembelajaran, Media Visual, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama
Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena terkait pelaksanaan pembelajaran di
SMPN 3 Kedungwaru menunjukkan bahwa penggunaan media visual (seperti slide)
meningkatkan antusiasme dan perhatian siswa. Tanpa media, siswa cenderung pasif, mudah
terdistraksi, dan kurang tertarik pada materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menjawab rumusan masalah sebagai berikut (1)Bagaimana perencanaan implementasi
media visual untuk meningkatkan minat belajar dalam pembelajaran PAI Kelas VIII di
SMPN 3 Kedungwaru Tulungagung? , (2) Bagaimana pelaksanaan implementasi media
visual untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran PAI Kelas VIII di SMPN
3 KedungwaruTulungagung?, dan (3) Bagaimana implikasi implementasi media
pembelajaran berbasis visual dalam pembelajaran PAI Kelas VIII di SMPN 3 Kedungwaru
Tulungagung ?
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif jenis penelitian studi kasus.
Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis
data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan
triangulasi sumber.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah (1) SMPN 3 Kedungwaru
Tulungagung menyusun perencanaan yang matang dalam implementasi model
pembelajaran berbasis media visual dengan mengacu pada RPP dan visi misi sekolah.
Kepala sekolah dan wakilnya mengoordinasikan penggunaan media visual secara optimal,
didukung dengan pelatihan (KOMBEL) untuk meningkatkan kompetensi guru dan
melaksanakan evaluasi dilakukan melalui rapat untuk memastikan penerapan sesuai
prosedur. (2) Pelaksanaan model pembelajaran berbasis media visual pada mata pelajaran
PAI dilaksanakan melalui tiga tahap; pendahuluan, guru memulai pembelajaran dengan
memperkenalkan materi melalui media visual seperti slide presentasi tentang sholat jenazah
untuk menarik perhatian siswa. Tahap inti, guru membagi peserta didik ke dalam kelompok
beranggotakan 5-6 orang yang diberi tugas membuat video praktik sholat jenazah. Proses
pembelajaran kemudian ditutup dengan sesi evaluasi. (3) Penggunaan media visual mampu
membuat peserta didik menjadi termotivasi sehingga membuat pembelajaran lebih menarik
dan tidak membosankan
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AJAR PERMAINAN JENGATA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III MI MANBA’UL ‘ULUM BUNTARAN REJOTANGAN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Ajar Permainan Jengata
Terhadap motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas III MI Manba’ul ‘Ulum Buntaran
Rejotangan Tulungagung”
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena kurang optimalnya motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran matematika karena sudut pandang siswa terkait pembelajaran matematika yang sulit dan menegangkan yang membuat siswa kurang focus dan termotivasi saat belajar di kelas serta pembelajaran matematika yang tidak hanya teori namun harus sering melakukan latihan-latihan soal dimana siswa kebanyakan malas dan bosan ketika dihadapkan soal matematika, siswa sudah terpengaruh bahwa matematika sulit dan bosan harus menghitung, sehingga akan berpengaruh juga pada hasil belajar siswa dan juga disebabkan guru yang hanya menggunakan metode ceramah dan penugasan secara pasif. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah: 1) Apakah terdapat pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata terhadap motivasi belajar siswa kelas III; 2) Apakah terdapat pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata terhadap hasil belajar siswa kelas III; 3) Apakah terdapat pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas III MI Manba’ul ‘Ulum Buntaran.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana 1) pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata (jenga matematika) terhadap motivasi siswa kelas III MI Manba’ul ‘Ulum Buntaran; 2) pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata (jenga matematika) terhadap hasi belajar siswa kelas III MI Manba’ul ‘Ulum Buntaran; 3) pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata (jenga matematika) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas III MI Manba’ul ‘Ulum Buntaran.
Metode penelitian dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis
penelitian quasy experiment dengan penggunaan pretest dan posttest. Variabel
bebas dalam penilitian ini berupa media ajar permainan jengata, variabel terikat
berupa motivasi dan hasil belajar. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas III MI Manba’ul ‘Ulum Buntaran sebanyak 73vsiswa. Adapun sampel yang digunakan adalah siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen berjumlah 35 siswa dan kelas III B sebagai kelas kontrol sebanyak 38 siswa. Teknik pengumpulan datamenggunakan tes, angket, observasi, dokumentasi. Analisi data menggunakan uji normalitas dan homogenitas, uji T-test (Independent sampling T-test) dan uji Manova.
Hasil penelitian ini menunjukan 1)Terdapat pengaruh penggunaan media
ajar permainan jengata terhadap motivasi belajar siswa kelas III dengan nilai sig.
0,013 < 0,05; 2) terdapat pengaruh pengunaan media ajar permainan jengata
terhadap hasil belajar siswa kelas III dengan nilai sig. 0,000 < 0,05; 3) terdapat pengaruh penggunaan media ajar permainan jengata terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas III dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan media ajar permainan jengata terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas II
PENGARUH FOMO E-WOM DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI MARKET PLACE SHOPEE PADA MAHASISWA FEBI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh FOMO E-WOM dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan
Pembelian melalui Market Place Shopee pada Mahasiswa FEBI UIN Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Silvi Armadhita, NIM 126405211015, Program
Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali
Ramatullah Tulungagung, dengan dosen Pembimbing Ibu Lativa Hartiningtyas M.Pd.
Kata Kunci: FoMO, e-WOM, Gaya Hidup, Keputusan Pembelian, Shopee
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan digital yang telah mendorong
perubahan perilaku konsumen, dalam melakukan pembelian secara online. Faktor FoMO
(Fear of Missing Out), e-WOM (electronic-Word of Mouth), dan Gaya Hidup dalam
mempengaruhi keputusan pembelian, ke tiga faktor tersebut memiliki peran yang penting
khususnya pada mahasiswa dalam mengambil keputusan pembelian pada market place
Shopee. Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dalam menciptakan dorongan emosional,
penyebaran informasi dan penyesuaian gaya hidup, sehingga menjadi dasar untuk meneliti
pengaruhnya terhadap perilaku pembelian mahasiswa FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung Angkatan 2021.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menguji pengaruh FoMO, e-WOM dan
Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian melalui Market Place Shopee, (2) menguji
pengaruh FoMO terhadap Keputusan Pembelian melalui Market Place Shopee, (3) menguji
Pengaruh e-WOM terhadap Keputusan Pembelian melalui Market Place Shopee, (4)
menguji pengaruh Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian melalui Market Place
Shopee.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan probability sampling dengan
metode proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 92 responden
yaitu mahasiswa FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Angkatan 2021. Metode
analisis data berupa Regresi Linier Berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara simultan variabel FoMO, eWOM dan Gaya Hidup berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian
melalui market place Shopee, (2) FoMO tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
keputusan pembelian melalui market place Shopee, (3) e-EWOM berpengaruh secara
signifikan terhadap keputusan pembelian melalui market place Shopee, (4) Gaya Hidup
berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian melalui market place Shope
DINAMIKA SOSIAL BUDAYA DAN AGAMA DALAM BERTANI (Relasi Patron-Client Petani Tembakau di Desa Gesikan)
Penelitian ini mengkaji dinamika sosial budaya dan ekonomi petani tembakau di Desa Gesikan, Kabupaten Tulungagung, dengan fokus pada relasi patron-klien yang terbentuk dalam struktur sosial masyarakat pertanian. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini tidak hanya menyoroti aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan praktik budaya keagamaan lokal, seperti tradisi selametan, yang menjadi bagian dari interaksi sosial antara pemilik lahan dan buruh tani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat stratifikasi sosial yang terbentuk berdasarkan kepemilikan lahan, status pekerjaan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. Relasi patron-klien tampak dalam praktik sewa lahan, sistem bagi hasil, dan ketergantungan ekonomi antara petani pemerintahan, petani murni, pekerja pabrik, dan buruh tani. Selain itu, ditemukan pula bentuk resistensi halus (everyday resistance) yang dilakukan oleh kelompok petani bawah untuk mempertahankan kemandirian ekonomi mereka. Tradisi selametan yang dilakukan menjelang masa tanam dan setelah panen menjadi bagian dari budaya lokal yang memperkuat hubungan sosial dan spiritual antara patron dan klien dalam masyarakat pertanian.
Dengan demikian, dinamika sosial budaya dan ekonomi petani tembakau di Desa Gesikan tidak dapat dilepaskan dari struktur relasi kuasa yang bersifat patronistik. Sistem patron-klien menjadi instrumen penting dalam memahami bagaimana ketimpangan sosial terbentuk dan dipertahankan, serta bagaimana budaya lokal memberi warna tersendiri dalam interaksi agraris masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman sosiologis mengenai stratifikasi sosial dan peran budaya dalam kehidupan petani di masyarakat agraris.
Kata Kunci: Dinamika sosial budaya, patron-klien, petani tembakau, stratifikasi sosial, resistensi, selametan
STRATEGI PERSUASIF TEMAN SEBAYA SEBAGAI PENDUKUNG PEMULIHAN PENYINTAS BODY SHAMING
Skripsi dengan judul “Strategi Persuasif Teman sebaya Sebagai Pendukung
Pemulihan Penyintas Body Shaming” ini ditulis oleh Nava Faridatul Reza, NIM.
126304212159, dengan pembimbing Fionna Christabella, S.Sn.,M.A.
Kata kunci : Strategi persuasif, Teman Sebaya, Pemulihan, Body Shaming,
Komunikasi Interpersonal
Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi persuasif yang dilakukan oleh
teman sebaya dalam mendukung pemulihan penyintas body shaming. Body
shaming merupakan bentuk kekerasan verbal atau nonverbal yang berdampak
serius terhadap kesehatan mental penyintas, mulai dari penurunan kepercayaan diri
hingga gangguan psikologis. Dalam konteks ini, teman sebaya memegang peran
penting sebagai sumber dukungan sosial melalui komunikasi interpersonal yang
hangat, empatik, dan tidak menghakimi. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap tiga pasangan
narasumber, masing-masing terdiri dari penyintas dan teman sebaya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi persuasif yang digunakan teman sebaya
mencakup afirmasi positif, mendengarkan aktif, berbagi pengalaman, dan
membangun hubungan emosional yang aman. Strategi ini dianalisis berdasarkan
teori persuasi Joseph A. DeVito, melalui empat aspek utama: friendship
relationship, power in relationship, power in person, dan power in message.
Temuan ini mengungkap bahwa dukungan teman sebaya dapat menjadi kekuatan
persuasif dalam membantu proses pemulihan penyintas secara emosional, bahkan
tanpa keahlian profesional. Penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa
kekuatan persuasi tidak selalu berasal dari otoritas, tetapi juga bisa lahir dari
hubungan setara yang dilandasi kepercayaan, empati, dan pengalaman bersama
MODEL PERNIKAHAN KOMUNITAS LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung)
Penelitian ini di latar belakangi oleh pernikahan sesama anggota komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang merupakan hal yang lumrah bagi komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia. Hal ini di khawatirkan akan mempengaruhi masyarakat karena masyarakat sudah mengetahui adanya praktik perjodohan di lingkungan komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia hingga ke jenjang pernikahan. Banyak pihak yang menyatakan bahwa pernikahan antara anggota komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia dengan orang yang bukan anggota komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (non-LDII) adalah tidak di perbolehkan karena bertentangan dengan hadist. Selain itu, masyarakat setempat baik di dalam maupun di luar Kabupaten Tulungagung, kerap kali menyampaikan kekhawatiran tentang berbagai praktik pernikahan yang dilakukan oleh komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia.
Tujuan dari penelitian ini di harapkan memberikan sumbangsih dan bisa di jadikan referensi untuk penelitian selanjutnya yang mengenai: (1) Tradisi pernikahan komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia. (2) mengetahui model pelaksanaan pernikahan pada komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia. (3) mengetahui perspektif Kompilasi Hukum Islam dan Undang-undang pernikahan No. 1 tahun 1974.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (field research), Secara khusus dengan mencari informasi di lapangan secara langsung untuk dilakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Analisis keabsahan data yang meliputi kredibilitas dan triangulasi data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) yang menjadi tradisi pernikahan pada komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia yaitu: dasar agama, sosial dan komunitas, pernikahan sesama komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia. (2) model pelaksanaan pernikahan pada komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia juga dibagi menjadi tiga point, yaitu: proses mencari jodoh, pelaksanaan pernikahan dan larangan pernikahan pada komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia. (3) Analisis Kompilasi Hukum Islam terdapat dalam pasal 61 dan Undang-undang perkawinan No. 1 Tahun 1974 terdapat di dalam pasal 2 ayat 1. Keduanya memberikan kerangka hukum yang harus di ikuti karena ada beberapa perbedaan mengenai ajaran pernikahan pada komunitas Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Kabupaten Tulungagung
STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION DAN BRAND AWARENESS PADA PERUSAHAAN MEDIA JAWA POS RADAR BLITAR
Skripsi dengan judul “Strategi Integrated Marketing Communication dan Brand Awareness Pada Perusahaan Media Jawa Pos Radar Blitar” ini ditulis oleh Adiba Maimanah Zumaro, NIM. 126304213174, dengan pembimbing Aminatul Ummah, M. Pd.
Kata Kunci: Integrated Marketing Communication, Brand Awareness, Media Lokal, Radar Blitar, Strategi Komunikasi Pemasaran.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan industri media digital yang menuntut media lokal seperti Radar Blitar untuk terus berinovasi dalam membangun kesadaran merek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Integrated Marketing Communication (IMC) yang diterapkan oleh Radar Blitar dan bagaimana strategi tersebut berkontribusi dalam memperkuat citra perusahaan di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak internal Radar Blitar dan pembaca media, observasi langsung, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radar Blitar menerapkan lima dari enam elemen IMC menurut Prisgunanto (2006), yaitu Public Relations (PR), Sales Promotion, Personal Selling, Direct Marketing, dan Interactive/Internet Marketing. Sementara itu, elemen Advertising hanya digunakan sebagai layanan untuk klien pengiklan, bukan untuk promosi internal. Strategi Personal Selling dan Sales Promotion terbukti paling efektif menjangkau klien lokal, sedangkan Interactive/Internet Marketing melalui platform Instagram menjadi saluran utama dalam membangun keterlibatan dengan pembaca. Dari sisi brand awareness, Radar Blitar belum menjadi media yang berada di posisi top of mind, namun telah menunjukkan tingkat brand recognition dan brand recall yang kuat. Faktor pendukung utama meliputi elemen visual seperti logo dan warna, reputasi sebagai bagian dari Jawa Pos Group, serta penyajian konten berita yang kredibel dan tertata rapi
PENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Green Accounting dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023” ini ditulis oleh Sabriti Indah Alamiyanti, NIM. 126403201004, dengan pembimbing/promotor Lativa Hartiningtyas, M.Pd.
Kata Kunci : Green Accounting, Leverage, Kinerja Keuangan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena-fenomena dampak kerusakan lingkungan yang dirasakan dan merugikan masyarakat lokal akibat kegiatan operasional industri pertambangan yang kurang memperhatikan standar lingkungan sekitar sehingga praktik akuntansi hijau menjadi penting untuk keberlanjutan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan. Tingkat penggunaan hutang perusahaan juga berperan dalam menentukan stabilitas kinerja keuangan perusahaan dalam memperoleh laba. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh green accounting dan leverage terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2021-2023, (2) Untuk menguji pengaruh green accounting terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2021-2023, (3) Untuk menguji pengaruh leverage terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2021-2023.
Metode penelitian dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian menggunakan penelitian kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Green accounting dan leverage secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, (2) Green accounting secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, (3) Leverage secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan
SOCIAL MEDIA POLITICAL PARTICIPATION MODEL PEMILIH PEMULA PILPRES 2024
Skripsi dengan judul “Social Media Political Participation Model Pemilih Pemula Pilpres 2024” ini ditulis oleh Devi Oktaviani Wulandari, NIM. 126304214225, dengan pembimbing Ucik Ana Faradilla, S.Si., M. I.Kom Kata Kunci: Pemilih Pemula, Partisipasi Politik, Media Sosial, SMPPM, Pilpres 2024 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan pemilih pemula namun tidak diimbangi dengan tingkat partisipasi politik yang aktif, khususnya dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pemilih pemula merupakan generasi yang memiliki akses informasi politik yang luas di media sosial, namun mereka cenderung menunjukkan partisipasi politik yang rendah, seperti hanya mencari atau menyukai konten politik tanpa terlibat aktif dalam kampanye atau diskusi. Fenomena ini menjadi penting untuk dikaji, mengingat pemilih pemula memiliki peran strategis dalam keberlangsungan demokrasi dalam penyelenggaraan emilu di Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana tingkat partisipasi politik pemilih pemula pada Pilpres 2024 berdasarkan Social Media Political Participation Model (SMPPM)?”. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi politik pemilih pemula dalam Pilpres 2024 berdasarkan aspek-aspek dalam SMPPM, yaitu pre-exposure, exposure, reception, dan behavioral situation. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 130 responden pemilih pemula yang aktif menggunakan media sosial. Instrumen penelitian terdiri atas 40 butir pernyataan berbasis skala Likert. Data dianalisis menggunakan SMPPM dengan klasifikasi persentase untuk mengetahui kategori partisipasi politik (tinggi, rendah, dan tidak ada). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik pemilih pemula tergolong rendah. Sebanyak 60% responden menunjukkan partisipasi politik rendah, 27,69% menunjukkan partisipasi politik tinggi, dan 12,31% tidak ada partisipasi politik. Partisipasi politik rendah pemilih pemula Pilpres 2024 meliputi kegiatan ringan seperti mencari informasi politik (69,23%), menyukai postingan terkait politik (55,38%), membuat cerita atau story (13,08%), dan mengikuti akun tokoh politik (26,92%). Partisipasi politik tinggi meliputi aktivitas yang berpengaruh lebih besar seperti komentar atau berdiskusi terkait politik (21,54%), membuat postingan politik (6,92%), mengirim pesan langsung atau DM kepada tokoh politik (3,08%), dan membuat artikel politik (3,85%). Tidak ada aktivitas politik atau tidak ada upaya partisipasi rendah ataupun tinggi 12,31%. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun pemilih pemula merupakan pengguna aktif media sosial, keterlibatan mereka dalam politik masih bersifat pasif
ANALISIS FRAMING TEORI PAN DAN KOSICKI PADA 3 MEDIA (TEMPO.CO, METROTVNEWS, DAN KOMPAS.COM) TERHADAP BERITA IJAZAH PALSU JOKOWI
Fenomena framing media memiliki peran signifikan dalam membentuk persepsi publik terhadap isu-isu politik, termasuk kontroversi yang melibatkan tokoh-tokoh penting. Salah satu contoh kasus yang menarik untuk dianalisis adalah pemberitaan mengenai dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memicu gugatan hukum dan perdebatan publik yang intens. Media Tempo, Metrotvnews, dan Kompas.com sebagai subjek penelitian dalam analisis framing penelitian ini didasarkan pada beberapa kriteria penting. Media-media ini memiliki reputasi dan kredibilitas jurnalistik yang kuat, gaya penyajian dan pendekatan editorial yang berbeda memungkinkan perbandingan variasi cara penyampaian isu yang sama serta jangkauan audiens yang berbeda dapat melihat bagaimana berita menyesuaikan dengan karakteristik pembaca masing-masing. Penggunaan ketiga sumber ini juga membantu meningkatkan objektivitas dan kualitas analisis guna mengurangi bias dan meningkatkan objektivitas analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana media melakukan pembingkaian terhadap pemberitaan ijazah palsu Jokowi dengan menggunakan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif diterapkan dengan tujuan untuk mendeskripsikan data secara sistematis, faktual, dan akurat dengan menggali data atau makna lebih mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, sedangkan metode analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan ketiga media memanipulasi bahasa, kutipan, dan visual untuk menciptakan framing yang berbeda, mulai dari penyederhanaan isu, polarisasi konflik, hingga eskalasi menjadi ancaman sistemik. Framing yang dilakukan oleh ketiga media secara umum mengarah pada tiga kecenderungan utama, yaitu: dekonstruksi tuduhan sebagai bentuk pembelaan terhadap status quo, pengalihan isu ke ranah sistemik dan institusional, serta polarisasi konflik melalui pendekatan emosional dan personalisasi. Ketiga strategi framing ini berkontribusi pada pelemahan isu ijazah sebagai serangan terhadap keabsahan atau kewenangan Jokowi sebagai presiden, mengalihkannya ke wilayah hukum dan kelembagaan, serta membangun eskalasi dramatis untuk memengaruhi opini publik. Masing-masing media mengarahkan wacana ke dalam pola yang berbeda, mulai dari netralisasi isu, pembelaan terhadap institusi negara, hingga pembentukan polarisasi politik. Kata Kunci: Framing, Zhongdan dan Kosicki, Ijasah Palsu, Jokow