Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
SELF-REGULATED LEARNING REMAJA YANG DIASUH ORANG TUA TUNGGAL (Studi Kasus Pada Siswa SMPN1 Sumbergempol)
Skripsi dengan judul “Self regulated learning Remaja yang Diasuh Orang Tua Tunggal (Studi Kasus pada siswa di SMPN 1 Sumbergempol)” ini ditulis oleh Emy Lia Firmanda, NIM. 126306212060, dengan pembimbing DR. Muhammad Sholihuddin Zuhdi, S.Sos.I.,M.Pd.
Kata kunci: Self regulated learning, Remaja, Orang tua Tunggal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas struktur keluarga di Indonesia, termasuk bertambahnya jumlah keluarga dengan orang tua tunggal. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perkembangan akademik remaja, khususnya dalam aspek self regulated learning (SRL) yang merupakan kemampuan individu dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Bagi remaja yang diasuh oleh orang tua tunggal, keterbatasan dukungan keluarga dapat menjadi tantangan dalam mengembangkan kemandirian belajar.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk self regulated learning pada remaja yang diasuh oleh orang tua tunggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah dua siswa di SMPN 1 Sumbergempol yang diasuh oleh orang tua tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek mampu mengembangkan SRL secara adaptif, yang ditandai dengan adanya perencanaan belajar yang terstruktur, penggunaan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan melakukan evaluasi diri terhadap hasil belajar, serta munculnya motivasi intrinsik untuk mencapai prestasi akademik. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan pendampingan belajar di rumah dan beban tanggung jawab keluarga, kedua remaja menunjukkan kemampuan pengelolaan diri yang cukup matang.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa remaja yang diasuh oleh orang tua tunggal tetap memiliki potensi untuk mengembangkan self regulated learning secara optimal apabila didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif serta kemampuan regulasi diri yang baik. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sekolah dan faktor internal individu dalam mendukung keberhasilan belajar remaja dalam kondisi keluarga non-intak
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, UKURAN PERUSAHAAN, DAN INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS TERHADAP ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE RISK RATING (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks IDX ESG Leaders Tahun 2022 – 2024)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Corporate Social Responsibility, Ukuran
Perusahaan, dan Karakteristik Dewan Direksi Terhadap Environmental, Social, and
Governance Risk Rating (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks IDX
ESG Leaders Tahun 2022-2024) ini ditulis oleh Shella Angelica Valentine,
126403213124, Program Studi Akuntansi Syariah, Jurusan Ekonomi, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, Pembimbing Faizal Satria Desitama, S.S.T., M.Acc.
Kata Kunci : Corporate Social Responsibility (CSR), Ukuran Perusahaan,
Independensi Dewan Komisaris, ESG Risk Rating, IDX ESG Leaders
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin seriusnya dampak perubahan
iklim global yang ditandai dengan kenaikan suhu bumi, pencairan es kutub, dan
naiknya permukaan laut yang menimbulkan risiko nyata bagi keberlanjutan.
Kondisi ini menekan dunia usaha untuk tidak lagi hanya mengejar profit, tetapi juga
bertanggung jawab dalam mengelola risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola. Di
Indonesia, kesadaran terhadap keberlanjutan bisnis semakin meningkat dengan
adanya peluncuran Indeks IDX ESG Leaders oleh Bursa Efek Indonesia. Namun,
data menunjukkan masih terdapat perbedaan skor ESG Risk Rating antarperusahaan
besar, yang menandakan belum meratanya efektivitas pengelolaan keberlanjutan.
Dalam konteks ini, ESG Risk Rating menjadi instrumen penting yang
mencerminkan sejauh mana perusahaan mampu merespons tantangan
keberlanjutan dan menjaga legitimasi di mata pemangku kepentingan.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh CSR, ukuran
perusahaan, dan independensi dewan komisaris terhadap ESG risk rating; (2)
menganalisis pengaruh CSR terhadap ESG risk rating; (3) menganalisis ukuran
perusahaan terhadap ESG risk rating; (4) menganalisis pengaruh independensi
dewan komisaris terhadap ESG risk rating.
Pendekatan yang dipakai penelitian ialah metode kuantitatif dengan teknik
deskriptif asosiatif. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan
keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di indeks IDX ESG Leaders periode 2022-
2024. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda, yang didahului uji asumsi
klasik serta dilanjutkan dengan uji t dan uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) CSR, ukuran perusahaan, dan
independensi dewan komisaris secara simultan berpengaruh signifikan terhadap
ESG risk rating; (2) CSR berpengaruh signifikan terhadap ESG risk rating; (3)
ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ESG risk rating; (4)
independensi dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap ESG risk
rating. Temuan ini menegaskan bahwa CSR dan ukuran perusahaan penting dalam
mengurangi risiko keberlanjutan, sementara karakteristik dewan direksi belum
terbukti memberikan pengaruh langsung
ANALISIS METODE SWOT KEMITRAAN DAN INOVASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING USAHA PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) ROTI BAKAR SAIDI DI BAGO TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Analisis Metode SWOT Kemitraan dan Inovasi Sebagai
Upaya Peningkatan Daya Saing Usaha pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah
(UMKM) Roti Bakar Saidi di Bago Tulungagung” ini ditulis oleh Amirudin
Firdaus, Nim 12402183446 dengan Pembimbing Dra Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D
Kata kunci: SWOT, Kemitraan, Inovasi, UMKM, Daya Saing.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih sedikitnya pola kemitraan yang
dilakukan pada usaha mikro kecil dan menengah dibidang kuliner roti bakar. Selain
itu, UMKM Roti Bakar Saidi merupakan UMKM yang sukses dengan sistem
kemitraan dengan membuka banyak cabang sampai keluar kota. Oleh sebab itu
peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan analisis SWOT
terhadap bisnis kemitraan kuliner roti bakar di UMKM Roti Bakar Saidi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan
penelitian lapangan. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer dan data
sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi
partisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui analisis metode SWOT pada bisnis kemitraan kuliner di UMKM
Roti bakar Saidi. Untuk mengetahui rekomendasi strategi yang diterapkan oleh
UMKM Roti bakar Saidi dalam meningkatkan daya saing usaha.
Hasil dari penelitian ini adalah (1). Analisis SWOT : menggunakan tabel
IFAS, EFAS dengan melakukan pembobotan mencari skor tertinggi, kemudian
menganalisis hasil dengan mastrik SWOT. Bisnis kemitraan bisnis kemitraan
kuliner UMKM Roti bakar Saidi berada pada kuadran 1 dengan menerapkan
strategi progresif. (2). Strategi yang direkomendasikan pada UMKM Roti bakar
Saidi adalah strategi SO Strenghts (kekuatan) dan Opportunities (peluang), yaitu
menjaga kekuatan posisi pasar, menjaga loyalitas pelanggan, membuka cabang
ekspansi ke wilayah baru, melayani konsumen di tempat maupun dari online
(Delivery) dengan baik, mempertahankan serta mengembangkan inovasi produk
roti bakar yang asli dibakar, menjaga brand awaress yang sudah terbangun,
memperluas jaringan kemitraan, menjaga hubungan baik dengan mitra, dan
mempertahankan bisnis kemitraan yang terstruktur dengan jaringan yang kuat
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP DRIVER OJEK ONLINE DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Implementasi Perlindungan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) Terhadap Driver Ojek Online di Kabupaten Tulungagung” yang di susun oleh Mohammad Dimas Ramadhavian dengan NIM. 126103213303, dengan dosen pembimbing Yusron Munawir, S.H.I,M.H.
Kata Kunci : Perlindungan K3, driver ojek online, keselamatan kerja, kesehatan kerja.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan terkait implementasi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap driver ojek online di Kabupaten Tulungagung. Implementasi K3 efektif sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung produktivitas para driver. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan manajemen K3 yang meliputi edukasi, penggunaan alat pelindung diri, serta pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana implementasi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap driver ojek online di Kabupaten Tulungagung? 2. Bagaimana implementasi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap driver ojek online di Kabupaten Tulungagung berdasarkan hukum Islam? Adapun tujuan penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui bagaimana implementasi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap driver ojek online di Kabupaten Tulungagung. 2. Untuk mengetahui bagaimana implementasi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap driver ojek online di Kabupaten Tulungagung menurut hukum islam.
Metode peneltian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif, mengunakan pola penelitian empiris dan pola jenis peneltian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dari perlindungan keselamatan kerja telah diatur pada undang-undang nomor 22 tahun 2019 yang menyebutkan bahwa dalam berkendara harus menggunakan helm yang sesuai dengan standar nasional indonesia, dalam prakteknya driver masih belum menerapkan penggunaan helm sesuai dengan standar nasional indonesia. Bentuk dari perlindungan kesehatan kerja dengan cara mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan yang telah diatur pada undang-undang nomor 24 tahun 2011, dalam prakteknya para driver tidak mengindahkan aturan untuk mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan dikarenakan iuran di bayar sendiri.
Hifdzu nafs adalah salah satu dari lima tujuan pokok maqashid syariah, yaitu menjaga jiwa atau nyawa manusia agar tetap terpelihara dan terhindar dari bahaya, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) disebut sebagai implementasi dari hifdzu nafs karena tujuan utama yang hampir sama seperti, melindungi jiwa, raga, dan keselamatan manusia di lingkungan kerja, yang secara prinsip identik dengan tujuan hifdzu nafs dalam maqashid syariah Islam. Seperti contoh menjaga batas kerja secara wajar dengan tidak melebihi 8 jam kerja, agar terhindar dari kelelahan berlebi
STUDI KOMPARASI PERLINDUNGAN HAK CIPTA KARYA MUSIK ATAS ROYALTI DI INDONESIA DAN KOREA SELATAN
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Studi Komparasi Perlindungan Hak Cipta Karya Musik Atas Royalti di Indonesia dan Korea Selatan” yang di susun oleh Rohmatul Laili Isniah dengan NIM. 126103213277, dengan dosen pembimbing Yusron Munawir, S.H.I,M.H.
Kata Kunci : hak cipta, royalti, musik, KOMCA, LMKN.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan royalti di Indonesia. Dalam era digitalisasi, tantangan terhadap perlindungan hak cipta semakin kompleks, seperti pembajakan dan pemanfaatan karya tanpa izin, yang merugikan pencipta lagu. Perlindungan hak cipta karya musik menjadi semakin penting di era digital ini, di mana pelanggaran hak cipta dapat terjadi dengan sangat mudah dan cepat. Penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perbedaan dan persamaan dalam perlindungan hak cipta karya musik atas royalti di Indonesia dan Korea Selatan. Dengan membandingkan kedua sistem hukum, penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing sistem, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan dan praktik perlindungan hak cipta terhadap karya musik di negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan komparatif untuk menganalisis perbedaan sistem hukum dan mekanisme pengelolaan royalti di kedua negara, teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif preskriptif yang berfokus pada memberikan rekomendasi atau solusi berdasarkan temuan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Perbandingan Perlindungan Hak Cipta Musik atas Royalti di Indonesia dengan Korea Selatan yaitu : Indonesia menggunakan UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dan sistem pengelolaan royalti melalui LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional), Korea Selatan memiliki sistem yang lebih terstruktur melalui KOMCA (Korea Music Copyright Association) yang mengelola royalti secara real-time, transparan, dan digital, Kedua negara telah meratifikasi Konvensi Bern, namun implementasi dan efektivitas perlindungan hukum di Korea Selatan jauh lebih maju dan efisien dibanding Indonesia. 2. Kelebihan dan Kekurangan Sistem di Kedua Negara yaitu di Indonesia kelebihannya adalah adanya peraturan pemerintah yang mengatur penggunaan royalti untuk dana operasional dan cadangan, serta distribusi royalti kepada pencipta yang belum menjadi anggota LMK serta Indonesia memiliki sanksi hukum yang cukup tegas terhadap pelanggaran hak cipta, terutama
mengenai denda yang besar, Kekurangan adalah kurangnya transparansi dalam distribusi royalti, rendahnya literasi masyarakat tentang hak cipta, lemahnya penegakan hukum, dan minimnya penggunaan teknologi digital dalam pengawasan karya musik. Sedangkan di Korea Selatan Kelebihannya adalah sistem digital real-time untuk pemantauan penggunaan lagu, transparansi tinggi, edukasi masyarakat, dan kepercayaan tinggi terhadap lembaga pengelola, Kekurangannya adalah royalti yang diterima pencipta dikurangi biaya administrasi dan pajak, denda maksimal 50 juta won, serta syarat yang ketat untuk keanggotaan penuh KOMCA. 3. Konsep Perlindungan Hak Cipta Ideal untuk Indonesia yaitu dengan mengadopsi sistem pemantauan digital real-time seperti yang digunakan KOMCA di Korea Selatan, meningkatkan edukasi dan literasi hukum hak cipta kepada masyarakat umum, memperkuat dan menata ulang tata kelola LMKN agar lebih profesional, akuntabel, dan dipercaya publik
PROSES BERPIKIR VISUAL MATEMATIS SISWA KELAS IX DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT DI MTSN 1 TULUNGAGUNG
Tesis dengan judul “Proses Berpikir Visual Matematis Siswa Kelas IX dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Ditinjau dari Adversity Quotient di MTsN 1 Tulungagung” ini ditulis oleh Anna Fidhatun Nisa, NIM. 1880512230016, Pembimbing 1 Dr. Ummu Sholihah, S.Pd., M.Si, Pembimbing 2 Dr. Syaiful Hadi, M.Pd.
Kata Kunci : Proses Berpikir Visual, Masalah Geometri, Adversity Quotient
Salah satu pendekatan berpikir yang dapat menunjang proses pemecahan masalah adalah berpikir visual. Berpikir visual memegang peranan penting dalam menyelesaikan masalah matematika karena membantu siswa memahami konsep secara lebih konkret dan logis. Namun, dengan berpikir visual saja tidak cukup dalam proses menyelesaikan masalah, siswa juga memerlukan ketangguhan dan usaha yang konsisten untuk menghadapi kesulitan. Dalam hal ini, Adversity Quotient dapat digunakan untuk memahami bagaimana siswa merespon tantangan.
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengeksplorasi proses berpikir visual matematis siswa kelas IX dengan AQ tipe Climber dalam menyelesaikan masalah geometri di MTsN 1 Tulungagung (2) Untuk mengeksplorasi proses berpikir visual matematis siswa kelas IX dengan AQ tipe Camper dalam menyelesaikan masalah geometri di MTsN 1 Tulungagung (3) Untuk mengeksplorasi proses berpikir visual matematis siswa kelas IX dengan AQ tipe Quitter dalam menyelesaikan masalah geometri di MTsN 1 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsN 1 Tulungagung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, tes dan wawancara. Analisis data yang dilakukan mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan keajegan pengamatan, triangulasi, dan pemeriksaan teman sejawat.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa : (1) Proses berpikir visual siswa dengan tipe climber menunjukkan proses berpikir visual yang utuh dalam menyelesaikan masalah geometri, mencakup semua proses yaitu looking, seeing, imagining, showing, dan telling. Proses ini berlangsung dengan menunjukkan aktivitas siswa dalam mengolah informasi visual, membayangkan solusi, serta mengomunikasikan ide. (2) Proses berpikir visual siswa dengan tipe camper memenuhi semua proses berpikir visual yaitu looking, seeing, imagining, showing, dan telling. Dalam proses menentukan cara, siswa camper menuliskan 2 cara yang digunakan dalam menyelesaikan masalah. Mereka cenderung lebih hati-hati dan membutuhkan waktu lebih lama, terutama pada proses imagining dan seeing (3) Proses berpikir visual siswa tipe quitter hanya melalui beberapa proses berpikir visual yaitu looking, showing, dan telling. Pada proses imagining dan seeing, siswa tipe ini tampak kesulitan dalam membayangkan solusi dan mengidentifikasi informasi secara mendalam
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE PADA MATERI GETARAN, GELOMBANG, DAN CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 NGANTRU TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Pada Materi Getaran, Gelombang, dan Cahaya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Ngantru Tulungagung” ditulis oleh Lutfiah Anggraeni, NIM 126211213049, dengan pembimbing Muhammad Luqman Hakim Abbas, S.Si,.M.Pd,.
Kata Kunci : Media Pembelajaran, Media Website, Keefektifan Media, Hasil Belajar
Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya variasi media pembelajaran dalam proses belajar mengajar, yang menyebabkan peserta didik cenderung bosan, kurang bersemangat, dan tidak fokus selama pembelajaran di kelas. Guru umumnya menggunakan metode ceramah dengan media konvensional, seperti papan tulis, sumber belajar dari buku paket dan sumber literasi lainnya, sehingga banyak peserta didik belum mampu menyerap informasi atau materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui gambaran proses pengembangan media pembelajaran berbasis website pada materi Getaran, Gelombang, dan Cahaya Kelas VIII SMPN 1 Ngantru Tulungagung.(2) Mengetahui tingkat kevalidan media pembelajaran berbasis website pada materi Getaran, Gelombang, dan Cahaya Kelas VIII SMPN 1 Ngantru Tulungagung. (3) Mengetahui kepraktisan media pembelajaran berbasis website materi Getaran, Gelombang, dam Cahaya Kelas VIII SMPN 1 Ngantru Tulungagung. (4) Mengetahui efektifitas media pembelajaran berbasis website untuk siswa Kelas VIII SMPN 1 Ngantru Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) pendekatan model pengembangan 4-D, dengan jenis ekperimen quasi experimental design dengan design the equivalent post test only control group design.Pemilihan sampel menggunakan tekni Nonprobability Sampling, sampel yang digunkan sebanyak 52 peserta ddik berdasarkan tabel Krejcie-Morgan, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan post test . Teknik analisis uji instrument dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, pada uji prasyarat menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan pada uji hipotesis menggunakan uji maan whitney.
Hasil penelitian akhir menujukkan bahwa media pembelajaran berbasis website efektif untuk siswa kelas VIII SMPN 1 Ngantru Tulungagung. Hal tersebut dibuktikan dengan (1) Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) pendekatan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan yakni pendefinisian (Define), perencanaan (Design), pengembangan (Development), penyebarluasasn (Dessminate) (2) Hasil dari validitas ahli media memperoleh nilai presentase sebesar 95% memenuhi kriteria valid, hasil validitas materi satu dan validator materi dua memperoleh nilai rata-rata presentase sebesar 92,5%, hasil validitas isntrument soal dari validator memperoleh rata-rata presentase 93% memenuhi kriteria valid. (3) Hasil uji kepraktisan media pembelajaran berbasis website yaitu memperoleh presentase rata-rata sebesar 90,5%.(4) Hasil uji efektifitas sig. 0,05 dasar pengambilan keputusan yakni jika r hitung > r tabel, maka instrument disebut valid ; hasil uji normalitas memperoleh nilai yaitu 0,0646 > 0,06 dengan dasar pengambilan keputusan Cronbach’s Alpha 0,06 maka dinyatakan reliable ; hasil uji normlaitas Kolmogorov-Smirnov memperoleh hasil 0,005 < 0,05 pada kelas eksperimen, 0,000 < 0,05 pada kelas kontrol, dasar pengambilan keputusan Sig. 0 < 0,05 maka data tidak terdistribusi normal ; hasil uji maan whitney, memperoleh hasil 0,000 < 0,05 dengan ketentuan jika Sig. (2-tailed) < 0,05 maka kesimpulannya ada perbedaan secara signifikan ; hasil uji effect size cohen’d memperoleh hasil interpretasi 0,939 dasar pembambilan keputusan kriteria effect size cohen’d memiliki effect size sedang
PENGARUH MEDIA SOSIAL, CITRA MEREK, DAN BUNDLING PRODUCT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK WARDAH PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Media Sosial, Citra Merek dan Bundling
Product Terhadap Keputusan Pembelian Produk Wardah Pada Mahasiswa Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis
oleh Rossita Puspinanti, NIM. 126405212174, Pembimbing Dianita Meirini, S.A.,
M.Si.
Kata kunci: Media Sosial, Citra Merek, Bundling product, Keputusan Pembelian
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh perkembangan industri
kosmetik yang pesat mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran
yang efektif guna memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Wardah sebagai
salah satu merek kosmetik halal di Indonesia memanfaatkan media sosial,
penguatan citra merek, dan strategi bundling product untuk menarik minat
konsumen, khususnya kalangan mahasiswa. Namun, efektivitas ketiga variabel
tersebut dalam memengaruhi keputusan pembelian masih perlu diteliti secara
empiris, terutama di lingkungan akademik seperti mahasiswa Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) menguji pengaruh Media Sosial, Citra Merek dan Bundling
product terhadap keputusan pembelian produk Wardah (2) menguji pengaruh Media
Sosial terhadap keputusan pembelian produk Wardah, (3) menguji pengaruh Citra
Merek terhadap keputusan pembelian produk Wardah, (4) menguji apakah Bundling
product berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Wardah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kuantitatif
dengan jenis asosiatif. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner
terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN SATU Tulungagung.
Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik non probability sampling dan metode
purposive sampling dengan jumlah 289 data sampel. Adapun teknik analisis data
yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji instrument, uji asumsi klasik, uji
regresi linier berganda, dan uji hipotesis.
Berdasarkan uji analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Media
Sosial, Citra Merek dan Bundling product secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian produk Wardah, (2) Media Sosial berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pembelian produk Wardah, (3) Citra Merek
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Wardah, (4)
Bundling Product tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
produk Wardah
PENGARUH BRAND AMBASSADOR RICKY HARUN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KAHF
Perkembangan era digital begitu pesat, gaya hidup masyarakat mengalami
perubahan signifikan, termasuk dalam hal preferensi konsumsi serta kebutuhan
perawatan diri. Perubahan ini tidak hanya terjadi di kalangan wanita, tetapi juga
semakin terlihat di kalangan pria, terutama generasi muda yang semakin peduli
terhadap penampilan. Peningkatan penggunaan internet yang cukup tinggi di
Indonesia tidak terlepas dari kemajuan teknologi informasi, adanya penetrasi
internet inilah yang memudahkan semua kalangan dapat mengakses informasi
terkait skincare melalui berbagai platform digital. Hal ini membuka peluang besar
bagi perusahaan untuk memanfaatkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan
efektif, salah satunya dengan menggunakan figur publik sebagai brand ambassador.
Variabel yang diteliti dalam studi ini adalah brand ambassador yang berfungsi
sebagai variabel independent (X) dan keputusan pembelian yang berperan sebagai
variabel dependen (Y). Penelitian ini mengkaji pengaruh Brand Ambassador Ricky
Harun terhadap keputusan pembelian produk Kahf. Brand ambassador adalah
individu yang dipilih untuk mewakili dan mempromosikan suatu produk guna
membentuk citra positif serta memengaruhi persepsi dan perilaku konsumen.
Pemilihan brand ambassador Ricky Harun tidak terelepas dari citra dirinya yang
aktif, sehat, dan inspiratif sesuai dengan nilai-nilai yang diusung oleh brand Kahf.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari
keberadaan Ricky Harun sebagai brand ambassador terhadap keputusan konsumen
dalam membeli produk Kahf. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
asosiatif dengan pendekatan survei. Metode penarikan sampel yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu purposive random sampling dengan 158 responden
konsumen Kahf dengan kriteria jenis kelamin laki-laki dan sebagai pengguna
produk Kahf. Data diolah menggunakan SPSS versi 27 dengan menyebarkan
kuesioner. Hasil uji T pada penelitian ini Thitung > Ttabel yakni 9.015 > 1,655.
Nilai T yang bernilai positif mengindikasikan bahwa variabel brand ambassador
memiliki hubungan yang searah dengan keputusan pembelian. Hipotesis (Ha)
penelitian ini diterima dengan interpretasi terdapat pengaruh, yang berarti terdapat
pengaruh positif dan sigifikan dari brand ambassador terhadap keputusan
pembellian. Aspek brand ambassador yang paling berpengaruh yakni aspek
kredibilitas dengan nilai persentase 89,1%, sedangkan nilai yang berpengaruh dari
aspek keputusan pembelian adalah pemahaman pesan iklan (comprehension)
dengan nilai 84%.
Kata Kunci: Brand Ambassador, Keputusan Pembelian, Kahf, Ricky Haru
IMPLEMENTASI PASAL 434 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 28 TAHUN 2024 TENTANG PENJUALAN PRODUK TEMBAKAU KEPADA ANAK-ANAK DALAM TINJAUAN FIQIH SIYASAH DUSTIRIYAH (Studi Kasus di Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kabupaten Tulungagung)
Bima Dwi Saputra, 126103212126, “Implementasi Peraturan Pemerih Nomor 28 Tahun 2024 Pasal 434 Tentang Penjualan Produk Tembakau Dalam Fiqih Siyasah Dusturiyah (Studi Kasus Kabupaten Tulungagung)”. Slripsi. Progam Setudi Hukum Tata Negara. Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025. Pembimbing: Dr. Ahmadi Abdul Shomad F. N., M.H.
Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Pemerintah, Produk Tembakau
Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya pravelesi perokok di Indonesia. Menurut peraturan Pemerintah, rokok adalah produk tembakau yang dimaksud untuk dibakar dan hisap, mengandung tar dan nikotin. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah perokok tertinggi di dunia, dengan 70 juta perokok pada data 2023, termasuk 7,4% masih dibawah umur. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 Pasal 434 melarang penjualan produk tembakau secara eceran per batang, kecuali cerutu dan rokok elektronik, sebagai langkah pengendalian tembakau. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi akses terhadap produk tembakau terutama remaja dan anak-anak di bawah umur. Fiqih Siyasah sebagai hukum islam terkait kebijakan publik mendukung kebijakan ini karena bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1.)Bagaimana implementasi Pasal 434 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang penjualan produk tembakau? 2.) Bagaimana penegakan hukum tentang kebijakan larangan penjualan produk tembakau? 3.) Bagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang larangan penjualan produk tembakau dalam fiqih siyasah dusturiyah?
Jenis metode penelitian ini adalah Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang memiliki tujuan untuk mendeskripsikan realitas secara akurat dalam konteks situasi sosial tertentu. Pendekatan ini disusun melalui kata-kata berdasaarkan teknik analisis data dan pengumpulan data yang relevan, yang diperolah dari kondisi alamiah. Sesuai data yang diperlukan peneliti, metode kualitatif merupakan pilihan yang tepat. Hal ini dikarenakan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini beruoa kata-kata, bukan angka atau hitungan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa untuk implementasi dan penegakan hukum Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 Pasal 434 tentang penjualan produk tembakau di Kabupaten Tulungagung masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum terlaksananya razia terhadap penjualan rokok secara eceeran perbatang kepada anak-anak dan ibu hamil, serta kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat dan belum adanya peraturan daerah (Perda) sebagai landasan hukum untuk melaksanakan penegakan hukum