Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    PERBANDINGAN PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB PADA QS. AL-FĀTIḤAH (Analisis Tafsir Tulis Al-Mishbāh Dan Tafsir Lisan Channel YouTube Najwa Shihab)

    Get PDF
    Penafsiran terhadap al-Qur’an telah mengalami perkembangan yang signifikan, tidak hanya melalui tulisan sebagaimana lazim ditemukan dalam kitab-kitab tafsir klasik, tetapi juga dalam bentuk lisan yang kini banyak hadir melalui media digital. Quraish Shihab merupakan salah satu mufassir kontemporer yang aktif dalam kedua bentuk penyampaian tersebut. Di satu sisi, beliau menulis Tafsir al-Mishbāh yang dikenal luas dalam dunia akademik. Di sisi lain, beliau juga menyampaikan penafsiran secara lisan melalui kanal YouTube dalam program “Shihab & Shihab” bersama Najwa Shihab. Surah al-Fātiḥah dipilih sebagai fokus kajian ini karena posisinya sebagai pembuka al-Qur’an yang mengandung nilai-nilai dasar dalam ajaran Islam, baik secara teologis maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bagaimana Quraish Shihab menafsirkan QS. al-Fātiḥah secara tulis dan lisan, dengan melihat kesamaan dan perbedaannya, serta mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut. Untuk membedah fenomena ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi kualitatif. Penelitian. Data diperoleh melalui dokumentasi kitab Tafsir al-Mishbāh dan unggahan video youtube pada program “Shihab & Shihab” di channel Najwa Shihab. Teori kelisanan dan keaksaraan Walter J. Ong digunakan sebagai pisau analisis untuk menafsirkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua bentuk penafsiran ini memiliki struktur penjelasan yang serupa, dimulai dari pembacaan ayat, penjelasan kata kunci, kutipan pendapat ulama, hingga pengaitan dengan kehidupan sehari – hari. Perbedaan utamanya terletak pada gaya penympaiannya; Tafsir tulis lebih bersifat akademik, formal, dan sistematis, sementara tafsir lisan tampil lebih fleksibel, komunikatif, dan mampu membangun kedekatan emosional dengan audiens. Ciri budaya lisan sekunder seperti partisipatif, empatik, agregatif, dan kontekstual tampak kuat terlihat dalam penafsiran lisan Quraish Shihab, sedangkan unsur budaya lisan primer tidak ditemukan. Penyesuaian terhadap media penyampaian terbukti mampu mempengaruhi strategi dakwah Quraish Shihab. Tafsir lisan melalui media digital mampu menjadi jalan baru dalam menyampaikan makna ayat al-Qur’an sekaligus membangun komunikasi dakwah yang lebih interaktif dan adaptif terhadap kebutuhan umat di masa sekarang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah kajian tafsir kontemporer dan memberikan pemahaman tentang kekuatan media tulis dan lisan dalam menyampaikan kandungan isi al – Qur’an. Kata kunci: Tafsir al-Fātiḥah, Quraish Shihab, Tafsir Tulis, Tafsir Lisan, Walter J. Ong

    IMPLEMENTASI METODE AN-NAHDLIYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR'AN MAHASISWA MADRASAH DINIYAH UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Implementasi Metode An-Nahdliyah dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Mahasiswa Madrasah Diniyah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Laili Rinda Verdina, NIM. 126201212135, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing : oleh Hawwin Muzakki, M.Pd.I Kata Kunci : Implementasi, Metode An-nahdliyah, Kemampuan BTQ Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena banyaknya mahasiswa yang kesulitan membaca Al-Qur’an. Idealnya seorang muslim dewasa sudah lancar membaca Al-Qur’an dan menguasai tajwid. Namun, pada realitanya berdasarkan fakta di lapangan banyak ditemukan mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik. Madrasah Diniyah BTQ UIN Sayyid Ali Rahmatulah Tulungagung menjadi salah satu wadah pembelajaran BTQ yang menerapkan metode an-nahdliyah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan perencanaan metode an-nahdliyah dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-Qur’an mahasiswa madrasah diniyah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (2) Mendeskripsikan pelaksanaan metode an-nahdliyah dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-Qur’an mahasiswa madrasah diniyah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (3) Mendeskripsikan evaluasi dari metode an-nahdliyah dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-Qur’an mahasiswa madrasah diniyah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (4) Mendeskripsikan implikasi dari implementasi metode an-nahdliyah dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-Qur’an mahasiswa madrasah diniyah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah pengajar btq, direktur ma’had al-jami’ah, wakil direktur ma’had al-jami’ah, ketua musyrifah dan mahasantri. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman, meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian antara lain: (1) Perencanaan implementasi metode an-nahdliyah terdiri atas : rapar koordinasi, pengadaan placement test, penyusunan rencana pembelajaran semester (RPS) dan penyeragaman metode. (2) Pelaksanaan dari implementasi metode an-nahdliyah di kelas BTQ terdiri dari : tahap pendahuluan, tahap inti yang mencakup materi, metode dan media, serta tahap penutup. (3) Evaluasi dari implementasi metode an-nahdliyah ada dua yaitu penilaian proses dan penilaian hasil. (4) Implikasi dari implementasi metode an-nahdliyah adalah kemampuan membaca dan menulis al-Qur’an mahasantri mengalami peningkatan dari semula yang tidak mengenal huruf hijaiyah hingga dapat membaca dan menulis al-Qur’an dengan lancar

    Turnitin Artikel dengan Judul BENTUK DAN UKURAN STOMATA PADA TIGA JENIS KELAMIN PEPAYA GUNUNG (Vasconcellea pubescens A.DC.) MENGGUNAKAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) STOMATAL SHAPE AND SIZE IN THREE SEXES OF HIGHLAND PAPAYA (Vasconcellea pubescens A.DC.) USING SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM)

    Get PDF
    Pepaya gunung (Vasconcellea pubescens A.DC.) merupakan salah satu spesies anggota Suku Caricaceae yang memiliki nilai ekonomi dan agronomi, terutama karena kemampuannya tumbuh di dataran tinggi dan potensinya sebagai bahan baku obat. Tanaman ini diketahui memiliki tiga jenis kelamin, yaitu jantan dioecious, betina dioecious, dan monoecious. Stomata berperan dalam proses fisiologis seperti fotosintesis, transpirasi, dan pertukaran gas. Variasi dalam karakter stomata, seperti bentuk dan ukurannya menunjukkan diferensiasi fisiologis antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik stomata pada tiga jenis kelamin pepaya gunung menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan karakter stomata yang meliputi bentuk dan ukuran pada permukaan daun tiap-tiap jenis kelamin. Sampel daun diambil dari tanaman yang telah teridentifikasi jenis kelaminnya, kemudian dipreparasi dan diamati menggunakan SEM untuk memperoleh citra dengan resolusi tinggi. Hasil pengamatan menunjukkan adanya variasi pada karakteristik stomata antar jenis kelamin. Tanaman jantan dioecious cenderung memiliki stomata dengan ukuran paling besar dengan rerata 41,09 ± 18,50 x 29,41 ± 16,34 µm sedangkan tanaman betina dioecious menunjukkan ukuran stomata yang lebih kecil dengan rerata 28,08 ± 39,16 x 19,44 ± 26,57 µm. Adapun tanaman monoecious menampilkan ciri-ciri morfologi stomata yang bersifat intermediat dengan rerata 24,06 ± 8,22 x 20,30 ± 8,81 µm. Temuan tersebut memberikan pemahaman mikromorfologis terkait diferensiasi kelamin pada V. pubescens serta potensi penggunaan karakter stomata sebagai penanda awal identifikasi jenis kelamin tanaman

    ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI GURU SD UNTUK MEMBERIKAN PEMBELAJARAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)-B NEGERI TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Analisis Pemenuhan Kebutuhan Informasi Guru SD Untuk Memberikan Pembelajaran Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB)-B Negeri Tulungagung” ini ditulis oleh Rafa Rizky Afifah, NIM. 126310212050, dengan pembimbing Prisca Budi Juvitasari, M.A. Kata Kunci : Kebutuhan Informasi, Guru, Anak Berkebutuhan Khusus Penelitian ini di latar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa adanya kesenjangan pemenuhan kebutuhan informasi guru terkait strategi dan metode untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Informasi mempunyai peran penting untuk mendukung pekerjaan di dunia pendidik. Namun tidak semua peserta didik mampu menerima dan mengerti terhadap informasi yang terapkan oleh guru. Tujuan penelitian ini yaitu tentang (1) cara guru Sekolah Luar Biasa dalam memenuhi kebutuhan informasinya untuk mendukung proses pembelajaran dikelas; dan (2) hambatan yang dialami oleh guru Sekolah Luar Biasa dalam memenuhi kebutuhan informasinya untuk mendukung proses pembelajaran dikelas. Metode penelitian dengan menggunakan penelitian kualitatif yaitu untuk memperluas pemahaman berdasarkan fenomena yang diteliti dengan menggunakan pendekatan studi lapangan yaitu untuk mendapatkan data yang bersifat fakta terkait fenomena yang diteliti. Data dikumpulkan dengan teknik observasi di Sekolah SLB-B Negeri Tulungagung terkait pembelajaran di dalam kelas dan teknik wawancara terstruktur menggunakan pedoman wawancara untuk mendapatkan jawaban yang jenuh. Narasumber dalam penelitian ini yaitu 7 guru serta 2 peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan cara pengumpulan dan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB)-B Negeri Tulungagung melakukan pemenuhan kebutuhan informasi dengan pendekatan kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, intergrasi sosial, dan berkhayal untuk mendukung proses pembelajaran yang berupa bahan ajar atau strategi dalam mengajar sudah diterapkan dengan baik. Hambatan dalam penelitian ini ketika guru menemukan informasi sulit untuk diterapkan kepada peserta didiknya. Dan adanya minim kemampuan bahasa isyarat yang dimiliki oleh guru dan peserta didik sehingga terkadang terjadi kesalahpahaman ketika proses pembelajaran

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS, MOTIVASI SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL MTSN 1 KOTA BLITAR

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh metode pembelajaran Problem Solving Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis, Motivasi Siswa dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Materi Perdagangan Internasional Mtsn 1 Kota Blitar” ini ditulis oleh Dewi Sophia Ariani, NIM 126209211011, Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Hendra Pratama, M.Pd. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Solving, Berfikir Kritis, Motivasi Belajar Penelitian ini di latar belakangi dengan kurang motivasi belajar dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial masih sering di jumpai bahwa peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran seperti bertanya apabila belum mengetahui materi tersebut, menyanggah pernyataan dari teman, ataupun menjawab pertanyaan yang sudah di ajukan oleh teman ataupun guru. Rumusan masalah yang di teliti adalah 1) Apa pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar 2) Apa pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar 3) Apa pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar siswa kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berfikir kritis pada kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar 2) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap motivasi belajar siswa pada kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar 3) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar siswa pada kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar. Penelitian ini mengguanakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian kuantitatif Quasi Experimen. Populasi pada penelitian ini yakni semua siswa kelas VIII MtsN 1 Kota Blitar. Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas VIII B dan kelas VIII I terdiri dari 38 dan 36 siswa. teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t (Independent Sample Test). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Model pembelajaran problem solving berpengaruh terhadap kemampuan berfikir kritis siswa materi perdagangan internasional kelas VIII Mtsn 1 Kota Blitar, dibuktikan dari perolehan nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,73 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. 2) Model pembelajaran problem solving berpengaruh terhadap hasil belajar siswa materi perdagangan internasional kelas VIII Mtsn1Kota Blitar, dibuktikan dari perolehan nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,00 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. 3) Model pembelajaran problem solving berpengaruh terhadap hasil belajar siswa materi perdagangan internasional kelas VIII Mtsn 1Kota Blitar, dibuktikan dari perolehan nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,01 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak

    ANALISIS BIBLIOMETRIK BERDASARKAN DALIL ZIPF PADA JURNAL KAJIAN INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TERINDEKS SINTA 2 TAHUN 2020-2024

    Get PDF
    Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan selama 5 tahun terakhir mengalami peningkatan jumlah artikel yang cukup signifikan. Kondisi ini mengakibatkan kesulitan dalam temu kembali informasi yang efisien, sehingga diperlukan kegiatan pengelolaan informasi yang baik. Salah satu pendekatan dalam bibliometrik yang dapat mendukung dalam pengorganisasian dan temu kembali informasi melalui pengaturan kata kunci dan pemberian tajuk subjek adalah Dalil Zipf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi kata, kata kunci di daerah transisi, relevansi kata kunci pengarang dengan indeks Zipf, klasifikasi subjek berdasarkan taksonomi Hawkins, serta kecenderungan topik penelitian pada Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan tahun 2020-2024. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan analisis bibliometrik berdasarkan dalil Zipf. Analisis data menggunakan dalil Zipf I, titik transisi Goffman, taksonomi Hawkins, serta VOSviewer untuk memvalidasi kecenderungan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kata dan nilai titik transisi setiap artikel bervariasi. Kata kunci di daerah transisi ditentukan dengan rentang batas maksimal 12 kata di atas dan di bawah titik transisi. Relevansi kata kunci Zipf dengan kata kunci pengarang diketahui 48 artikel relevan, 33 artikel relevan marginal, dan 1 artikel tidak relevan. Klasifikasi subjek berdasarkan taksonomi Hawkins menunjukkan Societal Issue (20%), User Behavior and Uses of Information (17%), dan Library Services (12%) sebagai kategori dominan. Kecenderungan topik penelitian yang diidentifikasi secara manual dan melalui VOSviewer menunjukkan Societal Issue dan Libraries and Library Services sebagai tema utama (28%), diikuti Information Science Research (20%). Hasil uji hipotesis menunjukkan perbandingan tingkat relevan : relevan marginal : tidak relevan sebesar 58% : 40% : 1%. Sehingga H1 diterima, artinya kata kunci Zipf memiliki tingkat relevansi yang tinggi dengan kata kunci penulis artikel Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan

    HERMENEUTIKA GADAMER ATAS INTERPRETASI AYAT-AYAT KAUNIYAH MAIMOEN ZUBAIR DALAM KITAB TAFSI ̅R SAFI ̅NAH KALLA ̅ SAYA’LAMU ̅N

    Get PDF
    Skripsi ini ditulis oleh Zaki Bintang Alam, NIM. 126301212077, Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeris Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan judul “Hermeneutika Gadamer atas Interpretasi Ayat-Ayat Kauniyah Maimoen Zubair dalam Tafsi ̅r Safi ̅nah Kalla ̅ Saya’lamu ̅n”, yang dibimbing oleh Dr. Ahmad Saddad, M. Ag. Kata Kunci: Ayat Kauniyah, Maimoen Zubair, Tafsir Safi ̅nah Kalla ̅ Saya’lamu ̅n, Hermeneutika Gadamer Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penafsiran ayat-ayat Kauniyah yang ditafsiri dengan corak tafsir adabi ijtima’i. Hal tersebut dapat dilihat dalam kitab Tafsir Safi ̅nah Kalla ̅ Saya’lamu ̅n karya Ismail al-Ascholy yang memuat penafsiran Maimoen Zubair. Pada umumnya, ayat-ayat kauniyah ditafsiri menggunakan pendekatan atau corak ‘ilmi yang mana penafsiran dengan pendekatan tersebut sejak dulu menimbulkan perdebatan di antara para ulama’. Di tengah perdebatan tersebut, adanya corak tafsir adabi ijtima’i membuka peluang bagi pemaknaan ayat yang lebih kontekstual dan humanistik terhadap ayat kauniyah. Oleh karena itu, penting untuk menggali bagaimana corak tafsir ini bekerja dalam memahami ayat-ayat kauniyah dan sejauh mana corak tersebut menghindari kontroversi sebagaimana yang terjadi pada tafsir ‘ilmi. Untuk melihat hal tersebut, maka akan dibedah melalui hermenutika Gadamer guna melihat penafsiran tersebut membangun sebuah pemahaman yang baru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1) bagaimana penafsiran Maimoen Zubair terhadap ayat-ayat kauniyah, 2) bagaimana analisis hermeneutika Gadamer terhadap penafsiran Maimoen Zubair atas ayat-ayat kauniyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Maimoen Zubair terhadap ayat-ayat kauniyah dalam Tafsir Safi ̅nah Kalla ̅ Saya’lamu ̅n, dan mengetahui analisis hermeneutika Gadamer terhadap penafsiran Maimoen Zubair atas ayat-ayat kauniyah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena menghasilkan data deskriptif berupa data tertulis yang berdasarkan pada kitab Safi ̅nah Kalla ̅ Saya’lamu ̅n sebagai sumber primer dan literatur lain terkait tema ayat-ayat kauniyah. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan pendekatan hermeneutika Gadamer. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa; 1) penafsiran Maimoen meliputi Qs. Fathir:27 dikaitkan dengan ragam ulama, Qs. Ghafir:79 dikaitkan dengan transportasi modern, Qs. Al-A’raf:58 dikaitkkan dengan realitas Sarang, Qs. Ar-Ra’d:17 dikaitkan dengan MGS, Qs. Al-Anbiya’:31 dikaitkan dengan kerusakan lingkungan, dan Qs. Al-Anbiya’:33 dikaitkan dengan kemerosotan moral, 2) analisis hermeneutika Gadamer atas penafsiran Maimoen Zubair melalui teori keterpengaruhan sejarah, pra pemahaman, dan asimilasi horizon. Berdasarkan teori keterpengaruhan sejarah, penafsirannya dilatarbelakangi oleh historisitas pribadi, pengalaman hidup, serta realitas sosial. Berdasarkan teori prapemahaman, dia memiliki bekal keilmuan dan pemahaman yang sesuai dengan ayat yang ditafsirkan. Pada akhirnya, dalam teori asimilasi horizon terjadi dialogisasi antara horizon Maimoen Zubair dengan horizon teks sehingga menghasilkan makna baru yang relevan dengan realitas sosia

    SELF ACCEPTANCE PADA PERSPEKTIF SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN TARBIYYATUL QUR'AN AL MANNAN TULUNGAGUNG

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena santri baru yang sering kali mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan pondok pesantren, yang dapat memengaruhi self acceptance mereka. Self acceptance sangat berperan dalam menentukan kemampuan santri untuk bertahan, beradaptasi, dan menjalani kehidupan di pondok pesantren secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui self acceptance yang terjadi pada santri baru di Pondok Pesantren Tarbiyyatul Qur’an Al-Mannan Tulungagung. Fokus penelitian ini diarahkan pada proses tahapan dan aspek-aspek self acceptance yang dialami santri baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus adalah penelitian yang menguraikan penjelasan komprehensif dari berbagai aspek seorang individu, kelompok, organisasi (komunitas),program, atau situasi sosial. Subyek penelitian berjumlah tiga orang santri baru perempuan dan tiga orang teman dekat subyek penelitian sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Wawancara semi terstruktur adalah teknik wawancara yang telah mempersiapkan daftar pertanyaan yang akan didalami oleh peneliti dan kemudian informan dapat menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan pengalamannya. Setelah wawancara dilakukan, peneliti menganalisis hasil temuan dengan teknik analisis kualitatif yang komprehensif dan dikuatkan lagi melalui triangulasi guna meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing subyek mengalami tahapan-tahapan self acceptance yang dimulai dari denial (penolakan), anger (marah), bargainning (tawar-menawar), depression (depresi), dan acceptance (penerimaan) dengan proses yang berbeda. Prose self acceptance pada santri baru di Pondok Pesantren Tarbiyyatul Qur’an Tulungagung berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi oleh kemampuan santri dalam menyesuaikan diri. Meskipun melalui proses yang panjang dan sulit, ketiga subyek mampu bangkit kembali sehingga memiliki self acceptance serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak pondok pesantren dalam memberikan pendampingan psikologis dan pembinaan yang sesuai, agar proses self acceptance pada santri yang masih baru dapat berjalan lebih sehat, terarah, dan optimal. Dengan demikian, lingkungan pondok pesantren dapat menjadi ruang yang tidak hanya mendidik secara akademis dan keagamaan, tetapi juga membina kesehatan mental dan penerimaan diri para santri

    KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN KONSELOR DARI NILAI UPACARA ADAT ULUR–ULUR DI PAGUYUBAN SENDANG TIRTO MULYO DESA SAWO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih mendalam nilai – nilai yang ada pada upacara adat Ulur – ulur dan mengamati bagaimana nilai – nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, serta dapat diterapkan dalam karakteristik kepribadian konselor. Latang belakang penelitan ini berasal dari pentingnya membentuk kepribadian konselor dalam membangun kualitas konseling yang efektif dengan melalui nilai – nilai luhur. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengambilan data melalui wawancara, observasi, serta dokumnetasi. Pendekatan etnografi dirasa sesuai dengan penelitian untuk memahami kebiasaan budaya, adat, serta sosial dalam suatu kelompok atau komunitas tertentu. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara adat Ulur – ulur memiliki nilai – nilai luhur, yaitu nilai sosial, toleransi, syukur, ikhlas, jujur, kepedulian seluruh makhluk hidup, lingkungan, dan alam. Nilai – nilai tersebut tidak hanya berhenti pada lingkup adat, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, khususnya kepribadian konselor dalam praktik konseling. Sesuai dengan teori Carl Rogers bahwa nilai – nilai tersebut dapat mendukung terbentuknya kepribadian konselor yang empatik, tulus, dam mampu menerima klien tanpa syarat dengan berakar pada nilai – nilai adat budaya masyarakat. Kata Kunci: Kepribadian Konselor, Nilai Budaya, Ulur – Ulur, Kearifan Loka

    ANALISIS PENGGUNAAN PPT INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III MI HIDAYATUL MUBTADIIN WATES

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III MI Hidayatul Mubtadiin Wates. Hal ini disebabkan metode ceramah yang masih dominan dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Untuk itu, peneliti tertarik mengkaji penggunaan PowerPoint (PPT) Interaktif sebagai media yang mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan perencanaan penggunaan media PowerPoint Interaktif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III MI Hidayatul Mubtadiin Wates, Sumbergempol; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pemanfaatannya dalam proses pembelajaran; dan (3) mengidentifikasi hambatan serta solusi yang diterapkan selama penggunaan media tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Desain penggunaan media PowerPoint Interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di MI Hidayatul Mubtadiin Wates disusun melalui langkah-langkah strategis, seperti menyesuaikan materi dengan karakteristik media, menyusun RPP yang sistematis, serta menyiapkan materi secara matang; (2) Pelaksanaan pembelajaran dengan media ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memudahkan pemahaman siswa, sehingga mereka menjadi lebih aktif, berani menjawab pertanyaan, dan mengalami peningkatan motivasi belajar; (3) Hambatan yang dihadapi dalam penggunaan media ini antara lain keterbatasan perangkat dan kurangnya keterampilan guru dalam mengoperasikan PowerPoint Interaktif, namun hambatan tersebut dapat diatasi melalui penyediaan sarana yang memadai serta pelatihan guru

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇