Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA KELAS XI-A DI MAN 3 BLITAR
Skripsi dengan judul “Kemampuan Literasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal PISA Ditinjau dari Kemampuan Akademik Siswa Kelas XI-A di MAN 3 Blitar” ini di tulis oleh Umi Faridatus Sholihah, NIM. 126204213185, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Samsul Bakri, M.Pd.
Kata Kunci: Literasi Matematis, PISA, Change and Relationship
Pendidikan pada abad ke-21 semua orang dituntut untuk mengembangkan seluruh kompetensi yang dimilikinya dan menekan pada kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dalam pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, untuk mencapai hal tersebut membutuhkan suatu kemampuan, salah satunya adalah kemampuan literasi matematis yang baik. Namun, hal tersebut tidak selaras dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh PISA yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa indonesia masih tergolong rendah. Pentingnya kemampuan literasi matematis dan rendahnya kemampuan literasi matematis siswa di indonesia pada hasil penelitian PISA inilah yang menjadi dasar adanya penelitian ini.
Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA ditinjau dari kemampuan akademik siswa kelas XI-A di MAN 3 Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa dengan rincian 2 siswa berkemampuan akademik tinggi, 2 siswa berkemampuan akademik sedang, dan 2 siswa berkemampuan akademik rendah. Teknik pengupulan data yang digunakan adalah tes tulis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi mampu menyelesaikan soal PISA level 1 hingga level 6 dan menunjukkan kemampuan literasi matematis yang relatif baik pada hampir seluruh kompetensi, siswa dapat memenuhi 7 indikator kemampuan literasi matematis pada tingkat tinggi. Siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang mampu menyelesaikan soal PISA level 1 hingga level 4 dengan baik dan menunjukkan kemampuan literasi matematis yang cukup baik pada hampir seluruh kompetensi, siswa dapat memenuhi 7 indikator kemampuan literasi matematis pada soal PISA tingkat sedang. Siswa dengan kemapuan akademik rendah mampu menyelesaikan soal PISA level 1 dan level 2 dengan baik, sedangkan level 3 mampu menunjukkan upaya penyelesaian awal, siswa mampu memenuhi kompetensi komunikasi, matematisasi, merumuskan strategi untuk memecahkan masalah, penalaran dan argumen, dan menggunakan bahasa dan opersai simbolik, formal dan teknik pada tingkat rendah yaitu soal PISA level 1 dan 2. Sedangkan pada kompetensi representasi secara umum siswa dengan kemampuan akademik rendah belum dapat memenuhi dengan baik, dan pada kompetensi menggunakan alat matematika, siswa tidak menunjukkan kemampuan tersebut
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES DAN MULTIPEL REPRESENTASI PADA MATERI HIDROKARBON
Keterbatasan bahan ajar kimia di sekolah menyebabkan siswa kesulitan memahami materi hidrokarbon yang dianggap terlalu abstrak. Kesulitan ini muncul karena banyaknya konsep yang harus dihafal tanpa dikaitkan dengan fenomena nyata. Selama ini, pembelajaran di sekolah hanya mengandalkan buku paket tanpa media pendukung yang memperjelas konsep, seperti ilustrasi partikel unsur pada tingkat atom atau molekul dalam penerapan hidrokarbon. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan ajar yang tidak hanya menyajikan konsep secara teoritis, tetapi juga menghubungkannya dengan fenomena sehari-hari dan memberikan visualisasi yang lebih jelas. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan e-modul berbasis socio-scientific issues dan multipel representasi pada materi hidrokarbon. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui proses pengembangan e-modul berbasis socio-scientific issues dan multipel representasi pada materi hidrokarbon (2) mengetahui tingkat kelayakan dari pengembangan e-modul berbasis socio-scientific issues dan multipel representasi pada materi hidrokarbon, dan (3) mengetahui tingkat respon siswa terhadap pengembangan e-modul berbasis socio-scientific issues dan multipel representasi pada materi hidrokarbon.
Pada penelitian dan pengembangan ini menggunakan model 4D, namun oleh Thiagarajan dimodifikasi menjadi 3D. Tahapan model tersebut yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan). Pada penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan angket karakteristik siswa untuk menganalisis kebutuhan awal pengembangan produk, lembar validasi untuk menguji tingkat kelayakan produk dan angket respon siswa untuk mengetahui respon pada produk tersebut. Validasi dilakukan oleh 2 validator ahli yang terdiri dari 1 dosen kimia dan 1 guru kimia MAN 1 Tulungagung. Subjek penelitian ini menggunakan 35 siswa pada kelas XI-A di MAN 1 Tulungagung. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian ini yakni (1) produk berbentuk e-modul yang dikembangakan dengan model 4D modifikasi 3D berbantuan aplikasi Microsoft Word, Canva, ChemDraw, Me-Qr, dan Fliphtml5.com. (2) produk e-modul dinyatakan sangat layak oleh validator, berdasarkan penilaian tersebut dirinci sebagai berikut: aspek materi memperoleh persentase sebesar 89,9% dan aspek media sebesar 87,5%, apabila dirata-rata memperoleh hasil validasi sebesar 88,7% (3) Hasil respon siswa terhadap e-modul ini yaitu memperoleh persentase sebesar 81,4% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, e-modul yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran
PERAN PEMASARAN MEDIA SOSIAL DAN INOVASI PRODUK UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA QUEENBACOK.ID BLITAR
Skripsi dengan judul “ Peran Pemasaran Media Sosial dan Inovasi Produk untuk Meningkatkan Volume Penjualan pada Queenbacok.id Blitar” ini ditulis oleh Laili Iswandari, NIM. 126405213195, dengan Pembimbing Rafika Meilia Sari, S.E., M.M.
Kata Kunci: Pemasaran Media Sosial, Inovasi Produk, Volume Penjualan
Penelitian ini di latarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan industri kuliner, khususnya UMKM makanan ringan, serta meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif. Persaingan yang ketat menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi agar dapat menarik konsumen dan meningkatkan penjualan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui peran pemasaran media sosial melalui strategi yang diterapkannya yang telah mampu meningkatkan volume penjualan Queenbacok.id Blitar, 2) Untuk mengetahui Peran Inovasi Produk dalam meningkatkan volume penjualan Queenbacok.id Blitar, 3) Untuk mengetahui peran pemasaran media sosial dan inovasi produk dalam meningkatkan volume penjualan Queenbacok.id di Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif agar peneliti dapat meneliti pada kondisi objek ilmiah, dengan peneliti berperan sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case study). Sumber data yang diteliti berasal dari data primer (dari para informan melalui observasi, wawancara, dokumentasi) dan data sekunder (berupa literaur atau karya tulis). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Peran dari Strategi Pemasaran Media Sosial yang di manfaaatkan oleh Queenbacok.id khususnya Instagram, Tiktok dan Whatsapp, mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan konsumen, dan mempercepat penyebaran informasi produk 2) Peran strategi Inovasi Produk yang dilakukan Queenbacok.id Blitar dengan menggunakan tiga indikator, yaitu kualitas produk, varian produk, dan desain produk, berperan penting dalam menarik minat beli konsumen dan membedakan Queenbacok.id dari pesaing. 3) Sinergi antara strategi pemasaran media sosial dan inovasi produk terbukti berperan efektif dalam mendorong peningkatan volume penjualan secara signifikan dalam waktu relatif singkat
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SOSIAL MELALUI KEMAMPUAN BERSOSIALISASI SISWA DI MI NAHDLATUL ULAMA TERPADU SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peran Guru dalam Membentuk Karakter Sosial melalui Kemampuan Bersosialisasi Siswa di MI Nahdlatul Ulama Terpadu Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Ima Yayang Nofeliu dengan NIM 126205212105, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Hamidah Abdul Shomad Elfin Nikmati, M.Pd.I
Kata Kunci: Peran Guru, Karakter Sosial, Kemampuan Bersosialisasi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena penurunan kemampuan siswa dalam bersosialisasi, berinteraksi dan menjalin hubungan yang sehat di lingkungan sekitarnya. Banyak siswa yang cenderung individualistis, kurang empati, dan mengalami kesulitan dalam membangun komunikasi yang positif dengan teman sebaya maupun orang dewasa. Cara mengatasi penurunan kemampuan siswa dalam bersosialisasi tersebut dengan guru melakukan pembiasaan yang baik setiap hari, dan guru menjalankan tugas dan perannya dengan sebaik mungkin. Peran yang dilakukan guru tersebut diharapkan mampu mengatasi kurangnya kesadaran siswa dalam kemampuan bersosialisasi. Fokus penelitian ini adalah peran guru sebagai pendidik, peran guru sebagai fasilitator, dan peran guru sebagai pembimbing dalam membentuk karakter sosial melalui kemampuan bersosialisasi siswa di MI Nahdlatul Ulama Terpadu Sumbergempol Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik, peran guru sebagai fasilitator, dan juga peran guru sebagai pembimbing dalam membentuk karakter sosial melalui kemampuan bersosialisasi siswa di MI Nahdlatul Ulama Terpadu Sumbergempol Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Research), sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sumber sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi, dalam menganalisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk mengecek keabsahan data tersebut dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, triangulasi, dan ketekunan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran guru sebagai pendidik yaitu memberikan keteladanan, pembelajaran yang mengajarkan nilai moral, serta pembinaan berkelanjutan baik di dalam maupun di luar kelas. Guru sebagai pendidik berperan dalam mengembangkan keterampilan bersosialisasi siswa melalui pembelajaran aktif, memberikan nasihat, memberikan reward dan punishment, serta kerjasama dengan keluarga dan lingkungan. (2) Peran guru sebagai fasilitator yaitu menyediakan sarana dan ruang, dukungan, serta arahan berbagai aktivitas pembelajaran. Selain itu, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menerapkan metode pembelajaran yang kolaboratif. (3) Peran guru sebagai pembimbing yaitu guru mengarahkan dan membimbing siswa ke arah yang baik dan sesuai dengan kemampuan dan karakter mereka masing-masing. Selain itu, melakukan pendekatan bimbingan klasikal dan individual
PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANAMKAN NILAI TASAMUH UNTUK MENINGKATKAN KERUKUNAN SISWA DI SMK ISLAM 2 DURENAN TRENGGALEK
Skripsi dengan judul "Peran Guru Akidah Akhlak dalam Menanamkan Nilai Tasamuh untuk Meningkatkan Kerukunan Siswa di SMK Islam 2 Durenan Trenggalek" ini ditulis oleh Farid Rezky Ananta, NIM. 126201212174, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Ibu Dr. Hj. Indah Komsiyah, S.Ag., M.Pd.
Kata kunci: Peran guru, Akidah Akhlak, tasamuh
Indonesia sebagai negara multikultural terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama, terutama di era digital yang rawan intoleransi dan ujaran kebencian. Kondisi ini diperburuk oleh maraknya perundungan di sekolah serta degradasi moral remaja yang meningkat akibat kurangnya penanaman nilai-nilai toleransi (tasamuh). Pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sikap saling menghargai di kalangan siswa. Melalui guru, kurikulum, dan lingkungan sekolah yang mendukung, nilai tasamuh perlu ditanamkan agar generasi muda mampu hidup harmonis dalam keberagaman, menghindari konflik, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Pertanyaan penelitian ini adalah 1) Bagaimana peran guru akidah akhlak sebagai pendidik dalam menanamkan nilai tasamuh di SMK Islam 2 Durenan Trenggalek? 2) Bagaimana peran guru akidah akhlak sebagai pembimbing dalam menanamkan nilai tasamuh di SMK Islam 2 Durenan Trenggalek? 3) Bagaimana peran guru akidah akhlak sebagai teladan dalam menanamkan nilai tasamuh di SMK Islam 2 Durenan Trenggalek?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan teknik kredibilitas meliputi triangulasi sumber, triangulasi metode, member check, dan peer debriefing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru Akidah Akhlak sangat strategis dalam menanamkan nilai tasamuh. 1) Sebagai pendidik, guru menyusun pembelajaran yang efektif dengan mengintegrasikan ceramah, diskusi, dan studi kasus untuk memfasilitasi pemahaman siswa tentang toleransi. 2) Sebagai pembimbing, guru memberikan pendampingan moral dan sosial kepada siswa, untuk menghargai perbedaan. 3) Sebagai teladan, guru menunjukkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari, memperlihatkan empati, menghargai perbedaan, dan mengendalikan emosi, sehingga siswa dapat meniru sikap tersebut
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS X MA AL – MA’ARIF TULUNGAGUNG
Keterampilan kolaborasi siswa memiliki peran yang sangat penting dalam proses
pembelajaran, karena memungkinkan siswa untuk terlibat secara lebih efektif. Siswa yang aktif
biasanya lebih partisipatif dalam kegiatan belajar, yang pada akhirnya berdampak pada pencapaian
hasil belajar. Hasil belajar sendiri menjadi indikator penting keberhasilan pembelajaran, serta
mencerminkan perkembangan kemampuan berpikir, sikap, dan karakter siswa. Salah satu tujuan
utama pembelajaran adalah membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal dan
meningkatkan pemahaman mereka terhadap proses pembelajaran. Selain itu, kemampuan siswa
dalam berkolaborasi juga merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Namun,
kenyataannya kedua aspek tersebut masih tergolong rendah. Hal ini dapat terlihat dari rendahnya
keterampilan kolaborasi siswa yang cenderung pasif selama pembelajaran berlangsung. Salah satu
faktor yang memengaruhi kondisi ini adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Saat
ini, banyak guru masih menerapkan metode ceramah yang kurang mendukung keterlibatan aktif
siswa. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran alternatif yang mampu
mendorong kolaborasi dan meningkatkan hasil belajar, salah satunya adalah model Problem Based
Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) ingin mengetahui adanya pengaruh model problem
based learning terhadap keterampilan kolaborasi pada materi ekosistem kelas X MA Al-Ma’arif
Tulungagung 2) ingin mengetahui adanya pengaruh model problem based learning terhadap hasil
belajar pada materi ekosistem kelas X MA Al-Ma’arif Tulungagung 3) ingin mengetahui adanya
pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keterampilan kolaborasi dan
hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Quasy
Eksperimental Design dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi dalam
penelitian ini adalah siswa kelas X MA Al Ma’arif Tulungagung yang terdiri dari kelas X-1 dan
X-2, Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh yang
termasuk dalam non probability sampling. Alasan peneliti menggunakan teknik ini dikarenakan
semua anggota populasi dijadikan sampel. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil oleh peneliti
dua kelas yaitu kelas X -1 dengan jumlah 17 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 dengan
jumlah 15 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu lembar observasi, soal tes,
dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), dan
uji hipotesis (uji mann-whitney dan uji kruskal wallis)
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 1) Adanya pengaruh yang signifikan terhadap
penerapan model Problem Based Learning terhadap keterampilan kolaboratif siswa pada materi
ekosistem kelas X MA Al Ma’arif Tulungagung dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05. 2) Adanya
pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar
siswa pada materi ekosistem kelas X MA Al-Ma’rif Tulungagung dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,032
< 0,05. 3) Adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning terhadap keterampilan kolaborasi siswa dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X MA
Al-Ma’rif Tulungagung
PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PEMBERIAN NAFKAH ‘IDDAH DAN MUT’AH BAGI ISTRI YANG DITUDUH NUSYŪZ DALAM PERKARA CERAI TALAK PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) DAN FIQIH MUNAKAHAT (Studi Putusan Nomor 0244/Pdt.G/2019/PA.Kdr di Pengadilan Agama Kota Kediri)
Skripsi dengan judul “Pertimbangan Hakim Terhadap Pemberian Nafkah ‘Iddah
Dan Mut’ah Bagi Istri yang Dituduh Nusyūz dalam Perkara Cerai Talak
Perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) Dan Fiqih Munakahat (Studi Putusan
Nomor 0244/Pdt.G/2019/PA.Kdr di Pengadilan Agama Kota Kediri)” ditulis
oleh Rizqi Fadhilaturr Rohmah di bawah bimbingan Dr. Zulfatun
Ni’mah, S.H.I., M. Hum.
Cerai talak membawa konsekuensi hukum bagi suami, salah satunya
adalah kewajiban memberikan nafkah ‘iddah dan mut’ah kepada istri, kecuali
apabila istri nusyūz. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji
dasar pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Agama Kediri dalam Perkara
Nomor 0244/Pdt.G/2019/PA.Kdr,yang tetap membebani bekas suami
memberikan nafkah iddah dan mut'ah meskipun ia mendalilkan bahwa istrinya
nusyuz.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pertimbangan
hakim terhadap pemberian nafkah 'iddah dan mut'ah bagi istri yang Dituduh
Nusyūz dalam perkara Cerai Talak Nomor 0244/Pdt.G/2019/PA.Kdr?; 2)
Bagaimana Tinjauan Kompilasi Hukum Islam (KHI) terhadap pertimbangan
hakim dalam memberikan nafkah 'iddah dan mut'ah bagi istri yang Dituduh
Nusyūz pada perkara Cerai talak Nomor 0244/Pdt.G/2019/PA.Kdr?; 3)
Bagaimana tinjauan fiqih munakahat terhadap pertimbangan hakim dalam
memberikan nafkah 'iddah dan mut'ah bagi istri yang Dituduh Nusyūz pada
perkara Cerai talak Nomor 0244/Pdt.G/2019/PA.Kdr?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris. Sumber
data yang digunakan yaitu, data primer yang diperoleh melalui wawancara
langsung dengan hakim di Pengadilan Agama Kota Kediri, serta data sekunder
berupa dokumen putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, dan
literatur terkait. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan : 1) hakim memutuskan pemberian nafkah
‘iddah dan mut’ah kepada istri karena tidak ditemukan bukti yang cukup untuk
menyatakan istri berperilaku nusyūz, mengingat keluarnya istri dari rumah
merupakan akibat pengusiran oleh suami. Selain itu, pertimbangan diberikan atas
dasar kemampuan finansial suami, serta demi keadilan dan kemaslahatan. 2)
pertimbangan hakim tersebut sesuai dengan Pasal 152 KHI yang menyatakan
bahwa nafkah ‘iddah dan mut’ah tetap diberikan kepada istri yang tidak nusyūz..
3) pertimbangan hakim mencerminkan kesesuaian dengan pendapat ulama
Mazhab Maliki dan Syafi’i, terutama dalam penerapan prinsip pembuktian (al-
ḥukm bi al-bayyinah) serta perlindungan terhadap hak-hak perempuan pasca
perceraian.
Kata kunci: Nafkah ‘Iddah, Nafkah Mut’ah, Nusyūz
PENGEMBANGAN LKPD MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS X DI SMAN 1 NGUNUT
Skripsi dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Materi Statistika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kelas X di SMAN 1 Ngunut” ini ditulis oleh Alina Wati, NIM. 126204211004, dengan pembimbing Galih Pradananta, M.Si.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, LKPD, Statistika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa, hal ini dikarenakan lembar kerja peserta didik yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan siswa. Peneliti menggunakan materi statistika karena siswa masih sulit dalam menganalisis data maupun membaca data berupa diagram, tabel dan grafik. Sehingga diperlukan lembar kerja peserta didik materi statistika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana pengembangan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut, (2) Untuk mengetahui bagaimana kevalidan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut, (3) Untuk mengetahui bagaimana kepraktisan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut, (4) Untuk mengetahui bagaimana keefektifan LKPD materi statistika untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas X SMAN 1 Ngunut.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Ngunut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68.
Hasil dari penelitian ini yaitu produk LKPD materi statistika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kelas X SMAN 1 Ngunut. Hasil penilaian 1 dosen validator dan guru matematika terhadap LKPD yang dikembangkan oleh peneliti menunjukkan presentase nilai sebesar 90% dengan kriteria sangat valid. Hasil analisis angket respon peserta didik menunjukkan angka 3,8 dari 4 dengan kriteria sangat praktis. Uji efektifitas menggunakan N-Gain score dari pretest dan postest menunjukkan rata-rata 0,69 dengan kriteria sedang dan keterangan cukup efektif
KONSEP QANĀ’AH DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSĪR AL-AZHĀR KARYA BUYA HAMKA
Penelitian berjudul “Konsep Qanā’ah dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsīr Al-Azhār karya Buya Hamka” merupakan karya akademik yang ditulis oleh Tina Isnaeni (NIM: 126301212064) di bawah bimbingan dosen pembimbing Rifqi As’adah, M.Ag.
Kata Kunci: Qanā’ah, Buya Hamka, Tafsīr Al-Azhār, Al-Qur’an, Kepuasan
Dalam kehidupan modern yang ditandai oleh dominasi konsumtif, persaingan status sosial, serta ekspektasi hidup yang tinggi, masyarakat menghadapi gejolak batin dan kekosongan agama. Dalam konteks ini, nilai qanā’ah yaitu sikap menerima pemberian Allah dengan penuh keikhlasan tanpa meninggalkan semangat berikhtiar menjadi prinsip etis yang sangat relevan untuk di jadikan pedoman. Qanā’ah berfungsi sebagai pelindung jiwa dari kerusakan akibat kerakusan dan keinginan tak terbatas yang di timbulkan oleh gaya hidup materialistik.
Penelitian ini ditujukan untuk menjawab tiga permasalahan utama, yakni: (1) Bagaimana wawasan Al-Qur’an mengenai konsep qanā’ah? (2) Bagaimana Buya Hamka menafsirkan ayat-ayat qanā’ah dalam Tafsīr Al-Azhār? (3) Bagaimana implementasi nilai-nilai qanā’ah dalam kehidupan kontemporer? Fokus kajian ini menghubungkan idealisme Al-Qur’an dengan realitas kehidupan masa kini melalui sudut pandang salah satu mufasir Nusantara yakni Buya Hamka yang dikenal dengan pendekatan kontekstual dan humanis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhū‘ī) yang menelusuri ayat-ayat Al-Qur’an yang membicarakan qanā’ah.
Hasil dalam penelitian ini mengungkap bahwa Al-Qur’an menempatkan qanā’ah sebagai kunci ketenangan hidup, keseimbangan dunia dan akhirat serta solusi atas permasalahan yang terjadi di era modern. Secara term qanā’ah ditemukan dalam bentuk al-qani’ (Qs. Al-Ḥajj:36) dan muqni’ (Qs. Ibrāhīm:43) yang memiliki makna berbeda, namun disini menjelaskan mengenai konsep terkait dari qanā’ah sendiri, yakni meliputi syukur (Qs. Al-Naḥl:53), sabar (Qs. Hud 11-12), tawakkal (Al-Aḥzāb:3), rela/ridha (Al-Taubah), dan zuhud (Qs. Al-Qaṣaṣ}: 77). Melalui penafsiran Buya Hamka di jelaskan bahwa qanā’ah bukan sikap menyerah atau pasif, melainkan ekspresi spiritual dari rasa syukur, etos kerja, dan kemampuan menahan diri dari kerakusan. Ia mengaitkan qanā’ah dengan ketenteraman batin, harmoni sosial, serta kekuatan moral untuk menghindari gaya hidup serakah dan hedonis. Implementasi sikap qanā’ah ini mengarah untuk mensyukuri nikmat yang diberikan, merasa cukup, rendah hati dalam keadaan apapun, juga memupuk kepedulian sosial, dan menghindari dari sifat rakus. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan yang dilakukan Buya Hamka dalam Tafsīr Al-Azhār berhasil menjembatani nilai-nilai Al-Qur’an dengan tantangan modern, serta qanā’ah dapat menjadi alternatif kurangnya pemahaman makna puas dan syukur di era kontemporer
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL YOUTUBE DAN TIKTOK TERHADAP PRESTASI BELAJAR FIQIH PESERTA DIDIK DI MTSN 4 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Youtube dan
Tiktok Terhadap Prestasi Belajar Fiqih Peserta Didik di MTsN 4 Tulungagung” ini
ditulis oleh Nawalul Hikmiah, NIM 126201213290, dengan Pembimbing Prof. Dr.
H. Nur Kholis, S.Ag., M.Pd.
Kata Kunci: YouTube, TikTok, dan Prestasi Belajar Fiqih
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan pesat media sosial yang
berpengaruh pada penggunanya khususnya media sosial YouTube dan TikTok.
Media sosial YouTube dan TikTok adalah media sosial yang kini banyak diminati
semua kalangan termasuk pelajar. Motif seseorang menggunakan media sosial
YouTube dan TikTok tidak hanya untuk hiburan tetapi banyak motif lain seperti
menambah informasi, wawasan, dan motif positif lainnya. Namun disisi lain
penggunaan media sosial ini dapat berdampak negatif jika penggunanya tidak
menggunakan media sosial dengan bijak dan berlebihan. Dampak negatif tersebut
seperti lupa waktu, kurangnya waktu tidur, timbulnya rasa malas, mengakibatkan
turunya prestasi belajar. Untuk itu hal ini yang membuat peneliti tertarik untuk
meneliti tema ini yaitu sejauh mana penggunaan media sosial YouTube dan TikTok
berpengaruh pada prestasi belajar peserta didik.
Rumusan masalah yang diteliti (1) Apakah penggunaan media sosial
YouTube berpengaruh terhadap prestasi belajar fiqih peserta didik di MTsN 4
Tulungagung?, (2) Apakah penggunaan media sosial TikTok berpengaruh terhadap
prestasi belajar fiqih peserta didik di MTsN 4 Tulungagung?, (3) Apakah
penggunaan media sosial YouTube dan TikTok Berpengaruh terhadap prestasi
belajar fiqih peserta didik di MTsN 4 Tulungagung?.
Penelitain ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
ex-post facto. Populasinya ialah seluruh siswa kelas VII B di MTsN 4 Tulungagung
yang berjumlah 32 peserta didik. Adapun sampel penelitian ini adalah seluruh siswa
kelas VII B di MTsN 4 Tulungagung yang berjumlah 32 peserta didik. Penentuan
sampel ini menggunakan teknik sampling jenuh atau total sampling. Teknik
pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi dengan teknik
pengolahan data mengunakan uji validasi, uji reliabilitas, uji normalitas, uji
homogenitas, uji multikolinieritas, uji regresi berganda seperti uji T (parsial) dan
Uji F (simultan)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang positif
dan signifikan antara penggunaan media sosial YouTube terhadap prestasi belajar
fiqih peserta didik di MTsN 4 Tulungagung dengan nilai sig. 0,002. (2) Terdapat
pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial TikTok
terhadap prestasi belajar fiqih peserta didik di MTsN 4 Tulungagung dengan nilai
sig. 0,014. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan
media sosial YouTube dan TikTok terhadap prestasi belajar fiqih peserta didik di
MTsN 4 Tulungagung dengan nilai sig. 0,002