Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    STRATEGI GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBIASAAN BUDAYA SEKOLAH DI MI PLUS MADANIA KRAS KEDIRI

    Get PDF
    Penelitian dengan judul “Strategi Guru Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Pembiasaan Budaya Sekolah di MI Plus Madania Kras Kediri” ini ditulis oleh Juwita Sari, NIM 126205202114, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Skripsi Dr. Zainudin, S.Ag., M.Pd.I. Kata Kunci: Strategi Guru, Karakter, Pembiasaan Budaya Sekolah Era globalisasi membawa perubahan jauh di bidang teknologi, berkembangnya IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi) membawa dampak positif dalam tatanan kehidupan. Namun disisi lain perkembangan IPTEK juga membawa dampak negatif bagi kehidupan salah satunya yakni lunturnya nilai-nilai moral dan karakter terpuji pada anak akibat arus globalisasi. Guru berperan sebagai orang tua kedua di sekolah, bertugas mengarahkan, membimbing dan memberi contoh perilaku baik bagi siswa. Dalam pelaksanaannya guru perlu menciptakan strategi-strategi baru guna mewujudkan karakter dan moral terpuji peserta didik, salah satunya dapat melalui melalui pembiasaan budaya sekolah. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana strategi guru dalam pembentukan karakter religius peserta didik melalui pembiasaan budaya sekolah di MI Plus Madania Kras Kediri? (2) Bagaimana strategi guru dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui pembiasaan budaya sekolah di MI Plus Madania Kras Kediri? (3) Bagaimana strategi guru dalam pembentukan karakter sopan santun peserta didik melalui pembiasaan budaya sekolah di MI Plus Madania Kras Kediri? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Strategi guru membentuk karakter religius peserta didik dengan penerapan kegiatan keagamaan meliputi sholat dhuha dan dzuhur berjama’ah, membaca asmaul husna, mengaji jilid dan tahfidz, serta membaca yasin dan tahlil. Guru bertindak memberikan teladan, motivasi dan hukuman bagi peserta didik yang melanggar serta pemberian buku program plus untuk memonitoring penerapan karakter religius peserta didik dirumah. (2) Strategi guru membentuk karakter disiplin dengan pembiasaan mematuhi aturan, pembiasaan budaya antri, kegiatan menata sepatu dengan rapi sebelum masuk kelas dan tidak menginjak sepatu bagian belakang dengan tumit, pemberian teladan, reward and punishment serta berkoordinasi dengan wali murid melalui buku program plus. (3) Strategi guru dalam membentuk karakter sopan santun melalui pembiasaan 5S meliputi salam, berbahasa jawa krama alus, saliman, membungkukkan badan ketika lewat di depan guru dan menuntun sepeda ketika memasuki halaman sekolah. Pemberian teladan dan motivasi, evaluasi serta keterlibatan peran orang tua

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEBSITE WORDWALL GAME DALAM ASESMEN PEMBELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 KARANGAN TRENGGALEK

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis website wordwall game Dalam Asesmen Pembelajaran Keanekaragaman Hayati Pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Karangan Trenggalek” yang ditulis oleh Binti Mar’atus Sholihah, NIM. 126209212065, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Dr. Nur Isroatul Khusna, M.Pd.. Kata kunci: Media Pembelajaran, Wordwall, Keanekaragaman Hayati Media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu penyampaian materi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Evaluasi asesmen pembelajaran yang dilakukan secara terus berkelanjutan tentu akan membuat siswa merasa jenuh apabila tidak diselingi media yang lebih inovatif dan menarik. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk malakukan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game sebagai alat evaluasi asesmen pembelajaran khususnya pada materi keanekaragaman hayati. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini yakni 1) Bagaimana langkah-langkah pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game dalam asesmen pembelajaran keanekaragaman hayati pada siswa kelas XI SMAN 1 Karangan Trenggalek? 2) Bagaimana hasil kevalidan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game dalam asesmen pembelajaran keanekaragaman hayati pada siswa kelas XI SMAN 1 Karangan Trenggalek? 3) Bagaimana kelayakan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game dalam asesmen pembelajaran keanekaragaman hayati pada siswa kelas XI SMAN 1 Karangan Trenggalek? 4) Seberapa besar tingkat keefektifan media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game dalam asesmen pembelajaran keanekaragaman hayati pada siswa kelas XI SMAN 1 Karangan Trenggalek?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game, serta untuk mengetahui tingkat kevalidan, kelayakan, dan keefektifan produk media pembelajaran interaktif wordwall setelah diterapkannya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI SMAN 1 Karangan Trenggalek. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari instrumen validasi, analisis kebutuhan, dan respon siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji-T hipotesis, dan uji N-gain dengan perhitungan menggunakan aplikasi SPSS 26 for windows. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa: 1) peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE dengan lima langkah utama yang meliputi analysis, desaign, development, implementation, dan evaluation. 2) hasil kevalidan produk media pembelajaran mendapatkan kriteria valid tanpa revisi dengan rata-rata persentase 91% dari ahli media, 95% dari ahli materi, dan 94% dari validitas soal posttest. Hasil uji validitas instrumen angket respon siswa dan soal tes juga mendapatkan kriteria valid dengan nilai Rhitung > Rtabel. 3) kelayakan media pembelajaran dilihat dari hasil validitas ahli dan validitas kontruk dari ketiga tim validator dimana berdasarkan hasil uji tersebut media pembelajaran interaktif berbasis website wordwall game dinyatakan layak digunakan dengan sedikit revisi. 4) keefektifan media pembelajaran dilihat dari hasil tes siswa pada kelas eksperiman yang memperoleh 73% dengan kategori cukup efektif dan ketuntasan nilai tes yang memperoleh persentase 92%. Berdasarkan hasil tersebut, maka media pembelajaran dinyatakan efektif digunakan dalam proses pembelajaran

    STRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA GUNA MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI MTsN 6 TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi ini dengan judul “Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Religius Pada Siswa Guna Mencegah Perilaku Bullying di Mtsn 6 Tulungagung” ini ditulis oleh Rosa Diva Annisa El Hakam, NIM 126201212189, di bimbing oleh Dr. H. Suwarno, MPd. I Kata Kunci: Strategi Guru Akidah Akhlak, Karakter Religius, Bullying Perilaku bullying di kalangan siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan sosial, penggunaan teknologi yang tidak bijak, serta kurangnya pendidikan karakter. Siswa yang memiliki karakter religius cenderung lebih mampu menghindari perilaku negatif seperti bullying. Karakter religius, yang dibangun melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan seperti kasih sayang, kejujuran, dan tanggung jawab, menjadi fondasi penting dalam membentuk moralitas siswa. Maka peneliti mngangkat judul Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Religius Pada Siswa Guna Mencegah Perilaku Bullying di Mtsn 6 Tulungagung. Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana langkah- langkah guru Akidah Akhlak dalam membentuk karakter religius pada siswa guna mencegah perilaku bulying di MTsN 6 tulungagung; 2) bagaimana tantangan strategi guru Akidah Akhlak dalam membentuk karakter religius pada siswa guna mencegah perilaku bulying di MTsN 6 tulungagung? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya pengecekan keabsahan data menggunakan tringulasi (sumber, teknik dan waktu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi yang dilakukan guru akidah akhlak dalam membentuk karakter religius pada siswa guna mencegah perilaku bullying dengan pemberian edukasi kepada siswa tentang pentingnya mempunyai karakter religius pada dirinya agar dapat menjauhkan diri dari sifat tercela seperti perilaku bullying. Kemudian menanamkan nilai- nilai keagaman dan memberikan contoh perilaku yang dapat membentuk karakter religius dan diterapkan di kehidupan sehari- hari. (2) tantangan yang dihadapi oleh guru akidah dalam membentuk karakter eeligius pada siswa di MTsN 6 Tulungagung yaitu perbedaan karakter dan latar belakang serta lingkungan dan pergaulan peserta didik

    ANALISIS IMPLEMENTASI PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU TERHADAP PEKERJA OPERATOR NITROGEN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN DAN ASAS MABDA’ AL-IBAHAH (Studi Kasus di PT Cahaya Wira Sejahtera Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo)

    Get PDF
    ABSTRAK Filda Andini Adhania, 126101212121, Analisis Implementasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Terhadap Pekerja Operator Nitrogen Ditinjau Dari UndangUndang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Asas Mabda’ Al-Ibahah (Studi Kasus di PT Cahaya Wira Sejahtera Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Dr. Dian Ferricha, S.H., M.H. Kata Kunci: Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Pekerja, Ketenagakerjaan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perusahan jasa yaitu PT Cahaya Wira Sejahtera yang menggunakan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu dalam hubungan kerja dengan pekerja operator nitrogen. Perusahaan tersebut berada di Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Dimana Implementasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu terhadap pekerja operator nitrogen di PT Cahaya Wira Sejahtera masih ada yang bertentangan dengan Undang-undang Ketenagakerjan. Hal tersebut perlu diteliti lebih lanjut mengenai Implementasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu terhadap pekerja operator nitrogen di PT Cahaya Wira Sejahtera ditinjau dari hukum positif dan hukum Islam. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Praktik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Terhadap Pekerja Operator Nitrogen di PT Cahaya Wira Sejahtera Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo? 2) Bagaimana Praktik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Terhadap Pekerja Operator Nitrogen di PT Cahaya Wira Sejahtera Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Ditinjau dari Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan? 3) Bagaimana Praktik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Terhadap Pekerja Operator Nitrogen di PT Cahaya Wira Sejahtera Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Ditinjau dari Asas Mabda’ Al-Ibahah? Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridis empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Selain itu Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Di PT Cahaya Wira Sejahtera surat perjanjian kerja waktu tertentu dibuat seacara tertulis dengan berdasarkan peraturan perundang-undangan Ketenagakerjaan. Serta terdapat tantangan yang harus dihadapi oleh pekerja operator nitrogen, salah satunya yaitu ketidakpastian masa depan pekerja setelah kontrak berakhir. 2) Dalam praktiknya perjanjian kerja waktu tertentu terhadap pekerja operator nitrogen di PT Cahaya Wira Sejahtera ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan jika dilihat dari Pasal 58 ayat (1), Pasal 59 ayat (4) dan Pasal 59 ayat (5). 3) Menurut Hukum Islam, Asas Mabda’ Al-Ibahah yang dapat diterapkan dalam perjanjian kerja waktu tertentu di PT Cahaya Wira Sejahtera membuktikan bahwa hubungan kerja PT Cahaya Wira Sejahtera dengan pekerja operator nitrogen dapat dikatakan sesuai dengan Asas Mabda’ Al-Ibahah

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LABORATORIUM VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KLASIFIKASI FUNGI KELAS X MA AL HIKMAH MELATHEN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Laboratorium virtual untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Klasifikasi Fungi Kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung”, ditulis oleh Layli Ahlaqul Karimah, NIM 126208211018, Pembimbing Bapak Muhammad Iqbal Filayani, M.Si. Kata Kunci: Laboratorium virtual, Media Pembelajaran, Minat Belajar, Hasil Belajar, Klasifikasi Fungi, ADDIE. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi menjadi hambatan dalam proses pembelajaran di MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. Hal ini disebabkan keterbatasan media praktikum, serta metode konvensional yang kurang menarik dan interaktif. Diperlukan sebuah media pembelajaran berbasis laboratorium virtual untuk mengatasi kendala tersebut, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, realistis, dan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang kompleks seperti klasifikasi fungi Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. (2) Untuk mengetahui tingkat kevalidan pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. (3) Untuk mengetahui tingkat kepraktisan pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. (4) Untuk mengetahui tingkat keefektifan pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk berupa laboratorium virtual dikembangkan menggunakan Adobe Animate, yang terdiri dari tujuh scene (pendahuluan, materi, simulasi lab, petunjuk praktikum, dan evaluasi). Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket minat belajar, dan tes hasil belajar pada kelas eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Analisis dilakukan melalui wawancara dan angket untuk mengetahui kebutuhan media pembelajaran. (2) Hasil pengujian kevalidan menunjukkan bahwa media laboratorium virtual efektif meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan melalui validasi ahli media dengan skor 87,5%, ahli materi 90,62% dan validasi guru biologi 81,25%. (3) Hasil uji kepraktisan melalui angket uji respon peserta didik mendapatkan presentase 76% dari 21 peserta didik, yang berarti mudah dan dapat digunakan secara praktis. (4) hasil uji efektifitas dibuktikan pada peningkatan hasil belajar melalui uji N-Gain sebesar 54,285% pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol sebesar 43,57%. Serta uji wilcoxon dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya pengaruh signifikan laboratorium virtual terhadap hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen. Dan dilihat juga melalui minat belajar peserta didik melalui angket dengan uji N-Gain sebesar 79,642% pada kelas eksperimen. Sedangkan, pada kelas kontrol sebesar 64,82%. Serta uji wilcoxon dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan laboratorium virtual terhadap minat belajar peserta didik. Pengaruh antar kelompok juga dibuktikan pada uji Mann-Whitney U hasil belajar menunjukkan 0,000 < 0,05 dan uji Mann-Whitney U pada minat belajar peserta didik menunjukkan 0,000 < 0,05. Keduanya menunjukkan perbedaan signifikan pada setiap kelompoknya

    IMPLEMENTASI KEGIATAN RUTINAN DZIKRUL GHOFILIN DALAM PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN AR-RAWDAH AL-QUR’ANIYYAH TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Implementasi Kegiatan Rutinan Dzikrul Ghofilin Dalam Pembentukan Kecerdasan Spiritual Santri Di Pondok Pesantren Ar-Rawdah Al-Qur’aniyyah Tulungagung” ditulis oleh Alvin Haidar, NIM 126201212172, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Ikfi Khoulita, M.Pd.I. Kata kunci: Kecerdasan Spiritual, Dzikrul Ghofilin, Santri Pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan, termasuk kecerdasan spiritual. Kecerdasan spiritual (SQ) merupakan kemampuan untuk menghadapi persoalan hidup dengan menghubungkannya pada makna yang lebih dalam, sehingga tindakan menjadi lebih bermakna. Pondok Pesantren Ar-Rawdah Al-Qur’aniyyah Tulungagung menerapkan kegiatan rutinan Dzikrul Ghofilin sebagai upaya membentuk kecerdasan spiritual santri. Tujuan dari Penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan rutinan Dzikrul Ghofilin di Pondok Pesantren Ar-Rawdah Al-Qur’aniyyah Tulungagung. (2) Untuk mendeskripsikan implikasi kegiatan rutinan Dzikrul Ghofilin terhadap pembentukan kecerdasan spiritual santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh pondok, asatidz, dan santri, serta dokumentasi terkait kegiatan rutinan Dzikrul Ghofilin. Analisis data dilakukan dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kegiatan Dzikrul Ghofilin dilaksanakan setiap hari ba’da Subuh dan setiap hari Kamis pada waktu ba’da maghrib, dengan materi bacaan berupa tawassul, surah Al-Fatihah, Asmaul Husna, shalawat, dan doa. Hambatan utama dalam pelaksanaannya adalah rasa malas dan hawa nafsu, yang diatasi dengan pembiasaan dan kedisiplinan. (2) Implikasi kegiatan ini terlihat pada pembentukan kecerdasan spiritual santri, seperti sikap fleksibel, kesadaran diri yang tinggi, kemampuan menghadapi penderitaan dan rasa takut, hidup yang diilhami visi dan nilai-nilai spiritual, sikap enggan menyebabkan kerugian yang tidak perlu, cenderung melihat keterkaitan berbagai hal, menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Santri juga memiliki sikap reflektif, menahan diri dari kemaksiatan dan peka terhadap lingkungan sosial. Sehingga kegiatan rutinan Dzikrul Ghofilin berperan signifikan dalam membentuk kecerdasan spiritual santri

    فعالية استخدام طريقة الغناء لتحسين المفردات العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار للعام الدراسي 2024 /2025 م

    Get PDF
    البحث العلمي بعنوان " فعالية استخدام طريقة الغناء لتحسين المفردات لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار للعام الدراسي 2024 /2025 م ". الذي كتبته فايزاة العزا رقم القيد:1262022120500 ، قسم التعليم اللغة العربية كلية التربية والعلوم التعلمية الجامعة الإسلامية الحكومية السيد علي رحمة الله تولونج أكونج ، المشرف الأستاذ البرو فيسورالدكتور صاكب الماجستير الكلمات الرئيسية: طريقة الغناء، مفرودات، العربية يعتمد هذا البحث على حقيقة أن العديد من الطلاب يجدون تعلم اللغة العربية صعبا ومملا. يميل جو التعلم إلى أن يكون طريقة بسبب استخدام الوسائط وطرق التعلم الأقل تنوعا. هذا يجعل المفردات التي يتقنها الطلاب غير مثالية في تعلم اللغة العربية. لذلك ، يهتم الباحث بالبحث في فعالية استخدام أساليب الغناء لتحسين المفردات العربية. صياغة المشكلات التي تمت دراستها في هذه الدراسة هي: (1)كيفية استخدام طريقة الغناء لتحسين المفردات العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار؟(2)كيف تكون فعالية استخدام طريقة الغناء لتحسين المفردات العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار ؟. أهداف هذه الدراسة هي: (1) معرفة استخدام طريقة الغناء لتحسين المفردات العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار. (2)معرفة فعالية استخدام طريقة الغناء في تحسين المفردات العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار. تستخدم هذه الدراسة نهجا كميا مع نوع شبه تجريبي من البحث. كان التصميم التجريبي المستخدم في هذه الدراسة عبارة عن تصميم مجموعة ضابطة غير مكافئة. تستخدم تقنيات جمع البيانات الاختبارات والملاحظات والتوثيق. تم اختبار صلاحية الأداة من خلال اختبارات الصلاحية واختبارات الموثوقية. طريقة جمع البيانات هي في شكل اختبارات يتم إجراؤها مرتين ، وهي اختبار العلاقات العامة والاختبار اللاحق التي تم اختبار صحتها من خلال اختبار صحة المحتوى للمحاضرين الخبراء في اللغة العربية. تستخدم تقنية تحليل البيانات اختبارات الحالة الطبيعية واختبارات التجانس و T-test. يمكن ملاحظة نتائج البحث من جدول T-test الذي تم إجراؤه على أداة الاختبار أن قيمة الدلالة 0.001 هي <0.05. لذلك يمكن القول أن هو تم رفضه وتم قبول ها. هذا يعني أن هناك زيادة بين العلاج قبل إعطائه العلاج وبعد إعطائه لتحسين المفردات العربية. بناء على البحث الذي تم إجراؤه ، يمكن الاستنتاج أن استخدام طريقة الغناء الفعالة لتحسين المفردات العربية لطلاب الصف الثامن في مدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية رابعة بليتار

    IMAJINASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS X-1 DI SMA NEGERI 1 KALIDAWIR TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Imajinasi Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Permasalahan Pada Materi Teorema Pythagoras Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Kelas X-1 di SMA Negeri 1 Kalidawir Tulungagung” ini ditulis oleh Arista Selviani, NIM 126204211010 , Program Studi Tadris iMatematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbingi Dr. Maryono, M.Pd. Kata Kunci: Imajinasi Matematis, Gaya Kognitif, Field Independent dan Field Dependent, Teorema Pythagoras. Pemahaman konsep matematika yang mendalam melibatkan kemampuan berpikir abstrak dan imajinasi matematis, yang penting untuk memvisualisasi dan menyususn strategi penyelesaian masalah terutama dalam materi Teorema Pythagoras. Setiap siswa memiliki gaya kognitif yang berbeda, ada yang berpikir analitis (Langkah demi Langkah) dan ada yang global (gambaran besar). Perbedaan ini memengaruhi cara mereka menyelesaikan soal matematika. Oleh karena itu, penting untuk menelusuri bagaimana imajinasi matematis siswa berfungsi dalam konteks gaya kognitif yang berbeda untuk memahami proses berpikir matematis siswa di kelas X-1 SMA Negeri 1 Kalidawir Tulungagung. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang kemampuan imajinasi matematis siswa yang memiliki igaya kognitif field independent (FI) dan kognitif field dependent (FD) dalam menyelesaikan permasalahani pada materi teorema pythagoras siswa kelas X-1 di SMA Negeri 1 Kalidawir Tulungagung. Metode Penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Instrument yang digunakan adalah tes GEFT, tes imajinasi matematis dan wawancara. Penelitian ini mengambil 4 siswa terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI) idan 2 siswa dengan gaya kognitif Field Dependent (FD). Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa (1) Siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent (FI) pada umumnya memiliki imajinasi matematis yang berbeda daripada siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD) terutama dalam menyelesaikan masalah. Siswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI) mampu memenuhi 8 indikator imajinasi matematis yaitu sensibilitas, kristalisasi, transformasi, eksplorasi, elaborasi, produktifitas, keefektifan, dan kebaruan. Sedangkan belum maksimal untuk aspek lainnya. (2) Siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependnet (FD) pada umumnya memiliki imajinasi matematis yang lebih rendah daripada siswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI). Siswa dengan gaya kognitif Field Dependnet (FD) hanya mampu memenuhi 3 indikator imajinasi matematis dalam menyelesaikan masalah yaitu sensibilitas, kristalisasi dan elaborasi. Sedangkan belum maksimal untuk aspek lainnya

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MORFOLOGI BASIDIOMYCOTA DI KAWASAN HUTAN PINUS SEMEN KEDIRI SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMAN 1 SRENGAT

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengembangan Multimedia Interaktif Morfologi Basidiomycota Di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri Sebagai Sumber Belajar Biologi Kelas X SMAN 1 Srengat” ini ditulis oleh Citra Sari Agustina, NIM. 126208213104, dengan pembimbing/promotor Muhammad Iqbal Filayani, M.Si. Kata Kunci : Hutan Pinus, Morfologi Basidiomycota, Multimedia Interaktif, Pengembangan, Sumber Belajar Biologi. Penelitian dan pengembangan multimedia interaktif morfologi Basidiomycota ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan siswa SMAN 1 Srengat terhadap spesies Basidiomycota dan morfologinya. Permasalahan ini muncul karena beberapa faktor yaitu keterbatasan media pembelajaran yang masih bersifat monoton sehingga kurang menarik minat siswa untuk belajar, penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran di kelas untuk mempelajari materi morfologi Basidiomycota belum optimal sedangkan dari segi sarana dan prasarana sudah memadai, serta adanya keterbatasan jam pelajaran biologi untuk kelas X sehingga penyampaian materi dirasa kurang optimal. Meskipun demikian, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mempelajari spesies Basidiomycota lebih lanjut dan memerlukan pengembangan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran lain yang lebih menarik dan interaktif. Materi morfologi Basidiomycota yang disusun dalam media ini didasarkan pada hasil temuan spesies di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri. Lokasi tersebut dipilih karena belum adanya data ilmiah yang mengkaji spesies Basidiomycota dan morfologinya, sekaligus dapat menjadi unsur kebaruan pada pengetahuan siswa yang lebih luas terhadap spesies Basidiomycota. Tujuan penelitian ini meliputi (1) Untuk mengetahui morfologi spesies Basidiomycota yang ditemukan di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri. (2) Untuk mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran biologi berupa multimedia interaktif berdasarkan penelitian morfologi Basidiomycota di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri sebagai sumber belajar biologi kelas X SMAN 1 Srengat. (3) Untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran multimedia interaktif berdasarkan penelitian morfologi Basidiomycota di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri sebagai sumber belajar biologi kelas X SMAN 1 Srengat. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), yang diawali dengan studi morfologi Basidiomycota di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri menggunakan metode jelajah bebas dengan teknik cruising. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh spesies Basidiomycota yang tumbuh di Kawasan Hutan Pinus. Sampel penelitian berupa spesies Basidiomycota yang ditemukan dan dikaji secara morfologinya. Tahap selanjutnya adalah pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluate). Subjek uji coba meliputi siswa kelas X SMAN 1 Srengat sebagai populasi dan siswa kelas X-6 sebagai sampel. Uji coba menggunakan one group pretest posttest design dengan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon sebagai alternatif uji non parametrik dan Uji N-Gain. Secara keseluruhan pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, soal tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh (1) Terdapat empat spesies yang ditemukan di Kawasan Hutan Pinus Semen Kediri yang dikaji secara morfologi. Spesies tersebut meliputi Panaeolus sp., Amanita sp., Ganoderma philippii, dan Geastrum sp.. Secara umum Panaeolus sp. memiliki struktur tubuh buah berupa pileus, lamella, annulus, dan stipe yang tidak dilengkapi volva. Amanita sp. memiliki struktur tubuh buah berupa pileus, lamella, dan stipe yang tidak dilengkapi annulus dan volva. Ganoderma philippii memiliki struktur tubuh buah berupa pileus, pores), dan stipe. Geastrum sp. memiliki struktur tubuh buah berupa peridium, kantong spora, dan pori-pori. (2) Multimedia interaktif yang dikembangkan mencakup materi tentang Basidiomycota yang telah disesuaikan dengan capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran siswa, serta dilengkapi dengan kajian morfologi spesies Basidiomycota yang ditemukan di Kawasan Hutan Pinus. Multimedia interaktif Basidiomycota yang disusun memiliki sembilan halaman utama yaitu halaman loading, cover, home, capaian pembelajaran (CP), panduan, materi, kuis, daftar pustaka, serta profil penyusun. Media ini dikemas dalam bentuk kode QR yang disisipkan di dalam desain poster untuk memberikan kemudahan sekaligus menumbuhkan ketertarikan pengguna untuk mengaksesnya. (3) Berdasarkan uji kevalidan ahli media dan ahli materi, multimedia interaktif mendapatkan persentase secara berturut-turut adalah 98% dan 88% yang berarti media memenuhi kriteria sangat valid. Uji kepraktisan mendapatkan persentase 97,6% yang berarti media memenuhi kriteria sangat praktis. Uji keterbacaan mendapatkan persentase rata-rata 91,2% yang berarti media termasuk kriteria sangat baik. Uji keefektifan dilihat dari kenaikan nilai pretest dan posttest dengan analisis Uji Wilcoxson yang menunjukkan sig.0,000 berarti terdapat perbedaan nilai antara pretest dan posttest serta Uji N-Gain dengan nilai sig.78.2188 yang berarti media yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif

    PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI MI AL HUDA TRENGGALEK

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Peran Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Siswa di MI Al Huda Trenggalek” ini ditulis oleh Difa’ Kinensa Aryantika, NIM. 126205212100, pembimbing H. Muh. Nurul Huda, M. A. Kata kunci: Peran Guru, Kecerdasan Spiritual. Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan fisik, mental, dan karakter anak sejak dini. Guru sebagai pilar utama tidak hanya berperan dalam memberikan pengetahuan, tetapi juga membimbing serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual. Kecerdasan spiritual sangat diperlukan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tantangan hidup dengan bijak. Madrasah Ibtidaiyah Al Huda Trenggalek merupakan madrasah yang menerapkan pendidikan kecerdasan spiritual melalui berbagai program rutin seperti pembiasaan doa, membaca Al-Qur’an, dan sholat dhuha. Namun, masih terdapat tantangan dalam implementasinya, terlihat dari perilaku siswanya. Oleh karena itu, peran guru dalam mengembangkan kecerdasan spiritual sangatlah penting agar peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keseimbangan spiritual. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Al Huda Trenggalek. Tujuan dari penulisan skipsi ini adalah (1) Untuk mengetahui peran guru sebagai inovator dalam mengembangkan kecerdsan spiritual siswa di MI Al Huda Trenggalek (2) Untuk mengetahui peran guru sebagai motivator dalam mengembangkan kecerdsan spiritual siswa di MI Al Huda Trenggalek (3) Untuk mengetahui peran guru sebagai fasilitator dalam mengembangkan kecerdsan spiritual siswa di MI Al Huda Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sebagai berikut: 1) Pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif, 2) Sumber data: data primer dan data sekunder 3) Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi, 4) Analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan pengecekan keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan dan triangulasi sumber, waktu, dan teknik untuk memastikan kredibilitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran guru sebagai inovator yaitu dengan guru menerapkan berbagai kegiatan seperti melafalkan Asmaul Husna, doa sebelum dan sesudah belajar, membaca Al-Qur’an, sholat dhuha dan dhuhur, serta dzikir bersama. Selain itu, guru menciptakan kelas kreatif dengan metode bergilir dan berbagi pengalaman untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. (2) Peran guru sebagai motivator yaitu dengan guru membangkitkan semangat siswa dengan menjelaskan manfaat kecerdasan spiritual, memberikan pujian, reward, serta nilai tambahan bagi siswa yang lancar membaca Al-Qur’an. (3) Peran guru sebagi fasilitator yaitu dengan guru menjadi teladan dalam kecerdasan spiritual dengan mengajak salat, memimpin doa, berbagi, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Selain itu, guru memberikan kartu bimbingan membaca Al-Qur’an, memfasilitasi diskusi, mendorong berpikir kritis, dan memberikan solusi berdasarkan nilai spiritual

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇