Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN REGULASI DIRI DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA MAHASISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL AKTIF DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan Judul “Hubungan Regulasi Diri dengan Fear Of Missing Out (FOMO) pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial Aktif di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Laila Rahmawati, NIM 126308213223, dengan pembimbing Abdulloh Chakim, M.Pd.
Kata kunci: Regulasi Diri, Fear Of Missing Out (FOMO), Social Media Engagement
Fenomena positif dan negative yang ada pada media sosial semakin relevan dengan situasi yang individu hadapi saat ini, salah satunya fenomena negative atas media sosial yaitu Fear of Missing Out. Fear Of Missing Out (FOMO) ialah kecemasan yang dialami individu akibat tidak mendapatkan informasi terbaru atas pengalaman menyenangkan orang lain. Maka dari itu perlu adanya kemampuan untuk menghindari dampak fenomena ini secara internal individu melalui pengaturan dalam diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi diri dengan fear of missing out pada mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional dengan subjek mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pengguna media sosial angkatan 2021 sejumlah 377 mahasiswa yang dipilih melalui teknik sampling. Penelitian Ini menggunakan alat ukur yaitu skala regulasi diri, skala fear of missing out dan skala social media engagement yang disebar melalui google formulir. Tempat penelitian ini dilaksanakan adalah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada mahasiswa angkatan 2021. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasional sederhana. Dalam menguji hipotesis penelitian, peneliti memilih 292 sampel mahasiswa yang memiliki keterlibatan dalam media sosial secara sedang dan tinggi.
Hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar - 0,652 dan nilai signifikansi yaitu 0,001 < 0,05. Dari hasil tersebut dapat diinterpretasikan bahwa regulasi diri dan fear of missing out memiliki tingkat hubungan yang kuat yaitu pada nilai -0,652 dan memiliki hubungan yang signifikan yaitu pada nilai 0,001 < 0,05. Nilai negatif menunjukkan arah hubungan antara kedua variabel adalah berlawanan arah yang dapat diartikan bahwa semakin tinggi regulasi diri maka akan semakin rendah fear of missing out pada mahasiswa, begitu pula sebaliknya
PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR WISATA RELIGI MAKAM BUNG KARNO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARTIKEL ILMIAH POPULER SISWA KELAS VIII MTS MA`ARIF NU BLITAR
Skripsi dengan judul “Penggunaan Sumber Belajar Wisata Religi Makam Bung Karno dalam Pembelajaran Menulis Teks Artikel Ilmiah Populer Siswa Kelas VIII MTs Ma'arif NU Blitar” ini ditulis oleh Kennata Ahya Maulana, NIM 126210212064, dengan pembimbing/promotor Bagus Wahyu Setyawan, M.Pd.
Kata Kunci: Sumber Belajar, Wisata Religi Makam Bung Karno, Teks Artikel Ilmiah Populer
Pemanfaatan sumber belajar kontekstual berbasis lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu potensi lokal yang dapat dimanfaatkan adalah wisata religi Makam Bung Karno di Kota Blitar yang tidak hanya memiliki nilai historis dan spiritual, tetapi juga kaya akan informasi yang dapat dikembangkan menjadi sumber belajar menulis teks artikel ilmiah populer. MTs Ma'arif NU Blitar adalah salah satu madrasah yang memanfaatkan wisata religi Makam Bung Karno sebagai sumber belajar untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks artikel ilmiah populer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam penggunaan wisata religi Makam Bung Karno sebagai sumber belajar menulis teks artikel ilmiah populer siswa kelas VIII MTs Ma'arif NU Blitar, sehingga pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menyenangkan dan berjalan dengan baik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait pembelajaran menulis teks artikel ilmiah populer. Sumber data pada penelitian ini adalah informan, proses pembelajaran, dan dokumen pendidik. Data pada penelitian ini adalah aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, catatan lapangan, dan transkrip hasil wawancara. Pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian ini yaitu dalam perencanaan pembelajarannya, pendidik menyusun modul ajar dan menyiapkan sumber belajar berupa sebuah teks artikel buatan pendidik dan sebuah video profil Makam Bung Karno. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran telah sesuai dengan RPP pendidik. Dalam menggunakan sumber belajar, pendidik menayangkan video profil wisata religi Makam Bung Karno dan mengulas teks artikel ilmiah populer bertema Makam Bung Karno secara bersama-sama. Interaksi peserta didik selama pembelajaran sudah baik, meskipun masih terdapat peserta didik yang pasif. Dalam evaluasinya, pendidik menggunakan teknik evaluasi berupa penugasan menulis teks artikel ilmiah populer secara berkelompok. Sedangkan instrumen evaluasinya berupa rubrik penilaian keterampilan berdasarkan aspek judul, kelengkapan, dan penggunaan bahasa, serta penilaian sikap dengan rentang nilai 60-90
CMTV PENYEDIA JASA LIVE STREAMING SEBAGAI BENTUK KONSTRUKSI SOSIAL TEKNOLOGI YANG BERAWAL DARI KEBUTUHAN KELOMPOK DI TULUNGAGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana
CMTV sebagai penyedia jasa live streaming di Tulungagung terbentuk sebagai
suatu konstruksi sosial teknologi yang berawal dari kebutuhan kelompok
masyarakat setempat. Live streaming sebagai teknologi komunikasi berkembang
tidak hanya sebagai alat penyampaian informasi, tetapi juga sebagai media interaksi
sosial yang mengalami proses konstruksi sosial, yaitu pembentukan makna dan
fungsi teknologi melalui interaksi sosial kelompok pengguna. Dengan
menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana kebutuhan
kelompok di Tulungagung memicu munculnya dan berkembangnya CMTV sebagai
penyedia jasa live streaming, serta bagaimana interaksi sosial tersebut membentuk
pemaknaan dan penggunaan teknologi live streaming dalam konteks lokal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa CMTV bukan sekadar penyedia layanan teknologi,
melainkan juga merupakan hasil konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh kebutuhan
komunikasi, hiburan, dan promosi kelompok masyarakat Tulungagung. Konstruksi
sosial teknologi ini memperlihatkan dinamika penerimaan, adaptasi, dan
pengembangan teknologi live streaming yang selaras dengan karakteristik sosial
budaya lokal. Penelitian ini memberikan pemahaman bahwa teknologi tidak berdiri
sendiri, melainkan terbentuk dan berkembang melalui interaksi sosial yang
kontekstual di masyarakat.
Kata kunci: CMTV, Live streaming, Konstruksi Sosial Teknologi, Kebutuhan
Kelompok, Tulungagun
ANALISIS LEGAL REASONING HAKIM DALAM MENETAPKAN DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Andris Rachmad Tullah, 126102201082, Analisis Legal Reasoning Hakim dalam Menetapkan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Tulungagung, Program Studi Hukum Keluarga Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024, Pembimbing: Arifah Millati Agustina, M.H.I.
Kata Kunci: Legal Reasoning, Dispensasi Nikah, Hakim, Pengadilan Agama, Tulungagung.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jumlah permohonan dispensasi nikah yang tergolong tinggi di Pengadilan Agama Tulungagung dengan mayoritas permohonan dikabulkan. Meskipun pemerintah telah menaikkan batas usia minimal pernikahan menjadi 19 tahun melalui Undang-Undang No. 16 Tahun 2019, masih terdapat celah hukum yang memungkinkan dilakukan pernikahan di bawah umur dengan memanfaatkan dispensasi nikah yang diberikan oleh pengadilan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai pertimbangan hukum yang digunakan hakim dalam menetapkan dispensasi nikah. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis pertimbangan hukum dan legal reasoning yang digunakan oleh hakim dalam menetapkan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Tulungagung
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Pertimbangan Hakim Dalam Menetapkan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Tulungagung?, 2) Bagaimana legal reasoning hakim dalam menetapkan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui Pertimbangan Hakim Dalam Menetapkan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Tulungagung, 2) Menganalisis bagaimana hakim menggunakan legal reasoning dalam menetapkan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Tulungagung
Metode peneltian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis peneltian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi, wawancara dengan hakim yang menangani kasus dispensasi nikah, wawancara dengan salah satu pemohon dispensasi nikah, serta analisis terhadap putusan pengadilan. Sedangkan teknik analisa data menggunakan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Hakim mempertimbangkan dispensasi nikah berdasarkan aspek yuridis serta fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. Beberapa faktor utama yang menjadi dasar keputusan mencakup kesiapan mental dan fisik anak, kondisi ekonomi, pendidikan, serta alasan mendesak seperti kehamilan di luar nikah. 2) Hakim menerapkan legal reasoning melalui pendekatan sosiologis dan yuridis, serta menerapkan kaidah ushul fiqih, dar’ul mafāsid muqaddamun ‘ala jalbil maṣāliḥ (menolak kerusakan lebih didahulukan daripada kemaslahatan). Selain itu, hakim melakukan penafsiran terhadap konsep "alasan mendesak". Penafsiran ini sering kali beragam, bergantung pada kondisi spesifik setiap kasus, dengan mempertimbangkan kemaslahatan anak dan keseimbangan antara kepastian hukum serta perlindungan hak-hak mereka
IMPLEMENTASI MODEL PjBL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOLABORASI DAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS DI MI PLUS AL ISTIGHOTSAH PANGGUNGREJO TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Model PjBL dalam Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung” ini ditulis oleh Sintia Dwi Nopitasari, NIM. 126205212126, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Dr. Hj. Indah Komsiyah, S.Ag., M.Pd. NIP. 197605182007012021
Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, IPAS, Kemampuan Kolaborasi dan Berpikir Kritis
Konteks penelitian ini terjadi adanya pembaruan kurikulum dan inovasi pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dengan menggeser fokus pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada peserta didik. Bentuk dari implementasi Kurikulum Merdeka, guru MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo pada pelajaran IPAS menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Model ini mendorong peserta didik untuk berkolaborasi serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis secara mendalam.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan model PjBL dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung? (2) Bagaimana perancangan model PjBL dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung? (3) Bagaimana pelaksanaan model PjBL dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung? (4) Bagaimana pelaporan model PjBL dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung?.
Penelitian dilakukan di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Perencanaan dilakukan dengan menentukan topik/tema proyek, mendesain perencanaan proyek, dan menyusun jadwal. (2) Perancangan dilakukan dengan pengembangan langkah-langkah dari rencana yang telah ditentukan, melakukan pembagian kelompok diskusi, dan pemberian sketsa proyek agar peserta didik memahami proses yang akan dijalani dalam proyek. (3) Pelaksanaan model PjBL di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo Tulungagung meliputi pemberian pertanyaan pemantik pada kegiatan pendahuluan. Pada kegiatan inti yaitu pelaksanaan proyek, monitoring perkembangan tugas proyek, penyusunan laporan, serta penarikan kesimpulan. (4) Tahap pelaporan terdiri dari dua kegiatan utama, yaitu penilaian hasil proyek dan laporan serta evaluasi hasil proyek dan pembelajaran melalui refleksi, diskusi, pengamatan guru, dan evaluasi formatif serta sumatif
PENGARUH PENGGUNAAN PROYEK DIORAMA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPAS
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses kegiatan belajar karena pembelajaran yang monoton, oleh karena itu kemampuan berpikir kreatif peserta didik kurang terasah. Peningkatan berpikir kreatif sangat dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dalam hal ini, berpikir kreatif dapat di tingkatkan dengan proyek diorama.
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan proyek diorama terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas V pada pembelajaran IPAS. 2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan proyek diorama terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas V pada pembelajaran IPAS.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di MIN 14 Blitar dengan sampel kelas B sebagai kelompok eksperimen menggunakan proyek diorama dan kelas C sebagai kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test berpikir kreatif dengan uji independent sample t-test dan angket setelah melaksanakan proyek diorama dengan analisis deskriptif.
Hasil dari penelitian ini, 1) Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan proyek diorama terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas V pada pembelajaran IPAS dengan nilai sig. 0,002 karena terdapat hubungan yang kuat antara variabel independen dan variabel dependen. 2) besaran pengaruhnya diperoleh sebesar 0,989 karena proyek diorama mampu melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran, mengembangkan imajinasi, dan memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna
EDUKASI PERNIKAHAN MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Pada Akun Instagram @fiqihpernikahan)
Latifatul Muna, NIM. 126102212156, Edukasi Pernikahan Melalui Media Sosial
Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Pada Akun Instagram
@fiqihpernikahan), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan
Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung,
2025, Pembimbing : Prof. Dr. H. Asrop Syafi’i, M. Ag
Kata Kunci : Media Sosial, Edukasi Pernikahan, Hukum Islam
Di era digital, media sosial menjadi sarana edukasi yang efektif, termasuk
dalam hal pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat media
sosial, khususnya akun Instagram @fiqihpernikahan, dalam memberikan edukasi
pernikahan dari perspektif hukum Islam. Penelitian menggunakan metode
netnografi yang mana data diambil dari internet. Sumber data meliputi akun
Instagram @fiqihpernikahan, Al-Qur’an, buku-buku seperti majalah ilmiah, kisah
Sejarah, dokumen-dokumen dan materi kepustakaan. Teknik pengumpulan data
yang digunakan dalam menjawab problematika adalah menelaah dan mengkaji dan
klarifikasi terhadap data. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis inti (content analysis).
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana karakter
media sosial dalam mengedukasi pernikahan pada account Instagram
@fiqihpernikahan? 2) Bagaimana proses edukasi yang diberikan account
Instagram @fiqihpernikahan? 3) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap
penggunaan media sosial dalam mengedukasi pernikahan?
Hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1). Karakter media sosial dalam
mengedukasi pernikahan yaitu: Partisipasi, Keterbukaan, Percakapan, Komunitas,
Konektivitas. 2). Proses edukasi oleh akun Instagram @fiqihpernikahan dimulai
dari pendaftaran lewat WhatsApp, dilanjutkan dengan akses ke grup kelas melalui
WhatsApp atau Zoom, serta materi di YouTube. Pembelajaran berlangsung
terstruktur, interaktif, dan mudah diakses, menciptakan komunitas yang saling
mendukung. Melalui survei, @fiqihpernikahan terus menyesuaikan topik agar
relevan, sehingga menjadi sumber edukasi pernikahan Islami yang terpercaya. 3).
Penggunaan media sosial untuk edukasi pernikahan dalam Islam diperbolehkan jika
disertai niat baik, ilmu yang benar, dan etika syariat, namun tetap harus diawasi
agar tidak menimbulkan mudarat seperti informasi salah atau pelanggaran privasi
HUBUNGAN PEMBIASAAN KEGIATAN KEAGAMAAN DENGAN KECERDASAN EKSISTENSIAL SISWA DI MI ROUDLOTUL ULUM JABALSARI SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Hubungan Pembiasaan Kegiatan Keagamaan dengan Kecerdasan Eksistensial Siswa di MI Roudlotul Ulum Jabalsari Tulungagung” ini ditulis oleh Dewi Latiful Husna, NIM 126205211021, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing H. Muh. Nurul Huda, M.A.
Kata Kunci : Pembiasaan Salat Dhuha, Pembiasaan Tahfiz Qur’an, Pembiasaan Tahlil, Kecerdasan Eksistensial.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh era digitalisasi dan globalisasi yang berlangsung dengan cepat membuat berbagai macam perubahan sosial. Banyak sekali pergeseran nilai-nilai religius, dan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Dalam konteks agama misalnya manusia cenderung melaksanakan kewajiban dalam agama tetapi tidak memahami hakikat dan tujuan kewajiban tersebut sehingga proses beragama seseorang menjadi kurang bermakna. Ditambah dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia meningkat 1,4% dari tahun 2023 menjadi 79,5% sehingga aktifitas masyarakat Indonesia dalam berinteraksi di dunia maya terbilang cukup tinggi, akibatnya manusia cenderung menyendiri dan mengurangi diri untuk berinteraksi secara langsung dengan sesama manusia. Efek negatifnya dapat mengurangi tingkat kepekaan sosial yang ada dalam diri manusia dan berujung mereka kurang peka terhadap tujuan hidup mereka bagi lingkungan sekitar mereka.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui hubungan pembiasaan salat dhuha dengan kecerdasan eksistensial siswa. (2) Untuk mengetahui hubungan pembiasaan tahfiz quran dengan kecerdasan eksistensial siswa. (3) Untuk mengetahui hubungan pembiasaan tahlil dengan kecerdasan eksistensial siswa. (4) Untuk mengetahui hubungan pembiasaan religius (salat dhuha, tahfiz quran, dan tahlil) dengan kecerdasan eksistensial siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik MI Roudlotul Ulum Jabalsari sebanyak 218 siswa. Kemudian dilakukan teknik sampling purposive sampling untuk mendapatkan sampel penelitian sejumlah 141 siswa. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji korelasi Spearman Rank dengan menggunakan IBM SPSS 25.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif signifikan pembiasaan kegiatan keagamaan solat dhuha dengan kecerdasan eksistensial siswa (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,437 dan termasuk pada kriteria korelasi sedang). (2) Terdapat hubungan positif signifikan pembiasaan kegiatan keagamaan tahfiz quran dengan kecerdasan eksistensial siswa (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,237 dan termasuk pada kriteria korelasi rendah). (3) Terdapat hubungan positif signifikan pembiasaan kegiatan keagamaan tahlil dengan kecerdasan eksistensial siswa (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,464 dan termasuk pada kriteria korelasi sedang). (4) Terdapat hubungan positif signifikan pembiasaan kegiatan keagamaan solat dhuha, tahfiz quran dan tahlil secara bersama-sama dengan kecerdasan eksistensial siswa (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,650 dan termasuk pada kriteria korelasi tinggi)
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) KELAS IV MI AL-HIDAYAH 01 BETAK KALIDAWIR TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kelas IV MI Al-Hidayah 01 Betak Kalidawir Tulungagung” ditulis oleh Aldelia Yunisa Putri dengan NIM 126205212091. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Hafidz Rosyidiana, M.Pd.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Kemampuan Berpikir Kreatif
Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran di dalam kelas cenderung diarahkan untuk menghafal dan kemampuan berpikir kreatif siswa masih dianggap rendah karena kurangnya inovasi dan kreativitas dari para guru dalam proses pembelajaran di kelas. Maka dari itu peneliti memilih model pembelajaran berbasis proyek untuk kemampuan berpikir kreatif siswa karena siswa tidak hanya terlibat aktif dalam proses pembelajaran tetapi juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mereka.
Tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah: (1) untuk mengetahui implementasi model pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV untuk meningakatkan kemampuan berpikir kreatif. (2) untuk mengetahui hambatan dan solusi model pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV MI Al-Hidayah 01 Betak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian di laksanakan di MI Al-Hidayah 01 Betak Kalidawir. Teknik pengumpulan data menggunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah (1) Implementasi model pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan (implementasi), evaluasi. Perencanaan meliputi pemilihan materi yang akan diterapkan, penyusunan modul ajar. Implementasi meliputi kegiatan pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada implementasi model berbasis proyek ini menerapkan sintaks model pembelajaran berbasis proyek seperti pertanyaan atau masalah utama, menyusun perencanaan proyek, menyusun jadwal, memantau siswa dan kemajuan proyek, penilaian hasil dan evaluasi pengalaman. (2) Hambatan dan solusi model pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV yaitu adanya perbedaan kemampuan antara peserta didik sehingga mengalami kesulitan memahami materi, siswa tidak langsung mengerti, dan waktu yang terbatas untuk menyelesaiakn proyek. Solusi untuk masalah tersebut guru memberikan proyek yang berkaitan dengan masalah nyata membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar, membantu siswa dalam pembagian oeran dalam kelompok, pendampingan guru secara terus-menerus
PENGARUH IKLAN, BRAND IMAGE, LABELISASI HALAL, DAN HALAL AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI SHOPEE (Studi Pada Konsumen Shopee di Kabupaten Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Iklan, Brand Image, Labelisasi Halal, dan Halal Awareness, Terhadap Keputusan Pembelian di shopee (Studi Kasus Pada Konsumen Shopee di Kabupaten Tulungagung)” yang ditulis oleh Umi Wahyu Pratama Susilo, 126402212174, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Nadia Rosmalita Sari, S.Pd., M.Kom.
Kata Kunci: Iklan, Brand Image, Labelisasi Halal, dan Halal Awareness Keputusan Pembelian.
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. Hal ini menghasilkan suatu persaingan di dunia bisnis salah satunya pada perkembangan e-commerce, shopee merupakan e-commerce yang paling populer dan diminati di dunia marketplace saat ini. Sebagai konsumen shopee di Tulungagung banyak hal yang harus diperhatikan dalam membeli suatu barang yang sesuai dengan keinginan konsumen di marketplace shopee. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh Iklan, Brand Image, Labelisasi Halal, dan Halal Awareness terhadap Keputusan Pembelian di Shopee (Studi kasus pada konsumen shopee di Tulungagung.
Tujuan penelitian ini (1) menguji pengaruh Iklan, Brand Image, Labelisasi Halal, dan Halal Awareness secara simultan terhadap keputusan pembelian di Shopee. (2) menguji pengaruh Iklan terhadap keputusan pembelian di Shopee. (3) menguji pengaruh Brand Image terhadap keputusan pembelian di Shopee. (4)menguji pengaruh Labelisasi Halal terhadap keputusan pembelian di Shopee. (5) menguji pengaruh Halal Awareness terhadap keputusan pembelian di Shopee.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer. Pengumpulan data menggunakan kuisioner secara langsung. Pengambilan sampel menggunakan Teknik Accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk membuktikan hipotesis penelitian
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Variabel Iklan, Brand Image, Labelisasi Halal, dan Halal Awareness berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian di Shopee pada konsumen Shopee Kab Tulungagung. (2) Variabel iklan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian di shopee pada konsumen shopee kab Tulungagung, (3) Variabel Brand image terdapat pengaruh terhadap keputusan pembelian di shopee pada konsumen shopee kab Tulungagung, (4) Variabel labelisasi halal terdapat pengaruh terhadap keputusan pembelian di shopee pada konsumen shopee kab Tulungagung, (5) Variabel Halal awareness tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian di shopee pada konsumen shopee kab Tulungagung