Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
STRATEGI COPING DALAM MENGHADAPI STRES KERJA PADA KARYAWAN YANG BEKERJA DI PT PERTAMINA RETAIL SPBU SAMBONG BLITAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena di dunia kerja yang semakin modern dan menuntut karyawan untuk bekerja secara produktif dalam berbagai kondisi, termasuk tekanan dari pekerjaan, lingkungan kerja yang tidak
selalu mendukung, serta ekspektasi pelanggan yang tinggi. Dalam konteks ini, stres kerja menjadi salah satu isu penting yang memepengaruhi kesejahteraan karyawan dan produktivitas organisasi. Melihat pentingnya kemampuan coping dalam menghadapi stres kerja, maka penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi coping stres yang digunakan oleh karyawan di PT Pertamina Retail SPBU Sambong Blitar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk strategi coping stres yang dilakukan karyawan yang bekerja di PT Pertamina Retail SPBU Sambong Blitar. Metode penelitian ini dengan menggunakan pendekatan studi kasus
untuk menghasilkan data deskriptif yang diperoleh melalui hasil wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT Pertamina Retail SPBU Sambong Blitar.
Hasil penelitian ini menunjukkah bahwa penggunaan strategi coping dalam menghadapi stress kerja yang dilakukan oleh karyawan yang bekerja di PT Pertamina Retail SPBU Sambong Blitar tidak hanya satu macam strategi coping saja melainkan
kedua strategi coping juga digunakan. Namun, kedua subjek memiliki cara yang berbeda dalam menggunakannya.
Strategi coping yang digunakan yakni problem focused coping (penanganan yang berfokus pada masalah), dimana kedua subjek sama-sama akan menyikapi permasalahan dengan tenang dan berfikiran yang positif dan memilih berdiskusi jika
menghadapi permasalahan fokus untuk mencari solusi terbaik dari suatu permasalahan. Bertanggung jawab dengan setiap kesalahan yang karyawan lakukan.
Kedua subjek juga menceritakan masalah ke orang terdekatnya seperti keluarga atau pasangan; dan menggunakan strategi coping emotional focused coping (penanganan yang berfokus pada emosi), dimana kedua subjek memiliki cara yang berbeda. Jika subjek LT lebih memilih untuk menenangkan diri dengan mengambil air wudhu kemudian melaksanakan sholat dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Berbeda dengan subjek AD, dimana subjek AD memilih untuk menenangkan diri dengan bermain game online, berselancar di social media serta berkomunikasi secara daring dengan komunitas je-jepangan yang diikutinya
PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN GLOBALISASI BUDAYA TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN GENERASI Z DI KELURAHAN TOGOGAN KABUPATEN BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Perkembangan Teknologi dan Globalisasi Budaya Terhadap Kemampuan Literasi Budaya dan Kewargaan Generasi Z Di Kelurahan Togogan Kabupaten Blitar” ini ditulis oleh Reni Wahyu Nur Fadillah, NIM 126310212051, Jurusan Adab, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Nadia Rosmalita Sari, S.Pd., M.Kom.
Kata kunci: Teknologi, Globalisasi Budaya, Literasi Budaya dan Kewargaan, Generasi Z
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi budaya yang semakin kuat. Generasi Z yang tumbuh di era digital memungkinkan lebih banyak terpapar budaya asing melalui internet dan media sosial yang dapat memperluas informasi budaya dan berpotensi menggeser budaya lokal. Globalisasi budaya dapat mneyebabkan terjadinya homogenisasi dan akulturasi budaya, sehingga dapat mengurangi minat Generasi Z terhadap budaya sendiri. Oleh karena itu, kemampuan literasi budaya dan kewargaan menjadi penting untuk menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan teknologi dan globalisasi budaya terhadap literasi budaya dan kewargaan Generasi Z di Kelurahan Togogan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal, menggunakan teknik accidental sampling dengan 91 responden dari 1002 populasi generasi Z di Kelurahan Togogan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS 21 dengan uji instrument, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 27,3% perkembangan teknologi dan globalisasi budaya secara simultan berpengaruh terhadap literasi budaya dan kewargaan Generasi Z. Perkembangan teknologi memiliki pengaruh positif dan signifikan, pengaruh ini terjadi karena teknologi dimanfaatkan untuk mengakses dan memperkaya informasi budaya. Sedangkan globalisasi budaya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan literasi budaya dan kewargaan akibat selektifitas generasi Z di Kelurahan Togogan dalam menerima budaya global serta tetap mempertahankan budaya lokal
PEMANFAATAN KONTEN TIKTOK @wifau DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI SKRIPSI PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Skripsi dengan judul “Pemanfaatan Konten Tiktok @wifau Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir” ini ditulis oleh Naili Syafik Assabil, NIM. 126304213221, dengan pembimbing Tri Latifatul Sakdiyah M.I.Kom
Kata Kunci: Kebutuhan Informasi, Media Sosial Tiktok, Skripsi, Mahasiswa tingkat akhir.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial oleh mahasiswa tingkat akhir sebagai sumber informasi akademik. Salah satu akun Tiktok yang dikenal konsisten menyajikan konten edukatif adalah Wiwi Fauziah. Akun ini secara aktif memberikan panduan seputar penyusunan skripsi seperti pembuatan judul, rumusan masalah, hingga strategi menghadapi sidang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman peran konten Tiktok @wifau pada mahasiswa tingkat akhir UIN Tulungagung dalam memenuhi kebutuhan informasi skripsi. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah observasi konten, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pemanfaatan konten Tiktok @wifau yang dilakukan secara optimal dapat berfungsi sebagai sumber pembelajaran dan informasi bagi mahasiswa tingkat akhir. Dengan akses yang mudah serta beragam informasi yang tersedia, mahasiswa dapat mengetahui peran konten tersebut untuk mendukung kebutuhan akademik mereka. Peran yang didapat oleh mahasiswa yaitu pertama, memudahkan dalam pencarian seputar skripsi sehingga membantu proses penyelesaian skripsi. kedua, banyaknya informasi yang tersedia mampu menambah wawasan dan pengetahuan bagi mahasiswa. Ketiga, banyaknya informasi yang dimiliki menghasilkan semangat dan motivasi dalam menyelesaikan skripsi, keempat, meminimalisir rasa ketakutan dan kecemasan terhadap skripsi
REALISASI ANGGARAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) SANITASI DALAM PEMBANGUNAN TANGKI SEPTIK SKALA INDIVIDUAL GUNA PENYELARASAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA DI DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Realisasi anggaran dana alokasi khusus (DAK) Sanitasi Dalam Pembangunan Tangki Septik Skala Individual Guna Penyelarasan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tulungagung” ini ditulis oleh Afidatuz Zahro’ , NIM. 126403213131, dosen pembimbing Dr. Rois Abin, M.Pd.I .
Kata Kunci : Realisasi Anggaran, Sanitasi, APBN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana mengimpletasikan proses realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi dalam pembangunan tangki septik skala individual di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tulungagung. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan anggaran DAK Sanitasi dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan lingkungan di wilayah Tulungagung.
Adapun Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah (1)mendeskripsikan proses realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tulungagung, (2) mendeskripsikan strategi dalam realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi guna penyelarasan dengan APBN, (3)mendeskripsikan kendala-kendala dan solusi dalam Realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi untuk mencapai penyelarasan dengan APBN.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data berupa wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan diolah secara sistematis sehingga dapat diperoleh sebuah kesimpulan.
Hasil penelitian Menyimpulkan bahwa (1)Proses Realisasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tulungagung di lakukan dengan beberapa tahapan, termasuk persetujuan anggaran oleh Kementrian PUPR dan Bappenas, penyusunan RKM dan perencanaan teknis bersama fasilitator dengan melibatkan masyarakat untuk memastikan kegiatan sesuai kebutuhan lingkungan, pengalokasian Anggaran, serta pencairan dan realisasi dana sesuai kebutuhan. (2)Strategi yang telah diterapkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tulungagung guna penyelarasan dengan APBN yaitu membuat jadwal pertemuan untuk berbagi permasalahan yang akan menemukan titik temu. Kemudian senantiasa dilakukan pengawasan atau monitoring agar semua tetap berjalan sesuai rencana awal. (3)kendala dan solusi dalam realisasi anggaran dana alokasi khusus (DAK) untuk mencapai penyelarasan dengan APBN berasal dari faktor internal dan eksternal
PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI KEUANGAN MAHASISWA UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BARANG DI E-COMMERCE SHOPEE
Skripsi dengan judul ” Pengaruh Kemampuan Literasi Keuangan Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Barang di E-Commerce Shopee” ini ditulis oleh Nahdiyatur Rosidah, NIM 126310212059, jurusan Adab, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dan dibimbing oleh Galuh Indah Zatadini, M.Eng.
Kata Kunci: Literasi Keuangan, Keputusan Pembelian, Shopee
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan pembelian barang di e-commerce Shopee pada mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, khususnya pada mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya penggunaan e-commerce di kalangan mahasiswa, yang tidak diimbangi dengan pemahaman literasi keuangan yang memadai sehingga memunculkan perilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 338 mahasiswa, dan sampel yang digunakan sebanyak 77 responden yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan Software SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier sederhana, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan pembelian barang di e-commerce Shopee, yang berarti hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,301 yang berarti 30,1% keputusan pembelian dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi kemampuan literasi keuangan mahasiswa, maka semakin baik pula keputusan pembelian yang mereka ambil
IMPLEMENTASI UU NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi Kasus di Kabupaten Kediri)
ABSTRAK
Fariz Muzakki, 126103212135, Implementasi UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas Perspektif Fiqih Siyasah (Studi Kasus di Kabupaten Kediri), Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatulah Tulunagagung, 2025, Pembimbing : Dr. Ahmadi Abdul Shomad Faiz Nahdiyanto, M. H
Kata Kunci :Implementasi, UU Nomor 8 Tahun 2016, Penyandang Disabilitas, Fiqih Siyasah.
Penelitian ini membahas tentang implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dalam perspektif Fiqih Siyasah (Studi Kasus di Kabupaten Kediri). Undang-undang ini hadir sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin perlindungan, pemberdayaan, dan pemenuhan hak-hak dasar penyandang disabilitas. Karena Penyandang disabilitas itu memiliki hak yang lebih Istimewa karena selama hidupnya itu pasti membutuhkan bantuan dari manusia lainya. Namun, implementasinya di Kabupaten Kediri masih rendah, ini dibuktikan mulai dari keterbatasan infrastruktur, belum meratanya akses layanan publik, rendahnya kesadaran masyarakat, bantuan pemerintah dari Pendidikan, ekonomi, Kesehatan, dll masih belum merata di Kabupaten Kediri. Dari sumber data dari dinas sosial di Kediri penyandang disabilitas sebanyak 7289 jiwa di tahun 2024 dan di tahun 2023 menurut data Badan Statistika Kabupaten Kediri ada 3837 jiwa penyandang disabilitas yang tidak sejahtera hidupnya.
Fokus Peneletian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Implementasi UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas di Kabupaten Kediri, selain itu untuk mengetahui apa saja hambatan pada Implementasi UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas di Kabupaten Kediri, dan juga untuk mengetahui bagaimana pandangan fiqih siyasah terhadap Implementasi UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas di Kabupaten Kediri.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Sosial, DPRD, penyandang disabilitas, serta studi dokumen kebijakan dan regulasi. Analisis data dilakukan untuk mengungkap sejauh mana implementasi undang-undang ini telah berjalan di Kabupaten Kediri dan bagaimana tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen dengan disahkannya Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 3 Tahun 2024, namun implementasi di lapangan masih belum optimal. Hambatan yang menjadi utama yaitu rendahnya rasa peduli pemerintah dan masyarakat terhadap penyadang disabilitas karena itu pula sampai sekarang masih ada stigma yang negatif kepada penyandang disabilitas, keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk bantuan penyandang disabilitsas dengan jumlah 3837 jiwa penyandang disabilitas di tahun 2023 masih kurang Sejahtera hidupnya, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta kurangnya infrastruktur yang ramah disabilitas contoh sederhananya Toilet ramah Disabilitas dan tempat ibadah di Kediri masih sangat minim. Dalam perspektif Fiqih Siyasah Mazhab Maliki, negara (waliyul amri) memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan kemaslahatan umum, memberikan perlindungan terhadap kelompok rentan, dan menjamin keadilan sosial. Oleh karena itu, pelaksanaan UU ini harus mencerminkan prinsip-prinsip tersebut, sehingga penyandang disabilitas dapat hidup secara bermartabat dan setara
KONSEP KEBEBASAN BERAGAMA DALAM AL-QUR’AN ( Studi Komparatif Tafsir al-Misbah dan Kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah )
ABSTRAK
Tesis dengan judul “ KONSEP KEBEBASAN BERAGAMA DALAM AL-QUR’AN ( Studi Komparatif Tafsir al-Misbah dan Kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah ) “ ini ditulis oleh Anas Anwar NIM 1880503220009, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Dr. Hj. Salamah Noorhidayati, M.Ag dan Prof. Dr. Abad Badruzaman, Lc, M.Ag
Kata Kunci: Kebebasan Beragama, Al-Qur’an, Tafsir Al-Misbah, Kitab Al-Musa>wah Al-Insa>niyyah.
Penelitian dalam Tesis ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya tindak pelanggaran hak kebebasan beragama khususnya di Indonesia. Kebebasan beragama merupakan salah satu prinsip yang disuarakan oleh Al-Qur’an, dimana tidak ada paksaan dalam beragama. Namun, para ulama dalam hal ini masih berbeda pandangan mengenai batasan-batasan kebebasan beragama. Salah satu ulama yang turut memperbincangkan isu kebebasan beragama ialah M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah dan Ali Jum’ah dalam al-Musa>wah al-Insa>niyyah.
Penelitian ini berusaha menggali konsep kebebasan beragama dalam al-Qur’an menurut Tafsir al-Misbah dan al-Musa>wah al-Insa>niyyah. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini, terdapat tiga bagian: 1. Bagaimana persamaan dan perbedaan penafsiran ayat-ayat kebebasan beragama menurut Tafsir al-Misbah dan kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah ?, 2. Bagaimana konteks penafsiran ayat-ayat kebebasan beragama menurut Tafsir al-Misbah dan kitab al-Musawah al-Insaniyyah ?, 3. Bagaimana relevansi penafsiran kebebasan beragama menurut Tafsir al-Misbah dan kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah dalam konteks zaman sekarang ?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan mengetahui konsep kebebasan beragama dalam al-Qur’an menurut Tafsir al-Misbah dan kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah. Jenis penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan ( library research ). Tektik pengumpulan data yaitu dokumentasi dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber rujukan, baik primer maupun skunder. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah komparatif dengan menggunakan teori hermeneutika Abdullah Saeed sebagai pisau analisis.
Proses penelitian yang dilakukan menghasilkan beberapa kesimpulan yang sesuai rumusan masalah, yaitu: 1. Al-Qur’an dalam banyak ayat menyerukan prinsip kebebasan beragama. Artinya, tidak boleh ada paksaan dalam beragama. Mengenai maksud kebebasan beragama dalam al-Qur’an, Tafsir al-Misbah karya karya M. Quraish Shihab berbeda dengan kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah karya Ali Jum’ah. Al-Misbah menetapkan kebebasan beragama hanaya dalam satu hal, yakni kebebasan dalam memeluk agama, sedangkan al-Musa>wah al-Insa>niyyah merumuskan empat bentuk kebabasan beragama, yaitu: 1) Kebebasan dalam menganut/memeluk agama; 2) kebebasan untuk keluar dari agama; 3) Kebebasan dalam menjalankan ritual keagamaan; 4 ) Kewajiban menolak pelanggran kebabasan beragama. 2. Quraish Shihab menafsirkan ayat-ayat kebebasan beragama pada masa reformasi ketika Quraish Shihab menjabat sebagai Duta Besar, Mesir pada tahun 1999 dalam konteks (dunia penafsir) iklim social-politik yang relatif stabil. Adapun Ali Jum’ah menuliskan al-Musa>wah al-Insa>niyyah dalam situasi sosial-poitik masyarakat Mesir yang sering kali terjadi konflik. 3. Konsep kebebasan beragama dalam tafsir al-misbah sejalan dengan sila pertama pancasila yang menjamin kebebasan tiap-tiap penduduk memeluk agama masing-masing dan menjalankan ritual keagamaan. Adapun konsep kebebasan beragama dalam kitab al-Musa>wah al-Insa>niyyah menguatkan terhadap Pasal 18 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia ( DUHAM ) PBB, Pasal 29 ayat 2 UUD 1945, Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan, Pasal 14 Peraturan Menteri Agama Nomor 9 tahun 2006 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 dan pasal-pasal lain yang mengatur kebebasan beragama. Secara umum penafsiran keduanya relevan dan selaras dengan nilai-nilai Pancasila yang pertama “ Ketuhanan Yang Maha Esa “
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPS DALAM MEMBENTUK SIKAP SOSIAL SISWA DI SMP NEGERI 1 NGANTRU TULUNGAGUNG
Skripsi “Strategi Pembelajran Guru IPS Dalam Membentuk Sikap Sosial Siswa di SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung” ini ditulis oleh Adinia Aniskurli, NIM. 126209211001, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang di bimbing oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Guru IPS, Sikap Sosial
Penelitian ini didasari atas keprihatinan terhadap kondisi sikap sosial siswa di SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung, yang ditandai dengan munculnya permasalahan seperti kurangnya disiplin diri, toleransi, tolong-menolong, sopan santun, dan kejujuran. Fenomena ini mengindikasikan adanya tantangan dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah. Mengingat pentingnya sikap sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan peran strategis mata pelajaran IPS dalam menanamkan nilai-nilai sosial, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi yang diterapkan oleh guru IPS di SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung dalam membentuk sikap sosial siswa.
Untuk mendalami hal tersebut, peneliti merumuskan fokus penelitian sebagai berikut: 1.) Bagaimana kondisi sikap sosial siswa di SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung? 2.) Bagaimana konsep strategi pembelajaran guru IPS dalam membentuk sikap sosial siswa di SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung? 3.) Bagaimana jenis-jenis strategi pembelajaran yang digunakan guru IPS dalam membentuk sikap sosial siswa di SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung?.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, menggunakan pendekatan studi kasus. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengikuti prosedur yang sistematis, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui: 1.) Kondisi sikap sosial siswa yaitu menunjukkan kurangnya etika bersosial, terutama sopan santun dan rasa hormat antar siswa maupun terhadap guru, sehingga perlu penguatan nilai-nilai sikap sosial melalui strategi guru IPS. 2.) Konsep strategi pembelajaran guru IPS dalam membentuk sikap sosial siswa didasarkan pada pemahaman akan pentingnya pembentukan sikap sosial, yang kemudian diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Guru juga menekankan perlunya lingkungan kelas yang kondusif untuk interaksi sosial positif. 3.) Jenis strategi pembelajaran guru IPS menerapkan beragam strategi pembelajaran untuk membentuk sikap sosial siswa. Strategi tersebut meliputi pembelajaran kooperatif, pembelajaran kontekstual dan pembelajaran afektif. Strategi-strategi ini diwujudkan melalui kegiatan seperti diskusi kelompok, penugasan proyek, studi kasus, dan pemberian umpan balik
ANALISIS PERLINDUNGAN HAK BURUH PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEGUGURAN DALAM PERSPEKTIF UU NO. 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Studi Kasus di UD Logam Jaya Jombang)
Aidah Rizqi Izdihar, 126103212115, Analisis Perlindungan Hak Buruh Perempuan
yang Mengalami Keguguran Dalam Prespektif UU No. 13 Tahun 2003 Tentang
Ketenagakerjaan (Studi Kasus UD Logam Jaya Jombang), Jurusan Hukum Tata
Negara, Uin Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing Nurus
Shobahah,M.H.I
Kata Kunci : Perlindungan Hak, Pekerja Perempuan, UU No.13 Tahun 2003,
Syiasyah Syar’iyyah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu faktor penting dalam proses
pembangunan suatu negara yaitu tenaga kerja. Pembangunan yang semakin
berkembang memberikan banyak kesempatan bagi tenaga kerja perempuan untuk
bekerja salah satunya di perusahaan swasta. Sebagai pekerja, perempuan memiliki
hak-hak khusus yang harus dipenuhi serta dilindungi sebagai mana yang telah diatur
dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Namun
meskipun telah diatur dalam Undang-Undang dan peraturan perundang-undangan
lainnya, namun masih banyak perusahaan yang tidak melaksanakan apa yang ada
dalam peraturan tersebut secara maksimal. Seperti pekerja perempuan yang ada di
UD Logam Jaya Jombang dimana hasil dari pra survey terdapat beberapa hak yang
kurang dipenuhi selama bekerja di pabrik wajan logam tersebut. Salah satunya ialah
kurangnya hak cuti istirahat bagi pekerja yang mengalami keguguran. Hal ini
menarik minat penulis untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait perlindungan
hukum atas hak yang seharusnya diperoleh pekerja perempuan di UD Logam Jaya
sesuai dengan ketentuan dalam UU No 13 Tahun 2003 khususnya pada pasal 82
ayat (2).
Rumusan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana Perlindungan hukum
terhadap buruh perempuan yang mengalami keguguran menurut UU No 13 Tahun
2003 Pasal 82 ayat (2) di UD Logam Jaya, 2)Bagaimana perlindungan hukum
terhadap pekerja perempuan yang mengalami keguguran menurut kajian Syiasyah
Syar’iyyah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Menganalisis perlindungan
hukum bagi perempuan yang mengalami keguguran menurut UU No 13 Tahun
2003 pasal 82 ayat (2), 2) Menganalisis perlindungan hukum bagi perempuan yang
mengalami keguguran menurut kajian Siyasah Syar’iyyah
Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan
menggunakan pendekatan kualitatif, Serta teknik pengumpulan data yang
dilakukan adalah dengan observasi, wawancara langsung pada para pihak yang
dianggap mampu memberikan data akurat, serta dokumentasi terhadap data-data
yang berkaitan dengan Perlindungan hak buruh perempuan di UD Logam Jaya.
Hasil penelitian yang telah dilakukan terkait dengan pelaksanaan
perlindungan hak buruh perempuan dalam Undang -Undang Nomor 13 Tahun 2003
Pasal 82 ayat (2) Tentang ketenagakerjaan di UD Logam Jaya Jombang belum
terpenuhinya: 1) Perlindungan hak buruh perempuan di UD Logam Jaya tidak
sesuai undang-undang, dengan cuti 1 bulan dan pemotongan upah. 2) Perlindungan
hak buruh perempuan yang mengalami keguguran adalah tanggung jawab negara dan pengusaha, dengan regulasi yang adil dan dukungan terhadap hak-hak seperti
cuti dan perawatan kesehatan, serta mengintegrasikan prinsip keadilan sosial dan
ayat-ayat Al-Qur'an
EKSISTENSI KAIN TENUN IKAT SEBAGAI WARISAN BUDAYA LOKAL DI DESA PARENGAN MADURAN LAMONGAN, 1950-1999
Penelitian ini membahas eksistensi kain tenun ikat sebagai warisan budaya lokal di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan pada periode 1950– 1999. Kain tenun ikat tidak hanya dipandang sebagai hasil kerajinan sandang, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya, nilai sosial, dan spiritual masyarakat setempat. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini ada dua. Pertama, Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberlangsungan tradisi tenun ikat di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan? Kedua, Bagaimana bentuk eksistensi kain tenun ikat sebagai warisan budaya lokal di tengah dinamika sosial masyarakat Parengan selama periode tersebut di Desa Parengan?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan, keberlanjutan, serta dinamika sosial-ekonomi yang memengaruhi tradisi menenun di Parengan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tenun ikat mengalami masa kejayaan pada dekade 1950–1970-an dengan melibatkan banyak perempuan sebagai pelaku utama, kemudian mengalami kemunduran akibat tekanan modernisasi, masuknya kain pabrik, dan menurunnya minat generasi muda. Meskipun mengalami penurunan, sebagian masyarakat tetap mempertahankan tradisi ini sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai leluhur. Studi ini menegaskan bahwa kain tenun ikat Parengan merupakan warisan budaya tak benda yang penting dan memerlukan perhatian lebih untuk dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.
Kata kunci: Kain Tenun Ikat, Warisan Budaya Lokal, Parenga