Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
DINAMIKA PROSES PENERIMAAN DIRI PADA ANAK YANG MENGALAMI BROKEN HOME DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Dinamika Proses Penerimaan Diri pada Anak yang
Mengalami Broken Home di Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Fernanda
Mega Intansari, NIM. 126308212094, dengan Pembimbing Bapak Dr. Zun Azizul
Hakim, M.Psi., Psikolog.
Kata Kunci: Penerimaan diri, broken home, remaja, dinamika psikologis,
Tulungagung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika proses penerimaan diri
pada anak yang mengalami broken home di Tulungagung. Penerimaan diri
merupakan proses penting dalam perkembangan psikologis remaja khusunya bagi
mereka yang menghadapi konflik keluarga seperti perceraian atau perpisahan orang
tua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan
fenomenologis. Subjek penelitian adalah remaja usia 15–18 tahun yang berasal dari
keluarga broken home. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam
dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis induktif. Hasil
penelitian menunjukan bahwa proses penerimaan diri pada anak yang mengalami
broken home berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari penolakan,
kemarahan, tawar-menawar, depresi, hingga akhirnya mencapai penerimaan.
Proses ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pemahaman diri, dukungan
sosial, pengalaman spiritual, serta relasi dengan lingkungan sekitar. Hambatan
utama dalam proses ini meliputi ketidakstabilan emosional, konflik batin, dan
stigma sosial. Dukungan dari teman sebaya, keluarga besar, dan guru terbukti
berperan signifikan dalam mempercepat proses penerimaan diri. Dengan demikian
proses penerimaan diri pada anak broken home tidak berlangsung secara sederhana,
melainkan dipengaruhi oleh banyak aspek dari dalam dan luar diri
IMPLEMENTASI MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR FIQIH SISWA DI MADRASAH ALIYAH SWASTA (MAS) ROUDLOTUL MUTAALIMIN KANIGORO BLITAR
Skripsi dengan judul “Implementasi Mind Mapping dalam
Meningkatkan Pemahaman Belajar Fiqih Siswa di MAS Roudlotul Mutaalimin
Kanigoro Blitar” ditulis oleh Fitrotul Hilmi, NIM 126201211025, Progam Studi
Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Muhammad Dwi
Toriyono, S.Pd.I., M.Pd
Kata Kunci: Mind Mapping, Pemahaman Belajar, Fiqih
Penelitian ini dilatar belakangi adanya berbagai masalah dalam proses
pembelajaran yang menyebabkan tujuan pembelajaran tercapai dengan kurang
maksimal, baik dari kualitas pendidik maupun keterbatasan sarana dan prasarana
pendukung. Mind mapping merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan
untuk meningkatkan semangat belajar siswa dalam proses pembelajaran, siwa
menjadi lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran, baik dengan guru maupun
dengan teman sekelompoknya, sehingga memudahkan mereka dalam mengingat dan
memahami materi yang disampaikan.
Tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mendeskripsikan desain mind
mapping dalam meningkatkan pemahaman belajar fiqih siswa di MAS Roudlotul
Mutaalimin, (2) untuk mendeskripsikan konten mind mapping dalam meningkatkan
pemahaman belajar fiqih siswa di MAS Roudlotul Mutaalimin, (3) untuk
mendeskripsikan evaluasi mind mapping dalam meningkatkan pemahaman belajar
fiqih siswa di MAS Roudlotul Mutaalimin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kepala
sekolah, guru Fiqih, dan siswa, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan
penelitian ini adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau
verifikasi.
Hasil penelitian ini adalah (1) Guru telah menyusun rancangan pembelajaran
dengan menyesuaikan media, metode, dan teknik pembelajaranya. Selanjutnya, guru
menyampaikan kepada siswa gambaran materi yang akan dipelajari, kemudian
membagi siswa dalam beberapa kelompok untuk membuat mind mapping secara
kolaboratif. (2) Konten mind mapping yang disusun secara menarik dan kolaboratif
dalam kelompok bertujuan untuk menciptakan pembelajaran lebih aktif dan kreatif,
sehingga peserta didik lebih mudah memahami terkait Fiqih Siyasah yaitu materi
peradilan dalam Islam. (3) Evaluasi penggunaan mind mapping menunjukkan bahwa
secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran
Fiqih. Meskipun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keadaan kelas yang
di luar ruangan (outdoor) dan keterbatasan waktu kegiatan belajar mengajar Fiqih
TINJAUAN FIKIH MUNAKAHAT DAN HUKUM POSITIF TENTANG BATALNYA PERNIKAHAN DENGAN WALI HAKIM KARENA ADANYA WALI NASAB YANG JAUH (Studi Putusan Tentang Pembatalan Pernikahan Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg.)
Ahmada Syahru Zulfa Khanani, 126102212122, Tinjauan Fikih Munakahat Dan Hukum Positif Tentang Batalnya Pernikahan Dengan Wali Hakim Karena Adanya Wali Nasab Yang Jauh (Studi Putusan Tentang Pembatalan Pernikahan Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Ahmad Musonnif, M.H.I.
Kata Kunci: Fikih Munakahat, Hukum Positif, Pembatalan Pernikahan.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai siapa yang berhak menjadi wali dalam pernikahan dan dalam kondisi apa wali hakim bisa menggantikan peran wali nasab. Ketidaktahuan ini sering
menyebabkan ketidakpastian mengenai keabsahan pernikahan, bahkan hingga timbulnya sengketa hukum, misalnya terkait dengan pembatalan pernikahan karena adanya ketidaksesuaian dalam penunjukan wali. Seperti halnya dalam putusan
pengadilan agama kabupaten malang Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pertimbangan hukum hakim pada perkara batalnya pernikahan dengan wali hakim karena adanya wali nasab yang jauh pada putusan Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg? (2) Bagaimana tinjauan fikih munakahat dan hukum positif pada pada perkara batalnya pernikahan dengan wali hakim karena adanya wali nasab yang jauh pada putusan Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg?
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat penelitian kasus (case study) penelitian ini lebih condong kepada penelitian
yuridis normatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang menyajikan data secara sistematis agar mudah dipahami.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Dalam perkara pembatalan pernikahan Putusan Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg. Hakim memutuskan bahwa
pernikahan tersebut dibatalkan. Karena pada saat pernikahan yang menjadi wali adalah wali hakim. Dalam pertimbangannya, Hakim merujuk pada ketentuan Pasal
26 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 serta Pasal 71 huruf e Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang menyatakan bahwa pernikahan dapat
dibatalkan apabila dilaksanakan oleh wali yang tidak berhak. (2) Menurut Fikih Munakahat Putusan Nomor 1448/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg sudah sesuai, karena
wali hakim hanya dapat digunakan jika tidak ada wali nasab sama sekali, tidak diketahui keberadaannya, tidak bisa hadir, atau bersikap adhal. Dalam hukum islam
pernikahan tersebut tidak sah karena pada saat akad pernikahan dengan wali hakim, masih ada wali nasab ab’ad yang memenuhi syarat. Adapun menurut Hukum Positif putusan majelis hakim sudah sesuai dengan Kompilasi Hukum Islam dan Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
PENERTIBAN PENGEMIS DAN MANUSIA SILVER DALAM PERATURAN DAERAH KOTA BLITAR NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG DASAR 1945
Nurul Hidayah, 126103211105, Penertiban Pengemis Dan Manusia Silver Dalam
Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Ketentraman
Dan Ketertiban Umum Prespektif Undang-Undang Dasar 1945, Jurusan
Hukum Tata Negara, Uin Satu Tulungagung, 2025, Pembimbing: Nurush
Shohabah, M.H.I
Kata Kunci: Penertiban, Peraturan Daerah Kota Blitar, Undang-Undang Dasar 1945
Penelitian ini di latar belakangi oleh banyaknya kegiatan mengemis dan
meminta-minta di pinggir jalan atau lebih tepatnya di titik lampu merah Kota Blitar
yang tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Blitar Tentang Ketentraman Dan
Ketertiban Umum. Hal yang mendorong seseorang menjadi pengemis adalah mudah
dan cepatnya hasil yang mereka dapatkan. Pengemis tidak sesuai dengan norma
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Peraturan Daerah adalah sejenis peraturan
perundang-undangan yang memiliki fungsi sangat strategis untuk melaksanakan
kebijakan daerah. Pengemis sudah mereka anggap sebagai profesi utama dalam
mencari rejeki padahal keberadaan mereka menganggu aktivitas masyarakat seharihari
karena
menganggu
ketentraman
dan
ketertiban
umum
di Kota Blitar.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peraturan Daerah
Kota Blitar Nomor 1 Tahun 2017 membuat aturan bahwa menjadi pengemis dan
manusia silver termsuk tindak pidana ringan. 2) Bagaimana landasan hukum yang
mendasari pemerintah kota blitar dalam menetapkan aturan penertiban terhadap
pengeis dan manusia silver dalam Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 1 Tahun 2017
pengemis dan manusia silver dalam perspektif Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 1
Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah adalah metode penelitian normatif dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa identifikasi atau klasifikasi
bahan, pembacaan intensif, dan pencatatan data. Teknik analisis data dalam penelitian
ini menggunakan kuaitatif agar mudah dipahami.
Hasil Penelitian ini menunjukkan: 1) minimnya dukungan dari kebijakan daerah
yang bersifat terintegrasi, seperti pelatihan kerja, perlindungan sosial, atau
pemberdayaan ekonomi, ketidakadaan rujukan dinas seperti Dinas Sosial atau Dinas
Ketenagakerjaan sehingga perda berjalan sendiri sebagai instrument hukum yang kaku,
hal ini seperti jurang antara kebijakan daerah dan realitas sosial masyarakat miskin
KEBERLANGSUNGAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (Kasus di SMAN 1 Kalidawir)
Keberlangsungan pembelajaran agama Islam menjadi isu penting dalam menjaga eksistensi nilai-nilai Islam di tengah perubahan zaman. Fenomena menurunnya eksistensi lembaga pendidikan Islam yang cukup terkenal di Indonesia yaitu pondok pesantren di beberapa daerah, termasuk di lingkungan peneliti, menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga keberlangsungan pendidikan agama. Sebaliknya, SMAN 1 Kalidawir sebagai sekolah umum justru menunjukkan upaya yang cukup baik dalam menjaga keberlangsungan pembelajaran pendidikan agama Islam.
Berdasarkan hal tersebut Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana guru mempertahankan pembelajaran dalam mewujudkan keberlangsungan pembelajaran agama Islam di SMAN 1 Kalidawir, (2) Bagaimana guru mengadaptasi pembelajaran dalam mewujudkan keberlangsungan pembelajaran agama Islam di SMAN 1 Kalidawir, (3) Bagaimana hasil dari keberlangsungan pembelajaran agama Islam di SMAN 1 Kalidawir.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru PAI mempertahankan keberlangsungan pembelajaran dengan mempersiapkan perangkat ajar secara menyeluruh, Metode pembelajarannya bervariasi dan fleksibel, seperti ceramah, diskusi, presentasi, dan praktik sesuai materi dan kondisi siswa. Guru juga rutin menanamkan nilai-nilai religius melalui doa, membaca Al-Qur’an, dan yel-yel Islami. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. (2) Guru PAI beradaptasi dengan perkembangan zaman dan karakter siswa melalui pemanfaatan teknologi digital, seperti video YouTube dan aplikasi Al-Qur’an digital. Metode pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan siswa, seperti pembagian kelompok yang seimbang dan penggunaan ice breaking serta yel-yel untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Guru juga menerapkan pendekatan personal dengan mengenali nama dan latar belakang siswa untuk membangun kedekatan emosional. (3) Keberlangsungan pembelajaran Agama Islam di SMAN 1 Kalidawir terlihat dari berbagai kegiatan keagamaan yang rutin, seperti sholat berjamaah, Jumat Berkah, baca tulis Al-Qur’an, pondok Ramadhan, dan ekstrakurikuler hadrah. Kurikulum PAI mengikuti Kurikulum Merdeka yang diterapkan melalui pembelajaran di kelas dan kegiatan di luar kelas. Sekolah juga bekerja sama dengan lembaga keagamaan eksternal seperti LP Ma’arif MWC NU Kalidawir untuk memperkuat nilai-nilai agama dan karakter siswa
BURN OUT PADA PEGAWAI DOUBLE-JOB SDN LAMONG
Skripsi dengan judul “Burn Out Pada Pegawai Double Job SDN Lamong” ini ditulis oleh Fiska Adriana pada tahun 2025. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Dengan Dosen Pembimbing Germino Wahyu Broto, M. Si.
Kata Kunci: Burn out, double job, pegawai, BOS, work-life balance
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi burn out yang dialami oleh pegawai operator BOS di SDN Lamong yang menjalani double job atau pekerjaan ganda. Double job dapat memberikan tekanan fisik dan psikologis yang berdampak pada penurunan kualitas kerja serta kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman langsung dari subjek melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi.
Double job yang dilakukan oleh pegawai SDN Lamong adalah berperan sebagai operator dana BOS. Dimulai dari perencanaan, monitoring, dan pengelolaan dilakukan oleh kepala sekolah dan guru pengajar. Dari hal inilah muncul gejala-gejala kelelahan yang berkepanjangan bagi operator BOS tersebut. Observasi dilakukan sebagai titik awal pengamatan langsung di lapangan, kemudian wawancara guna mendapat informasi langsung dan diiringi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai mengalami gejala burn out seperti kelelahan fisik, stres emosional, gangguan tidur, penurunan konsentrasi, dan menarik diri dari lingkungan sosial. Faktor utama penyebab burn out meliputi beban kerja yang berlebih, tekanan waktu, kurangnya apresiasi, serta tidak seimbangnya kehidupan kerja dan pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembagian tugas yang adil, dukungan psikologis, dan pelatihan manajemen waktu agar pegawai dapat menjalankan double job secara lebih sehat dan produktif
SEJARAH DAN PERAN ORGANISASI PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA CABANG TULUNGAGUNG 1979-1985
Skripsi ini membahas tentang Sejarah dan Peran Organisasi Pergerakan
Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Tulungagung 1979-1985. Dalam penelitian ini
terdapat dua rumusan masalah, yaitu: Pertama, bagaimana sejarah berdirinya PMII
cabang Tulungagung. Kedua, Bagaimana kontribusi PMII cabang Tulungagung di
lingkungan kampus dan kontribusinya terhadap mahasiswa. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui tentang sejarah Organisasi Pergerakan Mahasiswa
Islam Indonesia cabag Tulungagung beserta kontribusinya dalam lingkup kampus
dan pada pengembangan individu mahasiswa.Penulisan skripsi ini disusun dengan
menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu: Heuristik (Pengumpulan Data),
Verifikasi (Kritik Sumber), Interpretasi (Penafsiran), dan Historiografi (Penulisan
sejarah). Dari hasil penelitian dapat diperoleh gambaran bahwa: Pertama, PMII
cabang Tulungagung berdiri atas peran dan perjuangan para pendiri yang berasal
dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel cabang Tulungagung.
Dirintis mulai tahun 1979 dan diresmikan pada tahun 1981. Kedua, PMII
Tulungagung menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa di kampus
terutama di lingkungan IAIN Sunan Ampel cabang Tulungagung sekaligus
berkontribrusi dalam melatih karakter kepemimpinan dan meningkatkan
intelektualitas mahasiswa melalui program-program kaderisasi
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI GEOGEBRA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP TRIGONOMETRI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 KAUMAN TULUNGAGUNG
Trigonometry learning at Kauman 1 High School faces challenges due to
the abstract nature of the material and the dominance of conventional teaching
methods with minimal integration of technology. Students’ low conceptual
understanding, reflected in prior learning outcomes, necessitates innovative
technology-based approaches such as GeoGebra to visualize mathematical concepts
interactively.
This study aims to determine the effectiveness of GeoGebra in enhancing
students’ conceptual understanding of trigonometry and to analyze students
responses of using GeoGebra Apps in class during mathematic of trigonometry
.Quantitative quasi-experimental design with a posttest-only nonequivalent
control group was employed. The sample consisted of 80 Grade X students divided
into experimental (GeoGebra-based learning) and control (conventional learning)
groups. Data were collected through conceptual understanding tests and student
response questionnaires, then analyzed using the Mann-Whitney U test and
descriptive statistics.
Results revealed that the experimental group demonstrated significantly
higher conceptual understanding (p-value = 0.000), with a posttest average of 85.87
compared to the control group’s 76.05. Additionally, 87.5% of students responded
positively to GeoGebra, with the highest indicators being interest in concept
exploration (mean = 4.01) and motivation to achieve learning goals (mean = 3.78).
These findings underscore the potential of GeoGebra as an effective tool for
improving trigonometry comprehension and engagement in mathematics education.
Keywords: GeoGebra, Conceptual Understanding, Trigonometry, Learning
Outcomes, Interactive Learning, Quasi-Experiment
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI RELIGIUS SISWA DI MI NURUL ISLAM MIRIGAMBAR SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Religius Siswa di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Wiwit, NIM 17205163083, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Dr. Fathul Mujib, M.Ag.
Kata Kunci: Strategi Guru, Nilai-Nilai Religius
Nilai religius sangat penting dalam pendidikan pada saat ini. Pemblajaran nilai religius diharapkan mampu menjadi benteng bagi peserta didik dalam segala hal, melihat pengaruh dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya memberikan kemudahan namun juga membawa dampak negatif terhadap generasi muda khusunya bagi anak tingkat sekolah dasar diantarannya bulliying, perilaku moral dan dampak negatif lainnya, yang dapat menyebabkan karakter religius siswa menurun. Oleh karena itu peneliti ingin menggali mengenai strategi guru dalam menanamkan niali-nilai religius siswa di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung dalam upaya meningkatkan dan mengantisipasi menurunnya perilaku religius pada anak saat ini dan menjadikan anak lebih berakhlakul karimah untuk kehidupan yang akan datang.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana strategi guru dalam menanamkan nilai aqidah siswa di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung (2) Bagaimana strategi guru dalam menanamkan nilai ibadah siswa di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung (3) Bagaimana strategi guru dalam menanamkan nilai akhlak siswa di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempo Tulungagung.
Penelitian ini dilakukan di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu: Krediblitas (credibility), uji kredibilitas data dilakukan dengan cara perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, trianggulasi sumber, dan pengecekan teman sejawat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung berupaya menerapkan penanaman nilai-nilai religius siswa dengan melalui strategi guru. Stretegi guru dalam menanamkan nilai-nilai religius siswa di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung dapat dilihat dari (1) strategi guru dalam menanamkan nilai aqidah siswa menggunakan strategi pembiasaan dengan mengadakan kegiatan membaca do’a sebelum pembelajaran dimulai, membaca do’a sebelum pemebelajaran berakhir dengan bersama-sama, menghafalkan surat-surat pendek, menghafal Asma’ul husna membiasakan mengadakan kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI). (2) strategi guru dalam menanamkan nilai ibadah siswa dengan pembiasaan membiasakan shalat dhuha untuk kelas tinggi yang dilaksanakan pada saat sebelum memulai pembelajaran di dalam kelas, kegiatan fashalatan untuk kelas rendah yang dilaksanakan pada saat setelah selesai pembelajaran dikelas, mengadakan tahfidaz qur’an untuk semua siswa dan mengadakan kegiatan pondok ramadhan atau pesantren kilat pada setia bulan ramadhan. (3) strategi guru dalam menanamkan nilai akhlak siswa dengan keteladanan dan memberikan motivasi. Memberikan tauladan dengan mencontohkan tingkah laku yang baik dan memberikan motivasi dengan melalui cara memasang tulisan-tulisan slogan di tembok dan juga mading sekolah kemudian memberikan cerita-cerita yang bisa diambil hikmanya. Hambatan yang dialami guru (1) Dalam menanamkan nilai aqidah yaitu tingkat keistiqamaan siswa dalam melaksanakan pembiasaan kegiatan menghafal surat pendek dan asmaul husna yang masih belum optimal. (2) Dalam menanamkan nilai ibadah siswa yaitu kemampuan praktik dan tingkat kemampuan menghafal siswa tidak sama (3)Dalam menanamkan nili karakter yaitu pengendalian karakter bawaan anak yang kurang baik dari kelurga dan lingkungan. Solusi yang diberikan (1) Dalam menanamkan nilai aqidah dengan memberikan penjadwalan dan pembinaan secara berkelanjutan oleh guru tahfidz dan guru kelas. (2) Dalam menanamkan nilai ibadah siswa yaitu dengan mengadakan penugasan praktikan yang telah dijarkan disekolah dengan pengawasan orang tua. (3) Dalam menanamkan nilai akhlak siswa dengan pemantauan perindividu dan pendekatan secara intensif.
ABSTRACT
The thesis with the title "The Teacher Strategy in Embedding Student Religious Values in MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung" written by Wiwit, Register Number 17205163083, Department of Teacher Education in Islamic Elementary School, Faculty of Tarbiyah and Teaching Training, State Islamic Institute of Tulungagung, guided by Dr. Fathul Mujib, M.Ag.
Keywords: Teacher Strategy, Religious Values
Religious values are very important in education at this time. Learning of religious values is expected to be a stronghold for students in all respects, seeing the influence of advances in science and technology not only provides convenience but also brings negative impacts on the younger generation especially for elementary school-level children including bulliying, moral behavior and other negative impacts, which can cause a student's religious character to decline. Therefore, researchers want to explore the teacher's strategy in instilling religious values of students in MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung in an effort to improve and anticipate the decline in religious behavior in children today and make children more morality for future life.
The focuses of this research are (1) How the teacher's strategy in instilling students' aqeedah values in MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung (2) How the teacher's strategy in instilling student worship values in MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung (3) How the teacher's strategy in instilling moral values student at MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempo Tulungagung.
This research was conducted at MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques of observation, interviews and documentation. Data validity checking techniques were: Credibility, data credibility testing is carried out by means of extended observations, increased perseverance in research, source triangulation, and peer checking.
The results of this research indicate that MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung seeks to implement the inculcation of students' religious values through teacher strategies. The teacher's strategy in instilling students' religious values in MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung can be seen from (1) the teacher's strategy in instilling the aqeedah values of students using the habituation strategy by holding prayer reading activities before learning begins, reading prayers before learning ends together, memorizing short letters, memorizing Asma'ul Husna getting used to holding Islamic holidays (PHBI). (2) the teacher's strategy in instilling the value of student worship by accustoming Dhuha prayer for the high class that is carried out before starting learning in the classroom, fashion activities for the low class that are carried out after completing class learning, holding tahfidaz qur'an for all students and organizing the activities of pondok ramadhan or pesantren kilat in loyal to the month of ramadan. (3) the teacher's strategy in instilling students' moral values by example and providing motivation. Give an example by exemplifying good behavior and provide motivation by putting up slogan writings on the wall and also school mading and then giving stories that can be learned. Obstacles experienced by the teacher (1) In instilling the value of aqidah, namely the level of students' unity in carrying out the customization activities of memorizing short letters and asthma, which is still not optimal. (2) In instilling students' worship values, namely the ability of practice and the ability to memorize students is not the same (3) In instilling character values, namely controlling the innate character of children who are less good from family and environment. The solutions provided (1) In instilling the value of aqidah by providing scheduling and coaching on an ongoing basis by tahfidz teachers and class teachers. (2) In instilling the value of student worship by holding assignments of practitioners who have been deployed at school under the supervision of parents. (3) In instilling students' moral values by monitoring individuals and approaches intensively.
ملخّص
البحث العلمي بعنوان إستراتيجية المعلم في دمج القيم الدينية للطلاب في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج كتبته ويويت، رقم دفتر القيد 17205163083، قسم تعليم المعلم في المدرسة الإبتدائية، كلية التربية والعلوم التعليمية، جامعة تولونج أجونج الإسلامية الحكومية، المشرف الدكتور فتح المجيب، الماجستير.
الكلمات الرئيسية: إستراتيجية المعلم، القيم الدينية
القيم الدينية مهمة جدا في التعليم في هذا الوقت. من المتوقع أن يكون تعليم القيم الدينية معقلًا للطلاب من جميع النواحي، نظراً تأثير التقدم في العلوم والتكنولوجيا لا يوفر السهولة فحسب، بل يجلب أيضًا تأثيرات سلبية على الجيل الأصغر خاصة بالنسبة للأطفال على مستوى المدرسة الابتدائية بما في ذلك التنمر والسلوك الأخلاقي والآثار السلبية الأخرى، والتي يمكن أن تتسبب في تدهور الشخصية الدينية للطالب. لذلك، تريد الباحثة استكشاف إستراتيجية المعلم في تنمية القيم الدينية للطلاب في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج في محاولة لتحسين ولتوقع انخفاض السلوك الديني لدى الأطفال اليوم وجعل الأطفال أكثر أخلاقًا للحياة المستقبلية.
مسائل هذا البحث هي (1) كيف إستراتيجية المعلم في تنمية قيم عقيدة الطلاب في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج (2كيف إستراتيجية المعلم في تنمية قيم عبادة الطلاب في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج (3) كيف إستراتيجية المعلم في تنمية القيم أخلاق الطلاب في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج.
تم إجراء هذا البحث في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج. طريقة البحث المستخدمة وصفية نوعية. مع طريقة جمع البيانات: الملاحظة والمقابلات والتوثيق. طريقة تفتيش صحة البيانات هي: المصداقية، إختبار مصداقية البيانات يتم عن طريق تطويل الملاحظات، زيادة المثابرة في البحث، تثليث المصدر، والتحقق من الأقران.
تشير نتائج هذا البحث إلى أن في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج تسعى لتطبيق غرس القيم الدينية للطلاب من خلال استراتيجيات المعلم. يمكن رؤية استراتيجية المعلم في غرس القيم الدينية للطلاب في المدرسة الإبتدائية نور الإسلام ميريجامبار سومبرجمبول تولونج أجونج من (1) استراتيجية المعلم في غرس قيم العقيدة للطلاب باستخدام استراتيجية التعود عن طريق إجراء أنشطة قراءة الصلاة قبل بدء التعليم وقراءة الصلوات قبل انتهاء التعليم معا، حفظ الرسائل القصيرة، حفظ أسماء الحسنة التي اعتادت على عقد الأعياد الإسلامية 2) إستراتيجية المعلم في غرس قيمة عبادة الطالب من خلال تعويد صلاة الضحى على الطبقة العليا التي تتم قبل بدء التعليم في الفصل، وأنشطة الموضة للطبقة الدنيا التي تتم بعد الانتهاء من التعليم في الفصل، وعقد تحفيظ القرآن للجميع الطلاب وتنظيم أنشطة بوندوك رمضان أو بيزانترين كيلات الموالية لشهر رمضان. (3) استراتيجية المعلم في غرس القيم الأخلاقية لدى الطلاب بالقدوة وتوفير الحافز. أعط مثالاً من خلال تجسيد السلوك الجيد وتوفير الحافز من خلال وضع كتابات الشعارات على الحائط وكذلك الجنون في المدرسة ثم تقديم قصص يمكن تعليمها. المعوقات التي يواجهها المعلم (1) في غرس قيمة العقيدة وهي مستوى وحدة الطلاب في القيام بأنشطة التخصيص في حفظ الرسائل القصيرة وأسماء الحسنة التي لا تزال غير مثالية. (2) في غرس قيم عبادة الطلاب، أي القدرة على الممارسة والقدرة على حفظ الطلاب ليست هي نفسها (3) في غرس قيم الشخصية، أي التحكم في الشخصية الفطرية للأطفال الأقل جودة من الأسرة والبيئة. الحلول المقدمة (1) في غرس قيمة العقيدة من خلال توفير الجدولة والتدريب على أساس مستمر من قبل المعلمين التحفيظين ومعلمي الصفوف. (2) في غرس قيمة عبادة الطلاب من خلال عقد مهام الممارسين الذين تم نشرهم في المدرسة تحت إشراف الوالدين. (3) في غرس القيم الأخلاقية لدى الطلاب من خلال مراقبة الأفراد والأساليب بشكل مكثف
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA BOOKLET PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL BERORIENTASI DIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS VII DI SMPN 3 TULUNGAGUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi terbatasnya media pembelajaran yang mampu membantu karakteristik, sesuai dengan kemampuan kognitif, dan kebutuhan peserta didik, agar pembelajaran lebih efektif dan meingkatkan hasil belajar. Media booklet dirancang dengan konsep yang mudah dan tampilan yang menarik untuk menyesuaikan penyajian materi. Dengan demikian, peserta didik dapat lebih mudah memahami materi karena pendekatan yang digunakan relevan dengan kemampuan kognitif mereka.. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk Mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan booklet berdiferensiasi pada materi aritmatika sosial, (2) untuk mendeskripsikan kelayakan penggunaan booklet berdiferensiasi pada materi perbandingan, (3) untuk mengetahui keefektifan booklet beorientasi diferensiasi pada materi perbandingan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII SMPN 3 Tulungagung.
Jenis penelitian dan pengembangan ini mengacu pada ADDIE. Populasi penelitian ini kelas VII di SMPN 3 Tulungagung dengan sampel 42 peserta didik dari kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen dan VII-4 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar validasi ahli materi dan validasi ahli media. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial.
Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahaw (1) Langkah pengembangan media booklet berorientasi diferensiasi pada materi aritmatika sosial tahapan pertama dengan analisis, kedua tahap desain, ketiga tahap pengembangan, tahap keempat evaluasi, dan tahap kelima evaluasi. (2) Kevalidan media pembelajaran diperoleh dari angket ahli materi yang memperoleh persentase sebesar 95% dan ahli media memperoleh persentase sebesar 97,1%, dapat disimpulkan media pembelajaran dinyatakan valid. Kepraktisan media pembelajaran didapatkan dari angket respon peserta didik dan guru dengan memperoleh persentase 90% dan 94%, dapat disimpulkan media pembelajaran dinyatakan praktis. (3) keefektifan media pembelajaran diperoleh dari hasil posttest kelas kontrol dengan persentase ketuntasan rata-rata 73,8% dan kelas eksperimen persentase ketuntasan rata-rata 88,09%. Berdasarkan hasil uji mann whitney, diperoleh hasil sig (2-tield) sebesar 000 < 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan anata kelas kontrol dan eksperimen. Selanjutnya berdasarkan uji effect sizw cohen’s diperoleh nilai cohen’s sebesar 0,7 dengan kategori medium