Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
AJARAN DAN PERILAKU PENGANUT ALIRAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN PERGURUAN ILMU SEJATI TULUNGAGUNG DALAM TINJAUAN FILSAFAT EKSISTENSIALISME KIERKEGAARD
Skripsi dengan judul “Ajaran dan Perilaku Penganut Aliran Penghayat Kepercayaan
Perguruan Ilmu Sejati Tulungagung Dalam Tinjauan Filsafat Kierkegaard” ini
ditulis oleh Hafsah Amalia Saputri, NIM 126302211010, dengan pembimbing Dr.
Akhol Firdaus, M.Pd.
Kata Kunci: Perguruan Ilmu Sejati, Aliran Penghayat, Eksistensialisme
Kierkegaard.
Pergururan Ilmu Sejati merupakan nama salah satu aliran penghayat
kepercayaan yang berada di Tulungagung. Menurut pendirinya, kata “ilmu sejati”
berasal dari kata “ilmu” yang mempunyai arti kawruh dan “sejati” memiliki arti
yaitu nyata atau kenyataan. Latar belakang dari penelitian ini adalah masih ada
sebagian masyarakat Tulungagung yag belum mengenal perguruan Ilmu Sejati
secara luas. Dalam hal ini, menyebabkan masyarakat Tulungagung hanya mengenal
Perguruan ini sebagai salah satu bagian dari organisasi yang berfungsi sebagai
pelestarian kebudayaan Jawa pada umumnya. Keberadaan Perguruan Ilmu Sejati
juga kerap dianggap masyarakat Tulungagung seperti organisasi PSHT dikarenakan
memiliki kesamaan tujuan yaitu membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan ajaran dan perilaku
Perguruan Ilmu Sejati Tulungagung melalui filsafat eksistensialisme Kierkegaard
yang membagi eksistensi manusia menjadi tiga tingkatan, yaitu estetis, etis, dan
religius. Perguruan Ilmu Sejati mencerminkan perpaduan konsep Jawa dengan
nilai-nilai Islam, serta melibatkan unsur-unsur dari agama lain. Perguruan ini
memiliki fondasi yang kuat dalam kaitannya antara makna ajaran dan budaya, yang
tampak berhubungan dengan nilai-nilai Islam. Pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis filsafat eksistensialisme Kierkegaard untuk
mengidentifikasi ajaran dan perilaku penganut Perguruan Ilmu Sejati Tulungagung.
Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan cara pengumpulan data
melalui wawancara mendalam, observasi, serta kajian literatur. Data yang diperoleh
dianalisis untuk memahami bagaimana ajaran dan perilaku penganut Perguruan
Ilmu Sejati Tulungagung.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ajaran Perguran Ilmu Sejati
menghimpun asas kesuciannya dari inti ajaran agama-agama resmi yang diakui
pemerintah, seperti Islam, Kristen, Buddha, Hindu, Konghucu, dan Katolik. Inti
ajaran Perguruan Ilmu Sejati, yaitu Syahadat kalimat kalih, Dzikir Tarek,
Keterangan Dunung dan surat penget. Perilaku penganut Perguruan Ilmu Sejati
dalam kehidupan sosial dibentuk oleh pemahaman yang baik terhadap ajarannya.
Salah satu aspek utama dalam kehidupan para penganutnya adalah menerapkan
ajaran yang mereka yakini dalam tindakan sehari-hari
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU (Study Squential Exploratory Mixed Method di SMPN 1 Kota Kediri dan MTsN 2 Kota Kediri)
Tesis dengan judul “Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan
Profesionalisme Guru dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Guru (Study Squential
Exploratory Mixed Method di SMPN 1 Kota Kediri dan MTsN 2 Kota Kediri)”
Tesis ini ditulis oleh Hilman Hilmawarman dengan pembimbing Prof. Dr. H. Ahmad
Tanzeh, M.Pd.I. dan Prof. Dr. Abd Aziz, M.Pd.
Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kebijakan Kepemimpinan, SMPN 1,
MTsN 2 Kota Kediri.
Penelitian tesis ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan kepala
sekolah memegang peranan strategis dalam peningkatan profesionalisme dan
kinerja guru guna mendukung mutu pendidikan. Namun dalam praktiknya, banyak
guru menghadapi hambatan seperti keterbatasan pelatihan, beban administrasi,
serta lemahnya dukungan dari kepala sekolah.
Penelitian ini memfokuskan pada gaya kepemimpinan yang digunakan
kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru dengan melalui
pengembangan profesional guru dan kebijakan kepemimpinan kepala sekolah
dalam meningkatkan profesionalisme guru dengan cara pembentukan disiplin dan
tata tertib guru agar dapat mencapai visi dan misi yang di inginkan serta pengaruh
kepemimpinan dan peningkatan profesionalisme guru terhadap kinerja guru.
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan (1) gaya
kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru, (2) kebijakan
kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru, (3) gaya
kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, (4) pengaruh
kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, (5) pengaruh peningkatan
profesionalismeguruterhadapkinerjaguru,dan(6)pengaruhkepemimpinandanpeningkatan
profesionalismeguruterhadapkinerjagurudiSMPN1KotaKediridanMTsN2KotaKediri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method jenis sequential
exploratory. Pendekatan kualitatif digunakan terlebih dahulu untuk menggali data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SMPN 1 Kota Kediri dan MTsN
2 Kota Kediri, yang kemudian dilanjutkan dengan pendekatan kuantitatif untuk
menguji hipotesis secara statistik terhadap 100 guru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di kedua lembaga
menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif, transformasional, reflektif, dan
kolaboratif. Adapun kebijakan pengembangan guru berbasis data, pemberian ruang
inovasi, serta penguatan moral menjadi instrumen penting dalam peningkatan
profesionalisme dan kinerja guru. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa
kepemimpinan kepala sekolah (t = 3,992) dan profesionalisme guru (t =
5,113) > t tabel (1,984) yang berarti berpengaruh signifikan terhadap kinerja
guru, baik secara parsial maupun simultan (F = 19,666; signifikansi 0,000) > F tabel
(3,020. Nilai Adjusted R² sebesar 0,274 menunjukkan bahwa kombinasi
kepemimpinan dan profesionalisme berpengaruh sebesar 27,4% terhadap kinerja
guru
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEDIRI NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM DALAM PELARANGAN PEMBERIAN UANG KEPADA PENGEMIS (Studi Kasus Di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri)
Skripsi dengan judul “Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum Dalam Pelarangan Pemberian Uang Kepada Pengemis (Studi Kasus Di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri)” ini ditulis oleh Satria Shira Eksava, NIM 126103212229, Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, dibimbing oleh Dr. Dian Ferricha, S.H., M.H.
Kata Kunci : Ketertihan Umum, Pelarangan Pemberian Uang, Pengemis
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kebijakan peraturan daerah kabupaten kediri mengenai penanganan pemberian uang kepada pengemis yang kurang maksimal dan belum memberikan solusi yang efektif bagi para pengemis. Kebijakan peraturan daerah yang belum maksimal ini menjadi isu untuk dikaji lebih dalam.
Rumusan Masalah yang peneliti fokuskan adalah 1) Bagaimana implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 Tahun 2017 dalam Pelarangan Pemberian Uang Kepada Pengemis di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare? 2) Bagaimana sosialisasi kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 Tahun 2017 dalam Pelarangan Pemberian Uang Kepada Pengemis di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare?
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk menganalisis implementasi peraturan dalam mengatasi permasalahan pengemis di Kabupaten Kediri, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. 2) Untuk mengidentifikasi bagaimana sosialisasi yang telah dilakukan terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 Tahun 2017 mengenai pelarangan pemberian uang kepada pengemis di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.
Metode penelitian yang peneliti lakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan implementasi peraturan daerah dalam mengatur pelarangan pemberian uang kepada pengemis di Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan pengambilan sampling dengan metode random sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, khususnya terkait pelarangan pemberian uang kepada pengemis di ruang publik, memiliki sanksi pidana dan denda bagi pelanggar, implementasinya di Desa Tulungrejo dengan peningkatan populasi dan aktivitas ekonomi, belum berjalan optimal. Masih ditemukan pengemis di tempat umum yang dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat, tradisi memberi, kedatangan pengemis dari luar desa, dan kurangnya solusi mata pencaharian alternatif. 2) Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 6 Tahun 2017 di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare belum optimal. Meskipun pemerintah daerah dan pemerintah desa telah melakukan sosialisasi melalui publikasi dan patroli, kesadaran dan pemahaman masyarakat, terutama pendatang baru, masih rendah. Sebagian masyarakat masih memberikan uang kepada pengemis karena rasa iba atau ketidaktahuan akan adanya larangan tersebut. Tindakan yang telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten seperti operasi lapangan dan edukasi dinas sosial belum memberikan efek jera yang signifikan karena pola pikir mengemis yang sudah melekat pada sebagian keluarga pengemis. Oleh karena itu, sosialisasi yang lebih efektif dan menyeluruh, melibatkan berbagai metode dan pemahaman akan sanksi, sangat diperlukan agar Perda ini dapat terimplementasi dengan baik dan masyarakat tidak lagi memberikan uang kepada pengemis
ANALISIS EFISIENSI PASAR PADA PERGERAKAN HARGA SAHAM PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021–2023
Skripsi dengan judul “Analisis Efisiensi Pasar pada Pergerakan Harga Saham Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2023” ini ditulis oleh Ananda Resa Lutfiana, NIM. 126406212123, dengan pembimbing Galih Pradananta, M.Si.
Kata Kunci: Initial Public Offering (IPO), Harga Saham, Overpricing, Efisiensi Pasar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan harga saham secara signifikan setelah perusahaan melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Banyak perusahaan yang mengalami penurunan harga saham lebih dari 50%, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ekspektasi pasar dan kondisi fundamental Perusahaan. Hal ini disebabkan oleh praktik overpricing, lemahnya kinerja keuangan pasca IPO, serta rendahnya literasi keuangan investor ritel yang menyebabkan pengambilan keputusan investasi impulsif.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis selisih harga saham IPO dalam satu tahun, (2) untuk mendeskripsikan selisih harga saham IPO periode 2021–2023, (3) untuk mengetahui angka persentase kenaikan dan penurunan harga saham IPO, serta (4) untuk menganalisis bentuk efisiensi pasar terhadap pergerakan harga saham IPO.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah seluruh perusahaan yang melakukan IPO di BEI periode 2021–2023, dengan total 186 perusahaan. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), dan teknik pengumpulan data menggunakan metode studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menghitung selisih serta persentase perubahan harga saham satu tahun setelah IPO.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas saham mengalami penurunan harga satu tahun setelah IPO. Sebanyak 123 perusahaan (66,13%) mengalami penurunan harga saham, sementara hanya 63 perusahaan (33,87%) yang mengalami kenaikan. Hal ini mengindikasikan adanya kecenderungan overpricing dalam penetapan harga IPO dan ketidakefisienan pasar dalam menyerap informasi publik secara cepat. Lonjakan harga pada awal perdagangan yang diikuti dengan penurunan tajam dalam jangka pendek juga menunjukkan adanya pengaruh spekulasi dan euforia pasar yang tidak selalu disertai dengan dasar fundamental yang kuat. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi investor ritel agar terhindar dari keputusan impulsif yang berisiko tinggi
ANALISIS DIMENSI ATTRACTION, ACCESSIBILITY, AMENITY,ANCILLARY DALAM MENINGKATKAN MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN PADA DESTINASI WISATA RELIGI MAKAM K.H ABDURRAHMAN WAHID DI KABUPATEN JOMBANG
Skripsi dengan judul “Analisis dimensi Attraction, Accesibility,
Amenity dan Ancillary dalam Meningkatkan Minat Berkunjung
Wisatawan pada Destinasi Wisata Religi Makam K.H Abdurrahman
Wahid di Kabupaten Jombang”ini ditulis oleh Citra Putri Putri
Pamungkas, NIM. 126407213092, dengan pembimbing Dedi Suselo,
S.E ., M.M
Kata Kunci : Attraction, Accesibility, Amenity, Ancillary, Minat
berkunjung, Wisata Religi, Makam K.H Abdurrahman Wahid.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena
perkembangan sektor pariwisata,di tengah ketatnya persaingan baik
itu secara tradisional maupun digital salah satu upaya yang dilakukan
pengelola wisata adalah meningkatkan minat berkunjung. Dalam
konteks perkembangan industri pariwisata, diperlukan upaya penting
untuk menjaga daya saing serta minat berkunjung di tengah tantangan
global terutama pada saat pasca pandemi covid-19.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan keilmuan
tentang (1) Penerapan Dimensi Attraction dalam Meningkatkan Minat
Berkunjung; (2) Penerapan Dimensi Accesibility dalam Meningkatkan
Minat Berkunjung; (3) Penerapan Dimensi Amenity dalam
Meningkatkan Minat Berkunjung; (4) Penerapan Dimensi Ancillary
dalam Meningkatkan Minat; dan (5) Faktor Pendukung dan Faktor
Penghambat.
Metode penelitian dengan menggunakan Pendekatan Kualitatif.
Menjelaskan kajiannya dengan menganalisis fakta secara sistematis
dari objek pembahasan yang diteliti. Sumber data yang diteliti adalah
dari studi kepustakaan. Pendekatan yang dilakukan dalam mempelajari
tulisan dari sudut pandang ilmiah. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Penerapan
Dimensi Attraction dalam Meningkatkan Minat Berkunjung menjadi
faktor utama dalam minat kunjungan; (2) Penerapan Dimensi
Accesibility dalam Meningkatkan Minat Berkunjung sebagai bentuk
dukungan dalam kebutuhan dan kenyamanan pengunjung; (3)
Penerapan Dimensi Amenity dalam Meningkatkan Minat Berkunjung
menjadi komponen penunjang yang mencakup ketersediaan sarana
dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan wisatawan; (4) Penerapan
Dimensi Ancillary dalam Meningkatkan Minat Berkunjung
mendukung kelancaran kegiatan wisata memberikan kenyamanan dan
keramahan bagi pengunjung; dan (5) Faktor Pendukung dan Faktor
Penghambat untuk meminimalisir kegiatan pariwisata
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATEMATIKA PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS VII UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA SMP NEGERI 3 KALIDAWIR
Skripsi dengan judul "Pengembangan Video Pembelajaran Interaktif Matematika Pada Materi Trigonometri Kelas VII Untuk Meningkatkan Minat Siswa SMP Negeri 3 Kalidawir" ini ditulis oleh Ericha Putri Mareta, NIM 126204213205. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2025, Dosen Pembimbing Dr. Sutopo, M.Pd.
Kata Kunci : Media Interaktif, Tigonometri, Minat siswa, ADDIE
Penelitian ini diantar belakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat di era modern, yang memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk menciptakan media pembelajaran yang inovatif dan efektif. Dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi trigonometri kelas VII, sering kali siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep dasar yang bersifat abstrak. Kurangnya variasi dalam metode pengajaran juga menjadi faktor yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa terhadap materi ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran interaktif berbasis model ADDIE (Analysis, Design, Development,implementation, Evaluation) guna meningkatkan minat siswa terhadap matematika khususnya pada materi trigonometri. Video ini dirancang dengan visual dan animasi menarik agar materi lebih mudah dipahami dan lebih menyenangkan bagi siswa.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan konten, implementasi dalam pembelajaran, serta evaluasi efektivitas media terhadap minat siswa. Hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa video pembelajaran interaktif ini layak digunakan. Selain itu, uji coba yang dilakukan di SMP Negeri 3 Kalidawir menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa setelah menggunakan media ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pada proses pengembangan media pembelajaran interaktif melalui tahapan analisys (analisis), design (desain), development (pengembangan),implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). 2) produk media pembelajaran interaktif yang berupa video pembelajaran interaktif pada materi trigonometri bagi siswa SMP Negeri 3 kalidawir layak digunakan. Tingkat kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli media dengan rata-rata 85% termasuk dalam kategori valid (layak digunakan). Penilaian ahli materi dengan rata-rata sebesar 88,6% termasuk dalam kategori valid (layak digunakan). Dan berdasarkan uji efektivitas menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa videopembelajaran interaktif pada siswa SMP Negeri 3 Kalidawir pada uji coba skala kecil dengansoal posttes dikatakan efektif dengan persentase 75% dan presentase soal posttest pada ujicoba skala besar sebesar 76%. 3) Video pembelajaran Ini dikatakan dapat meningkatkan minatsiswa setelah menggunakannya dengan presentase minat siswa pada pelajaran trigonometri dengan presentase 72%, sedangkan pada uji coba skala besar presentase angket minat siswa sebesar 78,92%. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis video pembelajaran interaktif pada materi trigonometri dapat digunakan pada saat pembelajaran dan efektif untukmeningkatkan minat siswa
PENGARUH PENGETAHUAN GURU TENTANG PENGELOLAAN KELAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI MTS DARUL HIKMAH TAWANGSARI TULUNGAGUNG
Skripsi penelitian kuantitatif dengan judul “Pengaruh Pengetahuan Guru Tentang Pengelolaan Kelas Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII Di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung”, ditulis oleh Jihan Ibtihal Irbah , NIM. 126201211036, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing oleh H. Abdullah Chakim, S. Ag. M. Pd.
Kata Kunci: Pengetahuan Guru, Pengelolaan Kelas, Prestasi Belajar.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pendidikan memiliki peran dalam mengembangkan potensi manusia, baik secara intelektual maupun karakter. Salah satu elemen utama dalam pendidikan adalah guru, yang tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pengelola kelas yang menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Pengelolaan kelas yang baik merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar dan berdampak langsung pada prestasi belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Adakah pengaruh pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung? (2) Seberapa besar pengaruh pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa Kelas VIII di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung?. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui Adakah pengaruh pengetahuan tentang pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung 2) Mengetahui Seberapa besar pengaruh pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan jenis penelitian kolerasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung yang berjumlah 123 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk soal plihan ganda untuk mengetahui pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas dan nilai raport siswa untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Hasil penelitian yang dilakukan di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung menunjukkan bahwa : 1) Terdapat pengaruh signifikkan terhadap pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh signifikkan antara pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa kelas VIII MTs Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,038, 2) Di ketahui bahwa pengaruh pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas berpengaruh sebesar 5,6% terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai kofisien (R2) antara pengetahuan guru tentang pengelolaan kelas yang bernilai 0,56
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DALAM MEMBENTUK KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS 2 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MIN 3 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul, “Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Dalam Membentuk Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas 2 Pada Mata Pelajaran Matematika di MIN 3 Tulungagung” ditulis oleh Umi Masruroh, NIM. 126205211075, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Irma Fauziah, M.Pd.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Inquiry, Keterampilan Berpikir Kritis,
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan globalisasi, yang dimana dalam mengimbangi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknolgi perlu peningkatan kualitas pendidikan dan kualitas pembelajaran. Sehingga sudah waktunya mengembangkan keterampilan peserta didik yang relevan dengan tuntutan zaman dan mengurangi monoton belajar. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran diperlukan model pembelajaran yang berorientasi pada keterlibatan berpikir peserta didik secara aktif, komunikatif, menyenangkan dan efektif. Di MIN 3 Tulungagung ditemukan bahwa para pendidik melakukan pembelajaran yang menyenangkan dan bervariasi. Selain itu pendidik juga menggunakan model pembelajaran yang dapat melatih pembentukan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Dalam hal ini, peneliti menghubungkan model pembelajaran inquiry dalam kaitannya dengan membentuk keterampilan berpikir kritis peserta didik. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inquiry dalam membentuk keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 2 pada mata pelajaran matematika di MIN 3 Tulungagung.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan model pembelajaran inquiry untuk membentuk keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 2 pada mata pelajaran matematika di MIN 3 Tulungagung? (2) Bagaimana perlaksanaan model pembelajaran inquiry untuk membentuk keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 2 pada mata pelajaran matematika di MIN 3 Tulungagung? (3) Bagaimana evaluasi peserta didik kelas 2 dalam menggunakan model pembelajaran inquiry pada mata pelajaran matematika di MIN 3 Tulungagung?. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan terkait bentuk perencanaan dan pelaksanaan penerapan model pembelajaran inquiry yang dilakukan guru pada saat kegiatan pembelajaran mata pelajaran matematika untuk membentuk keterampilan berpikir kritis peserta didik dan evaluasi peserta didik dalam menggunakan model pembelajaran inquiry pada mata pelajaran matematika.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Peneliti hadir secara langsung ke lokasi penelitian untuk menjadi instrumen utama dalam pengumpulan data yang dibutuhkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan reduksi data yaitu menguraikan data sesuai dengan fokus penelitian, menyajikan data dalam bentuk naratif, dan menarik kesimpulan pada tahap verifikasi data.
Hasil temuan menunjukkan bahwa, (1) perencanaan guru dalam penerapan model pembelajaran inquiry untuk membentuk keterampilan berpikir kritis kelas 2 pada mata pelajaran matematika yaitu melakukan langkah-langkah sebelum melaksanakan pembelajaran (menentukan tujuan pembelajaran, mengidentifikasi pertanyaan, mengembangkan rencana pembelajaran, menyiapkan sumber belajar, menyiapkan alat dan bahan), dan melakukan identifikasi terhadap karakteristik peserta didik (2) pelaksanaan guru dalam penerapan model pembelajaran inquiry untuk membentuk keterampilan berpikir kritis kelas 2 pada mata pelajaran matematika yaitu membangun suasana belajar yang responsif, menggunakan model pembelajaran inquiry (mengajukan pertanyaan, megidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, mengembangkan kesimpulan, mengkomunikasi hasil), dengan bantuan media pembelajaran (berupa uraian potongan bangun datar), guru sebagai fasilitator dan motivator, (3) evaluasi peserta didik kelas 2 dalam menggunakan model pembelajaran inquiry pada mata pelajaran matematika yaitu beberapa peserta didik mengalami kendala karena tidak semua dapat berpikir dengan cepat, tidak semua materi pembelajaran matematika dapat menggunakan model pembelajaran inquiry
Hasil Cek Similarity Artikel dengan Judul Digital Transformation in Lesson Planning: Automating Semester Learning Plans to Improve Pedagogical Effectiveness
Digital transformation in education has become crucial to improving
effectiveness in academic processes. This study aims to develop the RTFAC
application to enhance the efficiency of the Semester Learning Plan (Rencana
Pembelajaran Semester) formulation. The research employs the research and
development method with the Borg & Gall model. The subjects involved in this
study include experts, PGMI and PAI lecturers, researchers, and the university's
quality assurance institution. The study resulted in a product in the form of an
RPS formulation application called RTFAC. Product testing results on aspects
such as feature compatibility with RPS formulation needs, application
functionality quality, user interface, application performance efficiency,
curriculum alignment, and data reliability and security, as assessed by expert
validators, are deemed highly feasible. Based on the effectiveness test using a
one-sample t-test, it was found that the RTFAC application significantly
improves the efficiency of RPS formulation. Therefore, the RTfac application at
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung is expected to reduce lecturers'
workload in formulating semester learning plans (RPS), which may contribute to
enhanced pedagogical effectiveness
PEMBIASAAN SHALAT DHUHA DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI MTS NEGERI 2 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pembiasaan Shalat Dhuha dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di MTs Negeri 2 Tulungagung” ditulis oleh Febberiyah Qotrun Nada, NIM 126201211021, Program studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Muhammad Dwi Toriyono, S.Pd.I., M.Pd
Kata Kunci: Pembiasaan, Shalat Dhuha, Kedisiplinan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena di lapangan yang menunjukkan bahwa upaya pembentukan karakter di MTs Negeri 2 Tulungagung tidak hanya dilakukan melalui penguatan materi ajar, tetapi juga melalui pembiasaan ibadah yang konsisten. Salah satu kegiatan yang menjadi rutinitas adalah pelaksanaan shalat dhuha. Kegiatan ini tidak hanya berfokus sebagai latihan spiritual, tetapi juga sebagai sarana melatih siswa untuk tertib, tepat waktu, dan bertanggung jawab dalam menjalankan kewajiban. Dengan rutinitas tersebut, pembiasaan shalat dhuha turut memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan kedisiplinan siswa, baik dilingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana kesiapan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MTs Negeri 2 Tulungagung? (2) Bagaimana proses pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MTs Negeri 2 Tulungagung? (3) Bagaimana dampak pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MTs Negeri 2 Tulungagung?
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif, dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap-tahap analisis data penelitian melalui kondensasi data, penyajian data dan verifikasi data. Pengecekan keabsaha data melalui uji kepercayaan (Credibility), uji keteralihan (Tranferability), uji kebergantungan (Dependenbility), dan uji kepastian (Confirmability).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha mampu meningkatkan kedisiplinan, hal tersebut dikarenakan; (1) kesiapan pelaksanaan shalat dhuha di MTs Negeri 2 Tulungagung ditunjukkan melalui perencanaan matang yang melibatkan musyawarah guru, pembentukan seksi keagamaan, dan pembagian tugas pendamping siswa. Selain itu sarana pendukung seperti mushala dan absensi, disertai pelatihan ibadah bagi siswa kelas 7, serta keterlibatkan orang tua dalam pemantauan ibadah dirumah (2) pelaksanaan shalat dhuha dilakukan setiap hari senin hingga sabtu sebanyak 4 rokaat. Setelah melaksanakan shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan asmaul husna, surat yasin, dan al-waqi’ah, sesuai dengan jadwal. Khusus dihari jum’at, kegiatan dilanjutkan dengan membaca tahlil. Selain itu, pada hari sabtu dilaksanakan kegiatan mengaji kitab ta’lim al-Muta’allim. (3) dampak dari pembiasaan ini adalah peningkatkan kedisiplinan siswa dalam hal waktu, tanggung jawab, serta sikap tawadhu’ terhadap bapak ibu guru. Selain itu siswa memperoleh ketenangan lebih fokus belajar, serta memperkuat hafalan surat-surat Al-qur’an dan Asmaul Husna