Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PERAN BADAN OTONOM (BANOM) DI ORGANISASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBERDAYAAN UMAT PADA PROGRAM KOIN NU PRESPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi Kasus di LAZISNU MWC NU Sumbergempol)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pandangan yang kaku atau dogmatis di kalangan masyarakat dalam upaya pemberdayaan masyarakat yang seringkali membuat masyarakat enggan untuk berubah dan menerima inovasi baru. Akibatnya, upaya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka menjadi sulit. Dalam hal ini peran organisasi masyarakat sangat berpengaruh, terutama terhadap pemberdayaan Koin NU di Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU). Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.
Fokus penelitian yang peneliti lakukan adalah 1) Bagaimana Peran Organisasi Masyarakat Terhadap Pemberdayaan Koin NU di LAZISNU MWC NU Sumbergempol? 2) Bagaimana Peran Organisasi Masyarakat Terhadap Pemberdayaan Koin NU di LAZISNU MWC NU Sumbergempol Dalam Prespektif Fiqih Siyasah?. Sedangkan tujuan adanya penelitian ini 1) Untuk mengetahui Peran Organisasi Masyarakat Terhadap Pemberdayaan Koin NU di LAZISNU MWC NU Sumbergempol. 2) Untuk mengetahui Peran Organisasi Masyarakat Terhadap Pemberdayaan Koin NU di LAZISNU MWC NU Sumbergempol Dalam Prespektif Fiqih Siyasah.
Metode penelitian yang peneliti lakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul terhadap variabel yang diteliti sehingga menghasilkan kesimpulan yang akan memperjelas gambaran mengenai Peran ormas terhadap pemberdayaan Koin NU di Kecamatan Sumbergempol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Program KOIN NU yang diinisiasi oleh LAZISNU MWCNU Sumbergempol mendapatkan hasil positif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam aspek sosial. Adanya perubahan perilaku masyarakat dalam bersedekah dan menolong sesama. Dana yang terkumpul melalui KOIN NU telah disalurkan dalam berbagai bentuk bantuan. Program yang sudah dilaksanakan antara lain: bantuan uang pendidikan dan sembako bagi anak yatim piatu dan fakir miskin, layanan ambulans gratis bagi masyarakat yang membutuhkan tanpa syarat, serta bantuan bedah rumah bagi keluarga kurang mampu. Program KOIN NU ini terbukti berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang sosial dan pembangunan di wilayah Sumbergempol. 2) Prespektif Fiqih Siyasah keterlibatan organisasi masyarakat, seperti di LAZISNU MWCNU Sumbergempol melalui program KOIN NU dalam pemberdayaan ekonomi dan pendidikan merupakan prinsip keadilan sosial dan tanggung jawab bersama untuk mencapai kesejahteraan umat. Hal tersebut sesuai dengan ayat Al-Qur’an surat Al-Zukhruf ayat 32 yang mana intinya adalah agar umat ini saling membantu dan tolong menolong dalam memenuhi kebutuhan hidup yang mana dalam konteks Fiqih Siyasah, upaya pemberdayaan masyarakat melalui program KOIN NU ini tidak hanya dilihat sebagai kegiatan sosial semata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang merupakan tujuan utama dari hukum Islam
ANALISIS PENERAPAN GREEN ACCOUNTING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN KELESTARIAN LINGKUNGAN (Studi Pada Peternakan Ayam Helmi Farm)
Skripsi dengan judul “Analisis Penerapan Green Accounting Dalam Upaya Meningkatkan Kepedulian Kelestarian Lingkungan (Studi Pada Peternakan Ayam Helmi Farm)” ini ditulis oleh Izza Khoirin Nisa, NIM. 126403212044, dengan pembimbing Zaki Bahrun Ni’am, S.Pd., M.Akun.
Kata kunci: Green Accounting, Pengelolaan Limbah, Kendala Penerapan, Keberlanjutan Usaha
Penelitian ini dilatar belakangi dengan terjadinya banyak permasalahan yang berkaitan dengan lingkungan yang diakibatkan oleh kelalaian dan ketidakpedulian operasional usaha. Penerapan akuntansi ramah lingkungan sangat penting untuk memastikan bahwa aktivitas bisnis tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan. Dengan menerapkan prinsip green accounting dapat mengidentifikasi dan mengurangi dampak negatif dari operasionalnya terhadap lingkungan, seperti limbah yang dihasilkan dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien. Hal ini tidak hanya membantu menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan keberlangsungan usaha.
Penelitian ini mengangkat kendala Penerapan Green Accounting Dalam Upaya Meningkatkan Kepedulian Kelestarian Lingkungan Melalui Pengolahan Limbah Di Peternakan Ayam Helmi Farm. Permasalahan juga mendeskripsikan beberapa tujuan dalam penelitian ini meliputi 1) mendeskripsikan penerapan konsep green accounting pada Peternakan Ayam Helmi Farm, 2) mendeskripsikan kendala dalam penerapan green accounting pada Peternakan Ayam Helmi Farm, 3) mendeskripsikan solusi atas kendala dalam penerapan green accounting pada Peternakan Ayam Helmi Farm.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi di lapangan. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Penelitian dilakukan pada Peternakan Ayam Helmi Farm Tulungrejo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peternakan Helmi Farm menerapkan beberapa kegiatan ramah lingkungan untuk memelihara kelestarian lingkungan dan keberlangsungan usaha yaitu menjual limbah kotoran ayam, menjual karung bekas pakan, dll, menggunakan pakan yang ramah lingkungan, memperhatikan lingkungan sosial 2) Pengungkapan dan penyajian laporan keuangan masih menggunakan manual ke perhitungan BEP 3) Kendalanya yaitu kurangnya pengetahuan mengenai green accounting, bau kotoran ayam, air hujan yang mengalir ke pemukiman masyarakat saat musim penghujan dan kurangnya teknologi modern dalam pengelolaan di kandang 4) Peternakan ayam Helmi Farm melakukan solusi dengan memperhatikan lingkungan dan mulai mempelajari mengenai green accounting, pemberian pestisida atau amonia pada kotoran ayam, membuat tempat penampungan air, dan mempelajari pengajuan teknologi ke pihak eksternal
PENGARUH PERFORMANCE EXPECTANCY DAN EFFORT EXPECTANCY TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION PENGGUNA BSI MOBILE BANKING SYARIAH GENERASI Z PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH ANGKATAN 2021-2022
Skripsi dengan judul “Pengaruh Performance Expectancy dan Effort Expectancy terhadap Behavioral Intention Pengguna Byond by BSI Generasi Z pada Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Angkatan 2021-2022” ini ditulis oleh Moudy Nur Widiya, NIM 126401213125, dibimbing oleh Citra Mulya Sari, M.E.
Kata Kunci: Performance Expectancy, Effort Expectancy, Behavioral Intention, Byond by BSI, Generasi Z.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan digitalisasi dalam sektor perbankan syariah, terutama terkait penggunaan mobile banking. Penelitian ini berfokus pada generasi Z sebagai pengguna utama teknologi, dengan aplikasi Byond by BSI sebagai objek kajian. Penelitian ini mengacu pada model UTAUT yang dikembangkan oleh Venkastesh, dengan dua variable utama yaitu Performance Expectancy dan Effort Expectancy, untuk mengalisis pengaruh terhadap Behavioral Intention mahasiswa dalam menggunakan aplikasi Byond by BSI.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah Performance Expectancy dan Effort Expectancy berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention pada pengguna Byond by BSI generasi Z? 2) Apakah Performance Expectancy berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention pada pengguna Byond by BSI generasi Z? 3) Apakah Effort Expectancy berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention pada pengguna Byond by BSI generasi Z?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan pendekatan sampling jenuh. Jumlah sampel sebanyak 72 responden mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Angkatan 2021–2022 yang menggunakan aplikasi Byond by BSI. Metode pengumpulan data menggunakan data primer yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Performance Expectancy dan Effort Expectancy secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention pengguna Byond by BSI generasi Z 2) Performance Expectancy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention pada pengguna Byond by BSI generasi Z 3) Effort Expectancy berpengaruh tidak signifikan terhadap Behavioral Intention pada pengguna Byond by BSI generasi Z
FENOMENA SYUKUR PADA REMAJA BINAAN PUTUS SEKOLAH DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN SOSIA BINA REMAJA BLITAR
Penelitian ini memiliki latar belakang yang didasarkan pada pentingnya masa remaja sebagai fase transisi yang krusial dalam pembentukan karakter dan kepribadian, terutama bagi mereka yang mengalami putus sekolah. Remaja putus sekolah seringkali mengalami keterbatasan dalam hidup mereka, seperti keterbatasan akses pendidikan, ekonomi, dan sosial. Di tengah-tengah keterbatasan ini tidak mudah bagi remaja putus sekolah untuk selalu bersyukur.
Fenomena syukur pada remaja putus sekolah ini merupakan hal yang tidak biasa karena remaja putus sekolah cenderung mengalami perasaan rendah diri karena tidak memiliki akses akademik maupun keterampilan yang memadai. Untuk mendapatkan keterampilan yang memadai, salah satu solusinya yaitu menjadi penerima manfaat di Pelayanan Sosial Bina Remaja.
Penelitian ini berfokus pada bagaimana pemaknaan dan penerapan syukur pada remaja binaan putus sekolah di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja Blitar
Tujuan penelitian ini untuk memahami fenomena syukur pada remaja binaan putus sekolah di Pelayanan Sosial Bina Remaja tentang pemaknaan syukur menurut mereka dan bagaimana penerapan penerapan konsep syukur dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. data yang dikumpulkan berupa data-data tertulis yang berasal dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan tujuan untuk mendapatkan deskripsi yang akurat dan faktual mengenai pengalaman subjek.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pemaknaan syukur pada remaja binaan putus sekolah di Pelayanan Sosial Bina Remaja, yaitu Menerima, berterimakasih dan meyakini bahwa segala sesuatu yang kita miliki semua berasal dari Allah SWT. (2) Beryukur juga diungkapkan dengan sikap yaitu bagaimana penerapannya dalam kegiatan sehari–hari. Bentuk syukur yang paling utama adalah beribadah, menjadi lebih baik setiap hari, merawat atas apa yang sudah diberikan oleh Allah serta memanfaatkannya dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab
PEMBIAYAAN AKAD MUSYARAKAH ANTARA UD. JP MANDIRI DENGAN PETERNAK PUYUH DITINJAU DARI KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Dusun Termas Desa Jekek Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk)
Muhammad Rizqy Al-‘Azmi 2025 NIM 126101211055.
“Pembiayaan Akad Musyarakah antara UD. JP Mandiri dengan
Peternak Puyuh ditinjau dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah
(Studi Kasus Di Dusun Termas Desa Jekek Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk)”. Skripsi Program Studi Hukum Ekonomi
Syariah Jurusan Syariah Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas
Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dosen
pembimbing Prof. Dr. Kutbuddin Aibak, S.Ag., M.H.I.
Kata Kunci: Pembiayaan akad Musyarakah, Kompilasi Hukum
Ekonomi Syariah (KHES)
Penelitan ini dilatarbelakangi oleh akad musyarakah atau akad
kerjasama antara UD. JP Mandiri dan peternak puyuh di Dusun Termas
Desa Jekek Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Namun dalam
praktiknya, pada harga telur puyuh dan pakan puyuh setiap harinya
berubah ubah atau naik turun bahkan bisa sampai anjlok dan menurun,
apabila harga telur puyuh menurun dan harga pakan puyuh tersebut
naik para peternak merasa dirugikan dan itu tidak sesuai dengan rukun
akad musyarakah tentang al mudharabah yaitu pembagian keuntungan
dan kerugian atau tanggung jawab dan resiko ditanggung Bersama.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana
mekanisme pembiayaan akad musyarakah antara UD. JP Mandiri
dengan peternak puyuh di Dusun Termas, Desa Jekek, Kecamatan
Baron, Kabupaten Nganjuk? 2) Apa dampak pembiayaan akad
musyarakah terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan antara
UD. JP Mandiri dengan peternak puyuh di Dusun Termas, Desa Jekek,
Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk? 3) Bagaimana tinjauan hukum
Kompilasi Hukum Ekonomi atas akad musyarakah antara UD. JP
Mandiri dengan peternak puyuh di Dusun Termas, Desa Jekek,
Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk ?
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian studi kasus dan penelitian lapangan. Yang
menggunakan metode pengumpulan data yang di gunakan yaitu
dengan cara: observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, display daya, kesimpulan/verifikasi. Teknik Pengecekan Keabsahan Data
menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan kecermatan
dalam penelitian, triangulasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Mekanisme pembiayaan
Akad Musyarakah antara UD. JP Mandiri dengan peternak puyuh di
Dusun Termas, menggunakan akad musyarakah yang didasarkan pada
perjanjian yang kurang jelas dan tidak saling menguntungkan. Maka
akad musyarakah menjadi tidak sah karena belum terpenuhinya rukun
rukun tersebut dan menjadi kerjasama antar mitra yang
kepemilikannya utuh milik peternak dan tanggung jawab resiko hanya
ditanggung oleh UD. JP Mandiri itu sendiri, bukan sepenuhnya
ditanggung oleh perusahaan. 2) Dampak pembiayaan akad
musyarakah terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan antara
UD. JP Mandiri dengan peternak puyuh di Dusun Termas, didukung
oleh komitmen kedua belah pihak untuk memahami tanggung jawab
dan risiko masing-masing, meskipun akad musyarakah tidak sah
namun telah menghasilkan kemajuan dalam bisnis peternakan tetapi
terkadang juga terjadi penurunan. Selain itu, transparansi dan keadilan
dalam perjanjian sangat penting, karena hak dan kewajiban masingmasing
pihak harus didokumentasikan dengan jelas untuk mencegah
konflik di masa depan. Dengan tindakan ini, diharapkan kerjasama
antara UD. JP Mandiri dan peternak puyuh dapat terus berkembang dan
menguntungkan semua pihak. 3) Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi
Syariah, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan untuk
memastikan bahwa akad musyarakah antara UD. JP Mandiri dan
peternak puyuh di Dusun Termas Desa Jekek Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk sesuai dengan prinsip syariah, tetapi berdasarkan
tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, dapat disimpulkan
bahwa dalam akad musyarakah, penyediaan modal, pembagian
keuntungan, dan risiko yang ditanggung bersama dilakukan bersama;
namun, kepemilikan dan manajemen bersama, serta tanggung jawab
risiko, belum terpenuhi maka akad musyarakah menjadi tidak sah
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN CONSUMER EXPERIENCE TERHADAP CITRA PERUSAHAAN PADA PABRIK ROKOK AGE PRO DI DESA SELOKAJANG KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience terhadap Citra Perusahaan pada Pabrik Rokok Age Pro di Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar” ini ditulis oleh Syahertian Nur Abraham, NIM 126405213217, dengan pembimbing Citra Mulya Sari, S.E.Sy., M.E.
Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Consumer Experience, dan Citra Perusahaan.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya citra perusahaan dalam menjaga keberlangsungan usaha, khususnya pada industri rokok yang kerap mendapat persepsi negatif dari masyarakat. Pabrik Rokok AGE Pro di Desa Selokajang menjadi fokus penelitian karena keberadaannya yang berdampingan langsung dengan masyarakat, sehingga implementasi Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience menjadi strategi penting dalam membangun citra positif.
Penelitian ini bertujuan (1) untuk menguji pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Citra Perusahaan pabrik rokok AGE Pro di Desa Selokajang, (2) untuk menguji pengaruh Consumer Experience terhadap Citra Perusahaan pabrik rokok AGE Pro di Desa Selokajang, (3) untuk menguji pengaruh Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience terhadap Citram Perusahaan pabrik rokok AGE Pro di Desa Selokajang.
Metode penelitian dengan menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif
dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada
responden yang merupakan konsumen dan masyarakat sekitar. Sampel dalam penelitian ini adalah 315 responden. Penelitian ini dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil (1) Variabel Corporate Social Responsibility berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Citra Perusahaan, (2) Variabel Consumer Experience berpengaruh secara positif
dan signifikan terhadap Citra Perusahaan, (3) Variabel Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience berpengaruh signifikan terhadap Citra Perusahaan
ANALISA FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN EKONOMI DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS 10 MA DARUL HUDA WONODADI BLITAR
Skripsi, “Analisa Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Pelajaran Ekonomi Dalam Kurikulum Merdeka Kelas 10 MA Darul Huda Wonodadi Blitar” Ini ditulis oleh Elha Fawwa Dzakira Muis, NIM. 126209213111, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang di bimbing oleh Ibu Larasati Widoningtyas, M.Pd.
Kata Kunci: Analisa, Ekonomi, Faktor Kesulitan Belajar
Penelitian ini di dasari oleh kondisi dimana seorang siswa sering yang mengalami hambatan dalam proses pembelajaran. Kesulitan belajar yang dialami sisw tentu akan mengakibatkan siswa kesulitan mencapai tujuan belajar. Kesulitan belajar yang dialami siswa tentunya disebabkan oleh beberapa faktor, maka dari itu peneliti ingin mengetahui apa faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar. Terlebih di dalam Kurikulum merdeka yang pada dasarnya merupakan kurikulum terbaru setelah Pendidikan Indonesia terkena dampak wabah covid-19.
Untuk mendalami hal tersebut, peneliti merumuskan fokus penelitian sebagai berikut: 1. Bagaimana masalah kesulitan belajar yang dialami siswa pada pelajaran Ekonomi dalam Kurikulum Merdeka kelas 10 MA Darul Huda? 2. Apa faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada pelajaran Ekonomi dalam Kurikulum Merdeka kelas 10 MA Darul Huda? 3. Bagaimana solusi dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada pelajaran Ekonmi dalam Kurikulum merdeka kelas 10 MA Darul Huda?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif untuk mengetahui hasil analisis secara mendalam kepada narasumber, terkait permasalahan yang sedang di teliti. Adapun Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah observasi perilaku siswa, Wawancara dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan Kondensasi data, Penyajian data dan Kesimpulan/Verifikasi. Di dalam pengecekan keabsahan data menggunakan member check kepada narasumber.
Berdasarkan penelitian dapat diketahui: 1. Masalah belajar yang di alami siswa dalam pelajaran Ekonomi Kurikulum Merdeka yakni Perhatian, Ingatan, Tingkat daya serap siswa dalam memahami informasi, Akademis dan Sosial. 2. Faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar dalam pelajaran Ekonomi Kurikulum Merdeka kelas 10 MA Darul Huda ada Faktor Internal yang memuat mengenai Psikologi dan Mental serta Emosional dan Kebiasaan sikap yang salah. Kemudian pada Faktor Eksternal diakibatkan karena Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat. 3. Solusi untuk mengatasi masalah belajar siswa tersebut berupa Bimbingan Konseling, Menjalin Kerjasama dengan Orang Tua Siswa, Penilaian kepala sekolah terhadap guru dan penilaian guru terhadap siswa
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA MEMBACA AL-QUR’AN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peran Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan
Budaya Membaca Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tulungagung”, ini
ditulis oleh Afifatul Dwi Anggraini, NIM. 126207212051, Program Studi
Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid
Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Ibu Dr. Hj. Nurul Hidayah,
M.Ag., NIP. 197305072000032001.
Kata Kunci: Peran Kepala Madrasah, Budaya Membaca Al-Qur’an.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keprihatinan penulis terhadap fenomena
menurunnya minat membaca Al-Qur’an di kalangan pelajar, terutama di era digital
saat ini, padahal membaca Al-Qur’an adalah salah satu hal penting dalam
pendidikan karakter religius di madrasah. Sehingga peran kepala madrasah
diharapkan dapat mengembangkan budaya membaca Al-Qur’an di madrasah,
dengan inilah yang mengantarkan peneliti kepada judul.
Fokus penelitian skripsi ini adalah (1) Bagaimana budaya membaca AlQur’an peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tulungagung? (2) Bagaimana
peran kepala madrasah sebagai manajer dalam mengembangkan budaya membaca
Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tulungagung? (3) Bagaimana peran kepala
madrasah sebagai motivator dalam mengembangkan budaya membaca Al-Qur’an
di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tulungagung? (4) Bagaimana peran kepala madrasah
sebagai supervisor dalam mengembangkan budaya membaca Al-Qur’an di
Madrasah Aliyah Negeri 1 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, Metode
pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh peneliti diantaranya
berasal dari data primer yaitu kepala madrasah, wakil kepala bidang kesiswaan,
guru keagamaan, dan siswa sedangkan data sekunder yaitu dokumen, catatan yang
berkaitan dengan penelitian. Analisis datanya sesuai model interaktif yaitu
mereduksi data, menyajikan data, menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data
dengan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji objektivitas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) budaya membaca Al-Qur’an di
MAN 1 Tulungagung penerapannya sistem tadarus setiap pagi dilakukan setiap 25
menit sebelum memulai kegiatan pembelajaran, (2) peran kepala madrasah sebagai
manajer yaitu dengan menjalankan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan), (3) peran kepala madrasah
sebagai motivator dilakukan dengan pemberian motivasi secara lisan, dan
pemberian penghargaan, (4) peran kepala madrasah sebagai supervisor dengan
menyerahkan kepada tim keagamaan dilihat secara langsung ketika pembelajaran
tahsin maupun dengan melihat buku peningkatan kepribadian siswa
IMPLEMENTASI PASAL 4 AYAT 3 HURUF I PERATURAN BUPATI TULUNGAGUNG NOMOR 71 TAHUN 2016 TERHADAP PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA OLEH CAMAT (Studi Kasus di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya keluh kesah dari masyarakat karena tidak berjalannya sistem pemerintahan dengan baik di Kecamatan Kedungwaru seperti halnya pelayanan yang kurang baik pada tingkat kecamatan maupun tingkat desa, aduan dari masyarakat yang tidak segera ditindaklanjuti, pelaksanaan pembangunan yang kurang maksimal, dan informasi yang sering tidak turun ke masyarakat hingga menimbulkan kesenjangan komunikasi dan partisipasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana peraturan-peraturan tersebut diimplementasikan oleh aparatur pemerintahan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi adanya masalah tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa oleh camat?, 2) Bagaimana implementasi pasal 4 ayat 3 huruf (i) Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 71 Tahun 2016 terhadap pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa oleh camat?. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bentuk pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa oleh camat, 2) Untuk mengetahui implementasi pasal 4 ayat 3 huruf (i) Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 71 Tahun 2016 terhadap pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Desa oleh camat.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan, wawancara, dan penelaah dokumen. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Camat melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa melalui kegiatan rapat bersama, konferensi antar kepala desa sekecamatan, apel rutin setiap hari Senin, sosialisasi, pelatihan dan bimbingan serta melakukan pengawasan secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja para perangkat desa. Dalam hal ini camat telah mengimplementasikan peraturan dengan baik karena Camat Kedungwaru merupakan pemimpin yang bertanggungjawab, responsif, dan komunikatif. Namun keberhasilan dari pengimplementasian ini tidak hanya bergantung pada Camat saja tetapi juga pada integritas dan profesionalisme perangkat lainnya. Jadi masalah yang sering muncul di masyarakat itu disebabkan oleh kelalaian dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum perangkat desa itu sendiri
ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI PETANI TANAMAN HIAS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS TANAMAN PADA KOMUNITAS PAI KABUPATEN TULUNGAGUNG
ULUL AN IM (126310212058) Analisis Pemenuhan Kebutuhan Informasi Petani Tanaman Hias Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Tanaman Pada Komunitas PAI Kabupaten Tulungagung. Di era digital, kebutuhan akan informasi menjadi kebutuhan krusial bagi petani
anggrek, terutama terkait teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit, serta
strategi pemasaran yang efektif. Urgensi penelitian ini terletak pada bagaimana
pemenuhan kebutuhan informasi dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas
tanaman yang dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemenuhan
kebutuhan informasi oleh petani tanaman hias, berfokus pada komunitas
Perhimpunan Anggrek Indonesia di Kabupaten Tulungagung. Metode yang
digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik
pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi
petani terbagi dalam empat kategori: kebutuhan informasi mutakhir, sehari-hari,
mendalam, serta ringkas dan lengkap. Media yang digunakan oleh para petani
tanaman hias khususnya anggrek untuk memperoleh informasi meliputi buku,
media sosial, channel YouTube, diskusi langsung dalam komunitas serta saling
bertukar pikiran dengan petani yang lebih senior. Pemilihan media bergantung pada
preferensi dan kebutuhan individu, dengan kecenderungan kuat pada media digital
karena kemudahan akses dan kelengkapan informasi. Petani bersikap selektif
terhadap informasi, dengan melakukan verifikasi dan cross check terhadap sumber
yang digunakan. Informasi yang diperoleh terbukti berkontribusi dalam
meningkatkan efisiensi budidaya, seperti mempercepat pertumbuhan dan
pembungaan tanaman anggrek. Namun, masih terdapat kendala yang dihadapi
petani, baik secara internal seperti keterbatasan dalam memahami informasi,
maupun eksternal seperti akses teknologi dan waktu yang terbatas. Temuan ini
diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan strategi pemenuhan kebutuhan
informasi yang relevan dan efektif bagi petani tanaman hias di era digital