Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
HARMONISASI DAKWAH ANTARUMAT BERAGAMA (Analisis Pemberitaan Yaqut Cholil Qoumas Pada Channel Tribunnews)
Isu kerukunan antarumat beragama merupakan tantangan penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Dalam konteks ini, media massa memiliki peran strategis sebagai pembentuk opini publik terhadap nilai-nilai keberagaman dan toleransi. Salah satu tokoh publik yang kerap menjadi sorotan dalam isu ini adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang dikenal aktif menyuarakan moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Channel Tribunnews membingkai pemberitaan mengenai Yaqut Cholil Qoumas dalam konteks dakwah moderat dan upaya harmonisasi antarumat beragama.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus, guna memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menganalisis dokumentasi terhadap empat berita utama yang dipublikasikan oleh Tribunnews pada periode Agustus hingga September 2024. Selain itu, data diperkuat melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan, yakni tokoh masyarakat, pegiat media sosial, jurnalis, dan warga dari kalangan umum. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menggali persepsi dan respon publik terhadap pemberitaan yang berkaitan dengan dakwah moderat dan harmonisasi antarumat beragama melalui figur Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Yaqut Cholil Qoumas dalam pemberitaan Tribunnews menekankan pada nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, dan semangat kebangsaan. Selain itu, Tribunnews secara konsisten membingkai pemberitaan dengan narasi positif, yang memperlihatkan kontribusi Menag dalam menjaga kerukunan lintas iman, sekaligus memperkuat peran media sebagai ruang dakwah yang inklusif dan edukatif dalam masyarakat digital
PENGARUH PERSEPSI FOLLOWERS DALAM MENGAKSES INFORMASI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA PADA AKUN INSTAGRAM @info_tuban
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Persepsi Followers Terhadap Kepuasan Pengguna Dalam Mengakses Informasi Pada Akun Instagram @Info_Tuban” ini ditulis oleh Alfirda nanda Salsabila, NIM. 126310211001, dengan pembimbing Galuh Indah Zatadini, M.Eng
Kata Kunci : Persepsi Followers, Kepuasan Pengguna, Informasi
Di era globalisasi dan kemajuan teknologi, media sosial, khususnya Instagram, telah muncul sebagai media utama untuk perolehan dan penyebaran informasi. Akun Instagram @info_tuban, dengan lebih dari 220.000 pengikut, menawarkan berbagai informasi terkini tentang Kota Tuban; meskipun demikian, ada kekhawatiran atas kebenaran dan kualitas materi yang disediakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persepsi followers dalam mengakses informasi terhadap kepuasan pengguna akun Instagram @info_tuban. Penelitian ini menggunakan teori persepsi yang dikemukakan oleh Alex Sobur (2003) dan teori kepuasa pengguna yakni Teori Uses Anda Gratifications (1959). Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pengikut akun 2info_tuban. Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara persepsi followers dan kepuasan pengguna dalam mengakses informasi, ditunjukkan dengan R Square sebesar 56,5%, yang menunjukkan adanya pengaruh yang kuat antara persepsi followers terhadap kepuasan pengguna. Persepsi followers berkontribusi sebesar 56,5% terhadap kebahagiaan pengguna. Peneliti selanjutnya dianjurkan untuk melakukan penelitian dengan ukuran sampel yang lebih besar, mengingat komunitas followers akun Instagram @info_tuban terus berkembang secara signifikan
PENGARUH INTENSINTAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN LONELINESS TERHADAP SELF DETERMINATION DI MTsN 5 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan
Lonelinnes Terhadap Self Determination di MTsN 5 Tulungagung”
ini ditulis oleh Nataza Aqila, NIM. 126308213224, dengan
pembimbing Muthia Maharani, M.Psi, Psikolog.
Kata Kunci: Intensitas Penggunaan Media Sosial, Lonelinnes, Self
Determination
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena penggunaan
media sosial dan loneliness cukup tinggi yang dapat berpengaruh pada remaja
yang sedang membangun identitas diri. Remaja di usia ini umumnya sangat
aktif di media sosial. Mereka sering menggunakan platform tersebut untuk
berinteraksi dengan temannya, berbagi pengalaman, dan mengekspresikan
diri. Sehingga terdapat kemungkinan pengaruh media sosial dan pengalaman
loneliness dapat mempengaruhi perkembangan mereka.
Tujuan penilitian ini untuk (1) Mengetahui pengaruh intensitas media
sosial terhadap self determination remaja di MTsN 5 Tulungagung; (2)
Mengetahui pengaruh loneliness terhadap self determination remaja di MTsN
5 Tulungagung; (3) Mengatahui pengaruh intensintas media sosial dan
loneliness terhadap self determination remaja di MTsN 5 Tulungagung.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode regresi. Sampel terdiri dari 248 siswa yang dipilih melalui teknik
random sampling. Instrumen penelitian berupa skala intensitas penggunaan
media sosial, skala loneliness, dan skala self determination yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya.
Uji hipotesis menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara intensitas
penggunaan media sosial terhadap self determination di MTsN 5 Tulungagung
dengan hasil koefisien regresi sebesar 0,382 dengan nilai signifikansi sebesar
0,000 < 0,05. Berarti intensitas penggunaan media sosial berpengaruh positif
terhadap self determination. Sedangkan pada lonelinnes menunjukkan
koefisien regresi sebesar -0,121 dengan nilai signifikansi sebesar 0,037 < 0,05
yang berarti lonelinnes berpengaruh negatif terhadap variabel self
determination. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan 0,127 yang
artinya intensitas penggunaan media sosial dan loneliness berkontribusi
terhadap self determination sebesar 12,7%. Sedangkan 87,3% dipengaruhi
oleh variabel lain yang tidak diteliti. Jadi, masih terdapat variabel lain yang
mempunyai pengaruh terhadap self determination. Temuan ini menunjukkan
semakin tinggi tingkat lonelinnes yang dirasakan oleh siswa, maka semakin
rendah tingkat self determination yang mereka alami. Begitu juga dengan
penggunaan media sosial dapat berpengaruh positif tergantung intensitas dan
kualitas penggunaannya
INTERPRETASI MAKNA KERJA TERHADAP WORK-LIFE BALANCE PADA STAF MUDA BLK TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Indah Putri Widya Sari, 126308212175, Interpretasi Makna Kerja Terhadap Work-Life Balance Pada Staf Muda Tulungagung, Program Studi Psikologi Islam, Jurusan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, 2025, Pembimbing: A.Zahid, S.Sos., M.Si
Kata Kunci: makna kerja, work-life balance, staf muda, BLK Tulungagung, penelitian kualitatif
Tingginya tuntutan pekerjaan dan kebiasaan lembur yang kerap dialami oleh staf muda di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance). Penelitian ini menggunakan teori dari Wrzesniewski, ada tiga orientasi makna kerja yang dapat mendasari sikap seseorang terhadap pekerjaannya, yaitu job sebagai sumber penghasilan, career sebagai jalan untuk kemajuan, dan calling sebagai panggilan hidup yang bernilai intrinsik. Oleh karena itu, penelitian ini menjawab rumusan masalah berikut: bagaimana staf muda BLK Tulungagung menginterpretasikan makna kerja yang mereka alami, serta bagaimana makna kerja tersebut berkontribusi terhadap upaya mereka dalam mencapai work-life balance di tengah beban dan tuntutan pekerjaan yang tinggi.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, dimana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara secara mendalam terhadap empat staf muda BLK Tulungagung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kerja yang dihayati staf muda didominasi oleh orientasi calling, di mana pekerjaan dipandang sebagai panggilan hidup, sarana aktualisasi diri, dan kontribusi sosial, bukan sekadar pemenuhan ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa makna kerja yang positif dan sesuai passion berperan penting dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan kemampuan manajemen waktu, sehingga mampu memperkuat pencapaian work-life balance meskipun terdapat berbagai hambatan. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan perlunya kebijakan formal yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas staf muda BLK Tulungagung
تطبيق الطريقة الاستقرائية في تعليم النحو لطلاب المرحلة الثانية بمعهد سبل السلام الاسلامي تولونج أجونج للعام الدراسي ٢٠٢٤/٢٠٢٥
محمد رفعت ستياوان .تطبيق الطريقة الاستقرائية في تعليم النحو لطلاب المرحلة الثانية بمعهد سبل السلام تولونج أجونج للعام الدراسي ٢٠٢٤/٢٠٢٥ . البحثي العلمي. قسم تعليم اللغة العربية، كلية التربية والعلوم التعليمية ، جامعة السيد علي رحمة الله الاسلامية الحكومية تولونج أجونج. المشرف: محمد أريس مرتضى، الماجستير في التربية الاسلامية.
الكلمات المفتاحية :الطريقة الاستقرائية، تعليم النحو، المعهد الاسلامي.
يُعَدُّ إتقانُ علمِ النحوِ ركيزةً أساسيةً في دراسةِ اللغةِ العربية. غير أن كثيراً من الطلاب يواجهون صعوبات في فهم النصوص، وحفظ القواعد، وتطبيقها في تراكيب لغوية. واستجابةً للتعليم الذي يميل إلى الطابع الاستنباطي والآلي، تبرز الطريقة الاستقرائية بديلاً يتمحور حول الطالب. يهدف هذا البحث إلى استقصاء تطبيق الطريقة الاستقرائية بصورة معمَّقة في معهد سبل السلام تولونج أجونج، وهو معهد يطبِّق هذا المنهج باستمرار في تعليم النحو فيه.
يجيب هذا البحث عن إشكاليتين رئيستين: 1) كيف يتم تطبيق الطريقة الاستقرائية في تعليم النحو بالمرحلة الثانية في معهد سبل السلام؟ 2) ما العوائق التي تُواجه في تطبيقها، وما الحلول المطبقة لها؟
استخدم البحث المنهج الكيفي بنوع دراسة الحالة. وقد جُمعت البيانات عبر الملاحظة بالمشاركة، والمقابلات المعمقة مع المعلمين والطلاب، وتحليل الوثائق. وتضمنت تقنيات تحليل البيانات تخفيض البيانات، وعرضها، واستخلاص النتائج. وتم التحقق من صدق البيانات من خلال التثليث المصدري والمنهجي، وكذلك عبر مناقشة الخبراء.
أظهرت نتائج البحث ما يلي: 1) أن تطبيق الطريقة الاستقرائية في موقع البحث يكيِّف خطوات "هربرت" (Herbartian stages) سياقياً، بحيث تشمل: (أ) تحديد الأنماط من الأمثلة في الكتاب، (ب) صياغة القاعدة بتوجيه من المعلم عبر المناقشة، و(ج) تطبيق القاعدة من خلال التمرينات وإنشاء جمل جديدة. وهذه العملية (التجريب والتصحيح) تحفز الطلاب على بناء معارفهم ذاتياً. 2) وُجِد عائقان رئيسان: (أ) عقبات لغوية، تتمثل في الأخطاء في تكوين الجمل بسبب ضعف الالمام بعلم الصرف؛ و(ب) عقبات غير لغوية، مثل قلة النشاط، ومسائل الانضباط، والعزوف عن أداء التمرينات. وكانت الحلول المطبقة استجابية، شملت التصويب الفوري، ودمج المواد الصرفية الأساسية، والتحفيز الفعَّال، والمتابعة المكثفة
PENGARUH BRAND AMBASSADOR SYIFA HADJU TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE GLAD2GLOW
Skripsi dengan judul “Pengaruh Brand Ambassador Syifa Hadju Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Glad2Glow” ini ditulis oleh Anik Zulfia, NIM. 126304212147, dengan pembimbing Ucik Ana Fardila, S.Si., M.I.Kom.
Kata Kunci: Brand ambassador, Keputusan pembelian, Syifa Hadju, Produk skincare Glad2Glow, Pemasaran online
Pemasaran produk-produk skincare saat ini mengalami persaingan yang cukup sengit. Strategi pemasaran yang digunakan untuk mengatasi persaingan tersebut yakni menggunakan brand ambassador artis terkemuka di tanah air, bahkan juga melibatkan selebgram yang sedang hype atau viral. Adanya persaingan pasar yang membuat sebuah brand harus memutar otak menggunakan metode pemasaran sesuai perkembangan zaman membuat brand Glad2Glow melakukan pendekatan pemasaran online dan mengajak bintang sinetron sekaligus pemain film Syifa Hadju sebagai brand ambassador. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya followers Syifa Hadju yang mendekati 21, 2 Milyar penduduk Indonesia. Strategi pemasaran menggunakan brand ambassador artis dan selebgram dipercaya mampu meningkatkan keputusan pembelian suatu produk. Pemilihan brand ambassador yang tepat secara signifikan dapat membangun kesadaran dan menciptakan dayat tarik, sehingga akan muncul tindakan konsumen yaitu memilih dan membeli suatu produk atau merek. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara brand ambassador Syifa Hadju dengan keputusan pembelian produk Glad2Glow. Variabel yang digunakan yakni brand ambassador sebagai variabel independen (X) dan keputusan pembelian sebagai variabel dependen (Y), sehingga pada penelitian ini menggunakan beberapa aspek brand ambassador sebagai acuan landasan masalah, yakni kredibilitas, daya tarik, dan kekuatan. Sementara untuk aspek keputusan pembelian adalah kesadaran, pengenalan, perhatian pemahaman, memori, perubahan sikap, suka/ tidak suka, dan keterlibatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Responden penelitian ini adalah 163 remaja perempuan pengguna skincare Glad2Glow. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data diolah menggunakan SPSS versi 26 dengan menyebar angket kuesioner. Hasil uji T penelitian ini menghasilkan Thitung > Ttabel yakni 15,819 > 1,654. Nilai T positif menunjukkan bahwa variabel brand ambassador mempunyai pengaruh yang searah dengan keputusan pembelian, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Ha diterima yakni ada pengaruh signifikan antara brand ambassador Syifa Hadju berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Glad2Glow. Aspek brand ambassador yang paling berpengaruh yakni aspek daya tarik dengan nilai persentase 64,4%, sedangkan aspek keputusan pembelian yakni aspek perhatian (attention) dengan nilai persentase 61,3%
PENGARUH PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN APLIKASI LABORATORIUM VIRTUAL (VLabs) TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI GINJAL KELAS XI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pembelajaran Biologi Menggunakan Aplikasi Laboratorium Virtual (VLabs) Terhada Minat Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi Ginjal Kelas XI Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Blitar”, ditulis oleh Nuzula Syafi`atul Auliana, NIM 126208211031, Jurusan Ilmu Keguruan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Biologi, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dosen pembimbing Dr. Eni Setyowati, S.Pd., M.M.
Kata Kunci : Laboratorium Virtual (VLabs), Sistem Ekskresi, Minat, Hasil Belajar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta dimana materi sistem ekskresi ginjal merupakan materi yang sulit dipelajari sehingga memerlukan kegiatan praktikum untuk memperjelas prosesnya. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa kegiatan praktikum terhambat oleh keterbatasan fasilitas laboratorium, ketiadaan ruang laboratorium, dan minimnya waktu pembelajaran mengakibatkan kegiatan praktikum tidak dilakukan. Hal ini berakibat pada turunnya minat dan hasil belajar siswa MAN 2 Blitar terhadap materi sistem ekeskresi ginjal. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi berupa Laboratorium Virtual (VLabs) merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan agar siswa dapat melakukan kegiatan praktikum dimanapun dan kapanpun. Dengan adanya media Laboratorium Virtual diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa MAN 2 Blitar pada materi sistem ekskresi ginjal.
Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi menggunakan aplikasi Laboratorium Virtual (VLabs) terhadap minat siswa pada materi sistem ekskresi ginjal kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Blitar (2) untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi menggunakan aplikasi Laboratorium Virtual (VLabs) terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi ginjal kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Blitar
Pendekatan penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design. Desain penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yakni siswa kelas XI MAN 2 Blitar dan sampel penelitian yakni kelas XI C (kelas kontrol) dan XI D (kelas eksperimen) dengan jumlah siswa masing-masing 37 dan 38 siswa. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui teknik angket, tes, dan dokumentasi. Data sebelumnya diuji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya data yang diperoleh diuji prasyarat yakni uji normalitas dan homogenitas, kemudian analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test, dan uji Man Whitney.
Hasil uji validitas terdapat 16 soal angket dan 25 soal hasil belajar yang valid digunakan dimana r-hitung > r-tabel dengan N = 25 dan taraf signifikansi 5%. Kemudian hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach` lAlpha angket minat belajar sebesar 0,872 > 0,6 dan nilai Cronbach` lAlpha soal hasil belajar pretest sebesar 0,811 > 0,6 sedangkan posttest sebesar 0,830 > 0,6 artinya instrumen angket dan hasil belajar reliabel. Hasil uji hipotesis (1) ada pengaruh pembelajaran biologi menggunakan aplikasi Laboratorium Virtual (VLabs) terhadap minat siswa pada materi sistem ekskresi ginjal kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Blitar dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05 berdasarkan hasil uji Independent Sample T-Test (2) ada pengaruh pembelajaran biologi menggunakan aplikasi Laboratorium Virtual (VLabs) terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi ginjal kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Blitar dengan nilai nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 berdasarkan hasil uji Man Whitney U Test. Kesimpulannya terdapat pengaruh Vlabs terhadap minat dan hasil belajar siswa
DETERMINASI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIA STANDAR (QRIS) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Mie Gacoan Tulungagung)
Skripsi dengan Judul “Determinasi Keputusan Konsumen Dalam Penggunaan Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) Sebagai Alat Pembayaran Digital Dalam Perspektif Ekonomi Syariah: (Studi Kasus Mie Gacoan Tulungagung)” ini ditulis oleh Daffa Mustika Suryadinata, NIM. 126402212132, Pembimbing Nadia Roosmalitasari S. Pd., M. Kom.
Kata kunci: Efisiensi, Keamanan, Risiko, Keputusan Penggunaan.
Perkembangan teknologi telah mendorong perubahan dalam sistem pembayaran. Salah satu inovasi digitalisasi pembayaran adalah QRIS sebagai alat pembayaran digital yang semakin populer di Indonesia serta membawa dampak yang signifikan. Penggunaan QRIS telah meluas di berbagai sektor, termasuk usaha kecil dan menengah. Munculnya pembayan digital yang semakin canggih juga perlu dipertimbangkan. Meskipun kehadiran QRIS diakui membawa berbagai manfaat, namun ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan terkait penggunaannya. Tiga variabel utama yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah efisiensi, kemanan dan risiko. Karena keputusan konsumen untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital, dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap ketiga faktor-faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen, dengan menitikberatkan pada ketiga variabel. Penelitian ini juga ingin mengkaji sejauh mana ketiga variabel ini saling mempengaruhi keputusan konsumen dalam menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital di Mie Gacoan Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability sampling dengan teknik Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan yang disebarkan kepada konsumen. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 97 responden konsumen Mie Gacoan Tulungagung. Tahap selanjutnya, data kuesioner diuji dengan regresi linier berganda.
Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa; (1) X1, X2, X3 secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y; (2) X1 secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Y; (3) X2 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y; (4) X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y. Angka R Square menunjukkan bahwa 9,6% variasi Keputusan Penggunaan bisa dijelaskan oleh ketiga variabel independen yang digunakan dalam persamaan regresi. Sedangkan sisanya 90,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA DI MIN 2 BLITAR
Skripsi dengan judul “Strategi Guru dalam menanamkan Nilai Pendidikan Karakter melalui Model Project Based Learning pada Mata Pelajaran Seni Rupa di MIN 2 Blitar” ini ditulis oleh Niken Nur Atika, NIM 126205211048. Dibimbing oleh Dr. Adi Wijayanto, S.Or., S.Kom., M.Pd., AIFO.
Kata Kunci: Strategi guru, Menanamkan Karakter, Project Based Learning, Seni Rupa
Teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia, salah satunya dalam dunia pendidikan. Teknologi menawarkan beragam kemudahan dan aksesibilitas informasi yang tak terbatas, membawa dampak positif signifikan dalam proses pembelajaran, seperti peningkatan efisiensi, personalisasi pembelajaran, dan perluasan jangkauan edukasi. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul pula berbagai tantangan dan dampak negatif yang perlu diwaspadai, khususnya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini mengkaji bagaimana teknologi merasuk dalam kehidupan peserta didik dan berkontribusi pada menurunkan interaksi sosial, dan melemahkan nilai karakter. Teknologi membuat terbentuknya sifat individualis, ketertarikan dengan budaya asing dan menyukai sesuatu yang instan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan madrasah adalah melalui pembelajaran dengan pemilihan model yang tepat berbasis karakter.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bagaimana Strategi Guru dalam menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Gotong Royong melalui Model Project Based Learning pada Mata Pelajaran Seni Rupa di MIN 2 Blitar?, (2) Bagaimana Strategi Guru dalam menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air melalui Model Project Based Learning pada Mata Pelajaran Seni Rupa di MIN 2 Blitar?, (3) Bagaimana Strategi Guru dalam menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Kreatif melalui Model Project Based Learning pada Mata Pelajaran Seni Rupa di MIN 2 Blitar?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penanaman nilai pendidikan karakter gotong royong, cinta tanah air dan kreatif pada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran seni rupa menggunakan model Project Based Learning.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. peneliti berangkat langsung ke lapangan untuk mengadakan pengamatan tentang sesuatu fenomena dalam suatu keadaan alamiah data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan empat teknik yaitu: triangulasi yaitu sumber, teknik, dan waktu, perpanjangan waktu penelitian, meningkatkan ketekunan dan pengecekan anggota. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan yang telah dianalisis. Sampling pada penelitian kualitatif harus bertujuan dan menjaring sebanyak mungkin informasi, dalam penelitian sampling bertujuan adalah seluruh peserta didik kelas IV yang terdiri dari kelas IVA 26, IVB 27, IVC 28 dan IVD 29 peserta didik.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi guru dalam menanamkan nilai karakter gotong royong melalui model PjBL pada pelajaran seni rupa adalah dengan pemilihan strategi kooperatif atau kelompok untuk mendorong kerjasama, membagi peserta didik secara heterogen yang memungkinkan dalam satu kelompok memiliki kemampuan beragam, guru menempatkan diri sebagai fasilitator yang memantau secara berkala proses interaksi dan komunikasi serta melakukan refleksi dan evaluasi berfokus pada penilaian proses yaitu aspek gotong royong. (2) Strategi guru dalam menanamkan nilai karakter cinta tanah air melalui model PjBL pada pelajaran seni rupa adalah dengan pemilihan tema proyek yang dikaitkan dengan isu atau budaya lokal dan guru melakukan pengenalan tema yang dapat membangkitkan ketertarikan. (3) Strategi guru dalam menanamkan nilai karakter kreatif melalui model PjBL pada pelajaran seni rupa adalah dengan pemilihan strategi kooperatif atau kelompok untuk mendorong pertukaran ide, kebebasan pemilihan sumber daya atau bahan karya yang sesuai desain, Pemberian reward untuk hasil karya terbaik, dan emberian tantangan berupa keterbatasan waktu untuk melatih kecepatan dan ketepatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dipilih guru seni rupa untuk diterapkan dalam pembelajaran dan cocok diintegrasikan dengan PjBL dapat membantu tertanamnya ketiga karakter tersebut
PERAN MANAJEMEN RISIKO DALAM MEMASTIKAN KUALITAS PEMBIAYAAN KPR MUAMALAT iB HIJRAH DENGAN AKAD MURABAHAH DAN MMQ (Studi Kasus Bank Muamalat KC Kediri)
Skripsi dengan judul “Peran Manajemen Risiko dalam Memastikan Kualitas Pembiayaan KPR Muamalat iB Hijrah dengan Akad Murabahah dan MMQ (Studi Kasus Bank Muamalat KC Kediri)” ini ditulis oleh Megita Prisillia Putri, NIM 126401203116, pembimbing Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh turunnya tingkat penyaluran pembiayaan dengan akad murabahah dan musyarakah pada Bank Muamalat Indonesia. Mayoritas tingkat pembiayaan digunakan untuk pendanaan KPR. Berdasarkan laporan keuangan Bank Muamalat Indonesia menunjukkan bahwa tingkat penyaluran pembiayaan mengalami penurunan sejak tahun 2019 – 2023 pada akad murabahah dan mengalami kenaikan penurunan pada akad musyarakah di tahun yang sama. Hal ini dapat disebabkan oleh tingginya tingkat risiko pembiayaan yang menyebabkan ketidakstabilan perputaran dana. Selain itu, kondisi ini juga dapat mempengaruhi kualitas pembiayaan dan kestabilan bank dalam jangka panjang. Pembiayaan KPR iB Hijrah Muamalat merupakan sala satu produk yang paling banyak diminati pada Bank Muamalat KC Kediri, dan tidak menutup kemungkinan adanya risiko gagal bayar di dalamnya. Sehingga pihak perbankan diperlukan untuk melakukan pengendalian melalui pengelolaan manajemen risiko pembiayaan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis mekanisme pembiayaan KPR iB Hijrah dengan akad murabahah dan MMQ di Bank Muamalat KC Kediri, 2) untuk menganalisis strategi Bank Muamalat KC Kediri dalam manajemen risiko pembiayaan KPR iB Hijrah pada akad murabahah dan MMQ, 3) Untuk menganalisis dampak pengelolaan manajemen risiko terhadap kualitas pembiayaan KPR iB Hijrah dengan akad murabahah dan MMQ pada Bank Muamalat KC Kediri.
Pendekatan dalam penelitian ini yaitu kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus (field reserch). Data yang digunakan berupa data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian berupa wawancara dengan narasumber Bank Muamalat KC Kediri. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan / verifikasi.
Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) Mekanisme pembiayaan KPR di Bank Muamalat KC Kediri dilakukan dengan dua akad, yaitu murabahah dan musyarakah mutanaqisah. Akad Murabahah sebagai skema jual beli dengan tambahan yang telah disepakati, serta akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) sebagai skema kepemilikan bertahap. 2) Strategi bank dalam manajemen risiko pembiayaan diantaranya dengan menerapkan system auto debet, sosialisasi disiplin keuangan, pendekatan kekeluargaan bagi nasabah pembiayaan macet, dan restrukturisasi pembiayaan untuk memberikan fleksibilitas pembayaran. 3) Dampak pengelolaan manajemen risiko diantaranya mengurangi potensi pembiayaan macet, meningkatkan kepuasan nasabah, serta menjaga stabilitas keuangan bank.
Kata Kunci : Manajemen Risiko, Kualitas Pembiayaan, KPR Syariah, Murabahah, Musyarakah Mutanaqisah (MMQ