Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENERAPAN STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH DAN AKHLAKUL KARIMAH (SKUA) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MAN 2 MOJOKERTO
Skripsi dengan judul “Penerapan Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di MAN 2 Mojokerto” ini ditulis oleh Rifa Iftiya Maulinda, NIM. 126201213270, dengan pembimbing Dr. Nurul Hidayat, M.Ag.
Kata Kunci: Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA), Pembentukan Karakter.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan serius akibat penurunan moral dan akhlak pada generasi muda di era globalisasi dan kemajuan teknologi, seperti meningkatnya perilaku negatif, kurangnya pemahaman nilai-nilai keagamaan, dan ketidakmampuan mengelola pengaruh media sosial turut memperparah kondisi tersebut. Sebagai langkah dalam mengatasi krisis moral dan akhlak, MAN 2 Mojokerto mengadakan program SKUA untuk membentuk karakter religius dan akhlak mulia peserta didik serta membekali mereka dengan pemahaman dan praktik keagamaan yang kuat agar mampu menghadapi tantangan moral di era globalisasi.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) Perencanaan Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Mojokerto; (2) Pelaksanaan Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Mojokerto; dan (3) Evaluasi Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Mojokerto.
Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sumber data pada penelitian ini diambil dari berbagai data primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus, yang memungkinkan untuk memahami secara mendalam konteks dan perkembangan yang terjadi pada objek penelitian.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan SKUA dilakukan secara sistematis dengan menetapkan tujuan, menyusun materi sesuai kebutuhan, dan memilih guru pembimbing berdasarkan latar belakang keagamaan. (2) Pelaksanaan SKUA menggunakan materi Al-Qur’an, fiqih & kaifiyah, dzikir dan doa, serta metode pembelajaran aplikatif seperti drill, hafalan, dan praktik. Tahap ini membentuk karakter religius, rasa ingin tahu, tanggung jawab, peduli sosial, dan kemandirian peserta didik. (3) Evaluasi SKUA dilakukan melalui penilaian non-tes dengan pendekatan formatif dan sumatif, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasilnya disampaikan kepada orang tua dalam bentuk rapor. Tahap ini membentuk karakter religius, tanggung jawab, jujur, dan peduli terhadap sesama
PENGEMBANGAN BOOKLET KEANEKARAGAMAN BURUNG DIURNAL DI KAWASAN HUTAN KOTA PAKAL SURABAYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA/MA
Skripsi ini dengan judul “Pengembangan Booklet Keanekaragaman Burung Diurnal Di Kawasan Hutan Kota Pakal Surabaya Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA/MA” ini ditulis oleh Vierda Dwi Rachmawati Budiono, NIM 126208212070, dosen pembimbing Dr. Eni Setyowati, S.Pd., M.M.
Kata Kunci: Keanekaragaman Hayati, Hutan Kota Pakal, Surabaya, Burung Diurnal, Booklet.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh dua permasalahan. Pertama, masih minimnya data ilmiah terkait keanekaragaman burung diurnal khususnya di tempat Lokasi peneliti yaitu Hutan Kota Pakal Surabaya. Permasalahan kedua, minimnya sumber belajar pendukung berupa booklet terkait keanekaragaman hayati. Untuk Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini, yaitu: 1) Mendeskripsikan keanekaragaman burung diurnal di kawasan hutan kota pakal Surabaya. 2) Mendeskripsikan kevalidan media booklet keanekaragaman burung diurnal di Kawasan Hutan Kota Pakal Surabaya. 3) Mendeskripsikan kepraktisan media booklet keanekaragaman burung diurnal di Kawasan Hutan Kota Pakal Surabaya. 4) Mendeskripsikan keefektifan media booklet keanekaragaman burung diurnal di Kawasan Hutan Kota Pakal Surabaya.
Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research & Development), diawali dengan penelitian deskriptipf kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian insitu (lokasi alamiah). Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi. Metode penelitian memadukan anatara jelajah bebas (cruise methods) dan point count. Jumlah zona atau stasiun dalam penelitian ini yaitu 3 stasiun. Pada setiap stasiun dilakukan pencatatan spesies burung diurnal. Pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE yang meliputi analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementaton), dan evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data tahap pengembangan produk berupa angket validasi ahli materi dan ahli media, angket keterbacaan oleh koresponden siswa, dan uji keefektifan berupa uji pre-test dan post-test.
Hasil penelitian yang ditemukan meliputi: 1) Pengembangan produk sumber belajar berupa booklet dengan dimensi ukuran A5 yang diakses secara offline. Booklet terdiri , cover famili, halaman materi, glosarium, daftar rujukan, biografi penulis, dan sampul belakang. Secara keseluruhan jumlah spesies burung diurnal yang ditemukan di seluruh stasiun yaitu sebanyak 8 spesies 4 famili diantaranya, Collocalia esculenta, Collocalia fuciphaga, Geopelia striata, Columbia livia, Zenaida macroura, Streptopelia chinensis, Ardea alba, Haliastur indus. Dan berdasarkan Berdasarkan hasil perhitungan, dari nilai indeks keanekaragaman stasiun I adalah 1,791759 stasiun II sebesar 2,025326 dan stasiun III sebesar 2,044931. Sesuai dengan data yang ditampilkan, diketahui nilai indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun III, dan terendah pada stasiun I. Indeks keanekaragaman dikategorikan tinggi apabila H’>3, dikatakan sedang apabila 1<H’<3, dan rendah apabila H’<1. Berdasarkan hasil perhitungan dan dibandingkan dengan kategori nilai indeks keanekaragaman, dapat dikatakan bahwa stasiun I, II, dan III memiliki indeks keanekaragaman yang sedang, artinya tidak ada yang memiliki nilai indeks keanekaragaman yang rendah maupun tinggi. Hal ini dikarenakan jumlah spesies per individu pada setiap stasiun kurang merata 2) Berdasarkan hasil validasi yang meliputi ahli media, ahli materi. Hasil dari ahli media mendapatkan skor 63 dengan persentase 84% sehingga memperoleh keterangan “Sangat Valid”. Pada hasil validasi ahli materi mendapatkan skor 95 dengan persentase 79,1% sehingga memperoleh keterangan “Valid”. 3) Hasil dari uji keterbacaan peserta didik mendapatkan skor 2175 dengan persentase 92,94% sehingga dikatakan “Sangat Praktis”. Dapat disimpulkan bahwa produk booklet keanekaragaman burung diurnal di Kawasan Hutan Kota Pakal Surabaya “sangat praktis”4) Hasil validasi hasil implementasi soal pre-test post-test dari uji paired sample T test, nilai signifikansi two tail adalah 0.000 < 0.05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pemahaman awal) dengan variabel akhir (pemahaman akhir). Dengan demikian booklet keanekaragaman burung diurnal layak di gunakan dan dapat meningkatkan pengetahuan siswa
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, DAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TIMUR PERIODE 2019-2024
Skripsi yang berjudul “Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Upah Minimum Kabupaten/Kota terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Periode 2019-2024” ditulis oleh Muhammad Ali Akbar, NIM. 126402213200 dengan pembimbing Rendra Erdkhadiva, M.Si.
Kata Kunci: PDRB, IPM, TPT, UMK, Penyerapan Tenaga Kerja
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyerapan tenaga kerja sebagai indikator utama pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Tantangan dalam penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Timur menunjukkan beberapa permasalahan selama periode 2019-2024, terutama akibat perubahan struktur ekonomi dan ketidaksesuaian keterampilan angkatan kerja dengan kebutuhan industri. Hal ini menyebabkan tingginya persaingan di pasar kerja dan jumlah pengangguran yang masih tergolong tinggi. Penelitian ini menghubungkan penyerapan tenaga kerja dengan faktor-faktor ekonomi makro seperti Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Tujuan dari penelitian ini antara lain: 1) Untuk menganalisis pengaruh PDRB, IPM, TPT, dan UMK terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024. 2) Untuk menganalisis pengaruh PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024. 3) Untuk menganalisis pengaruh IPM terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024. 5) Untuk menganalisis pengaruh TPT terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024. 6) Untuk menganalisis pengaruh UMK terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024.
Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pengumpulan data melalui data sekunder yang diperoleh dri publikasi laporan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur tahun 2019-2024 dengan dumlah sampel sebanyak 228. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan software Eviews 13 dengan teknik analisis regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) PDRB, IPM, TPT, dan UMK berpengaruh signifikan secara simultan terhadap penyerapan tenaga kerja. 2) PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. 3) IPM tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. 4) TPT berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. 5) UMK berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PAKET HAJI DAN UMROH (Studi pada PT. Menara Kamilah Tulungagung)
PT. Menara Kamilah Tulungagung penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam mengenai implementasi pemasaran digital serta memberikan rekomendasi yang praktis bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar yang ada.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. )Untuk Mengetahuai Strategi Pemasaran Digital Apa Saja Yang Efektif Untuk Meningkatkan Penjualan Paket Haji dan Umroh di PT. Menara Kamilah Tulungagung, 2.) Mengetahui Apa Saja Yang Menjadi Faktor Keberhasilan Penerapan Strategi Pemasaran Digital Dalam Meningkatkan Penjualan Paket Haji dan Umroh di PT. Menara Kamilah Tulungagung.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Teknik analisis data sesuai konsep Miles dan Hubermen yaitu melalui kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1)Strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT. Menara Kamilah Tulungagung melalui penggunaan media sosial, khususnya Instagram dan WhatsApp, terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan paket haji dan umrah. 2)Keberhasilan penerapan strategi pemasaran digital di PT. Menara Kamilah Tulungagung dipengaruhi oleh konsistensi, kreativitas, serta kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp secara efektif
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS KONSUMEN (Studi Kasus Bengkel Las Karya Agung Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulunggagung)
Skripsi dengan judul “Analisis Strategi Pemasaran dalam Mempertahankan
Loyalitas Konsumen (Studi Kasus Bengkel Las Karya Agung Desa Bungur
Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Muhammad
Rinaldo Reynard Syah Putra, NIM. 126405212176, dengan pembimbing/promotor
Dr. Chusnul Chotimah, M.Ag
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Kendala, Solusi, Dampak, Loyalitas Konsumen.
Persaingan bisnis yang semakin ketat di sektor usaha kecil menengah
mendorong pelaku usaha untuk merancang strategi pemasaran yang efektif dalam
mempertahankan eksistensi dan loyalitas konsumen. Bengkel Las Karya Agung
yang berlokasi di Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung
merupakan salah satu usaha lokal yang telah berjalan sejak tahun 2000 dan
memiliki tantangan dalam menjaga kepuasan serta loyalitas pelanggannya di tengah
kompetisi usaha serupa. Pelayanan, kualitas produk, dan strategi pemasaran
menjadi faktor penting yang memengaruhi keberlanjutan usaha ini.
Penelitian ini berfokus pada analisis strategi pemasaran yang diterapkan
oleh Bengkel Las Karya Agung dalam mempertahankan loyalitas konsumen.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk strategi pemasaran yang
digunakan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta
menganalisis dampak dari strategi tersebut terhadap loyalitas konsumen. Strategi
pemasaran yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah bauran pemasaran
7P yang meliputi produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan layanan
pelanggan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam
dengan pemilik, karyawan, serta pelanggan, dan dokumentasi di lapangan. Lokasi
penelitian dilakukan di Bengkel Las Karya Agung. Teknik analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperoleh melalui triangulasi teknik
dan peningkatan ketekunan dalam pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan
Bengkel Las Karya Agung terbukti efektif dalam mempertahankan loyalitas
pelanggan. Implementasi bauran pemasaran 7P dilakukan secara konsisten, dengan
penekanan pada kualitas produk, pelayanan yang ramah, serta penetapan harga
yang kompetitif. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan promosi digital
dan keluhan pelanggan, bengkel ini mampu menanganinya dengan respons cepat
dan solusi berbasis pelayanan. Strategi tersebut berdampak positif terhadap
peningkata
PENGEMBANGAN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN TRIGONOMETRI PADA SEGITIGA SIKU-SIKU KELAS X SMAN 2 TRENGGALEK
Fatmawati, Indah. 2025. Pengembangan Four-Tier Diagnostic Test Untuk Mengidentifikasi Pemahaman Konsep Perbandingan Trigonometri Pada Segitiga Siku-Siku Kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek. Skripsi, Program Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Skripsi : Dra. Umy Zahroh, M.Kes, M.Pd.
Kata Kunci: Instrumen Evaluasi, Tes Diagnostik, Four-Tier Diagnostik Test, Pemahaman Konsep, Perbandingan Trigonometri, Segitiga Siku-Siku
Penelitian ini di latarbelakangi oleh kurang efektifnya tes diagnostik yang diberikan guru usai pembelajaran di kelas. Untuk mengetahui pemahaman siswa guru hanya melakukan tanya jawab langsung usai kegiatan belajar mengajar. Keadaan tersebut menjadi dasar diperlukannya instrumen evaluasi pembelajaran yaitu tes diagnostik yang dapat membantu guru untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa, khususnya pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Berkaitan dengan itu, maka tes diagnostik yang dikembangkan adalah tes diagnostik empat tingkat atau four-tier diagnostic test.
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek, (2) untuk mendeskripsikan kevalidan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek, (3) untuk mendeskripsikan kepraktisan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek, (4) untuk mendeskripsikan keefektifan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang memiliki lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian adalah 5 siswa dari kelas X-2 sebagai uji kelompok kecil dan 30 siswa dari kelas X-2 sebagai ujii kelompok besar. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar angket validasi dan respon siswa serta guru. Teknik analisis data meliputi teknik analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media.
Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa (1) langkah pengembangan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku diawali dengan tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. (2) kevalidan four-tier diagnostic test dari validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 89% dan validasi ahli materi memperoleh presentase 88% , artinya four-tier diagnostic test dinyatakan valid. (3) kepraktisan four-tier diagnostic test dari rata-rata angket respon guru kelompok kecil dan besar memperoleh presentase sebesar 89,5% sedangkan rata-rata dari hasil observasi guru memperoleh persentase sebesar 93,75%, artinya four-tier diagnostic test n dinyatakan praktis. (4) keefektifan four-tier diagnostic test dari hasil angket respon siswa kelompok kecil dan besar memperoleh presentase sebesar 80,9% sedangkan rata-rata dari hasil observasi siswa memperoleh persentase sebesar 81,36%. Artinya four-tier diagnostic test dinyatakan efektif digunakan dalam mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Berdasarkan identifikasi pemahaman konsep siswa diperoleh data bahwa presentase tertinggi siswa berada pada kriteria paham konep dengan rata-rata 56%. Kemudian pada kriteria miskonsepsi dan tidak paham konsep memiliki rata-rata presentase yang sama yaitu 22%
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MAN 2 MOJOKERTO
Skripsi dengan judul “Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MAN 2 Mojokerto” ditulis oleh Risnani Rohmatul Ulla, NIM 126207212094 tahun 2025, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Prof. Dr. H. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd.
Kata Kunci: Manajemen Sarana dan Prasarana, Mutu Pendidikan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen sarana dan prasarana sebagai faktor penentu dalam peningkatan mutu pendidikan. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu sumber daya yang penting dan utama dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah. Dengan sarana dan prasarana yang baik maka akan memberikan dampak yang baik bagi warga sekolah seperti guru, peserta didik, dan pegawai lainnya. Oleh karena itu diperlukannya sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan, 2) mendeskripsikan pelaksanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan, 3) mendeskripsikan evaluasi sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan cara perpanjangan pengamatan dan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Mojokerto sudah dilakukan dengan baik dan terstruktur mulai dari mengidentifikasi kebutuhan, menentukan skala prioritas, dan menetapkan kebutuhan sarana dan prasarana, 2) Pelaksanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Mojokerto dilakukan dengan pengadaan yang terencana menjadi dasar penggunaan yang efektif, sementara penggunaan yang teratur memastikan sarana berfungsi optimal. Keduanya saling mendukung, meski masih ditemukan kendala pada pengaturan jadwal penggunaan, 3) Evaluasi sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Mojokerto dilakukan secara berkala dengan meliputi identifikasi masalah, analisis akar masalah, solusi tepat, dan partisipasi aktif warga madrasah. Pada evaluasi ini juga terdapat tindak lanjut yang melibatkan kepala madrasah dan komite
PENGARUH PENERAPAN TRANSFORMASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN BAGI PENGGUNA DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin peasat dari waktu kewaktu, membuat perpustakaan sebagai pusat informasi dituntut untuk
dapat beradaptasi guna memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin kompleks dan
dinamis. Dalam hal ini, kualitas layanan yang baik dan inovatif diperlukan dalam
menciptakan pengalaman pengguna yang optimal serta meastikan akses informasi yang
efektif di era digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penerapan transformasi digital terhadap peningkatan kualitas layanan di
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian
yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
kuesioner. Populasi terdiri dari pengguna perpustakaan di Dinas Kearsipan dan
Perpustakaan Daerah Kabupaten Trenggalek, dengan sampel sebanyak 97 responden
yang dipilih menggunakan metode Stratified Random Sampling berdasarkan rumus
dari Slovin. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2
) sebesar 0,490, menunjukkan
bahwa transformasi digital berpengaruh terhadap kualitas layanan di
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Trenggalek sebesar 49% dan
sisanya 51% menunjukkan bahwa terdapat faktor atau variabel lainnya yang
mempengaruhi transformasi digital yang tidak terlibat dalam penelitian yang
dilakukan
IMPLEMENTASI PENETAPAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA USAHA SOUVENIR DI DESA TAPAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Implementasi Penetapan Biaya Produksi guna Meningkatkan Volume Penjualan pada Usaha Souvenir di Desa Tapan, Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Fadilla Choiru Nisa, NIM. 126403213093, dosen pembimbing Sri Dwi Estiningrum, S.E., Ak., M.M., C.A.
Kata Kunci: Efisiensi Biaya, Strategi Produksi, UMKM, Souvenir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan terhadap produk souvenir yang seiring dengan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya identitas lokal dan aktivitas sosial-ekonomi berbasis budaya. Hal ini membuka peluang besar bagi pelaku UMKM di Desa Tapan, namun di sisi lain mereka masih menghadapi tantangan dalam manajemen biaya produksi, keterbatasan alat produksi, serta efisiensi waktu dalam memenuhi permintaan pasar yang seringkali mendadak dan dalam jumlah besar. Ketidakstabilan pendapatan, overproduksi, dan lemahnya strategi pemasaran menjadi hambatan dalam keberlanjutan usaha. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan penentuan biaya produksi pada usaha kerajinan tangan souvenir di Dusun Tapan, (2) menganalisis strategi biaya yang diterapkan. (3) Bagaimana hubungan antara efisiensi biaya produksi dengan capaian penjualan dan laba usaha pada Farid Souvenir di Desa Tapan, Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung? Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer (pelaku usaha dan karyawan) dan data sekunder dari literatur yang relevan. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, dan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, waktu, dan tempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penentuan biaya dilakukan secara manual berbasis proyek dengan prinsip full costing sederhana yang disesuaikan dengan sistem pre-order. (2) Strategi biaya mencakup efisiensi bahan baku, pemanfaatan tenaga kerja borongan, pemakaian kembali bahan sisa, serta pencatatan biaya yang sistematis meskipun sederhana. (3) Efisiensi biaya, penjualan, dan laba usaha saling memengaruhi, namun tidak selalu linier. Peningkatan laba membutuhkan efisiensi internal dan strategi penjualan yang tepat.
ABSTRACT
This thesis entitled “Implementation of Production Cost Determination to Increase Sales Volume in Souvenir Business in Tapan Village, Kedungwaru, Tulungagung Regency” was written by Fadilla Choiru Nisa, NIM. 126403213093, with supervisor Sri Dwi Estiningrum, S.E., Ak., M.M., C.A.
Keywords: Cost Efficiency, Production Strategy, MSMEs, Souvenirs
This research is motivated by the growing demand for souvenir products in line with increasing awareness of local identity and the rise of culture-based socio-economic activities. This trend presents a significant opportunity for MSMEs in Tapan Village. However, these businesses face challenges related to cost management, limited access to modern production tools, and time efficiency in meeting sudden and large-volume market demands. Income instability, overproduction, and weak marketing strategies have become major obstacles to business sustainability. The objectives of this study are: (1) to describe the cost determination in souvenir craft businesses in Tapan Village, (2) to analyze the cost strategies implemented. (3) How is the relationship between production cost efficiency, sales achievement, and business profit at Farid Souvenir in Tapan Village, Kedungwaru District, Tulungagung Regency?" This study uses a descriptive qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data sources consist of primary data (business owners and employees) and secondary data from relevant literature. Data analysis follows the Miles and Huberman interactive model, and data validity is ensured through source, time, and place triangulation. The results show that: (1) Cost determination is carried out manually on a per-project basis using a simplified full costing method adapted to a pre-order system. (2) Cost strategies include efficient use of raw materials, flexible labor management through contract-based systems, reutilization of leftover materials, and basic but systematic cost recording. (3) Cost efficiency, sales, and business profit are interrelated, though not always linear. Profit growth requires both internal efficiency and effective sales strategies
EDUKASI KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI RESEPSI KHALAYAK PADA AKUN TIKTOK @DOKTERAMIRAOBGYN
Skripsi dengan judul “Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Resepsi
Khalayak Pada Akun TikTok @dokteramiraobgyn” ini ditulis oleh Tiara Indah
Devi, NIM 126304211063, dengan pembimbing Fionna Christabella, S. Sn.M.A.
Kata Kunci : Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Resepsi Khalayak,
TikTok
Kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) adalah aspek fundamental yang
mempengaruhi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Namun, pembahasan KSR
sering dihindari masyarakat, menciptakan kesenjangan kesadaran yang berpotensi
fatal, seperti tingginya angka kehamilan tidak diinginkan, penyebaran infeksi
menular seksual (IMS), dan kekerasan seksual. Edukasi KSR melalui media
merupakan upaya meningkatkan pemahaman dan mencegah dampak negatif
tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi khalayak terhadap
video edukasi KSR pada akun TikTok @dokteramiraobgyn, khususnya mengenai
kasus remaja hamil di luar nikah dengan (IMS) kondiloma akuminata.
Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Resepsi Teori
(Encoding-Decoding) David Morley dan Teori Edukasi KSR, peneliti
menganalisis konten video dari sisi encoding, serta menelaah pemaknaan dari
sembilan informan melalui observasi, Focus Group Discussion (FGD),
wawancara, dan dokumentasi. Keselarasan antara encoding dan decoding
menghasilkan posisi pemaknaan yang dianalisis menggunakan tiga kategori posisi
Morley: Dominant-Hegemonic, Negotiated, dan Oppositional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat informan berada pada posisi
Dominant-Hegemonic, sepenuhnya setuju dan menerima edukasi kasus remaja
hamil di luar nikah dengan (IMS) kondiloma akuminata. Sementara itu, lima
informan lainnya berada pada posisi Negotiated, di mana mereka mengadaptasi
pesan tersebut ke dalam kerangka pemahaman pribadi mereka. Temuan ini
mengindikasikan pemaknaan negosiasi yang signifikan di kalangan khalayak,
menunjukkan bahwa pesan edukasi KSR pada akun TikTok diterima, namun
khalayak memiliki ruang untuk menafsirkannya secara adaptif sesuai dengan latar
belakang dan perspektif mereka sendiri