Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I DI MI ROUDLOTUL MUTA’ALLIMIN PAGERSARI
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Media Kartu Kata Bergambar Pada Awal Permulaan Membaca Kelas I di MI Roudlotul Muta’allimin Pagersari.” ini ditulis oleh Sasmita Septy, NIM. 126205211065, dengan pembimbing skripsi Dr. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I.
Kata kunci : kartu kata bergambar, media pembelajaran, membaca permulaan, siswa kelas I
Rata – rata memiliki kemampuan yang rendah,oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I Sekolah Dasar. Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting untuk mendukung proses belajar siswa pada jenjang berikutnya. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, menggabungkan suku kata, serta memahami makna kata secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk membantu meningkatkan kemampuan tersebut. Salah satu media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media kartu kata bergambar.
Fokus penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penggunaan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I Sekolah Dasar. Penelitian ini memusatkan perhatian pada bagaimana media visual yang menggabungkan gambar dan kata dapat membantu siswa dalam mengenali huruf, menggabungkan suku kata menjadi kata utuh, serta memahami makna kata melalui asosiasi visual. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas media kartu kata bergambar dalam menunjang proses belajar membaca pada tahap awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca sebelum dan sesudah perlakuan, yaitu penggunaan media kartu kata bergambar dalam pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah penggunaan media kartu kata bergambar. Data menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest yang dianalisis melalui uji-t.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata bergambar berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di MI Roudlotul Muta’allimin Pagersari
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BOOKCREATOR DAN EDUCAPLAY PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS IV MI FATTAKHUL IRSYAD TANJUNGANOM NGANJUK
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Bookcreator dan Educaplay pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas IV MI Fattakhul Irsyad Tanjunganom Nganjuk” ini ditulis oleh Adinda Ayu Maghfira, NIM. 126205201026, dengan pembimbing Dr. Adi Wijayanto, M.Pd.
Kata kunci: Media Pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran, Bookcreator, Educaplay
Media pembelajaran berbasis Bookcreator dan Educaplay merupakan media buku pembelajaran dan alat evauasi pembelajaran yang dikemas dalam bentuk digital yang dapat diakses pada perangkat elektronik secara online. Media pembelajaran berbasis Bookcreator berisi materi yang dikemas secara ringkas dan menarik berupa vidio, gambar audio, dan evaluasi pembelajaran menggunakan Educaplay dengan instruksi yang jelas. Media pembelajaran ini diunggah pada aplikasi Bookcreator.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisa kebutuhan dan mendesain media dan alat evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV di MI Fattakhul Irsyad Tanjunganom Nganjuk, (2) mendeskripsikan proses pengembangan media dan alat evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV, (3) dan mengetahui implementasi serta efektivitas media danalat evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV di MI Fattakhul Irsyad Tanjunganom Nganjuk.
Pendekatan dalam skripsi ini menggunakan metode R&D (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu analisis (analysys), perencanaan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan prosedur pengembangan media dan alat evaluasi pembelajaran diawali dengan analisis kebutuhan. Kedua, yaitu perencanaan dengan menentukan desain awal. Ketiga, pengembangan dengan menghasilkan produk. Keempat, yaitu implementasi dengan menguji efektivitas produk yang dikembangkan. Kualitas produk mendapatkan persentase rata rata 86,9% dari para validator media, materi, dan soal. Tingkat efektivitas dengan perolehan nilai sig (2-tailed) yang diperoleh adalah kurang dari 0,05 tepatnya 0,000<0,05 hasil uji statistik ini memberikan bukti bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Bookcreator dan Educaplay ini efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran
PERGAULAN BEBAS SEBAGAI BENTUK KENAKALAN REMAJA (Studi Fenemologi di Desa Malasan)
ABSTRAK
Haviludin Prastyo Nugroho.NIM 12306193045 2025.Pergaulan Bebas Remaja Di Desa Malasan. Skripsi.Fakultas Usludin Adab dan Dakwah, Jurusan Dakwah, Program Pendidikan Bimbingan dan Konseling Islam Universitas Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembibing: Muhammad Sholihuddin Zuhdi, S.Sos.I.,M.Pd
Kata Kunci: Pergaulan Bebas, Kenakalan, Remaja
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kenakalan remaja yang terjadi di desa Malasan. Penyebab kenakalan remaja ini disebabakan oleh pergaulan bebas yang tengah terjadi saat ini. Penelitian ini mememiliki tujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana peragulan bebas dan memberikan pengarahan kepada remaja di desa Malasan Kecamantan Durenan Kabupaten Trenggalek. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan metode fenomologi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling dengan pengambilan 3 subject remaja kisaran usia 17-19 tahun dianataralain yaitu 1 murid SMA , 1 murid SMK dan 1 murid MAN di desa Malasan. Hasil dari penelitian ini didapatkan dengan proses wawancara dan observasi. Teknik analisis data diperoleh melalui redaksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakaan trigulasi sumber dan trigulasi teknik. Hasil pergaulan bebas yang terjadi didesa Malasan ditemukan 3 aspek yaitu Pemahaman Pergaulan Bebas, Kebebasan dalam Pergaulan Bebas dan Pengaruh dari Pergaulan Bebas. Dengan adanya aspek pergaulan bebas inilah diharapkan baik orang tua dan guru bisa lebih mengawasi pergaulan remaja untuk masa depan yang akan datang
PERJUANGAN HIDUP TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS NOVEL DI MAN 1 KEDIRI
ABSTRAK
Nurul Hidayah. 2025. Perjuangan Hidup Tokoh Utama dalam Novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El-Shirazy dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Teks Novel di MAN 1 Kediri. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Muyassaroh, S.S., M.Pd.,
Kata kunci: perjuangan hidup, bahan ajar, strukturalisme genetik.
Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai cermin kehidupan yang merefleksikan nilai, konflik dan perjuangan manusia dalam menghadapi kenyataan sosial. Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra menyimpan beragam potret kehidupan yang dapat dijadikan sumber pembelajaran, khususnya dalam memahami nilai-nilai kehidupan melalui tokoh dan alur cerita. Salah satu nilai penting yang sering diangkat dalam novel adalah perjuangan hidup tokoh utama dalam menghadapi tantangan fisik, psikis, sosial. Novel Bidadari bermata Bening karya Habiburrahman El-Shirazy menjadi objek yang tepat untuk menggambarkan bentuk perjuangan tersebut karena memuat nilai-nilai religius, keteguhan hati, dan keteladanan sikap dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis bentuk-bentuk perjuangan hidup tokoh utama dalam novel Bidadari Bermata Bening, dan (2) mengkaji pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks novel dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah kelas XII.
Penelitian ini termasuk dalam jenis analisis teks dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, berlandaskan pada pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldman yang dikombinasikan dengan teori perjuangan tokoh menurut Sugihastuti. Data berupa narasi, dialog, dan monolog dalam novel yang mencerminkan perjuangan hidup tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan langkah baca dan catat. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi dan penyimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan hidup tokoh utama dalam novel Bidadari Bermata Bening terbagi ke dalam tiga aspek, yaitu: (1) perjuangan fisik yang tampak melalui ketabahan tokoh dalam menghadapi kelelahan dan beban kerja, ditandai dengan kondisi fisik yang kuat maupun lemah; (2) perjuangan psikis yang tercermin melalui keteguhan hati, sikap pantang menyerah, ketabahan, ketegasan, keberanian, keteguhan pendirian, ketangguhan, pola pikir positif, sikap menghargai dan menghormati, keuletan, religiositas, kepedulian sosial, serta orientasi ke masa depan; dan (3) perjuangan sosial yang tampak dalam interaksi sosial, empati, serta tanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa perjuangan hidup tokoh utama sarat dengan nilai-nilai keteladanan yang dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan nyata
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), NON PERFORMING FINANCING (NPF), DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) TERHADAP TINGKAT BAGI HASIL DEPOSITO MUDHARABAH DENGAN BI-RATE SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH
Tesis dengan judul “Pengaruh Return on Asset (ROA), Non Performing Financing (NPF), Dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah Dengan BI-Rate Sebagai Variabel Moderasi Pada Bank Umum Syariah” ini ditulis oleh Wahyu Nugroho , NIM. 1880508230048, dengan pembimbing Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I., dan Dr. Mashudi, M.Ag.
Kata Kunci: Bank Syariah, Bagi Hasil, Deposito Mudharabah, ROA, NPF, FDR, BI-Rate.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Non-Performing Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah pada Bank Umum Syariah di Indonesia, dengan BI-Rate sebagai Variabel Moderasi. Latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya popularitas produk Deposito Mudharabah sebagai salah satu komponen utama dalam penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang mencerminkan peningkatan minat masyarakat terhadap produk perbankan syariah. Namun demikian, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang berbeda-beda terkait pengaruh ROA, NPF, dan FDR terhadap Tingkat Bagi Hasil, sehingga diperlukan pendekatan baru dengan mempertimbangkan faktor makroekonomi, khususnya BI-Rate, sebagai variabel eksternal yang potensial memoderasi hubungan tersebut.
Populasi dalam penelitian ini adalah data laporan tahunan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2014 hingga 2023. Sampel terdiri dari 8 Bank Umum Syariah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel non-probabilistik yang tidak memberikan peluang yang sama bagi setiap elemen populasi untuk terpilih sebagai sampel.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode analisis data berupa estimasi regresi data panel. Pemilihan model dilakukan menggunakan Random Effect Model (REM). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t, uji F, koefisien determinasi (R²), serta Moderated Regression Analysis (MRA). Seluruh pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) memiliki pengaruh signifikan terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah. Selanjutnya, Non-Performing Financing (NPF) berpengaruh positif terhadap Tingkat Bagi Hasil, sementara Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh negatif signifikan. Selain itu, BI-Rate terbukti berperan sebagai Variabel Moderasi yang signifikan dalam memperkuat atau memperlemah pengaruh ROA, NPF, dan FDR terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah pada Bank Umum Syariah di Indonesia
PEMBENTUKAN SPIRITUALITAS PENGANUT SAPTA DARMA TULUNGAGUNG DALAM PERSPEKTIF ETIKA JAWA FRANZ MAGNIS SUSENO
Ketertarikan peneliti terhadap topik ini berangkat dari kegelisahan atas semakin terkikisnya spiritualitas dan etika lokal di tengah arus modernisasi. Kerohanian Sapta Darma menjadi salah satu ajaran yang tetap bertahan dan diamalkan oleh sebagian masyarakat di Tulungagung. Ajaran ini bukan hanya mengajarkan relasi spiritual dengan Tuhan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Etika Jawa yang luhur, seperti tepa selira, unggah-ungguh, dan nrimo ing pandum. Relevansi ajaran ini dalam konteks kekinian menarik untuk diteliti sebagai bentuk perlawanan terhadap krisis identitas budaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan spiritualitas penganut Sapta Darma melalui ajaran dan praktik keagamaannya serta bagaimana nilai-nilai Etika Jawa menurut Franz Magnis Suseno berperan dalam membentuk karakter spiritual para penganutnya. Fokus utama penelitian ini adalah menggali makna spiritualitas yang terbentuk dari integrasi ajaran lokal dan etika budaya Jawa.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti secara langsung terlibat dalam kegiatan spiritual warga seperti sujud keseharian, sujud sanggaran, dan sujud penggalian yang dilakukan di Sanggar Candi Busana Tulungagung. Data dianalisis secara tematik melalui teknik kondensasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas penganut Sapta Darma dibentuk melalui kombinasi antara laku spiritual dan penghayatan terhadap nilai-nilai etika Jawa. Integrasi ini membentuk karakter religius yang rendah hati, inklusif, dan harmonis. Etika Jawa tidak hanya hidup sebagai kearifan lokal, tetapi juga menjadi fondasi spiritualitas yang kontekstual dan relevan dalam kehidupan modern
MAKNA SIMBOLIS MENDEM ARI-ARI DALAM TRADISI JAWA DI DESA SEBALOR KECAMATAN BANDUNG TULUNGAGUNG (ANALISIS SEMIOTIKA UMBERTO ECO)
Skripsi dengan judul “Makna Mendem Ari-ari dalam Tradisi Jawa di Desa Sebalor
Kecamatan Bandung Tulungagung (Analisis Semiotika Umberto Eco)” ditulis oleh
Suci Wahyuni, NIM 126302212040, dengan Pembimbing Abdul Aziz Faradi,
M.Hum.
Kata Kunci: Mendem Ari-ari, Semiotika, Simbol, Tradisi
Penelitian ini mengkaji tentang simbolisme dalam tradisi Mendem Ari-ari pada
masyarakat Jawa di Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.
Tradisi ini dilakukan dengan cara mengubur plasenta bayi disertai dengan berbagai
perlengkapan simbolik, seperti kendi, daun, kain kafan, alat tulis, benang, hingga
sesaji atau cok bakal. Masyarakat memaknai ari-ari sebagai "batur bayi" atau
saudara gaib yang harus dihormati dan dijaga. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)
mengidentifikasi simbol-simbol yang terkandung dalam tradisi Mendem Ari-ari, 2)
menafsirkan makna simbolik tersebut berdasarkan perspektif semiotika Umberto
Eco. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis
penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif,
wawancara mendalam terhadap informan seperti dukun bayi, orang tua, dan tokoh
adat, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlengkapan dalam tradisi Mendem
Ari-ari seperti daun waru/sente, kendi tanah liat, alat tulis, hingga posisi
penguburan memiliki makna simbolik berlapis: denotatif, konotatif, dan interpretan
yang mencerminkan pandangan kosmologis masyarakat Jawa tentang hubungan
spiritual antara bayi, alam, dan kekuatan gaib. Dengan menggunakan pendekatan
semiotika Umberto Eco, setiap benda dianggap sebagai tanda budaya yang
bermakna ganda dan terbuka terhadap interpretasi dalam konteks sosial. Tradisi ini
menjadi media pelestarian nilai-nilai leluhur serta identitas budaya yang diwariskan
turun-temurun. Di tengah arus modernisasi, tradisi ini tetap dijaga sebagai bentuk
kearifan lokal yang sarat makna filosofis dan spiritual
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MURDER TERHADAP SELF-CONFIDENCE DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MATERI GEOMETRI TRANSFORMASI PADA KELAS IX DI SMP INTERNASIONAL DARUL AKHWAN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran MURDER terhadap Self Confidence dan Hasil Belajar Siswa dengan Materi Geometri Transformasi pada Siswa Kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung.” ini ditulis oleh Moch. Anang Prasetyo, NIM. 1220413061, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan dosen pembimbing Dr. Miswanto, M.Pd. NIP. 198508272011011006.
Kata kunci: MURDER, self confidence, hasil belajar, geometri transformasi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya self confidence belajar siswa, yang dimana hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Hal ini terjadi dikarenakan pembelajaran guru yang hanya menerapkan metode pembelajaran konvensional. Dengan pemilihan teknik pembelajaran yang tepat diharapkan dapat mewujudkan pembelajaran yang baik sehingga mampu meningkatkan self confidence dan hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru agar mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sehingga akan meningkatkan self confidence dan hasil belajar adalah melalui model pembelajaran MURDER
Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap self confidence siswa dengan materi geometri transformasi pada kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung, 2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap hasil belajar siswa dengan materi geometri transformasi pada kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung, 3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap self confidence dan hasil belajar siswa dengan materi geometri transformasi pada kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung. Pada penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Sampel yang digunakan ada dua kelas yaitu unsur kelas IX B dengan jumlah 21 siswa sebagai kelas eksperimen dan unsur kelas IX A dengan jumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen penelitian ini adalah 1) angket,2) tes, 3) dokumentasi teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah : 1) pengumpulan data 2) penyajian data 3) reduksi data, dan 4) kesimpulan atau verifikasi Analisis data yang digunakan ada tiga uji yaitu: 1) uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), 2) uji prasyarat (uji normalitas dan homogentitas), 3) uji hipotesis (uji t, uji effect size Cohen’s dan uji MANOVA).
Kesimpulan penelitian ini adalah: 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap self confidence belajar siswa dengan materi geometri transformasi pada siswa kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung. Ditunjukkan dengan nilai sig. (2-tailed) 0,028 < 0,05 yang menandakan Ha diterima, 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap hasil belajar siswa dengan materi geometri transformasi pada siswa kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung. Ditunjukkan dengan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 yang menandakan Ha diterima, 3) Terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap self confidence dan hasil belajar siswa dengan materi geometri transformasi pada siswa kelas IX SMP Internasional Darul Akhwan Tulungagung. Besarnya pengaruh terhadap self confidence sebesar 0,729 tergolong besar dan hasil belajar siswa sebesar 1,256 tergolong sangat besar. Sekaligus ditunjukkan dengan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 yang menandakan Ha diterima
DEFRAGMENTASI STRUKTUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA GEOMETRI DITINJAU BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT (FI) SISWA DI MAN 2 BLITAR
Skripsi dengan judul “Defragmentasi Struktur Bepikir Siswa dalam
Memecahkan Masalah Matematika Geometri Ditinjau Berdasarkan Gaya Kognitif
Field Independent (FI) Siswa Di MAN 2 Blitar” ini ditulis oleh Nurul Ardi
Astutik, NIM. 126204213198, dengan pembimbing Dr. Sutopo, M. Pd.
Kata Kunci: Defragmentasi Struktur Berpikir, Pemecahan Masalah, Geometri,
Gaya Kognitif, Field Independent.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yang kontras dengan
dunia pendidikan. Dimana kemampuan memecahkan masalah merupakan salah
satu indicator penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi
geometri yang menuntut keterampilan berpikir sistematis dan struktur. Namun,
banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal geometri karena
struktur berpikir siswa masih terdefragmentasi, terutama yang berkaitan dengan
gaya kognitif field independent (FI).
Tujuan penelitian: (1) untuk mendeskripsikan defragmentasi struktur
berpikir siswa yang memiliki gaya kognitif field independent (FI) tinggi dalam
memecahkan masalah matematika geometri; (2) untuk mendeskripsikan
defragmentasi struktur berpikir siswa yang memiliki gaya kognitif field
independent (FI) rendah dalam memecahkan masalah matematika geometri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus. Dalam penelitian ini data diperoleh berdasarkan hasil tes GEFT, tes
pemecahan masalah geometri, dan wawancara. Proses defragmentasi dilakukan
melalui tiga tahapan, yaitu scanning, check some error, dan repairing, dengan
intervensi berupa disequilibrasi, conflict cognitive, dan scaffolding.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) siswa FI tinggi mengalami
fragmentasi berupa mis-connection dan lubang kontruksi, yang dapat diatasi
melalui intervensi pemunculan koneksi dan perajutan skema; (2) siswa FI rendah
mengalami fragmentasi yang lebih kompleks, yaitu pseudo construction, misconnection,
dan lubang kontruksi, sehingga memerlukan intervensi defragmentasi
yang lebih intensif
KEBAHAGIAAN PEREMPUAN PEROKOK PADA DEWASA AWAL
Skripsi dengan judul “Kebahagiaan Perempuan Perokok Pada Dewasa Awal” yang ditulis oleh Yusriyya Mey Adilla, NIM. 126308211081. Dengan pembimbing Dr. Hj. Uswah Wardiana, M.Si.
Kata kunci: Kebahagiaan, Perempuan Perokok, Dewasa Awal.
Fenomena merokok pada perempuan masih dianggap tabu di sebagian masyarakat Indonesia, sehingga perempuan perokok kerap mendapatkan stigma negatif karena dinilai melanggar norma sosial. Meskipun demikian, sebagian perempuan merokok untuk mengelola stres dan memperoleh ketenangan, bahkan kebahagiaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman subjektif perempuan perokok dalam menemukan makna kebahagiaan melalui aktivitas merokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis deskriptif (PFD). Partisipan berjumlah dua orang perempuan berusia 20–25 tahun, beragama Islam, sedang menempuh pendidikan sebagai mahasiswi, dan telah menjadi perokok aktif minimal selama enam bulan. Lokasi penelitian berada di Kelurahan Karangwaru dan Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa merokok bagi partisipan memiliki makna yang kompleks, tidak hanya sebagai kebiasaan fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk mengelola emosi, menciptakan ruang pribadi, memperkuat relasi sosial, dan menemukan rasa damai dalam kesendirian. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas merokok bagi sebagian perempuan menjadi bagian dari pengalaman kebahagiaan yang bersifat subjektif dan persona