Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
DINAMIKA NILAI SAKRAL DAN PROFAN PADA TRADISI LABUH PARI MASYARAKAT DESA WAJAK LOR KECAMATAN BOYOLANGU TULUNGAGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika nilai sakral
dan profan dalam pelaksanaan tradisi Labuh Pari yang berlangsung di
tengah perubahan sosial masyarakat Desa Wajak Lor, Kecamatan
Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Tradisi Labuh Pari merupakan
ritual adat yang dilakukan menjelang panen padi sebagai bentuk rasa
syukur kepada Tuhan dan penghormatan terhadap alam serta kekuatan
supranatural. Dahulu, tradisi ini diyakini memiliki pengaruh terhadap
keberhasilan hasil panen dan dijalankan dengan nilai-nilai spiritual
yang kuat. Namun, seiring dengan masuknya modernisasi, kemajuan
teknologi pertanian, serta berkembangnya pola pikir rasional, makna
sakral dalam tradisi tersebut mengalami pergeseran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan
dokumentasi metode studi kasus kasus yang berpusat pada satu objek
secara intensif dan mempelajarinya sebagai suatu kasus. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Wajak Lor kini
mulai memahami keberhasilan pertanian tidak lagi ditentukan oleh
pelaksanaan ritual tradisi, melainkan oleh faktor teknis seperti
pemilihan bibit unggul, kondisi cuaca, dan penggunaan teknologi
pertanian modern. Ritual Labuh Pari kini lebih dipandang sebagai
simbol budaya dan ajang syukuran semata, bukan lagi kewajiban
spiritual. Meskipun begitu, unsur-unsur sakral seperti doa dan sedekah
masih tetap dipertahankan, menandakan bahwa nilai sakral tidak
sepenuhnya hilang, melainkan mengalami tumpang tindih dengan
nilai profan.
Kata Kunci: Tradisi, Sakral, Profa
REPRESENTASI KELAS SOSIAL DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN TEKS NOVEL DI MA FASE F
Skripsi dengan judul “Representasi Kelas Sosial dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Teks Novel di MA Fase F” ini ditulis oleh Dita Amalia Putri Agustina, NIM. 126210212102, dengan pembimbing Titik Dwi Ramthi Hakim, M.Pd.
Kata Kunci: Representasi Kelas Sosial, Novel, Pembelajaran Teks Novel
Isu kelas sosial dan ketimpangan sering kali tercermin dalam karya sastra, termasuk novel. Fenomena ini juga tampak dalam dunia pendidikan, seperti perbedaan perlakuan yang diterima oleh siswa dari latar belakang ekonomi. Hal ini menunjukkan pentingnya mengangkat isu sosial dalam pembelajaran. Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye merepresentasikan konflik antara kelas borjuis dan proletar secara kuat. Hingga kini, analisis representasi kelas sosial yang terkandung dalam novel ini juga belum pernah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis representasi kelas sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dan pemanfaatannya dalam pembelajaran teks novel di MA fase F. Sumbangsih keilmuan yang diharapkan dari penelitian ini meliputi dua hal penting, yaitu (1) representasi kelas sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye; dan (2) pemanfaatan representasi kelas sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dalam pembelajaran teks novel di MA Fase F.
Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra Marxis. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan dialog dan narasi dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye yang mengarah pada bentuk representasi kelas sosial dan hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia di MA Ma’arif Udanawu. Cara pengumpulan data dilakukan dengan membaca sumber data secara berulang-ulang yang menjadikan peneliti sebagai human instrumen. Data diidentifikasi dan diklasifikasikan menggunakan tabel kodifikasi data yang telah dibuat dengan didasari pada permasalahan yang akan dikaji. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data baca-catat dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi.
Penelitian ini mengungkap bahwa novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye merepresentasikan dua kelas utama, yaitu borjuis dan proletar, yang ditampilkan melalui tiga aspek: (1) latar sosial (gaya hidup, akses pendidikan, profesi); (2) kepemilikan alat produksi (usaha, aset, dan jaringan bisnis); dan (3) aktivitas sosial (relasi antarkelas dan konflik sosial). Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran teks novel di MA fase F sesuai dengan Kurikulum Merdeka, dengan memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang ketimpangan sosial dan nilai-nilai keadilan
PENGARUH PAJAK RESTORAN, PAJAK HOTEL, DAN PAJAK HIBURAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN/ KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2021 – 2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pajak Restoran, Pajak Hotel, dan Pajak Hiburan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 – 2023” ini ditulis oleh Lailatul Ima Fatmawati, NIM. 126403213120, dengan pembimbing Dr. Ali Mauludi, AC., M.A.
Kata Kunci: Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pendapatan Asli Daerah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendapatan dari pajak restoran, pajak hotel, dan pajak hiburan dari Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2021 – 2023 mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup signifikan. Perbedaan penerimaan pendapatan ketiga pajak tersebut memiliki tingkat perbedaan yang cukup curam antar daerah. Namun, pendapatan asli daerah Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa tahun 2021 – 2023 dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sehingga akankah berpengaruh pendapatan ketiga pajak tersebyt terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2021 – 2023.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menguji Pengaruh Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.. (2) Untuk menguji pengaruh Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. (3) Untuk menguji Pengaruh Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.. (4) Untuk menguji Pengaruh Pajak Restoran, Pajak Hotel, dan Pajak Hiburan secara bersama-sama terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan pada website https://djpk.kemenkeu.go.id/. Metode penelitian yang digunakan adalah Fixed Effect Mode yang diuji dengan EViews 12 SV.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pajak Restoran memberikan pengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur
(2) Pajak Hotel memberikan pengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. (3) Pajak Hiburan memberikan pengaruh negatif terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur (4) Pajak Restoran, Pajak Hotel, dan Pajak Hiburan secara bersama-sama memberikan pengaruh positif signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timu
DAMPAK DAN STRATEGI DESTINASI WISATA DOSH HOLIDAY TERHADAP KEHIDUPAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL
Skripsi dengan judul “Dampak dan Strategi Wisata Dosh Holiday Pterhadap Kehidupan Ekonomi Masyarakat Lokal”. Ditulis oleh Ulfa Rhidhotul Sholikhah, NIM. 126407212076, Jurusan Pariwisata Syariah, Pembimbing Uswatun Nafi’ah, M.M.
Kata kunci: Dampak Pariwisata, Strategi, Kehidupan Ekonomi, Masyarakat Lokal.
Konteks penelitian ini didasari oleh perkembangan pariwisata yang saat ini telah dijadikan sebagai sumber pendapatan, baik sebagai pendapatan daerah seperti pada umumnya maupun pendapatan bagi masyarakat lokal khususnya. Hal ini dapat terjadi terutama di daerah yang memiliki potensi wisata. Dosh Holiday merupakan wisata lokal yang menyerap tenaga kerja lokal sebagai penggerak pengembangannya. Namun, mengenai hal tersebut, wisata ini masih memerlukan strategi yang memadai untuk lebih memaksimalkan destinasi wisatanya bagi masyarakat lokal
Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana dampak keberadaan Dosh Holiday terhadap kehidupan ekonomi masyarakat lokal? (2) Bagaimana strategi yang dapat diimplementasikan untuk memaksimalkan manfaat pariwisata bagi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan melakukan analisis menggunakan employment multiplier dan pariwisata berkelanjutan, penelitian ini memiliki beberapa informan untuk diwawancarai, antara lain, pihak pengelola Dosh holiday beserta karyawan yang bekerja di Dosh Holiday.
Hasil penelitian dari fokus permasalahan tersebut menunjukkan bahwa (1) Dosh Holiday menunjukkan dampak penggandanya terhadap tenaga kerja, terutama tenaga kerja masyarakat lokal, di mana terjadi penggandaan jumlah pekerja di satu bidang yang sama. Hal terkait juga ditunjukkan melalui analisis pariwisata secara berkelanjutan (2) Strategi yang dapat diimplementasikan untuk memaksimalkan pariwisata bagi masyarakat lokal adalah dengan memberikan pelayanan yang ramah, sarana dan prasarana yang nyaman dan aman, media promosi. Dosh Holiday juga melakukan evaluasi serta melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata
PENGARUH SOSIAL COMPARISON DAN PENERIMAAN DIRI TERHADAP BODY DISSATISFACTION PADA REMAJA PENGGUNA TIKTOK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Social Comparison dan Penerimaan Diri terhadap Body Dissatisfaction pada Remaja Pengguna Tiktok” ini ditulis oleh Anggi Putri Riski Masmawati, NIM. 126308211009, dengan pembimbing/promotor Ibu Arina Husna Zaini, M.Pd.
Kata Kunci: Body Dissatisfaction, Social Comparison, Penerimaan Diri, Remaja, Tiktok
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena ketidakpuasan tubuh (Body Dissatisfaction) yang banyak dialami oleh remaja pengguna media sosial, khususnya Tiktok. Body dissatisfaction merupakan penilaian negatif individu yang cenderung mengarah pada ketidakpuasan dengan bentuk tubuhnya sebab tidak sesuai dengan standar bentuk tubuh ideal yang dikehendaki. Remaja cenderung memiliki fokus yang tinggi terhadap bentuk tubuh dan penampilan mereka. Paparan konten tentang penampilan di Tiktok dapat menciptakan keyakinan mengenai standar penampilan yang dianggap ideal, serta memicu evaluasi negatif dan ketidakpuasan pada tubuh diri sendiri ketika standar tersebut tidak bisa dicapai. Dalam hal ini, Social comparison dan penerimaan diri dinilai dapat menjadi faktor yang mempengaruhi Body dissatisfaction pada remaja pengguna Tiktok. Social comparison adalah perilaku membandingkan diri dengan individu lain yang lebih baik dari segi perasaan, perilaku, fisik maupun aspek lainnya. Sementara itu, penerimaan diri merupakan keadaan ketika individu mampu menerima dirinya apa adanya, baik kelebihan maupun kekurangannya, serta dapat menghargai orang lain tanpa merasa rendah diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Comparison dan penerimaan diri terhadap Body Dissatisfaction pada remaja pengguna Tiktok di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 384 remaja pengguna Tiktok berusia 18–22 tahun sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan skala likert yang mengukur tiga variabel: Social Comparison, penerimaan diri, dan Body Dissatisfaction. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Social Comparison berpengaruh signifikan terhadap Body Dissatisfaction (p < 0,05), (2) penerimaan diri berpengaruh signifikan terhadap Body Dissatisfaction (p < 0,05), dan (3) Social Comparison dan penerimaan diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Body Dissatisfaction dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 64,4%. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Social Comparison dan penerimaan diri, maka semakin rendah tingkat Body Dissatisfaction pada remaja pengguna Tiktok
PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM GANDUSARI: SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA 1943-1970
Penelitian ini membahas tentang Pondok Pesantren Subulussalam Gandusari aspek sejarah dan perkembangannya antara 1943-1970. Latar belakang ini berangkat dari pentingnya pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran sentral dalam membentuk karakter keagamaan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang dahulu masih kental dengan praktek kepercayaan lokal seperti kejawen. Pondok Pesantren Subulussalam yang awalnya berwujud langgar sederhana mengalami transformasi menjadi lembaga pendidikan keislaman yang mengakar kuat di masyarakat. Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, yaitu: Pertama, Bagaimana sejarah berdirinya Pondok Pesantren Subulussalam Gandusari. Kedua, Bagaimana perkembangan Pondok Pesantren dari tahun 1943-1970. Ketiga, Bagaimana peran Pondok Pesantren Subulussalam dalam ranah pendidikan, sosial, dan budaya masyarakat. Tujuan dari skripsi ini adalah mengetahui terkait sejarah dan perkembangan Pondok Pesantren Subulussalam di Desa Melis Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek beserta kontibusinya dalam lingkungan di daerah tersebut. Penulisan skripsi ini disusun dengan menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu: pemilihan topik, heuristik (pengumpulan data), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah). Dari hasil penelitian dapat diperoleh gambaran bahwa: pertama, Pondok Pesantren Subulussalam di Trenggalek berdiri berawal dari sebuah Langgar (Surau) dengan dinamika sosial-politik terhadap wilayah tersebut. Dirintis mulai tahun 1943. Kedua, Pondok Pesantren Subulussalam Desa Melis menjadi wadah pengembangan ajaran agama Islam di tengah masyrakat yang masih kental kejawennya. Ketiga, Pondok Pesantren Subulussalam berkontribusi dalam mengembangkan ajaran Islam dengan melalui pendidikan, sosial, dan budaya.
Kata Kunci: Keagamaan Pondok Pesantren, Pendidikan, Sejarah, Sosia
RAGAM QIRĀ’ĀT DALAM RASM MANUSKRIP AL-QUR’ĀN KHOIRUL FATIHIN
Skripsi dengan judul “Ragam Qirā’āt dalam Rasm Manuskrip al-Qur’an Khoirul Fatihin” ini ditulis oleh Ahmad Solikin, NIM. 126301213100, dengan pembimbing Dr. Ahmad Muhdhor, Lc.M.Pd.I
Kata Kunci: Filologi, Qirā’āt, Rasm, Manuskrip al-Qur’ān Khoirul Fatihin.
Penelitian ini mengkaji manuskrip al-Qur’ān Khoirul Fatihin, sebuah naskah kuno yang ditemukan di Desa Brangkal, Kabupaten Jombang, dengan titik fokus pada representasi ragam qirā’āt dan variasi rasm yang termuat di dalamnya. Dalam konteks sejarah transmisi al-Qur’ān di Nusantara, kajian terhadap mushaf ini menjadi signifikan karena mengungkap bentuk-bentuk keragaman qirā’āt al-Qur’ān yang ditulis langsung dalam badan teks, melalui sistem penandaan harakat sekunder berwarna merah di atas harakat utama, berbeda dari tradisi mushaf modern yang memindahkan catatan qirā’āt ke bagian tepi atau catatan kaki. Menggunakan pendekatan filologi, penelitian ini melibatkan proses deskripsi kodikologis, identifikasi tekstologi, serta analisis terhadap kaidah-kaidah rasm dan qirā’āt yang digunakan oleh penyalin manuskrip. Analisis ini menggunakan teori rasm uṡmānī serta teori qirā’āt mutawātir sebagai kerangka konseptual utama. Penelitian ini menemukan adanya ketidakserasian dalam penerapan sistem rasm, serta keberadaan qirā’āt yang mengindikasikan penggunaan lebih dari satu mazhab bacaan. Manuskrip al-Qur’ān Khoirul Fatihin ini menunjukkan bahwa dahulu al-Qur’ān tidak hanya berperan sebagai artefak religius, tetapi juga sebagai dokumen kebudayaan yang merefleksikan dinamika interaksi sosial-keagamaan, serta otoritas keilmuan lokal
ANALISIS SENSE OF COHERENCE (Studi Kasus Pada Anak Binaan di LPKA Kelas 1 Blitar)
Skripsi dengan judul “Analisis Sense Of Coherence: Studi Kasus Pada Anak Binaan di LPKA Kelas 1 Blitar” ini ditulis oleh Anisa Kholishotul Ma’wa, NIM. 126308212128, Prodi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Tahun 2025 yang dibimbing oleh Prof. Elfi Muawanah, S.Ag., M.Pd.
Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar menghadapi tantangan psikologis dan sosial yang kompleks, terutama dalam proses adaptasi terhadap lingkungan pembinaan yang restriktif. Latar belakang kehidupan yang bermasalah, seperti lingkungan sosial yang kurang mendukung, kondisi keluarga yang tidak stabil, dan stigma sosial, menjadi faktor signifikan yang memengaruhi perkembangan psikologis anak binaan. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana anak-anak binaan membangun ketahanan psikologis melalui konsep SOC, yaitu kemampuan individu untuk memahami, mengelola, dan menemukan makna dalam situasi hidup yang penuh tekanan, sebagaimana dikemukakan oleh Aaron Antonovsky. SOC diyakini berperan penting dalam membantu individu menghadapi stres dan membangun resiliensi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan subjek anak binaan di LPKA Kelas 1 Blitar, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi bentuk SOC dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat SOC pada anak binaan sangat dipengaruhi oleh pengalaman hidup sebelumnya, kualitas dukungan sosial, pendidikan, keterampilan pemecahan masalah, serta kondisi mental dan emosional. Anak binaan dengan SOC yang baik cenderung lebih mampu beradaptasi, memiliki harapan positif terhadap masa depan, dan menunjukkan resiliensi yang lebih baik dalam menghadapi tekanan selama masa pembinaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pihak LPKA dan tenaga profesional untuk merancang program pembinaan yang berfokus pada penguatan SOC melalui peningkatan dukungan sosial dan pelatihan keterampilan hidup. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan dan intervensi psikologis di lingkungan lembaga pemasyarakatan anak, guna mendukung perkembangan mental dan emosional anak binaan secara optimal
PEMETAAN VARIASI KETERTARIKAN PUBLIK PADA TOPIK GUS MIFTAH DALAM PENCARIAN GOOGLE TRENDS TAHUN 2024 – 2025
Skripsi dengan judul “Pemetaan Variasi Ketertarikan Publik pada Topik Gus Miftah dalam Pencarian Google Trends tahun 2024 – 2025” ini ditulis oleh Muhamad Fajar Sefiantoro, NIM. 126304213190, dengan Pembimbing Dimas Prakoso S. Kom., M.A.
Kata Kunci: Gus Miftah, Google Trends, social network analysis
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan dan mendeskripsikan variasi ketertarikan publik terhadap Gus Miftah berdasarkan data pencarian Google Trends selama 7 Mei 2024 hingga 7 Mei 2025. Gus Miftah dipilih karena gaya dakwahnya yang santai namun kerap menimbulkan kontroversi yang menimbulkan ketertarikan publik di ruang digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Social Network Analysis (Wasserman & Faust, 1994), menggunakan data indeks pencarian, sebaran geografis, serta topik dan kueri dengan kategori (top) dan (rising) yang muncul di Google Trends. Hasil penelitian divisualisasikan dalam grafik tren waktu dan jaringan keterkaitan topik serta wilayah, untuk mengungkap puncak minat, fluktuasi, dan pola hubungan pencarian publik. Temuan ini diharapkan memperkaya pemahaman tentang dinamika opini dan perhatian masyarakat di era digital
RESPON GENERASI MILENIAL PADA PILKADA TAHUN 2019 - 2024 DI WILAYAH JABODETABEK
Skripsi dengan judul “Respon Generasi Milenial Pada Pilkada Tahun 2019 - 2024 di Wilayah Jabodetabek” ini ditulis oleh Violeta Jesyika Ananda, NIM 1263042011056, dengan pembimbing Ucik Ana Fardilla, S.Si., M.I.Kom.
Kata Kunci: Respon, Generasi Milenial, Komunikasi Politik, Pilkada
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah suatu proses demokratis yang diadakan di Indonesia dengan tujuan memilih pemimpin daerah. Partisipasi politik generasi milenial memiliki peran penting dalam kesuksesan pemilihan kepala daerah, sebab mereka diyakini sebagai penerus pembangunan di masa depan. Generasi milenial adalah kelompok generasi yang muncul dari tahun 1980-an hingga akhir 1990-an, dan akrab dengan kemajuan teknologi sehingga mampu memenuhi semua kebutuhan informasi dengan mudah. Partisipasi generasi milenial dalam peristiwa politik tidak hanya ditandai oleh keterlibatannya dalam pilkada, namun juga keterlibatan dalam pelaksanaan kebijakan pemerintahan lainnya. Peran generasi milenial dalam kontkes politik juga berkaitan dengan bagaimana respon milenial terhadap komunikasi politik pilkada. Komunikasi politik merupakan kegiatan saat semua yang berkaitan dengan politik disebarkan dari satu pihak ke pihak lainnya (penerima) dengan tujuan untuk mempengaruhi opini, sikap dan respon penerima pesan. Komunikasi politik juga menjadi elemen penting yang membentuk dinamika dan arah kebijakan dalam konteks politik suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana respon generasi milenial pada pilkada tahun 2019 - 2024 di wilayah jabodetabek. Penelitian ini berlandaskan pada ide-ide komunikasi politik yang dikemukakan oleh Amalia Syauket dan bentuk-bentuk komunikasi politik yaitu retorika, agitasi politik, propaganda, hubungan masyarakat (public relation), kampanye politik, lobi politik, dan media massa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui dua cara yaitu data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder didapatkan dari penelitian terdahulu tentang respon generasi milenial terhadap komunikasi politik pilkada. Pembahasan penelitian menggunakan teori ide komunikasi politik Amalia Syauket dan bentuk-bentuk komunikasi politik Mirza Syahreza serta kajian penelitian terdahulu yang relevan. Objek dari penelitian ini adalah pilkada dan 3 generasi milenial sebagai subjeknya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan respon generasi milenial pada pilkada tahun 2019 - 2024 di Jabodetabek berbeda-beda antara narasumber satu dengan lainnya