Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    SOLIDARITAS SOSIAL DALAM TRADISI LOKAL GREBEG KATOBILAN DI DESA WONOANTI KECAMATAN GANDUSARI KABUPATEN TRENGGALEK

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini mengkaji sebuah tradisi lokal desa Grebeg Katobilan dengan proses terjadinya solidaritas sosial antara masyarakat lokal dalam pelaksanaan tradisinya. Grebeg Katobilan merupakan tradisi yang berada di di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Grebeg Katobilan merupakan bentuk peringatan atas berdirinya desa serta bentuk penghormatan kepada pendirinya yang bernama Mbah Tobil yang dipelopori berdasarkan kegelisahan masyarakat lokal terhadap kelestariah sejarah desa. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teori solidaritas sosial Emile Durkheim. Dalam penelitian ini membahas proses terjadinya solidaritas sosial dalam Grebeg Katobilan, serta bentuk solidaritas sosial dalam Grebeg Katobilan. alam penelitian ini menjelaskan bahwa tradisi tersebut menciptakan kerja sama dan keterlibatan emosional antara masyarakat, terutama melalui interaksi dalam kegiatan budaya yang dilaksanakan bersama. Solidaritas mekanik tercermin dalam kesamaan nilai-nilai dan kepercayaan yang dianut masyarakat, sementara solidaritas organik tampak dalam pembagian peran antar generasi dan kerja sama yang saling melengkapi. Kata kunci: Tradisi Lokal, Grebeg Katobilan, Solidaritas Sosia

    PENGARUH MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN KONSEP “UNIVERSITY WAR” TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD NU INSAN CENDEKIA NGADILUWIH

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Teams Games Tournament dengan Konsep “University War” terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Matematika di SD NU Insan Cendekia Ngadiluwih” ini ditulis oleh Eka Anisatul Latifah, NIM 126205211024, dosen pembimbing Dr. Khabibur Rohman, M.Pd.I. Kata Kunci: Teams Games Tournament, University War, Berpikir Kritis Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pemilihan model pembelajaran yang digunakan oleh guru sehingga mempengaruhi minat siswa dalam belajar yang berdampak pada kemampuan berpikir kritis mereka. Model teams games tournament (TGT) adalah pendekatan pembelajaran kooperatif yang mengajarkan siswa berpikir kritis untuk memecahkan masalah dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Dalam penelitian ini, model TGT dengan konsep university war diterapkan pada kelompok siswa di tingkat dasar untuk dilihat bagaimana pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis mereka. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana penerapan model TGT dengan konsep university war di SD NU Insan cendekia Ngadiluwih? 2) Bagaimana pengaruh penggunaan model TGT dengan konsep university war terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika?. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Untuk mendeskripsikan penerapan model TGT dengan konsep university war di SD NU Insan Cendekia Ngadiluwih, 2) Untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model TGT dengan konsep university war terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen non-equivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SD NU Insan Cendekia Ngadiluwih dengan sampel kelas IV-Badar dan kelas IV-Hudaibiyah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu uji instrumen, uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan model TGT dengan konsep university war dari tahapan penyampaian materi, pembagian kelompok, pertandingan utama dan pemberian hadiah melatih siswa untuk fokus, menganalisis, menyusun strategi dan bertanggung jawab, sehingga kemampuan berpikir kritis mereka berkembang secara optimal 2) Terdapat pengaruh model TGT dengan konsep university war terhadap kemampuan berpikir siswa. Diinterpretasikan pada uji hipotesis sesuai dengan kriteria bahwa 0.007 < 0.05 dan 0.044 < 0.05. Maka, dalam pengujian ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Penelitian ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika di SD NU Insan Cendekia Ngadiluwih

    PENGARUH FINANCIAL KNOWLEDGE, FINANCIAL ATTITUDE, DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR PADA CARAT INDONESIA

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Financial Knowledge, Financial Attitude, dan Locus of Control Terhadap Financial Management Behavior pada Carat Indonesia” ini ditulis dan disusun oleh Putri Julia Angelina, NIM. 126406211050, dengan pembimbing Mega Tunjung Hapsari, M.A.P. Kata Kunci: Financial Attitude, Financial Knowledge, Financial Management Behavior, Locus of Control Meluasnya Korean Hallyu, khususnya K-Pop, mendorong meningkatnya fenomena perilaku konsumtif di kalangan penggemar, termasuk Carat Indonesia, fandom boy group SEVENTEEN. Perilaku konsumtif ini bertalian erat dengan kebiasaan pengelolaan keuangan seseorang sehingga urgensi untuk mempelajari dan memahami bagaimana untuk mengelola keuangan yang baik sangat diperlukan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara hobi (fandoming) dengan tanggung jawab finansial. Di mana, perilaku manajemen keuangan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti financial knowledge, financial attitude, dan locus of control. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk: (1) menguji pengaruh financial knowledge, financial attitude, dan locus of control terhadap financial management behavior Carat Indonesia secara simultan; (2) menguji pengaruh financial knowledge terhadap financial management behavior Carat Indonesia secara parsial; (3) menguji pengaruh financial attitude terhadap financial management behavior Carat Indonesia secara parsial; dan (4) menguji pengaruh locus of control terhadap financial management behavior Carat Indonesia secara parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif dengan teknik sampling non-probability, khususnya dengan purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS Statistics versi 26.0. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa financial knowledge, financial attitude, dan locus of control secara simultan berpengaruh terhadap financial management behavior Carat Indonesia. Secara parsial, financial knowledge berpengaruh negatif signifikan terhadap financial management behavior Carat Indonesia. Sementara, financial attitude dan locus of control berpengaruh positif signifikan terhadap financial management behavior Carat Indonesia

    PERILAKU PHUBBING MAHASISWA SANTRI DALAM INTERAKSI SOSIAL DI PONDOK PESANTREN

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Perilaku Phubbing Mahasiswa Santri dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren” ini ditulis oleh Wardatul Hasanah, NIM. 126308212192, dengan Pembimbing Bapak Okem Boy Omardi, S. Pd., M. M. Kata kunci: Interaksi sosial, Mahasiswa santri, Phubbing. Interaksi sosial yang aktif dan berkualitas merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa santri, mengingat lingkungan pesantren sangat mendukung terciptanya kedekatan dan kebersamaan. Namun, dalam kenyataannya muncul fenomena phubbing, yaitu kebiasaan menggunakan smartphone secara berlebihan saat berinteraksi, yang justru menghambat komunikasi langsung dan memperlemah hubungan sosial antarindividu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku phubbing di kalangan mahasiswa santri, faktor-faktor penyebab, serta dampak yang ditimbulkan dari perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang ada di pesantren dan memiliki kebiasaan mengakses smartphone terutama saat berinteraksi dengan orang lain. Data dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini didapatkan empat temuan mengenai perilaku phubbing pada kalangan mahasiswa santri, yaitu penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, interaksi sosial di lingkungan pesantren, pemicu kebiasaan perilaku mengabaikan orang lain demi ponsel, dan dampak jangka panjang pada kualitas hubungan sosial. Berdasarkan hasil temuan menggambarkan bahwa mahasiswa santri cenderung melakukan phubbing, yang dipicu oleh faktor internal seperti kejenuhan dan eksternal seperti lingkungan yang tidak mendukung. Dampaknya, komunikasi menjadi kurang efektif dan hubungan sosial menurun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas interaksi sosial mahasiswa santri, sekaligus menjadi dasar dalam mengantisipasi dan meminimalkan perilaku phubbing di lingkungan pendidikan berbasis pesantren

    MANAJEMEN STRATEGI DALAM MEMBANGUN DAYA SAING LEMBAGA PENDIDIKAN DI MTSN 1 TULUNGAGUNG

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Manajemen Strategik dalam Membangun Daya Saing Lembaga Pendidikan di MTsN 1 Tulungagung” ini ditulis oleh Trisna Ardhana Riswari, NIM 126207211044, Tahun 2025, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Dr. Drs. Imam Saerozi, M.HI. Kata kunci: Manajemen Startegi, Daya Saing, Lembaga Pendidikan Skripsi ini membahas tentang manajemen strategi yang diterapkan di MTsN 1 Tulungagung dalam membangun daya saing lembaga. Daya saing dari sebuah lembaga pendidikan menjadi sebuah daya tarik bagi calon peserta didik. Oleh karena itu, persaingan daya saing antar lembaga pendidikan semakin kompetitif. Persaingan yang kompetitif ditandai dengan banyaknya lembaga pendidikan yang berdiri dengan berbagai keunggulannya masing-masing. Lembaga pendidikan yang kurang berkualitas akan terpinggirkan, dampaknya jumlah peserta didik yang masuk pada lembaga pendidikan tersebut semakin menurun. Jika kondisi demikian terus terjadi maka lembaga pendidikan tersebut akan kekurangan peserta didik dan menjadi lembaga yang tertinggal. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana environmental scanning (pengamatan lingkungan) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung?, 2) Bagaimana formulation strategy (perumusan strategi) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung?, 3) Bagaimana strategy implementation (implementasi strategi) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung?, 4) Bagaimana evaluation and control (evaluasi dan kontrol) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung?. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan memberikan pemahaman terkait environmental scanning (pengamatan lingkungan), formulation strategy (perumusan strategi) strategy implementation (implementasi strategi), evaluation and control (evaluasi dan kontrol) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik penggumpulan data berupa observasi non-partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik keabsahan data dengan cara triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi teknik), peer reviewing (diskusi teman sejawat), perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Environmental scanning (pengamatan lingkungan) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung dilakukan dengan melakukan pengamatan lingkungan internal dan eksternal. Pengamatan lingkungan internal dan eksternal dilakukan dengan metode analisis SWOT yaitu terdiri dari strength (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), threat (ancaman). 2) Formulation strategy (perumusan strategi) dilakukan oleh tim pengembang madrasah yang terdiri dari kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, waka humas, waka sarpras, dan guru senior, tenaga kependidikan, dan komite sekolah. Pada proses perumusan diawali dengan penentuan tujuan madrasah jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Penentuan tujuan madrasah diputuskan berdasarkan hasil temuan data di tahap pengamatan lingkungan dengan. Kedua, menuangkan tujuan tersebut dalam visi dan misi. Ketiga, menentukan program- program lembaga pendidikan. Dalam memformulasikan strategi penting untuk mengembangkan strategi yang inovatif dan kreatif, bukan sekadar mengikuti tren, dengan tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi madrasah. Strategi yang dirumuskan harus selaras dengan tujuan institusi, didukung oleh ketersediaan sumber daya yang memadai, serta disusun berdasarkan tingkat urgensi dan prioritas kebutuhan. Keempat, penentuan skala prioritas dari program- program yang ada. 3) Strategy implementation (implementasi strategi) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung dilakukan dengan penetapan dan program-program, menetapkan jumlah anggaran untuk melaksanakan program, penentuan prosedur pelaksanaan program yang dituangkan dalam SOP, sosialisasi terkait SOP, pelaksanaan program yang telah disusun sebagai strategi untuk membangun daya saing tinggi. 4) Evaluation and control (evaluasi dan kontrol) dalam membangun daya saing di MTsN 1 Tulungagung dilakukan evaluasi setiap triwulan, setiap semester, dan setiap awal tahun pembelajaran. Dalam evaluasi strategi dilakukan pengkajian ulang faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadi landasan perumusan strategi yang sedang diterapkan, mengukur dan menilai efektivitas program dan SOP-nya, mengukur kinerja SDM, dan melakukan tindakan korektif. Kepala sekolah dibantu oleh semua waka dan guru senior untuk melakukan control. Frekuensi dan waktu pelaksanaan control mulai dari harian, mingguan, bulanan, triwulan, tiap semester, dan tahunan. Pada saat control dilakukan pengumpulan data dari laporan pendidik, tenaga kependidikan, umpan balik dari orang tua, dan siswa untuk menganalisis efektivitas program. Jika ditemukan masalah, maka segera dilakukan tindakan korektif

    STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI NON AKADEMIK SISWA DI SMPN 1 TULUNGAGUNG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Prestasi Non Akademik Siswa di SMPN 1 Tulungagung” ini ditulis oleh Firdha Khoirul Ummah, NIM 126207213119, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Hafidz Rosyidiana, M.Pd., NIP. 198904292020121008. Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah, Prestasi Non Akademik Siswa. Strategi kepala sekolah penting bagi lembaga pendidikan karena rencana yang dibuat dan diputuskan oleh kepala sekolah dapat berpengaruh terhadap keberhasilan dalam mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu meningkatkan prestasi non akademik siswa. Strategi yang tepat dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai tujuan yang diinginkan lembaga pendidikan secara efektif dan efisien. Fokus penelitian pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana perencanaan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa di SMPN 1 Tulungagung? 2) Bagaimana implementasi strategi kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa di SMPN 1 Tulungagung? 3) Bagaimana hambatan dan solusi strategi kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa di SMPN 1 Tulungagung? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan interaktif Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Dalam pengecekan keabsahan, data temuan menggunakan triangulasi, diskusi dengan teman sejawat dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan strategi pada peningkatan prestasi di SMPN 1 Tulungagung dilaksanakan secara rutin pada setiap awal tahun ajaran baru melalui rapat pertemuan dengan pembina ekstrakurikuler dengan selalu memperhatikan proses-proses dan tahapan yang ada didalamnya. 2) Implementasi strategi diawali dengan diterbitkannya SK oleh kepala sekolah. Ada beberapa strategi yang digunakan untuk meningkatkan prestasi non akademik siswa, yaitu melakukan kerja sama dengan pihak eksternal sekolah, menyediakan fasilitas dan sumber daya, melakukan monitoring dan evaluasi, serta memberikan penghargaan serta apresiasi kepada siswa. 3) Hambatan dan solusi pada strategi kepala sekolah yaitu adanya keterbatasan anggaran biaya, solusinya adalah selalu melakukan komunikasi dengan kepala sekolah, komite dan orang tua siswa. Hambatan adanya keterbatasan waktu, solusi melakukan koordinasi dengan guru mata pelajaran agar siswa memiliki waktu cukup untuk belajar didalam dan luar kelas untuk persiapan lomba. Hambatan terakhir, kurangnya dukungan dari orangtua, solusinya adalah dengan mengadakan rapat pertemuan dengan orang tua dan mengajak orang tua untuk turut berkontribusi aktif dalam kegiatan sekolah

    PENGARUH KEPEMIMPINAN, SUMBER DAYA MANUSIA, DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BMT NU SE-KABUPATEN JOMBANG DENGAN ETIKA KERJA ISLAM SEBAGAI VARIABEL INTEVENING

    Full text link
    Tesis dengan judul “Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi Sumber Daya Manusia, Dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang Dengan Etika Kerja Islam Sebagai Variabel Intervening” ini ditulis oleh Nurul Fadhilah Magister Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Prof. Dr. Agus Eko Sujianto, S.E., M.M. dan Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I. Penelitian ini dilatar belakangi oleh gaya kepemimpinan pada BMT di Kabupaten Jombang masih tradisional, sehingga manajemen sumber daya manusia kurang optimal, sehingga ada beberapa posisi karyawan yang kurang sesuai dengan kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki dengan budaya kerja yang masih konsisten dalam meningkatkan kinerja. Dari hal tersebut memberikan pengaruh pada hasil kinerja karyawan BMT se Kabupaten Jombang. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menguji: 1) pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang, 2) pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang 3) pengaruh Budaya Kerja terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang 4) pengaruh Kepimpinan terhadap Kinerja Karyawan dengan Etika Kerja Islam sebagai variable intervening BMT NU se-Kabupaten Jombang 5) pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang dengan Etika Kerja Islam sebagai variable intervening, 6) pengaruh Budaya Kerja terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang dengan Etika Kerja Islam sebagai variable intervening, 7) pengaruh Etika Kerja Islam terhadap Kinerja Karyawan BMT NU se-Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan pada penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel yang digunakan sejumlah 107. Pengumpulan data menggunakan data primer melalui kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan statistik dengan bantuan software SmartPLS 3,0. menggunakan metode Partial Least Square (PLS). PLS merupakan salah satu model dalam Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. 2) Kompetensi sumberdaya manusia berpengaruh negative terhadap kinerja karyawan. 3) Budaya kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan. 4) Kepemimpinan berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan melalui etika kerja Islam. 5) Kompetensi sumberdaya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui etika kerja Islam. 6) Budaya kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui etika kerja Islam. 7) Etika kerja Islam berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui etika kerja Isla

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS LITERASI SAINS MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE PADA MATERI KOLOID

    Full text link
    Permasalahan yang dialami siswa salah satunya keterbatasan media pembelajaran yang digunakan dalam memahami materi koloid. Berdasarkan analisis kebutuhan, media pembelajaran yang saat ini digunakan adalah buku ajar dan LKPD, belum ada media pembelajaran yang memvisualisasikan materi dengan gambar, video, dan audio yang dikemas dalam media pembelajaran interaktif serta siswa merasa kesulitan dalam memahami materi koloid karena belum dikaitkan dengan fenomena di sekitar. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif ini memuat penerapan literasi sains dengan mengaitkan materi koloid dengan fenomena dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah : (1) Mengetahui proses pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis literasi sains menggunakan articulate storyline pada materi koloid. (2) Mengetahui tingkat validasi media pembelajaran interaktif berbasis literasi sains menggunakan articulate storyline pada materi koloid. (3) Mengetahui hasil respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif berbasis literasi sains menggunakan articulate storyline pada materi koloid. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian 4D yang dimodifikasi menjadi 3D dengan tiga tahap pengembangan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development). Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara dan angket kebutuhan siswa untuk mengetahui kebutuhan awal serta angket yang terdiri dari angket lembar validasi untuk menguji kelayakan produk, dan angket respon siswa untuk mengetahui penilaian siswa terhadap produk. Validator pada penelitian ini terdiri dari ahli media dan ahli materi yang dilakukan oleh dosen kimia dan guru kimia. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas XII MA Darul Huda. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif deskriptif dan teknik analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah : (1) Media pembelajaran interaktif berbasis literasi sains menggunakan articulate storyline pada materi koloid melalui model 3D dikembangkan dengan berbantuan microsoft word, canva, capcut, MP3 cut, articulate storyline dan website 2 APK. (2) Media pembelajaran interaktif dinyatakan sangat layak oleh validator berdasarkan hasil persentase aspek materi sebesar 94 % dan hasil persentase aspek media sebesar 94%. (3) Hasil respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif dapat dkategorikan sangat baik berdasarkan hasil persentase sebesar 89%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis literasi sains menggunakan articulate storyline dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif materi koloid

    PRAKTIK BISNIS KONVEKSI SERAGAM SEKOLAH DITINJAU DARI FIKIH MUAMALAH DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA TENTANG PERIKATAN (Studi Kasus di Emas Edy Collection Tulungagung)

    Full text link
    ABSTRAK Rawita Putria Saharani Rusadi, NIM 126101211071, Praktik Bisnis Konveksi Seragam Sekolah Ditinjau dari Fikih Muamalah dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Tentang Perikatan (Studi Kasus di Emas Edy Collection Tulungagung). Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Budi Kolistiawan, S.Pd., M.E.I. Kata Kunci: Bisnis Konveksi, Fikih Muamalah, Kitab UndangUndang Hukum Perdata tentang Perikatan Penelitian ini dilatar belakangi oleh praktik jual beli, terutama pada bisnis konveksi seragam sekolah. Praktik jual beli ini diatur baik dalam syariah maupun hukum positif seperti KUH Perdata, yang menekankan pentingnya kesepakatan dalam transaksi. Namun, dalam praktiknya, Emas Edy Collection ini selalu menyelesaikan permasalahan yang ada baik dari produsen maupun konsumen. Sehingga bisnis ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi para pelaku usaha. Dalam hal ini penulis ingin meneliti bagaimana praktik bisnis konveksi seragam sekolah serta kesesuaian nya terhadap undang-undang dan prinsip syariah. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: (1) Bagaimana praktik bisnis konveksi seragam sekolah di Emas Edy Collection Tulungagung, (2) Bagaimana praktik bisnis konveksi seragam sekolah di Emas Edy Collection Tulungagung ditinjau dari Fikih Muamlah, (3) Bagaimana praktik bisnis konveksi seragam sekolah di Emas Edy Collection Tulungagung ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tentang Perikatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan penelitian di lapangan. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, yaitu pengumpulan data komunikasi untuk memperoleh informasi dengan cara tanya jawab antara pemilik, pekerja, dan pembeli. Serta, teknik pengumpulan data dokumentasi, yaitu pengumpulan data yang berasal dari dokumen. Pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan trianggulasi agar data yang digunakan benar-benar sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Hasil penelitian ini antara lain: (1) Praktik jual beli dilakukan melalui perjanjian lisan dengan detail spesifikasi, harga, dan waktu pengerjaan. Pemesanan dapat dilakukan secara langsung maupun melalui WhatsApp, dengan ketentuan uang muka 50% dan pelunasan saat barang selesai. Kompensasi diberikan untuk barang cacat atau tidak sesuai, berupa penggantian barang baru atau perbaikan. (2) Dalam tinjauan Fikih Muamalah praktik jual beli termasuk akad jual beli istishna' yang sah, karena memenuhi rukun dan syaratnya. Transaksi dilakukan berdasarkan prinsip kerelaan, tanpa adanya unsur paksaan. (3) Dalam tinjauan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata praktik jual beli ini sah menurut Pasal 1458 setelah adanya kesepakatan. Kewajiban penjual sesuai Pasal 1474 dan 1513 terpenuhi, termasuk kompensasi atas barang cacat sesuai Pasal 1491

    GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN 11:11 KARYA FIERSA BESARI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DI SMA SEDERAJAT

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Gaya Bahasa dalam Kumpulan Cerpen 11:11 Karya Fiersa Besari sebagai Alternatif Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Puisi di SMA Sederajat” ditulis oleh Evy Indah Puspita, NIM 126210211014, pembimbing Lilis Anifiah Zulfa, M.Pd. Kata kunci: cerpen, gaya bahasa, puisi Dalam sebuah puisi gaya bahasa merupakan suatu elemen penting yang berfungsi sebagai alat untuk memperindah, memperkuat makna, dan menambah daya tarik dalam puisi tersebut. Selain dalam puisi, gaya bahasa juga merupakan unsur penting yang terdapat dalam cerpen. Hubungan antara gaya bahasa dalam cerpen dan puisi terletak pada bagian keduanya menggunakan bahasa secara kreatif untuk menyampaikan makna, suasana, dan emosi. Gaya bahasa yang terdapat dalam cerpen 11:11 karya Fiersa Besari digunakan untuk memberikan kekuatan terhadap daya tarik atas pesan yang disampaikan dalam ceritanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Besari dan untuk mengetahui penggunaannya sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya pada materi menulis puisi di jenjang SMA sederajat. Subjek dalam penelitian ini adalah ragam gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Besari. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Besari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten dengan melakukan kajian terhadap kumpulan cerpen 11:11 dan menganalisis gaya bahasa di dalamnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kumpulan cerpen 11:11 karya Fiersa Besari memiliki beragam jenis gaya bahasa yang digunakan dalam penulisannya. Ragam gaya bahasa tersebut meliputi gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. Gaya bahasa yang sering digunakan dalam kumpulan cerpen tersebut adalah gaya bahasa personifikasi, erotesis, hiperbola, perumpamaan dan metafora. Adapun gaya bahasa lain yang ditemukan dalam kumpulan cerpen tersebut adalah depersonifikasi, alegori, antitesis, perifrasis, koreksi, litotes, ironi, oksimoron, paralipsis, zeugma, satire, klimaks, apostrof, sinisme, sarkasme, metonimia, sinekdoke, eufimisme, antonomasia, asindenton, aliterasi, asonansi, antanaklasis, epizeukis, tautotes, anafora, epistrofa, simploke, mesodiplosis, dan anadiplosis. Hasil penelitian juga menunjukkan jika gaya bahasa dalam kumpulan cerpen tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran menulis puisi di jenjang SMA sederajat karena dapat digunakan sebagai inspirasi dalam pengungkapan imajinasi siswa ke dalam bait puisi

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇