Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ARITMATIKA SOSIAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DI MTs NEGERI 4 TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Mustofa, Moh. Zainudin. 2025. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Masalah Aritmatika Sosial Ditinjau dari Kemampuan Matematika di MTs Negeri 4 Tulungagung. Skripsi, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Dr. Ummu Sholihah, S. Pd., M. Si. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Aritmatika Sosial, Kemampuan Matematika Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang membantu siswa dalam menyikapi suatu persoalan dengan pemikiran dan pertimbangan yang mendalam, tidak hanya berdasarkan intuisi semata. Namun, pada proses pembelajaran siswa cenderung masih kesulitan ketika menyelesaikan masalah matematika berbasis masalah konstekstual dikarenakan kurangnya latihan soal berbasis masalah kontekstual sehingga kemampuan berpikir kritis siswa kurang terlatih. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan matematika mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan matematika merupakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas matematika. Kemampuan matematika terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dengan kemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial di MTs Negeri 4 Tulungagung; 2) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dengan kemampuan matematika sedang dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial di MTs Negeri 4 Tulungagung; dan 3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dengan kemampuan matematika rendah dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial di MTs Negeri 4 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VIII MTs Negeri 4 Tulungagung yang terdiri dari 6 siswa, yaitu 2 siswa dengan kemampuan matematika tinggi, 2 siswa dengan kemampuan matematika sedang, dan 2 siswa dengan kemampuan matematika rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) Kemampuan berpikir kritis siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu memenuhi empat indicator kemampuan berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. 2) Kemampuan berpikir kritissiswa dengan kemampuan matematika sedang mampu memenuhi dua indicator kemampuan berpikir kritis, yaitu interpretasi dan evaluasi. 3) Kemampuan berpikir kritis siswa dengan kemampuan matematika rendah mampu memenuhi satu indicator kemampuan berpikir kritis, yaitu interpretasi

    تحليل مشكلات التعلم في مهارات الكتابة والاستماع بحللها لطلاب الصف الثامن ف في المدرسةالثناوية المعارف لنهضة العلماء في مدينة بالتار

    Get PDF
    تهدف هذه الدراسة إلى تحليل مشكلات تعلم مهارة الكتابة (المهارة الكتابية) ومهارة الاستماع (المهارة الاستماعية) والحلول المطبقة على طلاب الصف الثامن ف بمؤسسة معارف نهضةالعلمائ في بليتار غالبًا ما تواجه تعلم مهارات اللغة العربية، وخاصة في جوانب الكتابة والاستماع، تحديات متنوعة من جانب الطلاب والمعلمين، فضلاً عن الأساليب التعليمية المستخدمة. تستخدم هذه الدراسة منهجًا نوعيًا بأسلوب دراسة الحالة. وتم جمع البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. أظهرت نتائج الدراسة أن المشاكل التي تواجه التعليم في مهارة الكتابة تشمل ضعف مفردات الطلاب، وقلة الاهتمام في كتابة اللغة العربية، بالإضافة إلى محدودية وقت الممارسة. أما في مهارة الاستماع، فإن العوائق الرئيسية تشمل نقص المدخلات الصوتية الداعمة، ولهجة المتحدث التي يصعب فهمها، وانخفاض تركيز الطلاب أثناء الاستماع. تشمل الحلول المطبقة استخدام وسائل تعليمية متنوعة، وزيادة التدريب بشكل تدريجي، وتطبيق طرق التعلم التواصلي والسياقي. ويأمل أن تكون نتائج هذه الدراسة مرجعًا لتحسين فعالية تعليم اللغة العربية في مرحلة التعليم الثانوي المتوسطة. الكلمات الرئيسية: الإشكاليات، تعلم اللغة العربية، مهارة الكتابة، مهارة الاستما

    URGENSI PEMBENTUKAN LEMBAGA OTORITAS PERLINDUNGAN DATA PRIBADI MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP PENCEGAHAN KEBOCORAN DATA NASIONAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN FIQIH SIYASAH

    Get PDF
    Ranika Agustin, 126103211102, “Urgensi Pembentukan Lembaga Otoritas Perlindungan Data Pribadi Masyarakat Indonesia Terhadap Pencegahan Kebocoran Data Nasional Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Fiqih Siyasah”. Skripsi Program Studi Hukum Tata Negara dan Ilmu Hukum. Universitas Islam Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025. Pembimbing : Hj. Indri Hadisiswati, S.H, M.H. Kata kunci : pembentukan Lembaga, Pelindungan Data Pribadi, Hukum Positif, Fiqih Siyasah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus kebocoran data pribadi bahkan setelah disahkan UU no 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Banyak insiden kasus kebocoran data menunjukkan implementasi dari UU PDP belum efektif. Salah satu faktornya yaitu belum terbentuknya lembaga sebagaimana diamanatkan dalam pasal 58-61 UU PDP. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :1). bagaimana urgensi pembentukan lembaga otoritas perlindungan data pribadi masyarakat Indonesia dalam pencegahan kebocoran data nasional ? 2). bagaimana urgensi pembentukan lembaga otoritas perlindungan data pribadi masyarakat Indonesia dalam pencegahan kebocoran data nasional perspektif hukum positif dan fiqih siyasah?. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian normatif dengan jenis pendekatan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Teknik pengumpulan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan studi dokumen. Sumber data primer dari penelitian ini adalah UU No 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi dan sumber data sekunder adalah buku, tulisan ilmiah, jurnal dan artikel yang terkait. Serta menggunakan teknik analisis dengan deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Ketiadaan lembaga otoritas perlindungan data pribadi menyebabkan kekosongan dalam pengawasan terhadap pengendali data dan prosesor data pribadi, sehingga memperburuk efektivitas dalam pelaksanaan UU PDP, karena tidak ada pihak yang memiliki kewenangan untuk secara aktif mengawasi, menegur, atau memberikan sanksi kepada pengendali data yang melanggar ketentuan yang ada. 2) Berdasarkan hukum positif pembentukan sangatlah pentimg karena tidak hanya amanat dari UU PDP , melainkan juga tidak adanya yang menjalankan fungsi dan pengawasan. Berdasarkan Fiqih Siyasah Pembentukan lembaga otoritas PDP ini memiliki tujuannya bukan hanya menyelamatkan eksistensi hidup manusia secara langsung, tetapi memberikan kemudahan, perlindungan, dan kenyamanan hukum, khususnya dalam menghadapi era digital dan Ketiadaan lembaga tersebut tidak langsung menyebabkan kerusakan total, tetapi mengakibatkan kerentanan dan kesulitan besar, seperti ketidakjelasan mekanisme penyelesaian sengketa data, penyalahgunaan identitas, serta hilangnya rasa aman warga negar

    PENGALAMAN POST TRAUMATIC GROWTH PADA ISTRI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Post Traumatic Growth (PTG) pada korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan upaya untuk memahami bagaimana individu dapat tumbuh dan berkembang setelah mengalami trauma akibat tindakan KDRT. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pertumbuhan pascatrauma atau PTG pada istri korban KDRT. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologi dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Penelitian ini melibatkan empat partisipan perempuan yang pernah mengalami kekerasan berulang, baik secara fisik, psikis, maupun emosional. Kriteria yang relevan dengan penelitian ini diantaranya perempuan yang sudah menikah, berusia 25-45 tahun, perempuan yang pernah mengalami KDRT, pernah mengalami trauma, dan mencapai PTG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman KDRT menimbulkan dampak psikologis mendalam seperti trauma, depresi, rasa malu, ketakutan, hingga keputusasaan. Namun, dalam proses pemulihan yang tidak lurus, para partisipan menemukan kekuatan baru melalui makna pengalaman, dukungan sosial, serta motivasi untuk melindungi dan membesarkan anak-anak partisipan. Proses pertumbuhan PTG yang dialami partisipan mencakup munculnya kesadaran diri, refleksi personal, nilai kebebasan, dan keberanian untuk keluar dari hubungan yang merusak. Anak menjadi pusat harapan dan alasan utama bertahan serta berubah. Penelitian ini menegaskan bahwa trauma yang berat dapat menjadi titik balik menuju transformasi hidup yang lebih positif, jika disertai dengan makna, dukungan, dan kesadaran atau refleksi diri. Temuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai PTG dari perspektif perempuan korban KDRT, serta menjadi pijakan bagi intervensi yang berfokus pada pemulihan berbasis pengalaman dan kekuatan internal korban. Kata kunci: pertumbuhan pascatrauma, kekerasan dalam rumah tangga, pengalaman subjektif, refleksi diri, dukungan sosial

    PENERIMAAN DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN (WBP) WANITA YANG BERPERAN SEBAGAI IBU (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Blitar Tahun 2025/2026)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerimaan diri dan faktor-faktor yang mempengaruhi warga binaan pemasyarakatan (WBP) wanita yang berperan sebagai ibu di Lapas Kelas IIB Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan diri subjek berjalan melalui lima tahap sesuai teori Kübler-Ross, yaitu penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Ketiga subjek menunjukkan perbedaan dalam intensitas setiap tahap, namun pada akhirnya mampu menerima keadaan dengan ikhlas dan berkomitmen memperbaiki diri. Faktor yang mempengaruhi penerimaan diri meliputi faktor internal (kesadaran diri, religiusitas, dan motivasi berubah) serta faktor eksternal (dukungan keluarga, teman sesama warga binaan, dan pembinaan di lapas). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan diri WBP wanita yang berperan sebagai ibu merupakan proses psikologis dan spiritual untuk berdamai dengan masa lalu dan membangun kembali harapan hidup secara positif

    PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENENTUKAN BESARAN NAFKAH IDAH DAN MUTAH PERSPEKTIF KEADILAN GENDER (Studi Putusan Nomor 305/Pdt.G/2024/PA.Kdr)

    Get PDF
    Skripsi, “Pertimbangan Hakim Dalam Menentukan Besaran Nafkah Idah dan Mutah Perspektif Keadilan Gender (Studi Putusan Nomor 305/Pdt.G/2024/PA.Kdr)” ditulis oleh Salsa Hanif Azkiya, Program Studi Hukum Keluarga Islam, NIM 126102211104, Tahun 2025, dibimbing oleh Dr. Eko Siswanto, M,HI. Kata Kunci: Keadilan Gender, Nafkah, Pertimbangan Hakim Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pernikahan yang pada awalnya adalah pernikahan yang harmonis, tetapi rusak karena adanya hal sepele yang mengakibatkan retaknya rumah tangga dan muncul sebuah pertengkaran yang berujung pada perceraian. Apabila rumah tangga tersebut terus dilanjurkan maka akan menjadi tidak sehat bagi kedua pasangan. Karena Perceraian adalah emergency exit (jalan keluar) dimana kerukunan sudah tidak dapat ditemukan lagi. Dalam rumah tangga. Perceraian menimbulkan kewajiban yang harus dipenuhi oleh masing- masing para pihak untuk melindungi hak istri atas talak yang dijatuhkan oleh suami, maka dari itu mantan suami memiliki kewajiban yang harus dilakukan yaitu dengan memberikan nafkah iddah dan nafkah mut’ah. Perceraian yang sah di Indonesia harus melalui putusan Hakim Pengadilan Agama. Putusan Pengadilan akan menimbulkan akibat hukum yang salah satunya mewajibkan suami untuk memberikan biaya hidup kepada istri selama masa idah yang sering disebut dengan nafkah idah. Selain memberikan nafkah idah, suami juga memberikan nafkah mutah kepada bekas istri. Dalam pemberian nafkah idah dan mutah tidak ada ketentuan yang pasti dalam menentukan besaran nafkah tersebut. . Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui bagaimana pertimbangan hakim dalam menentukan besaran nafkah idah dan mutah di Pengadilan Agama Kota Kediri dengan nomor perkara 305/Pdt.G/2024/PA.Kdr. Rumusan masalah penelitian ini mencakup dua hal utama yakni: 1). Bagaimana pertimbangan hakim dalam menentukan besaran nafkah iddah dan mut’ah?, 2). Bagaimana pertimbangan hakim dalam menentukan besaran nafkah idah dan mutah menurut perspektif keadilan gender?. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hakim dalam menentukan besaran nafkah idah dan mutah, 2). Untuk memahami bagaimana petimbangan hakim dalam menentukan besaran nafkah iddah dan mit’ah menurut persprektif keadilan gender. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, yang mana dengan cara mengumpulkan data sesuai dengan keadaan sebenarnya. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara serta dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data dengan perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor-faktor pertimbangan hakim dilihat dari: Kemampuan finansial suami, sesuai, kemampuan, Kebutuhan hidup layak mantan istri (biaya hidup selama masa iddah), Status dan lamanya pernikahan, Adanya anak dan tanggungan, Sebab perceraian, Status istri (bekerja atau tidak bekerja), Mengapa menjadi cerai talak? Karena tidak ditemukannya bukti kuat bahwa istri nusyuz, Penetapan cerai talak roj’i dapat dilakukan karena suami yang mengajukan cerai (cera talak), dan selama tidak terbukti nusyuz, hak-hak istri tetap melekat, Istri bekerja, diberikan mut’ah dan iddah sebagai bentuk penghormatan dan ganti rugi moral, Sebaliknya, jika istri hanya ibu rumah tangga, mut’ah lebih besar karena lebih tergantung secara ekonomi pada suami, Nafkah diberikan kepada isrti sebagai kompensasi moral dan material kepada istri, Menolak dalih nusyuz yang tidak terbukti, Menyusun amar putusan untuk melindungi pihak rentan (perempuan) dari ketidakadilan. Status istri bekerja atau tidak bekerja cenderung hanya 30% samoai 40%, karena kewajiban memberi nafkah adalah suami bukan istri, Pemberian nafkah kepada istri didasarkan atas upaya melindungi hak-hak bagi perempuan dan kesejahteraan bagi masyarakat kedepannya

    PRAKTIK JUAL BELI PESANAN DITINJAU DENGAN FATWA DSN MUI NO. 05/DSN-MUI/IV/2000 TENTANG JUAL BELI AKAD SALAM (Studi Kasus Pada Toko Pertanian Desa Sukobendu Kabupaten Lamongan)

    Get PDF
    Elisa Kumalasari, 126101211026, Praktik Jual Beli Pesanan Ditinjau Dengan Fatwa DSN MUI No. 05/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Jual Beli Akad Salam (Studi Kasus Pada Toko Pertanian Desa Sukobendu Kabupaten Lamongan), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Dosen Pembimbing: Nina Indah Febriana, M.Sy. kata kunci : Akad Salam, Jual Beli Pesanan, Toko Pertanian, Fatwa DSN-MUI, Muamalah Syariah Penelitian ini menganalisis kesenjangan antara teori dan praktik akad salam dalam jual beli, khususnya di toko pertanian Desa Sukobendu, Lamongan. Meskipun Fatwa DSN-MUI mengatur akad salam sebagai solusi pembiayaan petani, keluhan konsumen mengenai ketidaksesuaian barang pesanan mengindikasikan adanya penyimpangan. Berbeda dengan studi sebelumnya yang fokus pada jual beli online, penelitian ini menyoroti implementasi akad salam dalam transaksi langsung, bertujuan mengidentifikasi kendala dan memberikan solusi untuk memastikan kepatuhan syariah serta meningkatkan kepercayaan konsumen di sektor pertanian. Tujuan dalam penelitian ini, sebagai berikut: (1). Untuk meninjau praktik jual beli pesanan yang diterapkan di Toko Pertanian di Desa Sukobendu Kab. Lamongan. (2). Untuk mengidentifikasi kesesuaian praktik jual beli pesanan dengan ketentuan akad salam berdasarkan Fatwa DSN MUI No. 05/DSN- MUI/IV/2000. Penelitian ini merupakan studi lapangan kualitatif deskriptif yang berlokasi di Toko Pertanian Desa Sukobendu, Lamongan. Peneliti hadir langsung sebagai instrumen utama untuk mengamati dan menggali informasi mendalam dari pemilik toko dan pembeli melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, guna memahami implementasi akad jual beli salam dan kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Transaksi di Toko Pertanian Desa Sukobendu dilakukan tanpa kontrak tertulis atau pencatatan resmi, bergantung pada hubungan kepercayaan antara penjual dan pembeli. Barang yang dipesan tidak dijelaskan secara rinci, dan pembayaran dilakukan setelah barang diterima atau bisa dicicil, tergantung kemampuan pembeli. (2) Praktik jual beli pesanan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan akad salam dalam fikih muamalah dan Fatwa DSN-MUI, yang mengharuskan pembayaran di awal, spesifikasi barang yang jelas, dan waktu penyerahan yang pasti. Karena ketentuan ini tidak dipenuhi, transaksi tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai akad salam yang sah menurut syariat Islam

    KIAI NURJALIPAH (Perkembangan Agama Islam di Desa Perdikan Pakuncen Nganjuk 1651-1770)

    Get PDF
    Dalam penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang peran dan pengaruh Kiai Nurjalipah dalam perkembangan agama Islam di desa Pakuncen kabupaten Nganjuk sekitar tahun 1651 sampai 1770 serta untuk melanjutkan penelitian terdahulu tentang perkembangan Islam di kabupaten Nganjuk. Pada tahun 1651 menjadi periode awal kedatangan Kiai Nurjalipah dalam perkembangan agama Islam di desa Pakuncen kabupaten Nganjuk dan wafat pada 1760 di makamkan di desa Pakuncen. Dalam pembahasan tentang peran dan pengaruh Kiai Nurjalipah memuat beberapa rumusan masalah diantaranya: Metode apa yang digunakan Kiai Nurjalipah dalam dakwah Islam di desa Pakuncen 1651-1770? Bagaimana pengaruh Kiai Nurjalipah terhadap dinamika sosial masyarakat dan hubungan dengan bangsawan keraton di desa perdikan Pakuncen? Bagaimana perkembangan Islam desa Pakuncen selepas masa Kiai Nur Jalipah? Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan memiliki empat tahapan yakni: heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kebenaran sumber), interprestasi (penafsiran) dan historiografi (penulisan sejarah). Dari beberapa tahapan metode tersebut membuktikan bahwa sejarah perkembangan agama Islam di desa Pakuncen selama masa Kiai Nurjalipah mengalami beberapa perubahan yang besar dengan berbagai macam bidang seperti bidang pendidikan, sosial budaya dan politik. Pasca kedatangan utusan dari kesultanan Mataram Islam (keraton Yogyakarta) dan para bangsawan agung ke desa Pakuncen, perlahan kehidupan masyarakat desa termasuk Kiai Nurjalipah mulai berubah dari segi bentuk pemerintahan desa dan kebudayaan lokal. Hal tersebut mengakibatkan sinkretisme budaya lokal dengan budaya Islam Mataram yang berpengaruh pada keseharian masyarakat desa Pakuncen

    PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI (Studi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Akuntansi Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)

    Get PDF
    Skripsiْdenganْjudulْ“PengaruhْKecerdasanْIntelektual,ْEmosional,ْdanْSpiritualْ terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi (Studi pada Mahasiswa Tingkat Akhir Akuntansiْ Syariahْ UINْ Sayyidْ Aliْ Rahmatullahْ Tulungagung)”ْ iniْ ditulisْ olehْ Cahyani Okti Sari, NIM. 126403213089, dengan pembimbing Uswatun Nafi'ah, M.M. Kata Kunci: Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Tingkat Pemahaman Akuntansi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas bahwa rendahnya tingkat pemahaman akuntansi di kalangan mahasiswa berdampak pada kesulitan bersaing di dunia kerja, khususnya dalam bidang akuntansi syariah yang menuntut kompetensi teknis sekaligus karakter unggul. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual yang mendukung profesionalisme serta integritas di lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual secara simultan terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa tingkat akhir Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (2) pengaruh kecerdasan intelektual terhadap tingkat pemahaman akuntansi; (3) pengaruh kecerdasan emosional terhadap tingkat pemahaman akuntansi; dan (4) pengaruh kecerdasan spiritual terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 29. Sampel diambil dari mahasiswa angkatan 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pemahaman akuntansi. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi tidak hanya dipengaruhi oleh aspek kognitif, tetapi juga secara signifikan oleh kemampuan dalam mengelola emosi. (2) kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman akuntansi mahasiswa; (3) kecerdasan emosional juga berpengaruh positif dan signifikan, bahkan menjadi variabel yang paling dominan; (4) kecerdasan spiritual tidak berpengaruh signifikan secara parsial

    PENGARUH MEDIA KARTU BERGAMBAR (FLASH CARD) TERHADAP HASIL BELAJAR MENGENAL HURUF PADA ANAK KELOMPOK A DI TK HARAPAN MULIYA HATI

    Get PDF
    Ulifah Sintia Wardani. 12206183101. 2025 “Pengaruh Media Kartu Bergambar (Flash Card) Terhadap Hasil Belajar Mengenal Huruf Pada Anak Kelompok A di TK Harapan Muliya Hati” Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Ibu Dr. Musrikah, S.Pd.I., M.Pd. Kata Kunci: Media Karrtu Bergambar (Flash Card), Mengenal Huruf, Kelompok A Pengenalan huruf pada anak usia dini penting distimulasikan guna mengetahui simbol-simbol pada huruf. Namun permasalahan yang terjadi pada hasil belajar mengenal huruf terdapat anak yang belum bisa membedakan simbol dengan tepat. Sehingga diperlukan alat bantu permainan edukatif untuk meningkatkan hasil belajar anak dalam mengenal huruf. Media yang digunakan untuk membantu menstimulasi hasil belajar mengenal huruf adalah dengan menggunakan media kartu bergambar (flash card). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah, (1) Apakah ada pengaruh media kartu bergambar (flash card) terhadap hasil belajar mengenal huruf pada anak kelompok A di TK Harapan Muliya Hati, (2) Seberapa besar pengaruh media kartu bergambar (flash card) terhadap hasil belajar mengenal huruf pada anak kelompok A di TK Harapan Muliya Hati? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh media kartu bergambar (flash card) terhadap hasil mengenal huruf pada anak kelompok A di TK Harapan Muliya Hati dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media kartu bergambar (flash card) terhadap hasil mengenal huruf pada anak kelompok A di TK Harapan Muliya Hati. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment. Jumlah responden pada penelitian ini adalah anak kelompok A di TK Harapan Muliya Hati sebanyak 60 anak. Pengumpulan data diperoleh dari lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menggunakan uji hipotesis non parametris menggunakan uji Mann Whitney dan Effect Size r. hasil analisis data uji Mann Whitney menunjukkan hasil nilai aymp.sig (2-tailed) sebesar 0,001 <0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mengenal huruf menggunakan media kartu bergambar. Adapun hasil nilai effect size r untuk mengukur seberapa besar pengaruh media kartu bergambar yaitu diperoleh sebesar -0.7517 atau dalam bentuk presentase yaitu sebesar 56.4% maka besar pengaruh penggunaan media kartu bergambar (flash card) terhadap hasil belajar mengenal huruf dapat dikategorikan sangat besar

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇