Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
STRATEGI PENGEMBANGAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGOPTIMALKAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI MAN 1 TULUNGAGUNG
Peningkatan kinerja sumber daya manusia menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung kualitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Di tengah tuntutan profesionalisme dan perkembangan zaman, sumber daya manusia tidak hanya dituntut untuk melaksanakan tugas secara administratif, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas, inovasi, serta stabilitas emosional dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, peran kepala madrasah sebagai pemimpin dan pengelola sumber daya manusia sangat strategis. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pengembangan manajemen sumber daya manusia (SDM) yang menyeluruh dan terarah guna mengoptimalkan kinerja sumber daya manusia.
Fokus utama penelitian ini mencakup: (1) strategi penekanan pada kepentingan manusia, (2) strategi gaya kerja inovatif, dan (3) strategi penguatan sikap mental yang berorientasi pada kinerja optimal. Ketiga aspek ini dipilih sebagai respons terhadap tantangan nyata di lapangan terkait motivasi kerja, inovasi, serta kualitas hubungan dalam lingkungan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Mengoptimalkan Kinerja Sumber Daya Manusia di MAN 1 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan manajemen SDM di MAN 1 Tulungagung dimana kepala madrasah tidak hanya berfungsi sebagai atasan tetapi juga sebagai pembina, pendamping sekaligus motivator. (1) Strategi penekanan pada kepentingan manusia diwujudkan dengan membangun relasi yang hangat dan terbuka, memberikan dukungan personal dan profesional, mengidentifikasi dan mengarahkan potensi individu, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan apresiatif. (2) Strategi gaya kerja inovatif dilaksanakan melalui inisiatif menciptakan ide baru, promosi ise ke rekan kerja/pimpinan, dan implementasi ide secara nyata dalam pekerjaan. (1) Adapun strategi penguatan sikap mental difokuskan pada pengembangan growth mindset, motivasi intrinsik, refleksi diri, serta keseimbangan emosi dan mental kerja. Ketiga strategi ini terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan profesionalisme dan kinerja guru yang adaptif dan berkelanjutan
PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ATAS PENERIMAAN KAS, PENGELUARAN KAS, PEMBELIAN DAN PERSEDIAAN DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA TOKO PUTRA HM SUMBERINGIN, KABUPATEN TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Penerapan Sistem Informasi Akuntansi atas
Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas, Pembelian dan Persediaan dalam Meningkatkan
Pengendalian Internal pada Toko Putra HM Sumberingin, Kabupaten Trenggalek”
ini ditulis oleh Alfian Bayu Priandana, NIM. 126403213132, dengan pembimbing
Zaki Bahrun Ni’am, S.Pd., M.Akun.
Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas,
Pembelian, Persediaan, Pengendalian Internal.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pengendalian
internal dalam kegiatan operasional perusahaan ritel, terutama dalam siklus
penerimaan kas, pengeluaran kas, pembelian, dan pengelolaan persediaan. Sistem
Informasi Akuntansi (SIA) yang diterapkan secara efektif diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi pencatatan, keakuratan pelaporan, dan meminimalisasi
risiko kesalahan serta kecurangan dalam proses operasional bisnis.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan sistem
informasi akuntansi atas penerimaan kas, pengeluaran kas, pembelian, dan
persediaan dalam meningkatkan pengendalian internal pada Toko Putra HM
Sumberingin, Kabupaten Trenggalek.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Penelitian ini difokuskan pada implementasi sistem informasi akuntansi dan
kontribusinya terhadap pengendalian internal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi yang
digunakan masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara real-time antar
bagian. Namun demikian, sistem ini telah berkontribusi dalam memperkuat
pengendalian internal melalui prosedur pencatatan transaksi kas, pengelolaan
dokumen pembelian, serta pengawasan persediaan. Penggunaan komputer dalam
pencatatan turut meningkatkan efisiensi administrasi. Secara keseluruhan,
penerapan sistem informasi akuntansi tersebut mampu mendukung peningkatan
akuntabilitas dan keandalan proses bisnis internal toko
PENGENTASAN KEMISKINAN MENURUT QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISHBAH
Skripsi dengan judul “Solusi Al-Qur’an Dalam Mengatasi Kemiskinan Perspektif Tafsir Al-Misbah” ditulis oleh Sri Hardani Chania, NIM, 126301211038, dengan pembimbing M. Ridho, M.Ag.
Kata Kunci: Kemiskinan, Al-Qur’an, Tafsir Al-Misbah, Q.S. At-Taubah.
Kemiskinan merupakan persoalan sosial yang bersifat struktural, spiritual, dan moral, yang masih menjadi tantangan besar di banyak negara berpenduduk Muslim, termasuk Indonesia. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam tidak hanya menyentuh aspek keimanan, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap problem sosial, termasuk kemiskinan. M. Quraish Shihab, melalui Tafsir Al-Misbah, menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan pendekatan kontekstual yang relevan dengan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji solusi Al-Qur’an dalam mengatasi kemiskinan berdasarkan perspektif tafsir Al-Misbah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penafsiran Quraish Shihab terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kemiskinan? (2) Apa saja solusi pengentasan kemiskinan yang ditawarkan dalam Tafsir Al-Misbah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan teknik analisis tematik. Sumber utama berasal dari Al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah, serta didukung oleh literatur lain seperti jurnal, artikel, dan buku-buku ilmiah yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. At-Taubah ayat 60 dan 103 peran zakat sebagai sarana distribusi kekayaan dan penyucian jiwa, yang tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif, zakat sebagai sarana distribusi kekayaan dan penyucian jiwa, yang tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif. Q.S. al-Baqarah ayat 245 menunjukkan bahwa infak yang dilakukan dengan ikhlas akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda, serta memperkuat motivasi spiritual. Q.S. al-Jumu’ah ayat 10 menekankan pentingnya etos kerja, usaha mandiri, dan mencari rezeki halal sebagai bentuk aktualisasi iman. Sementara itu, Q.S. ar-Ra’d ayat 11 menegaskan bahwa perubahan sosial dan ekonomi harus dimulai dari perubahan sikap dan mentalitas individu. Selain itu, solusi Al-Qur’an menurut Quraish Shihab tidak terbatas pada zakat, tetapi juga mencakup pendidikan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan sumber daya manusia, dan perubahan pola pikir menuju kemandirian. Penanggulangan kemiskinan menurut Quraish Shihab harus bersifat komprehensif, melibatkan individu, masyarakat, dan negara dalam membangun sistem ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berbasis spiritualitas
PENGARUH BIG FIVE PERSONALITY DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING MAHASANTRI MA’HAD AL JAMI’AH UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi psychological well-being, khususnya dari aspek kepribadian dan daya tahan individu terhadap kesulitan. Variabel utama yang diuji dalam penelitian ini adalah Big Five Personality yang merepresentasikan lima dimensi kepribadian dasar (neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, dan conscientiousness), serta Adversity Quotient yang menggambarkan kemampuan individu dalam menghadapi, mengatasi, dan mengubah kesulitan menjadi peluang. Pemahaman terhadap kedua variabel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasantri secara holistik.
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup tiga hal, yaitu: kondisi psychological well-being pada mahasantri Ma’had Al Jami’ah, pengaruh Big Five Personality dan Adversity Quotient terhadap psychological well-being, serta pengaruh masing-masing dimensi Big Five Personality terhadap psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori terkait pengaruh kepribadian dan daya tahan dalam membentuk kesejahteraan psikologis mahasantri.
Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertujuan mengetahui hubungan antarvariabel. Subjek penelitian adalah mahasantri Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Instrumen yang digunakan berupa skala Big Five Personality, Adversity Quotient, dan psychological well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Data dianalisis menggunakan software IBM SPSS Statistics versi 27 dengan teknik analisis deskriptif, korelasi, dan regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan kesimpulan bahwa (1) psychological well-being pada mahasantri Ma’had Al Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menunjukkan bahwa sebesar 56% responden memberikan jawaban “Sangat Setuju” berdasarkan distribusi frekuensi data. Psychological well-being memiliki nilai persentase sebesar 81,02% dari kondisi ideal yang diharapkan, dan termasuk dalam kategori “Sangat Baik” berdasarkan skor harapan terendah dan tertinggi. (2) Penelitian ini menunjukkan bahwa Big Five Personality secara empiris berpengaruh positif terhadap psychological well-being mahasantri dengan besaran pengaruh sebesar 8,604. Temuan ini juga diperkuat oleh hasil deskriptif yang menunjukkan nilai sebesar 90,28% dari kondisi ideal, dengan 48% responden memberikan nilai dalam kategori “Sangat Baik”. (3) Adversity quotient juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being mahasantri dengan nilai pengaruh sebesar 7,314. Secara deskriptif, adversity quotient menunjukkan nilai sebesar 79,02% dari kondisi ideal, di mana 47% responden termasuk dalam kategori “Sangat Baik” dan 18% dalam kategori “Baik”. (4) Secara simultan, Big Five Personality dan adversity quotient berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being dengan besaran pengaruh sebesar 363,672. (5) Dimensi openness to experience dalam Big Five Personality menunjukkan pengaruh signifikan terhadap psychological well-being dengan nilai t sebesar 2,475 dan signifikansi 0,015 (< 0,05), sehingga H0 ditolak. (6) Dimensi conscientiousness juga berpengaruh terhadap psychological well-being dengan nilai t sebesar 2,068 dan signifikansi 0,041 (< 0,05), maka H0 ditolak. (7) Dimensi extraversion memiliki nilai t sebesar 1,990 dengan signifikansi 0,049 (<0,05), yang berarti berpengaruh signifikan terhadap psychological well-being. (8) Dimensi agreeableness menunjukkan pengaruh yang paling kuat terhadap psychological well-being dengan nilai t sebesar 3,279 dan signifikansi 0,001 (< 0,05), sehingga H0 ditolak. (9) Dimensi neuroticism juga berpengaruh signifikan terhadap psychological well-being dengan nilai t sebesar 2,244 dan signifikansi 0,027 (< 0,05)
KONSTRUKSI PEMAHAMAN YUSUF AL-QARADHAWI ATAS HADIS LARANGAN MENCEMARI AIR DALAM KONTEKS LIMBAH FAST FASHION
Skripsi dengan judul “Konstruksi Pemahaman Yusuf Al-Qaradhawi Atas Hadis
Larangan Mencemari Air Dalam Konteks Limbah Fast Fashion”, yang ditulis oleh
Inna Rizqana Nazilah, NIM : 126312211002, dengan dosen pembimbing Dr. Rizqa
Ahmadi, Lc., M.A.
Kata Kunci: Konstuksi, Pemahaman, Hadis, Al-Qaradhawi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Yusuf Al-Qaradhawi yang menggunakan
hadis t}aharah (HR. Abu Dawud: 24) sebagai landasan utama dalam membahas isu
lingkungan, yaitu pencemaran air. Dan juga krisis lingkungan yang dampaknya
cukup signifikan pada perubahan iklim global, yang membutuhkan solusi dari
berbagai kalangan, yaitu pencemaran air akibat limbah dari industri fast fashion.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tipologi pemahaman Al-Qaradhawi terhadap
hadis tersebut dan juga menggali relevansi hadis tersebut berdasarkan pemahaman
Al-Qaradhawi dengan isu lingkungan kontemporer yang lebih spesisifik, yakni
pencemaran air akibat limbah fast fashion, serta mengkaji kontribusi pemahamannya
untuk menangani pencemaran air di era modern.
Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dipilih karena
penelitian ini berfokus pada analisis teks-teks yang ditulis oleh Al-Qaradhawi,
khususnya kitab Ri'a>yah al-Bi>'ah fi Syari>'ah al-Isla>m, untuk mengetahui
bagaimana Al-Qaradhawi menginterpretasi hadis tersebut dan juga kitab Kaifa
Nata’a>malu Ma’a as-Sunnah an-Nabawiyyah sebagai acuan untuk menentukan
tipologi pemahaman hadis Al-Qaradhawi dengan metode pemahaman hadis yang
digagasnya sendiri.
Hasil dari penelitian ini adalah : Pertama, konstruksi pemahaman Yusuf AlQaradhawi atas hadis larangan mencemari air didasarkan pada ijtihad kontekstual
bernuansa hermeneutis dan pendekatan maqas}id al-h}adis atau maqāṣid syarī‘ah.
Al-Qaradhawi memahami hadis tersebut tidak hanya sebagai larangan fisik, tetapi
sebagai prinsip umum untuk menjaga sumber daya air dari segala bentuk pencemaran
yang membahayakan kehidupan. Kedua, relevansi hadis dalam konteks limbah fast
fashion terletak pada kesamaan ‘illah (alasan hukum) antara najis personal dan polusi
industri, yakni sama-sama menyebabkan kerusakan (ḍarar). Qaradhawi
membuktikan bahwa hadis klasik tetap dapat berfungsi sebagai rujukan normatif dan
etis dalam isu lingkungan kontemporer. Ketiga, kontribusi pemahaman Yusuf AlQaradhawi sebagai langkah preventif terhadap pencemaran air diwujudkan dalam
beberapa strategi: edukasi keislaman berbasis lingkungan, penguatan amar ma’ru>f
nahi munkar, pembangunan regulasi dan supremasi hukum lingkungan, serta kerja
sama lintas lembaga. Baginya, menjaga kelestarian air adalah bagian dari menjaga
agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta (lima prinsip utama maqāṣid syarī‘ah)
MAKNA KEMANDIRIAN BAGI PENYANDANG TUNADAKSA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (Studi Kasus Pada Dewasa Awal di Percatu Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Makna Kemandirian Bagi Penyandang Tunadaksa dalam Kehidupan Sehari-hari (Studi kasus pada dewasa awal di Percatu Tulungagung)”, ini ditulis oleh Nadya Ajeng Retno Kawedar, NIM. 126306212069. Dengan pembimbing Dr. Muhammad Sholihuddin Zuhdi, S.Sos.I., M.Pd.
Kata kunci: Kemandirian, Tunadaksa, Studi Kasus, Kehidupan Sehari-hari, Disabilitas
Penyandang tunadaksa menghadapi tantangan fisik dan sosial yang berdampak pada pencapaian kemandirian. Namun, makna kemandirian bagi mereka belum banyak diteliti secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah dua orang dewasa awal penyandang tunadaksa anggota Komunitas Percatu Tulungagung. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Makna kemandirian bagi penyandang tunadaksa mencakup kemampuan mandiri dalam aspek emosional, intelektual, sosial, dan ekonomi. Kemandirian dipandang sebagai simbol keberdayaan dan harga diri. Dukungan keluarga dan lingkungan menjadi faktor pendukung utama. Kemandirian merupakan proses bertahap yang melibatkan perjuangan menghadapi stigma sosial dan membangun kehidupan bermakna. Partisipasi dalam komunitas turut memperkuat proses kemandirian
DINAMIKA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN TAMAN PUBLIK (Analisis Kontradiksi Hiburan dan Kegiatan Keagamaan Lingkungan Pondok Pesantren di Desa Susuhbango)
Dinamika sosial dalam pengembangan taman publik di Desa Susuhbango mencerminkan interaksi yang rumit antara berbagai faktor termasuk nilai-nilai hiburan dan kegiatan keagamaan yang diusung oleh lingkungan Pondok Pesantren. Taman publik sebagai ruang terbuka hijau tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai arena interaksi sosial yang dapat memperkuat ikatan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana taman publik dapat menjadi wadah bagi berbagai kegiatan, serta bagaimana konflik antara hiburan dan kegiatan keagamaan dapat mempengaruhi pengembangan dan pemanfaatan ruang tersebut.
Dalam lingkungan Pondok Pesantren, kegiatan keagamaan sering menjadi prioritas utama, yang dapat berkontradiksi dengan penggunaan taman publik untuk tujuan hiburan. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai perspektif masyarakat mengenai fungsi taman publik, serta bagaimana nilai-nilai keagamaan
mempengaruhi persepsi dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang diadakan di taman. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi partisipatif, yang memberikan gambaran mendalam tentang dinamika sosial yang terjadi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kekhawatiran antara hiburan dan kegiatan keagamaan, taman publik dapat berfungsi sebagai jembatan untuk mengintegrasikan kedua aspek tersebut. Dengan melibatkan
masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan taman, diharapkan dapat tercipta ruang yang terbuka dan harmonis, di mana hiburan dan kegiatan keagamaan dapat saling melengkapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan ruang publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Desa Susuhbango
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SEWA MENYEWA ALAT PRASMANAN (Studi Kasus di Persewaan Mustika, Kepatihan Kecamatan Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sewa Menyewa (Ijarah) Alat Prasmanan (Studi Kasus di Persewaan Mustika, Kepatihan Kecamatan Tulungagung)” ini ditulis oleh Rifqi Farizi NIM. 126101201055, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bimbing oleh Septi Wulan Sari,S.Sy.,M.H. Kata kunci: ijarah,Hukum Islam,Alat Prasmanan Penelitian ini dilatarbelakangi adanya persewaan yang ada di Persewaan Mustika yang mana kegiatan menggunakan transaksi lisan. Persewaan Mustika merupakan salah satu praktiksi ijarah dimana mereka menyewakan peralatan prasmanan. Persewaan Mustika seringkali melayani EO sebagai client mereka. Proses ijarah di Persewaan Mustika dilakukan dengan cara yang tergolong sederhana, di mana seluruh kegiatan masih dilakukan secara manual tanpa bergantung pada teknologi. Meskipun demikian, mereka tetap menjaga profesionalisme dengan mengutamakan transparansi serta memastikan kualitas barang yang disewakan tetap terjaga. Adapula beberapa permasalahan terakait kegiatan operasional yang dialami oleh perusahaan. Diketemukan ada beberapa pelanggan yang tidak melakukan kegiatan sewa menyewa sesuai dengan perjanjian awal. Rumusan masalah dari penelitian ini ada dua dimana peneliti ingin mengetahui tentang 1. Bagaimana pandangan hukum islam terhadap sewa menyewa alat prasmanan di Persewaan Mustika, Kepatihan, Kecamatan Tulungagung? 2. Bagaimana proses sewa menyewa alat prasmanan di Persewaan Mustika, Kepatihan, Kecamatan Tulungagung? Penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan Metode Kualitatif dengan pendekatan field research. Dimana pada pendekatan ini peneliti langsung melakukan observasi di lokasi penelitian dengan melihat langsung bagaimana proses terjadinya kegiatan ijarah di Persewaan Mustika. Dimana teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa, (1)Persewaan Mustika mengimplementasikan metode sewa yang profesional dan transparan dengan perjanjian yang jelas serta penetapan harga yang terbuka. Mereka menerapkan pembayaran tunai tanpa opsi cicilan untuk mempermudah proses transaksi dan meminimalkan potensi risiko. (2) berdasarkan hukum islam Persewaan Mustika tergolong persewaan yang sudah sesuai dengan rukun dan syarat ijarah dalam isla
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP MUALLIMIN WONODADI BLITAR
Skripsi dengan judul “Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Muallimin Wonodadi Blitar” ini ditulis oleh Lydia Anggi Ariyani NIM 126201212127, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Pendidikan Agama Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Dr. Mukhamad Sukur, S.H.I, M.Pd.I
Kata Kunci: Kompetensi, Pedagogik, Motivasi Belajar, Strategi Pembelajaran
Pendidikan merupakan pilar utama dalam membentuk generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Dalam proses pendidikan, guru memegang peranan strategis sebagai fasilitator, motivator, sekaligus pembimbing peserta didik. Terutama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik yang kuat agar mampu menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun semangat belajar siswa. Kompetensi pedagogik bukan hanya tentang kemampuan mengajar, tetapi juga tentang bagaimana guru memahami karakter peserta didik, mengelola kelas, menyusun strategi pembelajaran, hingga melakukan evaluasi secara tepat. Di SMP Muallimin Wonodadi Blitar, peran guru PAI menjadi kunci dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa yang beragam latar belakangnya.
Tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah : (1) untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Muallimin Wonodadi Blitar, (2) untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, (3) untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru pendidikan agama islam, kepala sekolah dan siswa-siswi SMP Muallimin Wonodadi Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini berlokasi di SMP Muallimin Wonodadi Blitar.
Dari penelitian ini diperoleh hasil penelitian yaitu: (1) guru mampu memahami karakteristik peserta didik, mengembangkan kurikulum, menyusun perancangan pembelajaran, menguasai pelaksanaan pembelajaran di kelas, pemanfaatan teknologi di sekolah, evaluasi hasil pembelajaran peserta didik, mengembangkan potensi peserta didik (2) Kendala yang dihadapi antara lain kurangnya minat belajar siswa, latar belakang keluarga, dan keterbatasan sarana, (3) strategi yang digunakan adalah penguatan tentang pentingnya PAI, apresiasi terhadap peserta didik, teguran terhadap peserta didik, metode pembelajaran yang bervariatif, mengadakan kompetisi antar kelas, Dengan penerapan kompetensi pedagogik yang tepat, motivasi belajar peserta didik dapat meningkat secara signifikan
ANALISIS STRENGTHS, WEAKNESSES, OPPORTUNITIES, AND THREATS (SWOT) DALAM PENGEMBANGAN USAHA TOKO PERTANIAN MULYA TANI DI DESA KOLOMAYAN KECAMATAN WONODADI KABUPATEN BLITAR
Skripsi dengan judul “Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats
(SWOT) dalam Pengembangan Usaha Toko Pertanian Mulya Tani di Desa Kolomayan
Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar” ini ditulis oleh Salma Lailatul Agustina, NIM.
126405212148, dengan pembimbing Nurul Fitri Ismayanti, M.E.I.
Kata Kunci: Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT),
Pengembangan Usaha, Usaha Toko Pertanian.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena musim yang berubah-ubah dalam
setiap tahunnya, harga komoditas yang tidak menentu, banyaknya produk palsu, karyawan
yang belum menguasai seluruh produk yang dijual, dan sistem yang belum selaras dengan
stok yang ada di toko. Oleh karena itu, peneliti memilih Toko Pertanian Mulya Tani sebagai
objek penelitian. Peneliti memilih menggunakan analisis SWOT untuk mengurangi
permasalahan tersebut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan,
peluang dan ancaman guna untuk mengembangkan usaha.
Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui hasil temuan analisis SWOT pada
usaha Toko Pertanian Mulya Tani di Desa Kolomayan Kecamatan Wonodadi Kabupaten
Blitar (2) untuk mengetahui strategi pengembangan usaha yang ingin dilakukan oleh
pemilik Toko Pertanian Mulya Tani ke depannya.
Metode penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang
sudah diperoleh dianalisis menggunakan analisis SWOT selanjutnya memaparkan data,
melakukan pengecekan data, dan menarik kesimpulan.
Dari hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Strengths (kekuatan) meliputi
menyediakan produk pertanian yang lengkap dan kualitas produk terjamin, harga jual
produk yang kompetitif daripada toko lainnya, kualitas pelayanan yang baik kepada
konsumen, lokasi toko yang strategis dan mudah dijangkau, memiliki majanemen stok yang
tertata, menjalin hubungan yang baik dengan distributor produk, dan mengikuti
perkembangan zaman dengan memanfaatkan e-commerce sebagai media jual beli.
Weaknesses (kelemahan) meliputi karyawan toko belum menguasai semua jenis produk
yang dijual, sistem yang digunakan masih bermasalah pada kesamaan jumlah data yang
diinput, dan peletakan papan nama yang kurang strategis. Opportunities (peluang) meliputi
menjalin hubungan kerja sama dengan usaha pembibitan dan menjadi sebuah usaha yang
menjanjikan. Threats (ancaman) meliputi kompetitor yang terlalu banyak, banyak produk
kw atau palsu, pergantian musim yang tidak menentu di setiap tahunnya, biaya admin
marketplace yang berubah-ubah, dan belum ada kepastian harga komoditas. (2) Strategi
pengembangan usaha pada Toko Pertanian Mulya Tani adalah mengembangkan acara
Gebyar Undian Mulya Tani sebagai agenda rutin tahunan, meningkatkan status toko dari
retailer ke distributor dan bisa masuk ke beberapa wilayah untuk pemasaran produk,
bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti Forkopimda, masyarakat, mahasiswa
pertanian, dan petani mengenai pengelolaan dan promosi bidang pertanian dengan harapan
dapat lebih efisien dalam produksi hasil pertanian, dan juga berupaya agar pestisida yang
digunakan tidak mencemari lingkunga