Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Not a member yet
    1439 research outputs found

    Kajian Penyediaan Angkutan Shuttle Bagi Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang

    No full text
    Bertambahnya pengguna jalan yang dominan menggunakan kendaraan pribadi sebagai moda trasnportasi yang terjadi di sekitar kawasan Universitas Brawijaya menyebabkan kemacetan sehingga diperlukan alternatif lain yaitu angkutan shuttle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat mahasiswa terhadap angkutan shuttle dan untuk mengetahui karakteristik perjalanan, peluang angkutan shuttle, dampak angkutan shuttle terhadap volume kendaraan, dan rekomendasi terkait angkutan shuttle di kawasan Universitas Brawijaya. Metode yang digunakan adalah metode stated preference untuk menganalisis data responden yang digunakan untuk mendapatkan hasil peralihan moda dari kendaraan pribadi menuju angkutan shuttle dengan hasil berupa persentase 67% dari waktu tunggu 5 menit dan 70,7% dari selisih waktu tempuh lebih cepat 10 menit sebagai peluang mahasiswa berpindah dari kendaraan pribadi ke angkutan shuttle. Dengan adanya angkutan shuttle dapat mengurangi volume kendaraan yang akan menuju kampus sebanyak 14529 kendaraan pribadi. Titik halte yang direncanakan sebanyak 26 halte dengan rute sebanyak 3 rute efektif dan 2 rute tidak efektif.Kata kunci : Angkutan shuttle, Universitas Brawijaya, stated preference, perpindahan moda, volume kendaraan, halte, rute

    STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN BANGUNAN PADA GEDUNG SABANG MERAUKE EYE CENTER (SMEC) TEBET MENGGUNAKAN STRUKTUR BALOK KOMPOSIT

    No full text
    SMEC Tebet merupakan klinik mata yang terletak di Tebet, Jakarta Selatan. Gedung Klinik mata ini dibangun dengan menggunakan struktur beton bertulang. Tipe struktur ini lebih banyak menahan beban mati yang cukup besar dan mengakibatkan bertambahnya gaya geser ditambah pengaruh beban gempa yang cukup besar juga. Dengan dilakukannya perencanaan ulang menggunakan struktur komposit diharapkan dapat terjadi kerjasama yang lebih baik antara balok baja dan pelat beton dibandingkan penggunaan struktur beton bertulang. Gedung klinik mata SMEC Tebet direncanakan ulang dengan menggunakan elemen-elemen berikut: tebal pelat lantai 12 cm; tebal pelat beton atap 10 cm; dimensi balok anak yang digunakan adalah WF 175×90×5×8; dimensi dari balok induk menggunakan profil baja WF 250×175×7×11; dan dimensi kolom menggunakan WF 350×350×14×22. Analisis gedung SMEC Tebet mengacu pada metode LRFD (Load and Resistance Factor Design), SNI 1726:2019, dan SNI 1729:2020. Diperoleh hasil bahwa beban hidup, beban mati dan beban gempa pengaruhnya lebih signifikan pada daerah tumpuan. Berdasarkan hasil analisis pada balok induk dan anak terjadi pembesaran momen pada kondisi setelah komposit. untuk balok induk terjadi pembesaran momen sebesar 76% dan balok anak mengalami pembesaran momen sebesar 94%. Hal ini menunjukkan bahwa pembesaran momen pada struktur komposit bervariatif tergantung dengan variable analisis

    Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Jarak Antar Sambungan Sekrup Pada Baja Cold-Formed Tipe Double C Berhadapan Sebagai Struktur Balok Komposit Berongga Terhadap Kapasitas Lentur dan Lendutan

    No full text
    Perkembangan inovasi penggunaan baja cold-formed meningkat seiring dengan perkembangan prinsip pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan material yang ramah lingkungan, praktis, serta ekonomis. Material ini selain dapat didaur ulang, praktis, ringan, dan tahan lama, juga memiliki kekurangan yaitu ketebalan profil yang tipis sehingga rawan terjadinya tekuk. Pengembangan penelitian terkait inovasi baja cold-formed juga berkembang hingga penggabungan material baja cold-formed dengan material lain sebagai struktur utama seperti balok komposit. Pada penelitian ini dilakukan studi eksperimental terkait balok komposit baja cold-formed dengan material beton yang juga terdapat rongga sehingga dapat mengurangi berat dari balok tersebut. Benda uji penelitian ini menggunakan beton normal dan profil double canal C80.30.9 dengan tebal profil 0,75mm dengan menggunakan sambungan sekrup SDS 12x20 dengan variasi jarak sambungan sekrup 150mm dan 300mm yang selanjutnya dilakukan pengujian lentur pada benda uji balok dengan satu titik pembebanan di tengah bentang. Selain dilakukan uji lentur juga dilakukan pengujian tekan untuk mengetahui kuat tekan beton, dan uji tarik untuk mengetahui tegangan leleh baja cold-formed.  Analisis data yang dilakukan terkait nilai lendutan, besar beban maksimum, dan kapasitas lentur yang dihasilkan. Hasil analisis pada penelitian ini didapatkan bahwa semakin rapat jarak antar sambungan sekrup pada baja cold-formed, nilai lendutan yang terjadi seamkin kecil dan kapasitas lentur yang dihasilkan semakin besar. Nilai lendutan terkecil terjadi pada benda uji balok dengan jarak sekrup 150mm dan memiliki kapasitas lentur yang terbesar. Kata kunci :  Baja cold-formed, Balok komposit, Sambungan sekrup, Uji lentu

    STUDI ANALISIS PENGARUH INTERMEDIATE STIFFENERS TERHADAP PERILAKU BALOK BAJA COLD-FORMED PROFIL C SINGLE

    No full text
    Salah satu cara untuk meningkatkan efektivitas ketahanan bangunan dan mendukung metode konstruksi yang berkelanjutan adalah dengan menggunakan baja cold-formed. Di Indonesia, diperlukan bangunan yang memiliki ketahanan dan kekuatan bangunan yang tinggi. Oleh karena itu, material baja cold-formed dapat digunakan untuk elemen struktur utama, seperti balok. Dalam penelitian ini, dilakukan pemodelan struktur balok dengan pengaruh intermediate stiffeners menggunakan software ABAQUS, untuk memahami perilaku kekuatan dan kapasitas beban maksimum. Penggunaan sambungan pada intermediate stiffeners pada baja cold-formed perlu diteliti lebih lanjut. Pada penelitian ini, digunakan profil kanal ganda (C) 80x30x9x0,75 dengan mutu G550 dan panjang balok 1000 mm. Tumpuan yang digunakan pada kolom adalah sendi dan roll. Beberapa variasi pemodelan intermediate stiffeners yang digunakan adalah Model 1 (tanpa pengaku), Model 2 (pengaku tepi web), Model 3 (pengaku tengah), dan Model 4 (Intermediate Stiffeners). Perilaku struktur balok kemudian dibandingkan berdasarkan analisis SNI 7971:2013 dan software ABAQUS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas beban maksimum yang dapat ditahan oleh struktur balok adalah 4,24% untuk Model 1, 4,64% untuk Model 2, 4,65% untuk Model 3, dan 4,26% untuk Model 4. Penggunaan intermediate stiffeners pada struktur balok akan meningkatkan kekuatan dan kapasitas beban yang dapat diterima oleh struktur tersebut. Kata kunci: Baja Cold-Formed, Kapasitas Beban, Struktur Balok, Software ABAQUS, Intermediate Stiffeners

    ANALISIS SISA MATERIAL KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TOWER AT-TA\u27AWUN UMS DAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SMART AUTOMATION WORKSHOP PENS)

    No full text
    Seiring dengan pertumbuhan infrastruktur gedung yang semakin meningkat, produksi sisa material konstruksi pun juga ikut meningkat sehingga sektor ini dapat menjadi penyumbang besar sisa material dan memiliki potensi daur ulang yang signifikan. Timbulnya sisa material pada proyek konstruksi dapat berpotensi sebagai ancaman serius bagi pihak proyek, masyarakat, dan lingkungan. Sisa material konstruksi merupakan bagian material yang tidak menjadi komponen bangunan dalam pelaksanaan konstruksi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sisa material konstruksi dominan pada Proyek Pembangunan Gedung Tower At-Ta’awun UMS dan Proyek Pembangunan Gedung Smart Automation Workshop PENS. Adapun sampel material yang diteliti dalam penelitian ini antara lain material pasir, besi beton, baja profil, beton, batu bata, kayu, keramik, papan gypsum, dan kaca. Metode yang digunakan dalam menganalisis dan menentukan sisa material konstruksi dominan adalah analisis Mean. Berdasarkan hasil analisis Mean, material yang menimbulkan sisa dominan pada kedua proyek yakni kayu untuk sisa material alami dengan nilai rata-rata 1,688 dan keramik untuk sisa material fabrikasi dengan nilai rata-rata 1,750. Kata kunci: proyek gedung, sisa material konstruksi, analisis mea

    PENGARUH PENGGUNAAN OLAHAN LIMBAH EXPANDED POLYSTYRENE DALAM BENTUK LATEKS CAIR PADA BETON TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON

    No full text
    Beton merupakan bahan yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia konstruksi, dan styrofoam merupakan limbah yang paling sering ditemui pada kebutuhan sehari-hari yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Namun limbah styrofoam dapat diolah menjadi lateks yang bisa menjadikannya bahan tambah dalam campuran beton atau biasa disebut Latex Modified Concrete. Pada penelitian ini limbah styrofoam akan diolah menjadi lateks cair dengan cara mencampurkan styrofoam dan bensin dengan rasio 4 gr styrofoam : 1 ml bensin. Lateks yang dihasilkan kemudian akan dicampurkan pada campuran beton yang direncanakan bermutu K-250 atau 20,75 MPa dengan benda uji berbentuk silinder yang akan diuji kuat tekan dan kuat tarik belah dengan alat Compression Testing Machine (CTM) saat benda uji mencapai umur 28 hari. Variasi benda uji difokuskan pada persentase campuran lateks 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap jumlah semen, di mana setiap variasi memiliki 3 benda uji. terjadi penurunan kuat tekan dan kuat tarik belah beton yang berbanding lurus dengan penambahan kadar lateks pada campuran beton. Sehingga dapat disimpulkan penambahan lateks cair dari olahan limbah Styrofoam tidak meningkatkan kekuatan beton.   Kata Kunci: Lateks, Styrofoam, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah ,Limba

    ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH LERENG PASIR DR 88% MENGGUNAKAN PERKUATAN DOUBLE ROW PILE DENGAN VARIASI DIAMETER PADA POSISI BARIS KEDUA LX2/L = 0,7

    No full text
    Pondasi tidak hanya dibangun pada permukaan datar melainkan harus dapat dibangun di daerah yang tidak rata seperti di atas lereng. Permasalahan yang akan timbul ketika pondasi dibangun di atas lereng adalah menurunnya daya dukung tanah yang mengakibatkan penurunan pada tanah atau bahkan terjadinya longsor. Sehingga diperlukan adanya tindakan preventif untuk mengurangi penyebab terjadinya tanah longsor, salah satunya dengan meningkatkan daya dukung lereng menggunakan pile. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi diameter pile baris kedua terhadap peningkatan daya dukung (Bearing Capacity Improvement, BCI) pada lereng tanpa perkuatan dengan lereng yang menggunakan perkuatan double row-pile. Metode penentuan daya dukung tanah yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode 0,1B. Metode 0,1B atau penurunan izin 0,1B merupakan metode untuk menentukan besar tegangan maksimum atau daya dukung tanah dengan membatasi penurunan pondasi sebesar 10% dari lebar pondasi (B). Dari hasil nilai daya dukung ultimit yang diperoleh dari software FEM akan dianalisis untuk mengetahui nilai rasio BCI kemudian dibandingkan untuk tiap software FEM dengan hasil eksperimen. Dari hasil analisis didapatkan bahwa terjadi peningkatan kapasitas daya dukung lereng antara tanpa perkuatan dengan adanya perkuatan double row-pile, dimana diameter pile baris kedua pada perkuatan lereng mempengaruhi peningkatan nilai daya dukung lereng. Semakin besar diameter pile maka semakin besar pula kapasitas daya dukung tanah yang terjadi pada lereng tersebut. Diameter pile optimum baris kedua yang dapat menghasilkan kapasitas daya dukung lereng maksimum berada pada diameter terbesar (D = 3,2 cm). Selain itu juga diperoleh bahwa dengan adanya penambahan perkuatan double row-pile pada lereng menghasilkan nilai BCI yang cukup signifikan. Peningkatan BCI paling tinggi sebesar 55% dan peningkatan BCI paling kecil sebesar 22%. Kata Kunci : Lereng, Longsor, Pile, Daya dukung, FEM

    Pengaruh Knowledge Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Perusahaan Konstruksi Kualifikasi Besar di Kota Surabaya

    No full text
    Kota Surabaya merupakan kota yang memiliki perusahaan konstruksi terbanyak di Jawa Timur terutama perusahaan berkualifikasi besar diantara kota lainnya. Banyaknya perusahaan membuat antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya akan bersaing secara kompetitif dan dinamis. Perusahaan dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti persaingan yang semakin ketat, perubahan dalam regulasi, dan kebijakan pemerintah. Dalam menghadapi tantangan tersebut, perusahaan konstruksi harus mampu mempertahankan dan meningkatkan produktivitas kerja karyawan, yaitu dengan cara menerapkan knowledge management dan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Knowledge Management dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Perusahaan Konstruksi Kualifikasi Besar di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner, dimana terdapat 5 (lima) perusahaan sebagai objek penelitian dan total responden sebanyak 55 responden. Adapun teknik analisis yang digunakan yakni analisis data interaktif termasuk analisis regresi linear berganda dan pengujian lainnya menggunakan bantuan software SPSS versi 25. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa knowledge management dan pengembangan sumber daya manusia secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Kata kunci: knowledge management, pengembangan sumber daya manusia, produktivitas kerja, regresi linear berganda, perusahaan konstruksi

    Pengaruh Perbedaan Beban Gempa Rencana Menurut SNI 1726:2002 dan SNI 1726:2019 Terhadap Hubungan Momen-Kurvatur Kolom (Studi Kasus Gedung X Universitas Y)

    No full text
    Indonesia terletak pada jalur cincin api yang menyebabkan bencana gempa bumi dan bencana lainnya menjadi salah satu masalah nasional. Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam mencapai 22,8 triliun rupiah setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan perlunya pengembangan teknologi yang didukung oleh perkembangan ilmu pengetahuan. Struktur kolom merupakan elemen utama karena keruntuhannya dapat menyebabkan keruntuhan total pada bangunan. Penelitian ini meninjau gedung eksisting yang diberikan gempa berdasarkan SNI 1726:2002 dan SNI 1726:2019. Kondisi yang ditinjau adalah kondisi crack atau sebelum retak, kondisi yield atau leleh, dan kondisi ultimate. Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan pada respons spektrum yang dihasilkan oleh SNI 1726:2002 dan SNI 1726:2019 sehingga menyebabkan adanya perubahan pada gaya-gaya dalam yang dihasilkan. Perubahan gaya dalam menghasilkan kebutuhan rasio tulangan yang berbeda sehingga membuat hubungan momen-kurvatur dan nilai daktilitas kurvatur yang dihasilkan berbeda pula. Kata kunci: SNI 1726, Momen-kurvatur, Kolom, Respons spektrum gemp

    STUDI ANALISIS STRUKTUR BAJA CASTELLATED BEAM SEBELUM DAN SESUDAH KOMPOSIT PADA GEDUNG FAVE HOTEL RUNGKUT SURABAYA JAWA TIMUR

    No full text
    Gedung Fave Hotel Rungkut Surabaya dibangun dengan menggunakan beton bertulang yang memiliki kekurangan terkait waktu pengerjaan. Struktur bangunan bertingkat tinggi menggunakan baja pada struktur utamanya dengan menggunakan profil yang ada dipasaran seperti profil WF, profil H pada balok dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin kemampuan menahan lentur dengan metode modifikasi profil baja WF menjadi balok castella sehingga terjadi peningkatan kemampuan menahan lentur yang diakibatkan oleh peningkatan momen karena terjadinya peninggian balok. Sedangkan kolom komposit baja beton adalah suatu alternatif metode konstruksi yang memanfaatkan kebaikan baja yang kuat terhadap tarik dan beton yang kuat terhadap tekan. Analisis Fave Hotel Rungkut Surabaya ini direncanakan struktur dengan beberapa elemen struktur yaitu material yang berbeda, yaitu pelat lantai beton tebal 12cm, pelat atap beton tebal 10 cm, balok induk profil baja WF 350 x 175 x 7 x 11, balok anak profil baja WF 250 x 125 x 6 x 9, dan kolom profil baja WF 400 x 200 x 8 x 13 dan yang nantinya pada balok induk dan balok anak akan di modifikasi menjadi kastela supaya lebih kuat untuk menahan momen yang bekerja. Berdasarkan analisis LRFD (Load and Resistance Factor Design) dan SNI 1729:2020, diperoleh bahwa beban mati, beban hidup, dan beban gempa berdampak jauh lebih besarpada daerah tumpuan struktur. Kata Kunci : Baja kastela, baja komposit, beton bertulang, gedung hotel, LRF

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇