Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
77 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MODEL PENULISAN TEKS BERPERSPEKTIF ADIL GENDER BERDASARKAN ANALISIS WACANA KRITIS DALAM BUKU TEMATIK TERPADU 2013 SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi kepekaan peneliti terhadap keputusan pemerintah untuk menyosialisasikan kesetaraan gender untuk persamaan pendidikan menjelang tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan atau RD Carry dan Low (1978). Hasil penelitian ini antara lain: (1) hanya terdapat 11 wacana berperspektif adil gender dari 98 wacana berperspektif gender; (2) rancangan Model Penulisan Teks Berperspektif Adil Gender Tematik Terpadu 2013 SD disusun berdasarkan teori perspektif adil gender dan penyusunan buku teks.The backround of this research start from feel give a damn for judgment government to publice similiraity gender to similarity education go to go 2015. Research and Development Method is a method has used. The research invention between are: (1) available 11 gender similarity discourse from 98 gender perspektive discourse; (2) Lay Oout of Text Writing Similarity Gender Perspektive Tematik Terpadu 2013 elementry school made of gender similarity and text book codify theory. Kata kunci: analisis wacana kritis dalam buku tematik terpadu 2013 SD, model penulisan teks berperspektif adil gender tematik terpadu 2013 S
PENERAPAN METODE SHARED READING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS CERITA ANAK PADA SISWA KELAS VII SMP
Membaca teks cerita anak merupakan salah satu kompetensi berbahasa dan bersastra yang diajarkan kepada siswa SMP kelas VII. Membaca teks cerita anak termasuk ke dalam bentuk membaca indah. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca teks cerita anak menggunakan metode shared reading. Kemampuan siswa dalam membaca teks cerita anak tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 53,97 untuk kelas eksperimen dan 59,36 untuk kelas kontrol. Setelah menerapakan metode shared reading dalam pembelajaran membaca teks cerita anak di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 77,56 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 76,12. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, metode shared reading efektif diterapkan dalam pembelajaran membaca teks cerita anak pada siswa SMP kelas VII.Kata kunci : metode shared reading, membaca teks cerita ana
PENGGUNAAN KARTU KATA PADA PEMBELAJARAN KOSAKATA BERAFIKS DALAM KETERAMPILAN MENULIS BIPA TINGKAT DASAR (Penelitian Eksperimen Subjek Tunggal pada Pembelajar BIPA di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia )
Salah satu aspek keterampilan berbahasa yang dipelajari dalam BIPA adalah keterampilan menulis. Pada keterampilan ini, terdapat muatan materi yang berkaitan dengan kosakata berafiks. Materi mengenai kosakata berafiks dianggap sulit oleh pembelajar BIPA. Kesulitan ini berkaitan dengan adanya perubahan dari afiks tersebut jika digabungkan dengan kata dasar, misalnya afiks meN-. Alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah dengan menggunakan kartu kata. Tujuan digunakan kartu kata tersebut adalah untuk membantu pembelajar memahami materi. Oleh karena itu, diperlukan adanya bentuk tampilan dan kartu kata yang sesuai dengan pembelajaran BIPA tingkat dasar. Selain itu, bertujuan untuk menjelaskan hasil pembelajaran dari pembelajar BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen subjek tunggal. Setelah dilakukan penelitian, pembelajar BIPA memperoleh skor 75 setelah mengerjakan lataihan pada tahap awal. Skor tersebut kemudian mengalami peningkatan saat dilakukan intervensi. Skor yang diperoleh pembelajar setelah intervensi adalah 83,5. Skor tersebut mengalami penurunan pada setiap intervensi, namun terdapat perkembangan dalam hal penggunaan kosakata. Pembelajar BIPA dapat menggunakan kosakata yang beragam dalam setiap kalimat yang dibuatnya.Kata kunci: BIPA, kartu kata, kosakata berafiks, pembelajar BIPA
EFEKTIVITAS PENERAPAN TEKNIK BERCERITA BERPASANGAN DALAM PEMBELAJARAN MEMPARAFRASAKAN PUISI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam pembelajaran memparafrasakan puisi yang terdapat di dalam silabus mata pelajaran Bahasa Indonesia SMK kelas X. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan dengan teknik bercerita berpasangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen one group-pretest dan posttest design. Teori yang melandasinya adalah teori mengenai penelitian kuantitatif dan teknik bercerita berpasangan yang ditulis oleh Anita Lie. Data penelitian berupa sampel yang dipilih secara acak yaitu kelas eksperimen yang berjumlah 34 orang siswa. Hasil penelitiannya adalah perbandingan nilai thitung dengan nilai ttabel adalah (5,37) (2,03) sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Kata kunci: kuasi eksperimen, memparafrasakan puisi, teknik bercerita berpasanga
KEEFEKTIFAN MEDIA FOTO JURNALISTIK DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTATIF
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menulis paragraf argumentatif. Ini disebabkan kurangnya pengalaman yang menarik ketika pembelajaran menulis di sekolah. Pemilihan media sangatlah diperlukan agar siswa lebih tertarik dan termotivasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan media foto jurnalistik dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif. Data penelitian berupa data prates-pascates menulis paragraf argumentatif di kelas eksperimen. Hasil penelitian adalah media foto jurnalistik efektif dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif.Kata Kunci : Pembelajaran Menulis Paragraf Argumentatif, Media Foto Jurnalisti
PERAN MEDIA MAJALAH DINDING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA XIX-2 BANDUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media majalah dinding di SMP Kartika XIX-2 Bandung.Tujuannya adalah untuk mengetahui peranan media majalah dinding apabila diterapkan pada pembelajaran menulis puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu, sedangkan analisis datanya menggunakan uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis. Data penelitian ini berupa hasil tes awal dan tes akhir menulis puisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan berupa penggunaan media majalah dinding, sehingga media ini dapat untuk digunakan dalam pembelajaran menulis puisi.Kata kunci: media majalah dinding, pembelajaran menulis puis
PENERAPAN MODEL TALKING STICK BERORINTASI PENDEKATAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS BIOGRAFI PADA SISWA KELAS VII SMP
Membaca teks biografi merupakan salahsatu kompetensi dasar aspek membaca dalam kurikulum yang harus dicapai oleh siswa kelas VII SMP. Peneliti menerapkan model talking stick dalam pembelajaran membaca teks biografi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses pembelajaran, perbedaan antara siswa yang menerapkan model talking stick dengan siswa yang tidak menerapkan model talking stick dan mengetahui respon siswa. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen. Kemampuan siswa dalam membaca teks biografi tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 70,00 dan 69,00. Setelah menerapkan model talking stick dalam pembelajaran membaca teks biografi di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 81,00 dan di kelas kontrol yang menggunakan model berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 75,42. Pembelajaran menggunakan model talking stick juga lebih aktif dan dapat bekerjasama dengan teman sekelas.Kata kunci: Model talking stick, Membaca teks biografi
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA UNTUK PEMBELAJAR BAHASA INDONESIA PENUTUR ASING TINGKAT DASAR (METODE PENELITIAN RESEARCH AND DEVELOPMENT)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya jumlah pembelajar bahasa Indonesia penutur asing baik yang belajar di Indonesia maupun yang diluar negeri namun minimnya bahan ajar sebagai referensi. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar membaca untuk bahasa Indonesia penutur asing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development. Berdasarkan hasil penelitian kepada pembelajar bahasa Indonesia penutur asing dan juga hasil judgement bahwa bahan ajar yang peneliti kembangkan sudah cukup memenuhi bagi pembelajar, meskipun perlu di revisi karena ada kekurangan.Kata kunci : bahan ajar, membaca, BIP
PENERAPAN METODE EDUTAINMENT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah ketimpangan pembelajaran menulis teks berita antara kondisi yang seharusnya dengan kenyataannya, salah satunya disebabkan oleh metode guru dalam mengajar masih sering menggunakan metode konvensional sehingga membuat siswa menjadi bosan dan kurang aktif dalam menulis teks berita, yang pada gilirannya aktivitas dan hasil pembelajaran pun semakin menurun. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan keefektifan penggunaan metode edutainment dalam pembelajaran menulis berita. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen SEMU dengan penggunaan kelas eksperimen melalui tahap tes awal dan tes akhir. Teori yang melandasi penelitian ini adalah metode edutainment yang mendesain kegiatan belajar mengajar, sehingga begitu menghibur dan menjadikan siswa kreatif dan nyaman di kelas. Dengan metode ini guru diharapkan akan mampu menciptakan interaksi yang baik dengan siswanya, sehingga mereka akan merasa dihargai dan dilibatkan saat pembelajaran berlangsung. Data penelitian berupa hasil kemampuan menulis teks berita siswa kelas X SMA Negeri 4 Bandung. Hasil penelitian adalah metode edutainment efektif digunakan pembelajaran menulis teks berita di kelas X. Kata Kunci : penelitian, pembelajaran, metode edutainment, kemampuan menulis teks berita, siswa
PENERAPAN MODEL SAVI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI (Eksperimen Semu terhadap Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kelemahan siswa dalam menulis puisi khususnya puisi tentang keindahan alam. Hal itu dipengaruhi oleh ketidaktepatan penggunaan model pembelajaran. Penulis memberikan alternatif model SAVI untuk digunakan dalam pembelajaran menulis puisi. Namun, sebelumnya penulis akan mengujicobakan model SAVI untuk mengetahui tingkat efektivitasannya.Berdasarkan latar belakang penelitian tersebut, penelitian ini mengacu pada beberapa rumusan masalah, yakni: 1) Bagaimana kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 9 Bandung dalam pembelajaran menulis puisi sebelum dan sesudah diterapkan model SAVI di kelas eksperimen; 2) Bagaimana kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 9 Bandung dalam pembelajaran menulis puisi tanpa menggunakan model SAVI di kelas kontrol; 3) Adakah perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 9 Bandung di kelas eksperimen dengan di kelas kontrol. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hal-hal yang tercantum dalam rumusan masalah tersebut. Adapun teori yang melandasi model SAVI adalah teori “Accelerated Learning” yang dikemukakan oleh Dave Meier dan Bobbi DePorter, bahwa pembelajaran yang baik itu adalah pembelajaran yang melibatkan seluruh aspek indra, menyenangkan (disenangi siswa), berpusat pada siswa, serta dapat menyesuaikan diri dengan cara masuk ke dunia siswa.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain penelitian pretest-posttest Control Group. Data penelitian ini berupa hasil menulis puisi siswa yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kelas eksperimen menggunakan model SAVI, sedangkan kelas kontrol menggunakan peta konsep.Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen setelah menggunakan model SAVI, dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode peta konsep. Peningkatan kemampuan siswa kelas eksperimen (menggunakan model SAVI) sebesar 97%, sedangkan peningkatan kemampuan siswa kelas kontrol (menggunakan metode peta konsep) sebesar 69%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi di kelas eksperimen lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi di kelas kontrol.Kata kunci : model SAVI, pembelajaran menulis puis