Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
77 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN METODE INVESTIGASI KELOMPOK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang dialami siswa dalam pembelajaran menulis, terutama dalam menulis sebuah teks berita. Permasalahan yang banyak ditemui adalah kesulitan siswa dalam menuangkan gagasan, mengembangkan gagasan, penggunaan diksi, dan tata tulis. Tujuan dilakukannya penelitian ini, agar siswa mampu meningkatkan kemampuannya dalam menulis teks berita dengan penerapan metode investigasi kelompok. Metode yang digunakan, yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks berita. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai rata-rata siswa pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata siswa pada siklus 1 sebesar 55,6 kemudian mengalami peningkatan pada siklus 2 menjadi 75,7 dan pada siklus 3 nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 85,7. Kata kunci: menulis, teks berita, metode investigasi kelompok, PT
PENGGUNAAN TEKNIK PERMAINAN KOTAK KATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA
Penggunaan Teknik Permainan Kotak Kata untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Kelas X SMA Negeri 3 Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara siswa dalam mengemukakan pendapat dengan menggunakan teknik permainan kotak kata. Metode penelitian yang gunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian, data menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa dalam mengemukakan pendapat dengan menggunakan Teknik Permainan Kotak Kata mengalami peningkatan.. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari skor siswa mulai dari siklus I sampai siklus III. Pada siklus I jumlah siswa yang mengemukakan pendapat sebanyak 20 orang atau 52,63%. Pada siklus II jumlah siswa yang mengemukakan pendapat mengalami peningkatan sebesar 15,94%, yaitu sebanyak 24 orang atau 68,57%. Pada siklus III jumlah siswa yang mengemukakan pendapat mengalami peningkatan sebesar 17,54%, yaitu sebanyak 31 siswa atau 86,11%. Kata kunci: berbicara, permainan, kotak kat
PENERAPAN TEKNIK MENULIS FIKSI MINI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN
Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya minat siswa dalam pembelajaran menulis cerpen yang disebabkan oleh kesulitan siswa dalam merangkai kalimat menjadi padu. Hal ini mendorong peneliti untuk menerapkan suatu teknik pembelajaran menulis cerpen berupa teknik menulis fiksi mini. Dalam hal ini apakah penerapan teknik menulis fiksi mini dalam pembelajaran menulis cerpen efektif? Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu dengan menggunakan dua kelompok subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik menulis fiksi mini dalam pembelajaran menulis cerpen adalah efektif.Kata Kunci: teknik menulis fiksi mini, pembelajaran menulis cerpen, cerpe
PENERAPAN METODE JIGSAW II DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS BIOGRAFI PADA SISWA KELAS XI SMA
Membaca teks biografi merupakan salahsatu kompetensi dasar aspek membaca dalam kurikulum yang harus dicapai oleh siswa kelas XI SMA. Peneliti menerapkan metode Jigsaw II dalam pembelajaran membaca teks biografi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengengtahui profil kemampuan membaca pemahaman, proses pembelajaran, keefektifan metode Jigsaw II. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen. Kemampuan siswa dalam membaca pemahaman khususnya membaca teks biografi tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 59,37 dan 64,40. Setelah menerapkan metode Jigsaw II dalam pembelajaran membaca teks biografi di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 79,78 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 76,56. Pembelajaran menggunakan metode Jigsaw II juga lebih aktif dan dapat bekerjasama dengan teman sekelas.Kata kunci: Metode Jigsaw II, Membaca teks biografi
KEEFEKTIFAN METODE BERPIKIR-BERPASANGAN-BERBAGI BERORIENTASI MULTIKULTUR DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA KREATIF PADA SISWA KELAS VII SMP
Membaca kreatif merupakan salah satu kompetensi membaca yang harus dimiliki oleh siswa multikultur kelas VII SMP. Peneliti menerapkan metode BBB (Berpikir-Berpasangan-Berbagi) dalam pembelajaran membaca kreatif. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui latar belakang siswa multikultur, proses pembelajaran, kefektifan metode BBB, serta respons siswa terhadap pembelajaran. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan dua kelas sebagai sampel penelitian. Terdapat siswayang memiliki latar belakang budaya berbeda di kelas eksperimen dan kelas pembanding yaitu dari Sunda, Jawa, Batak, Padang, Palembang, Kalimantan, Sulawesi, dan Amerika, proses pembelajaran pun mendapat nilai observasi 3,67.Setelah menggunakan metode BBB nilai siswa di kelas ekperimenmeningkat dari nilai 65,36 menjadi 80,27, dan pembelajaran menggunakan metode BBB membuat siswa lebih aktif dan mendapat respons yang baik.Kata kunci: Metode BBB,siswa multikultur, membaca kreatif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TARI BAMBU PADA PEMBELAJARAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP YAS BANDUNG
Penelitian ini mengkaji tentang penerapan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu pada pembelajaran berbicara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berbicara siswa kelas VII SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola masih kurang baik dan siswa masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pikiran, gagasan, dan perasaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan: 1) bagaimana kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 2) bagaimana kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 3) adakah perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu dengan kelas pembanding yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini berupa tes lisan, observasi, dan penilaian unjuk kerja (kinerja). Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagai kelas pembanding. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola kelas eksperimen dengan kelas pembanding. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen mengalami peningkatan dan perbedaan yang signifikan dengan kelas pembanding sesudah diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, teknik tari bambu, pembelajaran berbicar
PENGGUNAAN TEKNIK LOTOV (LATIHAN OLAH TUBUH DAN OLAH VOKAL) DALAM PEMBELAJARAN DRAMATISASI PUISI
Mendramatisasikan teks puisi bukanlah hal yang mudah. Hal tersebut salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa dalam membaca prosedur teks puisi. Pemilihan teknik pembelajaran sangatlah diperlukan agar lebih dapat memotivasi siswa. Teknik LOTOV (Olah Tubuh dan Olah Vokal) biasanya digunakan dalam pembelajaran drama di kelas. Namun, untuk pembelajaran dramatisasi puisi berdasarkan hasil wawancara belum pernah dilakukan. Data penelitian ini berupa data prates dan pascates dramatisasi puisi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah teknik LOTOV efektif digunakan dalam pembelajaran dramatisasi puisi atau tidak. Hasil penelitiannya adalah teknik lotov efektif dalam pembelajaran dramatisasi puisi. Kata Kunci: Dramatisasi Puisi, Teknik LOTO