Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
77 research outputs found
Sort by
KEEFEKTIFAN MEDIA FILM PENDEK VERSI EAGLE AWARDS DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTATIF
Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya minat siswa dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif. Hal ini mendorong peneliti untuk menggunakan suatu media pembelajaran yaitu media film pendek versi Eagle Awards. Dalam hal ini, apakah penggunaan media film pendek versi Eagle Awards efektif dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif di kelas eksperimen? Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu dengan menggunakan dua kelompok subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran film pendek versi Eagle Awards efektif dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif di kelas eksperimen.Kata Kunci: media film pendek versi Eagle Awards, paragraf argumentati
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FILM EKRANISASI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami siswa saat menulis puisi, baik dalam mendapatkan ide dan pemilihan kata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa menulis puisi dengan menggunakan alat bantu berupa media film ekranisasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Teori yang melandasi penelitian adalah teknik menulis puisi dan pengertian media film ekranisasi. Penelitian yang telah dilaksanakan dapat dikatakan berhasil, terlihat dari hasil karya puisi siswa yang mengalami peningkatan dan respons positif mengenai pembelajaran ini.Kata Kunci : puisi, media film ekranisasi, penelitian tindakan kelas, inspirasi
PENERAPAN TEKNIK COPY THE MASTER BERBASIS PERKEMBANGAN INTELEKTUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII
Menulis teks berita merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang terdapat dalam KTSP SMP kelas VIII. Peneliti menerapkan teknik copy the master berbasis perkembangan intelektual dalam pembelajaran menulis teks berita. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VIII SMPN 10 Kota Bandung sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menggunakan teknik copy the master berbasis perkembangan intelektual, serta keefektifan penerapan teknik tersebut. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuasi eksperimen. Kemampuan siswa dalam menulis teks berita tergolong rendah karena kelas eksperimen dan kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 56,6 dan 58,5. Setelah menerapkan teknik copy the master berbasis perkembangan intelektual, nilai rata-rata kelas eksperimen mengalami peningkatan menjadi 79,7 dan kelas kontrol mengalami peningkatan menjadi 67,7. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, teknik copy the master berbasis perkembangan intelektual efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis teks berita pada siswa SMP kelas VIII. Kata kunci: Teknik Copy the Master Berbasis Perkembangan Intelektual, Menulis Teks Berit
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBELAJAR BIPA UPI ASAL KOREA SELATAN DALAM PEMBELAJARAN BIPA TINGKAT DASAR
Pembelajar BIPA seringkali dihadapkan pada keharusan untuk berkomunikasi dalam kegiatan pembelajaran, sementara ia masih belum menguasai bahasa Indonesia secara sempurna, terutama pada pembelajaran BIPA tingkat dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan implementasi dari strategi komunikasi yang digunakan pembelajar asing dalam pembelajaran BIPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yang memotret dan mendeskripsikan temuan suatu kasus. Teori yang melandasi penelitian ini adalah tipologi dari Tarone (1980) yang memandang bahwa strategi komunikasi berfungsi untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan linguistik dari pembelajar B2 dengan lawan bicaranya di dalam situasi komunikasi nyata. Adapun data dalam penelitian ini adalah perilaku verbal dan non-verbal empat pembelajar asing asal Korea Selatan ketika pembelajaran BIPA.Kata kunci: studi kasus, BIPA, strategi komunikas
PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FIELD TRIP (Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas X SMA Puragabaya Bandung Tahun Ajaran 2012/2013)
Kemampuan menulis deskripsi siswa kelas X di SMA Puragabaya Bandung yang masih rendah dikarenakan penggunaan teknik pembelajaran yang monoton. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengujicobakan metode field trip dalam pembelajaran menulis deskripsi. bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan siswa dalam menulis deskripsi sebelum menggunakan metode pembelajaran field trip; (2) kemampuan siswa dalam menulis deskripsi setelah menggunakan metode pembelajaran field trip; (3) tingkat perbedaan kemampuan siswa dalam menulis deskripsi sebelum dan setelah menggunakan metode pembelajaran field trip.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode praeksperimen dengan desain tes awal-tes akhir kelompok tunggal (the one group pretest posttest) yang dilakukan pada anggota populasi penelitian, yaitu kelas X SMA Puragabaya Bandung tahun ajaran 2012/2013 dengan sampel penelitian kelas X-1 sebagai kelas eksperimen. Dalam penelitian ini, kelas tersebut diberi tes sebelum dan sesudah mendapat perlakuan. Instrumen yang digunakan untuk menunjang keberhasilan penelitian ini adalah lembar tes, lembar observasi, dan angket.Berdasarkan hasil pengolahan data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan derajat kebebasan 33 diketahui harga ttabel dengan taraf signifikasi 5% atau taraf kepercayaan 95% adalah 1,697. Hal ini berarti bahwa 21,73 1,697 atau thitung ttabel. Artinya, tingkat kemampuan siswa kelas X-1 SMA Puragabaya Bandung dalam menulis deskripsi sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menulis deskripsi dengan menggunakan menggunakan metode pembelajaran field trip ternyata menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kata kunci : Metode field trip, menulis paragraf deskripsi, eksperime
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA VIDEO KERUSAKAN LINGKUNGAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF PERSUASIF PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 24 BANDUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi kesulitan siswa dalam menulis paragraf persuasif yang salah satu penyebabnya adalah pembelajaran menulis paragraf persuasif di dalam kelas kurang diminati oleh siswa, hal ini dikarenakan penggunaan media dan metode yang diberikan guru di dalam kelas kurang variatif sehingga siswa merasa jenuh. Guru harus kreatif memilih media yang efektif dan sesuai dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis paragraf persuasif yaitu dengan menggunakan media audio visual yakni media video kerusakan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan penerapan media video kerusakan lingkungan terhadap pembelajaran menulis paragraf persuasif. Metode yang digunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Desain. Data penelitian berupa hasil prates dan postes kemampuan menulis paragraf persuasif siswa, dan hasil observasi aktivitas guru. Hasil penelitian dari uji hipotesis yaitu mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan pada pembelajaran menulis paragraf persuasif sebelum dan sesudah diterapkan media video kerusakan lingkungan.Kata kunci: media, video kerusakan lingkungan, menulis paragraf persuasi
PENERAPAN MODEL SIMULASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBAWAKAN ACARA (Penelitian Tindakan Kelas VIII E Siswa SMPN 19 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013)
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya pembelajaran berbicara. Siswa dapat terampil berbicara memerlukan model pembelajaran yang tepat sasaran untuk memunculkan hal-hal tersebut dari dalam diri siswa. Model pembelajaran tersebut salah satunya adalah model simulasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model simulasi, mendeskripsikan pelaksanaan dan pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model simulasi, dan mendeskripsikan hasil pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model simulasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dengan dua pertemuan pada masing-masing siklusnya. Hasil pembelajaran membawakan acara menggunakan model simulasi terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Kata kunci : Model pembelajaran, model simulasi, penelitian tindakan kelas, pembelajaran berbicara, dan membawakan acara
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BLOG (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas X-F SMA Negeri 5 Bandung Tahun Ajaran 2009 / 2010)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media yang tepat akan meningkatkan kemampuan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis karangan eksposisi dengan menggunakan media blog menjadi meningkat. Hal ini dilihat dari peningkatan kemampuan siswa dalam setiap siklus. Pada siklus pertama, skor tertinggi siswa adalah 96,7 dan skor terendah 30 dengan rata-rata 59,7. Kenaikan terjadi pada siklus II dengan skor tertinggi 96,7 dan skor terendah 46,7 dengan rata-rata 73,3. Kenaikan juga terjadi pada siklus III dengan skor tertinggi 100 dan skor terendah 60 dengan rata-rata 80. Dengan demikian, penggunaan media blog dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan eksposisi. Kata kunci : media blog, menulis eksposis
PENERAPAN METODE EXAMPLES NONEXAMPLES DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PETUNJUK (Studi Eksperimen Kuasi pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Bandung Tahun Ajaran 2013/2014)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam pembelajaran menulis, khusunya menulis petunjuk. Salah satu penyebabnya adalah metode yang digunakan guru kurang tepat. Salah satu alternatif metode yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan metode examples nonexamples.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa menulis petunjuk sebelum dan seudah menggunakan metode examples non examples. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuasi dengan desain penelitian Control Group Pretest-Posttest. Data penelitian berupa hasil tes awal dan tes akhir kemampuan menulis petunjuk siswa dan hasil observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian setelah menguji hipotesis menggunakan uji perbedaan dua rata-rata nonparametrik Mann-Whitney yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa menulis petunjuk sebelum dan sesudah menggunakan metode examples nonexamples. Artinya, metode examples nonexamples efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis petunjuk. Kata kunci: Metode, examples nonexamples, menulis petunju
PEMBELAJARAN MENGAPRESIASI PUISI PADA SISWA KELAS VIII G SMP NEGERI 2 LEMBANG DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK JIGSAW
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami oleh siswa dalam mengapresiasi puisi selama pembelajaran antara lain yaitu, (1) siswa tidak terbiasa mengapresiasi puisi, akibat dari kegiatan membaca yang kurang, dampaknya pembendaharaan kata yang diserap kurang terasah; (2) intensitas pertemuan pembelajaran mengapresiasi puisi yang kurang; (3) penggunaan teknik, model dan strategi pembelajaran yang diulang-ulang. Dari permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran apresiasi puisi; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran apresiasi puisi; serta (3) mendeskripsikan hasil pembelajaran apresiasi puisi dengan menggunakan teknik Jigsaw selama penelitian di kelas VIII G semester 2 SMPN 2 Lembang. Dalam pelaksanaannya, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak tiga siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, kemudian disusul dengan penggunaan teknik Jigsaw sebagai salah satu langkah lanjutan yang efektif dan efisien untuk megimplementasikan teknik pembelajaran. Dari ketiga tahap tersebut, peneliti lebih memfokuskan serta mengarahkan pada dua fokus pembelajaran yaitu tahap proses dan tahap penggunaan teknik Jigsaw. Pada tahap proses pembelajaran mengapresiasi puisi, siswa diharapkan mampu mengungkapkan makna tersirat dari unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik yang berupa tema, amanat, feeling (perasaan), nada dan gaya bahasa (majas) di dalam puisi saat proses kegiatan mengapresiasi puisi. Selanjutnya pada tahap pengaplikasian teknik Jigsaw, siswa diharapkan mampu bekerja sama di dalam kelompoknya. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi dengan teknik Jigsaw yang diolah dan dikaji dengan hasil rata-rata terlihat adanya peningkatan dari setiap siklus pembelajaran. Hasil rata-rata pembelajaran siswa pada siklus I menggunakan antologi puisi Amir Hamzah, dengan nilai persentase 65%. Proses pembelajaran pada siklus 1 dijadikan sebagai refleksi untuk proses pembelajaran di siklus II, begitu pun dengan proses pembelajaran di siklus III. Dalam pelaksanaannya, baik siklus II maupun siklus III hampir sama, perbedaannya terletak pada penugasan antologi puisi yang diberikan, pada siklus II menggunakan antologi puisi karya Chairil Anwar, sedangkan pada siklus III menggunakan antologi puisi karya Taufik Ismail. Dengan hasil rata-rata pembelajaran yang berbeda pula, yakni hasil pada siklus II diperoleh nilai persentase 82,61% dan hasil pada siklus III diperoleh nilai persentase 97,44%. Kata kunci : pembelajaran mengapresiasi puisi dan teknik Jigsa