Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
    257 research outputs found

    KAWASAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI DESA TELUK KARANG “DANAU TADO”

    Full text link
    Pemerintah Kota Singkawang saat ini berencana mengembangkan potensi untuk menunjang perekonomian daerah  Singkawang terutama daerah yang memiliki potensi sumber daya alam untuk dikembangkan menjadi industri pariwisata. Desa Teluk Karang adalah salah satunya Desa di Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan. Selain mengembangkan wisata berupa pantai dan perbukitan, masyarakat yang ada  di Desa Teluk Karang juga mengembangkan budidaya ikan air tawar. Pembudidayaan yang dilakukan  masyarakat hanya berskala kecil kerena dana yang terbatas. Desa Teluk Karang perlu dikembangkan berupa perancangan kawasan bubidaya ikan air tawar Danau Tado yang menjadi penunjang didesa Teluk Karang Kota Singkawang dengan fasilitas yang menjadi pendukung kawasan serta dapat menjadi tempat pembelajaran. Metode perancangan meliputi tahapan permulaan, tahap persiapan, tahap analisa, tahap pra rancangan, tahap rancangan, tahap pembahasan. Pada tahap rancangan, desain yang dihasilkan menjadi tahap final dari pemecahan masalah desain yang nantinya menjadi dasar untuk rancangan budidaya ikan air tawar. Akses jalan untuk menuju kawasan yang terdapat di jalan utama dan dekat dengan pesisir pantai sehingga mudah di capai. Fasilitas yang menjadi pendukung kawasan seperti taman bermain, taman bunga yang terletak di area depan kawasan serta dapat menjadi tempat pembelajaran pengenalan jenis ikan kepada anak-anak.                                                                                                                                         Kata Kunci: Budidaya Ikan, Wisat

    SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KECAMATAN PONTIANAK BARAT

    Full text link
    Pendidikan merupakan suatu sistem yang diberlakukan untuk mengatasi kebodohan di masa yang akan datang. Sebuah Negara dapat dikatakan maju jika memiliki Sumber Daya Manusia yang unggul dan mampu menghadapi tantangan global. Pendidikan formal bisa dijangkau oleh seluruh anak dan tidak terkecuali masyarakat menengah ke bawah. Terutama pada Sekolah Menengah Atas banyak anak yang tidak dapat melanjutkan karena biaya yang cukup mahal, ditambah dengan adanya peraturan tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan zonasi, sehingga beberapa daerah kurang daya tampung bahkan tidak memiliki sekolah. Pemerintah harus mengambil kebijakan dengan cepat dan tepat, salah satu kebijakan tersebut adalah dengan membangun Sekolah Menangah Atas Negeri di daerah yang mengalami kekurangan, dan salah satunya berada di Kecamatan Pontianak Barat. Hal yang harus dilakukan sebelum perancangan bangunan sekolah adalah dengan mengidentifikasi standar bangunan sekolah menengah atas negeri sesuai dengan kebutuhan. Hasil identifikasi tersebut menghasilkan kebutuhan ruang dan persyaratan ruang yang dibutuhkan. Sistem utilitas dan struktur yang dibutuhkan sesuai dengan keadaan sekitar lokasi. Sistem tapak seperti perletakan, sirkulasi, orientasi, vegetasi dan arsitektur lingkungan baik eksternal maupun internal. Bentuk dan susunan terkait tata ruang dalam dan ruang luar bangunan akan terbentuk sehingga menghasilkan bangunan sekolah menengah atas di kecamatan Pontianak Barat dengan pendekatan konsep sekolah alami. Kata kunci: Sumber daya manusia, Sekolah menengah atas, Sistem zonasi, Sekolah alam

    REDESAIN BANDAR UDARA PANGSUMA PUTUSSIBAU

    Full text link
    Meningkatnya jumlah penumpang Bandar Udara Pangsuma Putussibau merupakan pendorong perkembangan kapasitas pada masing-masing fasilitas bandar udara. Perkembangan bandar udara dari skala bandar udara pengumpan (spoke) menjadi bandar udara pengumpul skala tersier. Hal ini berdasarkan Rencana Induk Nasional Bandar Udara Nasional dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 69 Tahun 2013 Tentang Tatanan Kebandarudaraan, menyebutkan pada tahun 2020 hingga 2030 Bandar Udara Pangsuma Putussibau sebagai bandar udara skala pengumpul skala tersier.  Menurut perhitungan peramalan jumlah penumpang pesawat Bandar Udara Pangsuma mengambil tahun rencana yaitu tahun 2028 dengan jumlah kenaikan penumpang sebesar 22,9%. Meningkatnya jumlah penampang ini memungkinkan untuk berkembangnya bandar udara. Tujuan dari penulisan ini adalah penataan ulang/redesain Bandar Udara Pangsuma Putussibau agar dapat memaksimalkan fungsi dari masing-masing fasilitas bandar udara. Metode perancangan adalah menggunakan analisis dengan membandingkan teori dengan data di lapangan. Perancangan berfokus pada penataan ulang/redesain bandar udara yang melatarbelakangi penulisan ini yaitu merancang bandar udara yang sesuai dengan perkembangan penumpang pada tahun rencana, jumlah dan jenis pesawat yang beroperasi, bangunan fasilitas serta penerapan tema eko-arsitektur pada bangunan. Sehingga setelah dilaksanakannya Redesain Bandar Udara Pangsuma ini dapat diperoleh fasilitas-fasilitas bangunan yang dapat menampung jumlah penumpang sesuai dengan standar Rencana Induk Nasional Bandar Udara. Kata kunci: Bandar Udara Pangsuma Putussibau, Perkembangan, Penataan ulang

    PERANCANGAN BANGUNAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA

    Full text link
    Sekolah Menengah Atas merupakan jenjang pendidikan menengah pada pendidikan formal di Indonesia setelah lulus Sekolah Menengah Pertama. Kebutuhan Pendidikan Menengah Atas yang terus meningkat tidak sebanding dengan keberadaaan sekolah yang berkualitas tinggi. Berangkat dari hal tersebut perlu adanya tindak lanjut yang berupa pendirian sekolah yang mempunyai fasilitas yang baik dan berkualitas tinggi, untuk menampung kebutuhan pendidikan menengah atas. Perancangan Sekolah Menengah Atas Negeri menjadi pilihan dalam meningkatkan zona pendidikan kecamatan Pontianak Utara. Sekolah Menengah Atas direncanakan berlokasi Jalan Parit Pangeran Kecamatan Pontianak Utara dengan pertimbangan lokasi yang cocok untuk mengembangkan zona pendidikan. Metode perancangan Sekolah Menengah Atas yang digunakan yaitu tahap gagasan, tahap pengumpulan data, tahap analisis, tahap sintesis, dan tahap perancangan. Sekolah Menengah Atas mempunyai tiga fungsi, yaitu pendidikan, administrasi dan penunjang. Perancangan ini menerapkan arsitektur hijau untuk menciptakan peserta didik belajar maka perlu diciptakan lingkungan sekolah yang baik. Bangunan ini dirancang sesuai dengan iklim dan sumber energi alam yang ada. Sehingga bangunan harus dirancang untuk mengatasi udara panas, kelembaban dan curah hujan tinggi. Tata ruang luar perancangan sekolah berupa  perpaduan bentuk tapak bangunan dan lansekap. Perpaduan tersebut mendapat arahan dari konsep utama, yaitu dari unsur tropis yang berfokus pada unsur vegetasi, dan bentuk tapak bangunan yang linear. Kata kunci: Perancangan Sekolah Menengah Atas, arsitektur tropis, Pontianak Utar

    AKADEMI FUTSAL KOTA PONTIANAK

    Full text link
    Minat masyarakat Kota Pontianak tentang olaraga futsal sangat tinggi. Hal ini di tandai dengan terpilihnya Kota Pontianak sebagai tuan rumah Liga Futsal Profesional pada tahun 2018-2019. Selain itu Kota Pontianak juga sering mengadakan kompetisi futsal untuk tingkat umum maupun pelajar, namun kegiatan tersebut tidak di dukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu, maka diperlukan bangunan gedung yang dapat menampung kegiatan di bidang olahraga tersebut, seperti Akademi Futsal. Tujuan penulisan adalah menjelaskan konsep dan perancangan bangunan gedung Akademi Futsal. Konsep perancangan bangunan ini adalah menekankan pada sisi fungsional bangunan, sebagai bangunan gedung olahraga. Bentuk bangunan mengambil karakteristik bentuk geometri bola futsal. Konsep tatanan ruang menggunakan organisasi terpusat dan organisasi linear. Kata kunci : Akademi Futsal, Olahraga Futsal, Kota Pontiana

    TOURIST CENTRE DI SINGKAWANG

    Full text link
    Tourist Centre di Singkawang adalah sebuah fasilitas penunjang pariwisata yang menyediakan informasi dan sebagai promosi, orientasi, peningkatan kunjungan, kontrol, penyaringan dan merupakan wisata baru yang menjadi fasilitas bagi budaya atau sosial lokal. Peningkatan jumlah kunjungan wisata di Kota Singkawang serta kabupaten di sekitar kota Singkawang tidak sebanding dengan peningkatan fasilitas layanan. Walaupun industri pariwisata terus meningkat, namun belum ada fasilitas berupa layanan terpusat yang mengambil peranan dalam menginformasikan dan mempromosikan pariwisata tersebut. Proyek tugas akhir ini bertujuan menghasilkan perancangan yang dapat mewadahi kegiatan pelayanan bagi turis, serta dapat memiliki nilai kepariwisataan dengan mengangkat identitas kebudayaan, tradisional, kearifan dan etnik lokal dalam perancangan melalui metode analisis terhadap ruang yang dapat mewujudkan fungsi pelayanan pariwisata serta menjadi perwujudan terhadap nilai-nilai kepariwisataan kota Singkawang. Hasil dari perancangan dapat mewujudkan desain yang menjadi pusat layanan dan pariwisata baru di Kota Singkawang. Kata kunci: Tourist Centre, Singkawang, layanan kepariwisataa

    CO-WORKING SPACE DAN GALERI DI KOTA PONTIANAK

    Full text link
    Co-working is a working style that involves creative activities in a collaborative working environment and allows anyone to work, share, socialize, and discuss even if they are not in the same organization or company. The existence of co-working spaces in Pontianak City is arguably still rare, the facilities and atmosphere presented are not like co-working spaces in big cities in Indonesia and abroad. Apart from accommodating start-ups, co-working spaces in Pontianak City also need to accommodate communities in fields related to co-working space users. The provision of galleries can be a place to bring the work of users and the community to life as well as to support collaboration. The application of the concept of space that can stimulate unser behavior is expected to solve common workiplace problems.Recently, the 'creative industry' has been talked about and echoed a lot. There are four very potential subsectors, namely visual communication design, music, video animation, and architecture, most of which are young people. Today's young people tend to want to work according to their wishes without any pressure from anyone. Freelancers and young entrepreneurs are part of creative industry players who are just starting / pioneering their careers and most of them are young people

    GAME CENTER: WAHANA PERMAINAN BERBASIS TRADISIONAL DAN DIGITAL

    Full text link
    Over time, everyone grows up with what he remembers during our lifetime. Game Center is the place for the memory gathering. This has an impact on the interest of both young and old players which will continue to grow every year. Currently Pontianak does not have this game center. Meanwhile, game enthusiasts, especially in terms of audio-visual, are getting higher. From the static data in Statista, it states that the high demand and activity from games. Therefore, it is necessary to design a Game Center. The Game Center design is designed not only as a mere function of a game center, but also as a place for traditional games of the local community as well as a communal space that fills social activities. This game center design is done by analyzing internal and external sources and literature as well as standard references in existing game centers. The space requirements of the actors' activities also need to be analyzed to find the spatial program in the game center. Function, layout, circulation and utility are prioritized to produce a Game Center with communal functions. The building is designed to have three separate building masses. One mass building in the middle as the main building with a central function. The other two masses of the building are placed around the main building

    PENGEMBANGAN KAWASAN PESANTREN MODERN RAUDHATUL ULUM MERANTI

    Full text link
    Raudhatul Ulum Meranti Islamic Boarding School is a da'wah institution that was established to educate the generation of Muslims in Indonesia, especially in West Kalimantan. Raudhatul Ulum Meranti Islamic Boarding School was founded in 1896 in a village called Meranti Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency. The curriculum applied by the pesantren initially only adhered to the classical system (teaching the yellow book) and developed into a curriculum sourced from the Ministry of Religion (KEMENAG). The aim of developing the area of Raudhatul Ulum Meranti Islamic Boarding School is to make facilities suitable for the modern education system. The design location is on Jalan Muhajirin, Kampung Meranti, Puguk Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency. The stage method in this design starts from the Idea Stage, Data Collection, Analysis, Synthesis, Pre-Design and Design Development. The concept of Natural Pro Rate is applied so the areas that are still green do not have to build by destroying nature in the area, but rather organize and maintain the natural conditions in order to remain green. The results of the development design at Raudhatul Ulum Meranti Islamic Boarding School can make the mosque building as the heart of the area. Worship and educational facilities are made with Islamic nuances by combining ornaments in the building and creating a separate area between the male and female students

    PERPUSTAKAAN UMUM DI KABUPATEN KAPUAS HULU

    Full text link
    Berlandas pada pasal 3 dan 4 UU No.43 tahun 2007 tentang perpustakaan disebutkan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Sehingga keberadaan perpustakaan sangat dibutuhkan di setiap daerah. Di Kabupaten Kapuas Hulu, minat baca masyarakatnya masih sangat minim hal ini disebabkan oleh Kabupaten Kapuas Hulu belum memiliki bangunan khusus perpustakaan umum berstandar kabupaten/kota dengan fasilitas penunjang yang dapat menarik minat masyarakat. Adapun tujuan tugas akhir ini adalah untuk merancang bangunan dengan melihat aspek fungsi, lingkungan, estetika dengan memperhatikan potensi yang dimiliki sehingga tercipta sebuah rancangan yang dapat menampung kegiatan masyarakat di sebuah bangunan Perpustakaan umum di Kabupaten Kapuas Hulu. Metode yang digunakan untuk mengkaji data yang berkaitan dengan Perpustakaan Umum di Kabupaten Kapuas Hulu yaitu melalui pengumpulan data atau survei, kemudian dianalisis untuk mendapatkan konsep desain. Berlokasi di Jalan Antasari Putussibau, kawasan perkantoran milik Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dengan luas lahan 4.060 meter persegi. Area tersebut dibuat sebuah bangunan perpustakaan umum dengan standar pemerintah daerah tipe c dengan konsep yang rekreatif. Dilengkapi dengan fasilitas seperti free wifi area dan taman agar konsep membaca terasa lebih menarik bagi masyarakat. Kata kunci: Perpustakaan Umum, Tipe C, Membaca, Kapuas Hulu

    243

    full texts

    257

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇