Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
257 research outputs found
Sort by
PERUMAHAN COMPACT HOUSE DI IKLIM TROPIS KOTA PONTIANAK
Lahan di Kota Pontianak sudah semakin terbatas. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan akan rumah tinggal yang setiap tahunnya mengalami peningkatan sehingga semakin banyak perumahan yang dibangun. Membangun sebuah perumahan membutuhkan lahan yang luas di lokasi yang strategis namun karena kondisi lahan yang semakin terbatas maka dibutuhkan solusi dalam mendesain rumah tinggal di lahan terbatas. Seiring berkembangnya zaman, terdapat solusi desain rumah tinggal terhadap pensiasatan berbagai keterbatasan yang ada pada lahan, yaitu Compact House. Compact House adalah rumah yang disederhanakan, mulai dari desain hingga fungsi ruang. Perumahan Compact House akan dirancang di Kota Pontianak yang beriklim tropis sehingga perumahan didesain dengan menggabungkan prinsip-prinsip compact house dan prinsip-prinsip bangunan tropis. Compact house dan bangunan tropis memiliki prinsip-prinsip yang sama dan ada juga prinsip-prinsip yang berlawanan. Bangunan tropis memiliki prinsip mempunyai atap yang tinggi namun prinsip dalam compact house tidak ada space yang mubazir dan kebutuhan ruang terpenuhi walaupun di lahan terbatas. Oleh karena itu konsep efisien diterapkan pada penataan ruang yang multifungsi salah satunya dengan cara meletakkan ruang diantara lantai (mezzanine). Mezzanine berfungsi sebagai penambahan ruang secara vertikal dan ruangan di lantai 1 yang tidak terdapat mezzanine juga memiliki langit-langit yang tinggi sehingga mengatasi panas dan sirkulasi udara juga dapat mengalir dengan baik. Kata kunci: Arsitektur Tropis, Compact House, Perumaha
GEDUNG OLAHRAGA KABUPATEN KUBU RAYA
Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang sangat digemari oleh banyak masyarakat luas yang telah mendunia dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Aktivitas olahraga dapat menjadi cara untuk melepaskan diri dari kejenuhan dan tekanan mental akan rutinitas sehari-hari. Olahaga juga berguna memulihkan dan menyegarkan kembali jiwa dan raga sekaligus memberikan kesenangan. Gedung Olahraga Kabupaten Kubu Raya merupakan suatu tempat olahraga yang menyediakan berbagai jenis olahraga yang bersifat indoor yang berada di Kabupaten Kubu Raya. Para pengunjung selain berolahraga juga dapat berekreasi, berkumpul dan menikmati suasana dalam satu kawasan. Keberadaan Gedung Olahraga Kabupaten Kubu Raya dapat menjadi alternatif sarana olahraga dan rekreasi perkotaan yang saat ini masih kurang. Gedung Olahraga juga dapat berpotensi menjadi ikon baru bagi masyarakat yang senang berolahraga di Kalimantan Barat, Khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya. Perancangan Gedung Olahraga Kabupaten Kubu Raya diarahkan lebih kepada pemenuhan fasilitas dan diharapkan dapat menjadi wadah yang dapat mendukung dan mengakomodir perkembangan dunia olahraga yang saat ini telah menjadi gaya hidup banyak orang di Indonesia. Kata kunci: Olahraga, Gedung olahraga, Kubu Ray
KANTOR EKSPEDISI PENGIRIMAN BARANG DI KOTA PONTIANAK
Ekspedisi pengiriman barang dan jasa yang berhubungan dengan penerimaan, angkutan dan penyimpanan barang merupakan bisnis yang terbilang sangat pesat perkembangannya di kota-kota besar, demikian pula kota Pontianak. Hal ini menyebabkan tingginya persaingan kantor ekspedisi semakin tinggi. Kantor ekspedisi yang dilengkapi dengan fasilitas dan sistem yang sesuai dengan fungsinya dapat menjadi daya tarik bagi konsumen pengiriman barang. Ruang yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang haruslah sesuai dengan standar sehingga membuat aman barang, Peran kantor ekspedisi yang tepat di harapkan dapat menjadi daya tarik dan menambah kepercayaan masyarakat dalam menggunakan jasa pengiriman barang di kota ini. Metode yang digunakan dalam mengkaji perancangan Kantor Ekspedisi dimulai dengan tahap gagasan,pengumpulan data, analisis dan tahap rancangan awal. Konsep perancangan yang diterapkan yaitu “efektivitas” pada penekan sirkulasi yang menjadi sistem penggerak untuk mendukung proses pengiriman barang. Sirkulasi juga mendukung penempatan conveyour dan drive thru yang terdapat di dalam kantor ekspedisi sebagai daya tarik pengirim. Konsep struktur yang digunakan pada bangunan dan gudang menyesuaikan dengan fungsi bangunan. Kata kunci: pengiriman, Ekspedisi, Kanto
SEKOLAH DASAR INKLUSI UNTUK ANAK BERKESULITAN BELAJAR SPESIFIK (ABBS) DI KOTA PONTIANAK
Pendidikan merupakan salah satu faktor pendukung yang memegang peranan penting dalam seluruh sektor kehidupan, karena kualitas kehidupan suatu bangsa sangat erat dengan tingkat pendidikan. Anak berkebutuhan khusus juga perlu mendapat perhatian serius menyangkut keadaan tumbuh kembang dan kelanjutan pendidikannya. Salah satu kategori anak berkebutuhan khusus adalah anak berkesulitan belajar spesifik, yaitu yang secara nyata mengalami kesulitan dalam tugas akademik khusus terutama dalam kemampuan membaca, menulis dan berhitung, atau pada mata pelajaran tertentu. Fungsi dari Sekolah Dasar Inklusi untuk Anak Berkesulitan Belajar Spesifik adalah tempat belajar mengajar untuk siswa sekolah dasar umum dan yang berkesulitan belajar spesifik, yaitu disleksia, disgrafia, dan diskalkulia yang bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan yang efektif untuk semua anak, tidak hanya yang normal, tetapi juga anak berkesulitan belajar spesifik. Konsep Multisensory Building didapat dari hasil analisis kebutuhan dan cara belajar Anak Berkesulitan Belajar Spesifik yang berbeda, yaitu memerlukan pengalaman langsung dengan materi pembelajaran, salah satunya dengan teknik multisensori, yaitu memaksimalkan pembelajaran menggunakan panca indera, yaitu dengan melihat, meraba, dan mendengar langsung serta mewadahi gerak aktif anak. Konsep yang didukung hasil analisa menghasilkan kebutuhan ruang taman belajar sebagai media belajar utama selain ruang kelas, dan diterapkan pada bentuk, material, dan warna yang mendukung proses belajar anak. Kata kunci: Anak Berkesulitan Belajar Spesifik, Multisensori, Taman Kelas
KAWASAN EKOWISATA PENANGKARAN PENYU DI DESA SEBUBUS, KABUPATEN SAMBAS
Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas memiliki pantai berpasir dengan panjang garis pantai lebih dari 100 kilometer yang merupakan pantai peneluran penyu terpanjang di Indonesia. Menurunnya populasi penyu dapat memberikan dampak pada ekosistem laut karena penyu berperan penting terhadap keseimbangan ekosistem laut. Oleh karena itu, diperlukan tempat konservasi yang dapat menjaga dan mengembangbiakkan penyu yaitu dengan merancang Kawasan Ekowisata Penangkaran Penyu di Desa Sebubus, Kabupaten Sambas. Kawasan ini dirancang sebagai sarana dan prasarana untuk kegiatan wisata, pusat informasi pendidikan, pelatihan serta pusat riset bagi peneliti di habitat penyu. Metodologi yang digunakan dalam merancang Kawasan Ekowisata Penangkaran Penyu di Desa Sebubus adalah dengan menggunakan metode lima langkah yang dimulai dari tahap permulaan, persiapan, pengajuan usul, tahap evaluasi dan tindakan. Lokasi perancangan berada di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Kawasan memiliki pantai dan hutan yang masih alami. Perancangan Kawasan Ekowisata Penangkaran Penyu di Desa Sebubus, Kabupaten Sambas menggunakan konsep “Sea Turtle Breeding Integrated Area” yang di dalamnya terdapat tiga fungsi yaitu fungsi wisata, fungsi pendidikan dan fungsi konservasi yang menitikberatkan pada penangkaran. Dari konsep tersebut menghasilkan rancangan dengan massa banyak yang meliputi gedung penerima, gedung peneliti, bangunan audio visual, bangunan aula, penginapan, restoran, bak penangkaran penyu dan sarang semi alami. Kata kunci: Penyu, ekowisata, konservas
PERANCANGAN BIOSKOP DI KOTA PONTIANAK DENGAN FASILITAS PENDUKUNG YANG REKREATIF
Menonton film di bioskop saat ini telah menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat seiring dengan pertumbuhan ekonomi penduduk. Bioskop saat ini tidak memiliki fasilitas pendukung yang bersifat rekreatif sehingga penonton tidak betah berlama-lama pada saat menunggu pemutaran film. Bioskop adalah suatu perusahaan/usaha yang bergerak di dalam bidang pemutaran film untuk umum atau semua golongan masyarakat dengan pembayaran dilakukan pada tempat/bangunan tertentu. Dalam perkembangannya, gedung bioskop telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas hiburan penunjang lainnya. Adapun fasilitas pendukung yang akan disediakan berupa game center, cafe, lounge dan smoking area. Perancangan gedung bioskop di Kota Pontianak ini mengutamakan perancangan sebuah bioskop dengan fasilitas pendukung yang bersifat rekreatif. Bangunan yang dirancang memiliki satu masa bangunan yang berbentuk persegi panjang mengikuti site yang akan dibangun. Bangunan memiliki fasilitas pendukung yang dapat membuat pengunjung merasa nyaman saat menunggu pemutaran film di bioskop. Interior bangunan dibuat dengan sedemikian rupa agar menghasilkan kualitas suara yang baik, furnitur di dalamnya juga diletakkan dengan jarak sesuai dengan penggunanya. Bahan penutup dinding dan plafon di dalamnya juga menggunakan bahan yang menyerap bunyi. Bentuk plafon dirancang agar tidak menghasilkan gema di dalam ruangan. Dengan demikian pengunjung akan merasa betah jika berada di bioskop. Kata kunci: Gedung bioskop, Kota Pontianak, Fasilitas Pendukung Rekreatif
PENGEMBANGAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN SUNGAI KAKAP
Sungai Kakap adalah desa yang berada di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sungai Kakap yang berbatasan langsung dengan Laut Natuna. Sebagai pusat transportasi sungai, keberadaan pelabuhan di Sungai Kakap kerap dijadikan sarana untuk melayani angkutan laut dan sungai dengan menghubungkan wilayah-wilayah sekitarnya termasuk objek-objek wisata yang tersebar di wilayah tersebut. Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang desain pengembangan pangkalan pendaratan ikan Sungai Kakap di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya agar sesuai dengan standar arsitektur yang mengacu kepada peraturan pemerintah. Metode pengkajian yang digunakan terdiri dari kajian literatur (Sejarah dan Teori Arsitektur, Bentuk, Ruang dan Susunan, Arsitektur Prilaku, Struktur, Arsitektur Lingkungan, dan Utilitas), metode pengumpulan data (studi pustaka dan studi lapangan), analisis data dan diagram alir pikir. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan suatu konsep perancangan yang sesuai dengan pengembangan pelabuhan perikanan. Konsep utama perancangan adalah “Minapolitan”. Minapolitan adalah konsepsi pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan. Penataan sirkulasi dan letak bangunan menjadi acuan utama terhadap konsep perancangan. Bangunan-bangunan yang terdapat dalam kawasan perletakannya saling berhubungan terhadap bangunan yang ada disekitarnya. Sehingga dapat mendukung penerapan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan. Kata kunci: Pangkalan Pendaratan Ikan, Sungai Kaka
KLINIK PENGOBATAN THIBBUN NABAWI DI KOTA PONTIANAK
Kesehatan merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat dalam melakukan sebuah aktivitas, baik itu kesehatan jasmani maupun kesehatan rohani. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan membangun fasilitas kesehatan baik berupa rumah sakit maupun klinik. Salah satu klinik yang berkembang di masyarakat adalah pengobatan alternatif. Pengobatan alternatif yang mulai dikenal adalah Thibbun Nabawi atau pengobatan ala Nabi. Thibbun Nabawi atau pengobatan ala Nabi merupakan perkataan, pengajaran dan tindakan Rasulullah yang berkaitan dengan dengan kesehatan maupun pengobatan. Adapun jenis Thibbun Nabawi adalah pengobatan herbal, bekam, gurah dan ruqyah. Tujuan dari perancangan klinik Thibbun Nabawi agar masyarakat khususnya yang beragama Islam dapat melakukan pengobatan yang merupakan sunnah Rasulullah. Perlu adanya klinik Thibbun Nabawi di Pontianak berdasarkan minat masyarakat terhadap pengobatan Rasulullah. Konsep pada perancangan klinik Thibbun Nabawi ini adalah spiritual. Konsep ini diambil berdasarkan sifat pengobatan yang harus tenang dan banyak mengingat sang Maha Pencipta. Konsep spiritual diterapkan dengan bentuk tatanan kawasan yang terpusat dengan mushallah sebagai pusatnya. Suasana islami dapat tercipta didalam kawasan dengan memisahkan fungsi pengobatan laki-laki dan perempuan yang berada dibagian sisi mushallah. Penempatan Utilitas di setiap bangunan menggunakan sistem yang sederhana agar lebih mudah perawatannya sebagai kawasan terpusat. Struktur bangunan yang sederhana menyesuaikan dengan fungsi bangunan. Kata Kunci: Kesehatan, Pengobatan Alternatif, Thibbun Nabaw
PERUMAHAN PUSAT KOTA DENGAN KONSEP EFISIENSI DI PONTIANAK
Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan. Pembangunan dibidang yang berhubungan dengan tempat tinggal beserta sarana dan prasarananya memang perlu mendapatkan prioritas. Namun dalam perkembangannya, pertumbuhan perumahan seiring jumlah penduduk yang tinggi saat sekarang ini dengan pertimbangan lokasi site yang terbatas, tingginya harga lahan, dan lokasi yang strategis diperlukan kriteria yang mendukung akan kebutuhan tersebut diantaranya efisiensi pada pemanfaatan lahan bangunan. Efisiensi dikatakan sebagai komplek perumahan dengan memaksimalkan kebutuhan ruang pada bangunan rumah sehingga memberikan lahan lebih yang dapat dimanfaatkan. Perumahan pusat kota semakin terbatas karena lahan yang makin sempit. Dengan kondisi tersebut, perumahan pusat kota memerlukan konsep efisiensi untuk memaksimalkan lahan yang tersedia. tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang konsep efisiensi yang diterapkan pada perumahan pusat kota. Efisiensi yang diterapkan pada perancangan ini adalah penataan ruang dalam kawasan pusat kota dengan ruang terbuka yang dapat difungsikan sebagai tempat parkir (parkir komunal). Rumah dalam kawasan dibuat kopel (berdempet) untuk memaksimalkan jumlah rumah. Kata kunci: Perumahan, Pusat Kota, Pontiana
Manga Kissa Pontianak
Di era modern ini, bisnis kafe merupakan bisnis yang menjanjikan. Kafe adalah restoran kecil yang mengutamakan penjualan kue, kopi, dan teh. Setiap kafe memiliki ciri khas, namun kafe untuk para penggemar produk Jepang di Kota Pontianak belum tersedia. Manga kissa adalah kafe dimana pelanggan dapat membaca dari sebuah perpustakaan manga, menikmati makanan ringan sambil menonton anime, dan menikmati makanan khas Jepang. Perancangan Manga Kissa mengambil lokasi di jalan Gajamada, Kecamatan Pontianak Selatan. Kafe yang direncanakan adalah kafe dengan tema khusus. Perancangan mengutamakan kenyamanan ruang yang ditinjau dari jenis kegiatan dan jenis pengunjung. Kafe didesain mengadopsi konsep kontemporer jepang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi komparasi, studi literatur dari berbagai sumber buku dan pengumpulan data terkait konsep. Hasil perancangan Manga Kissa terdiri dari satu massa bangunan yang mengikuti bentuk site, ruangan dibagi perlantai mempertimbangkan jenis dan kebisingan kegiatan kemudian diatur berdasarkan peraturan dan analisis yang ada, sehingga memenuhi kebutuhan. Lantai dasar digunakan sebagai area parkir kendaraan, lantai 1 merupakan area restoran, lantai 2 area kafe, live music, dan merchandise, kemudian lantai 3 merupakan area baca manga. Fasad bangunan menggunakan kaca yang dimanfaatkan sebagai pencahayaan dalam ruang dan dikombinasikan dengan panel warna mencolok sebagai vocal point bangunan. Kata kunci: Manga Kissa, Pontiana