Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
    257 research outputs found

    TAMAN BUDAYA KABUPATEN MEMPAWAH

    Get PDF
    Taman Budaya merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Taman Budaya adalah gabungan antara wadah yang melindungi dan mempertahankan suatu karya ciri atau identitas dari suatu daerah. Kabupaten Mempawah memiliki potensi kebudayaan dalam bidang kesenian salah satunya sanggar seni, namun masih kurang dioptimalkan. Kabupaten Mempawah pada saat ini belum tersedia sarana dan prasarana untuk melestarikan kebudayaan daerah. Keberadaan Taman Budaya Kabupaten Mempawah adalah pilihan yang tepat untuk dapat mewadahi aktivitas kebudayaan tersebut. Tema atau konsep Arsitektur Lokal Melayu akan diterapkan dalam perencanaan bangunan dengan mengangkat nilai-nilai lokalitas, untuk memperkuat identitas daerah Kabupaten Mempawah. Bentuk bangunan serta ornamen yang ada di daerah perancangan akan diterapkan di dalam perancangan. Perancangan Taman Budaya tidak mengalahkan landmark bangunan daerah yaitu Keraton Amantubillah Kabupaten Mempawah. Penerapan konsep lokalitas pada Taman Budaya di harapkan selain sebagai tempat pelestarian kebudayaan, juga dapat mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Kata kunci: Taman Budaya, Kebudayaan, Kabupaten Mempawa

    BORNEO CONVENTION AND EXHIBITION CENTER

    Get PDF
    Kegiatan ekshibisi dan konferensi merupakan salah satu kegiatan yang berguna untuk meningkatkan taraf perekonomian dan kemajuan suatu daerah. Gedung konvensi merupakan salah satu hal yang wajib ada untuk mewadahi kegiatan ekshibisi dan konferensi agar dapat terfasilitasi dengan baik. Dengan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE), menjadikan keberadaan gedung konvensi sebagai sesuatu yang signifikan. Sebagai salah satu daerah pemekaran yang mulai berkembang serta giat dalam memajukan wilayahnya, Kubu Raya menjadi daerah strategis untuk dijadikan sebagai pusat ekshibisi dan konferensi. Memiliki akses yang dekat dengan bandara, Kubu Raya juga memiliki potensi besar sebagai area bisnis dan pusat komersil. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mewadahi aktifitas konvensi di dalamnya, melalui ruang-kuang yang berkapasitas besar dan fungsional. Pada proses perancangan desain untuk bangunan konvensi dan eksibisi ini menghasilkan karakteristik tema yaitu, “Dynamic concept for entertaining space”. Tema dihasilkan dari permasalahan, potensi dan fungsi utama bangunan sebagai bangunan entertaint. Selain itu, bentukan yang menjadi karakteristik bangunan. Dengan tema ini bangunan dapat memunculkan ciri khas dinamis sebagai karakteristik di Kuburaya sedangkan entertaining space ialah fungsi bangunan itu sendiri sebagai wadah hiburan dan pertemuan serta dapat memberikan kenyamanan pada pengguna konvensi dan ekshibisi yang ada di kota Kuburaya. Kata Kunci :Konvensi, ekshibisi, gedung konvens

    GEDUNG SENI TEATER PONTIANAK

    Get PDF
    Pontianak merupakan salah satu kota di Indonesia yang masyarakatnya memiliki minat cukup tinggi terhadap kesenian teater, dapat dilihat dari antusias masyarakat dalam menyaksikan setiap pertunjukan, penambahan anggota pada setiap komunitas teater, dan acara-acara rutin yang di jalankan di Taman Budaya. Selain itu, Pontianak memiliki cukup banyak sanggar-sanggar seni teater maupun yang bukan, namun fasilitas yang disediakan di Taman Budaya tidak cukup mewadahi seluruh sanggar. Hal ini membuktikan bahwa seni teater di Pontianak memerlukan perhatian khusus dalam penyediaan fasilitas gedung seni teater yang dapat mewadahi dengan baik seluruh kegiatan teater. Perancangan gedung seni teater inipun memanfaatkan lokasi Gedung Kartini sebagai lokasi yang tepat. Hasil perancangan dari gedung seni teater ini, menunjukan bahwa gedung seni teater memiliki 3 zona besar, yaitu zona semi publik yang terdiri dari ruang pertunjukan yang berada di kanan site bagian depan, zona publik yang terdiri dari ruang-ruang publik yang berada di kiri site bagian depan, dan zona privat yang terdiri dari ruang komunitas serta ruang pengelola yang berada di bagian belakang site, dan ruang pengelola berada di atas zona publik, dan dengan perlakuan khusus di setiap zonanya, seperti adanya void pada area komunitas, skylight pada area publik, dan akustika ruang pada ruang pertunjukan indoor, dan lainnya. Kata kunci: Seni Teater, Komunitas Teater, Fasilitas Teater, Gedung Seni Teater Pontiana

    ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS TANJUNGPURA

    Get PDF
    Asrama mahasiswa merupakan suatu lingkungan perumahan sebagai tempat tinggal mahasiswa selama menjalani perkuliahan. Kebutuhan akan asrama semakin meningkat seiring dengan semakin terbukanya akses mahasiswa dari berbagai daerah untuk kuliah di suatu perguruan tinggi. Kota Pontianak memiliki beberapa asrama salah satunya adalah Asrama Mahasiswa Universitas Tanjungpura. Asrama ini merupakan asrama khusus bagi mahasiswa Universitas Tanjungpura baik putra maupun putri, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kondisi asrama yang ada sekarang dinilai tidak memadai sebagai sebuah asrama kampus. Kapasitas asrama kurang dari yang disyaratkan. Kondisi fisik bangunan juga sudah banyak yang mengalami kerusakan. Fasilitas yang ada sekarang kurang lengkap untuk menjalankan program kerja yang dibuat. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan ulang Asrama Mahasiswa Universitas Tanjungpura agar dapat menyelesaikan permasalahan di atas. Perancangan ulang Asrama Mahasiswa Universitas Tanjungpura ini didasarkan atas standar ruang minimal sebuah asrama berdasarkan literatur yang ada serta kebutuhan ruang dari kegiatan harian pelaku yang ada di asrama. Setiap kebutuhan ruang minimal yang didapat mengutamakan fungsi dan harus memperhatikan kenyamanan ruang, tata layout, sirkulasi, fasilitas parkir, struktur bangunan, dan sistem utilitas. Kata kunci: Asrama mahasiswa, Standar ruang, Fungs

    RESTORAN TEPIAN SUNGAI DI KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Pada saat ini perkembangan jenis-jenis masakan sangat pesat, dimulai dari rasa, cara penyajian, bahkan suasana tempat juga mendukung nilai jual suatu makanan. Potensi sungai di Kota Pontianak untuk meningkatkan keindahan perkotaan secara alami, restoran tepian sungai dipilih untuk memaksimalkan potensi sungai dan potensi wisata yang tak luput dari kegiatan kuliner.  Tujuan perancangan Restoran Tepian Sungai di Kota Pontianak agar masyarakat kota Pontianak dapat menikmati makanan dan suasana tepian sungai Kapuas. Perlu adanya Restoran Tepian Sungai di Kota Pontianak berdasarkan dari kurangnya tempat makan sejenis restoran yang berada pada tepian sungai. Lokasi perancangan berada di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, pemilihan lokasi dilakukan dengan metode pembobotan potensi. Metode perancangan restoran ini dimulai dari pengembangan dari potensi maupun permasalahan, sehingga dapat mengetahui aktivitas yang terjadi di dalam site dan di luar site. Konsep perancangan Restoran Tepian Sungai di Kota Pontianak adalah kampung tepian air dengan pendekatan pemukiman lokal tepian sungai Kapuas dan tema tourism support merespon kegiatan wisata penunjang sehingga kegiatan wisata dapat dilakukan. Konsep kampung tepian sungai diterapkan dengan bentuk tatanan site yang terpusat pada restoran. Restoran Tepian Sungai sebagai tempat rekreasi dan kuliner. Pengunjung dapat menikmati sajian dan tata cara makan khas Melayu yaitu seprahan. Kata Kunci: Kuliner, Penunjang wisata, Restora

    TERMINAL ANGKUTAN UMUM TIPE B DI BENGKAYANG

    Get PDF
    Seiring tumbuhnya perekonomian, sarana dan prasarana transportasi semakin dibutuhkan demi lancarnya mobilitas penumpang maupun barang. Salah satu komponen pendukung dari sistem transportasi adalah terminal yang berfungsi dalam pengendalian, pengawasan, dan pengaturan sistem angkutan penumpang dan barang serta menjadi salah satu titik simpul dari jalur-jalur angkutan umum. Beberapa permasalahan yang biasa terjadi pada terminal-terminal yang telah ada adalah tidak adanya sarana dan prasarana yang memadai serta banyaknya angkutan umum yang sering parkir di sembarang tempat. Sebagai penghubung antar kota dan kecamatan, Bengkayang belum memiliki sarana dan prasarana yang menunjang kebutuhan kegiatan transportasi.  Pembangunan terminal yang baru harus berdasarkan standar-standar yang telah ada dan dilengkapi dengan fasilitas yang dapat menunjang pelayanan bagi kenyamanan, keamanan dan kemudahan pengguna jasa terminal serta dirancang dengan jalur sirkulasi yang dapat memudahkan dalam pengangkutan barang maupun penumpang di Bengkayang. Metode perancangan yang digunakan ialah metode lima langkah yaitu tahap gagasan, pengumpulan data, analisis data, pra rancangan dan pengembangan perancangan. Hasil akhir perancangan ialah penerapan konsep tiga fungsi ruang yang dibagi sesuai dengan kebutuhannya agar tiap fungsi dapat beroperasi dengan tidak menganggu kelancaran sirkulasi. Sedangkan konsep massa yang diterapkan ialah konsep massa tunggal. Konsep ini dapat memberikan kemudahan mengakses terminal tanpa ada persilangan sirkulasi antara kendaraan dan penumpang. Kata Kunci : Terminal, Transportasi, Angkutan Umu

    POLITEKNIK KAPUAS HULU

    Get PDF
    Kabupaten Kapuas Hulu memiliki potensi yang besar untuk perkembangan dan kemajuan daerah yaitu pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.  Potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan potensi ini memerlukan keahlian yang mengarah kepada keempat sektor tersebut. Salah satu cara untuk mengembangkan keahlian ini adalah melalui pendidikan, terutama pendidikan vokasi yaitu politeknik. Politeknik merupakan pendidikan profesional yang diarahkan pada kesiapan penerapan keahlian tertentu. Politeknik memberikan pengalaman belajar dan latihan yang memadai untuk membentuk kemampuan profesional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Perancangan Politeknik Kapuas Hulu harus dapat memenuhi sistem pendidikan ini. Konsep integritas dan harmoni diterapkan pada lokasi perancangan yaitu dengan penarikan garis sumbu dari persimpangan jalan sampai ke ujung site dikarenakan lokasi yang tidak beraturan sehingga kawasan tersebut harus formil dan satu kesatuan. Fasilitas yang ada pada Politeknik Kapuas Hulu di antaranya auditorium, perpustakaan, gedung rektorat, gedung kuliah, laboratorium, lapangan praktek, masjid, kantin, lapangan olahraga, taman, rumah kaca dan gazebo. Perletakan gedung rektorat berada di tengah site yang membentuk hirarki dari kawasan dan lahan praktek yang berada di belakang gedung kuliah yang tersusun berdasarkan penarikan garis sumbu sehingga menghasilkan harmoni dari kawasan Politeknik Kapuas Hulu. Kata kunci: Kapuas Hulu, Politeknik, Harmoni dan Integrita

    WEDDING VENUE & RESORT DI KOTA SINGKAWANG

    Get PDF
    Pernikahan sebagai sebuah perwujudan bentuk hidup bersama yang dilakukan antara laki – laki dan perempuan untuk memenuhi kebutuhan hidup secara jasmani dan rohani. Sebagai sebuah momen sekali dalam seumur hidup para mempelai menginginkan pelaksanaan pernikahan yang berkesan dan tak terlupakan. Seiring dengan perkembangan zaman yang menuntut kepraktisan. Salah satu penerapannya yaitu  didalam pelaksanaan pernikahan. Kebutuhan tempat pernikahan yang praktis dan eksklusif menjadi tujuan perencanaan dan perancangan Wedding Venue & Resort untuk menciptakan suasana lebih akrab dan kekeluargaan. Pelaksanaan pernikahan di tempat wisata dengan pemandangan alam di Pantai Batu Burung Kota Singkawang membantu menciptakan pernikahan yang berkesan dan tak terlupakan. Metode perancangan yang digunakan yaitu metode proses perancangan lima langkah dengan tahap mencari gagasan yang diangkat, mengumpulkan dan analisis informasi, analisis data yang diperoleh, pengaplikasian konsep ke tapak dan tahap persiapan dokumen gambar rencana beserta detail. Hasil akhir perancangan yaitu penerapan tempat pernikahan bervariasi dengan konsep terbuka dan tertutup serta fasilitas lain yang menunjang kebutuhan tempat pernikahan yaitu penginapan dan tempat wisata. Penggunaan langgam bangunan Indies Empire membantu menekankan nilai desain untuk memunculkan kesan romantis namun tidak menghilangkan sisi tropis pada daerah perancangan. Kata kunci: Tempat pernikahan, resort, pantai Batu Burun

    GEDUNG PELATIHAN BADMINTON DI KOTA SINGKAWANG

    Get PDF
    Kota Singkawang memiliki beberapa fasilitas gedung olahraga, salah satunya Gedung Olahraga Bantilan yang berfokus pada pelatihan dan turnamen badminton yang telah berdiri sejak tahun 1973. Kondisi Gedung Olahraga Bantilan Singkawang saat ini dianggap kurang memadai. Hal ini dapat dilihat dari kondisi fisik bangunan yang mulai rusak karena termakan usia. Oleh karena itu, maka perlu dilakukan pembangunan ulang Gedung Olahraga Bantilan Singkawang atau biasa disebut Gedung Pelatihan Badminton sesuai dengan SNI 03-3647-1994. Fungsi utama dari perancangan Gedung Pelatihan Olahraga Badminton ini adalah untuk memfasilitasi kegiatan pelatihan ­dan turnamen badminton bagi para atlet atau non atlet di Kota Singkawang. Gedung ini juga berfungsi sebagai tempat sparing antara sesama pelaku atau penggemar olahraga badminton di Kota Singkawang. Fungsi lain dari Gedung Pelatihan Olahraga Badminton ini adalah sebagai tempat administrasi atau sekretariat kepengurusan organisasi badminton di Kota Singkawang seperti KONI dan PBSI. Gedung Pelatihan Olahraga Badminton Singkawang  menyediakan fasilitas yang lengkap dan modern bagi para atlet atau pelaku olahraga badminton. Konsep modern digunakan pada bangunan Gedung Pelatihan Olahraga Badminton ini. Penerapan konsep modern pada Gedung Pelatihan Badminton ini terletak pada bentuk struktur dan permainan pada fasade bangunan. Penggunaan material dan warna untuk mengangkat unsur modern pada bangunan Gedung Pelatihan Badminton di Kota Singkawang. Kata kunci: Badminton, Pelatihan, Moder

    PESANTREN RAUDHATUL FIRDAUS DI AMBAWANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ISLAM

    Get PDF
    Pesantren Raudhatul Firdaus di Ambawang, Kubu Raya telah dibangun pada tahun 2010 silam. Pesantren yang telah didirikan memiliki fasilitas dan kualitas yang kurang memadai dari segi fisik maupun nonfisiknya, sehingga perlu dilakukan perancangan dengan pendekatan kepada Arsitektur Islam. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan hasil dari perancangan Pesantren Raudhatul Firdaus di Ambawang Dengan Pendekatan Arsitektur Islam. Pendekatan konsep Arsitektur Islam yang digunakan seperti ‘konsep hijab’ (pembatas) dengan bangunan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah pesantren dan bangunan rumah kyai sebagai pusat rujukan ilmu serta sebagai pembina para santri. Selain itu aplikasi dari Arsitektur Islam yaitu pembagian ruang, tempat, dan fasilitas yang seimbang pada kiri dan kanan site. Pada kanan site diperuntukkan kepada santri laki-laki dan pada bagian kiri site diperuntukkan kepada santri perempuan, sedangkan masjid, rumah kyai, dan fasilitas umum sebagai bentuk konsep hijab pada site tersebut agar aktivitas antara laki – laki dan perempuan dapat terjaga sehingga memaksimalkan pendidikan, akhlaq, dan ilmu tentang Agama Islam. Desain bangunan yang diadopsikan dan disesuaikan dengan lokasi yang ada, merupakan desain yang responsif terhadap alam tropis. Selain itu, desain tersebut menggunakan ornamen yang diaplikasikan pada setiap bangunan untuk menimbulkan khas yang sama pada facade (sisi luar) tiap bangunan pesantren dengan irama (pengulangan). Kata kunci: Pesantren, Arsitektur Isla

    243

    full texts

    257

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇