Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
257 research outputs found
Sort by
REDESAIN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM KUBU RAYA
Pondok Pesantren Darul Ulum merupakan kawasan pendidikan yang menyediakan pendidikan formal (Taman Kanak-kanak, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi) dan non formal berupa Pondok Pesantren. Pondok Pesantren Darul Ulum merupakan sebuah kawasan yang menyediakan pendidikan agama Islam. zona hunian antara pengelola dan santri masih belum tertata dengan baik juga aktivitas santri dan santriwati yang masih berbaur, sehingga menimbulkan permasalahan lain yang bertolak belakang dengan prinsip dasar Keislaman. Metode tahapan pada Redesain Pondok Pesantren Darul Ulum ini dimulai dari Tahap Gagasan, Pengumpulan Data, Analisis, Sintesis, Pra-Rancangan dan Tahap Pengembangan Rancangan. Lokasi perancangan berada di Jalan Kuala Dua Supadio Sei Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Redesain Pondok Pesantren Darul Ulum ini terdiri dari beberapa massa bangunan yaitu: bangunan Masjid, Sekolah, Asrama, Hunian Pengelola dan bangunan Walet. Pada Redesain Pondok Pesantren Darul Ulum menerapkan konsep Hijab yang bisa diartikan yakni pembatas untuk menjaga privasi bagi pengguna bangunan terutama pembatas antara laki-laki dan perempuan. Hasil perancangan yang diperoleh yaitu: bangunan Masjid menjadi focal point kawasan dengan perletakan dibagian depan agar terintegrasi dengan pemukiman penduduk. Bangunan kampus STITDAR diletakkan dibagian sisi kawasan sebagai zona privasi. Bangunan pengelola yayasan sebagai hijab atau pemisah antara zona ikhwan dan akhwat. Bangunan Pendidikan dan Hunian diletakkan dibagian belakang agar privasi dan kenyamanannya terjaga. Kata kunci: Redesain, Pondok Pesantren, Hija
FAKULTAS ARSITEKTUR, DESAIN DAN PERENCANAAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Pontianak memiliki masyarakat yang memperhatikan industri kreatif sebesar 155.000 jiwa. Angka tersebut sangat tinggi, sehingga diperlukan upaya yang sistematis untuk mengembangkan industri kreatif. Fakultas Arsitektur, Desain dan Perencanaan merupakan pilihan ilmu pengetahuan untuk mempelajari lebih dalam mengenai ekonomi kreatif tersebut. Metodologi yang akan digunakan dalam perancangan Fakultas Arsitektur, Desain dan Perencanaan adalah pengambilan data eksisting dan studi kasus untuk menganalisis data yang akan menjadi bahan analisis. Analisis meliputi analisis internal dan eksternal, hasil analisis tersebut kemudian menjadi acuan untuk merancang konsep perancangan Fakultas Arsitektur, Desain dan Perencanaan. Gedung Pengelola memiliki konsep bentuk yang menyerupai buku terbuka dengan arti di Fakultas inilah pengetahuan dapat digali. Perpaduan dinding kaca membuat bangunan tampak modern mengikuti pergerakan zaman yang semakin maju. Atap drop off gedung pengelola berbentuk segitiga mengambil bentukan dari ornamen gedung rektorat Universitas Tanjungpura. Gedung Belajar Mengajar memiliki konsep yaitu menganalogikan tangan menggenggam segulung kertas yang memiliki maksud sebagai keyakinan yang teguh dalam mencapai hasil akhir dalam sebuah pendidikan, kertas gulungan menunjukkan sebuah pekerjaan, tugas yang harus diselesaikan dengan tepat waktu sehingga diibaratkan pada bangunan Belajar Mengajar diharapkan para Mahasiswa memiliki semangat dan kedisiplinan dalam menempuh kehidupan perkuliahan. Kata kunci: Fakultas, Pendidikan Tinggi, Ekonomi Kreatif, Industri Kreati
KAWASAN AGROWISATA ORGANIK DI PONTIANAK
Fenomena parkiran Taman Alun Kapuas yang memakan setengah badan Jalan Rahadi Usman ketika akhir pekan menunjukkan bahwa masyarakat Kota Pontianak menyenangi ruang terbuka sebagai tempat berekreasi. Tidak hanya kekurangan tempat wisata ruang terbuka, Pontianak juga mengalami masalah dengan luas panen tanaman pertanian yang menurun setiap tahun. Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak merespons fenomena tersebut dengan membuat percontohan budidaya sayuran daun organik. Di sisi lain, pemerintah Kota Pontianak memiliki sebidang tanah di Jalan Purnama 2, dekat dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang melakukan pembuatan pupuk organik sehingga dapat mendukung adanya kawasan agrowisata organik. Perancangan kawasan agrowisata organik di Pontianak dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis fungsi rekreasi, edukasi, dan usaha bagi pengelola kawasan untuk diaplikasikan pada tapak berdasarkan konsep organik (alami). Konsep ini diaplikasikan pada perancangan tata ruang luar yang minim perkerasan, tidak menebang pohon-pohon besar existing, dan pemanfaatan vegetasi sebagai peneduh; tata ruang dalam yang mengandalkan pencahayaan dan penghawaan alami, meminimalisir penggunaan dinding masif, dan penggunaan sistem struktur serta tata massa yang sesuai dengan kondisi lahan; serta pemanfaatan air hujan untuk sistem irigasi, cahaya matahari sebagai sumber energi alternatif, dan pemanfaatan sampah botol untuk media tanam dan sampah terurai sebagai komposter. Kata kunci: agrowisata, organik, Pontiana
PESANTREN USHULUDDIN SINGKAWANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ISLAM
Pondok Pesantren adalah sebuah bentuk wadah kegiatan pendidikan Islam yang seharusnya memiliki nilai-nilai keagungan dan menjadi icon untuk perkembangan agama islam.S udah banyak berkembang pondok pesantren yang juga memamsukkan pendidikan-pendidikan ilmu umum pada kurikulumnya. Pondok pesantren seperti ini disebut pondok pesantren modern. Pondok pesantren modern telah sedikit banyak mengubah paradigma dan opini negatif masyarakat tentang pondok pesantren, karena masyarakat banyak yang menginginkan pendidikan ilmu keagamaan tapi juga tidak ketinggalan dalam pendidikan umum. Contohnya Pondok Pesantren Ushuluddin Singkawang yang berada di provinsi Kalimantan Barat. Pondok Pesantren Ushuluddin Singkawang merupakan pondok pesantren terbesar di Kota Singkawang dengan jumlah santri yang kian bertambah di setiap tahunnya. Pondok Pesantren Ushuluddin berada di Jalan Alianyang, Kelurahan Jawa, Kecamatan Singkawang tengah dan telah terbangun kurang lebih 36 tahun. Pendirian pondok pesantren tersebut hanya dilakukan dengan pertimbangan dari pemilik pondok tanpa ada pemikiran dari seoraang arsitek, hingga terbangunlah beberapa bangunan yang telah digunakan hingga sekarang. Pesantren ini memerlukan perencanaan ulang bangunan dengan melengkapi fasilitas sehingga Pesantren Ushuluddin bisa menjadi tempat pendidikan yang dapat mengembangkan karakter manusia dengan memiliki intelektualitas tinggi dan budi pekerti luhur terutama ilmu agamanya. Kata kunci : Pesantren, Pesantren modern, fasilita
PUSAT INFORMASI WISATA TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM
Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk reaksasi atau liburan dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini. Seorang wisatawan tentunya memerlukan informasi tentang tempat wisata yang akan mereka tuju. Maka dari itu mereka membutuhkan wadah informasi dimana mereka dapat mencari tahu dan melihat informasi berbagai lokasi wisata yang terdapat di suatu daerah. Tujuan dari perancangan ini adalah merancang bangunan pusat informasi wisata yang dapat membantu memberikan informasi lokasi wisata dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta sektor ekonomi di daerah perancangan. Untuk mendukung keberadaan pusat informasi wisata yang berfungsi sebagai sarana informasi dan wadah, maka dibutuhkan lokasi yang mudah di jangkau wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Lokasi perancangan ini berada di Lanjak, kecamatan Batang Lupar, kabupaten Kapuas Hulu, tepatnya terletak di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk menjadikan pariwisata sebagai salah satu andalan pembangunan, karena sektor ini memiliki peluang yang sangat menjanjikan kedepannya. Perancangan bangunan ini menggunakan konsep kearifan lokal yang dapat menggambarkan keistimewaan Kapuas Hulu, namun juga tidak meninggalkan unsur modern pada bangunan sebagai daya tarik wisatawan. Kata kunci: Pusat Informasi, Wisata Danau Sentaru
COFFEE SHOP DAN ROASTERY KOTA PONTIANAK
Aktivitas ngopi di warung kopi biasanya diselingi topik pembicaraan seperti berbagai hal yang tengah terjadi di sekitar bahkan hingga isu politik di tanah air pun tak lepas sebagai bahan obrolan hangat adapun urusan bisnis. Namun kurangnya informasi dan sosialisasi mengenai kopi lokal khas Kalimantan ini masih kurang, jadi belum menjadi konsumsi masyarakat di Kota Pontianak. Maka Coffee shop juga dapat dikembangkan menjadi sarana edukasi guna mengetahui seluk beluk mengenai kopi, baik bagi pecinta kopi, turis, hingga masyarakat umum. Lokasi yang dipilih adalah lokaisi yang menjadi salah satu lokasi kuliner yang terdapat di Kota Pontianak. Lokasi tersebut berada di Jl. Tengku Umar yang banyak terdapat kuliner menjadi ikon di Pontianak. Site memiliki luas ± 1.122 m2. Metode peneliatian menggambil dari coffee shop atau waarung kopi tradisional yang sudah dikenal di Kota Pontianak dan menjadi ikon Kota Pontianak. Data yang diambil dari asumsi rotasi pengunjung yang berada di warung kopi tersebut. Untuk bangunan tersebut mengunakan konsep terpusat didalamnya sebagai area publik dan servis untuk pengunjung memiliki dua fungsi yang berbeda dengan menggunakan 2 massa dan grid yang berbeda. Seluruh konsumen yang datang dapat melihat pembuatan dan roasting kopi dengan nyaman sambil menikmati pesananya. Dengan begitu edukasi dapat sampai ke pengunjung atau konsumen. Kata kunci: kopi, warung kopi, kota Pontiana
GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK PONTIANAK
Musik adalah sebuah komponen aliran seni yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Musik dapat diterima dengan mudah bagi setiap orang berdasarkan selera masing-masing. Setiap budaya memiliki jenis musik yang menjadi ciri khas untuk diperdengarkan dan dimainkan. Pontianak memiliki aliran musik yang sudah berkembang. Sudah banyak komunitas berkarya pada bidang musik. Banyaknya komunitas musik yang berada di Pontianak menimbulkan permasalahan yaitu wadah kegiatan tersebut. Perancangan Gedung Pertunjukan Musik menjadi penyelesaian permasalahan yang mewadahi segala kegiatan musik baik dalam menghasilkan karya atau sarana hiburan untuk menikmati musik. Lokasi perancangan berada pada Jalan Sutan Syahrir, tepatnya pada kawasan kebudayaan. Desain bangunan yang dirancang menunjukkan ekspresi sebuah pagelaran musik. Penyampaian desain tersebut dalam bentuk gambar ditunjukkan dengan penataan setiap ruangan didalamnya agar terlihat lebih kompleks dan teratur. Pada konsep dijelaskan bahwa bangunan dibagi menjadi dua masa dengan fungsi yang berbeda, yaitu pada bagian depan difungsikan sebagai ruang publik dan akses pendukung yang terdiri dari ruang penjualan alat musik, cafe dan resto, coffee shop, ruang pameran, ticket box, musholla dan area servis. Sedangkan pada bagian belakang di khususkan untuk ruang pertunjukan musik agar tidak mengganggu aktivitas lain. Tampilan bangunan, desain interior, desain eksterior dan fasilitas pendukung dirancang agar dapat mencerminkan aktivitas dan fungsi didalamnya
GALERI SULTAN HAMID II DI PONTIANAK
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali sejarah, dari zaman pra-sejarah hingga kini di zaman reformasi. Sejarah memiliki nilai yang sangat penting dan berharga di kehidupan masa kini maupun masa depan, karena sejarah mengenalkan bagaimana bangsa ini berdiri, bagaimana perjuangan untuk merebut dan mempertahankan bangsa ini, dan bagaimana kehidupan masyarakat pada masa lalu. Saat ini di Kota Pontianak-Kalimantan Barat hanya memiliki satu wadah yang memamerkan koleksi atau benda-benda yang memiliki sejarah, yaitu Museum Provinsi Kalimantan Barat. Museum tersebut dikategorikan ke dalam jenis Museum Provinsi. Peranan museum di Kalimantan Barat sangat penting dalam usaha melestarikan kebudayaan yang ada di Kalimantan Barat. Saat ini Museum Provinsi Kalimantan Barat hanya berisi peninggalan barang-barang dan replika rumah-rumah tradisional di seluruh daerah Kalimantan Barat. Sedangkan masih ada poin penting yang belum diketahui masyarakat secara menyeluruh, yaitu Sultan Syarif Abdul Hamid Alqadrie, Sultan ke-7 Kesultanan Qadriyah Pontianak, yang mana juga sebagai pencipta Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan adanya wadah galeri yang mendedikasikan kepada Sultan Hamid II sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Kata kunci: Galeri, Sultan Hamid II, Biograf
AKADEMI KOMUNIKASI DI KOTA PONTIANAK
Dunia informasi dan komunikasi di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan hadirnya berbagai teknologi media massa sehingga manusia mendapatkan segala macam informasi yang dibutuhkan. Perkembangan media informasi tersebut menuntut akan adanya kebutuhan tenaga-tenaga profesional di bidang komunikasi, sementara itu sumber daya manusia yang menguasai pengetahuan tersebut masih sangat terbatas dan salah satu penyebabnya adalah keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan komunikasi. Maka dari itulah dibutuhkan tempat atau wadah sarana pendidikan untuk perkembangan komunikasi di Pontianak sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan komunikasi yaitu Akademi Komunikasi di Kota Pontianak. Lokasi Perancangan Akademi Komunikasi tentu membutuhkan ruang untuk menampung kegiatan pendidikan, praktek, dan pelayanan. Perancangan bangunan Akademi Komunikasi diambil dari bentukan yang formal dan teratur yaitu bentukan persegi yang mengalami pengurangan dan penambahan bentuk. Selain itu, bentuk bangunan mempertimbangkan faktor lingkungan sekitar seperti orientasi, iklim, arah matahari, kebisingan, view, sirkulasi dan peraturan setempat. Bentuk bangunan kemudian disesuaikan dengan 3 fungsi yaitu fungsi utama, penunjang, dan pelengkap. Fungsi-fungsi ini melahirkan 3 karakter yaitu keahlian, media, dan komunikasi sehingga bangunan terbagi menjadi 3 massa yaitu auditorium, bangunan pendidikan, dan bangunan pengelola. Kata kunci : akademi, komunikasi, akademi komunikas
WEST BORNEO WOODWORKING SPACE
Provinsi Kalimantan Barat memiliki hasil alam yang melimpah, terutama hasil alam berupa kayu. Kayu memiliki banyak manfaat dalam kehidupan manusia. Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan akan produk berbahan dasar kayu terus bertambah. Saat ini, terdapat banyak perusahaan milik perorangan yang memproduksi produk berbahan kayu, namun tidak terdapat wadah bagi pekerja kayu maupun masyarakat yang ingin mengetahui lebih seputar pemanfaatan kayu di Provinsi Kalimantan Barat, sehingga informasi seputar pemanfaatan kayu belum terfasilitasi dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan dan perancangan West Borneo Woodworking Space sebagai media produksi, pelatihan galeri, dan pemasaran seputar produk olahan kayu di Provinsi Kalimantan Barat. Lokasi perancangan berada di Jalan Ya’m Sabran, Kecamatan Pontianak Timur. Pemilihan lokasi perancangan karena terletak di kawasan yang sedang berkembang, dekat dengan permukiman warga, pusat kota, dan akses darat maupun sungai sebagai sarana pendistribusian bahan baku. West Borneo Woodworking Space memiliki fungsi sebagai tempat pembelajaran berupa pelatihan, galeri, dan produksi seputar produk kayu di Provinsi Kalimantan Barat. Konsep utama dari West Borneo Woodworking Space adalah “Akar Hidup” memiliki makna sebagai bangunan produksi yang terus merangkul masyarakat agar terus bertahan. Penerapan konsep diterapkan pada bentuk maupun tapak yang ramah sistem pengairan dan penghawaan yang terbuka dan struktur bangunan yang aman di Kalimantan Barat. Kata Kunci: Kayu, produksi, Kalimantan Bara