Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
257 research outputs found
Sort by
PUSAT PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Indonesia memiliki tingkat bencana yang sangat tinggi, lebih dari 1800 kejadian bencana terjadi di Indonesia, merupakan bencana hydrometeorology dan bencana geologi. Pengaruh perubahan iklim dan aktivitas manusia yang merusak, memberikan kontribusi besar dalam memperburuk kondisi lingkungan dan menyebabkan kejadian bencana alam meningkat pada periode tahun 2005 hingga 2015. Pusat Penanggulangan Bencana ini dirancang dengan menganalisis fungsi bangunan sesuai dengan aktivitas penanggulangan bencana, serta di implementasi pada seluruh aspek anatomi dan struktur pada bangunan dari analisis potensi arsitektur tradisional Kalimantan Barat. Hasil perancangan Pusat Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Barat ini, memiliki tiga bagian bangunan yang saling berhubungan. Dengan fungsi utama sebagai pusat komando dan administrasi strategis terhubung pada bangunan pendidikan dan pelatihan serta dilengkapi dengan fasilitas pusat logistik dan pergudangan. Setiap bangunan terhubung oleh akses berupa sky bridge dan menara pemantau yang terhubung langsung ke area hanggar pesawat. Gedung pusat pelatihan dan pendidikan memiliki fungsi sebagai area pelatihan bagi petugas tanggap darurat, terhubung langsung ke area helipad dan parkir transportasi khusus. Fasilitas pusat logistik dan peralatan merupakan area penyimpanan logistik, pendistribusian barang, dan perlengkapan untuk mendukung kegiatan sehingga, Pusat Penanggulangan Bencana ini diharapkan dapat menjadi area yang terpadu dalam menanggulangi bencana di Indonesia. Kata kunci: Mitigasi Bencana, Arsitektur Kalimantan Barat, Pasca Bencan
PET CENTRE DI PONTIANAK
Dewasa ini, peminat hewan peliharaan di Kota Pontianak semakin meningkat. Hal ini menyebabkan tingginya antusiasme pencinta hewan yang berdampak terhadap permintaan akan semua fasilitas mengenai pencinta hewan. Akan tetapi di Kota Pontianak saat ini belum terdapat fasilitas atau wadah yang menampung segala kebutuhan mengenai hewan peliharaan dalam satu wadah seperti dalam sebuah Pet Centre. Dimana, Pet Centre ini merupakan suatu wadah yang berfungsi sebagai pemenuh kebutuhan perdagangan dan jasa terhadap hewan kesayangan. Adapun kegiatan dalam Pet Centre tersebut dapat terdiri dari beragam aktifitas jual beli hewan kesayangan, sarana kesehatan hewan hingga sarana untuk berkumpul bagi pecinta hewan kesayangan. Oleh karena itu keberadaaan Pet Centre di Kota Pontianak diharapkan akan memenuhi segala kebutuhan masyarakat akan kecintaan mereka terhadap hewan kesayangan yang semakin ramai peminatnya saat ini. Dalam proses perancangan Pet Centre di Kota Pontianak ini, ada beberapa langkah-langkah yang digunakan yakni dimulakan dari suatu gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis rancangan awal hingga pengembangan rancangan. Bentuk massa bangunan yang dirancang ini menggunakan pendekatan fungsi dari Pet Centre yakni aktraktif dan dinamis. Kata Kunci: Pet, Centre, Kota Pontiana
RESTORAN MELAYU PONTIANAK
Makanan adalah kebutuhan utama untuk bertahan hidup. Makanan memiliki banyak variasi, baik dari segi komposisi nutrisi, rasa, teknik pembuatan, penyajian dan cara menikmatinya. Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari ribuan pulau, suku bangsa dan budaya. Setiap daerah memiliki makanan khasnya masing-masing, termasuk Kota Pontianak yang berada di Provinsi Kalimantan Barat. Pada kota ini hidup berbagai macam suku, seperti Dayak, Madura, Jawa, Bugis, dan lain-lain, serta suku Melayu yang menjadi mayoritas disana. Melihat kondisi ini diperlukannya tempat yang berfokus pada pelestarian makanan khas Melayu dalam bentuk bangunan yang menyediakan tempat makan khusus yaitu Restoran Melayu Pontianak. Lokasi Restoran Melayu ini rencananya berada di tepi Sungai Kapuas di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Selatan, yang merupakan kawasan strategis yang berada di pusat kota Pontianak dan berhadapan langsung dengan Sungai Kapuas. Konsep bangunan Restoran Melayu ini mengacu pada konsep Rumah Adat Tradisional Melayu dan Istana Kadariah, yang secara umum berbentuk simetris, memiliki pagar disekelilingnya, teras yang lebar, lantai dan dinding berbahan kayu, serta memiliki banyak jendela dan ventilasi sebagai sarana sirkulasi udara yang optimal. Setiap ruangan memiliki dua areamakan yang berbeda, yaitu area meja-kursi dan Saprahan (makan dengan duduk bersila di atas lantai). Kata kunci: Restoran, Rumah Adat Melayu, Makanan Kha
PUSAT KURSUS DAN PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA KOTA PONTIANAK
Kursus merupakan sarana pendidikan non formal yang dikelola oleh pihak swasta. Kursus semakin marak hadir karena kebutuhan masyarakat akan pembekalan keterampilan kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Tidak hanya di kota-kota besar Indonesia, bahkan di beberapa kota kecil juga tersedia. Kursus dapat mengembangkan sendiri sistem pendidikan untuk memperbaiki kualitas lulusan dan akreditasi kursus. Sehingga banyak inovasi yang dihadirkan oleh tempat kursus dari segi pelayanan pendidikan maupun dari segi fasilitas kursus. Penerapan inovasi dalam pengembangan fasilitas kursus khususnya di Kota Pontianak adalah menggabungkan beberapa jenis jurusan pendidikan keterampilan kerja yang populer di Kota Pontianak yaitu komputer, bahasa asing, tata boga, tata busana, tata kecantikan, otomotif, dan elektronika dalam satu wadah. Pengembangan dari segi pendidikan kursus juga dapat dicapai dengan pembaruan sistem pendidikan yang update dan pelatihan tenaga ajar. Penerapan dan penambahan fungsi dapat digali dengan menggunakan konsep Commercial Course yaitu penerapan nilai atau fungsi komersial sebagai media promosi pendidikan kursus. Konsep ini akan menunjukan sisi komersial dari setiap jurusan yang berhubungan dengan tujuan pendidikan kursus, serta dapat memberikan kontribusi pada masyarakat. Kata Kunci : Kursus, Keterampilan Kerja, Komersi
EVALUASI PASCA HUNI TERHADAP ASPEK FUNGSIONAL KAWASAN LEMBAGA PERGURUAN MUJAHIDIN PONTIANAK
Lembaga Perguruan Mujahidin adalah sekolah Islam terpadu yang didirikan dan beroperasi sejak tahun 1982. Lembaga Perguruan Mujahidin mengalami pasca huni dari standar dan perancangan masa lalu sehingga diperlukan peninjauan kembali terhadap bangunan dan lingkungan binaan. Tujuan penelitian ini untuk meninjau kembali bangunan dan lingkungan terhadap aspek fungsional yaitu pengelompokan fungsi, sirkulasi, faktor manusia, dan fleksibilitas/perubahan pada Lembaga Perguruan Mujahidin. Hasil yang diharapkan berupa rekomendasi usulan desain sebagai acuan pengembangan mendatang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik penelitian menggunakan teknik komparasi untuk membandingkan hasil responden pasca huni terhadap standar dan hasil perancangan/perencanaan masa lalu di Lembaga Perguruan Mujahidin. Hasil penelitian menunjukkan hasil responden pasca huni terhadap standar dan perancangan/perencanaan masa lalu telah berhasil karena sebagian besar menyatakan nyaman terhadap aspek fungsional dengan hasil yaitu 57.80% pengelompokan fungsi, 78.70% sirkulasi ruang luar, 80.50% sirkulasi ruang dalam, 72.90% faktor manusia, dan 61.30% fleksibilitas/perubahan. Rekomendasi usulan desain dihasilkan berdasarkan hasil pasca huni untuk menyelesaikan permasalahan pada aspek fungsional di Lembaga Perguruan Mujahidin berupa perubahan fasade, sirkulasi, penataan ulang tata ruang dalam dan tata ruang luar untuk acuan pengembangan mendatang. Kata kunci: Evaluasi Pasca Huni, Lembaga Perguruan Mujahidi
SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI SATU ATAP PONTIANAK
Pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia, tidak terkecuali bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Anak berkebutuhan khusus adalah anak dengan karakteristik berbeda dengan anak pada umumnya yang mengalami kelainan pada mental, emosi, dan fisik. Anak berkebutuhan khusus membutuhkan prasarana pendidikan formal berupa Sekolah Luar Biasa. Ini menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk menyediakannya. Pendidikan Luar Biasa adalah pendidikan yang khusus diselenggarakan bagi peserta didik yang menyandang kelainan fisik dan/atau mental yang terdiri dari TKLB hingga SMALB. Di Kota Pontianak tidak memiliki Sekolah Luar Biasa negeri hanya terdapat Sekolah Luar Biasa swasta yang belum sesuai dengan standar SLB. Perancangan ini menggunakan konsep untuk memudahkan anak berkebutuhan khusus dalam mobilitas seperti penggunaan ramp, guiding block dan railing, perletakan toilet, dan ruang-ruang pembelajaran yang tepat. Kemudian, menggunakan manajemen satu atap yang memfasilitasi berbagai jenis kelainan fisik/mental dan semua jenjang pendidikan untuk menciptakan efektifitas ruang dan memudahkan anak berkebutuhan khusus untuk melanjutkan pendidikan. Konsep perancangan merupakan hasil analisis internal dan eksternal yang dipadukan dengan gubahan bentuk dari permainan Jenga sebagai permainan yang digunakan untuk terapi anak berkebutuhan khusus. Maka, perancangan Sekolah Luar Biasa Negeri Satu Atap Pontianak dengan kelengkapan sarana dan prasarana yang layak diperlukan dan diharap dapat membantu mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak berkebutuhan khusus. Kata kunci: Sekolah Luar Biasa, Anak Berkebutuhan Khusus, Jeng
RUMAH SEHAT LANSIA KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Berkembangnya zaman dan bertambahnya jumlah penduduk menuntut masyarakat di Pontianak untuk meningkatkan kesibukan agar dapat bersaing dan bertahan hidup. Namun, banyaknya aktivitas anggota keluarga dapat berdampak kepada kondisi fisik dan psikis orang tua mereka yang perkembangannya membutuhkan perhatian lebih. Pada beberapa tempat, terdapat panti jompo yang menjadi tempat tinggal baru bagi lansia. Namun di Kota Pontianak, lansia tidak terbiasa untuk tinggal terpisah dari keluarga dan rumah mereka. Lansia di Kota Pontianak membutuhkan tempat di mana mereka dapat mendapatkan perhatian penuh pada kondisi dan perkembangan kesehatan mereka serta wadah untuk berkegiatan tanpa membuat mereka meninggalkan rumah dan keluarganya. Rumah Sehat Lansia Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat adalah wadah aktivitas dan sosialisasi bagi lansia yang didesain untuk meningkatkan mutu kesehatan fisik dan psikis mereka dari pagi hingga sore hari. Fasilitas-fasilitas dalam Rumah Sehat Lansia disediakan berdasarkan pada kebutuhan dalam terapi fisik bernama Terapi Non-Farmakologi dan terapi psikis bernama Terapi Lingkungan. Lokasi rancangan, penyediaan fasilitas serta desain Rumah Sehat Lansia ditentukan dengan berpegang pada konsep “Healthy Environment” yang memperhatikan kondisi kesehatan lansia sebagai poin pertimbangan utama. Rumah Sehat Lansia terbagi atas zona-zona yang disusun menyesuaikan dengan jenis aktivitas dan didesain dengan berorientasi pada arah matahari yang bermanfaat bagi kesehatan lansia. Kata Kunci : Wadah Aktivitas dan Sosialisasi, Sehat, Lansia
TAMAN WISATA REKREASI DI KABUPATEN KUBU RAYA
Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang dilalui oleh Sungai Kapuas. Ibu kota Provinsi Kalimantan Barat adalah Kota Pontianak. Terdapat pengembangan tempat wisata yang belum maksimal, terutama pada kawasan tepian Sungai Kapuas seperti Keraton Kadariyah, Masjid Jami’, Kawasan Beting dan Tugu Khatulistiwa serta Alun-Alun Kapuas. Kawasan wisata pada area tersebut bersifat pasif, sedangkan tidak terdapat kegiatan wisata bersifat aktif. Metode perancangan menggunakan analisis dengan membandingkan teori dengan di lapangan. Lokasi perancangan berada di Drs. Muhammad Hatta, Desa Sungai Rengas, Kubu Raya. Konsep utama perancangan ini adalah “Kawasan Wisata Terpadu”. Selain itu, terdapat konsep landmark kawasan dan magnet kawasan untuk mengembangkan wilayah Kabupaten Kubu Raya menjadi lebih maju serta konsep lokalitas pada kawasan setempat. Hasil perancangan Taman Wisata Rekreasi di Kabupaten Kubu Raya yaitu terdapat tiga pembagian zonasi area wisata sesuai dengan fungsi utama kawasan. Orientasi perancangan mengarah ke sungai karena memanfaatkan pemandangan tepi sungai yang alami dan terdapat kanal yang menghubungkan antara fungsi wisata satu dengan lainnya. Jadi, hadirnya kawasan ini dapat menjadi destinasi wisata dengan berbagai jenis pilihan wisata yang dapat menarik masyarakat luar kota maupun lokal untuk berwisata dan berekreasi dengan lingkungan nuansa alam sekaligus menjadi penanda kawasan dalam pembangunan wilayah sekitarnya. Kata Kunci : Taman wisata, rekreasi, wisata tepian sunga
PASAR PAGI JALAN DOKTER WAHIDIN KOTA PONTIANAK
Berbelanja merupakan kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan berbelanja memerlukan wadah khusus sebagai fasilitas. Fasilitas yang diperlukan berupa pasar, yang di dalamnya terdapat berbagai jenis barang dan jasa. Kota Pontianak, Kalimantan Barat memiliki banyak pasar, tetapi belum terfasilitasi dengan baik. Salah satunya Pasar Tradisional Jalan Dokter Wahidin, Kelurahan Sungai bangkong, Pontianak Kota. Sudah terdapat aktivitas pasar, tetapi tidak terdapat bangunan sebagai wadah utamanya. Pasar pagi Jalan Dokter Wahidin memerlukan perancangan khusus, yang sesuai dengan standar-standar perancangan pasar. Konsep utama dari Pasar Pagi Jalan Dokter Wahidin Kota Pontianak adalah “Interaksi”. Interaksi merupakan ciri khas utama dari pasar tradisional, yaitu sistem transaksi jual beli dilakukan secara langsung, pembeli dan penjual saling berinteraksi. Pengaplikasian konsep terhadap bangunan yaitu, bangunan didesain lebih terbuka sehingga tidak banyak menggunakan dinding sebagai pembatas antar ruang. Pengaplikasian lainnya yaitu, sirkulasi yang saling menghubungkan antar ruang, dan penempatan los pada ramp. Penempatan los pada ramp, bertujuan agar pembeli dan pedagang dapat saling berkomunikasi disepanjang sirkulasi menuju lantai satu. Los tidak dibatasi dinding, hanya berupa sekat-sekat antar los sebagai pembatas. Los yang didesain terbuka mempermudah para pedagang untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi satu sama lain. Kata Kunci : Pasar Tradisional, Kota Pontianak, Interaks
PONTIANAK GAME CENTER
Game merupakan salah satu sarana hiburan yang mudah didapatkan, game juga dapat dimainkan dimanapun dan kapanpun. Perkembangan game dari tahun ke tahun semakin tinggi, peminat game sangat tinggi dikarenakan semakin menariknya tampilan game tersebut dan juga dapat dimainkan bersama teman-teman. Kini sudah banyak komunitas-komutitas pencinta game tersebut atau gamers dan makin sering diadakan pertandingan game. Berbagai jenis game sudah banyak diadakan pertandingannya, terutama game online pada komputer yang membutuhkan suatu tempat untuk melaksanakan pertandingan game tersebut. Sehingga dibutuhkan sebuah wadah bagi para gamers dan para pemain game sebagai tempat berkumpul dan juga sebagai tempat mengadakan pertandingan game tersebut. Lokasi perancangan berada pada jalan Veteran yang merupakan jalan sekunder. Lokasi game center ini terletak dekat dengan pusat kota sehingga mudah dijangkau dan juga dapat diakses oleh kendaraan umum. Konsep perancangan game center adalah center for transformative sehingga akan menjadi pusat pengembangan dalam bermain game, karena di dalamnya tidak hanya disediakan jenis permainan non motorik tetapi juga disediakan game motorik bagi anak-anak, area bermain anak dan juga area dewasa akan dibedakan sesuai zona, sehingga anak-anak tidak bisa mengakses area game bagi orang dewasa Kata kunci : Permainan, Pemain permaina