Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
257 research outputs found
Sort by
SEKOLAH TINGGI PARIWISATA KALIMANTAN BARAT
Pendidikan pariwisata di Kalimantan Barat saat ini hanya memiliki program pendidikan menengah kejuruan. Pemerintah Kalimantan Barat menilai bahwa pendidikan pariwisata perlu mendapat peningkatan ke jenjang pendidikan tinggi. Perancangan Sekolah Tinggi Pariwisata Kalimantan Barat menjadi pilihan dalam meningkatkan pendidikan pariwisata Kalimantan Barat dari segi rumpun ilmu dan jenis pendidikan vokasi serta akademik. Sekolah Tinggi Pariwisata Kalimantan Barat direncanakan berlokasi di Kabupaten Kubu Raya dengan pertimbangan lokasi yang cocok untuk mengembangkan sektor komersial dan pendidikan. Tahapan perancangan Sekolah Tinggi Pariwisata Kalimantan Barat menggunakan studi kasus, wawancara mahasiswa pariwisata dan studi literatur untuk analisis perancangan. Sekolah Tinggi Pariwisata Kalimantan Barat mempunyai tiga fungsi, yaitu pendidikan, administrasi dan penunjang. Tiga fungsi tersebut menghasilkan enam massa perancangan, yaitu gedung kelas, laboratorium, rektorat, auditorium, perpustakaan dan masjid. Massa perancangan menerapkan tema neo vernakular dari budaya Dayak. Pemilihan tema neo vernakular berdasarkan kemiripan bentuk dasar linear antara Rumah Betang khas Dayak dengan tipikal bentuk bangunan pendidikan. Penerapan bentuk dari Rumah Betang terhadap perancangan berupa wujud atap pelana, lantai panggung dan motif khas Dayak Kalimantan Barat. Perancangan ini menggunakan motif khas Dayak Kalimantan Barat sebagai konsep bentuk secondary skin bangunan dan pola taman. Kata kunci: Sekolah Tinggi, Pariwisata, Neo Vernakula
HOTEL TRANSIT DI KUBU RAYA DENGAN PENDEKATAN GREEN BUILDING
Kawasan di sekitaran Bandar Udara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat masih memiliki banyak kekurangan dalam memfasilitasi penumpang yang membutuhkan akomodasi dalam memberikan hiburan atau tempat beristirahat dari padatnya aktivitas yang ada di bandara. Oleh karena itu, perancangan Hotel Transit di Kubu Raya sangat diperlukan sebagai sarana dan fasilitas baik pokok maupun penunjang penginapan di Kawasan Bandar Udara Internasional Supadio. Pendekatan rancangan bangunan hotel yang berkonsep Bangunan Hijau (Green Building) diharapkan dapat memberikan tempat penginapan yang ramah lingkungan dan sehat bagi pengguna maupun lingkungan sekitar. Tahapan perancangan Hotel Transit di Kubu Raya menggunakan metode pengkajian dari literatur, pengumpulan data, analisis data, dan perancangan. Perencanaan dan perancangan hotel transit berfokus pada penerapan lima kriteria green building. Material and Resources dalam penerapan material dasar bangunan yang dikategorikan bahan hemat sampah konstruksi seperti hebel. Energy and Atmosphere dalam memenuhi perhitungan data OTTV (Overall Thermal Transfer Value) dengan hasil 23,9 Watt/m2. Water Efficiency dalam pemanfaatan air hujan dan grey water. Sustainable Sites dalam mempertahankan dan menata kembali vegetasi eksisting sebagai bentuk perancangan. Indoor Environmental Quality diterapkan cross ventilation pada atap bangunan dua lantai hotel untuk membantu pembebanan pendinginan ruang dalam bangunan hotel. Kata kunci: Hotel Transit, green building, Kubu Ray
SEKOLAH TINGGI MUSIK KALIMANTAN BARAT
Pelajar lulusan SMA/SMK di Kota Pontianak memiliki antusias terhadap musik. Hal ini membuat pelajar lulusan SMA/SMK memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di bidang musik. Namun, minimnya institusi pendidikan musik di Kota Pontianak menjadi permasalahan bagi sebagian pelajar untuk melanjutkan pendidikan musik. Oleh karena itu, perancangan Sekolah Tinggi Musik Kalimantan Barat menjadi solusi untuk memberikan wadah pendidikan musik dari segi penerapan ilmu musik dan memberikan fasilitas representatif guna mendukung pembelajaran musik. Lokasi perancangan Sekolah Tinggi Musik Kalimantan Barat terletak di Jalan 28 Oktober Kecamatan Pontianak Utara. Tahapan perancangan Sekolah Tinggi Musik Kalimantan Barat terdiri dari tahapan gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis dan perancangan. Sekolah Tinggi Musik Kalimantan Barat memiliki tiga fungsi yaitu pendidikan, administrasi dan penunjang. Ketiga fungsi tersebut menghasilkan tiga massa bangunan yaitu gedung pengelola, gedung kelas dan pertunjukan. Sekolah Tinggi Musik Kalimantan Barat memiliki daya tarik dari bentuk bangunan yang dinamis berbentuk lingkaran mengikuti konsep bentuk lambang nada “g”. Perancangan ini menerapkan permainan irama pada tampilan secondaryskin berbentuk susunan tuts piano dengan permainan turun naik pola secondaryskin sehingga terlihat seperti alunan nada. Tata ruang luar perancangan Sekolah Tinggi Musik Kalimantan Barat berupa taman dengan pola bergelombang untuk menyesuaikan bentuk bangunan perancangan. Kata kunci: Sekolah Tinggi, Musik, Perancangan
GEDUNG OLAHRAGA KABUPATEN LANDAK
Gedung Olahraga merupakan sarana tempat diadakannya aktifitas olahraga dari berbagai macam cabang olahraga yang berada didalam suatu bangunan tertutup. Dewasa ini, terdapat beberapa permasalahan yang menghambat aktifitas tersebut khususnya di Kabupaten Landak, yaitu belum adanya gedung olahraga yang sesuai dengan standar Kabupaten/Kota yang dapat memfasilitasi kegiatan berolahraga bagi para atlit dan masyarakat sekitar. Dari permasalahan tersebut metode yang dipakai dalam perancangan Gedung Olahraga Kabupaten Landak terdiri dari kajian literatur, pengumpulan data, analisis data dan perancangan. Kajian literatur yang digunakan yaitu sejarah dan teori arsitektur, bentuk ruang dan susunan, arsitektur perilaku, fisika bangunan, struktur dan utilitas bangunan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan studi lapangan. Analisis data terdiri dari analisis tapak, analisis internal, analisis eksternal, analisis bentuk, analisis fisika bangunan, analisis struktur dan analisis utilitas. Gedung olahraga Kabupaten Landak merupakan fasilitas olahraga yang menyesuaikan dengan standar gedung olahraga yang dikembangkan dengan mengangkat nilai kebudayaan khas Landak untuk mendukung kegiatan olahraga bagi atlit dan masyarakat sekitar. Gedung Olahraga Kabupaten Landak memiliki fungsi sebagai tempat diselenggarakannya turnamen olahraga dan sebagai fasilitas olahraga bagi masyarakat sekitar. Gedung Olahraga Kabupaten Landak ini dilengkapi fasilitas lapangan yang sesuai dengan standar bangunan gedung olahraga Indonesia skala Kabupaten/Kota. Kata kunci: Olahraga, Gedung Olahraga, Fasilita
PUSAT PARIWISATA KABUPATEN SINTANG
Kabupaten Sintang memiliki potensi pariwisata yang terdiri dari wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Namun potensi wisata yang berlimpah tersebut tidak sejalan dengan sektor informasi dan promosi. Maka dari itu, diperlukan wadah untuk melakukan kegiatan informasi dan promosi wisata dalam bentuk bangunan Pusat Pariwisata di Kabupaten Sintang. Tujuan penulisan adalah untuk memaparkan konsep dan perancangan Pusat Pariwisata Kabupaten Sintang. Metode perancangan dilakukan dengan mengumpulkan informasi melalui buku, jurnal, internet, media massa, literatur, wawancara, dan analisis perancangan. Perencanaan dan perancangan Pusat Pariwisata Kabupaten Sintang berfokus pada fungsional yang terdiri dari fungsi informasi, promosi, dan pendukung. Analisis perancangan menghasilkan tata ruang dalam, tata ruang luar, dan bentuk bangunan. Tata ruang dalam terdiri dari susunan ruang informasi, galeri pajangan informasi wisata, ruang pameran, ruang audio visual, galeri interaksi, area konsultasi wisata, travel business, dan lainnya. Tata ruang luar terdiri dari perletakan massa bangunan, area plaza, area parkir, dan lainnya. Bentuk bangunan memiliki tiga lapis susunan massa. Sisi kanan dan kiri bangunan membuka dari bagian tengah bangunan untuk memberikan kesan menyambut. Fasad bangunan menerapkan konteks lokal daerah yang menyerupai bangunan panggung, atap pelana, dan ornamen Dayak. Kata kunci: Pusat Pariwisata, Kabupaten Sintang, Informas
PUSAT PENGEMBANGAN STARTUP (STARTUP INCUBATOR DAN CO-WORKING SPACE) DI KOTA PONTIANAK
Perkembangan teknologi telah menjadi tuntutan bagi masyarakat untuk terus mengikuti gaya hidup yang ada. Startup merupakan hasil dari kebutuhan masyarakat yang ditransformasikan dalam bentuk teknologi digital. Kota Pontianak merupakan kota dengan pengembang Startup yang cukup berpotensi untuk ikut bersaing dalam skala yang lebih besar. Ekosistem Startup di Kota Pontianak diperkirakan akan meningkat setiap tahunnya, hingga saat ini terhitung sudah ada 40 Startup yang sedang dalam masa pengembangan. Namun ketika sudah ada potensi tetapi tidak didukung dengan fasilitas yang mumpuni, sehingga menghasilkan ide untuk memberikan ruang inkubator bagi Startup dengan tujuan agar mereka dapat berkembang. Tahapan perancangan dimulai dengan mengumpulkan data mengenai perkembangan Startup di Kota Pontianak, menggunakan studi kasus, dan mencari studi literatur agar dapat menyediakan ruang untuk pengembangan ide kreatif. Ruang kreatif menjadi tema besar pada perancangan ini dengan menyediakan ruang untuk menstimulasi, kolaborasi, refleksi dan bermain. Penerapan pada desain ditunjukkan dengan permainan massa bangunan berupa bentuk solid dan garis sehingga kolom dan talang air diletakkan sejajar dengan garis dinding terluar dan penggunaan barrier berupa vertical garden, penggunaan material penutup atap berbentuk datar. Meningkatkan kenyamanan ruang dengan memberikan bukaan besar berupa dinding kaca yang dilindungi oleh ruang sirkulasi, dan penggunaan material pengisi dinding berupa roster beton sebagai media pembiasan cahaya. Kata kunci: Perancangan Inkubator Startup, Startup, Ruang Kreati
PUSAT SEPAK TAKRAW KALIMANTAN BARAT
Cabang olahraga sepak takraw di Kalimantan Barat pada saat ini belum dipandang oleh masyarakat sebagai olahraga kompetitif dan tidak termasuk dalam cabang olahraga unggulan. Hal tersebut dikarenakan minimnya intensitas pertandingan sepak takraw yang diadakan setiap tahunnya. Proyek Tugas Akhir Pusat Sepak Takraw Kalimantan Barat bertujuan untuk menghasilkan rancangan bangunan khusus olahraga sepak takraw dengan ruang lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi yang dapat menarik minat masyarakat. Metode perancangan Pusat Sepak Takraw Kalimantan Barat dilakukan dalam beberapa tahap yaitu gagasan, pengumpulan data, identifikasi, analisis, sintesis, dan pengembangan rancangan. Konsep yang digunakan dalam perancangan didasarkan pada peraturan Kementerian Pemuda dan Olahraga No. 8 Tahun 2018 Tentang Standar Prasarana Olahraga. Analisis perancangan menghasilkan tiga fungsi, yaitu fungsi primer (olahraga, pertandingan, kebugaran), sekunder (administrasi, medis, dan hunian atlet), dan tersier (pemeliharaan). Hasilnya ketiga fungsi tersebut dikombinasikan dalam satu massa yang berbentuk oval dengan pola organisasi ruang terpusat dan pola sirkulasi melingkar. Karakteristik fasad bangunan mengambil wujud dari anyaman bola sepak takraw. Atap bangunan yang membentang lebar di atas lapangan sepak takraw dirancang dengan struktur sistem rangka ruang untuk menghindari kolom dalam ruangan. Kata kunci: Sepak Takraw, Prasarana Olahraga, Perancanga
HOTEL UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Kota Pontianak merupakan beranda Kalimantan Barat yang menjadi pintu masuk utama bagi pengunjung dari luar wilayah. Di Kota Pontianak terdapat universitas negeri ternama di Kalimantan Barat, yaitu Universitas Tanjungpura. Sebagai wujud dari kontribusi universitas untuk mengembangkan perekonomian Kota Pontianak, maka Tugas Akhir ini bertujuan untuk menerapkan kebijakan yang dimiliki Universitas Tanjungpura untuk memberikan sarana penginapan komersil sebagai wadah penunjang kegiatan pengunjung dari luar wilayah, dengan merancang Hotel Universitas Tanjungpura. Fungsi utama dari bangunannya adalah sebagai akomodasi yang menyediakan jasa penginapan dan fasilitas pendukung lainnya bagi pengunjung yang memiliki kepentingan akademik maupun non-akademik. Lokasi perencanaan Hotel Universitas Tanjungpura terletak pada jalan daya nasional. Perletakan gubahan bangunan sedikit dijauhkan dari Jalan Daya Nasional sebagai jalan utama dengan konsep untuk mengurangi kebisingan dan polusi. Upaya pengurangan polusi juga dilakukan dengan memberikan vegetasi di bagian depan lahan sebagai pelindung dari asap kendaraan di jalan utama. Selain itu, pada bagian fasad depan di bagian pintu masuk hotel, digunakan bentukan segitiga sebagai wujud keterikatan bentuk dengan bangunan-bangunan di kawasan Universitas Tanjungpura, sehingga bangunan hotel memiliki konsep yang berkesinambungan dengan konsep kawasan Universitas Tanjungpura. Metode yang di gunakan dalam perancangan Hotel Universitas Tanjungpura ini Menggunakan beberapa metode yaitu tahap permulaan, tahap persiapan, tahap pengajuan usul, tahap evaluasi, dan tahap tindakan. Kata kunci: Hotel, Universitas Tanjungpura, Hotel Universitas Tanjungpura
SEKOLAH MENENGAH ISLAM TERPADU TAHFIDZUL QUR’AN KHUSUS AKHWAT DI PESANTREN LABBAIK
Pengembangan sekolah pesantren dapat dianggap sebagai sebuah solusi maju untuk mendorong perkembangan pendidikan pesantren. Sekolah Menengah Islam Terpadu Tahfidzul Qur’an khusus Akhwat di Pesantren Labbaik adalah salah satu keinginan untuk maju dan berkembangnya pendidikan pesantren agar mampu bersaing dengan sekolah umum. Lokasi perancangan berada di Jalan Bumi Pratama Khatulistiwa, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Metode perancangan yang digunakan adalah melalui beberapa tahap gagasan (pemrogaman, wawancara, studi kepustakaan, dan kajian literatur), tahap analisis, konsep dan tahap pra rancangan. Sekolah pesantren khusus Akhwat membagi fungsi menjadi dua yaitu fungsi pendidikan dan fungsi hunian. Penyusunan fasilitas ke dalam perancangan mendapat tambahan analisis dari tapak, struktur dan utilitas. Hasil analisis perancangan berupa gambar pra rancangan. Perancangan sekolah ini berfokus pada fungsi dan fasilitas masing-masing bangunan. Kawasan sekolah ini terdapat 7 (tujuh) bangunan, yaitu SMPIT, SMAIT, Masjid serta Aula Pertemuan, Asrama Santriwati SMPIT serta SMAIT dan Area Makan SMPIT serta SMAIT. Masjid dan Aula Pertemuan merupakan pusat dari keseluruhan bangunan yang diletakkan ditengah selain berfungsi untuk para santriwati melakukan pendidikan islam juga dapat menampung aktivitas seperti mengadakan acara. Kata Kunci: Sekolah Menengah, Pesantren, Kabupaten Kubu Ray
LABORATORIUM BOTANI UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Laboratorium memiliki peran yang besar dalam penunjang kegiatan pembelajaran. Saat ini Universitas Tanjungpura sudah memiliki gedung laboratorium dasar terpadu. Namun laboratorium dasar tersebut hanya memfasilitasi praktikum yang bersifat ilmu dasar, tidak untuk ilmu terapan. Padahal ilmu terapan juga memiliki peran penting dalam kehidupan sehari hari. Laboratorium Terapan (Advance) tersebut salah satunya adalah Laboratorium Botani. Laboratorium Botani adalah laboratorium yang dikhususkan untuk melakukan riset yang berkaitan dengan tumbuhan. Tujuan perancangan adalah menghasilkan rancangan Laboratorium Botani Universitas Tanjungpura. Metodologi perancangan meliputi tahap penelitian awal, pengumpulan data, identifikasi, analisis data, perencanaan dan konsep perancangan. Konsep bangunan menggunakan bentuk dasar dan mengadopsi bentuk bangunan tropis sekitar kawasan Perguruan Tinggi Universitas Tanjungpura. Konsep utilitas menyesesuaikan kebutuhan dan persyaratan bangunan khusus laboratorium. Konsep arsitektur lingkungan menyeimbangkan penggunaan energi alami dan buatan, memanfaatkan koridor sebagai sirkulasi. Konsep struktur menyesuaikan tapak sekitar lokasi perancangan yaitu di kawasan Perguruan Tinggi Universitas Tanjungpura, memperhatikan peraturan daerah Pontianak dan mempertimbangkan standar bangunan khusus laboratorium. Hasil perancangan berupa bangunan Laboratorium yang tidak hanya memiliki fasilitas penelitian namun juga fasilitas penunjang seperti Herbarium Gallery dan ruang konsultasi sehingga laboratorium juga berfungsi sebagai pusat informasi mengenai tumbuhan. Kata kunci: Perancangan, Laboratorium, Botan