Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah
Not a member yet
    282 research outputs found

    Klasifikasi Penggunaan Lahan Sub DAS Melawi Tahun 2020

    Full text link
    Sub DAS Melawi merupakan bagian dari DAS Kapuas dengan penggunaan lahan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan lahan di Sub DAS Melawi dan faktor yang mempengaruhi adanya penggunaan lahan tersebut. Data yang digunakan yaitu peta tutupan lahan tahun 2020. Analisis data menggunakan ArcGIS untuk pengolahan berbasis Sistem Informasi Geografis. Hasil yang didapat ialah terbentuk 14 klasifikasi penggunaan lahan di Sub DAS Melawi. Penggunaan lahan terbesar yaitu pertanian lahan kering campur dengan presentase sebesar 48,06% diikuti oleh hutan sekunder sebesar 23,9%, dan 16,98% untuk hutan primer, serta penggunaan lahan perkebunan yang cukup terlihat sebesar 5,14%. Penggunaan lahan di Sub DAS Melawi dipengaruhi oleh faktor pertambahan jumlah penduduk yang mengalami pertambahan setiap tahun dan pada tahun 2020 terjadi penambahan sebesar 19.853 jiwa. Penambahan jumlah penduduk akan membuat kebutuhan lahan semakin meningkat

    Efektivitas Penggunaan Elektroklorinasi dan Gas Klor Pada Proses Disinfeksi Air Minum (Studi Kasus: PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa)

    No full text
    PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa merupakan salah satu unit usaha milik daerah yang bertujuan untuk menyediakan dan mendistribusikan air bersih di Kota Pontianak. Air olahan melalui proses disinfeksi yang bertujuan untuk menghilangkan mikroorganisme patogen. PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa menggunakan teknologi elektroklorinasi hanya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2, sedangkan gas klorin digunakan di IPA 1 dan IPA 3. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling pada enam outlet reservoir dengan jarak 0 m, 300 m, 600 m, 900 m, 1200 m dan 1500 m dari unit pengolahan air. Klorin yang tersisa pada jaringan distribusi IPA 1 dan IPA 3 adalah 0,41 mg/L pada titik sampling terdekat dan 0,02 mg/L pada titik sampling terjauh. Sedangkan sisa klorin pada jaringan distribusi IPA 2 adalah 0,33 mg/L pada titik sampling terdekat dan 0,02 mg/L pada titik sampling terjauh. Sisa klorin pada jaringan distribusi IPA 1 dan IPA 3 lebih besar dibandingkan dengan sisa klorin pada jaringan distribusi IPA 2

    Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Terhadap Urban Heat Island di Kota Pontianak

    Full text link
    Ketersediaan lahan di Kota Pontianak terbesar yaitu pada area ruang terbangun. Peningkatan pembangunan harus diimbangi dengan adanya ruang terbuka hijau sebagai pengendali kualitas lingkungan. Pembangunan yang mengambil alih fungsi ruang terbuka hijau dapat menimbulkan beberapa permasalahan seperti fenomena Urban Heat Island. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan ketersediaan ruang terbuka hijau, Land Surface Temperature (LST), Urban Heat Island (UHI) pada tahun 2001, 2013 dan 2020. Data yang dibutuhkan berupa data landsat 5 TM dan Landsat 8 OLI/TIRS yang diolah menjadi data perubahan ruang terbuka hijau dan persebaran suhu. Perubahan ketersediaan RTH yang terbesar di tutupan lahan klasifikasi pertanian dengan total penurunan 10% (1089 hektar). Perubahan LST yang memiliki peningkatan luas wilayah terbesar adalah rentang suhu 24-27 ˚C yang meningkat 31% (3376 hektar) dan penurunan luas wilayah terbesar adalah rentang suhu 21-24 ˚C yang menurun 34% (3674 hektar). Perubahahan intensitas UHI yang memiliki peningkatan luas wilayah terbesar adalah intensitas UHI  1 yang meningkat 12% (1335 hektar).

    Analisis Pengaruh Penambahan Tailing Bauksit Sebagai Agregat Halus Pada Pembuatan Paving Block Di PT. Anugerah Borneo Maruya Persada

    Full text link
    Bauksit merupakan salah satu bahan baku yang diperlukan dalam produksi aluminium. Pengolahan bauksit menjadi suatu produk olahan dapat dilakukan dengan mencuci material tersebut. Proses pencucian tersebut akan menghasilkan mineral tidak berharga yang dikenal dengan istilah tailing bauksit. Pada penelitian ini, tailing bauksit tersebut digunakan sebagai pengganti sebagian atau seluruh pasir dalam campuran paving block. Adapun, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh penggunaan tailing bauksit terhadap kuat tekan dan daya serap air pada paving block. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan cara membuat sampel paving block untuk diuji kuat tekan dan penyerapan airnya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa komposisi paving block yang direkomendasikan adalah varian komposisi 25% dan 50%. Hasil kuat tekan paving block dengan umur 28 hari dengan komposisi tailing bauksit sebesar 25% dan 50% adalah 22,64 MPa dan 19,37 MPa secara berturut-turut. Sedangkan, nilai penyerapan airnya adalah 6,54% untuk komposisi 25% dan 5,74% untuk komposisi 50%. Sehingga, paving block tersebut diklasifikasikan kedalam mutu B dan dapat dimanfaatkan pada tempat parkir

    daftar isi

    Full text link
    daftar is

    Pengurangan Sampah Serbuk Kayu Menjadi Eco Egg Tray Dengan Variasi Jenis Perekat

    Full text link
    Produk dari sisa sampah serbuk kayu dapat mengurangi permasalahan residu olahan industri menjadi produk Eco Egg Tray. Serbuk kayu yang dibuang oleh industry ternyata memiliki nilai bermanfaat menjadi produk olahan berguna. Mengkaji kekuatan Eco Egg Tray dan menganalisa perbedaan komposisi dari bahan baku terhadap perbedaan bahan perekat merupakan tujuan utama dalam penelitian ini. Cetakan telur plastik yang digunakan memiliki dimensi 24 x 21 cm serta memvariasikan jenis perekat Polyvinyl Acetate (PVAc) dan perekat kanji. Diberikan dua perlakuan pengeringan yaitu penjemuran dibawah sinar matahari selama ± 3 hari serta menggunakan oven pada suhu 105⁰C ± 5 jam. Hasil akhir dilakukan pengujian terhadap produk dengan jatuhan air dan perendaman di dalam air untuk mengetahui kekuatan dan daya rekat Eco Egg Tray. Hasil penelitian diperoleh dari kekuatan dan daya tahan Eco Egg Tray dengan perekat tepung kanji lebih baik daripada perekat PVAc. Sehingga produk ini akan berpotensi mengurangi sampah organik serbuk kayu. Dan Eco Egg Tray dapat aplikasikan ke lingkungan masyarakat sebagai produk alternatif dan ramah lingkungan

    Analisis Kualitas Air Baku dan Kualitas Air Hasil Produksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit Mukok PDAM Tirta Pancur Aji Kota Sanggau

    Full text link
    The PDAM Tirta Pancur Aji Water Treatment Plant (WTP) Unit Mukok has a capacity of 10 liters/second which serves of the need clean water in the Mukok District. The water produced by the WTP Unit Mukok visually looks cloudy with impurities floating on the surface of the water. The purpose of this research is to whether the raw water rate for the parameters pH, temperature, turbidity, color and total amount of coliform complied with PP No. quality standards. 49/2010 as drinking water. The research method used is sampling and water quality testing. The results showed on the current conditions of the Mukok IPA unit, as a raw water source the Kapuas River has a quality of pH 8, temperature 28 °C, turbidity 34.9 NTU, color 224 PtCo. and a total of 25 MPN. The quality of the produced water is pH 7,3, temperature is 28° C, turbidity is 23.52 NTU, color is 4.19 PtCo, and total coliform is 10 MPN. The analysis showed that the raw water fraction does not correspond to class I in terms of turbidity and color parameters water standards PP No. 22 of 2021, the analytical results of the rate of the produced water show the turbidity and coliform parameters do not correspond to the standard of Permenkes No. 492 of 2010.

    Efektivitas Aktivator Mikroorganisme Lokal Limbah Sayur Dalam Pembuatan Kompos

    No full text
    Flamboyan adalah pasar yang berlokasi di Kota Pontianak yang menghasilkan sampah organik dengan persentase sebesar 89,57 %. Tingginya sampah organik yang dihasilkan dapat menyebabkan limbah organik akan membusuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap serta menjadi vektor penyakit sehingga sanitasi dan estetika lingkungan menurun. Oleh karena itu perlu dilakukan untuk menangani limbah tersebut dengan cara pengomposan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kualitas fisik dan kimia kompos berdasarkan PERMENTAN No. 70 tahun 2011 dan mengidentifikasi pengaruh antara aktivator mikroorganisme lokal limbah sayur, EM4 dan kotoran sapi terhadap kualitas kematangan kompos. Metode penelitian ini yaitu pengomposan secara aerobik dengan waktu pengomposan selama 35 hari dan menggunakan jumlah mikroorganisme yang sama yaitu sebanyak 7.850.000 sel. Hasil penelitian yang didapat, kompos yang terbaik terdapat pada aktivator kotoran sapi dengan parameter yang telah memenuhi baku mutu terdiri dari suhu sebesar 31oC, pH sebesar 5,8 , warna coklat kehitaman, bau seperti tanah, bertekstur halus, kadar kalium (K) sebesar 4,4 %, kadar C-Organik 32,9% dan rasio C/N kompos sebesar 23,54 serta aktivator MOL, EM4 dan kotoran sapi tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kematangan kompos

    Kebutuhan Air Bersih di Kota Bontang

    Full text link
    The development of the National Capital City (IKN) is expected to have a huge impact on East Kalimantan Province in terms of development and economic activity as well as population growth. Bontang City is one of the IKN Supporting Cities which is expected to become a new economic growth area. Currently, Bontang City has a population of 186,137 people recorded through the e-INFODUK service in East Kalimantan Province, population growth will increase with the presence of IKN which will move completely in 2030. Using the exponential projection method, it is estimated that the population of Bontang City is 192,579 people. with a clean water requirement of 267 l/sec, and the availability of clean water for Bontang City in 2030 of 316.56 l/sec. Thus the availability of clean water in Bontang City needs to be a concern in increasing the capacity of clean water 

    Daftar Isi

    Full text link
    Daftar Is

    253

    full texts

    282

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇