Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
EKSPLORASI TANAMAN FITOREMEDIATOR ALUMINIUM (Al) YANG DITUMBUHKAN PADA LIMBAH IPA PDAM TIRTA KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK
Pembuangan limbah Instalasi Pengolahan Air Minum yang dilakukan secara terus-menerus ke badan air tanpa adanya upaya pengolahan terlebih dahulu dapat memicu menurunnya kualitas badan air. Limbah proses instalasi pengolahan air minum ini berpotensi sebagai pencemar karena banyaknya kandungan Aluminium (Al) dari limbah yang dibuang setiap harinya. Penelitian kajian pemanfaatan tumbuhan air sebagai pengendali limbah cair, dikenal dengan proses fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas dari tanaman penyerap logam (Eceng gondok, Genjer dan Melati air) melalui proses fitoremediasi dalam menurunkan kandungan Al pada limbah instalasi pengolahan air minum PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak. Pengambilan sampel limbah dilakukan langsung pada pipa buangan IPAM PDAM Kota Pontianak, kemudian dilakukan pengukuran kandungan logam Al tahap awal (sebelum proses fitoremediasi). Selanjutnya dilakukan proses penanaman tanaman penyerap logam selama 70 hari dan kemudian dilakukan pengukuran kandungan Al tahap akhir untuk mengetahui efektivitas tanaman dalam menyerap logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Al pada limbah dari instalasi pengolahan air minum Kota Pontianak melebihi batas yaitu sebesar 314,74 mg/l. Tingkat efektivitas yang dihasilkan oleh masing-masing tanaman penyerap logam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 96,46% untuk tanaman melati air, 80,21% untuk tanaman eceng gondok dan 94,65% untuk tanaman genjer. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanaman melati air merupakan tanaman terbaik dalam menyerap logam Al pada limbah yang dihasilkan oleh instalasi pengolahan air minum PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak
SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Semakin meningkat pertumbuhan suatu penduduk setiap tahunnya dapat menyebabkan permasalahankompleks yang berdampak pada lingkungan. Salah satunya adalah masalah pencemaran lingkungan disebabkanoleh sampah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya volume sampah yang dihasilkan TPS PasarKemuning, mengetahui sistem pengelolaan sampah seperti rute pengangkutan sampah dari TPS PasarKemuning menuju TPA Batu Layang, serta memperoleh alternatif rute pengangkutan dengan menggunakanSistem Informasi Geografis (SIG).Aspek yang menyangkut sistem pengelolaan sampah yaitu sumber penghasil sampah, pengumpulansampah sementara (TPS), pengangkutan sampah dan pembuangan akhir sampah. Penelitian ini, dilakukananalisa untuk memberikan penilaian terhadap rute yang ada dengan menggunakan metodepembobotan/perangkingan. Untuk mendapatkaan rute terbaik dari parameter yang digunakan yaitu parameterberdasarkan jarak jalan dan parameter berdasarkan waktu tempuh didapatkan dari volume lalu lintas, lebarjalan, kondisi jalan, serta waktu.Untuk mengoperasikan SIG pada skripsi ini digunakan alat bantu berupa software ArcGis agar dapatmemberikan suatu rute terbaik dari alternatif pemilihan rute. Dari hasil analisa didapatkan volume timbulansampah TPS Pasar Kemuning per harinya adalah 58,339 m3/hari dan jumlah armada kendaraan pengangkutansampah TPS Pasar Kemuning 2 (dua) buah Container dengan ritasi 3 (tiga) rit /hari, dan 2 (dua) buah DumpTruck dengan ritasi 4 (empat) rit /hari. Hasil analisa penilaian rute alternatif dengan menggunakan SIGdiperoleh rute terbaik yang dapat dilihat berdasarkan total bobot terbesar yaitu pada rute 2 (dua) dengan jaraktempuh 24 Km dari TPS Pasar Kemuning menuju TPA Batu Layang.Kata kunci: Pengelolaan Sampah, TPS, SI