215 research outputs found

    PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN ANAK MENGENAL KONSEP BILANGAN DI KELOMPOK B TK SATU ATAP SARJO KECAMATA SARJO KABUPATEN MAMUJU UTARA

    Full text link
    Masalah dalam artikel ini kemampuan anak mengenal konsep bilangan yang belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar terhadap kemampuan anak mengenal konsep bilangan. Metode penelitian ini adalah kualitatif sedangkan jenisnya deskriptif, subyeknya seluruh anak kelompok B TK Satu Atap Sarjo Kecamatan Sarjo, Kabupaten Mamuju Utara. berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan teknik presentase. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan perlakuan kemampuan menyebutkan bilangan 1-10 (10%)  kategori BSB, (10%)  kategori BSH,  (10%) kategori MB,  dan(70%)  kategori BB, kemampuan  menghubungkan gambar burung garuda dengan bilangan 1-10 (5%)  kategori BSB,  (5%) kategori BSH, (15%) kategori MB (75%) kategori BB, dan kemampuan mencocokkan lambang bilangan dengan banyaknya gambar (15%) kategori BSB, (15%) kategori BSH, (10%) kategori MB, dan (60%). Kategori BB. Setelah menggunakan media gambar peningkatan yang signifikan, kemampuan menyebutkan bilangan 1-10 terdapat (25%) kategori BSB, (4o%) kategori BSH, (20%) kategori MB, dan (15%) kategori BB, kemampuan  menghubungkan gambar burung garuda dengan bilangan 1-10 (30%) kategori BSB, (40%) kategori BSH, (20%), kategori MB dan  (10%) kategori BB, kemampuan mencocokkan lambang bilangan dengan banyaknya gambar (35%) kategori BSB, (45%) kategori BSH, (15%) kategori MB, dan  (5%) BB. Disimpulkan bahwa ada pengaruh media gambar   terhadap kemampuan anak mengenal konsep bilangan terbukti ada peningkatan kemampuan berbahasa kategori BSB 10%, BSH 10%, MB 10%. Kata Kunci: Media Gambar, Kemampuan Mengenal Konsep Bilanga

    PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENGEMBANGAN NILAI-NILAI MORAL ANAK DI KELOMPOK B TK IQRA 1 LORU

    Full text link
    Masalah utama dalam penelitian ini, yaitu nilai-nilai moral anak di Kelompok B TK Iqra I Loru yang belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap pengembangan nilai-nilai moral anak di Kelompok B TK Iqra I Loru. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Adapun subyek penelitian ini berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ada pengaruh metode demonstrasi terhadap pengembangan nilai-nilai moral anak di Kelompok B TK Iqra I Loru. Hasil penelitian setelah diberi perlakuan metode demonstrasi perkembangan nilai-nilai moral anak dapat meningkat, untuk aspek sopan santun kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 37,5%, Mulai Berkembang (MB) 37,5%, Belum Berkembang (BB) 0%. Aspek tolong menolong kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 43,75%, Mulai Berkembang (MB) 37,5%, Belum Berkembang (BB) 0%. Aspek membuang sampah pada tempatnya kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 43,75%, Mulai Berkembang (MB) 31,25, Belum Berkembang (BB) 0%. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode demonstrasi terhadap pengembangan nilai-nilai  moral anak di kelompok B TK Iqra I Loru.                                                                                      Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Perkembangan Nilai-Nilai Mora

    PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI

    Full text link
    ABSTRAKPendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun melalui pemberian rangsangan atau stimulus pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research). Maka data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan dokumentasi yang meliputi dokumen perundanng undangan atau peraturan pemerintah, artikel, jurnal, yang memiliki relevansi dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perkembangan motorik anak usia dini terbagi menjadi a) keterampilan motorik kasar, dan b) keterampilan motorik halus; 2) karakteristik perkembangan anak usia dini terdiri dari a) sistem syaraf, yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi, b) otot-otot, yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik, c) kelenjar endokrin, yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku baru, seperti pada usia remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu kegiatan, yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis, dan d) struktur fisik/tubuh, yang meliputi tinggi, berat dan proporsi; 3) perkembangan motorik kasar anak usia dini memperkenalkan gerakan kasar, melatih gerakan kasar, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan dan koordinasi, serta meningkatkan keterampilan dan cara hidup sehat dimaksudkan a) memperkenalkan gerakan kasar, melatih gerakan kasar, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan dan koordinasi, serta meningkatkan keterampilan dan cara hidup sehat, b) faktor makanan, faktor pemberian stimulus, kesiapan fisik, jenis kelamin, dan faktor budaya merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar, c) untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini, yaitu melalui aktivitas bermain seperti bermain bola, menari, bermain perang-perangan, berolahraga, termasuk senam

    PENGARUH KEGIATAN GERAK DAN LAGU TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK DI KELOMPOK B1 TK ANATAPURA LOLU KECAMATAN SIGI BIROMARU

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini tentang Kegiatan Gerak dan Lagu Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Di Kelompok B1 TK Anatapura Lolu Kecamatan Sigi Biromaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen deskriptif. Dengan melibatkan 15 orang anak terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan, terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui (1) lembar observasi (2) wawancara dan (3) dokumentasi. Selanjutnya Pengolahan data dilakukan dengan tehnik persentase dan uji t (paired sample t-tes). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai ℎ ≥ (44.00 > 3.787). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh Kegiatan Gerak dan Lagu Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Di Kelompok B1 TK Anatapura Lolu Kecamatan Sigi Biromaru. Berdasarkan hasil rekapitulasi motorik kasar anak sebelum diberikan perlakuan kegiatan gerak dan lagu, terdapat 6,67% dalam kategori BSB, ada 19,99% dalam kategori BSH, ada 44,45% dalam kategori MB, dan ada 33,34% dalam kategori BB. Sesudah diberikan perlakuan kegiatan gerak dan lagu terdapat 22,22% dalam kategori BSB, ada 44,45% dalam kategori BSH, ada 33,33% dalam kategori MB, dan tidak ada anak dalam kategori BB. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kegiatan gerak dan lagu terhadap kemampuan motorik kasa anak. Kata Kunci: Kegiatan Gerak dan Lagu, Motorik Kasar Ana

    PENGARUH PERMAINAN PUZZLE MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan kognitif anak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen. Adapun subjek penelitian ini adalah anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (Paired Sample t-test). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai   ≥   (9.877 ≥ 1.753). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa   ditolak dan   diterima, yang berarti terdapat pengaruh permainan puzzle modifikasi terhadap kemampuan kognitif anak di kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Data dianalisis dengan teknik persentase. Data hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan kognitif sebelum diberikan perlakuan, dalam tiga aspek yang telah diamati, tidak diperoleh rata-rata pada kategori BSB, kategori BSH sebanyak 12,5%, kategori MB sebanyak 41,67%, dan kategori BB sebanyak 45,83%. Setelah diberikan perlakuan, dari hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan kognitif anak sesudah diberikan perlakuan, dalam tiga aspek yang telah diamati, rekapitulasinya diperoleh rata-rata pada kategori BSB sebanyak 54,17%, kategori BSH sebanyak 33,33%, kategori MB sebanyak 12,5%, dan tidak diperoleh rata-rata pada kategori BB. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan puzzle dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Kata Kunci : Permainan Puzzle Modifikasi, Kemampuan kognitif, Anak Usia Din

    PENGARUH KEGIATAN MONTASE TERHADAP KREATIVITAS ANAK

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah kreativitas anak belum berkembang sesuai harapan. Berkaitan dengan masalah tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangan kreativita anak melalui kegiatan montase. Metode penelitian ini adalah kualitatif, jenis deskriptif, subjeknya seluruh anak di kelompok B3 TK Tunas Rimba Kecamatan Mantikulore Kota Palu, yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 9 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan teknik presentase. Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan pada aspek bereksplorasi dengan berbagai potongan gambar, kombinasi warna dan menceritakan hasil gambar 6,67% kategori Berkembang sangat baik, 13,33% berkembang Sesuai Harapan (BSH), 51,11 %  kategori Mulai Berkembang (MB) dan 28,89 % anak kategori Belum Berkembang (BB). Kemudian setelah diberikan perlakuan mengalami perkembangan yang signifikan pada aspek bereksplorasi dengan berbagai potongn gambar, kombinasi warna dan menceritakan hasil gambar yaitu terdapat 40,00% anak kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 46,47% anak kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 13,33% anak kategori Mulai Berkembang (MB), dan 0 % anak kategori Belum Berkembang (BB). Untuk hasil uji statistik untuk nilai rata-rata untuk sebelum perlakuan terdapat 5,93% dan sesudah perlakuan mencapai 9,80%.  Dan hasil Uji T disimpulkan bahwa t hitung 63596 > t tabel 54511, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya ada pengaruh montase terhadap  kreativitas anak di kelompok B3 TK Tunas Rimba Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Kata kunci: Kegiatan Montase, Kreativitas Anak Usia Din

    PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DI TK ALKHAIRAAT MAKU KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI

    Full text link
    Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut telah dilakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan kognitif anak di TK Alkhairaat Maku Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 24 orang anak yang terdiri dari 14 orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan, yang terdaftar pada tahun ajaran 2019/2020. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji hipotesis penelitian ini digunakan tekhnik paired sample t-test a=0,05. Berdasarkan hasil rekapitulasi kemampuan kognitif anak sebelum diberikan perlakuan berupa permainan puzzle, terdapat 3% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 18% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 47% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), 32% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Sesudah diberikan perlakuan permainan puzzle, 21% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 56% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 23% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan tidak terdapat (tidak ada) atau 0% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Berdasarkan hasil perhitungan paired sample t-test diperoleh (0.000 < 0.05), maka HO ditolak, H1 diterima rata-rata sebelum perlakuan 5.7500 dan sesudah perlakuan 8.9167. Demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara permainan puzzle terhadap kemampuan kognitif anak di TK Alkhairaat Maku Kecamatan Dolo Kabupaten sigi.                                                                                  Kata Kunci    : Permainan Puzzle, Kemampuan Kognitif, Anak Usia Din

    PENGARUH PEMBERIAN PENGUATAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK DI KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA PELAWA

    Full text link
    Masalah utama dalam penelitian ini adalah motivasi belajar anak yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penguatan terhadap motivasi belajar anak di Kelompok B TK Negeri Pembina Pelawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kelompok B TK Negeri Pembina Pelawa. Subyek penelitian ini berjumlah 12 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis data sebelum dan sesudah pemberian penguatan. Aspek rasa ingin tahu, kategori (ST) dari 16,7% menjadi 25%, kategori (T)  dari 25% menjadi 50%, kategori (S) 25% berkurang menjadi 16,7% dan kategori (R) dari 33,3% tersisa menjadi 8,3%. Untuk aspek menyelesaikan tugas kategori (ST) dari 8,3% menjadi 25%, kategori (T) 16,7% menjadi 66,7%, kategori (S) 33,3% menjadi 8,3%, dan kategori (R) 41,7% menjadi 0%, sedangkan aspek antusias belajar anak kategori (ST) 8,3% menjadi 16,7%, kategori (T) dari 16,7% menjadi 58,3%, kategori  (S) 25% menjadi 8,3% dan kategori (R) 50% menjadi 16,7%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian penguatan terhadap motivasi belajar anak di kelompok B TK Negeri Pembina Pelawa.                                                 Kata kunci : Pemberian Penguatan, Motivasi Belaja

    PENGARUH KEGIATAN KOLASE TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI KELOMPOK B2 TK MELATI TONDO KECAMATAN MANTIKULORE

    Full text link
    Permasalahan dalam artikel ini adalah kreativitas anak belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut sudah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak. Metode penelitian ini adalah Kualititatif jenis deskriptif. subyek penelitian ini adalah kelompok B2 TK Melati Tondo Kecamatan Mantikulore berjumlah 20 anak. teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. data tehnik analisis data menggunakan tehnik persentase, data sebelum diberi perlakuan kreativitas mengkombinasi warna 2 anak (10%) kategori BSB, 3 anak (15%) BSH, 3 anak (10%) MB, dan 12 anak (60%) BB. Membuat kolase secara mandiri  2 anak (10%) BSB, 3 anak (15%) BSH, 2 anak (10%) MB, 13 anak (65%) BB. Kreativitas  mengajukan pertanyaan 1 anak (5%) BSB, 3 anak (15%) BSH, 2 anak (10%) MB, 14 anak (70%) BB. Setelah diberi perlakuan, kreativitas mengkombinasi warna 4 anak (20%) BSB, 8 anak (40%) BSH, 6 anak (30%)  MB, dan 2 anak (10%) BB. Membuat kolase secara mandiri 5 anak (25%) BSB, 7 anak (35%) BSH, dan 7 anak (35%) MB, 1 anak (5%) BB. Kreativitas anak dalam mengajukan pertanyaan 3 anak (15%) BSB, 6 anak (30%) BSH, 9 anak (45%) MB, 2 anak (10%) BB. Disimpulkan bahwa ada pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak dengan bukti hasil pengamatan setelah dirata-ratakan sebelum dan sesudah perlakuan BSB 8,33% menjadi 20%, BSH 15% menjadi 35%, MB 11,6% menjadi 36,66%, BB 65% menjadi 8,33%. Kata Kunci : Kegiatan Kolase dan Kreativita

    PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DI KELOMPOK B TK KARTIKA XX-32 PALU

    Full text link
    ABSTRAKPermasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan media gambar terhadap kemampuan kognitif. Subjek penelitian seluruh anak di kelompok B TK Kartika XX-32 Palu berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian sebelum diberi perlakuan pada aspek mengelompokkan batu sesuai ukurannya BSB 18,75%, BSH 25%, MB 12,5%, BB 43,75%, menghitung gambar balon udara BSB 18,75%, BSH 31,25%, MB 12,5%, BB 37,5%, menghubungkan gambar balon udara dengan angka BSB 18,75%, BSH 31,25%, MB 25%, BB 25%. Selanjutnya sesudah diberi perlakuan mengalami peningkatan dari berbagai aspek yang diamati, mengelompokkan batu sesuai ukurannya BSB 37,5%, BSH 31,25%, MB 25%, BB 6,25%, menghitung gambar balon udara BSB 43,75%, BSH 25%, MB 18,75%, BB12,5 %, menghubungkan gambar balon udara dengan angka BSB 37,5%, BSH 31,25%, MB 18,75%, BB 12,5%. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kegiatan media gambar terhadap kemampuan kognitif anak. Kata Kunci :Kemampuan Kognitif, Kegiatan Media Gambar, Anak Usia Din

    132

    full texts

    215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bungamputi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇