215 research outputs found

    PENGARUH ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI KELOMPOK B TK KEMALA BHAYANGKARI 01 KOTA PALU

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat permainan edukatif terhadap kreativitas anak usia dini di kelompok B TK Kemala Bhayangkari 01 Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subyek penelitian ini melibatkan 12 anak terdiri dari 5 anak perempuan dan 7 anak laki-laki, terdaftar tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data pengumpulan data dilakukan melalui: (1) observasi; (2) wawancara; dan (3) dokumentasi. Berdasarkan hasil rekapitulasi kreativitas anak sebelum diberikan perlakuan menggunakan alat permainan edukatif, tidak ada dalm kategori Sangat Tinggi, ada 11,1% dalam kategori tinggi, ada 58,3% dalam kategori Sedang, dan ada 30,6% dalam kategori Rendah. Sesudah diberikan perlakuan menggunakan alat permainan edukatif, ada 27,8% dalam kategori Sangat Tinggi, ada 41,7% dalam kategori Tinggi, ada 22,2 dalam kategori Sedang, dan ada 8,3% dalam kategori Rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh Alat Permainan Edukatif terhadap Kreativitas Anak Usia Dini di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 01 Kota Palu. Kata Kunci : Kreativitas, Alat Permainan Edukatif, Anak Usia Din

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR GURU PAUD DENGAN MENGGUNAKAN GAMBAR BERTAHAP (STEP BY STEP)

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah gambar bertahap dapat menjadi cara untuk meningkatkan kemampuan menggambar guru. Penelitian ini dilakukan karena masih terdapat guru yang belum memiliki kemampuan untuk menggambar. Jenis penelitian ini adalah Action Reaserch dengan sample guru yang tergabung dalam kelas mahasiswa metode pengembangan seni. Dari hasil penelitian terdapat peningkatan terhadap kemampuan menggambar guru. Peningkatan pertama terdapat pada kejalasan objek gambar sebanyak 42%, kedua terdapat peningkatan terhadap ketegasan menarik garis sebanyak 34%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa gambar bertahap dapat menjadi contoh untuk meningkatkan kemampuan menggambar guru. Kata kunci : Gambar, Bertahap, Kemampua

    PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELOMPOK B TK NURUL YAQIIN PALU

    Full text link
    Artikel ini mengkaji tentang perkembangan bahasa anak yang masih rendah. Upaya penulis mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap perkembangan bahasa anak di kelompok B TK Nurul Yaqiin Palu. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, jenisnya eksperimen. Subjeknya 15 anak, yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik (1) observasi (2) wawancara (3) dokumentasi, data dianalisis dengan teknik presentase. Data sebelum diberikan perlakuan pada menyebutkan kosa kata (13,33%) BSB, (26,67%) BSH, (26,67%) MB, dan (33,34%) BB. Aspek menjawab pertanyaan (13,33%) BSB, (20%) BSH, (33,34%) MB, dan (33,34%) BB. Aspek menceritakan kembali isi cerita (13,33%) BSB, (13,33%) BSH, (40%) MB, dan (33,34%) BB. Hasil pengamatan sesudah diberikan perlakuan pada aspek menyebutkan kosa kata (60%) BSB, (20%) BSH, (20%) MB, dan (0%) BB. Aspek menjawab pertanyaan terdapat (26,67%) BSB, (40%) BSH, (20%) MB, dan (13,33%) BB. Aspek menceritakan kembali isi cerita terdapat (46,67%) BSB, (26,67%) BSH, (20%) MB, dan (6,67%) BB, yang berarti terdapat pengaruh metode bercmain peran terhadap perkembangan bahasa anak di kelompok B TK Nurul Yaqiin Palu. Kata Kunci : Metode Bermain, Perkembangan Bahasa Ana

    HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU SOSIAL ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL IV PALU

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku sosial anak, dan penerapan pola asuh orang tua terhadap anak serta adakah hubungan antara pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku sosial anak, dan penerapan pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak di kelompok  B TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Palu. Penelitian ini kualitatif deskriptif. Adapun subyek penelitian ini adalah anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Palu yang berjumlah 15 orang anak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari 2022. Korelasi product moment digunakan untuk menguji hipotesis dalam tingkat  95% (a= 0,05) dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows. Penelitian menunjukkan bahwa 15 anak terdapat 9 anak (60%), menggunakan model pola asuh otoriter dan 6 anak menggunakan model pola asuh demoktratis (40%), berdasarkan hasil analisis, diketahui dari 15 anak menjadi subjek penelitian mengenai pola asuh otoriter terdapat 9 anak yaitu 3 anak dalam kategori Berkembang Sangat Baik (20%), 5 anak dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (33,33%), 1 anak dalam kategori Mulai Berkembang (6,66%)dan tidak ada anak dalam kategori Belm Berkembang. Selanjutnya dalam kategori demokratis terdapat 6 anak yaitu 2 anak dalam kategori Berkembang Sangat Baik (13,33%), dan 3 anak dalam dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (20%), ada 1 anak dalam kategori Mulai Berkembang (6,66%), dan tidak ada anak dalam kategori Belum Berkembang. Untuk menguji apakah hipotesis diterima atau ditolak, maka analisis korelasi dengan menggunakan bantuan program SPSS 20.0, r hitung 0,587 > r tabel 0,514 sedangkan Nilai Sig, (2-tailed) 0,022 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku sosial anak pada masa pandemi covid-19 di kelompok B TK Aisyiyah Bustnul Athfal IV Palu. Kata Kunci : Pola Asuh Orang Tua, Perilaku Sosial Ana

    PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DI TK TOFENDAYA KECAMATAN TOJO KABUPATEN TOJO UNA-UNA

    Full text link
    Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak di TK Tofendaya Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una belum berkembang sesuai Harapan. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan Kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 15 anak yang terdiri dari 8 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan, yang terdaftar pada tahun ajaran 2021/2022. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kemampuan kognitif anak sudah berkembang sesuai harapan dalam masing-masing aspek yang diamati yaitu menyusun potongan gambar menjadi bentuk utuh, mencocokan bentuk geometri sesuai tempatnya, dan mengurutkan kepingan puzzle angka 1-10, Berdasarkan hasil rekapitulasi sebelum diberikan perlakuan, terdapat 4,44% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 11,11% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 60% dalam kategori Mulai Berkembang (MB) dan 24,44% berada dalam kategori Belum Berkembang (BB). Dan setelah dilakukan perlakuan berupa Permainan Puzzle, 28,89% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), terdapat 44,44% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 26,67%, kategori Mulai Berkembang (MB) dan tidak terdapat (tidak ada) atau 0% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Demikian dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Kemampuan Kognitif anak di TK Tofendaya Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una”.Kata Kunci: Permainan Puzzle, Kemampuan Kognitif Ana

    KREATIVITAS ANAK DI KELOMPOK B TK AISYIYAH 1 KOTA PALU

    Full text link
    Masalah yang dikaji dalam artikel ini kreativitas anak masih rendah. Upaya penulis mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui  pengaruh  kegiatan kolase terhadap kreativitas anak di kelompok B1 TK Aisyiyah 1 Kota Palu. Motode Penelitian ini kuantitatif, jenisnya eksperimen. Subjeknya 11 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan, terdaftar tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui (1) observasi (2) dokumentasi dan (3) wawancara. Selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (paired sample t-test). Berdasarkan hasil rekapitulasi sebelum diberikan perlakuan kreativitas menempel bahan 9,09% kategori T, 36,36% kategori S, dan 54,55% kategori R. Kecepatan dalam membuat kolase 18,18% kategori T, 27,27% kategori S dan 54,55% kategori R. Kreativitas menghasilkan sesuatu yang baru ada 18,18% kategori T, 36,36% kategori S dan 45,46% kategori R. Sesudah perlakuan kreativitas menempel bahan 9,09% kategori ST, 45,46% kategori T, 27,27% kategori S, 18,18% kategori R. Kreativitas kecepatan membuat kolase ada 9,09% kategori ST, 36,37% kategori T, 27,27% kategori S dan 27,27% kategori R. Kreativitas menghasilkan sesuatu yang baru 9,09% kategori ST, 45,45% kategori T, 27,27% kategori  S dan 9,09% kategori R. Dapat disimpulkan ada pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak terbukti ada peningkatan 33.34% dari tiga aspek yang diamati kategori ST, T dan S. Dilihat dari hasil akhir perhitungan uji t yakni nilai thitung > ttabel . Sehingga thitung 5,600 > ttabel 1.81246. Maka dapat di simpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Kata  Kunci  :  Kegiatan  Kolase,  Kreativitas Ana

    PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK DI KELOMPOK B TK DHARMA WANITA TIBO

    Full text link
    Tujuan penelitian untuk mengetahui pentingnya media audio visual yang belum berkembang sesuai yang di inginkan, sehubungan dengan masalah tersebut, di lakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya media audio visual terhadap penenaman nilai-nilai agama anak Dikelompok B Tk Dharma Wanita Tibo. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif menggambarkan keadaan yang sesungguhnya, kemudian di tarik kesimpulan, adapun sampel dalam penelitian ini adalah 15 anak, terdiri dari 8 orang laki-laki dan 7 orang perempuan tahun ajaran 2021-2022, teknik pengumpulan data dilakkukan melalui wawancara dan dokumentasi, hasil pengamatan sebelum diberikan perlakuan pada semangat dalam belajar (20%) Tinggi (T) , (47%) Sedang (S), (33%) Rendah (R). Aspek mau mengerjakan tugas (13%) Tinggi (T), (53%) Sedang (S), (33%) Rendah (R). Aspek mengumpulkan tugas tepat waktu (13%) Tinggi (T), (53%) Sedang (S), (33%) Rendah (R). Hasil pengamatan sesudah diberikan perlakuan pada aspek semangat dalam belajar (40%) Tinggi (T), (53%) Sedang (S), (7%) Rendah (R). Aspek mau mengerjakan tugas terdapat (33%) Tinggi (T), (60%) Sedang (S), (7%) Rendah (R). Aspek mengumpulkan tugas tepat waktu terdapat (33%) Tinggi (T), (67%) Sedang (S), dan (0%) Rendah (R). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media audio visual terhadap motivasi belajar anak di kelompok B TK Dharma Wanita Tibo. Kata Kunci: Media Audio Visual, Motivasi Belajar Ana

    PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK DI KELOMPOK B1 TK KEMALA BHAYANGKARI 02 PALU

    Full text link
    Artikel ini membahas tentang permasalahan pada kemampuan motorik kasar anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari tulisan ini untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap kemampuan motorik kasar anak di kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari 02 Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif, subjeknya berjumlah 10 anak, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis datanya dilakukan dengan teknik presentase. Berdasarkan hasil rekapitulasi data kemampuan motorik kasar anak sebelum diberikan perlakuan, terdapat 6,67% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 16,67% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 23,33% kategori Mulai Berkembang (MB), dan 53,33% kategori Belum Berkembang (BB). Sesudah diberikan perlakuan terdapat 20% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 33,33% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 36,67% kategori Mulai Berkembang (MB), dan 10% kategori Belum Berkembang (BB). Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak di Kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari 02 Palu. Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Kemampuan Motorik Kasar Ana

    PERANAN STORYTELLING TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KELOMPOK B2 TK NEGERI MODEL TERPADU MADANI PALU

    Full text link
    Masalah yang dikaji dalam artikel ini perkembangan bahasa seperti anak bisa menceritakan kembali cerita, anak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan, dan  kemampuan bertanya. Upaya mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui peranan metode storytelling terhadap keterampilan berbahasa anak di kelompok B2 TK Negeri Model Terpadu Madani Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian ini adalah anak dikelompok B2 TK Negeri Model Terpadu Madani berjumlah 11 anak, terdiri dari 5 anak perempuan dan 6 anak laki-laki, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, data dianalisis dengan teknik presentase. Data sebelum perlakuan aspek menceritakan kembali cerita BSH 18%, MB 27%, BB 54%. menjawab pertanyaan BSH 27%, MB 18%, BB 54%. Kemampuan bertanya BSH 45%, MB 18% BB 36%. Sesudah melaksanakan Metode Storytelling kemampuan aspek menceritakan kembali cerita BSB 18%, BSH 27%, MB 36%, BB 18%. Menjawab pertanyaan BSB 18%, BSH 36%, MB 27%, BB 18%. Kemampuan bertanya BSB 36%, BSH 36%, MB 18%, BB 9%. Rata-rata ketiga aspek yang diamati sebelum perlakuan kategori BSB, BSH dan MB 88%. Sesudah perlakuan kategori BSB, BSH, dan MB 99%. Dapat disimpulkan ada peranan metode storytelling terhadap perkembangan bahasa anak usia dini terbukti ada peningkatan 11% kategori BSB, BSH dan MB dari semua apek yang diamati. Kata Kunci: Storytelling, Perkembangan Bahasa Anak Usia Din

    HUBUNGAN PERSEPSI TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK DI KELOMPOK B PAUD QURROTA A’YUN DUYU KEC. TATANGA PALU

    Full text link
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan persepsi tipe kepribadian terhadap perilaku sosial anak. Adapun tujuan peneliatian ini untuk mengetahui hubungan persepsi tipe keprbiadian terhadap perilaku sosial anak. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Subyek penelitian ini adalah anak di kelompok B PAUD Qurrota A’yun Duyu Kecamatan Tatanga Palu yang berjumlah 39 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Korelasi product moment digunakan untuk menguji hipotesis dalam tingkat 95% (a=0,05). Penelitian menunjukkan bahwa dari 39 anak terdapat 15 anak tipe kepribadian korelis, 24 anak tipe keprbadian plehgmatis, dan tidak terdapat anak dengan tipe kepribadian sanguinis dan melankolis. Berdasarkan hasil analisis, pengembangan perilaku sosial anak dari 39 anak, 38 anak dikategorikan MB, 1 anak dikategorikan BB dan tidak ada satupun anak dengan kategori BSB dan BSH. Selanjutnya, hubungan tipe kepribadian terhadap perilaku sosial anak, dari hasil analisis menunjukkan bahwa ada 15 anak tipe kepribadian korelis dan dikategorikan MB, 23 anak tipe kepribadian pleghmatis dan dikategorikan MB dan 1 anak tipe kepribadian pleghmatis dikategorikan BB. Adapun hasil analisis korelasi untuk pengujian hipotesis, hasil data menunjukan bahwa ℎig>, yaitu 1,631 > 0,316 hal ini berarti bahwa hipotesis statistik (Ho) yang menyatakan tidak ada hubungan atau pengaruh persepsi tipe kepribadian terhadap perilaku sosial anak ditolak. Kata Kunci : Persepsi Tipe Kepribadian, Perilaku Sosial Ana

    132

    full texts

    215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bungamputi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇