215 research outputs found

    PERANAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK DI KELOMPOK B TK KEMALA BHAYANGKARI 02 PALU

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan permainan tradisional engklek terhadap kemampuan motorik kasar anak. Metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian melibatkan 10 orang anak yang terdiri dari 3 orang anak perempuan dan 7 anak laki-laki, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan teknik presentase. Berdasarkan hasil rekapitulasi kemampuan motorik kasar anak sebelum diberikan perlakuan berupa Permainan Tradisional engklek, tidak terdapat anak dalam kategori BSB, Ada 10% (1 anak) dalam kategori BSH, Ada 20% ( 2 Anak) dalam kategori MB, Ada 80% (8 anak) dalam kategori BB. Sesudah Terdapat 50% (5 Anak) dalam kategori BSB, Ada 30% (3 Anak) dalam kategori BSH, Ada 20% (2 Anak) dalam kategori MB, tidak ada (0 Anak) dalam kategori BB. yang berarti terdapat peranan permainan tradisional engklek terhadap kemampuan motorik kasar anak di Kelompok B Tk Al-Khairaat Maku Kabupaten Sigi. Kata Kunci: Motorik Kasar Anak, Permainan Tradisional Engkle

    PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP MINAT BELAJAR ANAK DI TK KEMALA BHAYANGKARI 02 PALU KELURAHAN BESUSU TENGAH KECAMATAN PALU TIMUR

    Full text link
    Permasalahan pada penelitian ini yaitu: “Bagaimana pengaruh penggunaan media gambar terhadap minat belajar anak di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 02 Palu?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap minat belajar anak di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 02 Palu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1) Penerapan penggunaan media gambar yang sesuai dapat menarik minat belajar anak didik sehingga sehingga anak didik dapat belajar dengan aktif dan semangat dalam proses pembelajaran. (2) Minat belajar anak di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 02 Palu pada tahap observasi masih rendah yang di tandai dengan rendahnya persentase pada indikator minat belajar anak. (3) Terdapat pengaruh media gambar terhadap minat belajar anak, yang dapat dilihat pada rekapitulasi data hasil penilaian setelah penggunaan media gambar dari 12 anak didik di Kelomok B TK Kemala Bhayangkari 02 Palu yang menjadi sampel pada semua aspek yang amati, minat belajar anak dari sebelum menggunakan media gambar dibandingkan setelah menggunakan media gambar dapat terlihat dengan adanya peningkatan persentase pada setiap indikator minat belajar anak Kata kunci: Minat Belajar Anak, Media Gamba

    PENGARUH KEGIATAN GERAK DAN LAGU TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK DI KELOMPOK B TK AL-KHAIRAAT MAKU KABUPATEN SIGI

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan gerak dan lagu terhadap kemampuan motorik kasar anak. Metode penelitian kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian melibatkan 20 orang anak yang terdiri dari 11 orang anak perempuan dan 9 anak laki-laki, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan tekhnik presentase dan uji-t. Berdasarkan hasil rekapitulasi kemampuan motorik kasar anak sebelum diberikan perlakuan berupa kegiatan gerak dan lagu, terdapat 5% anak dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), ada 35% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), ada 53,3% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan ada 6,7% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Setelah diberikan perlakuan diperoleh hasil terdapat 23,3% anak dalam kategori Berkembang sangat Baik (BSB), ada 51,7% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), ada 25% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan tidak terdapat anak dalam kategori Belum Berkembang (MB). Selanjutnya perhitungan data dilakukan dengan tekhnik uji-t. Sesuai hasil data perhitungan uji t, dapat dijelaskan bahwa nilai thitung 9.658 > ttabel 2.09302 dan nilai signifikansi 0.000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan gerak dan lagu terhadap kemampuan motorik kasar anak di Kelompok B Tk Al-Khairaat Maku Kabupaten Sigi. Kata Kunci: Motorik Kasar, Kegiatan Gerak dan Lagu, Anak Usia Din

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP NILAI MORAL ANAK DI TK IT PELITA HATI PALU

    Full text link
    Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan media gambar terhadap nilai moral anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui pengaru penggunaan mrdia gambar terhadap nilai moral anak, metode penelitian ini adalah kualitatif sedangkan jenisnya deskriptif, subjeknya seluruh anak kelompok B2 TK IT Pelita Hati Palu berjumlah 15 anak. Terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dengan cara (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Terdapat dianalisis dengan teknik presentase. Hasil penelitian sebelum di berikan perlakuan. Berperilaku jujur ada (6,67%) BSB, ada (13,33%) BSH, ada (66,67%) MB, ada (13,33%) BB, sopan santun ada (0%) BSB, ada (26,67%) BSH, ada (53,33%) MB, ada (20%) BB. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan ada (0%) BSB, ada (13,33%) BSH, ada (60%) MB, ada (26,67%) BB. Setelah diberikan perlakuan. Berperilaku jujur, ada (40,00%) BSB, ada (46,67%), BSH, ada (13,33%) MB, ada (0%) BB. Sopan santun, ada (26,67) BSB, ada (33,33%) BSH, ada (26,67%) MB, ada (13,33%) BB. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan, ada (46,67%) BSB, ada (40,00%) BSH, ada (13,33%) MB, ada (0%) BB. Dapat disimpulkan bawah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap nilai moral anak di TK IT Pelita Hati Palu. Kata kunci: media gambar, nilai moral ana

    PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER TOLERANSI DI KELOMPOK B TK KARUNA DIPA KOTA PALU

    Full text link
    Artikel ini mengkaji masalah pengaruh metode Bercerita terhadap penanaman nilai-nilai karakter toleransi anak yang belum berkembang sesuai harapan di kelompok B TK Karuna Dipa Kota Palu. Masalah tersebut sudah di ambil peneliti untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap penanaman nilai-nilai karakter toleransi anak. Metode yang digunakan adalah kuantitatif subjeknya terdiri dari 7 orang anak laki-laki dan 13 orang anak perempuan. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutya di analisis dengan teknik presentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan obesrvasi. Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan rekapitulasinya rata-rata 31% Kategori berkembang sesuai harapan (BSB), 5% Kategori (BSH), 15% dan  20% kategori belum brkembang (MB) dan dalam kategori (BB) 60%. Hasil Peneltian sesudah diberikan perlakuan rekapitulasinya rata-rata 50% Kategori berkembang sesuai harapan (BSB), 52% Kategori (BSH), 38% dan  9% kategori mulai brkembang (MB) dan dalam kategori (BB) 0%. Kata Kunci : Metode Bercerita, Nilai-Nilai Karakter Tolerans

    PENGARUH PASIR BERWARNA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B PADA MASA PANDEMI COVID DI TK BUNGAMPUTI KELURAHAN BESUSU TIMUR

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kemampuan kognitif anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pasir berwarna terhadap perkembangan kognitif anak di TK Bungamputi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan jenisnya eksperimen. Subjek penelitian melibatkan 17 anak, terdiri dari 6 anak laki-laki dan 11 anak perempuan, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan menggunakan teknik persentase. Data sebelum dan sesudah perlakuan kegiatan menyebutkan macam-macam warna, untuk kategori BSB dari 5,9% menjadi 23,53%, kategori BSH dari 17,6% menjadi 35,29%, kategori MB dari 23,5% menjadi 17,65%, dan kategori BB dari 52,9% menjadi 23,5%. Kegiatan kedua yaitu menunjuk warna, untuk kategori BSB dari 5,9% menjadi 11,8%, kategori BSH dari 23,5% menjadi 41,2%, kategori MB dari 29,4% menjadi 17,6% dan kategori BB dari 41,2% menjadi 29,4%. Dan kegiatan yang terakhir yaitu mengelompokkan warna, untuk kategori BSB dari 5,9% menjadi 29,4%, kategori BSH dari 23,5% menjadi 41,2%, kategori MB dari 35,3% menjadi 17,6% dan kategori BB dari 35,2% menjadi 11,8%. Berdasarkan dari ketiga kegiatan yang diamati, dilihat dari  hasil rekapitulasi sebelum diberikan perlakuan rata-rata kategori BSB, BSH dan MB 18,94% dan sesudah perlakuan rata-rata kategori BSB, BSH dan MB 26,13%, maka terjadi peningkatan sebanyak 7,19%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pasir berwarna terhadap perkembangan kognitif anak. Kata Kunci: Pasir Berwarna, Perkembangan Kognitif Anak Usia Din

    PENGARUH PERCOBAAN SAINS SEDERHANA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI KELOMPOK B TK MELATI DESA BOMBA

    Full text link
    Masalah yang dikaji dalam artikel ini perkembangan kognitif anak yang belum berkembang sesuai harapan. Upaya meningkatkan masalah tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh percobaan sains sederhana terhadap perkembangan kognitif anak di TK Melati Desa Bomba. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan jenisnya eksperimen. Subjeknya penelitian ini berjumalh 15 anak yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara, data dianalisis dengan teknik presentase. Data sebelum perlakuan pada aspek  kreativitas mencampur warna kategori BSB 0%, BSH 20%, MB 26,67%, BB 53,33%. Aspek menyebutkan jenis-jenis warna , kategori BSB 6,67%, BSH 20%, MB 20%, BB 53,33%. Aspek menghasilkan gelembung sabun, kategori BSB 0%, BSH 13,33%, MB 20%, BB 66,67%. Setelah diberi perlakuan aspek kreativitas mencampur warna BSB 33,33%, BSH 46,67%, MB 20%, BB 0,00%. Aspek menyebutkan jenis-jenis warna kategori BSB 40%, BSH 46,67%, MB 13,33%, BB 0,00%. Aspek menghasilkan gelembung sabun, kategori BSB 33,33%, BSH 46,67%, MB 13,33%, BB 6,67%. Rata-rata ketiga aspek yang diamati sebelum perlakuan kategori BSB 2,23%, BSH 17,77%, MB 22,23%, BB 57,77%. Sesudah perlakuan kategori BSB 35,55%, BSH 46,67%, MB 15,55%, BB 2,23%. Dapat disimpulkan ada pengaruh percobaan sains sederhana terhadap perkembangan kognitif anak, dari semua aspek yang diamati. Kata kunci : Percobaan Sains, Perkembangan Kognitif Ana

    PENGARUH KEGIATAN PERMAINAN PLASTISIN TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B TK AN-NISA KITA SINGGANI MAKU KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan plastisin terhadap kemampuan motorik halus anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen deskriptif. Adapun subjek penelitian seluruh anak didik di kelompok B TK An-nisa Kita Singgani Maku berjumlah 15 anak. Data hasil rekapitulasi  anak sebelum diberi perlakuan berupa kegiatan plastisin, dalam tiga aspek yang diamati baik sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan berupa kegiatan plastisin, yaitu dari 0% menjadi 31% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dari 17,73% menjadi 48,8% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dari 46,6% menjadi tersisa 17,73% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan dari 35,53s% berkurang menjadi 0% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase uji t diperoleh nilai t hitung   ttabel (15,210  1,770). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan plastisin terhadap motorik halus anak di Kelompok B TK An-nisa Kita Singgani Maku Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Kata Kunci : Permainan Plastisin, Motorik Halu

    PENGARUH BERMAIN LOMPAT TALI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK PADA KELOMPOK B1 DI TK KENCANA KECAMATAN BOLANO LAMBUNU KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    Full text link
    Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah pengembangan motorik kasar anak yang belum berkembang sesuai harapan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, peneliti ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh bermain lompat tali terhadap kemampuan motorik kasar anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian ditarik kesimpulan. Adapun sampel dalam penelitian adalah 17 orang anak terdiri dari 10 anak laki-laki dan 7 anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2020/2021. Sedangkan dari analisis deskriptif, nilai rata-rata motorik kasar anak adalah 35,30% dalam kategori BSB, ada 41,17% dalam kategori BSH, ada 17,64% kategori MB, dan nada 5,89% kategori BB. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t, hasil penelitian menunjukan ada pengaruh bermain lompat tali terhadap kemampuan motorik kasar anak, jika dilihat dari nilai t dapat dijelaskan bahwa nilai t hitung sebesar 8.164 dengan signifikan 0,000. Karena signifikan <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, berarti terdapat pengaruh bermain lompat tali terhadap kemampuan motorik kasar anak pada kelompok B1 di TK Kencana Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong. Kata kunci: Bermain Lompat Tali, Motorik Kasa

    PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B TK PKK KAVAYA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA

    Full text link
    Masalah utama dalam penelitan ini yaitu motorik halus anak belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas terhadap motorik halus anak di kelompok B TK PKK Kavaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan teknik presentase. Hasil analisis sesudah perlakuan berupa metode pemberian tugas, aspek meniru bentuk dengan menggunakan plastisin terdapat 6 anak (40%) kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 5 anak (33,33%) kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 2 anak (13,33%) kategori Mulai Berkembang (MB), dan 2 anak (13,33%) kategori Belum Berkembang (BB). Aspek menggunting sesuai dengan pola terdapat 5 anak (33,33%) kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 4 anak (26,66%) kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 4 anak (26,66%) kategori Mulai Berkembang (MB), dan 2 anak (13,33%) kategori Belum Berkembang (MB). Dan aspek menempel gambar dengan tepat terdapat 6 anak (40%) kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 5 anak (33,33%) kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 2 anak (13,33%) kategori Mulai Berkembang (MB), serta 2 anak (13,33%) dalam kategori Belum Berkembang (BB). Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode pemberian tugas terhadap motorik halus anak di kelompok B TK PKK Kavaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Kata Kunci: Metode pemberian Tugas, Motorik Halus, Anak Usia Din

    132

    full texts

    215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bungamputi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇