215 research outputs found

    PENGARUH KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B TK IZZUL ISLAM WANI I

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak belum berkembang sesuai harapan.Tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan mewarnai gambar terhadap kemampuan motorik halus anak.Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dan jenis  penelitian eksperimen.Adapun subjek penelitian ini adalah anak di Kelompok B TK Izzul Islam Wani I Kecamatan Tanantovea yang berjumlah 15 anak.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (Paired Sample t-test).Data hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan motorik halus sebelum diberikan perlakuan berupa kegiatan Mewarnai Gambar, dalam tiga aspek yang telah diamati, terdapat 15,56% pada kategori BSB, 20% pada kategori BSH, 28,89% pada kategori MB, dan 35,55% pada kategori BB. Setelah diberikan perlakuan berupa kegiatan Mewarnai Gambar, dari hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan motorik halus anak, pada tiga aspek yang telah diamati, diperoleh rata-rata 37,77% pada kategori BSB, 48,89% pada kategori BSH, 11,11% pada kategori MB, dan 2,23% pada kategori BB. Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai  ≥   (8.702 ≥ 1.761), dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 Maka dapat disimpulkan bahwa ditolak dan  diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan Mewarnai Gambar terhadap kemampuan motorik halus anak di Kelompok B TK Izzul Islam Wani I Kecamatan TanantoveaKata Kunci : Anak Usia Dini; Kegiatan Mewarnai Gambar; Kemampuan Motorik Halus; Pendekatan Kuantitatif; Penelitian Eksperime

    PENGARUH KEGIATAN PAPER QUILLING TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B RA AL-IKHLAS BIROBULI KECAMATAN PALU SELATAN

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan paper quilling terhadap kemampuan motorik halus anak. Paper quilling yaitu kegiatan menggulung kertas yang kemudian disusun dalam gambar atau kertas berpola. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen deskriptif. Subyek penelitian berjumlah 18 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 10 anak perempuan, terdaftar pada tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui : (1) lembar observasi; (2) Wawancara; dan (3) Dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase uji t (paired sample t-tes). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t, diperoleh nilai thitung  ≥ ttabel (14.547 > 1,740), maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima, berarti kegiatan paper quilling berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak di kelompok B RA Al-Ikhlas Birobuli Kecamatan Palu Selatan. Berdasarkan hasil rekapitulasi motorik halus anak sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan kegiatan paper quilling terdapat 1,85 % menjadi 24,07 % dalam kategori BSB, ada 22,23 % menjadi 61,11 % dalam kategori BSH, ada 55,55 % menjadi 14,81 % dalam kategori MB, dan ada 20,37 % menjadi tidak ada anak lagi dalam kategori BB. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan paper quilling berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak di kelompok B RA Al-Ikhlas Birobuli Kecamatan Palu Selatan. Kata Kunci : Kegiatan Paper Quilling, Motorik Halus Ana

    PENGARUHASUPAN MAKANAN BERGIZI DAN SEIMBANG TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK DI KELOMPOK B PAUD BUAH HATI KECMATANLUWUK KABUPATEN BANGGAI

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada anak di Kelompok B PAUD Buah Hati Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak dan Asupan makanan bergizi dan seimbang yang diterapkan orang tua kepada anaknya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan makanan bergizi dan seimbang terhadap Tumbuh Kembang Anak.Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan Ex Post facto dan jenis penelitian Kuantitatif.Adapun subjek penelitian ini adalah anak di Kelompok B PAUD Buah Hati Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai yang berjumlah 15anak.Teknik pengumpulan data Dilakukan melalui Angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan Asupan Makanan bergizi dan seimbang terhadap tumbuh kembang anak dimana nilai thitung sebesar 2,275 lebih besar dari ttabel > 2,160, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa “Ada pengaruh Asupan Makanan Bergizi dan Seimbang (X) Terhadap Tumbuh Kembang Anak (Y). Kata Kunci : Asupan Makanan Bergizi dan Seimbang; Tumbuh Kemban

    PENGARUH KEGIATAN MONTASE TERHADAP KREATIVITAS ANAK PADA MASA COVID-19 DI KELOMPOK B TK MELATI TONDO KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU

    Full text link
             Masalah dalam penelitian ini adalah kreativitas anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan montase terhadap kreativitas anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen deskriptif. Adapun subjek penelitian seluruh anak didik di kelompok B TK Melati Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu yang berjumlah 14 anak. Data hasil rekapitulasi kreativitas anak sebelum diberi perlakuan berupa kegiatan montase, dalam tiga aspek yang diamati baik sebelum maupun sesudah diberikan perlakuan berupa kegiatan montase, yaitu dari 0% menjadi 40,47% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dari 21,43% menjadi 52,38% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dari 40,48% menjadi tersisa 7,14% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan dari 38,1% berkurang menjadi 0% dalam kategori Belum Berkembang (BB). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase uji t diperoleh nilai t hitung   ttabel (16,170  1,770). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan montase terhadap kreativitas anak di Kelompok B TK Melati Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu.Kata Kunci : Kegiatan Montase, Kreativita

    HUBUNGAN MEDIA AUDIO VISUAL DENGAN KEMAMPUAN ANAK BERBAHASA DI KELOMPOK B1 TK KEMALA BHAYANGKARI 01 PALU

    Full text link
    Masalah utama dalam penelitian ini adalah kemampuan anak berbahasa belum berkembang sesuai harapan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan media audio visual dengan kemampuan anak berbahasa di Kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari 01 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Adapun Subyek penelitian adalah anak di kelompok B1 TK Kemala Bhayangkari 01 Palu yang berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t (paired sample t-test). Data  hasil rekapitulasi pengamatan kemampuan anak berbahasa sebelum diberikan perlakuan menggunakan media audio visual, dalam tiga aspek yang diamati, tedapat 5% pada kategori BSB, 20%  pada kategori BSH, 28%  pada kategori MB, 47% pada kategori BB. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media audio visual  dari hasil rekapitulasi perngembangan kemampuan anak berbahasa pada tiga aspek yang telah diamati, di peroleh rata-rata 28% pada kategori BSB, 52% pada kategori BSH, 17 % pada kategori MB, 3% pada kategori BB. Berdasarkan hasil data hitung uji t diperoleh nilai t hitung t table 1.79588), dan  nilai signifikan0.000 < 0.05. maka dapat di simpulkan bahwa Ho di  tolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat hubungan media audio visual dengan kemampuan anak berbahasa di kelompok B1 TK Kemala Bhanyangkari 01 Palu. Kata Kunci : Media Audio Visual, Kemampuan Anak Berbahas

    PERANAN PARENTING DALAM ISLAM TERHADAP NILAI AGAMA ANAK DI KELOMPOK B TK AL-KHAIRAAT BATUSUYA KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA

    Full text link
    Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai agama anak dan peranan parenting dalam Islam serta adakah peranan parenting dalam Islam terhadap nilai agama anak belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan parenting dalam Islam terhadap nilai agama anak. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian ditarik kesimpulan. Adapun sampel penelitian ini adalah 15 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki, dan 8 anak perempuan tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar pengamatan dan dokumentasi. Pengelolahan data dilakukan dengan teknik presentase dan uji-t. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata kegiatan pada anak, presentasi rata-rata yaitu ada 17,67% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), kategori BSH terdapat 42,33%, kategori MB terdapat 26,67%, dan ada 13,33%  kategori BB. presentasi rata-rata yaitu ada 17,67% kategori BSB, kategori BSH terdapat 42,33%, kategori MB terdapat 26,67%, dan ada 13,33%  kategori BB. Sedangkan hasil penghitungan uji-t dapat dijelaskan bahwa nilai t dari uji t dapat dijelaskan bahwa nilai t hitung -4.230 dengan signifikan 0,000. Karena 0.000 <0.05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, berarti terdapat peranan parenting dalam Islam terhadap nilai agama anak. Kata Kunci : Parenting Dalam Islam, Nilai Agam

    PENGENALAN PENDIDIKAN SEKS MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL BAGI ANAK USIA 4-6 TAHUN DI RA AL-IKHLAS BIROBULI KECAMATAN PALU SELATAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pendidikan seks bagi anak usia dini melalui media audio visual. Penelitian ini dilakukan di kelompok B RA Al-Ikhlas Birobuli Kecamatan Palu Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam  penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 5 anak yang sudah mengetahui bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh disentuh, siapa saja yang boleh dan tidak boleh menyentuh tubuh anak, dan apa yang harus dilakukan ketika ada yang mau menyentuh tubuh anak tanpa bantuan, dan 4 anak yang sudah mengetahui bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh disentuh, siapa saja yang boleh dan tidak boleh menyentuh tubuh anak, dan apa yang harus dilakukan ketika ada yang mau menyentuh tubuh anak dengan benar masih dengan bantuan melalui 3 aspek yang diamati, yaitu aspek kognitif, aspek afektif, aspek psikomotor. Hasil penelitian tersebut didapatkan dari pengamatan 3 aspek yang digunakan adalah pertama, aspek kognitif yaitu anak menyebutkan anggota tubuh yang dapat disentuh, anak dapat menyebutkan anggota tubuh yang tidak dapat disentuh, anak dapat mengetahui siapa saja yang boleh menyentuh bagian tubuhnya, anak dapat mengetahui siapa saja yang tidak boleh menyentuh bagian tubuhnya, dan anak dapat menyebutkan bagian-bagian anggota tubuhnya. Kedua, aspek afektif yaitu anak mampu berteriak ketika bagian tubuhnya disentuh, anak menangis ketika bagian tubuhnya disentuh, anak diam saja ketika bagian tubuhnya disentuh, anak merasa tidak nyaman ketika bagian tubuhnya disentuh, dan anak merasa malu bila bagian tubuhnya dilihat orang lain. Ketiga, aspek psikomotorik yaitu anak mampu berlari ketika bagian tubuhnya mau disentuh orang lain, anak mampu memukul ketika bagian tubuhnya mau disentuh orang lain, anak mampu menendang ketika bagian tubuhnya mau disentuh orang lain, anak mampu mendorong ketika bagian tubuhnya mau disentuh orang lain, dan anak mampu menggigit ketika bagian tubuhnya mau disentuh orang lain..                                                                                                     Kata Kunci: Pengenalan Pendidikan Seks, Audio Visual, Anak Usia Din

    PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK DI KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL TIRTASARI KECAMATAN TOILI KABUPATEN BANGGAI

    Full text link
    Masalah dalam peneltian ini adalah kemampuan motorik halus anak yang belum berkembang sesuai harapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini tentang penerapan Kegiatan Finger Painting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Tirtasari Kecamatan Toili Kabupaten Banggai. jenis penelitian ini yakni  penelitian kuantitatif, subjek dari penelitian ini adalah 16 orang anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan, terdaftar pada tahun ajaran 2020/2021. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui (1) observasi (2) wawancara dan (3) dokumentasi. Selanjutnya uji hipotesis penelitian yang digunakan yakni uji-t berpasangan (praired sampel t-tes)Hasil rekapitulasi kemampuan motorik halus anak sebelum diberikan, terdapat 4,17% kategori BSB, terdapat 20,83% kategori BSH, terdapat 45,83% kategori MB dan terdapat 29,17% kategori BB. Sesudah diberikan perlakuan terdapat 33,33% kategori BSB, terdapat 50% kategori BSH, terdapat 16,67% kategori MB dan 0% kategori BB.. Hasil perhitungan uji-t diperoleh nilai thitung ≥ ttabel (7.971> 1.75305). Maka, H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat Pengaruh Kegiatan Finger Painting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Tirtasari Kecamatan Toili Kabupaten Banggai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kegiatan finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak. Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Kegiatan Finger Painting, Kemampuan Motorik Halu

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI KELOMPOK BI PADA MASA COVID-19 DI TK BUNDA HATI KUDUS KOTA PALU

    Full text link
    Masalah dalam penelitian yaitu perkembangan kognitif anak yang belum berkembang sesuai harapan. Berkaitan dengan masalah tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh media pembelajaran terhadap perkembangan kognitif anak dimasa pandemi covid-19. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Adapun subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B1 TK Bunda Hati Kudus Kota Palu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian sebelum perlakuan aspek mengenal lambang bilangan, terdapat 1 anak (7%) dalam ketegori (BSB), 1 anak (7%) dalam kategori (BSH), 2 anak (14%) dalam ketegori (MB) dan 10 anak (72%) dalam kategori (BB). Aspek menghubungkan lambang bilangan dengan gambar, terdapat 1 anak (7%) dalam kategori (BSB), 1 anak (7%) dalam kategori (BSH), 2 anak (14%) dalam kategori (MB), dan 10 anak (72%) dalam kategori (BB). aspek mewarnai media gambar sesuai tema, terdapat 1 anak (7%) dalam kategori (BSB), 2 anak (14%) dalam kategori (BSH), 1 anak (7%) dalam kategori (MB), dan 10 anak (72%) dalam kategori (BB). Kemudian setelah perlakuan, perkembangan kognitif anak ada peningkatan pada aspek mengenal lambang bilangan, terdapat 2 anak (14%) dalam kategori (BSB), 7 anak (51%) dalam kategori (BSH), 3 anak (21%) dalam kategori (MB), dan 2 anak (14%) dalam kategori (BB). Aspek menghubungkan lambang bilangan dengan gambar, terdapat 2 anak (14%) dalam kategori (BSB), 7 anak (51%) dalam kategori (BSH), 3 anak (21%) dalam kategori (MB), dan 2 anak (14%) dalam kategori (BB). Aspek mewarnai media gambar sesuai tema, terdapat 3 anak (21%) dalam kategori (BSB), 8 anak (58%) dalam kategori (BSH), 2 anak (14%) dalam kategori (MB), dan 1 anak (7%) dalam kategori (BB). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran terhadap perkembangan kognitif anak pada masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Perkembangan Kogniti

    PERANAN METODE BERCERITA TERHADAP PENGEMBANGAN NILAI MORAL ANAK DI KELOMPOK B1 TK MANTIKULORE LASOANI KOTA PALU

    Full text link
    Rumusan masalah dalam penelitian  ini, yaitu apakah ada peranan metode bercerita terhadap pengembangan nilai moral anak di kelompok BI TK Mantikulore Lasoani Kota Palu. Pendekatan dalam  penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Pengumpulan data data dilakukan dengan  teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan dengan teknik persentase dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa minggu pertama hasil rekapitulasi rata-rata pada aspek sopan santun, menghargai teman, tanggung jawab. Kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 8,88% anak, kategori Berkembang Sesuai Harapan  (BSH) 19,99% anak, kategori Mulai Berkembang (MB) 23,33% anak, dan kategori Belum Berkembang (BB) 48,89% anak. Selanjutnya minggu keempat pada aspek sopan santun, menghargai teman, dan tanggung jawab diperoleh rata-rata kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 42,22% anak, kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 26,66% anak, kategori Mulai Berkembang (MB) 22,22% anak, dan kategori Belum Berkembang (BB) 8,89% anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji t dapat dijelaskan bahwa nilai t hitung besar -8.500 dengan signifikan 0,000, karena sig < 0,05, maka dapat dijelaskan bahwa H0  ditolak dan H1 diterima.Dapat disimpulkan bahwa ada Peranan  Metode Bercerita Terhadap Pengembangan Nilai Moral Anak Di Kelompok B1TK Mantikulore Lasoani Kota Palu, dan berpengaruh signifikan terhadap nilai moral anak. Kata Kunci: Metode Bercerita, Nilai Mora

    132

    full texts

    215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bungamputi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇