215 research outputs found

    Meningkatkan Kedisiplinan Anak Melalui Pembiasaan di Kelompok B PAUD Negeri Pembina Palu

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kedisiplinan anak dapat ditingkatkan melalui pembiasaan pada kelompok B di PAUD Negeri Pembina Palu. Penelitian dilaksanakandi PAUD Negeri Pembina Palu, melibatkan 25orang anak terdiri atas 11 orang anak laki-laki dan 14 orang anak perempuanyang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan satu kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui observasi selanjutnya diolah secara deskriptif dengan menggunakan kriteria penilaian dipindahkan ke dalam bentuk kuantitatif, untuk mengukur kedisiplinan anak melalui pembiasaan pada kelompok B di PAUD Negeri Pembina Palu. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pada peningkatan kedisiplinan anak yang membawa perlengkapan belajar dengan kategori Berkembang Sangat Baik 8%, Berkembang Sesuai Harapan 16%, Mulai Berkembang 24%, dan Belum Berkembang 52%, kemudian kedisiplinan anak yang mengikuti kegaiatan belajar kategori Berkembang Sangat Baik 8%, Berkembang Sesuai Harapan 20%, Mulai Berkembang 20%, Belum Berkembang 52%, dan kedisiplinan anak dalam membaca doa dengan kategori Berkembang Sangat Baik 8%, Berkembang Sesuai Harapan 16%, Mulai Berkembang 20%, Belum Berkembang 56%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui metode pembiasaan dapat meningkatkan kedisiplinan anak, terbukti ada peningkatan kedisiplinan anak dari siklus I ke siklus II dalam membawa perlengkapan belajar kategori sangat baik dan baik dari 44% menjadi 80% (36%), kemudia kedisiplinan anak mengikuti kegiatan belajar dengan kategori sangat baik dan baik dari 48% menjadi 88% (40%), dan kedisiplinan anak dalam membaca doa dengan kategori Berkembang Sangat Baik dan Berkembang Sesuai Harapan dari 48% menjadi 92% (44%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 40% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat kedisiplinannya tetapi hanya berkisar 5,33% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori Belum Berkembang. Kata Kunci : Kedisiplinan,Pembiasaa

    Meningkatkan Perilaku Sosial Anak Melalui Metode Bermain Peran di Kelompok ATK Karya Thayyibah Matana

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya perilaku sosial anakdi kelompok ATK Karya Thayyibah Matana.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan perilaku sosial anak melalui metode bermain peran di Kelompok A TK Karya Thayyibah Matana.Desain penelitian tindakan kelas ini mengikuti model alur Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus, setiap siklus melalui 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Setting penelitian ini dilaksanakan di TK Karya Thayyibah Matana. Subyek penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 12 anak, terdiri dari 10 anak perempuan dan 1 anak laki-laki yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014.Teknik pengumpulan data melalui observasi, pemberian tugas dan dokumentasi. Jenis data adalah data kualitatif yang dianalisis melalui teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkanterjadi peningkatan persentase dari 25% pada siklus I meningkat menjadi 58% pada siklus II. Sehingga dapat dikatakan peningkatan yang terjadi sebesar 33% untuk semua kemampuan anak yang diamati. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku sosial anak dapat ditingkatkan melalui metode bermain peran di kelompok A TK Karya Thayyibah Matana. Kata Kunci: Perilaku Sosial,Metode Bermain Pera

    Peranan Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Nilai Moral Anak di Kelompok B TK Aisyiyah V Palu

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada peranan guru dalam mengembangkan nilai moral anak di kelompok B TK Aisyiyah V Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru dalam mengembangkan nilai moral anak di kelompok B TK Aisyiyah V Palu, kendala guru dalam mengembangkan kemampuan nilai moral anak, serta peranan guru dalam mengembangkan kemampuan nilai moral anakdi kelompok B TK Aisyiyah V Palu. Penelitian dilaksanakan di TK Aisyiyah V Palu, melibatkan 16 anak terdiri atas 9 anak laki-laki dan 7 anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013.Pada pelaksanaan penelitian ini, peneliti menetapkan dua variabel yakni variabel bebas (X) yaitu peranan guru dan variabel terikat (Y) yaitu nilai moral. Adapun teknik yang digunakan pada pengumpulan data yaitu dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitan yang telah dilaksanakan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa guru sangat berperan terhadap perkembangan nilai-nilai moral anak didik di kelompok B TK Aisyiyah Palu. Kesimpulan tersebut terbukti dengan adanya peningkatan moral anak pada hasil pengamatan perkembangan nilai-nilai moral anak yaitu 45,3% yang masuk kategori berkembang sangat baik, 39,1% yang masuk kategori berkembang sesuai harapan, 7,8% yang masuk kategori mulai berkembang dan 7,8% yang masuk kategori belum berkembang dapat disimpulkan bahwa hasil pengamatan pada aspek perkembangan nilai-nilai moral anak yaitu 83,34% dengan kategori berkembang sesuai harapan.Dengan demikian dapat dilihat bahwa peranan guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan nilai-nilai moral anak di TK Asyiyah V Palu. Kata Kunci : Peranan Guru,Moral Ana

    Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Angka Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok A TK Generasi Bangsa Palolo

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian adalah rendahnya kemampuan anak mengenal angka? Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan anak angka melalui metode pemberian tugas di kelompok A TK Generasi Bangsa Palolo. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 20 anak terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil siklus I 25% meningkat pada siklus II menjadi 45%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan anak mengenal angka dapat ditingkatkan melalui metode pemberian tugas di kelompok A TK Generasi Bangsa Palolo. Kata Kunci: Angka, Metode Pemberian Tuga

    Peranan Pembiasaan Berdoa dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama pada Anak di Kelompok B TK Ria Kartini Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi

    No full text
    ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimana pengetahuan anak tentang penanaman nilai-nilai agama di kelompok B TK RIA kartini pewunu (2) bagaimana metode pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama di kelompok B TK RIA kartini pewunu(3) apakah ada peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di kelompok B TK Ria kartini Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di Kelompok B TK Ria Kartini Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi.Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok B TK Ria Kartini Desa Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi tahun ajaran 2012/2013.Subyek Penelitian adalah 16 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan.Tehnik pengumpulan data yang digunakan, meliputi tehnik observasi, dan tehnik dokumentasi. Berdasarkan analisis data, maka dapat diketahui terjadi peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di kelompok B TK Ria Kartini Desa Pewunu Kabupaten Sigi dari rata-rata nilai pada pengamatan minggu pertama terdapat 2 anak (12,5%) yang menunjukkan kategori BSB, 2 anak (12,5%) kategori BSH, 3 anak (18,75%) kategori MB, dan 9 anak (56,25%) kategori BB. Selanjutnya pada pengamatan minggu keenam terjadi peningkatan yang cukup signifikan dimana terdapat 5 anak (31,25%) dalam kategori BSB, 6 anak (37,5%) kategori BSH, 4 anak (25%) kategori MB, dan 1 anak (6,25%) kategori BB.Berdasarkan temuan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada peranan pembiasaan berdoa dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak di kelompok B TK Ria kartini, hal ini dapat dilihat setelah dilakukannya penanaman nilai kepada anak dengan mengajarkan anak tata cara disiplin, bertutur kata yang baik dan menghargai teman anak dapat melakukannya dengan baik. Kata Kunci : Pembiasaan Berdoa, Nilai-Nilai Agam

    Peranan Penggunaan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Di Kelompok B PAUD Terpadu Tri Dharma Santi Lebagu Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong

    No full text
    ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada peranan penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat belajar anak di Kelompok B PAUD Terpadu Tri Dharma Santi Lebagu Kecamatan Balinggi? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya peranan penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat belajar anak di Kelompok B PAUD Terpadu Tri Dharma Santi Lebagu Kecamatan Balinggi. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Tri Dharma Santi Lebagu Kecamatan Balinggi. Subyek penelitian adalah anak Kelompok B yang berjumlah 25 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 14 anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan, meliputi teknik observasi, teknik dokumentasi, dan media audio visual. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan, kemudian data diolah dengan menggunakan teknik persentase, hasil olahan tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui peranan penggunaan media audio visual dalam meningkatkan minat belajar anak di Kelompok B PAUD Terpadu Tri Dharma Santi Lebagu Kecamatan Balinggi. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui terjadi peningkatan minat belajar anak di Kelompok B PAUD Terpadu Tri Dharma Santi Lebagu dari rata-rata nilai pada hasil pengamatan terdapat 73,33% anak yang memiliki minat belajar dalam kategori Tinggi, ada 24% anak yang memiliki minat belajar dalam kategori Sedang, dan ada 2,67% anak yang memiliki minat belajar dalam kategori Rendah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar anak di Kelompok B PAUD Terpadu Tri Dharma Santi Lebagu Kecamatan Balinggi.   Kata Kunci: Media Audio Visual; Minat Belaja

    Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak Melalui Alat Permainan Edukatif Pada Kelompok B TK Al-Hidayah Talise Palu Utara

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan fisik motorik anak kurang maksimal, hal ini disebabkan karena keterbatasan alat peraga sehingga guru jarang melatih kemampuan fisik motorik kasar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan  fisik motorik kasar anak melalui alat permainan edukatif (APE) di kelompok B TK Al-Hidayah Talise Palu Utara. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah anak kelompok B TK TK Al-Hidayah Talise Palu Utara berjumlah 15 anak terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil siklus I 29% meningkat pada siklus II menjadi 60% kategori berkembang sangat baik pada kemampuan anak menendang bola, melempar bola, dan menangkap bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan alat permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik kasar anak di kelompok B TK Al-Hidayah Talise Palu Utara.   Kata Kunci: Fisik Motorik Kasar; Alat Permainan Edukatif

    Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Pada Materi Sains Sederhana Di TK Aisyiah Binangga

    No full text
    ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan melalui model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan interaksi sosial anak dalam pembelajaran sains sederhana di TK Aisyiah Binangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi sosial anak dalam pembelajaran sains sederhana di TK Aisyiah Binangga. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas dengan rancangan penelitian yang disesuaikan dengan prosedur PTK yang telah ditetapkan meliputi,perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 orang anak di TK Aisyiah Binangga. Proses penelitian tindakan dilaksanakan sebanyak duya siklus, dengan prosedur tindakan, (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan,(3) observasi, (4) refleksi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan melalui model pembelajaran kooperatif pada materi sains sederhana di TK Aisyiah Binangga telah mengalami peningkatan pada hasil belajar anak. Siklus I pada aspek kognitif yaitu, 10 orang anak memperoleh nilai tertinggi 50%, pada aspek efektif ada 9 oramg anak memperoleh nilai tertinggi 45%, 6, dan pada aspek psikomotor 8 orang anak memperoleh nilai tertinggi 40%. Siklus II, pada aspek kognitif ada 19 orang anak memperoleh nilai tertinggi 95%, aspek efektif ada 17 orang anak memperoleh nilai tertinggi 85%, pada aspek psikomotor ada 18 orang anak memperoleh nilai tertinggi 90%. Sedangkan hasil observasi pada guru siklus I ada 3 aspek dengan skor 9 masuk kategori baik, sedangkan 5 aspek lagi dengan skor 10 dengan kategori sedang. Hasil observasi tersebut menunjukan bahwa dari siklus I, jumlah skor yang diperoleh sebesar 19 dengan skor maksimal 32, presentase yang diperoleh sebesar 59,37%. Dan siklus II diperoleh skor 24 dalam kategori sangat baik dan 6 dalam kategori baik, dengan jumlah skor 30 dengan skor maksimal 32 dan presentase yang dicapai sebesar 93,75%. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran koopertif pada materi sains sederhana maka pemahaman anak di TK Aisyiah Binangga dapat ditingkatkan.   Kata Kunci : Interaksi Sosial, Pembelajaran Kooperati

    Improving Ability Of Ognate Base Of Child Through Method Giving Og Duty In Group A Of Bala Keselamat Kenderga Then Lilian Kulawi

    No full text
    ABSTRACT The background of this researchis the problem in group A is the growth of abifity of cognate base of child less maximal. To overcome the problem hence conducted repair of study process with aim to improve the resultof learning one of them growth of smooth motorik. Selected Action alternative that is method giving of duty with assumption to the number of given duty affect at cognateabifity of him. Its device relate at model groove PTK started from reflection planning, observation and execution by have cycle. Group child of A amounting to 20, 9 boys and 11 girls. Coileted data with giving duty, Question and answer observation and documentation hereinafter analysed by descriptive qualitative with percentage technique. Inferential that method giving of duty can inprove ability of cognate base of proven child there is make-ip of ability of base of cycle one to cycle two 45% becoming 82,5% or 37,5%, although there are still which is not yet successes to improve their ability 18,75%

    Pengaruh Permainan Kartu Angka Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Di Kelompok B3 RA DEPAG 1 Palu Barat

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah (1) bagaiman perkembangan kognitif anak; (2) adakah kesulitan penggunaan media kartu angka; (3) apakah ada pengaruh media kartu angka terhadap perkembangan kognitif anak. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat perkembangan kognitif anak; (2) untuk mengetahui kesulitan penggunaan media kartu angka; (3) untuk mengetahui adanya pengaruh media kartu angka. Subjek dalam penelitian ini adalah anak didik di kelompok B3 RA DEPAG 1 Palu Barat yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Yang berjumlah 25 anak. Hasil penelitian di kelompok B3 RA DEPAG 1 Palu Barat menunjukkan dari 25 anak yang menjadi subjek penelitian pada perkembangan kognitif dalam membilang angka 1-10, mengurutkan angka 1-10, mengelompokkan angka 1-10, dan menghubungkan angka dengan gambar. Untuk minggu ke I perkembangan kognitif anak menunjukkan kategori BSB terdapat 2 anak (8%), kategori BSH terdapat 4,5 anak (18%), kategori MB terdapat 6,5 anak (26%), dan BB terdapat 12 anak (48%). Minggu ke II menunjukkan kategori BSB terdapat 3 anak (12%), kategori BSH terdapat 3 anak (23%), kategori MB terdapat 5,75 anak (23%), dan kategori BB terdapat 10,5 (42%). Minggu ke III menunjukkan kategori BSB terdapat 3,5 anak (14%), kategori BSH terdapat 6 anak (24%), kategori MB terdapat 5,75 anak (23%), dan kategori BB terdapat 9,75 anak (39%). Minggu ke IV menunjukkan kategori BSB terdapat 6,5 anak (26%), kategori BSH terdapat 6,25 (25%), kategori MB terdapat 7,25 anak (29%), dan kategori BB terdapat 5 anak (20%). Dan penelitian ini tidak terlepas dari kesulitan yang di hadapi ole guru yaitu masih ada anak yang belum mengenal konsep angka. Penelitian ini dapat disimpulakan melalui permainan kartu angka memberi peranan terhadap perkembangan kognitif anak, ini terlihat pada hasil penelitian perkembangan kognitif anak setiap minggu. Kata Kunci : Permainan Kartu Angka, Perkembangan Kognitif Ana

    132

    full texts

    215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bungamputi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇