Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    247 research outputs found

    PERBAIKAN ESTETIKA DAN RETENSI GIGI TIRUAN MENGGUNAKAN PRECISION ATTACHMENT RETAINED REMOVABLE PARTIAL DENTURE

    No full text
    Pendahuluan: Keadaan klinis penderita dengan kehilangan banyak gigi posterior memerlukan perencanaan perawatan yang optimal agar penderita nyaman menggunakan gigi tiruan tersebut. Dengan kemajuan ilmu kedokteran gigi, sisa gigi yang ada dapat digunakan sebagai abutment suatu gigi tiruan. Precision attachment retained removable partial denture atau biasa disebut hybrid prothesis menggunakan sisa gigi asli sebagai abutment untuk mengembalikan fungsi pengunyahan pasien yang mengutamakan estetika dan retensi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan melaporkan penatalaksanaan kasus dan prosedur klinis secara bertahap dalam pembuatan precision attachment retained removable partial denture rahang atas. Kasus: Seorang wanita berusia 55 tahun, datang ke klinik dokter gigi dengan keadaan klinis pada rahang atas tersisa gigi 11,12,13,21,22,23,24. Gigi hilang 14,15,16,17,18,25,26,27,28. Penderita ingin dibuatkan gigi tiruan untuk mengembalikan fungsi pengunyahan yang baik secara estetik. Penggunaan precision attachment retained removable partial denture pada rahang atas dipilih karena keadaan klinis dan periodontal gigi 12,13,23,24 baik digunakan sebagai abutment. Precision attachment digunakan untuk retensi gigi tiruan yang secara estetik sangat baik karena tidak memerlukan cengkeram kawat. Tatalaksana kasus: Gigi 12,13,23,24 dipreparasi untuk dijadikan gigi abutment yang dipasang splint crown. Precision attachment berupa ball diletakkan di distal splint crown 13 dan 24. Splint crown 12,13 dan 23,24 dipasang coba, kemudian dicetak fungsional lagi dengan bahan cetak elastomer putty dan light body. Prosedur selanjutnya pembuatan metal frame untuk gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL) dan pasang coba susunan anasir gigi tiruan. Setelah dipasang coba, GTSL metal frame di processing di dental laboratorium, kemudian insersi hybrid prothesis. Kesimpulan: Penderita merasa puas dengan estetik dan retensi gigi tiruan yang baik dan kenyamanan dalam pengunyahan

    ANTIHYPERGLYCHEMIC ACTIVITY TEST OF EXTRACT, METHANOL FRACTION AND N-HEKSAN FRACTION OF KETAPANG LEAF (Terminalia catappa) IN ALLOXAN-INDUCED WHITE RATS

    No full text
    Background: Ketapang leaf (Terminalia catappa) can be used as a traditional medicine that has the potential activity to reduce blood glucose levels in the body. Objective: To determine the activity of extracts and fractions of ketapang leaves in reducing blood glucose levels of rats induced by alloxan. Methods: This study was an experimental study using 30 male wistar rats as test animals divided into 6 groups. Group I was healthy control, group II was negative control (K-) that given 0.5% Na CMC solution, group III was positive control (k+) that given metformin suspension, groups IV, V, and VI were given ketapang leaf extract, methanol fraction and n-hexane fraction, respectively. Results: The ethanol extract and methanol fraction of ketapang leaves can reduce blood glucose levels in white rats because they contain flavonoid compounds which are thought to have antihyperglycemic activity. Conclusions: The methanol fraction of ketapang leaves (Terminalia catappa) was most effective in reducing blood glucose levels in alloxan-induced white rats

    PENGARUH HIDROTERAPI RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

    No full text
    Abstract Hypertension is a condition of increased blood pressure. Some studies suggest that patients with hypertension is increasing and becoming one cause of death in the world. A decrease in blood pressure can be done one of them with hydrotherapy soak in warm water. The purpose of this study was to determine the blood pressure before and after warm water hydrotherapy soak in patients with hypertension at UPT of Elderly Social Services in Tulungagung, This research using pre-experimental design with the design of one group pretest-posttest, the elderly population are 30 with data collection techniques using purposive sampling counted 25 respondent patients with hypertension and data retrieval tool using spigmomanometer and stethoscope with intervention warm water hydrotherapy soak to feet in a tub of warm water in 15 minutes during a one-week test analysis using Paired T test.The results showed before the warm water hydrotherapy soak systolic blood pressure an average of 152.0 mmHg and 94.0 mmHg diastolic. The results after doing the warm water hydrotherapy soak Average systolic blood pressure 137,2 mmHg and 84.4 mmHg diastolic. The test results obtained p-value 0:0

    HUBUNGAN JENIS JAJANAN DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 3-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO

    No full text
    Latar belakang: Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini bergantung kepada kualitas dan kuantitas dari makanan yang diberikan orang tua. Permasalahan gizi yang sering dialami anak usia dini antara lain kegemukan atau obesitas, gagal tumbuh, anemia, karies gigi dan kecacingan. Tujuan :  menganalisis hubungan jenis jajajan dengan tumbuh kembang anak usia dini (3-5 Tahun) di taman kanak-kanak Zainul Hasan Probolinggo. Metode : Desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia dini (3-5 tahun) di TK Zainul Hasan, Desa Pajarakan, Kabupaten Probolinggo berjumlah 67 orang. Teknik simple random sampling. Sampel penelitian 71 anak usia dini. Alat ukur yaitu lembar observasi dan kuesioner Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK). Analisis data univariat yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Analisis data bivariat yang digunakan adalah chi square. Hasil : Terdapat keterkaitan antara jenis jajanan dan tumbuh kembang anak usia dini memiliki hubungan yang sangat signifikan, hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis statistik yang memiliki nilai P Value sebesar 0,017 < α 0,050 Kesimpulan : Ada hubungan antara jenis jajanan dengan tumbuh kembang anak usia 3-5 tahun di Taman Kanak-kanak Zainul Hasan Probolinggo.Â

    Pengaruh Aromaterapi Lemon (Citrus Limon) Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberbaru Kabupaten Jember

    No full text
    Periode postpartum atau pasca melahirkan merupakan istilah untuk 6 minggu pertama setelah kelahiran bayi. Selama ini, ibu dan keluarga akan mengalami banyak perubahan, termasuk perubahan struktur dan fungsi sebuah keluarga. Pada tahapan ini ibu memulai untuk beradaptasi terhadap peran barunya. Oleh karenanya, tidak jarang berdampak pada perubahan psikologis ibu diantaranya yaitu kecemasan. Oleh karena itu diperlukan suatu intervensi untuk mengurangi dampak kecemasan yang salah satunya adalah melalui metode aromatherapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon (Citrus limon) terhadap tingkat kecemasan ibu post partum. Design penelitian menggunakan pre-experimental design tipe one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberbaru Kabupaten Jember dengan melibatkan sebanyak 38 partisipan. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale. Data dianalisis menggunakan Predictive Analytics SoftWare Versi 18 dengan uji uji paired sample t-test pada tingkat kemaknaan Î

    PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR PERAWAT RUANG RAWAT INAP RSU LIRBOYO KEDIRI

    No full text
    Salah satu metode komunikasi timbang terima informasi diantara perawat adalah SBAR. Komunikasi yang efektif diantara perawat akan membantu meingkatkan kualitas oekayanan keperawatan dan menurunkan kejadian tidak diinginkan.. Tujuan: Untuk mengetahui penggunaan komunikasi metode SBAR diantara perawat di ruang rawat inap RSU Lirboyo Kota Kediri Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Responden terdiri dari perawat di ruang rawat inap, sejumlah 31 orang perawat. Penerapan komunikasi metode SBAR diukur dengan menggunakan lembar ceklist. Penelitian melakukan pengumpulan data dengan memeriksa lembar dokumentasi SBAR perawat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 perawat. 29 diantaranya telah menerapkan metode komunikasi SBAR dengan kriteria baik, dan hanya 2 orang perawat yang menerapkan komunikasi SBAR dengan kriteria kurang baik. Simpulan dan saran: Dapat kita simpulkan, perawat RSU Lirboyo Kota Kediri telah menerapkan komunikasi SBAR dengan baik. Untuk penelitian selanjutnya disarankan penilaian dokumentasi dilakukan secara langsung (observasi)

    EPIDEMIOLOGICAL INVESTIGATION DIPTHERIA CASES IN KEDIRI DISTRICT IN 2022

    No full text
    Background: Diphtheria is a type of infectious disease that can be prevented by immunization. The cause of diphtheria is the toxigenic strain of Corynebacterium diphtheriae. East Java is the province with the most diphtheria cases in Indonesia. The number of diphtheria cases in East Java increased in 2018 by 695 cases. In 2019 diphtheria cases decreased to 358 cases, in 2020 to 94 cases, and in 2021 by 45 cases. Objective: Knowing the number of diphtheria cases and their prevention. Method: descriptive qualitative research with a case study approach. The definition of a case is a person with symptoms of fever, sore throat, swelling in the neck, and pseudomembranes. Data collection was conducted in five villages, namely Keling Village, Kanigoro Village, Kras Village, Jemekan Village, and Bogem Village in the period from October to November 2022. Results: Clinical symptoms, 100% or all five patients experienced symptoms of fever and sore throat as initial symptoms. Four patients had a fever as the initial symptom, and one started with a sore throat. 40% of patients had symptoms of neck swelling and shortness of breath. The five patients were also found to have pseudomembranes. Conclusion: There were 5 diphtheria suspects found in Kediri District in 2022. The clinical symptoms experienced by the five patients were fever, sore throat, neck swelling, shortness of breath, and pseudomembranes

    Toksisitas Sabut Kelapa (Cocos Nucifera L.) terhadap sel Fibroblas sebagai Bahan Penguat Resin Komposit

    No full text
    ABSTRACTTeknologi Fiber-reinforced composite (FRC) sedang dikembangkan sebagai bahan inovatif dalam kedokteran gigi. Menipisnya sumber daya fosil merupakan masalah kritis untuk resin komposit serat saat ini. Cocos nucifera L.(sabut kelapa) memiliki potensi tinggi untuk menggantikan bahan penguat serat sintetis. Sebagai bahan baru yang akan dikembangkan, serat sabut kelapa harus diuji biokompatibilitasnya dengan uji toksisitas. Tujuan Penelitian adalah untuk mendapatkan dosis serat sabut yang aman untuk mengetahui perbandingan fraksi volume serat dan matriks dalam pembuatan material komposit baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental laboratory dengan desain post-test only group design. Uji toksisitas dengan uji enzimatik MTT pada sel fibroblas jaringan Gingiva (GT-1) terhadap serat sabut yang disintesis dengan pelarut organik etanol 96% yang diencerkan 100 mg/ml, 50 mg/ml, 25 mg/ml dan 12,5 mg/ml serta sebagai kontrol dan media kontrol. Setiap sel dilakukan 6 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kematian sel pada konsentrasi 12,5 mg/ml, 25 mg/ml, 50 mg/ml dan 100 mg/ml adalah 8,33±0,19%; 8,37±0,14% ; 8,39 0,17%, dan 8,30±0,21%. Kesimpulan Sabut kelapa yang disintesis dengan etanol 96% tidak toksik terhadap sel fibroblas gingiva. Namun peningkatan konsentrasi ekstrak sabut kelapa menyebabkan peningkatan persentase kematian sel fibroblas GT1. Keywords: Cocos nucifera L; fiber-reinforced composite; toksisitas  Â

    RANCANG BANGUN APLIKASI ELECTRONIC RAPID NUTRITIONAL ASSESSMENT FOR KIDS (E-NAK) SEBAGAI METODE SKRINING GIZI ANAK BERBASIS WEB

    No full text
    Latar belakang: Malnutrisi merupakan masalah yang umum terjadi pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit meskipun terdapat kemajuan dalam intervensi medis. Malnutrisi jangka panjang memiliki efek negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Prevalensi malnutrisi akut dan kronis bervariasi antara 10-50%. Prevalensi gizi buruk di Indonesia sebesar 3,9% dan 13,8% gizi kurang. Alat skrining gizi dirancang untuk mengidentifikasi orang yang memiliki resiko malnutrisi. Alat skrining gizi yang divalidasi dikaitkan dengan peningkatan dan penurunan prevalensi gangguan gizi. Alat yang dimaksud harus praktis, biaya rendah, mampu mengidentifikasi pasien dengan resiko malnutrisi, serta tidak menimbulkan risiko terhadap individu yang diskrining. Pengembangan rapid nutritional assessment menggunakan secara elektronik sangat tepat diterapkan di pelayanan kesehatan karena belum memiliki aplikasi yang terjangkau luas serta masih menggunakan formulir yang bersifat konvensional. Tujuan: Perancangan Electronic Rapid Nutritional Assessment berbasis web ini bertujuan agar alat skrining gizi menjadi lebih efektif dan efisien serta merupakan upaya mendukung digitalisasi sebagai bagian implementasi e-health yang ada di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode prototype untuk merancang aplikasi Electronic Rapid Nutritional Assessment for Kids (E-NAK) berbasis web. Hasil: Hasil dari perancangan program dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan dengan uji fungsionalitas mendapatkan hasil 87% berfungsi sangat baik, 70% menyatakan aplikasi sangat bermanfaat, 80% menyatakan sangat tertarik, dan 89% menyatakan sangat sesuai. Simpulan: Simpulan penelitian ini adalah aplikasi dapat berjalan dengan baik dan sangat layak digunakan untuk dapat diaplikasikan pada tenaga kesehatan yang berda di fasilitas pelayanan kesehatan

    Effectiveness of Avocado Seed Extract (Persea Americana Mill) in Maintaining Fibroblast Cell Viability of Avulsed Teeth in Male Wistar Rats

    No full text
    Background: Avulsion is a complex trauma characterized by the loss of a tooth from its socket. An avulsion condition requires immediate replantation to return the tooth to its socket. The success of this action is influenced by the viability of the fibroblast cells. One of the measures to maintain viability is to store avulsed teeth in storage media. Avocado seed (Persea Americana Mill) is a plant that is easily available and contains flavonoids and saponins which have anti-inflammatory, antioxidant and antibacterial activities. Avocado seed extract is known to play a role in wound healing by increasing the number of fibroblast cells. Objective: to determine the effectiveness of avocado seed extract (Persea Americana Mill) in maintaining the viability of avulsed tooth fibroblast cells in male Wistar rats. Methods: The sample used was 24 Wistar rat teeth extracted and divided into 2 groups, 1 control group and 1 treatment group, where each group was divided into 2 subgroups based on soaking time, namely 30 and 60 minutes. Furthermore, fibroblast cells in the periodontal ligament are trypsinated and then counted with a hemocytometer on a light microscope. The data were then tested using SPSS 24 software. Results: There was a significant difference in the amount of fibroblast cell viability in immersion using avocado seed extract and HBSS. Conclusion: Soaking using HBSS for 30 minutes produced the best fibroblast cell viability

    0

    full texts

    247

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇