Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan
Not a member yet
247 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI Staphylococcus Spp PADA SWAB MUKOSA RONGGA MULUT PEDAGANG ANGKRINGAN YANG MEROKOK DI KOTA KEDIRI
Angkringan merupakan ruang publik yang menawarkan makanan dan minuman dengan harga cukup murah dan menjadikan interaksi sosial bagi masyarakat. Tidak sedikit juga dari pedagang angkringan mengobrol dengan pembeli sambil merokok dengan tujuan untuk mengusir rasa bosan, mengusir rasa lelah dan kantuk saat berjualan. Merokok merupakan kegiatan yang dapat membahayakan kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit misalnya, kanker paru-paru, kanker saluran pernapasan, dan penyakit jantung sistemik. Merokok juga dapat menurunkan bakteri flora normal didalam rongga mulut dan meningkatkan jumlah bakteri potensial patogen, misalnya Staphylococcus aureus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Staphylococcus spp pada swab mukosa rongga mulut pedagang angkringan yang merokok. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan teknik sampling total dengan jumlah sampel sebanyak 12 responden. Hasil penelitian bakteri Staphylococcus spp pada swab mukosa rongga mulut perokok terinfeksi Staphylococcus aureus sebanyak 12 responden (100%). Bakteri ini dapat ditemukan didalam rongga mulut perokok dikarenakan paparan asap rokok yang terus-menerus sehingga mendukung kolonisasi dan melekatnya Staphylococcus aureus pada inang serta dapat menyebabkan pertumbuhan mikoorganisme. Paparan asap rokok yang terus-menerus akan menyebabkan Staphylococcus aureus akan lebih invasif dan terus-menerus menetap didalam inang. Kesimpulan pada ini ditemukan bakteri Staphylococcus aureus sebesar 100% pada swab mukosa rongga mulut perokok
PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN KADAR TANIN TOTAL EKSTRAK ETANOL 96% DAUN WIJAYA KUSUMA (Epiphyllum oxypetalum (DC.) Haw.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI
Abstrak Latar belakang: Indonesia memiliki berbagai macam tanaman hias, salah satunya merupakan spesies kaktus. Spesies kaktus yang paling banyak dibudidayakan adalah Epiphyllum oxypetalum (DC.) Haw. atau dikenal dengan nama Wijaya Kusuma. Berdasarkan uji fitokimia, ekstrak etanol daun Wijaya Kusuma dilaporkan mengandung senyawa golongan flavonoid, fenol, tanin dan saponin.  Tujuan: Ekstrak etanol 96% daun wijaya kusuma akan ditentukan kadar fenolik total dan kadar tannin total menggunakan metode spektrofotometri. Metode: Penentuan kadar fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan asam galat sebagai pembanding. Penentuan kadar tannin total dengan metode Vanilin-HCl dan katekin sebagai pembanding. Hasil: Hasil penapisan fitokimia dan identifikasi KLT mengandung senyawa fenol dan tannin. Kadar fenolik total ekstrak etanol daun E. oxypetalum sebesar 369,7 ± 57,675mg GAE/g ekstrak, sedangkan kadar tannin total sebesar 31,56 ± 1,285 %b/b EK. Simpulan: Ekstrak etanol 96% daun Wijaya Kusuma menunjukkan hasil positif mengandung fenolik dan tannin yang ditunjukkan dengan kadar total senyawa tersebut.Kata Kunci : Fenolik, Tanin, Spektrofotometri, Epiphyllum oxypetalum     Â
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN SUPLEMEN SELAMA PANDEMI COVID- 19 PADA MAHASISWA S1 FARMASI IIK BHAKTI WIYATA
Latar belakang: Pada tanggal 11 Maret 2020 WHO mengumumkan bahwa Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi. Rendahnya imunitas pada manusia dapat mengakibatkan seseorang mudah terinfeksi virus Covid-19. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan diantaranya melalui protokol kesehatan 5M serta meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu tindakan untuk meningkatkan imunitas yaitu dengan mengonsumsi suplemen kesehatan. Masyarakat dengan pengetahuan yang memadai memiliki kecenderungan dapat memilih serta menggunakan suplemen kesehatan sesuai dengan kondisi dan manfaat bagi tubuh. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan suplemen kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi Covid-19 pada mahasiwa S1 Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kediri. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan kuesioner online. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Farmasi IIK Bhakti Wiyata yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Tingkat pengetahuan responden mayoritas tergolong cukup (58,9%) dan perilaku responden tergolong positif (56,2%). Hasil uji analisis bivariat menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) sehingga dinyatakan ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen dengan nilai koefisien korelasi 0,395. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi Covid-19 pada mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri dengan tingkat hubungan antar variabel rendah
PENGEMBANGAN SPEKTROFOTOMETER DERIVATIF DAN KEMOMETRIK MULTIVARIAT PADA SEDIAAN KOSMETIK YANG MENGANDUNG NIACINAMIDE DAN VITAMIN C PADA KOSMETIKA PENCERAH
Niacinamide dan vitamin C merupakan senyawa yang banyak ditemukan di dalam kandungan kosmetika pencerah. Dimana keduanya memiliki efek yang baik pada kulit. Penelitian ini dilakukan dengan metode spektrofotometer derivatif dan kemometrik multivariat. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah validasi metode analisis dan kadar dari senyawa niacinamide dan vitamin C masih dalam batas pengunaannya. Pada metode kemometrik digunakan model Partial Least Square (PLS) dengan 25 set kalibrasi pada raw spektra dan derivatif 1 sampai 4. Validasi metode analisis memenuhi persyaratan denan menggunakan data raw spektra, jika menggunakan data derivatif hasil tidak memenuhi persyaratan. Hasil validasi metode analisis pada parameter linieritas untuk niacinamide dan vitamin C yaitu 0,9976 dan 0,9993. Nilai LOD untuk niacinamide dan vitamin C yaitu 0,6674 dan 0,1716. Nilai LOQ niacinamide dan vitamin C yaitu 2,2247 dan 0,5720. Hasil akurasi niacinamide dan vitamin C yaitu 96,9045%-102,6530% dan 101,2216%-104,3396%, nilai presisi niacinamide dan vitamin C sebesar 0,6281%-3,8099% dan 0,2649%-2,5829%. Pada penetapan kadar, diperoleh kadar niacinamide sebesar 1,1275%-1,7441% dan kadar vitamin C sebesar 1,5075%-1,8203%. Kadar niacinamide memenuhi persyaratan penggunaannya, untuk vitamin C kurang dari batas pengguunaanya. Hal ini dikarenakan vitamin C memiliki sifat yang sensitif terhadap cahaya dan dalam larutan akan cepat teroksidasi
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI UPT PUSKESMAS JENGGAWAH
Kematian ibu di Indonesia didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, dan infeksi. Ketuban pecah dini masuk ke dalam infeksi yang menduduki urutan ke tiga penyebab kematian ibu di Indonesia. Anemia salah satu faktor predisposisi penyebab ketuban pecah dini. Risiko infeksi pada ibu dan bayi meningkat pada kejadian ketuban pecah dini sehingga dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Data di peroleh dari UPT Puskesmas Jenggawah pada tahun 2021 sebanyak 77 ibu bersalin. Tujuan: Mengetahui hubungan anemia dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di UPT Puskesmas Jenggawah Tahun 2021. MetodeDesain penelitian dengan Deskriptif Observasional, metode penelitian Analitik corelasi. Populasi 167 ibu bersalin. Sampel penelitian ini sebanyak 77 orang. Teknik pengambilan sample secara purposive sampling. Penyusunan penelitian dengan lembar observasi dan cheklist. Uji statistik menggunakan Chi-Square dan uji koefisiensi korelasi. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan P Value= 0,001. Nilai uji koefisien korelasi sebesar P = 0,20 artinya korelasi antara dua variabel tersebut bersifat positif dengan kekuatan lemah. Simpulan: Terdapat hubungan anemia dengan ketuban pecah dini pada ibu bersalin di UPT Puskesmas Jenggawah tahun 2021 dengan keeratan hubungan cukup
PENGARUH EFFERVESCENT EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas Cosmosus L.Merr) SEBAGAI DENTURE CLEANSER TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSAL TERMOPLASTIK NILON
Latar Belakang: Termoplastik nilon merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai alternatif basis gigi tiruan. Ketahanan basis gigi tiruan dapat diuji menggunakan kekuatan transversal. Gigi tiruan harus selalu dibersihkan untuk mencegah terjadinya denture stomatitis. Salah satunya dengan merendam gigi tiruan dalam larutan desinfektan. Buah nanas (Ananas Cosmosus L.Merr) dapat digunakan sebagai denture cleanser karena mempunyai efek menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian effervescent ekstrak buah nanas (Ananas Cosmosus L.Merr) sebagai denture cleanser terhadap kekuatan transversal pada termoplastik nilon. Metode: True eksperimental laboratoris dengan rancangan post test only control group design. Hasil: Data dianalisis menggunakan uji non parametrik kruskall walls didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) sehingga terdapat pengaruh pengaruh effervescent ekstrak buah nanas (Ananas Cosmosus L.Merr) sebagai denture cleanser terhadap kekuatan transversal termoplastik nilon. Kesimpulan: Effervescent ekstrak buah nanas dapat digunakan sebagai denture cleanser
Efektivitas Vaksin Cacar Monyet
Latar Belakang: Dunia kesehatan prihatin dengan timbulnya wabah Cacar Monyet, begitu juga dengan Indonesia. Pada tengah Tahun 2022 Kementrian Kesehatan Indonesia mengumumkan seorang pria terjangkit penyakit ini sehingga pemerintah mulai menggalakkan upaya penanggulangan wabah Cacar Monyet  melalui penggunaan vaksin. Tujuan: Menganalisa efektifitas vaksin Cacar Monyet sebagai usaha pencegahan penyebaran penyakit Cacar Monyet. Metode: Literature review dengan metode naratif yang mengkaji dan menganalisis hasil penelitian yang terkait dengan pemberian vaksin kaitannya dengan penyakit Cacar Monyet melalui pencarian literatur baik nasional atau international dengan menggunakan database PubMed dan Google Cendekia. Hasil: Penggunaan vaksin mampu memberikan manfaat positif pada kekebalan individu, masyarakat dan komunitas. Simpulan: Vaksin efektif sebagai salah satu cara pencegahan Cacar Monyet
UJI AKIVITAS ANTIOKSIDAN SECARASPEKTROFOTOMERI UV-VIS DENGAN METODE DPPH EKSTRAK KULIT MELINJO (Gnetum gnemon L.)
Latar belakang: Antioksidan merupakan senyawa yang berperan dalam menghambat oksidasi yang diperantarai oleh oksigen. Senyawa antioksidan ini memiliki peran yang penting dalam pertahanan tubuh terhadap penyakit. Kulit Melinjo (Gnetum gnemon L.) mengandung senyawa Alkaloid, Flavonoid, Tanin, dan Saponin yang berfungsi sebagai antioksidan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan nilai IC50 pada Kulit Melinjo (Gnetum gnemon L.) sekaligus senyaawa yang terkandung didalamnya dan dibandingkan dengan Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) sebagai pembanding terhadap aktivitas antioksidan Kulit Melinjo (Gnetum gnemon L.). Metode: Metode Penelitian ini menggunakan ekstrak Kulit Melinjo (Gnetum gnemon L.) yang akan diuji dengan metode perendaman DPPH lalu dihitung dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk mengetahui kandungan antioksidannya. Hasil: Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol Kulit Melinjo (Gnetum gnemon L.) memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dengan nilai IC50Â sebesar 36,36 mg/ml. Simpulan: Â Kesimpulan ada aktivitas antioksidan pada ekstrak Kulit Melinjo (Gnetum gnemum L.) dengan nilai IC50 sebesar 36,36 mg/ml (kuat) dibandingkan dengan ekstrak Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.). Data ini didukung dengan uji kruskal wallis diperoleh nilai signifikan 0,023 (p>0,05) dari hasil tersebut bisa diartikan data ini tidak homogen
HUBUNGAN PEMBERIAN PENGHARGAAN (REWARD) DENGAN KINERJA PERAWAT DI RAWAT INAP EKSEKUTIF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2020
Nurses are health professionals who provided services in 24 hours, that a decisive role in improved quality of care through result performance has given and reward system it could affected quality of hospital services. Purpose : seen the relationship between given reward and nurse performance at Jombang Distric Hospital. Method: quantitatif studied ; cross sectional studied design ; total sampling technique. Population and sample amounted 30 nurses. Scope of this research in executive inpatient care at Jombang Distric Hospital. Research results with 0,05 sig of Spearman’s rho are : salary p value 0,041; work condition p value 0.273; Interpersonal relationship p value 0.995 ; total extrinsic reward p value 0,054; achievement p value 0.018; self-recognition p value 0.017; the work itself p value 0.012; responsibility p value 0.114, potential development p value 0.054 ; total intrinsic reward p value 0.028. corelation of variables relate to nurses performance at Jombang Distric Hospital are requaire managerial review and evaluation. Conclusion : there is a relationship give rewards and nurse performance. Suggestions : increase the motivation of nurses by include training and simulations relate to nurses and pay attention to remuneration of nurses
ANALYSIS OF RHODAMINE B IN LIP CREAM USING COLORIMETRIC METHOD BY DIGITAL IMAGING
Background: lip cream is one type of lip color often used by women. Beside it, there are still some manufacturers add Rhodamine B to lip color, especially lip cream. This is very dangerous for the health of consumers. Therefore, it is necessary to analysis of Rhodamine B in samples red lip cream. Objective: the purpose of this research to analysis Rhodamin B contained in lip cream using colorimetric method by digital imaging. Method: the method of this research is colorimetric method by digital imaging. This method is a simple, low budget, Â easy, and fast method. Result: the standard curve Zn-thiocyanate-Rhodamine B solution of RGB components, shows the result is green component curve has a good R2 value is 0,9992 with the linear regression equation y = 0,0423x + 0,1335. Accuracy expressed as % recovery, shows good results with an average value of 100,7%. Determination of the precision value also shows good result, the RSD value obatained is 1,96%. So that, the colorimetric method by digital imaging can be used to analysis of Rhodamine B in samples. Conclusions: sample A and B positive Rhodamine B with concentrations of 0,6730 ppm and 0,0488 ppm