Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan
Not a member yet
    247 research outputs found

    HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN TINGKAT STRES DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SANTRIWATI SMA PESANTREN BINA MADANI PUTRI MAGELANG

    No full text
    Abstrak Sejarah Artikel : Submitted:2025-02-07 Accepted: Publish Online: Latar Belakang: Prestasi belajar merupakan indikator penting dalam menilai pengetahuan siswa. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 mengungkapkan bahwa prestasi belajar siswa Indonesia berada di bawah rata-rata dunia. Prestasi belajar dapat dipengaruhi oleh kualitas tidur serta tingkat stres, terutama di lingkungan pesantren, dengan rutinitas yang padat dan peraturan yang ketat. Penelitian terdahulu mengungkapkan hasil yang berbeda-beda terkait kaitan antara kualitas tidur, tingkat stres, dan prestasi belajar. Tujuan: Mengkaji hubungan kualitas tidur dan tingkat stres terhadap prestasi belajar pada Santriwati SMA Pesantren Bina Madani Putri Magelang. Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 75 santriwati yang ditentukan melalui stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner PSQI, K10, dan nilai rapor, lalu dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Tidak ada hubungan antara kualitas tidur dan prestasi belajar (p=0,727), tetapi hubungan signifikan ditemukan antara tingkat stres dan prestasi belajar (p=0,028). Simpulan: Kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan prestasi belajar, sedangkan tingkat stres terbukti memiliki hubungan yang signifikan

    LOGISTIC REGRESSION MODELLING WITH VARIABLE SELECTION AND BEST MODEL EVALUATION IN THE ANALYSIS OF VARIABLES INFLUENCING TODDLER NUTRITIONAL STATUS

    No full text
     Background: Nutritional status is one of the measures used to evaluate the adequacy of nutrition in toddlers. Many factors can affect the nutritional status of toddlers, including breastfeeding, infectious diseases, and the clean water facilities used. Considering the importance of the toddler period, high-quality analysis is needed to produce accurate outputs. One analysis that can be used to predict the role of causal factors on the resulting outcomes is ordinal logistic regression analysis, which can be obtained from logit and probit models. Objective: To determine whether a logit or probit model will be used in the analysis, simulation in its application needs to be carried out.. Method: This research uses baseline data from Pelem Village, Pare District, Kediri Regency in 2023. The selection of the best model is based on the model fitting parameter values, goodness of fit, and pseudo R square. Result : From the simulation results, it was found that the logit model produces a better model than the probit model. Furthermore, with ordinal regression analysis using the logit model, no relationship model was formed because all independent variables had p-values greater than 0.05. Conclusions:  The absence of a model indicates that there is no effect of breastfeeding, infectious diseases, and clean water facilities on the nutritional status of toddlers

    PENGARUH VIDEO DAN BOOKLET TERHADAP PPENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN PREMATUR RUPTURE OF MEMBRAN DI RUMAH SAKIT AURA SYIFA KEDIRI

    No full text
    Abstrak   Pendahuluan: Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah suatu masalah yang terjadi selama kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi, bahkan berujung pada kematian bagi ibu dan bayi. Angka kejadian KPD berkisar antara 4,4-7,6% dari seluruh kehamilan, yang terbagi menjadi 3-18% untuk kehamilan preterm dan 8-10% untuk kehamilan aterm. Pada semua jenis kehamilan, insidensinya mencapai 2% untuk preterm. Di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri, data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 101 kasusKPD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak video dan buku informasi terhadap pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Metode: Desain penelitian ini adalah Pre Experimental dengan menggunakan metode One Group Pre Test dan Post Test. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung dari September 2023 hingga Juli 2024 di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Sampel terdiri dari 38 ibu hamil pada trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar0,978. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, terdapat 17 ibu hamil yang memiliki pengetahuan cukup, 15 ibu hamil dengan pengetahuan baik, dan 6 ibu hamil dengan pengetahuan kurang.  Setelah intervensi, semua 38 wanita menunjukkan pengetahuan yang baik, dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikasi 0,001<0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh dari video dan booklet terhadap pemahaman ibu hamil tentang pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Peneliti yang akan datang disarankan untuk menggunakan metode tambahan atau metode lain, seperti poster dan leaflet, dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Video dan Booklet, Ibu Hamil         &nbsp

    IDENTIFIKASI RISIKO KECELAAAN KERJA DENGAN METODE JSA ( JOB SAFETY ANALYSIS) DI KANTIK IIK BHAKTA

    No full text
    Risiko kerja merupakan kejadian yang dapat mengakibatkan kerugian atau kecelakaan, yang bisa timbul akibat penggunaan alat kerja, proses kerja, atau hasil pembuatannya. Salah satu area kerja yang memiliki tingkat risiko tinggi adalah dapur kantin, khususnya pada lingkungan kerja dengan ruang terbatas atau sempit. Dapur, sebagai tempat untuk mengolah bahan makanan, memerlukan perhatian khusus terkait kebersihan, kesehatan, serta penggunaan peralatan masak yang aman. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menilai dan mengidentifikasi risiko adalah Job Safety Analysis (JSA),dengan Metode wawancara,obserwasi dan dokumentasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya yang ada sebelum melaksanakan pekerjaan. Data yang di peroleh dari 5 informan yang terdiri dari 3 juru masak di dapur kantin sebagai informan utama dan 2 penjaga jualan sebagai informan kunci, Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi di dapur Kantin IIK Bhakti Wiyata Kediri melalui penerapan metode JSA. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai potensi bahaya dan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk meningkatkan keselamatan kerja di dapur kantin tersebu

    UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK KULIT BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT

    No full text
    Latar belakang: Kandungan flavonoid, fenol, steroid, dan alkaloid pada kulit buah alpukat (Persea americana Mill) yang berpotensi sebagai antibakteri penyebab jerawat. Jerawat umumnya terjadi pada remaja dan muncul di wajah, bahu, dada, serta punggung atas. Penyebab utamanya adalah bakteri S. Epidermidis, S. aureus dan P. acnes. Tujuan: Untuk menentukan konsentrasi optimal ekstrak kulit alpukat sebagai antibakteri terhadap S. Epidermidis, S. aureus dan P. acnes menggunakan metode KHM dan KBM, serta melakukan uji parameter spesifik dan nonspesifik. Metode: Metode ini menentukan Konsentrasi Hambat Minimum menggunakan microplate 96-well dengan Nutrient Broth untuk S. epidermidis dan S. aureus, serta Brain Heart Infusion Broth untuk P. acnes. Campuran diinkubasi pada 37°C (aerob 24 jam untuk S. epidermidis dan S. aureus; anaerob 72 jam untuk P. acnes), lalu diamati kekeruhannya. Konsentrasi Bunuh Minimum ditentukan dari sampel KHM tidak keruh, dengan inkubasi ulang untuk melihat konsentrasi terendah yang membunuh 99,9% bakteri. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah alpukat)  dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus pada konsentrasi 25.000 ppm, terdapat aktivitas antibakteri S. epidermidis pada konsentrasi 25.000 ppm, dan pada bakteri P. acnes  aktivitas antibakteri terjadi pada konsentrasi 50.000 ppm. Simpulan: Ekstrak kulit buah alpukat memiliki aktivitas antibakteri penyebab jerawat

    TINJAUAN HUKUM TERHADAP PELAKSANAAN PROSEDUR PENGISIAN INFORMED CONSENT PADA DONOR DARAH DI PMI TAHUN 2024

    No full text
    termasuk PMI. Kelengkapan pengisian formulir informed consent donor darah di PMI kurang diperhatikan, dampaknya terjadi kesalahan tindakan, tertukarnya darah dan dapat mempengaruhi pelayanan bersama di PMI. Tujuan: Mengetahui aspek legalitas pengisian formulir informed consent . Metode: Metode campuran . Populasi 5964 formulir di bulan Agustus-Oktober Tahun 2024, sampel 98 formulir dengan Accidental sampling dan 7 petugas dengan Exhaustive sampling . Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil: Tersedia SK tentang Kebijakan Pelayanan UTD, identifikasi Donor, Darah, dan Produk Darah pada UTD, dan SOP Pengelolaan Donor, serta SOP tentang identifikasi Penerimaan Donor. Rerata pengisian lengkap yaitu 52% yang tertinggi pada pendokumentasian yang benar, rerata tidak lengkap 48% yang tertinggi pada autentikasi. Ketidaklengkapan pengisian karena terbatasnya waktu, pendonor berusia lanjut yang kesulitan, kekurangan SDM petugas pelayanan saat ramai. Simpulan: Adanya kebijakan dan SOP yang berlaku, pengisian formulir yang tidak lengkap dan benar 100% karena terbatasnya waktu, pendonor berusia lanjut yang kesulitan dalam pengisian, kurangnya SDM petugas layanan saat ramai. Saran: Mengadakan sosialisasi terkait kebijakan berupa SK, mengubah penulisan kebijakan pada SOP Identifikasi Penerimaan Donor, melakukan kroscek, menerapkan analisis kuantitatif rekam medis, pemantauan dan evaluasi berkala pengisian formulir informed consent

    ANALISIS CEMARAN BAKTERI PADA JAJANAN BAKSO IKAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON

    No full text
    Bakso menjadi salah satu jenis jajanan makanan yang dijajakan di lingkungan anak sekolah. Dalam indikator pemilihan makanan, anak-anak kurang memperhatikan tingkat keamanan dari jajanan sehingga dapat memicu terjadinya foodborne diseases. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cemaran bakteri pada jajanan bakso ikan yang dijajakan di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sirimau dengan parameter uji ALT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif pendekatan experiment laboratory. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel dari 2 penjual. Sampel jajanan bakso ikan dianalisis dengan menghitung jumlah angka lempeng total (ALT) dengan metode cawan tuang menggunakan media nutrient agar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil uji ALT koloni tertinggi pada kode sampel SB 2,1 × 108 koloni/g sedangkan hasil ALT sampel dengan kode SA 2,8 × 107koloni/g. Sehingga dapat disimpulkan kedua sampel tersebut tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan bakso ikan berdasarkan SNI 7266:2017 dengan parameter uji ALT batas maksimum bakteri yaitu 1,0 × 105 koloni/g

    DESAIN PRIMER DAN PEMURNIAN GANDA UNTUK DETEKSI PCR GEN 16S rRNA PADA ESCHERICHIA COLI

    No full text
    Latar Belakang: Deteksi dan identifikasi Escherichia coli yang akurat sangat penting dalam penelitian mikrobiologi dan diagnostik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memvalidasi primer spesifik untuk gen 16S rRNA pada Escherichia coli menggunakan NCBI Primer Blast serta mengevaluasi efektivitas pemurnian ganda. Metode: Primer Pair 2 (Forward:5’-CCTTAGGGCCTCTTGCCATC-3’,Reverse:5’-GAGCGTCAGTCTTCGTCCAG-3’) dipilih berdasarkan panjang oligonukleotida, Tm, kandungan GC, posisi target, dimer ujung 3’, dan self-complementarity. Pemurnian ganda diterapkan untuk memperoleh DNA berkualitas tinggi guna memastikan amplifikasi PCR yang optimal. Hasil: PCR menghasilkan produk 553 bp yang dikonfirmasi dengan elektroforesis gel agarosa 2%. Pseudomonas aeruginosa sebagai kontrol tidak menunjukkan amplifikasi, mengonfirmasi spesifisitas Primer Pair 2. Kesimpulan: Primer Pair 2 efektif untuk amplifikasi spesifik gen 16S rRNA Escherichia coli, sehingga direkomendasikan untuk meningkatkan spesifisitas dan akurasi deteksi dalam penelitian selanjutnya

    COST EFFECTIVENESS ANALYSIS OF THE USE OF ANTIBIOTICS CEFTRIAXONE AND LEVOFLOXACIN IN BPJS PATIENTS URINARY TRACT INFECTION (UTI) HOSPITALIZATION AT RSM AHMAD DAHLAN KEDIRI CITY YEAR 2022

    No full text
    Numerous health interventions with varying degrees of success are evaluated using cost-effectiveness analysis in pharmacoeconomic research. When bacteria and other infectious microbes make their way up the urinary canal from the urethra and multiply in the bladder, it may lead to infections in the kidneys and ureters. It is estimated that gram-negative bacteria, especially Escherichia coli, are responsible for almost 90% of UTIs. Anyone, from youth to the elderly, is susceptible to urinary tract infections, which disproportionately affect females. We want to learn more about the relative merits of ceftriaxone and levofloxacin in treating UTIs at Ahmad Dahlan Hospital by conducting this cost-effectiveness analysis. In this study, we used a descriptive technique and gathered data retrospectively. To determine the cost-effectiveness, we averaged the direct medical costs and compared the ACER and ICER values. At Ahmad Dahlan Hospital in Kediri City, the average direct medical expenditure for ceftriaxone medication for UTI patients was 3,150,180 Rp. in 2022. At the same time, the same group of patients at the same hospital had average direct medical expenditures of Rp. 2,901,338 for levofloxacin antibiotics. With an ACER value of Rp. 120,889,083, levofloxacin antibiotics are determined to be the most cost-effective.

    POTENSI EKSTRAK BENALU TEH (Scurrula oortiana Dans.) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Staphylococcus epidermidis DAN Staphylococcus aureus

    No full text
    Acne is a disease in which there is a buildup of skin oil glands which results in clogged skin pores, causing excess fat deposits. Bacteria such as Staphylococcus epidermidis and Staphylococcus aureus are the main factors in the emergence of this acne disease. The use of natural medicine can be used to test the inhibitory activity of both bacteria, one of which is tea mistletoe. The purpose of this study was to obtain the inhibitory activity of bacteria such as Staphylococcus epidermidis and Staphylococcus aureus from tea mistletoe extract using the liquid dilution method, namely MIC and MBC. The concentrations used consisted of 100000ppm, 50000 ppm, 25000ppm, 12500 ppm, 6250ppm, and 3125ppm. The MIC method is based on the turbidity or clarity of the test solution, while the MBC is based on the concentration of the extract in the media used. The results of the study showed that tea mistletoe extract has the potential to inhibit at 50,000ppm and above on both bacteria with the MIC method and kill at a concentration of 50,000ppm on S.aureus bacteria and 25,000ppm on S.epidermidis. The conclusion of this study is that tea mistletoe extract has the potential to inhibit and kill S.epidermidis and S.aureus bacteria at a concentration of 50,000ppm on the MIC and 25,000ppm on the MBC method

    0

    full texts

    247

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇