Suska Journal of Mathematics Education
Not a member yet
    95 research outputs found

    Pengembangan Modul Matematika Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Kelas VIII SMP/MTs

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan modul pembelajaran matematika berbasis model  problem based learning pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.   Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Jenis penelitian ini merupakan penelitian  pengembangan (Research and Development). Teknik pengumpulan  data  yang digunakan  berupa  tes, angket, observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, modul matematika berbasis model problem based learning dinyatakan sangat  valid dengan persentase tingkat kevalidan 91,80%. Hasil uji kepraktisan  kelompok kecil dengan jumlah responden 10 orang siswa diperoleh bahwa modul matematika  berbasis model  problem  based  learning  sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan  85,85%.

    Pengaruh Pemahaman Konsep dengan Mempertimbangkan Level Berpikir Terhadap Hasil Belajar Geometri Siswa SMP

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan besarnya pengaruh langsung maupun tidak langsung dari model rekursif antara pemahaman konsep dengan hasil belajar geometri dengan mempertimbangkan level berpikir geometri. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel sejumlah 128 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data penelitian berupa soal tes pemahaman konsep geometri, soal tes level berpikir dan soal tes hasil belajar geometri. Ketiga instrumen ini dikumpulkan menggunakan teknik tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik analisis jalur (path analisys). Hasil temuan penelitian diperoleh; (1) pengaruh langsung pemahaman konsep terhadap hasil belajar geometri sebesar 0,196, (2) pengaruh tidak langsung pemahaman konsep terhadap hasil belajar geometri dengan mempertimbangkan level berpikir sebesar 0,253, (3) pengaruh langsung level berpikir terhadap hasil belajar geometri sebesar 0,449, serta (4) pengaruh spurius level berpikir terhadap hasil belajar geometri sebesar 0,105. Berdasarkan hasil penelitian dikatakan bahwa pemahaman konsep dengan mempertimbangkan level berpikir akan memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan hasil belajar geometri

    Validitas dan Praktikalitas Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Open-ended pada Materi Sistem Persamaan Tiga Variabel

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan LKS matematika berbasis pendekatan Open-ended yang memenuhi kriteria valid dan praktis pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Dikarenakan berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 2 Tualang, ditemukan bahwa terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan saat menyelesaikan soal latihan dalam pembelajaran matematika. Hal ini disebabkan karena siswa kurang mampu memahami konsep dasar dari sistem persamaan linear tiga variabel sehingga nilai yang diperoleh siswa masih tergolong rendah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Tualang, ahli teknologi pendidikan dan ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru mata pelajaran matematika sebagai validator LKS. Objek penelitian ini adalah LKS berbasis pendekatan Open-ended  pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Instrumen pengumpulan data berupa angket validitas dan praktikalitas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif terhadap instrumen angket validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan  dinyatakan sangat valid dan sangat praktis, sehingga LKS berkualitas baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran materi sistem persamaan linear tiga variabel

    Model Missouri Mathematics Project (MMP) Bernuansa Keislaman dalam Perangkat Pembelajaran

    Full text link
    Matematika tidak cukup hanya disampaikan dengan memberikan catatan materi dan contoh saja, tetapi harus disertai dengan kegiatan berupa pemberian latihan dari materi yang telah diajarkan. Selanjutnya pembelajaran matematika diharapkan bukan hanya mengembangkan kemampuan berpikir saja, tetapi penanaman konsep keislaman haruslah menjadi fokus utama. Selain itu peningkatan pemahaman belajar siswa dapat dilakukan dengan salah satu cara yaitu tersedianya perangkat pembelajaran yang dipadukan dengan model pembelajaran yang dapat mengefektifkan penggunaan latihan – latihan dalam pembelajaran yaitu Missouri Mathematics Project (MMP). Tujuan penelitin ini dilakukan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model Missouri Mathematics Project (MMP) yang bernuasa keislaman yang teruji kelayakannya. Penelitian dilakukan pada semester ganjil 2020/2021. Penelitian dan pengembangan merupakan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan langkah – langkah pengembangan tingkatan 1 yang peneliti modifikasi menjadi dua tahapan yaitu: (1) tahap studi pendahuluan yang terdiri dari analisis kebutuhan, analisis lapangan dan studi literature; (2) tahap pengembangan yang terdiri dari perancangan produk, uji validitas produk, revisi produk. Instrumen pengumpulan data penelitian adalah lembar validasi RPP dan lembar validasi LKPD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non tes yaitu pada tahapan studi pendahuluan peneliti menggunakan teknis analisis data secara deskriptif kualitatif, sedangkan pada tahapan pengembangan peneliti menggunakan teknik analisis data berupa statistic deskriptif. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil kevalidan untuk  RPP sebesar 94,16% dengan tingkat validasi sangat valid, sedangkan kevalidan untuk LKPD sebesar  90,70 % dengan tingkat validasi sangat valid

    Eksperimen Strategi Pembelajaran GI dan TAI pada Mata Pelajaran Matematika SMP

    Full text link
    Penelitian ekperimental ini dilakukan untuk menguji efektivitas strategi pembelajaran Team Asisted Individualization (TAI) dan Group Investigation (GI) terhadap prestasi belajar matematika siswa. Eksperimen dilakukan di SMP N 2 banyudono dengan populasi seluruh siswa kelas VIII di sekolah tersebut. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh 2 kelompok sampel. Sampel pertama terdiri dari 27 siswa yang diimplementasikan strategi pembelajaran GI. Kelompok sampel kedua terdiri dari 29 siswa yang diimplementasikan strategi pembelajaran TAI. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode tes untuk mengukur prestasi belajar matematika dan dokumentasi untuk kelengkapan data yang dibutuhkan. Instrument tes diuji cobakan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mengambilan data hingga diperoleh intrumen yang valid dan reliabel. Setelah data diperoleh, dilakukanlah prasyarat uji berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Uji analisis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajran terhadap prestasi belajar matematika, yaitu siswa dengan strategi pembelajaran GI lebih baik dari pada TAI

    Persepsi Siswa Terhadap Metode Mengajar Guru Matematika Pada Era New Normal

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa MTs S Muhammadiyah Alamanda, Kabupaten Pasaman Barat mengenai metode mengajar guru pada era new normal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian adalah 55 orang siswa kelas VII MTs S Muhammadiyah Alamanda Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat. Data yang dikumpulkan menggunakan angket dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran di MTs S Muhammadiyah Alamanda di era new normal dilakukan secara tatap muka terbatas di dalam kelas (dibagi berdasarkan sift dan waktu belajar dikurangi) dan daring. Menurut siswa, guru sudah mampu mengelola kelas dengan baik, baik secara daring maupun di dalam kelas. Siswa cukup dilibatkan dalam pembelajaran, dan guru memberikan umpan balik berupa pujian. Siswa berpendapat bahwa pembelajaran yang dilaksanakan dapat mendukung tercapainya tujuan belajar dan lebih dari 50% mampu memahami materi yang disampaikan guru. Waktu belajar di dalam kelas yang terbatas cukup menyulitkan siswa, namun guru mampu mensiasatinya dengan menggunakan lembar kerja siswa dan tugas yang dikumpulkan secara daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajara di era new normal ini dapat dilakukan dengan baik, dengan catatan guru harus mampu merancang dan mendesain pembelajan inovatif dan variatif secara sistematis, serta disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan tetap menyenangkan walaupun dilakukan secara daring

    Analisis Kesalahan Konseptual, Prosedural, dan Teknis Siswa pada Materi Aritmatika Sosial

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan kemampuan matematis yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Aritmatika Sosial. Subjek penelitian yang digunakan adalah 10 siswa kelas VII pada semester genap tahun 2020/2021 sekolah pada SMP Negeri 4 Siak Hulu . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang berbentuk tes tertulis yang disusun dalam bentuk uraian sebanyak 5 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah:     1) mengoreksi hasil jawaban siswa; 2) mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjawab pertanyaan; 3) menghitung persentase kesalahan; 4) menganalisis secara deskriptif data hasil perhitungan; dan  5) membuat kesimpulan. Dari hasil analisis data kesalahan siswa, diketahui persentase kesalahan yang dilakukan siswa adalah: 1) kesalahan konsep sebesar 66,9% dengan tingkat kesalahan berada pada kriteria “Tinggi”; 2) kesalahan prosedur sebesar 11,1% dengan tingkat kesalahan berada pada kriteria “Sangat Rendah”; 3) kesalahan teknis sebesar 22,0% dengan tingkat kesalahan berada pada kriteria “Rendah”

    Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di MTs Ahliyah 1 Palembang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan  true experimental, dengan desain postest-only control. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IXA yang berjumlah 26 siswa sebagai kelompok eksperimen yang diberikan model pembelajaran berbasis masalah, dan kelas IXB sebagai kelompo kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional sebanyak 26 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Instrumen penelitian terdiri dari 4 soal tes kemampuan pemecahan maslaah matematis dalam bentuk uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan tingkat kesalahan 5 %. Hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di MTs Ahliyah 1 Palembang. Model pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi pilihan guru sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa

    Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis MOODLE terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Kelas VIII

    Full text link
    Penggunaan teknologi saat ini menjadi kebutuhan utama terutama pada dunia pendidikan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan media berbasis MOODLE memiliki berbagai dampak diantaranya akan mempengaruhi hasil belajar matematika siswa. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan signifikan antara media pembelajaran MOODLE dan media konvensional terhadap hasil belajar matematika dan untuk melihat seberapa besar pengaruh media pembelajaran berbasis MOODLE terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest only design, yaitu kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pretest) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (posttest). Sampel yang digunakan sebanyak 57 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes hasil belajar dengan instumen soal tes berbentuk pilihan berganda. Hasil perhitungan hipotesis pertama yaitu uji t didapati t hitung > t tabel (3,92 > 2,07), sehingga dapat disimpulkan hasil belajar matematika siswa setelah dibelajarkan menggunakan media pembelajaran berbasis MOODLE lebih tinggi secara signifikan daripada hasil belajar matematika siswa sebelum dibelajarkan menggunakan media pembelajaran berbasis MOODLE. Pengujian hipotesis kedua dengan menghitung koefisien biserial dan koefisien determinasi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran berbasis MOODLE terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil perhitungan koefisien korelasi biserial dan koefisien determinasi dari data diperoleh untuk koefisien korelasi sebesar 0,63 dan koefisien determinasi sebesar 67,34%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pengaruh media pembelajaran berbasis MOODLE terhadap hasil belajar matematika siswa cukup besar yaitu 67,34%

    Analisis Kemampuan Penalaran Deduktif Siswa pada Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS)

    Full text link
    Pembelajaran tentang simbol, konsep-konsep abstrak dan berbagai pola sudah dipelajari dari dulu dalam ilmu matematika. Berbagai konsep yang dipelajari dalam matematika menjadi titik ukur dalam membantu pemahaman dan perkembangan kemampuan berpikir, salah satunya yaitu kemampuan penalaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan penalaran deduktif siswa pada pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk melihat gambaran-gambaran tentang kemampuan penalaran deduktif siswa secara terstruktur, terukur, yang akurat dan kebaruan yang berhubungan dengan paparan masalah yang diteliti. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling dari total 25 orang subjek penelitan yaitu siswa SMP kelas VIII yang dibagi menjadi tiga kategori dan dipilih satu orang setiap kategori untuk dianalisis. Tes kemampuan penalaran deduktif dan wawancara dengan subjek penelitian menjadi teknik yang dipilih dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik triangulasi sumber yaitu menyesuaikan data hasil tes dengan data yang diperoleh dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan penalaran deduktif siswa pada pembelajaran CPS dibedakan pada tiga tingkatan yaitu 16% siswa pada tingkat penalaran tinggi dengan pencapaian maksimal pada semua indikator kemampuan penlaran deduktif, 52% siswa pada tingkat penalaran sedang dengan pencapaian pada empat indikator krmampuan penalaran deduktif, dan 32% siswa pada tingkat penalaran rendah dengan pencapaian dua indikator kemampuan penalaran deduktif

    90

    full texts

    95

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Suska Journal of Mathematics Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇