Suska Journal of Mathematics Education
Not a member yet
    95 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII MTSN KOTA PADANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII MTsN Kota Padang. Jenis Penelitian ini adalah  quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN kota Padang yang berakreditasi B dan nilai rata-rata UN matematika 2012/2013 yang berkualifikasi B serta selain kelas unggul. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah ramdom sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 MTsN Kota Tangah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.7 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes yang terdiri dari tes kemampuan awal untuk melihat kemampuan awal siswa dan tes akhir untuk melihat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Investigasi Kelompok  lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Kedua, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berkemampuan awal tinggi, sedang dan rendah yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok  lebih baik daripada siswa  yang diajar dengan pembelajaran konvensional

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIMENSI TIGA MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DI KELAS VIII MTS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajarDimensi Tiga yang berupa RPP dan LKS dengan menggunakan pendekatanopen-ended yang valid, praktis dan mempunyai efek potensial terhadapkemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah tentang Dimensi Tiga.Penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu pleminary dan formativeevaluation. Pada tahap pleminary dilakukan analisis materi dan bahan ajaryang sesuai dengan prinsip dan karakteristik open-ended sehinggadihasilkan desain bahan ajar atau prototipe. Pada tahap formativeevaluation dilakukan expertreview,one-to-one, dan small group untukmemperoleh bahan ajar yang valid dan praktis. Selanjutnya untuk melihatefek potensial bahan ajar yang telah dikembangkan, maka dilakukan fieldtest di kelas VIII MTs Nurul Hidayah Sungai Salak, terdiri dari 25 siswa.Berdasarkan hasil analisis jawaban siswa diketahui bahwa rata-rata dari 80% yang termasuk dalam kategori baik atau di atas KKM. Hasil analisisobservasi aktivitas siswa berdasarkan indikator open-ended sebesar 82,50%, dikategorikan baik. Hal tersebut mengidentifikasi bahwa bahan ajarDimensi Tiga menggunakan pendekatan open-ended yang telahdikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif

    MENGENALKAN MATEMATIKA TERINTEGRASI ISLAM KEPADA ANAK SEJAK DINI

    Full text link
    Matematika perlu diperkenalkan dan diajarkan kepada anak sejak dini. Matematika sebaiknya diperkenalkan dan diajarkan kepada anak dengan cara-cara yang menarik dan dengan memadukan dan menyelaraskan materi matematika dengan nilai keislaman. Memadukan matematika dengan nilai keislaman akan terbentuk bangsa yang tangguh, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang semuanya dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam pembelajaran matematika sangat penting untuk membentuk pribadi yang berkualitas. Jika dapat mengintegrasikan Islam dari setiap konsep matematika tentunya akan lebih mudah mengembangkannya dalam setiap proses pembelajaran. Banyak cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengajarkan matematika terintegrasi Islam kepada anak. Hal yang terpenting adalah setiap pembelajaran hendaknya memberi manfaat kepada anak

    MENGUNGKAP SENI BERMATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN

    Full text link
    Matematika merupakan salah satu pelajaran wajib yang diajarkan disekolah. Matematika sekolah diberikan bertujuan untuk membantu siswa mempersiapkan diri agar sanggup menghadapi perubahan keadaan di dalam kehidupan dan di dunia yang selalu berkembang, melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran secara logis, rasional dan kritis. Matematika sekolah di ajarkan juga bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat menggunakan matematika dan pola pikir matematika dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mempelajari ilmu pengetahuan. Tujuan pendidikan matematika di sekolah lebih ditekankan pada penataan nalar, dasar pembentuk sikap, serta keterampilan dalam penerapan matematika. Untuk tercapainya tujuan tersebut, matematika itu dibutuhkan berbagai pendekatan  dengan memasukkan unsur seni dalam pembelajaran. Tujuan penulisan makalah ini adalah agar pembelajaran matematika dapat menggunakan pendekatan unsur seni. Matematika itu adalah seni. Di dalam seni terlihat unsur-unsur keindahan, keteraturan dan keterurutan. Begitu pula dalam matematika yang memiliki unsur-unsur keteraturan, keterurutan dan ketetapan/konsisten. Pembelajaran matematika dengan memasukan unsur seni dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengungkap matematika indah, bercerita matematika, teka-teki matematika, permainan matematika. Unsur seni dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan minat anak terhadap pelajaran matematika

    MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN METAKOGNITIF BERBASIS SOFT SKILL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemandirian belajar mahasiswaterhadap pembelajaran open-ended secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP se-Kota Tanjung Balai Tahun Ajaran 2011/2012, dengan menggunakan dua kelas yang telah ditentukan. Kelaseksperimen mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan metakognitif berbasis soft skill, sedangkan kelas kontrol mendapatkan pembelajaran konvensional. Kelas eksperimen terdiri dari 40 siswa, sedangkan kelas kontrol terdiri dari 40 siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar tes tertulis, bahan ajar, angket kemandirian belajar siswa dan format observasi. Pengumpulan data dilakukan dengan angket awal dan akhir untuk melihat kemandirian belajar sisiwa terhadap pembelajaran. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil pengolahan dan anlasis data menggunakan uji Mann Withney dengan bantuan program Microsoft Excel dan program SPSS 16. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Kemandirian belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan metakognitif berbasis soft skill berbeda secara signifikan jika dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; (2) Kemandirian beajar sisiwa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan metakognitif berbasis soft skill dengan KKM kelompok tinggi dan rendah, kelompok sedang dan rendah tidak terdapat perbedaan secara signifikan

    90

    full texts

    95

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Suska Journal of Mathematics Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇