Suska Journal of Mathematics Education
Not a member yet
    95 research outputs found

    Augmented Reality as a Bridge between Culture and Technology in Mathematics Education: A Meta-Analysis

    Full text link
    The rapid development of Augmented Reality (AR) in education has created new possibilities for connecting cultural heritage with technological innovation, particularly through an ethnomathematics approach to mathematics learning. This study provides novelty by offering a comprehensive meta-analysis investigating how sample size and subject matter moderate the effectiveness of AR-based ethnomathematics in improving mathematics education outcomes. Fifteen relevant empirical studies published between 2015 and 2025 were systematically identified through leading academic databases, and effect sizes were synthesized using a random-effects model. A rigorous coding process and statistical analysis were used to ensure the reliability and validity of the findings. The results indicate that AR significantly improves students' mathematical abilities, with variations depending on the subject matter. Furthermore, subject matter was found to be an important moderating variable, influencing the extent to which AR supports the integration of cultural and technological dimensions in mathematics education. These findings recommend that future research consider pedagogical design, cultural context, and technological adaptability when implementing AR-based ethnomathematics to optimize learning outcomes

    Evolusi, Tren dan Arah Penelitian tentang Model Deep Learning: Analisis Bibliometrik

    Full text link
    Keadaan literatur yang berkembang saat ini menyajikan bahwa proses pembelajaran berkualitas tinggi didasarkan pada model pembelajaran mendalam (Deep Learning Model/DLM). Meskipun DLM telah diterapkan secara luas, hanya sedikit penelitian yang menyoroti evolusi atau lintasan pertumbuhan, tren, dan juga arah penelitian di masa depan. Penelitian ini mengidentifikasi penelitian tentang DLM yang dapat memberikan perspektif global tentang pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Tujuan tersebut dicapai dengan menganalisis 308 artikel jurnal dan prosiding dari tahun 2013 hingga 2025 menggunakan basis data Google Scholar dan Scopus. Pencarian data menggunakan aplikasi Publish or Perish (POP), dan program penampil VOS membantu dalam menganalisis hubungan antar tema. Penelitian ini membahas dua masalah: (i) meninjau lintasan pertumbuhan studi terkait DLM; dan (ii) menentukan pemetaan antartema untuk mengidentifikasi kesenjangan dan topik yang paling penting. Hasil analisis menunjukkan bahwa lintasan studi tampak cair dan dimediasi oleh dampak pembatasan sosial karena Covid-19. Topik utama dan kesenjangan penelitian dibahas. Beberapa implikasi disajikan sebagai informasi yang bermanfaat bagi para ilmuwan dan pemangku kepentingan

    Systematic Literature Review: The Relationship between Self-Efficacy and Students' Critical Thinking Skills

    Full text link
    This study uses a Systematic Literature Review (SLR) technique with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) methodology through Google Scholar and Web of Scientific Journals Publish or Perish to investigate the relationship between students' critical thinking skills and self-efficacy through a review of 24 publications published between 2018 and 2025 in various journals. Based on the analysis findings, research on critical thinking skills and self-efficacy has been conducted extensively at different levels of education, with the majority (73%) performed in junior high schools. Furthermore, 62% of quantitative research is often used, and this research predominantly develops critical thinking skills. This dominance indicates that self-efficacy is generally considered a supporting variable rather than the primary focus of the topic, thereby opening opportunities for future research on broader subjects and methods.

    ICARE: Development of Mathematics Student Worksheets on Sequences and Series Material

    Full text link
    This study aims to develop and produce learning media, using ICARE-based Student Worksheets (LKS) on sequence and series material, that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness. This type of research is development research with the ADDIE model. The subjects of this study were grade XI students, educational technology experts, and learning material experts. The object of the study was Learning Media using ICARE-based Student Worksheets on sequence and series material. Data collection techniques used questionnaires and test techniques. The research instruments were validation sheets for research technology experts, validation sheets for learning materials, student response questionnaires, and post-test questions. The types of data were quantitative and qualitative. The data were analyzed using both qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that the Learning Media, using ICARE-based Student Worksheets on Sequence and Series Material, developed, is classified as very valid and very practical for small, limited groups. The results of the effectiveness test showed that the learning media using ICARE-based Student Worksheets on sequence and series material are effective. In addition, the average value of the experimental class is higher than the average value of the control class

    Development of Test Instruments for Mathematical Problem-Solving Ability in Algebra Content

    Full text link
    Mathematical problem-solving ability (MPSA) is an important competence that supports the development of higher-order thinking skills. However, research shows that students’ MPSA remains low, partly due to the lack of valid and reliable test instruments. This study aims to develop a MPSA test instrument in the form of essay questions on the content of algebraic forms, equations, and linear inequalities in one variable for seventh-grade students at SMP Negeri 13 Pekanbaru. The method used is development research with the Tessmer model, covering the preliminary and formative evaluation stages. The preliminary results indicate that mathematics learning in schools remains dominated by routine, result-oriented questions, while MPSA practice remains limited. Curriculum analysis indicates that the content of phase D algebra requires solving contextual problems, so the instrument was designed to measure the ability to understand problems, plan strategies, solve them, and interpret answers. The design phase produced Prototype I, consisting of 16 essay questions based on MPSA indicators and everyday contexts. Formative evaluation included self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, and field tests. Self-evaluation and expert review showed that the instrument was highly valid (average score: 86.20%), with revisions to language, wording, illustrations, and instructions. One-to-one and small group tests produced Prototype II, which was then refined into Prototype III. Field testing with 37 students showed that 15 of 16 items were valid and reliable (coefficient 0.91 for package I; 0.85 for package II) and had good difficulty and discrimination levels, while one item was removed. Thus, the developed instrument is valid, reliable, and feasible for measuring students’ mathematical problem-solving ability

    Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis PMRI Menggunakan Konteks Motif Songket Palembang pada Materi Pencerminan untuk Mengukur Kemampuan Penalaran Matematis Siswa

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan mengintegrasikan motif Songket Palembang pada materi pencerminan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas IX SMP Islam Az-Zahrah 2 Palembang. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan LKPD memenuhi kriteria sangat valid dengan skor aspek materi 90,9%, media 100%, dan bahasa 93,3%. Uji kepraktisan menunjukkan respon positif sebesar 96,7% pada tahap uji coba terbatas dan mencapai 100% pada tahap implementasi penuh. Pengukuran efektivitas LKPD menunjukkan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan capaian tertinggi pada indikator mengajukan dugaan (94,23%), disusul oleh menyajikan pernyataan matematis (88,46%), dan perhitungan prosedural (80,77%). Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi konteks budaya lokal, seperti motif Songket Palembang, efektif mendukung pembelajaran kontekstual dan bermakna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal yang mendukung pembelajaran matematika kontekstual serta meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi geometri transformasi

    Desain Website Etnomatematika Berbasis Kemampuan Literasi Matematis

    Full text link
    Tantangan peserta didik di abad 21 jauh lebih berat karena peserta didik di tuntut menguasai kecakapan literasi, kompetensi global, karakter, serta jati diri sebagai bagian dari suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website etnomatematika berbasis kemampuan literasi matematis peserta didik berdasarkan kriteria kevalidan dan kepraktisan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan tiga tahap dari model 4D, yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Subjek penelitian terdiri dari 24 peserta didik kelas VIII di SMP IT Wahdatul Ummah. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi untuk penilaian ahli, dan angket respon untuk penilaian respon peserta didik dan pendidik. Teknik analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website yang telah dikembangkan dinyatakan layak digunakan berdasarkan uji validitas dan uji kepraktisan. Berdasarkan penilaian validator ahli media diperoleh skor rata-rata 86,66 dengan kategori sangat valid, dan validasi ahli materi 89,74 dengan kategori sangat valid. Selanjutnya, berdasarkan uji kepraktisan produk diperoleh skor rata-rata 79 berkategori praktis. Sehingga, website etnomatematika dinyatakan layak berdasarkan kriteria valid dan praktis

    Systematic Literatur Review: Integrasi Computational Thinking dalam Pembelajaran Matematika di Era Society 5.0

    Full text link
    Era society 5.0 adalah era lanjutan yang fokus kepada masyarakat supaya memiliki kualitas hidup yang baik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Computational thinking merupakan salah satu aspek yang diperlukan dalam era society 5.0. Tujuan penelitian ini adalah untuk merangkum hasil penelitian-penelitian yang membahas tentang pembelajaran matematika yang dapat memfasilitasi computational thinking. Metode SLR (Systematic Literature Review) merupakan metode yang digunakan dengan memanfaatkan website ERIC dan aplikasi Publish or Perish 8 dengan existing search Google Scholar, Semantic Scholar dan Scopus. Pencarian tersebut menghasilkan 21 artikel yang terkumpul, sebagian besar berasal dari jurnal yang sudah terindeks internasional dan nasional serta prosiding internasional dan nasional dalam rentang tahun 2019–2023. Pada tahun 2021 dan 2023 terjadi peningkatan signifikan dalam pembelajaran matematika yang mengintegrasikan computational thinking. Pembelajaran matematika dengan computational thinking  banyak diterapkan pada tingkat sekolah dasar. Integrasi computational thinking dalam pembelajaran matematika dilakukan dengan berbagai pendekatan, seperti (1) pemanfaatan aplikasi Scratch dengan memanfaatkan berbagai materi matematika, (2) penggunaan game yang menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan, (3) penerapan scaffolding yang mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi, dan (4) program Bebras yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia

    Validity and Practicality of Guided Discovery based E-Module in Facilitating Student Mathematical Creative Thinking Ability at Junior High School

    Full text link
    This research aimed to develop a guided discovery-based e-module to facilitate students' mathematical creative thinking abilities at Junior High School/ Islamic Junior High School.  It was Research and Development with the ADDIE model, consisting of 5 development steps: analysis, design, development, implementation, and evaluation.  The subjects of this research were 22 eighth-grade students at the Private Junior High School of YPPI Perawang. Validity and practicality questionnaires were used to collect data. Validity data were collected from expert validators, and practicality data were collected through questionnaires distributed to students. The research findings showed that the validity score was 90% (very valid) and the practicality score was 86% (convenient).  Based on the findings, the Guided Discovery-based e-module was found to be valid and practical in facilitating students' mathematical creative thinking at Junior High School/ Islamic Junior High School

    Self Efficacy Siswa: 7 Indikator Keyakinan Diri dan Tantangan dalam Pembelajaran Matematika SMP

    Full text link
    Tingkat self efficacy siswa dapat mempengaruhi cara mereka menyelesaikan tugas, mengatasi tantangan, dan berpartisipasi dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self efficacy siswa kelas VIII di salah satu SMP yang berada di Cirebon dalam pembelajaran matematika. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan sebanyak 32 siswa dari populasi keseluruhan siswa kelas VIII. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah angket self efficacy sebanyak 20 pernyataan yang mencakup tujuh indikator self efficacy diantarnya; kemampuan mengatasi masalah, keyakinan akan keberhasilan diri, keberanian menghadapi tantangan, keberanian mengambil resiko, kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri, kemampuan berinteraksi dengan orang lain, dan ketangguhan atau tidak mudah menyerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self efficacy siswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi. Secara khusus, siswa menunjukkan indikator self efficacy sangat tinggi dalam hal keyakinan akan keberhasilan. Siswa juga memiliki self efficacy yang tinggi dalam mengtasi masalah, keberanian mengambil resiko serta kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa SMP Kelas VII memiliki keyakinan diri yang kuat akan keberhasilannya ditunjukkan dengan siswa mengetahui kekuatan dan kelemahannya serta mampu mengambil resiko. Hasil penelitian ini dapat membantu pendidik dan peneliti lainnya dalam mengembangkan desain pembelajaran yang mendukung self efficacy siswa yang sudah baik

    90

    full texts

    95

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Suska Journal of Mathematics Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇