IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Not a member yet
14739 research outputs found
Sort by
Pengaruh Profitabilitas, Beban Pajak Tangguhan, Dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Riil Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, beban pajak
tangguhan, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba riil pada perusahaan
manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel untuk menguji hubungan
antara variabel-variabel tersebut dengan manajemen laba riil. Data yang digunakan
merupakan data sekunder mencakup laporan keuangan tahunan perusahaan yang
dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipilih sebagai sampel. Jumlah
populasi dalam penelitian ini adalah 26 perusahaan manufaktur sub sektor makanan
dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023
dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang diambil dengan teknik purposive
sampling. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 26 dan
memperoleh hasil bahwa secara parsial profitabilitas berpengaruh negatif signifikan
terhadap manajemen laba riil, sementara beban pajak tangguhan tidak berpengaruh
positif signifikan terhadap manajemen laba riil, dan perencanaan pajak berpengaruh
positif terhadap manajemen laba riil
Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (Dpmd) Kabupaten Cirebon
Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya
manusia yang dimilikinya. Pengelolaan SDM secara optimal menjadi faktor kunci
dalam mencapai tujuan organisasi, terlebih di tengah persaingan yang semakin
kompetitif. Sumber daya manusia dipandang sebagai aset utama yang berperan penting
dalam mendorong kemajuan lembaga. Namun demikian, berbagai tantangan juga dapat
muncul, sehingga manajemen pegawai menjadi aspek yang krusial untuk diperhatikan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan motivasi
kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan
Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda
melalui software SPSS for Windows 23. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
pegawai DPMD Kabupaten Cirebon sebanyak 30 orang, dengan teknik pengumpulan
data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Work-life balance
berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja; (2) Motivasi kerja berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kepuasan kerja; dan (3) Secara simultan, work-life balance dan
motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai DPMD
Kabupaten Cirebon
Pengelolaan wakaf produktif perspektif undang-undang Nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf (studi kasus di masjid al ikhlas desa jadimulya kecamatan gunungjati Kabupaten cirebon)
Wakaf produktif, yaitu wakaf harta yang digunakan untuk kepentingan produksi,
baik dibidang pertanian, perindustrian, perdagangan dan jasa yang manfaatnya bukan
pada benda secara langsung, tetapi dari keuntungan bersih hasil pengembangan wakaf
yang diberikan kepada orang-orang yang berhak sesuai dengan tujuan wakaf. Di sini,
wakaf produktif diolah untuk dapat menghasilkan barang atau jasa kemudian dijual dan
hasilnya dipergunakan sesuai dengan tujuan wakaf.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan wakaf produktif di
masjid desa jadimulya kecamatan gunungjati kabupaten cirebon perspektif undang�undang nomor 41 tahun 2004. Dengan rumusan masalah yaitu: (1) Aset wakaf yang
dikelola oleh di masjid Al Ikhlas. (2) praktik pengelolaan wakaf produktif di masjid Al
Ikhlas desa Jadimulya Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon. (3) praktik
pengelolaan wakaf produktif di masjid Al Ikhlas desa Jadimulya Kecamatan
Gunungjati Kabupaten Cirebon dalam tinjauan Undang-undang nomor 41 tahun 2004
tentang wakaf. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field
research) yang mempelajari fenomena dalam lingkungan yang alamiah, dengan fokus
pada pengelolaan wakaf produktif di masjid Al-ikhlas tersebut. Data dikumpulkan
melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan informan yang relevan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, Wakaf produktif adalah harta
benda atau pokok tetap yang diwakafkan untuk dipergunakan dalam kegiatan produksi
dan hasilnya di salurkan sesuai dengan tujuan wakaf. Seperti wakaf tanah untuk
digunakan bercocok tanam, mata air untuk dijual airnya dan lain-lain. Kedua, Dalam
praktik pengelolaan wakaf produktif di Masjid Al-Ikhlas dalam mengelola wakaf tanah
sawah dengan cara disewakan dan dalam penentuan penyewaannya menggunakan cara
sewa pertahun. Ketiga, dalam perspektif UU nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf,
praktik pengelolaan wakaf dalam hal administrasi, mengelola dan mengembangkan,
sudah sesuai dengan UU no 41 tahun 2004 tentang wakaf. Adapun dalam hal pelaporan
pelaksanaan belum sesuai dengan undang undang no 41 tahun 2004 dikarenakan
kurangnya pemahaman mengenai jalur atau prosedur yang tepat untuk melaksanakan
pelaporan, serta kesibukan pribadi yang dialami oleh anggota pengurus
Pengaruh Keamanan Sistem Informasi Akuntansi, Kualitas Layanan Dan Kenyamanan Terhadap Kepuasan Nasabah Pengguna Layanan Mobile Banking Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Uin Siber Syekh Nurjati Cirebon
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keamanan sistem
informasi akuntansi, kualitas layanan, dan kenyamanan terhadap kepuasan nasabah
pengguna layanan mobile banking pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon secara parsial dan simultan. Mobile
banking merupakan layanan perbankan berbasis teknologi yang memungkinkan
nasabah melakukan berbagai transaksi keuangan, seperti transfer dana, pembayaran
tagihan, dan pengecekan saldo, melalui perangkat seluler secara real-time.
Kemudahan akses dan fleksibilitas layanan ini menjadikannya semakin populer
terutama di kalangan mahasiswa khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Analisis yang
digunakan yaitu analisis regresi linear berganda menggunakan bantuan software
Eviews 12 SV. Populasi pada penelitian ini yaitu 2.710 mahasiswa FEBI. Data
dikumpulkan melalui kuesioner dalam bentuk gform yang disebarkan kepada 97
responden yang dihitung menggunakan rumus slovin pada mahasiswa FEBI UIN
Siber Syekh Nurjati Cirebon yang menggunakan layanan mobile banking.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) keamanan sistem informasi akuntansi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah pengguna layanan
mobile banking, 2) kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan nasabah pengguna layanan mobile banking, 3) Kenyamanan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap variabel Kepuasan nasabah pengguna layanan
mobile banking, 4) Berdasarkan uji simultan (uji f) keamanan sistem informasi
akuntansi, kualitas layanan dan kenyamanan berpengaruh secara simultan
(bersamaan) terhadap kepuasan nasabah pengguna layanan mobile banking
Kedudukan saksi anak kandung Pada perkara kekerasan dalam rumah tangga (studi kasus Putusan pengadilan agama sumber nomor: 6015/pdt.g/2020/pa.sbr.)
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan permasalahan sosial
yang kompleks dan serius, memberikan dampak psikologis, fisik, dan sosial yang
mendalam bagi seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak. Anak-anak yang
tumbuh dalam lingkungan yang penuh kekerasan seringkali menjadi saksi bisu dari
peristiwa traumatis tersebut. Penelitian ini berfokus pada menggali lebih dalam
mengenai kedudukan saksi anak kandung dalam perkara KDRT, dengan mengambil
Putusan Pengadilan Agama Sumber Nomor 6015/Pdt.G/2020/PA.Sbr. sebagai studi
kasus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekuatan pembuktian dari
kesaksian anak kandung serta pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara
yang melibatkan anak sebagai saksi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif dengan metode yuridis normatif. Peneliti melakukan
wawancara dan studi dokumen untuk mengumpulkan data. hakim, panitra, dan
saksi penggugat yang terlibat langsung dalam proses peradilan. Data yang diperoleh
kemudian dianalisis secara deskriptif analitis, sehingga dapat memberikan
gambaran yang komprehensif mengenai proses pemeriksaan dan putusan dalam
perkara KDRT.
Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran kesaksian anak
kandung dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pengalaman
seorang anak yang sejak usia 10 tahun secara berulang menyaksikan kekerasan
dalam rumah tangga hingga usia 22 tahun. Terdapat dalam Pasal 145 HIR/RIB dan
diperkuat dalam pasal 147 HIR/RIB, menyatakan bahwa Saksi yang tidak dapat
didengar, jika saksi diperbolehkan atau dapat didengarkan keterangannya maka
wajib disumpah terlebih dahulu. Ditemukan bahwa kesaksian anak dapat menjadi
bukti yang kuat dalam mengungkap kebenaran, asalkan memenuhi persyaratan
hukum yang berlaku. Selain memenuhi syarat formil seperti usia dan kapasitas
untuk memberikan kesaksian mengacu pada kemampuan seseorang untuk
memahami pertanyaan, mengingat peristiwa, dan menyampaikan informasi secara
akurat dan jujur di hadapan pengadilan, kesaksian anak juga harus memenuhi syarat
substansial, yaitu relevan dan jelas. Relevansi berarti kesaksian tersebut harus
memiliki kaitan langsung dengan peristiwa kekerasan yang terjadi dan dapat
membantu mengungkap kebenaran. Sementara itu, kesaksian yang jelas menuntut
anak mampu menyampaikan informasi dengan cara yang mudah dipahami,
konsisten, dan tidak ambigu
Penentuan batas usia perkawinan Dalam hukum keluarga islam di indonesia (perspektif siyasah syar'iyyah imam al-mawardi)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan batas usia perkawinan di
Indonesia melalui Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 yang menaikkan usia
minimal menjadi 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan menjadi penting, tanpa
pemberlakuan batas usia perkawinan akan menimbulkan banyak dampak negatif
bagi masyarakat, dan dengan dibuatnya perubahan undang-undang no 1 tahun 1974
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bagi masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji kebijakan tersebut melalui perspektif siyasah syar’iyyah
menurut Imam Al-Mawardi, dan dampak yang mungkin terjadi dari pemberlakuan
Batas Usia Perkawinan Di Indonesia.
Permasalahan utama dalam penelitian adalah bagaimana pandangan siyasah
syar’iyyah Imam Al-Mawardi terhadap batas usia perkawinan dan bagaimana
dampak Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 terhadap perlindungan anak dan
hak perempuan bagi masyarakat Indonesia. Adapun metode yang digunakan
meliput pada metode penelitian kualitatif (Normatif-Yuridis) dengan menggunakan
pendekatan Undang-Undang (statute approach).
Penelitian menunjukkan hasil bahwa menurut Imam al-Mawardi, negara
memiliki otoritas untuk menetapkan segala kebijakan demi kemaslahatan rakyat,
termasuk dalam hal pembatasan usia perkawinan. Kebijakan yang sejalan dengan
prinsip-prinsip maqashid syariah, khususnya dalam menjaga keturunan, akal, dan
menjaga kehormatan, serta memberikan perlindungan hukum yang lebih baik bagi
anak-anak dan perempuan.
Penelitian ini menyarankan agar pemerintah merumuskan kembali
kebijakan batas usia perkawinan berdasar konsep bulugh yang lebih komprehensif,
dan terus memperkuat implementasi kebijakan melalui edukasi, pengawasan, dan
kerja sama lintas sektor, agar perlindungan terhadap anak-anak dan perempuan
dapat berjalan maksimal sesuai dengan nilai-nilai syariat
Analisis ketaatan hukum masyarakat terhadap batas Usia pernikahan (studi kasus anak muda yang mengikuti karang taruna desa tuk karang Suwung kecamatan lemahabang kabupaten cirebon)
Fenomena pernikahan di bawah umur masih terjadi di Desa Tuk Karang
Suwung, di mana banyak pasangan yang menikah sebelum mencapai batas usia
pernikahan yang ditetapkan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak
negatif, terutama dalam hal pola asuh dan pendidikan anak. Beberapa masalah yang
mungkin muncul antara lain ketidaksiapan secara ekonomi, kurangnya kematangan
mental, keterbatasan dalam mengelola rumah tangga dan membina keluarga.
Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah: pertama, bagaimana
Perkawinan dibawah Umur dalam tinjauan hukum islam dan hukum positif? Kedua,
bagaimana praktik Perkawinan dibawah Umur? Ketiga, bagaiamana analisa
ketaatan hukum masyarakat terhadap batas usia pernikahan? Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui: Pertama, tinjauan hukum islam dan hukum positif.
Kedua, praktik Perkawinan dibawah Umur serta dampak positif maupun negatif
dan analisis ketaatan hukum masyarakat tersebut. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap
Masyarakat di Desa Tuk Karang Suwung Kecamatan Lemahabang Kabupaten
Cirebon.
Hasil penelitian menunjukan pertama dalam hukum Islam, kesiapan
menikah pada pandangan Ulama kontemporer menekankan pentingnya melindungi
hak anak, sehingga mendukung batas usia yang lebih tinggi. Sedangkam perspektif
hukum positif di indonesia dalam revisi UU Perkawinan Tahun 2019 mencerminkan
komitmen Indonesia terhadap hak anak dan kesetaraan gender; Kedua praktik
Perkawinan dibawah Umur di Desa Tuk Karang Suwung, banyak terjadi sehingga
masyarakat berupaya menghindari pergaulan bebas dengan menjadikan
pembelajaran tanggung jawab dalam berumah tangga; Ketiga analisis konflik ini
menemukan salah satunya pernikahan dibawah 19 tahun yang dianggap "sah"
secara adat/agama tetapi ilegal menurut negara
DAMPAK PELAKSANAAN BIMBINGAN MANASIK UMRAH TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS IBADAH JAMAAH PT NIZAR AMANAH WISATA TOUR
Travel umrah merupakan perushaan yang bergerak dibidang jasa. Kegiatan
umrah mempunyai sisi yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan bimbingan
manasik yang mana merupakan wadah untuk mengenalkan ibadah umrah lebih
dekat dan teratur. Bimbingan manasik umrah adalah bentuk pelayanan dan
pembinaan yang sangat penting untuj para calon jamaah umrah yang bertujuan
untuk memberikan bekal serta pengetahuan jamaah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan bimbingan
manasik umrah terhadap peningkatan kualitas ibadah jamaah di PT Nizar Amanah
Wisata Tour. Pelaksanaan bimbingan manasik merupakan tahapan penting dalam
pembekalan calon jamaah untuk memahami tata cara ibadah haji dan umrah secara
benar sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaksanaan bimbingan
serta kualitas ibadah jamaah sebelum dan sesudah mengikuti bimbingan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan manasik umrah yang
dilaksanakan oleh PT Nizar Amanah Wisata Tour secara sistematis dan praktis
mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan jamaah dalam menjalankan
ibadah. Evaluasi berdasarkan model Kirkpatrick menunjukkan peningkatan
signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku ibadah jamaah. Faktor
pendukung keberhasilan bimbingan meliputi kompetensi pembimbing, metode
pembelajaran yang variatif, serta dukungan fasilitas. Adapun kendala utama yang
dihadapi adalah keterbatasan waktu dan heterogenitas latar belakang pendidikan
jamaah
PENGARUH DISHARMONISASI KELUARGA TERHADAP PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA KELAS X DI MAN 1 KOTA CIREBON
Keluarga merupakan unit sosial yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan
kesejahteraan individu, terutama selama masa remaja. Keharmonisan keluarga merupakan suatu
hal yang mendasari dalam perkembangan anak, terkhusus dalam hal penyesuaian dirinya. Jika
keluarga mengalami disharmonis, maka tingkat penyesuaian diri anak akan terpengaruhi. Pada
kondisi anak yang merupakan seorang siswa di sekolah sangat memerlukan dukungan dan
keadaan keluarga yang menjamin kesehatan mentalnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi. Hasil yang didapatkan adalah
siswa kelas X di MAN 1 Kota Cirebon memiliki tingkat disharmonisasi keluarga rendah dengan
presentase 44,9%, hal ini menunjukkan bahwa siswa kelas X telah memiliki sebagian dimensi
disharmonisasi keluarga yang belum cukup baik. Dan pada siswa kelas X di MAN 1 Kota Cirebon
memiliki tingkat penyesuaian diri dalam kategori sedang dengan tingkat ketercapaian 47,6%.
Terkait hal tersebut dapat disimpulkan tingkat penyesuaian diri siswa kelas X di MAN 1 Kota
Cirebon berada di kategorisedang yang menunjukan sebagaian besarsiswa memiliki penyesuaian
diri yang cukup baik. Dengan hal ini, disharmonisasi keluarga sangat berperan penting pada
penyesuaian diri siswa, karena disharmonisasi keluarga merupakan salah satu faktor yang
berpengaruh dengan penyesuaian diri siswa, karena siswa yang mampu menjalani peran dalam
keluarga dengan baik dan benar akan berpengaruh pada tujuan yang realistik sesuai dengan
kemampuannya dan mengenali konsekuensi dan hubungan interpersonal yang baik berkaitan
dengan hakekat individu
EFEKTIVITAS METODE HYPNOTEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA REMAJA BLOK AMPERA DESA CILEDUG TENGAH KECAMATAN CILEDUG KABUPATEN CIREBON
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh, remaja kerap merasa bosan saat megikuti
pelajaran sehingga remaja kurang termotivasi dalam belajar. Berdasarkan
pengamatan, faktor penyebabnya meliputi seringnya membuang waktu untuk
bermaian game online hingga larut malam, ketidaksukaan remaja terhadap cara
mengajar guru tertentu, metode pembelajaran tradisional yang kurang menarik,
guru yang terlalu cepat menjelaskan materi membuat sulit memahami materi yang
disampaikan. Kondisi ini menyebabkan remaja menjadi pasif dalam belajar. Untuk
mengatasi masalah tersebut, pengajar menerapkan metode Hypnoteaching sebagai
salah satu solusi alternatif. Studi ini secara khusus bertujuan mengetahui
efektivitas metode Hypnoteaching dalam meningkatkan motivasi belajar remaja
Blok Ampera Desa Ciledug Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian
kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan teknik pengumpulan data
melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif,
uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis. Berdasarkan hasil Independent
Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05,
menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas
kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi metode Hypnoteaching
efektif meningkatkan motivasi belajar remaja, terlebih ketika melihat nilai N-Gain
kelas eksperimen dengan rata-rata (Mean) 76,49 dengan kategori tinggi
dibandingkan kelas kontrol dengan nilai rata-rata (Mean) 46,05 dengan
karegorisasi rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode
Hypnoteaching dalam penelitian ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar
remaja Blok Ampera Desa Ciledug Tenga