IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Not a member yet
14739 research outputs found
Sort by
ANALISIS MANUSIA KONTEMPORER DI ERA DISRUPSI 5.0 (PERSPEKTIFAL-GHAZALI)
Era disrupsi yang ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat
telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, termasuk
meningkatnya individualisme dan melemahnya nilai-nilai spiritual ajaran-ajaran
agama. Kondisi semacam ini menimbulkan tantangan bagi manusia dalam
menjaga keseimbangan mempertahankan identitas sosial, akhlak, dan beradaptasi
dengan teknologi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manusia dalam
pemikiran Al-Ghazali dan relevansinya di era disrupsi. Metode penelitian yang
digunakan adalah studi kepustakaan dengan sumber data primer dari karya-karya
Al-Ghazali. Hasil dari penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman
mengenai tantangan manusia di era disrupsi dan solusi yang ditawarkan oleh
konsep manusia Al-Ghazali.
Pemikiran Al-Ghazali tentang pengendalian nafsu, mengenal diri sendiri
sebagai manusia, ajaran-ajaran kewajiban dan larangan memiliki relevansi yang
signifikan bagi manusia yang hidup di zaman disrupsi seperti sekarang ini, ajaran
Al-Ghazali guna menjaga keseimbangan emosional ditengah-tengah perubahan
dan tekanan sosial media, serta lebih menekankan menghidupkan kembali nilai�nilai agama untuk lebih berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi. Nilai-nilai
kesederhanaan, tidak sombong, tidak mudah terdoktrin, berpikir kritis sangat
membantu demi menjaga keseimbangan di era disrupsi ini, demi menemukan
kebahagiaan serta tujuan hidup yang lebih bermakna, dengan demikian Al-Ghazali
memberi tuntunan ilmu dan ajaran yang sangat relevan bagi manusia yang dihidup
di era sekarang
PEMIKIRAN IBN MISKAWAIH MENGENAI ETIKA DALAM NASKAH SUNDA SANGHYANG SIKSA KANDANG KARESIAN.
Sanghyang Siksa Kandang Karesian merupakan karya sastra Sunda yang
mengandung ajaran moral dan etika yang berkaitan dengan kehidupan manusia
dan hubungan dengan Tuhan. Sementara itu, Ibn Miskawaih dalam karyanya
yang terkenal Tahdzib al-Akhlaq mengemukakan pemikiran etika yang
menekankan pada pengendalian diri, kebajikan, dan pentingnya mencapai
kesempurnaan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi
pemikiran etika Ibn Miskawaih dalam naskah Sunda Sanghyang Siksa Kandang
Karesian. Karena keduanya memiliki beberapa kesamaan dalam membahas nilai�nilai etika berkehidupan. Adapun metode yang diterapkan dalam penelitian ini
yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang
diterapkan ialah penelitian studi pustaka (Library Research). Adapun hasil dari
penelitian ini ialah Pertama, keduanya menekankan pentingnya keseimbangan
dalam kehidupan manusia, baik keseimbangan jiwa secara internal maupun
keseimbangan eksternal antara individu dan lingkungannya. Ibn Miskawaih
berfokus pada keseimbangan antara akal, emosi, dan nafsu, sementara etika
Sunda menekankan harmoni antara manusia, alam, dan dunia spiritual. Kedua,
pengendalian diri dianggap sebagai kunci utama untuk mencapai kehidupan yang
baik. Ibn Miskawaih menekankan pentingnya peran akal dalam mengendalikan
nafsu dan emosi, sejalan dengan ajaran filsafat Islam yang mengutamakan
kebajikan melalui rasionalitas. Sementara itu, Sanghyang Siksa Kandang
Karesian menekankan kesederhanaan hidup dan pengendalian hawa nafsu
sebagai bagian dari pencapaian kesucian spiritual. Ketiga, spiritualitas
memainkan peran penting dalam kedua tradisi, meskipun dengan fokus yang
berbeda. Dalam etika Sunda, spiritualitas terkait dengan kesadaran kosmis dan
hubungan manusia dengan alam, sedangkan dalam etika Ibn Miskawaih,
spiritualitas lebih terkait dengan hubungan individu dengan Tuhan dan kehidupan
setelah mati
Peranan Bank Indonesia Kpw Cirebon Dalam Mendukung Perkembangan Umkm Di Kota Cirebon Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Umkm Binaan Bank Indonesia Kpw Cirebon)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalis peranan Bank Indonesia Kpw
Cirebon dalam mendukung perkembangan umkm di kota cirebon perspektif
ekonomi islam (studi kasus umk, binaan bank indonesia kpw cirebon). Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu studi kasus.
Sumber data yang digunakan yaitu data primer melalui wawancara dan data
sekunder melalui studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Indonesia KPw Cirebon telah
menjalankan berbagai program pengembangan UMKM secara terstruktur, meliputi
pelatihan, peningkatan kapasitas, fasilitasi pembiayaan, business matching,
promosi produk, serta pendampingan sertifikasi. Program ini terbukti mampu
meningkatkan daya saing dan kapasitas usaha pelaku UMKM binaan. Bahkan
UMKM binaan menunjukkan perkembangan baik dari sisi manajemen usaha,
kualitas produk, dan akses pasar. Program pelatihan dan pendampingan telah
membantu UMKM untuk lebih siap bersaing baik di pasar domestik maupun
internasional. Sebagai lembaga otoritatif, Bank Indonesia memainkan peran
strategis dalam menciptakan ekosistem usaha yang kondusif melalui kebijakan dan
dukungan teknis. Peran ini sangat penting dalam menjembatani pelaku UMKM
dengan berbagai stakeholder lainnya. Program pengembangan UMKM oleh Bank
Indonesia KPw Cirebon telah mencerminkan prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam
seperti keadilan (al-‘adl), keseimbangan (tawazun), tolong-menolong (ta‘awun),
dan kemaslahatan (al-maslahah). Hal ini tercermin dalam bentuk program seperti
pelatihan on boarding (capacity building), business matching, fasilitasi promosi dan
digitalisasi, serta pendampingan sertifikasi halal. Khususnya pada program yang
melibatkan pesantren dan UMKM syariah, prinsip halalan thayyiban menjadi
perhatian utama. Dengan merujuk pada teori pemberdayaan, program-program ini
telah membantu meningkatkan kapasitas UMKM binaan, baik dari sisi manajerial,
pemasaran, maupun akses pembiayaan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip
ekonomi Islam yang mendorong keberdayaan dan kemandirian ekonomi umat
Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (umkm) Melalui Pembiayaan Mudharabah Di Bmt El-Arbah Kunci Maju Kuningan
Baitul Maal wat Tamwil (BMT) merupakan lembaga keuangan
mikro syariah yang berperan dalam kegiatan sosial dan bisnis. Salah
satu produk andalannya adalah pembiayaan mudharabah, yakni kerja
sama antara pemilik modal(shahibul maal) dan pengelola usaha
(mudharib) dengan sistem bagi hasil, yang menjadi alternatif
pembiayaan tanpa riba bagi UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis strategi pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan
mudharabah di BMT El-ArbahKunciMaju Kuningan. Menggunakan
metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi
yang digunakan meliputi pendampingan usaha, penetapan nisbah
yang adil, dan seleksi penerima pembiayaan yang ketat. Kendala yang
dihadapi antara lain risiko gagal bayar, rendahnya literasi keuangan,
dan keterbatasan pengawasan. Meski demikian, pembiayaan
mudharabah dinilai efektif meningkatkan kinerja dan kesejahteraan
UMKM. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi
keuangan serta penguatan sistem pengawasan
“HADIS PEREMPUAN DATANG BAGAIKAN SETAN: ANALISIS KUALITAS DAN PEMAHAMAN HADIS”
Pandangan keagamaan yang bersifat misoginis terkadang didasarkan pada
interpretasi literal atau kontekstualisasi yang kurang tepat dari beberapa hadis Nabi
Muḥammad. Hadis-hadis tersebut, ketika diambil secara terpisah dari konteks
sejarah, budaya, dan maksud aslinya, dapat digunakan untuk memperkuat
pandangan yang merendahkan perempuan. Permasalahan mengenai beberapa hadis
yang secara tekstual dianggap misoginis dan memicu persepsi negatif terhadap
perempuan dalam kehidupan sosial. Salah satu hadis yang dianggap bermasalah
adalah hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bahwa Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya perempuan itu datang dalam rupa setan dan pergi dalam rupa
setan." (H.R Ahmad).
Rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama,
bagaimana kualitas hadis perempuan datang bagaikan setan? Kedua, bagaimana
ma’na hadis perempuan datang bagaikan setan? Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif deskriptif yang berfokus pada analisis terhadap teks-teks hadis secara
mendalam. Dalam penelitian ini terdapat data primer, yaitu data yang diperoleh dari
kitab hadis dan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan baik berupa
buku-buku, kitab-kitab hadis, jurnal, artikel dan lain-lain. Tujuan penelitian ini
mengkaji kualitas hadis dari segi sanad (rantai periwayatan) guna menentukan
keabsahannya, serta memahami makna matan (isi hadis) dengan mengaitkannya
pada konteks sejarah, sosial, dan budaya dimana hadis tersebut disampaikan.
Hasil penelitian ini adalah: Pertama, menunjukan kualitas hadis
“perempuan datang bagaikan setan” pada semua riwayat dalam Al-Kutub Al�Tis’ah itu ṣaḥīḥ li-ghayrihi berdasakan kaidah kesahihan hadis, baik dari segi sanad
dan matannya. Kedua, Hadis "perempuan datang bagaikan setan" tidak semestinya
dipahami secara tekstual atau terpisah dari konteks keseluruhan. Keserupaan yang
dimaksud tidak merujuk pada fisik atau penampilan luar perempuan, karena secara
nyata sangat berbeda dengan setan. Pemaknaan yang adil menunjukkan bahwa
hadis ini adalah peringatan bagi laki-laki untuk mengendalikan hawa nafsunya,
bukan untuk merendahkan perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa kelemahan
utama tidak terletak pada perempuan sebagai objek, tetapi pada kontrol diri laki�laki yang rapuh dan rentan terhadap bisikan hawa nafsu. Selain itu, tidak terdapat
dalil dari Al-Qur’an maupun hadis lain yang mendukung penyamaan perempuan
dengan setan. Bahkan terdapat riwayat lain dengan makna serupa yang tidak
menggunakan ungkapan tersebut, sehingga menunjukkan bahwa ungkapan itu
bersifat kontekstual dan bukan prinsip universal dalam Islam ataupun merendahkan
perempuan
HADIS-HADIS SHALAWAT DALAM KITAB AL-AŻKĀR KARYA IMĀM AN-NAWĀWῙ (PENGGUNAAN SANAD ‘ĀLĪY DAN NĀZIL)
Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw dalam Agama Islam merupakan
salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan sebagaimana yang disebutkan
dalam Al-Qur’an dan dalam beberapa hadis Nabi Saw. Salah satu kitab yang
memuat hadis anjuran untuk bersahalawat kepada Nabi Saw adalah kitab Al-Ażkār
karya Imam an-Nawāwῑ , kitab yang memuat berbagai doa dan zikir, termasuk
hadis-hadis shalawat. Salah satu aspek penting dalam menentukan keabsahan suatu
hadis adalah analisis terhadap kajian sanad. Sebab, sanad menjadi salah satu rantai
atau sandaran hadis yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya hingga
Rasulullah Saw. Metode yang digunkan dalam penelitian ini adalah studi
kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Analisis dilakukan terhadap hadis-hadis shalawat dalam kitab al-Ażkār dan lebih
difokuskan pada kuantitas dan penggunaan sanad ‘Ālīy dan sanad Nazil. Untuk
Memperoleh analisis isi, peneliti memperoleh pemahaman tentang penggunaan
hadis-hadis Shalawat dalam kitab al-Ażkār dengan menggunakan rujukan sumber
asli hadis yakni kitab Mu’jam Mufaras Lil Hadits. Hasil penelitian menunjukan
bahwa dalam pengutipan hadis, Imam an-Nawāwῑ tidak terlalu memperhatikan
Sanad ‘Ālīy maupun sanad Nāzil. Kuantitas hadis-hadis shalawat dalam kitab al�Ażkār yang berjumlah lima hadis dapat disimpulkan bahwa terdapat dua hadis
masyhur yaitu hadis kesatu dan ketiga, terdapat dua hadis yang termasuk kedalam
hadis gharib yaitu hadis kedua dan kelima dan terdapat hadis ahad yaitu hadis
keempat. Sedangkan hasil analasis penggunaan sanad ‘Ālīy dan Nāzil terhadap
hadis shalawat dalam kitab al-Ażkār memiliki sanad yang beragam sesuai dengan
periwayat hadis meskipun dalam satu teks hadis yang sama. Sebagaimana hasil
analisis penulis, bahwa dari kelima hadis yang dikutip oleh Imam an-Nawāwῑ
dalam Kitab al-Ażkār dengan sanad yang berbeda dapat disimpulkan sebagai
berikut; Hadis ke-1 yang termasuk kedalam kategori sanad ‘Ālīy yang diriwayatkan
oleh at-Tirmidzi dan Ahmad bin Hanbal, sedangkan yang termasuk kedalam
kategori sanad Nāzil yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abū Daud dan an�Nasa’i. Hadis ke-2 yang termasuk kedalam hadis sanad ‘Ālīy yang diriwayatkan
oleh at-Tirmidzi sedangkan yang termasuk kedalam hadis dengan sanad Nāzil yang
diriwayatkan oleh an-Nasa’i. Hadis ke-3 yang termasuk kedalam kategori hadis
sanad ‘Ālīy yang diriwayatkan oleh Abū Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah, ad-Darimiy
dan Ahmad bin Hanbal. Hadis ke-4 yang termasuk kategori sanad ‘Ālīy yang
diriwayatkan dari Abū Daud dan Ahmad bin Hanbal. Hadis ke-5 yang termasuk
kedalam kategori sanad ‘Ālīy yang merupakan riwayat dari Abū Daud dan Ahmad
bin Hanbal
Tinjauan hukum islam Terhadap larangan menikah pada bulan kapit (studi kasus di desa trusmi wetan kecamatan plered kabupaten cirebon)
Tradisi larangan menikah pada bulan Kapit (Dzulqa’dah) masih sangat
kental, terbukti dari data perkawinan KUA Kecamatan Plered pada bulan
Dzulqa’dah 2023 – Dzulqa’dah 2024 masyarakat di Desa Trusmi Wetan
Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon yang diambil dari KUA setempat tidak ada
pasangan yang melaksanakan pada bulan Kapit di Desa Trusmi Wetan. Masyarakat
merasa khawatir untuk melakukan pernikahan pada bulan Kapit karena bisa
menyebabkan ekonomi sulit, sial dan musibah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab
masyarakat di Desa Trusmi Wetan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon masih
mempercayai larangan menikah pada bulan Kapit, pandangan pemuka agama
terhadap larangan menikah pada bulan Kapit dan tinjauan hukum Islam terhadap
larangan menikah pada bulan Kapit. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif. Perolehan data penelitian dilakukan secara observasi, dokumentasi dan
wawancara dengan sesepuh masyarakat, pelaku yang tidak menikah pada bulan
Kapit dan pemuka agama Desa Trusmi Wetan Kecamatan Plered Kabupaten
Cirebon.
Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pertama, faktor penyebab masyarakat
di Desa Trusmi Wetan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon masih mempercayai
larangan menikah pada bulan Kapit karena masih sangat kental dengan adat
tradisi dan masih yakin atas pesan nenek moyang. Mereka meyakini bahwa pesan�pesan yang disampaikan oleh nenek moyang memiliki hikmah yang mendalam dan
patut ditaati. Dan kepercayaan terhadap larangan menikah pada bulan Kapit
merupakan salah satu bentuk manifestasi dari kuatnya pengaruh adat istiadat
dalam kehidupan masyarakat Desa Trusmi Wetan. Kedua, pandangan pemuka
agama terhadap larangan menikah pada bulan Kapit di Desa Trusmi Wetan
Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon bahwa terdapat dua pandangan pemuka
agama terkait larangan menikah pada bulan Kapit. Yaitu kepercayaan tersebut
telah turun-temurun dari nenek moyang. Mereka meyakini bahwa menikah di bulan
Kapit akan membawa sial atau musibah dalam kehidupan rumah tangga.
Pandangan selanjutnya tidak ada dasar yang kuat untuk mendukung kepercayaan
tersebut. Bahwa kepercayaan terhadap larangan menikah pada bulan Kapit
hanyalah mitos belaka yang tidak perlu dipercayai. Ketiga, tinjauan hukum Islam
terhadap larangan menikah pada bulan Kapit di Desa Trusmi Wetan Kecamatan
Plered Kabupaten Cirebon, larangan menikah pada bulan Kapit termasuk ’urf
fasid, karena bertentangan dengan syariat Islam. Dalam syariat Islam tidak ada
nash secara khusus melarang pernikahan pada bulan Kapit, masyarakat di Desa
Trusmi Wetan hanya bermodalkan yakin dan percaya dengan pesan nenek moyang
atau leluhur dalam larangan pernikahan pada bulan Kapit yang jika di lakukan
mengakibatkan sial atau musiba
Pengaruh Capital Adequacy Ratio (Car), Return On Asset (Roa), Dan Inflasi Terhadap Asset Growth Pada Bank Umum Syariah (Bus) Yang Terdaftar Di Ojk Periode 2020-2023
Perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup
pesat. Perkembangan tersebut bisa dilihat dari perolehan assetnya, asset yang
diperoleh perbankan syariah di Indonesia mengalami peningkatan secara signifikan
pada tahun 2020-2023. Pada hal ini, Bank Umum Syariah (BUS) memperoleh
pertumbuhan asset paling baik jika dibandingkan dengan Unit Usaha Syariah
(UUS) dan Bank Pembiyaan Rakyat Syariah (BPRS). Oleh karena itu, penting bagi
kita untuk mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal apa saja yang
mempengaruhi pertumbuhan asset tersebut.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi asset growth pada Bank Umum Syariah (BUS). Dengan fokus
penelitian yaitu bagaimana pengaruh Capital Adequecy Ratio (CAR), Return On
Asset (ROA), dan Inflasi terhadap asset growth pada Bank Umum Syariah (BUS)
yang terdaftar di OJK periode 2020-2023.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode
deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu data sekunder dalam bentuk panel yang bersumber dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik periode 2020-2023.
Terdapat 4 objek dalam penelitian ini. Adapun model analisis yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis
regresi berganda, dan uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan perangkat
lunak SPSS versi 22 dengan nilai signifikasi yang ditentukan sebesar 5% atau 0.05.
Hasil dari penelitian ini yaitu secara parsial Capital Adequeacy Ratio (CAR),
Return On Asset (ROA), dan inflasi tidak berpengaruh terhadap asset growth pada
Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di OJK periode 2020-2023. Selain itu,
secara simultan Capital Adequeacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA), dan
inflasi tidak berpengaruh terhadap asset growth pada Bank Umum Syariah (BUS)
yang terdaftar di OJK periode 2020-2023
Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Zakat Perusahaan Pada Bank Umum Syariah Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh rasio profitabilitas
terhadap pengeluaran zakat perusahaan pada Bank Umum Syariah yang terdaftar
di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019 - 2023. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder. Teknik
analisis yang digunakan adalah archival data analysis, yaitu metode yang
melibatkan penelaahan laporan keuangan berdasarkan dokumen yang diperoleh
secara tidak langsung melalui sumber resmi, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA)
berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran zakat perusahaan dengan uji t
yang diperoleh t hitung > t tabel (5.2556 > 1.9806). Return On Equity (ROE) tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran zakat dibuktikan dengan uji t
yang diperoleh t hitung < t tabel (-1,3714 < 1.9806). Net Profit Margin (NPM)
tidak berpengaruh terhadap pengeluaran zakat dibuktikan dengan uji t yang
diperoleh t hitung < t tabel (0.7472 < 1.9806). Hasil uji simultan (Uji F)
menunjukan bahwa Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE) dan Net
Profit Margin (NPM) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap
pengeluaran zakat perusahaan. Hal ini didasarkan atas hasil analisis, yang
menunjukan perhitungan bahwa F hitung > F tabel (28,1741 > 2.68). Kemudian
didapatkan nilai koefisien determinasinya (R2) sebesar 0,3696 atau 36.96%. yang
artinya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar
36.96%. Sedangkan sisanya 63.04% akan dipengaruh oleh variabel-variabel lain
yang tidak dibahas dalam penelitian ini
Analisis implementasi akad tijarah dan akad tabarru’ pada pt. Asuransi jiwa syariah al-amin kota cirebon ditinjau dari hukum ekonomi syariah
Peran Asuransi Jiwa Syariah berfungsi untuk memberikan perlindungan finansial kepada keluarga peserta. Dalam keadaan darurat seperti kematian atau cacat tetap, asuransi ini menyediakan santunan bagi ahli waris, sehingga membantu menjaga stabilitas keuangan keluarga, terutama bagi mereka yang menjadi pencari nafkah utama.Salah satu prinsip utama dari asuransi jiwa syariah adalah ta'awun, yang berarti saling membantu antar peserta. Kontribusi yang dibayarkan oleh peserta digunakan untuk mendukung sesama peserta yang mengalami musibah, dalam hal ini akan menciptakan jaringan solidaritas sosial yang kuat di antara anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Akad Tijarah dan Akad Tabarru’ pada PT. Asuransi jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon dan bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Implementasi Akad Tijarah dan Akad Tabarru’ pada PT. Asuransi jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian lapangan (field research) dan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan yuridis empiris. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan mengenai permasalahan yang diteliti kemudian dianalisis untuk mengetahui Implementasi Akad Tijarah dan Akad Tabarru’ pada PT. Asuransi jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon dan Tinjauan Hukum ekonomi Syariah terhadap pengimplementasian kedua akad tersebut.
Adapun hasil dari penelitian ini bahwa implementasi akad tijarah dan tabarru di PT Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin menunjukkan kesesuaian yang kuat dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Akad tijarah didasarkan pada prinsip keadilan dan transparansi, sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Hadis yang menekankan pentingnya kejujuran dalam transaksi bisnis. Akad tabarru, di sisi lain, menekankan nilai tolong-menolong dan solidaritas, sejalan dengan maqashid syariah yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan sosial. Kesesuaian ini juga terlihat dari penerapan regulasi syariah yang mengatur kedua akad tersebut, seperti Fatwa DSN-MUI No: 52/DSN-MUI/III/2006 tentang akad wakalah dan Fatwa DSN-MUI No. 53/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru’ pada asuransi syariah