IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Not a member yet
14739 research outputs found
Sort by
Peran Kiai Haji. Toha Ajidin Dalam Modernisasi Pondok Pesantren Nurul Fata Sukalaksana Tahun 1959-1998 Desa Sukahaji Kecamatan Tegal Waru Kabupaten Purwakarta
KH. Toha Ajidin mendirikan Yayasan Nurul Fata, yang
merupakan pondok pesantren yang berbasis sekolah. Salah satu
inovasi ini adalah penggabungan pendidikan formal dengan
kurikulum berbasis agama dan pengetahuan umum, menjadikan
pesantren sebagai institusi pendidikan yang sesuai dengan tuntutan
zaman. Karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
biografi KH Toha Ajidin, dan mengetahui peran KH Toha Ajidin
dalam modernisasi pondok pesantren Nurul Fata Sukalaksana
tahun 1959-1998. Adapun beberapa langkah yang digunakan
dalam menggunakan metode penelitian sejarah di antaranya,
heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Dari penelitian tersebut, dihasilkan bahwa (1) Biografi
KH. Toha Ajidin lahir di Kampung Karoya Desa Karoya
Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta pada 15 Juli 1933 M (21
Rabiul Awwal 1352 H). (2) Peran KH. Toha Ajidin yang
dilakukan dalam modernisasi pondok pesantren Nurul Fata
Sukalaksana tahun 1959-1998: (a) Menghadirkan lembaga
pendidikan formal dalam manajemen pondok pesantren. (b)
Memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. (c)
Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. (d) Menjaga
kualitas mutu pendidikan melalui akreditasi dan sertifikasi guru.
(e) Menyiapkan santri dalam dunia kerja melalui pelatihan
kewirausahaa
Strategi Pendistribusian Zakat Produktif Dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Binaan Baznas Kota Cirebon
Strategi pendistribusian zakat produktif Baznas Kota Cirebon berusaha
untuk meningkatkan manfaat zakat dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi
masyarakat. Namun, di Kota Cirebon pada Tahun 2019-2023 strategi
pendistribusian bantuan dana masih belum mencapai target. Hal ini dikarenakan
pendistribusian zakat produktif yang masih berproses sehingga masih belum
maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pendistribusian zakat
produktif, implementasi pendistribusian zakat produktif, dan kendala pengentasan
kemiskinan masyarakat binaan Baznas Kota Cirebon.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Analisis kualitatif dilakukan untuk mendeskripsikan strategi pendistribusian
zakat produktif, implementasi pendistribusian zakat produktif dan kendala
pengentasan kemiskinan. Analisis kualitatif dilakukan dengan teknis wawancara
kepada 9 narasumber Internal dan Eksternal yaitu kabag bidang pendistribusian dan
pendayagunaan, staff bidang pendistribusian, dan mustahik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendistribusian zakat
produktif di Baznas Kota Cirebon melalui 6 program yang dimiliki. Salah satunya
program bantuan dana yaitu program Cirebon mandiri seperti bantuan tambahan
modal usaha, bantuan usaha M2M Mart, dan bantuan pelatihan usaha. Implementasi
pendistribusian bantuan tambahan modal usaha dengan bantuan peralatan, gerobak,
uang, bantuan usaha M2M Mart dengan bantuan barang sembako sesuai kebutuhan
mustahik, dan bantuan pelatihan usaha seperti cukur rambut, tata boga, Z-Chiken
yang bekerja sama dengan Disnaker. Kendala pengentasan kemiskinan terjadi pada
saat pendistribusian zakat produktif yang disebabkan dari faktor Internal dan
Eksternal.
Kata kunci: Strategi Pendistribusian, Zakat Produktif, Pengentasan Kemiskina
Kontribusi Masjid Syi’arul Islam terhadap Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat Kuningan: Studi Historis dan Kontemporer
Berdirinya Masjid Syi’arul Islam diinisiasi oleh umat
Muslim Kuningan dengan harapan agar masjid ini menjadi pusat
penyebaran nilai-nilai Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh
alam, dengan itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kontribusi masjid Syi’arul Islam dalam kehidupan sosial
keagamaan masyarakat, terutama masyarakat kuningan, baik
secara historis maupun kontemporer.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang
terdiri dari empat tahapan; (1) heuristik, (2) verifikasi, (3)
interpretasi, dan (4) historiografi. Selain itu, penulis juga
menggunakan metode studi pustakan dan wawncara kepada pihak
yang terkait.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masjid Syi’arul
Islam didirikan pada tahun 1955. Sejak awal berdirinya hingga saat
ini, Masjid Syi'arul Islam berfungsi sebagai ruang inklusif yang
terbuka bagi berbagai kelompok Muslim. Melampaui fungsi
utamanya sebagai tempat beribadah, Masjid Syi'arul Islam di
Kuningan juga berperan sebagai pusat kehidupan sosial
keagamaan yang dinamis dan merangkul semua kalangan
Manuskrip Goryeosa: Sejarah Dinasti Goryeo dan Interaksi Muslim di Dinasti Goryeo
Kehadiran Muslim di Dinasti Goryeo tercatat dalam salah satu
manuskrip kuno yang ditulis seratus tahun setelah Dinasti
Goryeo runtuh, tepatnya pada tahun 1449 M, yakni manuskrip
goryeosa. Tujuan penelitian ini agar bisa mengetahui isi dari
masnukrip goryeosa, sejarah Dinasti Goryeo, dan interaksi
Muslim yang terjadi di Dinasti Goryeo.
Penelitian ini dilakukan melalui metode penelitian sejarah
dengan empat tahapan: (1) heuristik, (2) verifikasi, (3)
interpretasi, dan (4) historiografi.
Manuskrip Goryeosa merupakan catatan yang berisikan
tentang sejarah Dinasti Goryeo. Manuskrip ini ditulis oleh oleh
seorang yang bernama Jung In-Ji dan Kim Jeong-So.
Manuskrip Goryeosa sendiri terbagi dalam 5 bagian, yakni
mokrok, sega, ji, yoljeon, dan yonpyeo. Dinasti Goryeo
merupakan salah satu dinasti yang pernah ada di semenanjung
Korea. Yang didirkan oleh Wang Geon pada tahun 918 M dan
runtuh pada tahun 1392 M. Kehadiran Muslim ke Goryeo yang
tercatat pada manuskrip Goryeosa berlangsung pada tahun
1024 M, 1025 M, dan 1040 M. Saat menetap di Dinasti Goryeo,
Muslim hidup damai dengan agama lainny
Perkembangan Pelestarian Seni Tari Sintren Di Sanggar Seni Kencana Ungu Mertasinga Cirebon (1992- 2022)
Sintren merupakan salah satu seni pertunjukan rakyat di Jawa Barat
yang tumbuh dan berkembang di wilayah Cirebon, Indramayu, Subang,
Majalengka, dan Kuningan. Nama "sintren" terdiri dari dua suku kata yaitu
"si" yang berarti "dia" dalam bahasa Jawa, dan "tren" yang berarti "tri" atau
panggilan "putri". Dengan demikian, sintren dapat diartikan sebagai "putri
yang berperan utama dalam kesenian tradisional sintren". Perubahan minat
masyarakat yang lebih cenderung menyukai hiburan modern, menyebabkan
sintren hanya muncul pada acara-acara tertentu seperti peringatan hari besar
atau upacara adat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interprestasi, dan
historiografi berdasar pada penelitian lapangan serta studi pustaka. Data
dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dan dokumentasi
sintren. Peneliti menganalisis setiap tahapan prosesi tari sintren untuk
memahami unsur tradisional yang dipertahankan serta bentuk inovasi yang
diterapkan tanpa mengubah esensi kesenian tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari sintren di Cirebon
mengalami perjalanan panjang, beradaptasi sejak pra-Islam hingga era
modern. Meski globalisasi menggerus minat, upaya pelestarian terus
dilakukan oleh beberapa sanggar seni, termasuk sanggar seni kencana ungu.
Dengan upaya pelestarian yang konsisten, Sanggar seni kencana ungu
menerapkan pendidikan rutin, dokumentasi, dan adaptasi modern, dengan
dukungan pemerintah dan komunitas lokal. Kolaborasi dan inovasi menjadi
kunci menjaga eksistensi Sintren di tengah globalisasi
Pengaruh Pengetahuan Zakat, Kepercayaan Dan Pendapatan Terhadap Minat Muzakki Membayar Zakat Di Baznas Kuningan
Kabupaten Kuningan, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, memiliki
potensi besar dalam penghimpunan zakat karena mayoritas penduduknya
beragama Islam. Tetapi kurangnya rasa percaya masyarakat pada lembaga amil
zakat menjadi penyebab rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tentang
kewajiban membayar zakat sebagian orang lebih memilih untuk langsung
memberikan zakat kepada mustahiq ketimbang melalui lembaga amil zakat, karena
ketidakpercayaan terhadap kredibilitas pengelola zakat yang ada saat ini.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan zakat,
kepercayaan, dan pendapatan terhadap minat muzakki dalam membayar zakat di
Baznas Kabupaten Kuningan. Zakat merupakan instrumen penting dalam distribusi
kesejahteraan umat, namun optimalisasi penghimpunan zakat masih menjadi
tantangan. Faktor-faktor seperti tingkat pemahaman tentang zakat, kepercayaan
terhadap lembaga pengelola zakat, serta kondisi ekonomi muzakki diduga memiliki
peran dalam meningkatkan minat mereka untuk membayar zakat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada muzakki di baznas
Kuningan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linear berganda
untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji T (parsial) variabel
pengetahuan zakat 1,701 > 1,661, variabel kepercayaan 4,338 > 1,661 dan
variabel pendapatan 4,111 > 1,661. sedangkan pada uji F (simultan) nilai F hitung
lebih besar dari nilai F tabel yaitu 32,608 > 3,094 artinya bahwa variabel
pengetahuan zakat, kepercayaan, dan pendapatan secara parsial dan simultan
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat muzakki dalam membayar
zakat.
Kata Kunci: Pengetahuan Zakat, Kepercayaan, Pendapatan, Minat Muzakki,
Baznas Kuningan
Pengaruh Promosi Dan Word Of Mouth Terhadap Minat Menjadi Anggota Kspps Kospin Jasa Syariah Bulakamba (Studi Pada Masyarakat Desa Jubang, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes)
Perkembangan keuangan syariah di Indonesia mengalami peningkatan baik
dalam aspek aset keuangan maupun variasi produk. Dalam memasarkan produk,
informasi sangat penting dalam memperkenalkan manfaat dan keunggulan suatu
produk. Dalam penelitian ini, strategi untuk menyampaikan informasi dan
meningkatkan minat masyarakat adalah melalui promosi dan word of mouth.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi dan word of mouth
terhadap minat menjadi anggota KSPPS Kospin Jasa Syariah Bulakamba.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 100
responden. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Jubang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel promosi
tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi anggota KSPPS Kospin Jasa
Syariah Bulakamba. Sedangkan, variabel word of mouth secara parsial berpengaruh
signifikan terhadap minat menjadi anggota KSPPS Kospin Jasa Syariah
Bulakamba. Hasil uji F menunjukkan bahwa promosi dan word of mouth secara
serentak berpengaruh terhadap minat menjadi anggota KSPPS Kospin Jasa Syariah
Bulakamba dengan besaran pengaruh secara serentak sebesar 82,85%
Analisis Swot Sebagai Strategi Meningkatkan Daya Saing Produk Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (Kpr) Pada Bank Btn Syariah Kcps Indramayu
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal Bank BTN Syariah KCPS Indramayu serta merumuskan strategi yang dapat meningkatkan daya saing produk KPR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait di Bank BTN Syariah KCPS Indramayu dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil IFAS untuk faktor kekuatan sebesar 2,73 dan untuk faktor kelemahan sebesar 0,53 sedangkan skor EFAS untuk faktor peluang sebesar 2,08 dan faktor ancaman sebesar 1,08. Jadi hasil tabel penjumlahan IFAS dan EFAS menunjukkan bahwa jumlah SO lebih banyak daripada WT, dengan skor SO sebesar 4,81 dan skor WT sebesar 1,61. Maka strategi yang tepat bagi Produk Pembiayaan KPR agar dapat meningkatkan daya saing adalah dengan memanfaatkan peluang dan kekuatan yang ada di Bank BTN Syariah KCPS Indramayu dengan hasil diagram pada kuadran 1 yang berarti keadaan yang sangat menguntungkan karena memiliki peluang dan kekuatan sehingga memanfaatkan peluang yang ada
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah dan Religiusitas Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah Pada Mahasiswa Pondok Pesantren Annida, 2025
Perbankan syariah menghadapi tantangan yaitu bagaimana suatu
perusahaan bisa menarik minat calon nasabahnya, serta diharapkan dapat bertahan
dan berkembang lebih maju lagi. Namun, minat menabung di bank syariah masih
rendah di kalangan mahasiswa, penyebab rendahnya minat terhadap bank syariah
dikarenakan level akan literasi keuangan syariah masyarakat yang masih rendah.
Perbankan syariah di indonesia belum mampu menunjukan eksistensinya, banyak
masyarakat yang tidak menaruh kepercayaan pada bank syariah dan hal ini terjadi
karena kurangnya pemahaman mengenai sistem operasional perbankan syariah
yang dianggap sama dengan sistem operasional pada bank konvensional.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah
dan religiusitas terhadap minat menabung di bank syariah pada mahasiswa
Pondok Pesantren Annida secara parsial dan simultan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan jenis
penelitian asosiatif (hubungan) yang bertujuan untuk menemukan korelasi antara
literasi keuangan syariah dan religiusitas, serta bagaimana pengaruhnya terhadap
minat mahasiswa menabung. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data
primer dengan cara mengumpulkan langsung data dari responden melalui
kuisioner dan data sekunder berupa sumber-sumber elektronik seperti jurnal,
artikel, dan website. Keabsahan data dijamin menggunakan uji validitas dan
reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 26 dan
Eviews.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan syariah
secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung di
bank syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,005 dan
thitung sebesar 5,364 lebih besar dari ttabel yaitu 1,991. Hasil dari variabel
religiusitas menunjukan bahwa secara parsial memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap minat menabung di bank syariah dengan nilai signifikansi
0,000 lebih kecil dari 0,005 dan thitung sebesar 4,597 lebih besar dari ttabel yaitu
1,991. Dan literasi keuangan syariah dan religiusitas secara simultan memilki
pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signikansi 0,000 lebih kecil dari
0,005 dan Fhitung sebesar 86,873 lebih besar dari Ftabel yaitu 3,12. Studi ini
mengimplikasikan pentingnya bank syariah dalam meningkatkan literasi
keuangan syariah dan memperkuat nilai religius dalam strategi pemasaran mereka
untuk menarik minat menabung di kalangan generasi muda tersebut
Pengaruh Word Of Mouth Advertising Dan Aksesibilitas Terhadap Keputusan Berkunjung Pada Objek Wisata Curug Ngelay Desa Bagawat Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan
Keputusan berkunjung pada destinasi wisata dipengaruhi oleh berbagai faktor
diantaranya Word of mouth, advertising dan aksesibilitas. Pada objek wisata Curug
Ngelay meskipun word of mouth tergolong positif, hal tersebut belum berhasil
mendorong minat kunjungan yang signifikan dari wisatawan. Selain itu Teknik
promosi advertising yang kurang tepat tidak dapat menarik wisatawan untuk
berkunjung kembali, aksesibilitas dan fasilitas yang sudah cukup baik juga tidak
mempengaruhi daya tarik wisata tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Word Of
Mouth, advertising dan juga aksesibilitas menuju objek wisata Curug Ngelay.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer
dan sekunder. Analisis menggunakan alat analisis SPSS dengan sampel berupa
pengunjung yang sudah dan yang sedang berkunjung pada objek wisata. Hasil dari
penelitian ini ialah Word Of Mouth memiliki pengaruh yang positif dan signifikan
terhadap keputusan berkunjung, dengan kata lain pengunjung tertarik untuk
mengunjungi objek wisata dari rekomendasi kerabat terdekat. Variabel Advertising
tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, dengan kata lain
pengunjung tertarik untuk mengunjungi objek wisata Curug Ngelay bukan didorong
oleh faktor Advertising. Aksesibilitas memiliki pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap keputusan berkunjung, dengan kata lain pengunjung tertarik
untuk mengunjungi objek wisata karena akses yang sudah layak dan nyaman.
Variabel Word Of Mouth, Advertising dan Aksesibilitas bersama-sama berpengaruh
terhadap keputusan berkunjung sebesar 52,4% dan sisanya sebesar 47,6%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan kedalam model