IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Not a member yet
    14739 research outputs found

    GELIAT GAYA HIDUP HALAL GLOBAL: PELUANG DAN TANTANGAN

    Full text link

    Manajemen Marketing Public Relations Dalam Meningkatkan Branding Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Marketing Public Relations (MPR) dalam meningkatkan branding Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini bahwa peran Marketing Public Relations (MPR) Al-Bahjah berfokus pada pembentukan brand image pesantren sebagai lembaga yang membangun masyarakat berakhlak mulia berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Hal ini didukung oleh kualitas internal, misi misi yang jelas, dan program unggulan. Dalam aspek positioning, Al-Bahjah menempatkan diri pada segmen yang tepat melalui pemahaman kondisi internal dan eksternal, sementara diferensiasi dicapai melalui program khas seperti majelis ilmu dan dzikir, serta kemandirian ekonomi pesantren. Manajemen Marketing Public Relations (MPR) di Al-Bahjah melibatkan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengontrolan, dan evaluasi program kehumasan. Proses ini diawali dengan pemahaman opini publik, diikuti dengan perencanaan strategis, pembagian tugas, pelaksanaan program dengan motivasi dan bimbingan, pengawasan berkelanjutan, hingga evaluasi untuk perbaikan. Implementasi manajemen Marketing Public Relations (MPR) yang efektif ini memberikan dampak positif signifikan, termasuk peningkatan animo masyarakat untuk mendaftar, peningkatan popularitas dan daya saing pesantren, serta kemudahan dalam menjalin kerja sama dengan berbagai instansi. Dengan demikian, Marketing Public Relations (MPR) terbukti menjadi elemen krusial dalam membangun dan memperkuat branding Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon. Kata Kunci: Marketing Public Relations, Branding, Manajemen Marketing Public Relations (MPR)

    PENERAPAN AKAD MUDHARABAH DALAM TRANSAKSI SIMPANAN BERJANGKA DI KOPERASI HARAPAN SEJAHTERA UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON DALAM PERSPEKTIF FATWA DSN-MUI NO.07/DSN-MUI/IV/2000

    Full text link
    Mudharabah merupakan salah satu akad dalam ekonomi Islam yang berbentuk kerja sama antara pemilik modal (shahibul māl) dengan pengelola (muḍarib). Dalam akad ini, pemilik modal menyerahkan sejumlah dana kepada pengelola untuk dikelola dalam kegiatan usaha yang produktif, dengan kesepakatan bahwa keuntungan akan dibagi sesuai nisbah yang disepakati sejak awal. Adapun kerugian ditanggung oleh pemilik modal selama tidak disebabkan oleh kelalaian, penyalahgunaan, atau pelanggaran oleh pengelola. Koperasi Harapan Sejahtera UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai koperasi berbasis syariah menerapkan akad mudharabah dalam produk simpanan berjangkanya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memastikan bahwa penerapan akad tersebut telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 07/DSN-MUI/IV/2000, agar terhindar dari unsur gharar dan riba yang dilarang dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem penerapan akad mudharabah dalam simpanan berjangka di Koperasi Harapan Sejahtera, bagaimana mekanisme bagi hasilnya, dan pentingnya memastikan bahwa produk simpanan berjangka yang menggunakan akad mudharabah telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah sebagaimana yang ditetapkan dalam Fatwa DSN-MUI No. 07/DSN-MUI/IV/2000. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak koperasi, observasi lapangan, serta dokumentasi dokumen-dokumen koperasi yang relevan. Serta untuk teknis analisis menggunakan tiga langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad mudharabah di koperasi tersebut telah sesuai dengan prinsip syariah, meskipun secara administratif masih terdapat kekurangan seperti belum adanya akad tertulis yang rinci antara koperasi dan anggota. Pembagian keuntungan dilakukan berdasarkan kesepakatan awal, dan pengelolaan dana dilakukan secara transparan. Selain itu, keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) turut mendukung penerapan prinsip syariah dalam pengelolaan simpanan berjangka, serta menjadi bentuk akuntabilitas dan kepercayaan anggota terhadap koperasi. Kata kunci: Mudharabah, Simpanan Berjangka, Koperasi Syariah, Fatwa DSNMU

    Optimalisasi Program Kegiatan Kelas Akhir Kulliyatul Mu‘allimîn Al-Islâmiyyah (KMI) Dalam Mencapai Visi Pondok Pesantren Darussalam Kunir - Subang

    Full text link
    Pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Kunir menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kualitas program kelas akhir Kulliyatul Mu‘allimîn Al-Islâmiyyah (KMI) yang sesuai dengan visi pesantren. Permasalahan utama yang muncul adalah pada periode sepuluh tahun terakhir, tepatnya sejak tahun 2015, kegiatan Amaliyah Tadris (praktek mengajar) di Pondok Pesantren Darussalam Kunir mengalami beberapa kendala yang menyebabkan pelaksanaannya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Amaliyah tadris, yang seharusnya menjadi bagian integral dari pembentukan kompetensi mengajar santri, nyatanya tidak dapat berjalan maksimal dalam periode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Pelaksanaan program kegiatan kelas akhir KMI, 2) Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, 3) Serta merumuskan strategi optimalisasi program agar lebih efektif dalam mencapai visi pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Program kegiatan kelas akhir KMI di Pondok Pesantren Darussalam Kunir mencakup pelatihan yang komprehensif, mulai dari aspek keagamaan seperti Amaliyah Tadris. 2) Keberhasilan pelaksanaan program sangat dipengaruhi oleh kualitas pengajar, metode pembelajaran, dan dukungan manajerial. 3) Masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait keterbatasan sumber daya, waktu, dan ketidakseimbangan antara aspek akademik dan non-akademik. Temuan lain menunjukkan bahwa keterlibatan aktif santri, evaluasi berkala, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan turut berperan dalam meningkatkan efektivitas program. Dengan mengimplementasikan strategi tersebut, diharapkan program dapat memberikan hasil optimal dalam membentuk santri yang kompeten, berkarakter islami, dan mampu bersaing secara global. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Pesantren, Kurikulum Integratif Agama dan Umum, Optimalisasi Program Pendidika

    Efektivitas Model Blended Learning Dalam Bimbingan Perkawinan Untuk Mempersiapkan Keluarga Sakinah Di Kua Bekasi Selatan

    Full text link
    Program Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan efektivitas model blended learning dalam bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bekasi Selatan, dalam rangka mempersiapkan pasangan calon pengantin membentuk keluarga sakinah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya partisipasi peserta dalam bimbingan tatap muka konvensional serta kebutuhan akan fleksibilitas layanan di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus intrinsik, dengan mengacu pada teori Stake dan Yin. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 16 pasangan calon pengantin (32 partisipan) dan 3 informan kunci, yakni kepala KUA, penyuluh agama, dan pelaksana teknis daring. Penelitian dilakukan selama Maret hingga Mei 2025.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan perkawinan berbasis blended learning di KUA Bekasi Selatan dilakukan secara simultan melalui sesi daring dan tatap muka, yang memberikan fleksibilitas bagi peserta. Model ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pernikahan, kesiapan emosional, serta kesiapan menjalankan peran dalam keluarga. Sebagian besar pasangan menyatakan merasa lebih siap menghadapi kehidupan rumah tangga setelah mengikuti program. Pendekatan ini juga sesuai dengan prinsip pelayanan publik berbasis digital dan relevan untuk dikembangkan secara nasional.Dengan demikian, model blended learning dapat dijadikan alternatif inovatif dalam penyelenggaraan bimbingan pranikah di KUA, khususnya di wilayah perkotaan. Penelitian ini menyarankan pengembangan platform daring terintegrasi dan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap ketahanan keluarga. Kata kunci: Bimbingan perkawinan, blended learning, keluarga sakinah, KUA Bekasi Selatan, studi kasus kualitati

    Telaah Komparatif terhadap Perlindungan Anak Angkat dalam Perspektif Maqashid al-Syari'ah (Hifdz al-Nasl) Imam Al Ghazali dan Ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002

    Full text link
    uarga Islam Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Pembimbing: Prof. Dr. H. Wasman, M.Ag.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi perlindungan anak angkat dalam hukum Islam dan nasional di Indonesia. Meningkatnya praktik pengangkatan anak karena faktor sosial, ekonomi, dan bencana menuntut adanya sinergi antara hukum positif dan syariat Islam, khususnya konsep hifdz al-nasl menurut Imam Al-Ghazali.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perlindungan anak angkat berdasarkan UU No. 23 Tahun 2002 dan mengaitkannya dengan maqashid al-syari’ah, guna mencari titik temu antara keduanya.Rumusan masalah penelitian ini mencakup: (1) perlindungan anak angkat dalam perspektif hifdz al-nasl Imam Al-Ghazali, (2) perlindungan anak angkat menurut UU No. 23 Tahun 2002, dan (3) perbandingan serta integrasi kedua perspektif tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengn pendekatan normatif-yuridis dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Al-Ghazali menekankan perlindungan keturunan sebagai tujuan utama syariat, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, psikologis, dan spiritual anak angkat, tanpa mengubah status nasab. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 memberikan perlindungan hukum yang cukup komprehensif terhadap anak angkat, tetapi masih menghadapi tantangan implementasi, terutama dalam hal pencatatan status hukum dan perlindungan hak waris. Terdapat titik temu antara hukum positif dan syariat Islam, khususnya dalam aspek pemenuhan hak-hak dasar dan pelestarian identitas anak, meskipun perbedaan mendasar tetap ada pada aspek nasab dan kewarisan.Disarankan agar proses pengangkatan anak dilakukan sesuai prosedur hukum yang erlaku serta tetap menjaga identitas anak sesuai prinsip Islam. Edukasi publik juga perlu ditingkatkan untuk mencegah adopsi ilegal dan pelanggaran hak anak. Kata kunci: Anak angkat, hifdz al-nasl, Imam Al-Ghazali, UU Per

    Beban Iddah dan Mu’nah Perspektif Hukum Islam (Study Kasus Iddah dan Mu’nah di Pengadilan Agama di Indramayu Berbasis UU No. 16 Tahun 2019)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kewajiban pembayaran iddah (masa tunggu) dan mu’nah (kompensasi) pada pasca-perceraian di Pengadilan Agama Indramayu, Jawa Barat, melalui perspektif hukum Islam.Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya angka perceraian di wilayah Kabupaten Indramayu yang berdampak signifikan terhadap aspek psikologis, sosial, dan ekonomi, khususnya bagi perempuan dan anak.Selain itu, kondisi tersebut juga menimbulkan tantangan dalam implementasi aspek hukum yang mengatur hak-hak perempuan pasca-perceraian.Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengkajian praktik pembayaran iddah dan mu’nah, termasuk landasan hukumnya dalam ajaran Islam serta peraturan perundang-undangan nasional.Penelitian ini difokuskan untuk menjawab tiga rumusan masalah utama: (1) Bagaimana cara pembayaran iddah dan mu’nah di Pengadilan Agama Indramayu? (2) Bagaimana hukum Islam terkait pembayaran iddah dan mu’nah? dan (3) Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi implementasi pembayaran beban iddah dan mu’nah?Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui analisis terhadap sejumlah putusan Pengadilan Agama Indramayu, wawancara mendalam dengan hakim, serta observasi langsung terhadap proses persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kewajiban iddah dan mu’nah masih menunjukkan variasi di lapangan. Hakim menetapkan besaran kewajiban berdasarkan prinsip keadilan, kepatutan, dan kondisi ekonomi mantan suami, tanpa adanya standar nominal baku. Faktor penghambat utama antara lain: ketidaktahuan perempuan terhadap hak-haknya, keterbatasan ekonomi mantan suami, budaya patriarki, serta lemahnya sistem eksekusi putusan pengadilan. Penelitian ini menekankan perlunya edukasi hukum, pendampingan perempuan, serta penguatan mekanisme eksekusi untuk menjamin perlindungan hak-hak mantan istri secara optimal. Kata Kunci: Iddah, Mu’nah, Hukum Islam, Pengadilan Agama Indramayu

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Pada Bank Umum Syariah 2017-2024.

    Full text link
    Selama periode 2017 hingga 2024, industri Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Namun demikian, potensi besar dari sektor ini belum sepenuhnya terefleksi dalam kinerja keuangannya. Seiring dengan dinamika ketidakpastian global dan dampak pandemi, Bank Umum Syariah (BUS) dituntut untuk dapat mengelola aset dan dana secara lebih efisien, efektif, dan strategis agar tetap mampu bertahan dan berkembang dalam situasi yang penuh tantangan. Berbagai studi sebelumnya telah mencoba meneliti faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan Bank Umum Syariah (BUS) yaitu manajemen aset, pertumbuhan aset dan dana pihak ketiga (DPK). Namun, hasil-hasil temuan tersebut menunjukkan inkonsistensi, khususnya terkait pengaruh manajemen aset, pertumbuhan aset, dan dana pihak ketiga (DPK) terhadap kinerja keuangan yang diukur melalui indikator Return on Assets (ROA). Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dalam bentuk inferensial. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library riset). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder melalui studi dokumentasi yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah (BUS) periode 2017-2024 dan untuk sampel yaitu 40. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan pendektan Common Effect Model (CEM) menggunakan software Eviews12.Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa manajemen aset secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai probabilitas sebesar 0,000. Pertumbuhan aset secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai probabilitas sebesar 0,4513. Dan dana pihak ketiga (DPK) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai probabilitas sebesar manajemen aset, pertumbuhan aset dan dana pihak ketiga (DPK) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, dengan nilai signifikan yaitu sebesar 0,000. Dan berdasarkan hasil analisis regresi data panel diperoleh adjusted R2 sebesar 0,833 menunjukkan bahwa sebesar 83,3% variasi dalam kinerja keuangan BUS dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut. Dengan demikian, meskipun tidak semua variabel berpengaruh secara parsial, secara keseluruhan model ini cukup kuat dalam menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia selama tahun 2017–2024. Kata kunci: Manajemen Aset, Pertumbuhan Aset, Dana Pihak Ketiga (DPK

    تأثير إستخدام وسائل StacKo على ترقية نتائج تعليم اللغة العربية لطلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ شربون

    Full text link
    إن وسائل التعليم هي أداة تعليمية يمكن استخدامها كوسيط في عملية التعليم لزيادة الفعالية والكفاءة في تحقيق أهداف التدريس. وسائل التعليم هي أي شيء يمكن استخدامه لتوجيه الرسائل من المرسل إلى المتلقي، حيث يمكنها تغيير أفكار ومشاعر وانتباه واهتمام المتعلم (الطالب) بطريقة تكون داعمة لعملية التعلم. StacKo أو غالبًا ما يسمى كذلك uno هي لعبة كلاسيكية تم تعديلها. يتكون StacKo من عدد من الكتل الخشبية. هذه اللعبة مفيدة جدًا لتخفيف التوتر و تعزيز تركيز الدماغ وحركة الحركة. أهداف من هذا البحث هي: (١) لمعرفة نتائج تعليم قبل تطبيق وسائل لعب (StacKo) لطلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ شربون. (٢) لمعرفة نتائج تعليم بعد تطبيق وسائل لعب (StacKo) لطلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ شربون. (٣) لمعرفة تأثير استخدام وسائل (StacKo) على ترقية نتائج تعليم اللغة العربية لطلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ شربون. الأساس المنطقي لهذا البحث هو تأثير استخدام وسائل StacKo على نتائج التعليم لطلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ شربون. بدءًا من مشكلة عدم الدافعية بالتعليم ولقد الأقل من نتائج التعليم لطلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ شربون شربون. ولذلك، أجرى الباحث على ترقية نتائج التعليم لدى طلاب الصف الثامن باستخدام تطبيق وسائل StacKo من خلال إجراء الاختبار القبلي والاختبار البعدي. منهج البحث المستخدم في هذه الكتابة منهج كمي ونوع من البحث التجريبي مع مجموعة واحدة قبل الاختبار والاختبار البعدي. البحث الكمي هو عملية إيجاد المعرفة التي تستخدم البيانات في شكل أعداد لتحليل المعلومات حول ما نريد معرفته. طريقة جمع البيانات المستخدمة في هذا البحث هو الملاحظة والاستبيان والوثائق والاختبار القبلي والاختبار البعدي. وكانت طريقة جمع البيانات التي استخدمتها الباحثة هي الاختبار القبلي والاختبار البعدي، وكان تحليل البحث الذي استخدمته الباحثة عبارة عن اختبار العينة المزدوجة لتحديد Ho و Ha. نتائج الأولية لإجتماع تعلم الصف الثامن (١) درجات الاختبار القبلي التي تم تنفيذها قبل أنشطة التعلم بإجمالي ٣٠ طالبًا مع ١٠ أسئلة متعددة الاختيارات، حصلوا على متوسط درجة ٤,٦٤، قيمة التباين هي ٩,٢٠٤، والقيمة القياسية (الانحراف المعياري) هي ٩,٣١٣ والحد الأدنى لنتيجة الاختبار القبلي في فئة الملاحظة عشرين (٢٠) والحد الأقصى لنتيجة الاختبار القبلي ستين (٦٠). نتيجة الاختبار القبلي هذه في فئة الدرجات المتوسطة. نتائج الأولية لإجتماع تعلم الصف الثامن (٢) درجات الاختبار البعدي التي تم تنفيذها بعد أنشطة التعلم بإجمالي ٣٠ طالبًا مع ١٠ أسئلة متعددة الاختيارات حصلوا على درجة متوسط ٦٧,٧٤، والتباين ٨٩,٠٤ والقيمة القياسية (الانحراف المعياري) ٨,٤٧، وكانت أدنى نتيجة للاختبار البعدي في فئة الملاحظة سبعين (٧٠) وكانت النتيجة القصوى في الاختبار البعدي مائة (١٠٠). نتيجة الاختبار البعدي هذه في فئة الدرجات الجيدة. (٣) ومن ثم تأثير استخدام وسائل StacKo في تعليم اللغة العربية في الصف الثامن (Tail) في المدرسة الإسلامية الحكومية ٢ شربون، الدليل هو نتائج البحث بإستخدام حسابات اختبار عينات مستقلة من إختبار t (t-test) بقيمة (٢,٨٤)، و على ٠,٠٠٥ > ٠,٠٠٠، تم رفض Ho وتم قبول Ha بحجم عينة مكونة من ٣٠ طالبًا، حيث توفر وسائل StacKo تأثيرًا يعتبر قويًا أو عاليًا

    14,364

    full texts

    14,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇