Indonesia University of Education

Repository UPI
Not a member yet
    91757 research outputs found

    ANALISIS EFEKTIVITAS ANGGARAN SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DAARUT TAUHIID BOARDING SCHOOL PUTRI BANDUNG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggaran sekolah yang tidak sedikit serta masalah anggaran sekolah yang tidak efektif karena anggaran sekolah dalam setiap prosesnya (perencanaan, pengesahan ,pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi) yang rentan. Anggaran sekolah yang tidak sedikit tersebut apakah sudah efektif atau belum, dan dengan anggaran sekolah apakah dapat mencapai tujuan sekolah yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana anggaran sekolah di Sekolah Menengah Atas Daarut Tauhiid Boarding School Putri Bandung serta tingkat efektivitas anggarannya. Dengan mengukur rasio efektivitasnya. Menggunakan metode penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif. Objek pada penelitian ini adalah anggaran sekolah dan subjeknya adalah Sekolah Menengah Atas Daarut Tauhiid Boarding School Putri Bandung. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara, kemudian untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan bahwa gambaran anggaran sekolah di Sekolah Menengah Atas Daarut Tauhiid Boarding School Putri Bandung sudah terstruktur dengan baik. Kemudian untuk efektivitas anggaran sekolah di Sekolah Menengah Atas Daarut Tauhiid Boarding School Putri Bandung rata-rata secara keseluruhan efektivitas anggaran sekolah mencapai presentase 92% pada kriteria tidak efektif. Karena sekolah belum mampu mencapai realisasi sesuai dengan target anggaran yang telah ditentuka

    PENGARUH PROSES PEMBELAJARAN PROJECT IN CLASS TERHADAP KETERAMPILAN ABAD 21 PADA PESERTA DIDIK DI PKBM SEKOLAHRUMAH TAMAN SEKAR BANDUNG

    Get PDF
    Keterampilan abad 21 menjadi sangat penting untuk dikuasai oleh setiap peserta didik, termasuk pada peserta didik pada jalur pendidikan nonformal. Salah satu upaya yang dilakukan lembaga pendidikan nonformal dalam membekali peserta didiknya memiliki keterampilan abad 21 ialah dengan melakukan proses pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan peserta didik. PKBM Sekolahrumah Taman Sekar Bandung melangsungkan proses pembelajaran project in class dimana pada pembelajaran ini peserta didik membangun pengetahuannya sendiri, peserta didik sebagai pusat pembelajaran, dan pembelajaran berbasis pada proyek. Penelitian ini menggunakan teori pembelajaran konstruktivisme yakni peserta didik di percaya memiliki benih ilmu pada dirinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh proses pembelajaran project in class terhadap keterampilan abad 21 pada peserta didik di PKBM Sekolahrumah Taman Sekar Bandung. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ialah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional dengan jumlah sampel 53 peserta didik. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala likert. Hasil yang diperoleh ialah peserta didik pada jenjang Paket A, Paket B, dan Paket C telah melaksanakan kegiatan project in class sangat baik dengan peserta didik membangun pengetahuannya sendiri sebagai aspek yang paling menonjol pada proses pembelajaran project in class. Secara garis besar peserta didik memiliki keterampilan abad 21 diantaranya kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi yang baik dengan keterampilan kolaborasi sebagai keterampilan yang paling tinggi. Proses pembelajaran project in class dimana peserta didik membangun pengetahuannya sendiri memberi pengaruh yang sedang terhadap keterampilan abad 21 pada peserta didik. Adapun keterampilan abad 21 dapat dipengaruhi oleh banyak faktor lain yang tidak dapat dikendalikan. 21st century skills are very important for every learner to master. Learners, including learners in non-formal education channels. One of one of the efforts made by non-formal education institutions in equipping their students with 21st century skills is to carry out a learning process that can be mastered by every learner.To have 21st century skills is to carry out a learning process that can improve learners' skills. PKBM Sekolahrumah Taman Sekar Bandung carries out the learning process of project in class where in this learning process, learners build their own knowledge. learners as the center of learning, and project-based learning. This research was conducted to determine the effect of the project in class learning process on 21st century skills in students at PKBM Sekolahrumah Taman Sekar Bandung. The approach used in the research is a quantitative approach with descriptive method with a sample size of 53 learners. Data collected through a Likert scale questionnaire. The results obtained are learners at the level of Package A, Package B, and Package C have implemented project in class activities very well with learners building their knowledge as the most prominent aspect of the project in class learning process. Broadly speaking, learners have 21st century skills including creativity, critical thinking, communication, and good collaboration with collaboration skills as the highest skill. The project in class learning process where learners build their own knowledge has a moderate influence on 21st century skills in learners. The 21st century skills can be influenced by many other factors that cannot be controlled

    PEMANFAATAN ANGKLUNG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MUSIK SISWA SD NEGERI 3 JATI SAGULING

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemanfaatan angklung sebagai media pembelajaran musik di SD Negeri 3 Jati Saguling. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumen, dan dokumentasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana penggunaan angklung dapat meningkatkan pemahaman konsep musik, keterampilan teknis bermain, dan apresiasi terhadap nilai budaya melalui partisipasi aktif siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik dasar, tangga nada, dan ritme musik. Siswa yang awalnya belum familiar dengan alat musik ini kini menunjukkan peningkatan motivasi dan kreativitas, serta keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan musik. Guru melaporkan bahwa penggunaan angklung memfasilitasi proses belajar yang interaktif dan menyenangkan, sekaligus membantu membentuk karakter positif seperti disiplin, kerja sama, dan komunikasi. Pendekatan bermain sambil belajar terbukti efektif dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kecintaan terhadap budaya local. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan angklung sebagai media pembelajaran musik dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk mengembangkan soft skills siswa, selain meningkatkan kemampuan musikal mereka. Metode ini juga dapat dijadikan model pembelajaran inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman. Implikasi dari penelitian ini memberikan dasar bagi guru dan pemangku kebijakan untuk mengoptimalkan pembelajaran seni musik yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan nilai budaya. Kata kunci: angklung, media pembelajaran, inovasi pendidikan. This study aims to determine and analyze the use of angklung as a medium for music learning at SD Negeri 3 Jati Saguling. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through observation, interviews, document studies, and documentation. This study examines how the use of angklung can improve the understanding of musical concepts, technical playing skills, and appreciation of cultural values through active student participation. The results showed a significant increase in mastery of basic techniques, scales, and musical rhythms. Students who were initially unfamiliar with this musical instrument now showed increased motivation and creativity, as well as more active involvement in musical activities. Teachers reported that the use of angklung facilitated an interactive and enjoyable learning process, while helping to shape positive characters such as discipline, cooperation, and communication. The play-whilelearning approach has proven effective in fostering a sense of responsibility and love for local culture. The findings of this study confirm that the use of angklung as a medium for music learning can be integrated into the curriculum to develop students' soft skills, in addition to improving their musical abilities. This method can also be used as an innovative learning model that is relevant to the times. The implications of this study provide a basis for teachers and policy makers to optimize music arts learning that not only focuses on academic aspects, but also on character development and cultural values. Keywords: angklung, learning media, educational innovation

    ANALISIS TEKNIK VOKAL GROWL PADA LAGU "BAYU SABDA HEDAP" OLEH BAND JASAD

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik vokal growl (deep growl) yang digunakan oleh Kang Man, vokalis dari band Jasad, dalam lagu Bayu Sabda Hedap. Teknik vokal deep growl merupakan salah satu teknik vokal ekstrem yang sering digunakan dalam subgenre musik brutal death metal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi pustaka. Lagu Bayu Sabda Hedap dipilih sebagai objek karena memiliki kompleksitas musikal yang tinggi dan pemanfaatan teknik vokal yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik vokal deep growl yang digunakan oleh Kang Man memiliki karakteristik suara yang dalam, bergemuruh, dan kaya akan distorsi vokal, dengan intensitas dinamika yang bervariasi pada setiap bagian lagu. Selain itu, Kang Man juga menguasai teknik vokal ekstrem lainnya seperti scream, guttural, dan pig squeal, yang semuanya dipelajari secara otodidak tanpa mengalami cedera vokal. Temuan ini menunjukkan bahwa Kang Man merupakan anomali dalam praktik teknik vokal ekstrem, karena mampu menguasai berbagai teknik dengan baik dan aman tanpa pendampingan profesional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang kajian vokal, khususnya dalam konteks musik ekstrem, serta menjadi rujukan bagi vokalis maupun akademisi yang tertarik pada studi teknik vokal non-konvensional. Kata Kunci: Growl, deep growl, teknik vokal, musik ekstrem, Jasad, Bayu Sabda Hedap, brutal death metal. ABSTRACT This research aims to analyze the growl vocal technique (deep growl) used by Kang Man, the vocalist of the band Jasad, in the song Bayu Sabda Hedap. The deep growl vocal technique is one of the extreme vocal techniques frequently used in the brutal death metal subgenre. This study employs a descriptive qualitative approach with data collection methods including observation, semi-structured interviews, and literature review. The song Bayu Sabda Hedap was selected as the object of study due to its high musical complexity and dominant use of vocal techniques. The results show that the deep growl vocal technique employed by Kang Man is characterized by a deep, rumbling sound rich in vocal distortion, with dynamic intensity that varies throughout different parts of the song. Furthermore, Kang Man also masters other extreme vocal techniques such as scream, guttural, and pig squeal. All of which he learned autodidactically without experiencing any vocal injury. These findings indicate that Kang Man is an anomaly in the practice of extreme vocal techniques, as he is able to master various techniques safely and effectively without professional guidance. This research is expected to contribute to the field of vocal studies, particularly in the context of extreme music, and to serve as a reference for vocalists and academics interested in the study of non-conventional vocal techniques. Keywords: Growl, deep growl, vocal technique, extreme music, Jasad, Bayu Sabda Hedap, brutal death metal

    PENGARUH STRES KERJA, KEPUASAN KERJA, DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP TURNOVER INTENTION AUDITOR: Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Indonesia

    Get PDF
    ABSTRAK PENGARUH STRES KERJA, KEPUASAN KERJA DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP TURNOVER INTENTION AUDITOR : STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI INDONESIA Oleh: Elsa Nurmadhani 2100586 Dosen Pembimbing: Dr. Agus Widarsono, SE., M.Si., Ak., CA., QMSA., CPA., CIISA Indah Fitriani, SE.,Ak.,M.Ak.CA., ChFl Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel bebas Stres Kerja, Kepuasan Kerja, Locus of Control Internal, dan Locus of Control Eksternal terhadap variabel terikat Turnover Intention pada auditor di Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner, serta diukur dengan skala Likert. Dalam penelitian ini, sampel diambil sebanyak 126 auditor berdasarkan rumus slovin yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan metode pengambilan sampel non-probabilitas. Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Stres Kerja berpengaruh signifikan dengan arah yang positif terhadap Turnover Intention auditor di Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan dengan arah yang negatif terhadap Turnover Intention auditor di Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Locus of Control Internal tidak berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention auditor di Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Locus of Control Eksternal tidak berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention auditor di Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Kata Kunci: Auditor Eksternal, Kepuasan Kerja, Locus of Control, Stres Kerja, Turnover Intention ABSTRACT THE INFLUENCE OF WORK STRESS, JOB SATISFACTION, AND LOCUS OF CONTROL ON AUDITOR TURNOVER INTENTION: AN EMPIRICAL STUDY IN PUBLIC ACCOUNTING FIRMS IN INDONESIA By: Elsa Nurmadhani 2100586 Supervisors: Dr. Agus Widarsono, SE., M.Si., Ak., CA., QMSA., CPA., CIISA Indah Fitriani, SE., Ak., M.Ak.CA., ChFl This study aims to investigate the influence of the independent variables: Work Stress, Job Satisfaction, Internal Locus of Control, and External Locus of Control, on the dependent variable: Turnover Intention among auditors in Public Accounting Firms in Indonesia. This quantitative research employed primary data collected through questionnaires, measured using a Likert scale. A sample of 126 auditors was determined using the Slovin formula and further selected via purposive sampling, which is a non-probability sampling method. The study utilized multiple regression analysis. The research findings indicate that: Job Stress has a significant positive influence on auditors' Turnover Intention in Public Accounting Firms in Indonesia. Job Satisfaction has a significant negative influence on auditors' Turnover Intention in Public Accounting Firms in Indonesia. Internal Locus of Control does not have a significant influence on auditors' Turnover Intention in Public Accounting Firms in Indonesia. External Locus of Control does not have a significant influence on auditors' Turnover Intention in Public Accounting Firms in Indonesia. Keywords: External Auditor, Job Satisfaction, Job Stress, Locus of Control, Turnover Intention

    ISOLASI BAKTERI ENDOFIT AKAR BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli

    Get PDF
    Resistensi antibiotik menjadi tantangan terbesar di Indonesia. Karena itu, diperlukan eksplorasi terhadap alternatif alami yang berpotensi sebagai senyawa antibakteri. Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan dan keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk pemanfaatan tanaman sebagai obat tradisional. Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman obat dengan potensi antibakteri. Pemanfaatan senyawa metabolit sekunder bakteri endofit yang bersimbiosis dalam C. ternatea dapat menjadi alteratif untuk mencegah penurunan biodiversitas tanaman di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak supernatan bakteri endofit akar C. ternatea terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian diawali dengan isolasi bakteri endofit dari akar C. ternatea, diikuti dengan seleksi isolat potensial, identifikasi mikroskopis dan makroskopis, pengukuran kurva tumbuh, ekstraksi, serta pengujian aktivitas antibakteri dengan metode Disk Diffusion Assay (DDA), uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC), uji Minimum Bactericidal Concentration (MBC), dan uji Time-Kill. Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak supernatan bakteri endofit dari akar C. ternatea memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli. Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan mengenai aktivitas antibakteri ekstrak supernatan bakteri endofit akar C. ternatea sebagai sumber senyawa antibakteri alami, serta menjadi peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai karakterisasi dan mekanisme aktivitas senyawa antibakteri. Antibiotic resistance is the biggest challenge in Indonesia. Therefore, is necessary to explore alternative natural materials that have potential as antibacterial compounds. Indonesia known as a country that has high biodiversity, including in the utilization of plants as traditional medicine. Butterfly pea (Clitoria ternatea L.) is one of the medicinal plants that has potential as an antibacterial. Secondary metabolite compounds of endophytic bacteria symbiotic to C. ternatea can be an alternative to prevent the decrease of plant biodiversity in Indonesia. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of the supernatant extract of C. ternatea root endophytic bacteria against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The research began with the isolation of endophytic bacteria from the roots of C. ternatea, followed by selection of potential isolates, microscopic and macroscopic identification, growth curve measurement, extraction, and antibacterial activity test with Disk Diffusion Assay (DDA), Minimum Inhibitory Concentration (MIC) Assay, Minimum Bactericidal Concentration (MBC) Assay, and Time-Kill Assay. This study proves that the supernatant extract of endophytic bacteria from C. ternatea roots has antibacterial activity against S. aureus and E. coli. This research is expected to add insight into the antibacterial activity of C. ternatea root endophytic bacterial supernatant extract as a source of natural antibacterial compounds, as well as opportunities for further research on the characterization and mechanism of antibacterial compound activity

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL: Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VIII-7 SMPN 3 Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis argumentasi siswa SMPN 3 Bandung yang ditandai dengan kurangnya struktur logis, ketidakmampuan menyusun argumen yang meyakinkan, serta kurangnya penguasaan kaidah kebahasaan. Permasalahan ini disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang kurang relevan dan tidak disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang menekankan pembelajaran sesuai dengan kemampuan aktual siswa, bersifat interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi siswa melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) siswa kelas VIII-7 SMPN 3 Bandung tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, wawancara, dokumentasi, dan tes menulis argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan kemampuan menulis argumentasi siswa dibandingkan dengan kemampuan awal mereka sebelum diterapkannya pendekatan tersebut. Pada siklus I, hasil menulis siswa rata-rata nilainya, yaitu 66,73. Rata-rata tersebut terlihat dari hasil kemampuan menulis argumentasi yang masih belum optimal, siswa masih belum mampu untuk menyusun tulisan argumentasi dengan struktur yang lengkap, terutama lemahnya kemampuan mengembangkan bagian pendahuluan dan kesimpulan. Pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata nilainya, yaitu 79,11. Hal tersebut terlihat dari kemampuan siswa dalam menyusun argumen yang relevan, mendukung pendapat dengan alasan logis, dan menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat. Dengan demikian, pendekatan TaRL efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi siswa kelas VIII-7 SMPN 3 Bandung. This research is motivated by the low argumentative writing ability of SMPN 3 Bandung students which is characterized by a lack of logical structure, inability to construct convincing arguments, and lack of mastery of language rules. This problem is caused by a learning approach that is less relevant and not adjusted to the level of students' abilities. To overcome this problem, the Teaching at the Right Level (TaRL) approach is applied which emphasizes learning according to students' actual abilities, is interactive, and oriented towards learning needs. This study aims to improve students' argumentative writing abilities through the application of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach for class VIII-7 students of SMPN 3 Bandung in the 2024/2025 academic year. This study uses a qualitative approach with the Classroom Action Research (CAR) method of the Kemmis and McTaggart model which is implemented in two cycles. Data collection techniques are carried out through observation, field notes, interviews, documentation, and argumentative writing tests. The results of the study show that the TaRL approach can improve students' argumentative writing abilities compared to their initial abilities before the approach was applied. In cycle I, the average score of students' writing results was 66.73. The average can be seen from the results of argumentative writing skills that are still not optimal, students are still unable to compose argumentative writing with a complete structure, especially the weak ability to develop the introduction and conclusion. In cycle II, there was an increase in the average value, which was 79.11. This can be seen from the students' ability to compose relevant arguments, support opinions with logical reasons, and use appropriate language rules. Thus, the TaRL approach is effectively applied to improve the argumentative writing skills of class VIII-7 students of SMPN 3 Bandung

    IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI 1 CIDAHU : Sebuah Analisisi Evaluatif

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi model pembelajaran pendekatan saintifik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 1 Cidahu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SMA Negeri 1 Cidahu yang berjumlah 546 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 119 siswa sebagai responden. Instrumen penelitian meliputi angket siswa, lembar observasi implementasi pembelajaran,. Angket yang digunakan telah divalidasi oleh penelitian sebelumnya dengan nilai validitas sebesar 0,858 (koefisien Product Moment) dan nilai reliabilitas 0,867 (Alpha Cronbach), yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS 21. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PJOK dengan pendekatan saintifik di SMA Negeri 1 Cidahu berdasarkan angket siswa berada dalam kategori "sangat baik" sebesar 56% (67 siswa), kategori "baik" sebesar 44% (52 siswa), sementara kategori "kurang baik" dan "tidak baik" masing-masing 0%. Implementasi pembelajaran dinilai "sangat baik" sebesar 100%, tanpa ada kategori "baik," "kurang baik," maupun "tidak baik." This research aims to determine the extent to which the scientific approach learning model is implemented in Physical Education, Sports and Health (PJOK) learning at SMA Negeri 1 Cidahu. This research uses quantitative descriptive methods. The research population was all students at SMA Negeri 1 Cidahu, totaling 546 students. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 119 students as respondents. Research instruments include student questionnaires, learning implementation observation sheets. The questionnaire used has been validated by previous research with a validity value of 0.858 (Product Moment coefficient) and a reliability value of 0.867 (Cronbach's Alpha), which was processed using SPSS 21 software. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis with percentages. The results of the research show that the implementation of PJOK learning with a scientific approach at SMA Negeri 1 Cidahu based on student questionnaires is in the "very good" category at 56% (67 students), the "good" category at 44% (52 students), while the "not good" category " and "not good" each 0%. Learning implementation was rated "very good" at 100%, with no categories of "good," "not good," or "not good.

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA WAYANG KARTUN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR: Penelitian Pre-Eksperimen pada Materi Kearifan Lokal Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Peserta didik Kelas IV di SDN Boreas

    Get PDF
    Kurangnya keterlibatan peserta didik, pembelajaran IPS yang tidak efisien, dan pemahaman peserta didik yang umumnya buruk menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat pemahaman peserta didik terhadap pemahaman konsep nilai karakter. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui pemahaman awal dan akhir konsep nilai karakter peserta didik yang mendapatkan penerapan model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kartun; 2) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kartun terhadap pemahaman konsep nilai karakter peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan prosedur pre-eksperimen. Analisis deskriptif memperlihatkan bahwa skor rata-rata sebelum perlakuan adalah 71,80 dan skor rata-rata setelah perlakuan adalah 86,80, peningkatan sejumlah 15 poin. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: 1) pemahaman pemahaman meningkat secara signifikan antara awal dan akhir pembelajaran; 2) model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kartun memberikan pengaruh kepada pemahaman peserta didik terhadap nilai karakter sebesar 72,2% dan N-Gain sebesar 58,3%, yang memperlihatkan keefektifan model tersebut dalam pembelajaran. Temuan ini memperlihatkan bahwa pemahaman peserta didik terhadap gagasan nilai-nilai karakter dipengaruhi secara signifikan oleh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kartun. ----- A lack of student engagement, inefficient social studies instruction, and students' generally poor comprehension all served as impetuses for this study. The problem studied in this study is the low level of students' understanding of the concept of character values. The main objectives of this study are to 1) determine the initial and final understanding of the concept of character values of students who get the application of role playing learning model assisted by cartoon puppet media; 2) determine the effect of the application of role playing learning model assisted by cartoon puppet media on understanding the concept of character values of elementary school students. This study employs a quantitative approach with a pre-experiment procedure. The descriptive analysis revealed that the average pre-treatment score was 71.80 and the average post-treatment score was 86.80, a 15-point improvement. The results demonstrated that: 1) students' understanding improved significantly between the beginning and end of the course; 2) the role-playing learning model, which made use of cartoon puppet media, had an effect on students' understanding of character value 72,2% and and N-Gain of 58.3%, demonstrating the model's efficacy in learning. These findings demonstrate that students' comprehension of the idea of character values is significantly impacted by the role-playing learning paradigm that is aided by cartoon puppet media

    PERAN PENGGUNAAN MIKROTRANS DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI JAKARTA UTARA: Penelitian Studi Kasus di SDI Al-Irsyadiah Jakarta Utara

    Get PDF
    Pendidikan karakter telah menjadi kebutuhan mendasar di tengah tantangan kehidupan modern yang serba cepat dan kompleks. Dalam konteks pendidikan dasar, pendekatan kelas formal sering kali kurang efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai moral secara mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengalaman siswa sekolah dasar dalam menggunakan mikrotrans sebagai moda transportasi umum skala kecil dapat berkontribusi pada pembentukan dan pengembangan karakter mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta diskusi kelompok terfokus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mikrotrans mendorong siswa untuk mengembangkan nilai-nilai seperti disiplin waktu, tanggung jawab, kemandirian, kesadaran sosial, toleransi, dan komunikatif. Perjumpaan langsung siswa di tempat umum seperti mengantre, berbicara dengan sopan, membantu penumpang lain berfungsi sebagai laboratorium moral yang hidup di luar kelas. Temuan ini menekankan urgensi untuk memperluas cakupan pendidikan karakter di luar kelas, mengintegrasikan pengalaman mobilitas harian siswa sebagai ruang belajar yang bermakna. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual untuk pengembangan pendekatan pendidikan karakter yang lebih kontekstual dan berbasis pengalaman. ----- Character education has become an essential necessity amidst the fast-paced and complex challenges of modern life. In the context of primary education, formal classroom approaches are often less effective in deeply internalizing moral values. This article aims to explore how elementary school students’ experiences of using mikrotrans as a small-scale public transport mode can contribute to the formation and development of their character. This research employed a case study approach using observation, in-depth interviews, and documentation, as well as focused group discussion. Findings show that using mikrotrans encourages students to develop values such as time discipline, responsibility, independence, social awareness, tolerance, and communicative. The students’ direct encounters in public settings such as queuing, speaking politely, helping other passengers serve as a living moral laboratory outside the classroom. These findings emphasize the urgency to broaden the scope of character education beyond the classroom, integrating students’ daily mobility experiences as meaningful learning spaces. This article provides a conceptual contribution to the development of a more contextual and experience-based approach to character education

    91,208

    full texts

    91,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UPI is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇