Indonesia University of Education

Repository UPI
Not a member yet
    91757 research outputs found

    PENGEMBANGAN E-MARKETING MENGGUNAKAN MODEL DOUBLE DIAMOND DAN CONTENT MARKETING BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN MINAT KONSUMEN DI ZENITLAND

    Get PDF
    Zenitland merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang pengembangan properti. Proses bisnisnya berawal dari pemasaran melalui media iklan seperti Google dan Meta. Kemudian, konsumen yang tertarik akan menghubungi pihak Zenitland dan mengunjungi proyek hingga melakukan pembayaran. Setelah diteliti lebih lanjut, ketertarikan konsumen masih rendah sehingga jumlah orang yang survey dan melakukan pembayaran menjadi rendah Berdasarkan masalah tersebut, peneliti akan mengembangkan website marketing dengan metode Double Diamond. Dengan menggunakan metode Double Diamond, website akan memiliki user experience yang baik sehingga konsumen akan nyaman. Selain menggunakan metode tersebut, peneliti mengimplementasikan salah satu metode marketing yaitu, Content Marketing yang akan mendukung konten-konten didalam website yang akan dibangun. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan, website akan menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dan System Usability Scale (SUS). Zenitland is a company engaged in property development. The business process starts with marketing through advertising media such as Google and Meta. Then, interested consumers will contact Zenitland and visit the project to make payments. After further research, consumer interest is still low so that the number of people who survey and make payments is low. Based on this problem, the researcher will develop a marketing website with the Double Diamond method. By using the Double Diamond method, the website will have a good user experience so that consumers will be comfortable. In addition to using this method, researchers implement one of the marketing methods, namely, Content Marketing, which will support the content on the website to be built. To determine the success rate, the website will use User Experience Questionnaire (UEQ) and System Usability Scale (SUS)

    OPTIMASI PRODUKSI ENZIM SELULASE OLEH JAMUR SELULOLITIK Aspergillus niger PADA MEDIA SERBUK SEKAM PADI (Oryza sativa Linn.)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi enzim selulase oleh jamur selulolitik Aspergillus niger pada media serbuk sekam padi (Oryza sativa Linn.). Enzim selulase memiliki peran penting dalam proses industri, terutama dalam konversi limbah pertanian menjadi produk bernilai tinggi. Menggunakan limbah sekam padi sebagai substrat, penelitian ini mengkaji berbagai kondisi fermentasi, termasuk komposisi media, pH, suhu, dan waktu inkubasi, untuk mendapatkan hasil maksimal dalam produksi enzim selulase. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Sampel jamur diisolasi dan dikembangkan dalam media CMC, diikuti dengan identifikasi dan pengukuran biomassa, pH, suhu, dan aktivitas enzim selulase. Parameter-parameter ini dianalisis untuk menentukan kondisi optimum bagi produksi enzim. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa biomassa yang dihasilkan A. niger meningkat dari jam ke-0 hingga jam ke-96, baik pada pH 4,5 maupun pH 5,5, dan pada suhu 29,5°C hingga 30,5°C. pH dan suhu optimum untuk produksi enzim selulase ditemukan pada pH 4,5 dan suhu 30,5°C, dengan aktivitas enzim selulase tertinggi sebesar 0,736 U/mL. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimasi produksi enzim selulase dengan memanfaatkan limbah sekam padi tidak hanya meningkatkan efisiensi dalam menghasilkan enzim, tetapi juga dapat berkontribusi pada pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. This study aims to optimize the production of cellulase enzyme by cellulolytic fungus Aspergillus niger on rice husk powder media (Oryza sativa Linn.). Cellulase enzyme has an important role in industrial processes, especially in the conversion of agricultural waste into high-value products. Using rice husk waste as a substrate, this study examined various fermentation conditions, including media composition, pH, temperature, and incubation time, to obtain maximum results in cellulase enzyme production. The method applied in this study was quantitative research with an experimental approach. Fungal samples were isolated and developed in CMC media, followed by identification and measurement of biomass, pH, temperature, and cellulase enzyme activity. These parameters were analyzed to determine the optimum conditions for enzyme production. The findings of the study showed that the biomass produced by A. niger increased from hour 0 to hour 96, both at pH 4.5 and pH 5.5, and at temperatures of 29.5°C to 30.5°C. The optimum pH and temperature for cellulase enzyme production were found at pH 4.5 and temperature of 30.5°C, with the highest cellulase enzyme activity of 0.736 U/mL. This study concludes that optimization of cellulase enzyme production by utilizing rice husk waste not only increases efficiency in producing enzymes, but also can contribute to more environmentally friendly waste management

    Studi Komparatif Pengolahan Nilai Hasil Belajar Siswa Menggunakan Microsoft Excel dengan RDM (Raport Digital Madrasah) berbasis Website Comparative Study of Processing Student Learning Results Scores using Microsoft Excel with the RDM (Digital Madrasah Report Card) Website

    Get PDF
    Penelitian ini membandingkan Microsoft Excel dan Raport Digital Madrasah (RDM) pada pengolahan nilai siswa menjadi rapor dengan menggunakan metode kualitatif. Studi ini mengevaluasi kelebihan dan kekurangan masing-masing platform, dengan mengutamakan kepraktisan dan keterjangkauan sebagai kuncinya elemen dalam memilih alat manajemen kelas. Microsoft Excel dikenal luas karena fleksibilitasnya, sedangkan RDM menawarkan kepraktisan melalui aksesibilitas berbasis web dan keamanan data yang unggul. Kustomisasi dan integrasi merupakan faktor penting, dengan Excel memberikan fleksibilitas tinggi dan RDM menawarkan struktur template yang disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum madrasah. Pilihan antara Excel dan RDM bergantung pada prioritas dan kebutuhan tertentu. Rekomendasi praktis disediakan untuk pendidikan madrasah lembaga untuk mempertimbangkan lingkungan dan tujuan unik mereka, memastikan proses yang efektif dan efisien nilai siswa ke dalam rapor. ----- This research compares Microsoft Excel and the Madrasah Digital Report Card (RDM) in processing student grades into report cards using qualitative methods. The study evaluates the advantages and disadvantages of each platform, highlighting practicality and affordability as key elements in selecting a grade management tool. Microsoft Excel is widely recognized for its flexibility, while RDM offers practicality through web-based accessibility and superior data security. Customization and integration are crucial factors, with Excel providing high flexibility and RDM offering a structured template aligned with madrasah curriculum needs. The choice between Excel and RDM depends on specific priorities and needs. Practical recommendations are provided for madrasah educational institutions to consider their unique environment and goals, ensuring effective and efficient processing of student grades into report cards

    PENGARUH PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK: Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2021 - 2023

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan sustainability report dan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel, dengan metode pengampilan sampel menggunakan purposive sampling hinga diperoleh sebanyak 31 perusahaan manufaktur, dengan penghindaran pajak yang diukur menggunakan book tax differences. Penelitian ini menemukan hal-hal berikut: (1) Pengungkapan laporan keberlanjutan tidak berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, dan (2) Kepemilikan institusional tidak berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi praktik penghindaran pajak di sektor manufaktur Indonesia. This study aims to determine the effect of sustainability report disclosure and institutional ownership on tax avoidance in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2021-2023. This research method uses panel data regression analysis, with the sampling method using purposive sampling, resulting in 31 manufacturing companies. Tax avoidance is measured using book tax differences. This study found the following: (1) Sustainability report disclosure does not have a negative effect on tax avoidance, and (2) Institutional ownership does not have a negative effect on tax avoidance. This research contributes to the understanding of factors influencing tax avoidance practices in the Indonesian manufacturing sector

    OPTIMISASI DIAMETER PIPA PADA JARINGAN DISTRIBUSI AIR MENGGUNAKAN PSEUDO-GENETIC ALGORITHM DENGAN BANTUAN EPANET (Studi Kasus: PDAM Tirta Raharja Sadu Kabupaten Bandung)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas optimisasi jaringan distribusi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang memfokuskan pada penentuan diameter pipa secara optimal dengan mempertimbangkan efisiensi biaya dan kinerja hidraulik. Dalam penelitian ini, masalah optimisasi dipandang sebagai kombinasi masalah ekonomi dan teknis, sehingga digunakan pendekatan Pseudo-Genetic Algorithm (PGA) yang dimodifikasi dengan representasi alfanumerik pada kromosom serta penerapan operator mutasi berbasis Gray Code. Proses optimisasi dilakukan dengan mempertimbangkan batasan teknis seperti tekanan minimum dan batas kecepatan aliran dalam pipa. Studi kasus dilakukan pada jaringan distribusi milik PDAM Tirta Raharja Unit Sadu, dengan proses evaluasi hidraulik menggunakan EPANET 2.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma ini mampu menghasilkan solusi dengan total biaya instalasi minimum sebesar Rp31.141.171.200,00. Meskipun seluruh node memenuhi batas tekanan minimum, masih terdapat beberapa segmen pipa dengan kecepatan aliran di bawah batas minimum. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu memberikan solusi yang efisien secara ekonomi dan cukup layak secara teknis, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan performa hidraulik. This study addresses the optimization of Water Supply System (WSS) distribution networks, focusing on determining the optimal pipe diameters while considering cost efficiency and hydraulic performance. The optimization problem is treated as a combination of economic and technical issues, and a modified Pseudo-Genetic Algorithm (PGA) is employed. The algorithm utilizes alphanumeric chromosome representation and a mutation operator based on Gray Code. The optimization process incorporates technical constraints such as minimum pressure and allowable velocity limits in pipes. A case study is conducted on the distribution network owned by PDAM Tirta Raharja Unit Sadu, with hydraulic evaluation performed using EPANET 2.0. The results show that this algorithm can produce a solution with a minimum installation cost of Rp31,141,171,200.00. Although all nodes meet the minimum pressure requirement, some pipe segments exhibit flow velocities below the minimum threshold. This indicates that the proposed approach is economically efficient and technically feasible, although there is still room for improving hydraulic performance

    STRATEGI PSIKOLOGIS ATLET PADA MASA LATIHAN DAN KOMPETISI: Analisis dan Prediksi Berdasarkan Karakteristik Cabang Olahraga

    Get PDF
    STRATEGI PSIKOLOGIS ATLET PADA MASA LATIHAN DAN KOMPETISI: Analisis dan Prediksi Berdasarkan Karakteristik Cabang Olahraga ABSTRAK Kesiapal mental merupakan faktor yang sangat penting dan berpengaruh besar terhadap performa atlet dalam berbagai situasi kompetitif. Oleh karena itu, pelatihan mental memegang peranan penting dalam membantu meningkatkan kemampuan psikologisnya. Namun sayangnya, masih banyak pelatih di berbagai cabang olahraga yang kurang memberikan perhatian pada aspek mental dalam program latihan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui gambaran penggunaan strategi psikologis atlet pada masa latihan dan kompetisi; (2) Menganalisis kebutuhan strategi psikologis atlet pada masa latihan dan kompetisi; dan (3) Memprediksi prestasi atlet berdasarkan hasil analisis strategi psikologis atlet dalam kompetisi. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 39 cabang olahraga yang terbagi ke dalam tujuh kategorisasi cabang olahraga dengan jumlah populasi sebanyak 556 orang atlet. Sedangkan teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling sehingga jumlah sampling yang digunakan adalah 556 orang atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah TOPS (Test of Performance Strategies) dengan seluruh butir soal memiliki nilai faktor loading > 0,40 dan nilai reliabilitas alpha Cronbach > 0,70. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu: (1) Seluruh kategori cabang olahraga belum memanfaatkan strategi psikologis, baik dalam latihan maupun saat kompetisi; (2) Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, terungkap bahwa strategi psikologis aktivasi merupakan salah satu elemen yang penting dibutuhkan oleh sebagian besar kategori cabang olahraga; dan (3) Model regresi yang digunakan untuk memprediksi prestasi atlet berdasarkan penggunaan strategi psikologis menunjukkan bahwa nilai yang dihasilkan tidak signifikan untuk seluruh kategori cabang olahraga. Meski demikian, tetap terlihat bahwa strategi psikologis memberikan kontribusi terhadap pencapaian prestasi. Penulis merekomendasikan untuk pelatih, tim dan organisasi olahraga agar secara aktif mengintegrasikan strategi psikologis ke dalam latihan rutin, sehingga aspek mental dan emosional atlet dapat berkembang seiring dengan kemampuan fisik dan teknis mereka. Kata Kunci: Strategi Psikologis, Test of Performance Strategies (TOPS) Kategorisasi Cabang Olahrag

    IMPLEMENTASI GABUNGAN ALGORITMA BACKTRACKING DAN SIMULATED ANNEALING UNTUK MENYELESAIKAN PUZZLE SUDOKU

    Get PDF
    Puzzle Sudoku adalah salah satu jenis permasalahan kombinatorial yang dapat diselesaikan menggunakan berbagai metode pencarian solusi. Algoritma Backtracking adalah metode yang umum digunakan karena jaminan didapatkannya solusi optimal meskipun kurang efisien untuk puzzle berukuran besar. Di sisi lain, Algoritma Simulated Annealing mampu mencari solusi optimal dengan cepat, akan tetapi bergantung pada solusi awalnya. Penelitian ini mengusulkan algoritma gabungan antara Algoritma Backtracking dan Simulated Annealing untuk meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan Puzzle Sudoku. Proses penyelesaian dimulai dengan menentukan parameter-parameter Simulated Annealing, diikuti dengan pengisian sebagian puzzle menggunakan Algoritma Backtracking. Sel kosong yang tersisa diisi dengan angka acak, kemudian dievaluasi jumlah pelanggarannya berdasarkan aturan Puzzle Sudoku. Selanjutnya, proses pencarian solusi optimal dilakukan dengan menukar isi sel selain angka petunjuk dan menurunkan temperatur secara bertahap hingga tidak ada pelanggaran yang tersisa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan gabungan ini mampu menyelesaikan Puzzle Sudoku secara optimal dengan waktu komputasi yang lebih singkat dalam menyelesaikan Sudoku berukuran 20×20 dibandingkan dengan penggunaan Algoritma Backtracking atau Simulated Annealing yang dilakukan secara terpisah. Pendekatan ini menjadikannya alternatif yang efektif dalam pemecahan teka-teki Sudoku secara optimal. Kata kunci: Sudoku, Backtracking, Simulated Annealing, Optimisasi Sudoku puzzles are a type of combinatorial problem that can be solved using various solution-searching methods. The Backtracking algorithm is commonly used due to its guarantee of finding an optimal solution; however, it becomes inefficient for larger puzzle sizes. On the other hand, the Simulated Annealing algorithm can quickly find an optimal solution but is highly dependent on its initial solution. This study proposes a hybrid approach combining the Backtracking and Simulated Annealing algorithms to improve efficiency in solving Sudoku puzzles. The solution process begins with determining the parameters for Simulated Annealing, followed by partially filling the puzzle using the Backtracking algorithm. The remaining empty cells are randomly filled, and the number of rule violations is evaluated based on Sudoku constraints. The optimization process is then performed by swapping the values of non-given cells and gradually lowering the temperature until no rule violations remain. Experimental results show that this combined approach is able to solve Sudoku puzzles optimally with a shorter computation time in solving 20×20 Sudoku compared to the use of Backtracking or Simulated Annealing algorithms performed separately. This approach makes it an effective alternative in solving Sudoku puzzles optimally. Keywords: Sudoku, Backtracking, Simulated Annealing, Optimization

    IMPLEMENTASI ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD 256 DAN SECURE HASH ALGORITHM 256 PADA APLIKASI PENGAMANAN DATA E-VOTING

    Get PDF
    Sistem pemilihan berbasis elektronik (e-voting) menjadi alternatif yang efektif dan efisien untuk menggantikan metode tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang protokol keamanan e-voting menggunakan algoritma Advanced Encryption Standard (AES-256) dan fungsi hash Secure Hash Algorithm (SHA-256). Algoritma AES-256 digunakan untuk menjaga kerahasiaan data pilihan suara, sementara SHA-256 digunakan untuk memverifikasi keaslian dan integritas data pemilih serta suara. Program aplikasi e-voting dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan integrasi berbagai library untuk mendukung enkripsi, dekripsi, dan antarmuka pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi algoritma kriptografi ini mampu meningkatkan keamanan data e-voting dan mempermudah proses verifikasi, menjadikannya solusi yang andal untuk aplikasi pemilu berbasis teknologi. Electronic voting (e-voting) systems offers an effective and efficient alternative to traditional voting methods. This study aims to design a secure e-voting protocol utilizing the Advanced Encryption Standard (AES-256) algorithm and the Secure Hash Algorithm (SHA-256). The AES-256 algorithm is employed to ensure the confidentiality of voting data, while SHA-256 is used to verify the authenticity and integrity of voter and ballot data. An e-voting application program was developed using the Python programming language, integrating various libraries to support encryption, decryption, and user interface functionalities. The research findings indicate that the implementation of these cryptographic algorithms enhances the security of e-voting data and simplifies the verification process, making it a reliable solution for technology-based electoral systems

    MODEL DAYA SAING USAHA BERBASIS KOMPETENSI DIGITAL KEWIRAUSAHAAN: Studi pada Women Entrepreneur di UKM Fesyen Jawa Barat

    Get PDF
    Asti Nur Aryanti (2211148) “Model Daya Saing Usaha Berbasis Kompetensi Digital Kewirausahaan (Studi pada Women Entrepreneur di UKM Fesyen Jawa Barat)” di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Suryana,M.S., Dr. Chairul Furqon, S.Sos, M.M., Dr. Heny Hendrayati, S.IP, M.M. Rendahnya daya saing women entrepreneur di UKM fesyen Jawa Barat menjadi kendala utama dalam upaya bertahan di tengah persaingan global. Penelitian ini mendalami penerapan teknologi digital di UKM fesyen, yang berfokus dalam meningkatkan daya saing berbasis kompetensi digital kewirausahaan. Tujuan penelitian ini adalah memverifikasi pengaruh kompetensi digital kewirausahaan, orientasi kewirausahaan terhadap daya saing melalui co-creation dan inovasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif, dengan populasi penelitian mencakup women entrepreneur UKM fesyen di Jawa Barat. Sampel diambil menggunakan cluster random sampling yang menghasilkan 280 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SEM AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital kewirausahaan, orientasi kewirausahaan, co-creation, dan inovasi baik secara simultan ataupun parsial berpengaruh terhadap daya saing. Co-creation dan inovasi menjadi mediator yang signifikan antara kompetensi digital kewirausahaan, orientasi kewirausahaan dan daya saing. Tingkat daya siang UKM fesyen di Jawa Barat tergolong tinggi, terutama dalam dimensi kepuasan konsumen, sementara dimensi pertumbuhan relatif lebih rendah namun tetap dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan pentingnya pengelolaan strategi bisnis yang tidak hanya berfokus pada mempertahankan kepuasan konsumen, tetapi juga pada inovasi dan pengembangan usaha untuk meningkatkan pertumbuhan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini adalah kompetensi digital kewirausahaan merupakan elemen penting dalam mendukung inovasi, co-creation, dan daya saing UKM. Pelaku UKM disarankan untuk meningkatkan kompetensi digital kewirausahaan dengan memanfaatkan media teknologi seperti platform digital, E-commerce, dan analitik data untuk mendukung efektivitas operasional dan pengambilan keputusan berbasis data. Kata Kunci: daya saing, kompetensi digital kewirausahaan, orientasi kewirausahaan, co-creation, inovasi, women entrepreneur Asti Nur Aryanti (2211148) “A Competitiveness Model for Enterprises Based on Digital Entrepreneurial Competence (A Study of Women Entrepreneurs in Fashion SMEs in West Java)” under the supervision of Prof. Dr. H. Suryana,M.S., Dr. Chairul Furqon, S.Sos, M.M., Dr. Heny Hendrayati, S.IP, M.M. The low competitiveness of women entrepreneurs in the fashion small and medium enterprises (SMEs) sector in West Java presents a significant challenge in sustaining their position amidst global competition. This study explores the application of digital technology in fashion SMEs, focusing on enhancing competitiveness through entrepreneurial digital competence. The objective of this research is to verify the influence of entrepreneurial digital competence and entrepreneurial orientation on competitiveness, mediated by co-creation and innovation. A quantitative research approach was employed, with the population consisting of women entrepreneurs in the fashion SMEs sector in West Java. A sample of 280 respondents was selected using cluster random sampling. Data collection was conducted via a structured questionnaire, and hypothesis testing was performed using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS software. The findings indicate that entrepreneurial digital competence, entrepreneurial orientation, co-creation, and innovation have both simultaneous and partial effects on competitiveness. Furthermore, co-creation and innovation serve as significant mediators between entrepreneurial digital competence, entrepreneurial orientation, and competitiveness. The overall competitiveness of fashion SMEs in West Java is classified as high, particularly in the dimension of customer satisfaction, while the growth dimension, although relatively lower, also falls within the high category. These results highlight the importance of managing business strategies that not only focus on maintaining customer satisfaction but also emphasize innovation and business development to achieve sustainable growth. The implications of this study underscore that entrepreneurial digital competence is a critical faktor in supporting innovation, co-creation, and the competitiveness of SMEs. It is recommended that SME practitioners enhance their entrepreneurial digital competence by leveraging technological tools such as digital platforms, E-commerce, and data analytics to improve operational efficiency and facilitate data-driven decision-making. Keywords: competitiveness, digital entrepreneurial competence, entrepreneurial orientation, co-creation, innovation, women entrepreneu

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PENGUASAAN TEKNIK DASAR BOLA VOLI DAN KERJASAMA TIM

    Get PDF
    Banyak siswa mengalami kesulitan dalam menguasai teknik dasar bola voli dan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya kerja sama tim. Metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran olahraga. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap penguasaan teknik dasar bola voli dan kerjasama tim. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group. Sampel penelitian terdiri dari 58 siswa kelas VIII di SMP PGRI Limbangan, yang kemudian dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol 28 siswa dan eksperimen 30 siswa. Untuk melakukan analisis data, diterapkan uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam penguasaan teknik dasar bola voli dan kerjasama tim pada kelompok eksperimen setelah diterapkannya model pembelajaran TGT. Model ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman teknik dasar dan membangun komunikasi serta koordinasi dalam tim. Many students have difficulty in mastering basic volleyball techniques and lack awareness of the importance of teamwork. Learning methods that are still conventional are one of the factors that cause low student involvement in sports learning. Therefore, innovation in learning methods is needed to improve the effectiveness of the teaching and learning process. This study was conducted to analyze the impact of implementing the Teams Games Tournament (TGT) type cooperative learning model on the mastery of basic volleyball techniques and teamwork. This study used an experimental method with a pre-test post-test control group design. The research sample consisted of 58 eighth grade students at SMP PGRI Limbangan, which were then divided into two groups, namely the control group of 28 students and the experiment group of 30 students. To conduct data analysis, normality test and homogeneity test, as well as t-test were applied. The results of the study showed that there was a significant increase in the mastery of basic volleyball techniques and teamwork in the experimental group after the implementation of the TGT learning model. This model has a positive impact on improving the understanding of basic techniques and building communication and coordination within the team

    91,208

    full texts

    91,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UPI is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇