Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    Pengaruh Iklim Kelas, Budaya Sekolah, dan Literasi Informasi Green Skill terhadap Penerapan Green Skill pada Pembelajaran Praktik Tata Boga di SMK.

    No full text
    Siswa SMK memerlukan keterampilan green skill untuk mendukung industri yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, (2) iklim kelas pembelajaran praktik tata boga di SMK, (3) budaya sekolah dalam mendukung penerapan green skill siswa, (4) literasi informasi green skill dalam mendukung pembelajaran praktik tata boga di SMK, (5) pengaruh iklim kelas terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, (6) pengaruh budaya sekolah terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, (7) pengaruh literasi informasi green skill terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, dan (8) pengaruh simultan iklim kelas, budaya sekolah dan literasi informasi green skill terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi penelitian siswa SMK Negeri dan SMK Swasta yang ada di Kabupaten Sleman. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 170 siswa. Instrumen penelitian divalidasi melalui validasi ahli dan validasi konstruk < 0,3202 dan uji reliabilitas cronbach alpha ≥ 0,60. Pengumpulan data menggunakan angket dan lembar observasi. Analisis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. (1) penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK baik dengan mean 247,5, (2) Iklim kelas pembelajaran praktik tata boga di SMK baik dengan mean 86,4, (3) Budaya sekolah dalam mendukung penerapan green skill siswa di SMK memiliki baik dengan mean 84,1, (4) Literasi informasi green skill dalam mendukung pembelajaran praktik tata boga di SMK baik dengan mean 86,2, (5) Iklim kelas tidak berpengaruh terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, (6) Budaya sekolah berpengaruh negatif terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, (7) Literasi informasi tidak berpengaruh terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK, (8) Iklim kelas, budaya sekolah dan literasi informasi green skill berpengaruh simultan terhadap penerapan green skill pada pembelajaran praktik tata boga di SMK. Penelitian yang akan datang diharapkan dapat mempertimbangkan faktor intervensi variabel lain dan pengamatan aksi nyata pada iklim kelas, budaya sekolah dan literasi siswa mengenai green skill

    Identifikasi Kesulitan Belajar Senam Lantai Materi Guling Belakang Pada Peserta Didik Kelas VII di SMP Negeri 2 Kretek Bantul

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar senam lantai materi guling belakang pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Kretek Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Kretek Bantul yang berjumlah 128 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling karena populasi relatif kecil. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan instrument milik Afandi (2023, pp.34-38) dengan validitas yang telah diujikan dan reliabilitas yang menggunakan teknik Cronbach’s Alpha menghasilkan nilai 0,931. Hasil penelitian diperoleh identifikasi kesulitan belajar senam lantai materi guling belakang pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Kretek Bantul termasuk dalam kategori sedang dengan penyebab yang dibagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Hasil faktor internal 47,28%, yang terdiri dari indikator fisik sebesar 15,5% dan indikator psikologis sebesar 15,8%. Sedangkan hasil faktor eksternal 52,72%, yang terdiri dari indikator pendidik sebesar 19,9%, lingkungan sekolah sebesar 14,5%, hubungan sosial sebesar 20,35%, dan materi penguasaan gerakan sebesar 13,9%. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan acuan untuk mengatasi kesulitan belajar senam lantai materi guling belakang pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Kretek Bantul

    Pengaruh Latihan Target Terhadap Kemampuan Servis dan Koordinasi Pada Atlet Bulu Tangkis Tuna Daksa Puslatda NPC Kabupaten Bantul

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan target terhadap kemampuan servis dan koordinasi pada atlet bulu tangkis tuna daksa NPC Kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan rancangan “One Group Pretest Posttest Design”. Populasi penelitian yaitu seluruh atlet tuna daksa Puslatda NPC Kabupaten Bantul, sedangkan pengambilan sampel menggunakan seluruh populasi yang berjumlah 20 atlet. Instrumen penelitian melalui tahap validasi isi yang melibatkan 2 orang ahli. Program latihan yang digunakan dalam penelitian meliputi dua faktor yaitu latihan target terhadap kemampuan servis dan koordinasi. Teknik analisis data menggunakan metode statistik parametrik yaitu uji Paired T-test. Hasil penelitian analisis uji t pada servis pendek, dapat disimpulkan niai t hitung sebesar 10.565 > 2,026 nilai t tabel, dengan tingkat signifikansi probabilitas 0,000 2,026 nilai t tabel, dengan tingkat signifikansi probabilitas 0,000 2,026 nilai t tabel, dengan tingkat signifikansi probabilitas 0,000<0,05. dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari latihan target terhadap kemampuan servis dan koordinasi atlet bulu tangkis tuna daksa Puslatda NPC Kabupaten Bantul

    Pengembangan Model Evaluasi Program Bilingual di Pondok Pesantren.

    No full text
    Salah satu upaya pondok pesantren menyiapkan lulusannya agar dapat bersaing di dunia global adalah dengan mengimplementasikan program bilingual. Untuk memantau pelaksanaan program bilingual ini, perlu dilakukan evaluasi dengan model yang sudah disesuaikan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangakan model evaluasi program bilingual di pondok pesantren, menguji kualitas model evaluasi yang telah dikembangkan, memotret pelaksanaan program bilingual di pondok pesantren dan membuktikan keefektifan model evaluasi program bilingual yang sudah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan di beberapa pondok pesantren di Jawa dan Sumatra yang terlibat pada proses preliminary, uji coba dan implementasi dengan melibatkan 20 pembina bahasa dan 500 peserta program bilingual. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, studi dokumentasi, analisis konten, survey dan tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan V-Aiken, CFA, dan IRT dengan bantuan program R. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini sudah terbukti validitas isi (V-Aiken 0.85 - 1), validitas konstruk dengan perolehan SLF > 0.05, reliabilitas konstruk dengan perolehan nilai 0.937 – 0.966, item parameter dan item fit dengan menggunakan Graded Response Model. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah (1) satu model evaluasi yang mengevaluasi aspek input (kualifikasi pembina bahasa, peserta program, kurikulum, fasilitas, aturan dan kegiatan), implementasi (kinerja pembina bahasa, penggunaan fasilitas dan teknologi, cakupan materi pembelajaran bahasa, metode pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan penilaian),output (L,S,R,W) dan outcome (faktor afektif dalam pembelajaran bahasa asing) dari program bilingual di pondok pesantren. Model ini bernama CIBER, singkatan dari Comprehensive Islamic Boarding School Bilingual Evaluation and Review. Model CIBER merupakan gabungan model CIPP dan model Kirkpatrick yang disesuiakan dengan pelaksanaan program bilingual di pondok pesantren. (2) Semua komponen Model CIBER telah terbukti kualitasnya. Model CIBER ini juga telah memenuhi syarat model yang baik dengan memperoleh nilai dan kategori efektif (3) Simpulan dari hasil evaluasi di 3 pondok pesantren bilingual yang telah beroperasi 10 tahun dan > 20 tahun adalah pentingnya persiapan program yang menyeluruh, focus pada implementasi program, meningkatkan kualitas output, pentingnya evaluasi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran pengelola pondok pesantren terhadap program bilingual

    Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dan Aktivitas Fisik Dengan Kebugaran Jasmani Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 2 Gamping Kabupaten Sleman

    Full text link
    enelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Hubungan antara IMT dengan kebugaran jasmani peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Gamping Kabupaten Sleman. (2) Hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Gamping Kabupaten Sleman. (3) Hubungan antara IMT dan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Gamping Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan korelasional. Populasi dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Gamping yang berjumlah 183 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen IMT menggunakan timbangan berat badan dan tinggi badan menggunakan stadiometer, aktivitas fisik yang diukur dengan instrumen The Physical Activity Questionnaire for Adolescent (PAQ-A), kesegaran jasmani menggunakan TKSI Fase D. Analisis data yaitu uji regresi berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada hubungan yang signifikan antara IMT terhadap kebugaran jasmani peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Gamping Kabupaten Sleman, dengan nilai rhitung 0,291 > rtabel 0,144, p-value 0,011 rtabel 0,144, p-value 0,000 Ftabel (2;181) 3,05 serta sig. 0,000 < 0,05 dan sumbangan sebesar 58,60%

    Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Sepak Bola di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Godean

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMP Muhammadiyah 1 Godean dengan pendekatan CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Desain penelitian ini menggunakan penelitian evaluasi dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini peserta didik SMP Muhammadiyah 1 Godean. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan subjek penelitian yaitu guru olahraga dan peserta didik aktif ekstrakurikuler sepak bola yang berjumlah 14. Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui angket yang didistribusikan berbentuk google forms oleh peneliti. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yang dituangkan dalam persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa evaluasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola dengan model CIPP mendapatkan jawaban sangat baik dan baik sebagai berikut: 1) context= sangat baik 43%, baik 35%, 2) Input= sangat baik 29%, baik 43%, 3) Process= sangat baik 40%, baik 30%, dan 4) Product= sangat baik 50%, baik 50%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa evaluasi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola berjalan dengan baik dan memiliki kategori yang “baik” dalam evaluasi

    Laporan Persiapan dan Hasil Pekan Olahraga Nasional Aceh-Sumut 2024 Cabang Olahraga Hapkido

    Full text link
    Tujuan laporan ini adalah untuk mengetahui persiapan dan hasil dari Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh-Sumut tahun 2024. Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional merupakan sebuah upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam membangun olahraga dan menjaring atlet-atlet potensial dari seluruh penjuru wilayah Indonesia. Pada Pekan Olahraga Nasional XXI ini dilaksanakan di Aceh dan Sumatera utara yang berlangsung pada tanggal 8 September 2024 hingga 20 September 2024 serta terdapat 67 cabang olahraga yang akan di pertandingkan. Pelaksanaan program latihan atlet Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh-Sumut 2024 Hapkido Program latihan yang di buat oleh pelatih berjalan sesuai dengan target pelatih. Selain melaksanakan program latihan yang telah disusun oleh pelatih, atlet melakukan tryout di dalam negeri maupun di luar negeri. Segala kegiatan latihan dan program yang telah dilakukan untuk memaksimalkan pertandingan Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh-Sumut 2024. Hasil dari pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional Aceh-Sumut xxi pada tahun 2024 menunjukkan bahwa cabang olahraga Hapkido Daerah Istimewa Yogyakarta membuahkan hasil yang maksimal yaitu memperoleh tujuh mendali emas dan tiga mendali perunggu sehingga Team Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh-Sumut 2024 menjadi juara umum dengan perolehan medali terbanyak

    Pengembangan Running ABC’S Berbasis Permainan Anak Untuk Atlet Sprint 60 Meter Usia 9-12 Tahun

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan 1) mengembangkan model Running ABC’S Berbasis Permainan Anak Untuk Atlet Sprint 60 Meter Usia 9-12 Tahun, 2) untuk menganalisis model Running ABC’S Berbasis Permainan Anak Untuk Atlet Sprint 60 Meter Usia 9-12 Tahun, 3) untuk menganalisis Tingkat kelayakan model Running ABC’S Berbasis Permainan Anak Untuk Atlet Sprint 60 Meter Usia 9-12 Tahun, 4) menghasilkan model Running ABC’S Berbasis Permainan Anak Untuk Atlet Sprint 60 Meter Usia 9-12 Tahun dalam berbentuk buku. Penelitian ini metode penelitian dan pengembangan yang megadopsi beberapa tahap milik Borg & Gall, yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan produk, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi dan revisi produk, (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba skala besar dan revisi, (7) hasil produk akhir (8) uji efektifitas. Uji skala kecil dilakukan pada 10 atlet sprint 60 meter usia 9-12 tahun, sedangkan uji kelompok besar dilakukan pada 20 atlet sprint 60 meter usia 9-12 tahun. Instrumen pengumpulan data menggunakan catatan observasi, kuesioner validasi, kuesoner untuk pelatih dan pemain. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian campuran, kualitaif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini, memperoleh hasil valid melalui ahli materi dengan rata-rata nilai Aiken V sebesar 0.9 dan ahli media dengan rata-rata nilai Aiken V sebesar 0,9. Uji coba skala kecil oleh 10 atlet menunjukan aspek pemahaman 'cukup layak', aspek keterlaksanaan 'layak', aspek kemenarikan 'cukup layak', aspek kemanfaatan 'cukup layak', aspek tampilan 'cukup layak'. Kemudian setelah revisi sesuai saran, maka dilakukan uji coba skala besar oleh 20 atlet menunjukan aspek pemahaman 'layak', aspek keterlaksanaan 'layak', aspek kemenarikan 'layak', aspek kemanfaatan 'layak', aspek tampilan 'layak'. Hasil uji efektivitas yaitu pemberian perlakuan selama 16 pertemuan menggunakan uji Wilcoxon, berdasarkan Asymp. Sig. (2-tailed) pretest dan posttest menunjukan 0,000<0,05, artinya model latihan running ABC’S berbasis permainan dapat meningkatkan waktu sprint 60 meter untuk atlet sprint usia 9 – 12 tahun. Maka dapat di simpulkan bahwa model Running ABC’S Berbasis Permainan Anak Untuk Atlet Sprint 60 Meter Usia 9-12 Tahun layak untuk dihasilkan buku dan efektif meningkatkan hasil sprint 60 meter usia 9 – 12 tahun

    Persepsi Peserta Didik Kelas VIII Terhadap Belajar Senam Lantai Guling Belakang di SMP Negeri 8 Magelang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peserta didik kelas VIII terhadap belajar senam lantai guling belakang di SMP Negeri 8 Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Instrumen yang digunakan yaitu angket dengan skala likert. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Magelang yang berjumlah 221 peserta didik. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Hasil uji validitas instrumen dari 221 responden dengan taraf signifikan 5% memiliki r tabel sebesar 0,349. Hasil uji validitas dari 30 pernyataan, 27 pernyataan dinyatakan valid dan 3 pernyataan dinyatakan tidak valid. Uji reliabilitas instrumen menggunakan Alpha Cronbach’s dan didapat reliabilitas sebesar 0,911. Hasil penelitian diketahui bahwa persepsi peserta didik kelas VIII terhadap belajar senam lantai guling belakang di SMP Negeri 8 Magelang untuk kategori sangat baik sebesar 6,33%, kategori baik sebesar 25,35%, kategori cukup baik sebesar 38,46%, kategori kurang baik sebesar 23,53%, dan kategori sangat kurang baik sebesar 6,33%. Persepsi peserta didik yang mengarah pada kategori positif sebesar 31,68%, sementara persepsi peserta didik yang mengarah pada kategori negatif sebesar 29,86%. Kategori dengan persentase tertinggi yaitu pada kategori cukup baik, sehingga dapat dikatakan bahwa persepsi peserta didik kelas VIII terhadap belajar senam lantai guling belakang di SMP Negeri 8 Magelang berada dalam kategori cukup baik yang mengarah pada persepsi positif

    Pengembangan Media Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII SMKN 1 Jetis Mojokerto

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan karakteristik dan bentuk media video pembelajaran yang dikembangkan, (2) Untuk menilai kelayakan media video pembelajaran yang dikembangkan, dan (3) Untuk mengukur efektivitas penggunaan media video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi melaksanakan spooring roda. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Jetis Mojokerto dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XII pada Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan jumlah 36 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis (pretest dan posttest) serta penilaian praktik siswa dalam melakukan spooring roda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media video pembelajaran yang dikembangkan memiliki karakteristik visual berbasis praktik langsung, disusun berdasarkan kurikulum, serta dilengkapi narasi dan animasi sederhana. (2) Media ini telah dinyatakan sangat layak oleh para ahli dan mendapatkan tanggapan positif dari guru dan siswa. (3) Uji efektivitas melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, baik dalam pemahaman konsep maupun keterampilan praktik spooring roda. Dengan demikian, media video pembelajaran ini efektif dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang mendukung peningkatan kompetensi siswa dalam pelaksanaan spooring roda sesuai standar kerja bengkel. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada guru pengampu mata pelajaran Chasis Otomotif dan siswa SMK untuk menerapkan media video pembelajaran dalam proses belajar, khususnya pada materi spooring roda. Penggunaan video pada pertemuan praktik yang berkaitan akan membantu siswa memahami konsep secara lebih visual dan konkret, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇