Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    Profil Kondisi Fisik dan Teknik Dasar Futsal Pada Ekstrakurikuler SMAN 1 Jepara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik dan teknik dasar pemain futsal ekstrakurikuler SMAN 1 Jepara. Kondisi fisik merupakan kapasitas pemain melakukan kerja fisik dengan kemampuan bertingkat. Teknik dasar merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki untuk menunjang kemampuan lainnya. Metode penelitian menggunakan metode survei, dengan teknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria yaitu aktif melakukan pelatihan, sehat jasmani dan rohani. Jumlah subjek yang diteliti sebanyak 20 pemain. Instrumen yang digunakan ialah tes kecepatan, tes kelincahan, serta teknik dasar futsal menggunakan tes passing, control, dribbling, dan shooting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemain futsal ekstrakurikuler SMAN 1 Jepara memiliki kondisi fisik pada kategori sangat baik sebesar 5% (1 orang), kategori baik sebesar 20% (4 orang), kategori cukup sebesar 45% (9 orang),kategori kurang 25% (5 orang), dan kategori sangat kurang 5% (1 orang). Sedangkan hasil teknik dasar pemain futsal ekstrakurikuler SMAN 1 Jepara diketahui pada kategori baik sekali sebesar 0%, kategori baik sebesar 35% (7 orang), kategori cukup sebesar 35% (7 orang), kategori kurang 20% (4 orang), dan kategori kurang sekali 10% (2 orang). Dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik pemain futsal ekstrakurikuler SMAN 1 Jepara dominan di kategori cukup serta teknik dasar pemain dominan di kategori baik dan cukup. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain sebagai pembanding

    Model Aktivitas Jasmani Berbasis Physical Literacy Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Gerak Dasar Peserta Didik Sekolah Dasar Inklusi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis desain konseptual model aktivitas jasmani berbasis physical literacy untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan gerak dasar peserta didik sekolah dasar inklusi, 2) menganalisis kelayakan model aktivitas jasmani berbasis physical literacy untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan gerak dasar peserta didik sekolah dasar inklusi, 3) menganalisis kepraktisan model aktivitas jasmani berbasis physical literacy untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan gerak dasar peserta didik sekolah dasar inklusi, 4) menganalisis keefektifan model aktivitas jasmani berbasis physical literacy untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan gerak dasar peserta didik sekolah dasar inklusi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan lagkah-langkah dari Borg & Gall yang meliputi 10 tahapan yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan poduk, uji coba skala kecil, revisi produk awal, uji coba skala besar, revisi prosuk operasional, uji efektivitas, revisi produk final serta diseminasi dan impelementasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SD inklusi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Uji coba yang dilakukan meliputi dua tahapan yaitu uji coba skala kecil yang dilakukan terhadap 50 peserta didik dan uji coba skala besar dilakukan terhadap 76 peserta didik serta pada uji efektivitas dilakukan terhadap 15 peserta didik. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, skala nilai, daftar ceklis untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan TGMD-2. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif berupa index aiken, uji pearson product moment, uji alpha cronbch, uji prasyarat normalitas dan uji homogenitas uji paired sample t test dan analisis data kualitatif berupa triangulasi data. Hasil penilaian dari ahli materi dan ahli media dianalisis menggunakan Index Aiken dan di dapatkan tingkat validitas produk berada pada rentang 0,80-1,00 dan menunjukkan tingkat validitas yang tinggi. Hasil uji coba skala kecil dan uji coba skala besar dianalisis menggunakan Index Aiken dan di dapatkan tingkat validitas produk berada pada rentang 0,80-1,00 dan menunjukkan tingkat validitas yang tinggi. Hasil uji efektivitas dihitung menggunakan paired sample t test dan di dapatkan hasil bahwa nilai signifikansi kemampuan berpikir kritis dan keterampilan gerak dasar adalah 0,001 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa model aktivitas jasmani berbasis physical literacy layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan gerak dasar peserta didik sekolah dasar inklusi

    Studi Evaluasi Program Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Progam Usaha Kesehatan Sekolah merupakan bagian dari usaha untuk upaya mengoptimalkan kesehatan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi kesesuaian antara standar dan kenyataan program usaha kesehatan sekolah dikaji dengan antencedent; (2) mengevaluasi kesesuaian antara standar dan kenyataan program usaha kesehatan sekolah dikaji dengan transaction (3) mengevaluasi kesesuaian antara standar dan kenyataan program usaha kesehatan sekolah dikaji dengan outcome. Penelitian ini mengevaluasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menggunakan model evaluasi Countenance Stake, berfokus pada deskripsi dan penilaian tiga aspek: antecedent, transaction, dan outcome. Aspek antecedent mencakup kebijakan, wewenang tugas, tujuan dan sumber daya, transaction meliputi pelaksanaan program dan monitoring, sementara outcome menilai hasil pelaksanaan UKS. Metode yang digunakan adalah kombinasi kualitatif dan kuantitatif, dilakukan di 15 sekolah dasar negeri di Kabupaten Sleman, dengan kualifikasi wilayah daerah urban (Kapanewon Depok), sub-urban (Kapanewon Ngaglik), dan rural (Kapanewon Moyudan). Sampel diambil secara purposive sampling dari pembina UKS, kepala sekolah dan 312 peserta didik kelas lima. Analisis kualitatif dilakukan dengan pendekatan Miles dan Huberman, sementara analisis kuantitatif menggunakan pedoman kategorisasi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aspek antencedent ditemukan kebijakan pelaksanaan program UKS yang digunakan dari ketiga Kapanewon belum menggunakan pedoman yang ditentukan, hal ini mencakup belum terlaksananya sosialisasi yang dilakukan untuk kebijakan. Aspek transaction belum sesuai dengan standar yang ditentukan dari pedoman yang ada karena terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program UKS sehingga belum berjalan secara efektif dan efisien. Aspek outcome belum sesuai dengan standar yang ditentukan karena belum tercapainya peningkatan kesehatan dan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat yang disebabkan tidak adanya evaluasi program yang berkelanjutan. Rekomendasi yang perlu dilakukan pada tahap antencedent peningkatan sosialisasi dan penyediaan fasilitas yang mampu mewadahi sekolah dalam membuat kebijakan program UKS lebih terstruktur. Aspek transaction perlu melibatkan peserta didik, guru, puskesmas dan stakeholder lainnya dalam menunjang pelaksanaan UKS. Aspek outcome perlu untuk menetapkan indikator keterc apaian yang dievaluasi dengan skala prioritas jangka pendek dan jangka panjang pada program UKS serta perlu menerapkan standar pelaksanaan program UKS dengan memperhatikan SKB 4 Menteri nomor 6/X/PB/2014, Nomor 73 Tahun 2014, Nomor 41 Tahun 2014, dan Nomor 81 Tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan UKS/M dan Buku Pedoman Tata Kelola UKS Sekolah Dasar dari Direktorat Sekolah Dasar Tahun 2020

    Efektivitas Plyometric Training Terhadap Vo2max dan Power Tungkai Pemain Bola Voli Ditinjau Dari Komposisi Tubuh

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh plyometric training training forward and lateral hurdle jump sequence dan low and high-hurdle jump sequence yang diberikan terhadap daya tahan VO2max dan power tungkai (2) Perbedaan pengaruh komposisi tubuh terhadap VO2max dan power tungkai pemain bola voli (3) Interaksi plyometric training forward and lateral hurdle jump sequence dan low and high-hurdle jump sequence dan dengan komposisi tubuh terhadap VO2max dan power tungkai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian adalah pemain bola voli yang mengikuti ekstrakurikuler di SMK Maniamas. Sampel dalam penelitian yang digunakan berjumlah 24 siswa dengan pembagian kelompok menggunakan ordinal pairing. Dalam mengukur Vo2max menggunakan instrumen multi-stage fitness, power tungkai menggunakan vertical jump, dan komposisi tubuh menggunakan IMT. Analisis data yang digunakan adalah two-way ANOVA (ANAVA dua jalur) dengan taraf signifikansi sebesar a 0.05. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Terdapat perbedaan pengaruh plyometric training forward and lateral hurdle jump sequence dan low and high- hurdle jump sequence terhadap VO2max dan power tungkai pemain bola voli dengan masing-masing p-value 0,033 dan 0,044 0,05 (3) Tidak terdapat interaksi plyometric training forward and lateral hurdle jump sequence dan low and high-hurdle jump sequence dan dengan komposisi tubuh atau indeks massa tubuh terhadap VO2max dan power tungkai bola voli dengan masing-masing p-value 0,074 dan 0,762 > 0,05

    Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor Pada Siswa Kelas V SD Negeri Cancangan Kabupaten Sleman

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatkan kemampuan motorik kasar pada peserta didik kelas V SD N Cancangan sleman melalui permainan tradisional Gobak Sodor. Penelitian ini menggunakan metode Penilaian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif yaitu dengan adanya kerjasama dengan para pendidik untuk mencari solusi permasalahan pembelajaran di kelas dan tidak dilaksanakan secara individu. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Cancangan Kabupaten Sleman yang berjumlah 27 peserta didik. Teknik dalam pengambilan data menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan, yaitu berupa tes lari cepat 30 meter, lari shuttle run, angkat satu kaki (flamingo balance test) untuk mengetahui sejauh mana pengaruh permainan tradisional gobak sodor terhadap upaya meningkatkan motorik kasar peserta didik. Analisis data menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan Kemampuan motorik kasar aspek kelincahan dapat dilihat pada tahap pra tindakan sebesar 19%, pada siklus I menjadi 50%, kemudian pada siklus II menjadi 85% dari keseluruhan peserta didik. Sedangkan pada aspek keseimbangan dilihat pada tahap pra tindakan sebesar 22%, pada siklus I menjadi 48%, kemudian pada siklus II menjadi 85% dari keseluruhan peserta didik. Kemampuan motorik kasar peserta didik secara keseluruhan pada pra tindakan berada pada kriteria cukup ialah 67% meningkat pada siklus I menjadi 89%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 100%, sehingga dari hasil tersebut dapat dikatakan berhasil karena 27 peserta didik mencapai indikator kemampuan motorik kasar pada kriteria baik

    Pengaruh Model Cooperatif Learning Tipe Tps dan Tgt Terhadap Minat dan Motivasi Belajar Passing Bawah Bola Voli Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Geneng Kabupaten Ngawi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk. (1) Untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap minat dan motivasi belajar peserta didik dalam praktik Passing bawah bola voli peserta didik di SMP Negeri 2 Geneng. (2) Untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap minat dan motivasi belajar peserta didik dalam praktik Passing bawah bola voli peserta didik di SMP Negeri 2 Geneng. (3) Untuk membandingkan dan menganalisis efektivitas antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan TGT dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik dalam praktik Passing bawah bola voli peserta didik di SMP Negeri 2 Geneng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain True Eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di SMPN 2 Geneng kabupaten Ngawi diambil menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen motivasi dan minat belajar menggunakan kuisioner dan observasi secara langsung. . Teknik analisis data di lakukan melalui uji prasyarat yaitu 1) Analisis Deskriptif , 2) uji normalitas, 3) uji homogenitas 4) uji sample t test. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di atas, maka Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap minat dan motivasi belajar peserta didik dalam praktik Passing bawah bola voli di SMP Negeri 2 Geneng. Dengan nilai hasil belajar Pre-Test 81,26 > posT-Test 82,45. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap minat dan motivasi belajar peserta didik dalam praktik Passing bawah bola voli di SMP Negeri 2 Geneng. Dengan nilai hasil belajar Pre-Test 81,38>posT-Test 83,11. (3) Berdasarkan analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata model pembelajaran tipe TGT lebih besar dari pada model pembelajaran kooperatif tipe TPS sehingga yang memberikan pengaruh lebih besar dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar adalah model pembelajaran tipe TGT

    Survei Identifikasi Bakat Olahraga Pada Anak Usia 11 Tahun di Sekolah Dasar Negeri Se-Kelurahan Banyudono, Kabupaten Boyolali Mengunakan Software TALENT ID

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bakat olahraga anak berusia 11 tahun di Kelurahan Banyudono, Kabupaten Boyolali, dalam bidang olahraga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di Banyudono yang berjumlah 125 siswa. Teknik pengambilan sampek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) siswa yang berusia 11-12 tahun, 2) sekolah dasar negeri yang berada diwilayah kelurahan Banyudono. Berdasarkan kriteria tersebut terdapat 24 siswa yang menjadi sampel. Teknik pengambilan daya menggunakan tes dan pengukuran dengan metode Sport search. Adapun macam tes dan pengukuran yang dilakukan yaitu: 1) tinggi badan, 2) tinggi duduk, 3) berat badan, 4) panjang rentang lengan, 5) lempar tangkap bola tenis, 6) lempar bola basket, 7) loncat tegak, 8) lari kelincahan, 9) lari 40 m, 10) lari multitahap. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data menggunakan software TALEND ID. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada siswa/putra di SDN 2 Banyudono dan SDN 3 Banyudono yang mendapatkan kategori sangat potensial (SP). Terdapat 2 siswa (22,2%) yang memiliki bakat potensial (P), 7 siswa (77,7%) anak bakat cukup potensial (CP). Selain itu, tidak ada siswa yang memperoleh kategori kurang potensial (KP) dan Tidak Potensial (TP). Pada kelompok siswi/putri tidak terdapat anak yang mendapatkan kategori sangat potensial (SP). Terdapat siswi memiliki ketebakatan yaitu potensial (P) sebanyak 1 siswi (6,66%). Untuk kategori cukup potensial (CP) terdapat siswa sebanyak 5 orang (33,3%), lalu kurang potensial (KP) 6 siswi (40%), dan 3 siswi (20%) untuk kategori tidak potensial (TP). Dengan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sekolah dasar negeri yang terdapat di Kelurahan Banyudono memiliki lebih banyak siswa siswa yang berbakat jika dibandingkan dengan yang tidak berbakat. Artinya Kelurahan Banyudono memiliki potensi lebih lanjut untuk mengembangkan bidang olehraga untuk siswa usia 11 tahun

    Motivasi Kelas XI Untuk Mengikuti Pembelajaran PJOK Materi Bola Basket di SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kelas XI untuk mengikuti pembelajaran PJOK materi bola basket di SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung sejumlah 204. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung, sejumlah 135 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner dengan skala likert. Pada uji validitas dinyatakan terdapat 30 item pertanyaan valid dan 4 item pertanyaan di nyatakan tidak valid. Teknik analisis data yang digunakan merupakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif yang ditunjukkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dalam mengikuti motivasi kelas XI untuk mengikuti pembelajaran PJOK materi bola basket di SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung pada kategori “sangat tinggi” sebanyak 11,11% (15 peserta didik), “tinggi” sebesar 23,70% (32 peserta didik), kategori “sedang” sebesar 28,89% (39 peserta didik), kategori “rendah” sebanyak 21,48% (29 peserta didik), dan kategori “sangat rendah” sebesar 14,81% (20 peserta didik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Motivasi kelas XI untuk mengikuti pembelajaran PJOK Materi Bola Basket di SMA Negeri 1 Candiroto Temanggung dalam kategori “sedang”

    Perbedaan Profil Tingkat Kondisi Fisik Ekstrakurikuler SMA N 1 Brebes dan MAN 3 Bantul Cabor Futsal

    Get PDF
    Penelitian ini guna mengetahui tingkat dan perbandingan kondisi fisik siswa ekstrakurikuler futsal SMA N 1 Brebes dan siswa ekstrakurikuler futsal MAN 3 Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survey. Populasi penelitian ini adalah Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMA N 1 Brebes dan MAN 3 Bantul masing-masing berjumlah 15 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria: (1) siswa anggotaekstrakurikuler futsal, (2) laki-laki, (3) aktif latihan minimal 3 bulan, (4) siswa yang masuk line up untuk mengikuti event. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes sit and reach, vertical jump, soccer wall volly test ,sprint 20m, agility t test, multistage fitness test. Teknik analisis data menggunakan uji indepentent t. Hasil penelitian futsal SMA N 1 Brebes pada tes sit and reach memperoleh rata-rata 27,60 cm, vertical jump memperoleh rata-rata 47,73 cm, soccer wall voley test memperoleh rata-rata 13,20, sprint 20m memperoleh rata-rata 3,29 detik, agility T test memperoleh rata-rata 10,31 detik, MFT memperoleh rata-rata 36,67. Sedangkan MAN 3 Bantul pada tes sit and reach memperoleh rata-rata 37,80 cm, vertical jump memperoleh rata-rata 47,80 cm, soccer wall voley test memperoleh rata-rata 12,67, sprint 20m memperoleh rata-rata 3,36 detik, agility T test memperoleh rata-rata 10,34 detik, MFT memperoleh rata-rata 29,080. Berdasarkan hasil uji independent t menunjukkan perbedaan yang signifikan pada tes sit and reach MAN 3 Bantul lebih unggul, tes MFT SMA N 1 Brebes lebih unggul, sedangkan tes vertical jump, soccer wall volly test, sprint 20m, agility T test tidak memiliki perbedaan signifikan

    Hubungan Bullying dan Aktivitas Bermain Game Online Terhadap Kesehatan Menta Peserta Didik Kelas V SDN Tamansari 1 Tahun Pelajaran 2023/2024

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bullying dan aktivitas bermain game online terhadap kesehatan mental siswa kelas V SD Negeri Tamansari 1. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 peserta didik. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian hubungan bullying dan aktivitas bermain game online terhadap kesehatan mental siswa kelas V SD Negeri Tamansari 1 diketahui nilai signifikansi ialah (p) 0,835 lebih besar (>) dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Dari hasil homogenitas di dapatkan nilai r.tabel (0,05). Dari hasil uji hipotesis didapatkan bahwa nilai sig. F change < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara perilaku bullying dan game online terhadap kesehatan mental pada peserta didik

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇