Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE SQ3R PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SUMBER 2 BERBAH SLEMAN

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu (1) untuk menjelaskan proses meningkatkan pembelajaran keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R pada siswa kelas V SDN Sumber 2 Berbah Sleman; (2) untuk mengetahui hasil proses meningkatkan pembelajaran keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Sumber 2 Berbah Sleman melalui metode SQ3R. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis & McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri Sumber 2 yang terletak di Berbah, Sleman, Yogyakarta. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sumber 2. Teknik dan instrument pengumpulan data penelitian ini adalah (1) teknik tes, yaitu tes uraian keterampilan membaca pemahaman; (2) teknik nontes (observasi) dan dokumentasi pelaksanaan penelitian. Selanjutnya menganalisis data hasil observasi dan tes keterampilan membaca pemahaman dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Proses meningkatkan pembelajaran keterampilan membaca pemahaman pada siklus I yang ditunjukan dengan presentase ketercapaian indikator observasi aktivitas guru dengan memperoleh persentase sebanyak 73% dan observasi aktivitas siswa pada siklus I memperoleh persentase sebanyak 75%, kemudian meningkat pada siklus II dengan presentase ketercapaian indikator observasi aktivitas guru memperoleh sebanyak 100% dan observasi aktivitas siswa memperoleh persentase sebanyak 93,75%. Hasil proses meningkatkan pembelajaran membaca pemahaman dari pratindakan ke tindakan siklus II dilihat dari hasil rata-rata tes sebesar 37 dan presentase siswa dinyatakan tuntas sebesar 65%. Saran yang diberikan penulis adalah (1) guru diharapkan dapat menggunakan metode SQ3R untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa; (2) siswa diharapkan memiliki keinginan untuk membaca secara mandiri mengikuti Langkah-langkah metode SQ3R; (3) penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi untuk peneliti melakukan penelitian selanjutnya. Kata kunci : metode SQ3R, membaca pemahama

    Tingkat Pengetahuan Peraturan Permainan Tag Rugby Siswa Siswa SMP Yang Mengikuti Kejurkab Sleman Tahun 2023

    Get PDF
    Belum ada data empiris tentang pengetahuan siswa terhadap peraturan tag rugby. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi Tingkat Pengetahuan Peraturan Permainan Tag Rugby Siswa Siswi SMP Yang Mengikuti Kejurkab Sleman Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah survey dengan Teknik pengumpulan data menggunakan google form. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP yang mengikuti KEJURKAB Sleman tahun 2023 yang berjumlah 76 siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat Pengetahuan Peraturan Permainan Tag Rugby Siswa Siswi SMP Yang Mengikuti Kejurkab Sleman Tahun 2023 berada pada kategori “tinggi” sebesar 13% (10 siswa), kategori “sedang” sebesar 72,5% (55 siswa), dan kategori “rendah” sebesar 14,5% (11 siswa). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan permainan tag rugby siswa SMP yang mengikuti KEJURKAB Sleman tahun 2023 termasuk dalam kategori “sedang”

    PENGARUH POSITIVE REINFORCEMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJARMATEMATIKA SISWA KELAS V DI SDN BINTARAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan pengaruhpositive reinforcement terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas Vdi SDNBintaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif eksperimen. Desainyang digunakan ialah quasi eksperimen, dengan bentuk nonequivalent control groupdesign. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SDN Bintaran kelas VAdan B. KelasVA dengan 23 siswa menjadi kelas kontrol dan kelas VB dengan 22 siswa menjadi kelas eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi pemberian penguatan positif dan skala motivasi belajar. Uji validitas instrumenmenggunakan judgment expert dan uji korelasi pearson (Product Moment). Uji reliabilitas dilakukan dengan Alpha Cronbach, dengan koefisien Alpha sebesar 0.841. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar matematika antara kelas yang diberikan perlakuan positive reinforcement dengankelas pembelajaran konvensional di kelas V SDN Bintaran. Hal itu berdasarkanuji independent sample t-test dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.003 > 0.05. Padahasil penelitian ini merujuk komponen yang terdapat dalamteori operant conditioning dari B.F Skinner seperti stimulus yang diberikan adalah positivereinforcement, respon dari siswa setelah adanya perlakuan, dan konsekuensi yangmuncul berupa motivasi belajar matematika. Adapun saran sesuai penelitianbagi guru adalah guru disarankan untuk lebih bervariasi dalam menerapkan positivereinforcement sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata kunci: positive reinforcement, motivasi belajar, matematik

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI METODE ROLE PLAYING PADA KELAS V B SD NEGERI NGEBUNG BERAN KABUPATEN KULON PROGO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui metode role playing pada kelas V B SD Negeri Ngebung Beran Kabupaten Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V B SD Negeri Ngebung Beran yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan sebagai pengumpulan data yaitu lembar observasi guru dan siswa, lembar soal tes kognitif, serta lembar catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V B SD Negeri Ngebung Beran pada setiap siklus. Berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan, proses pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Pancasila dalam Kehidupanku telah berjalan dengan baik. Pada pratindakan sebanyak 7 siswa yang tuntas dengan persentase sebesar 36,8%. Selanjutnya mengalami peningkatan menjadi 11 siswa yang tuntas dengan persentase 57,89% pada siklus I. Kemudian mengalami peningkatan kembali menjadi 16 siswa dengan persentase 84,21% pada siklus II. Penggunaan metode role playing dalam pembelajaran berhasil meningkatkan hasil belajar siswa kelas V B SD Negeri Ngebung Beran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Pancasila dalam kehidupanku. Kata kunci: Hasil Belajar, Role Playing, Pancasila

    Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Didik Ekstrakurikuler Karate Studi Kasus di SMP Negeri 8 Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingkat kebugaran jasmani peserta didik ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 8 Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode survei dengan tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 8 Yogyakart yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan tes praktik dan pengukuran seluruh populasi dan sampel yang menjalani rangkaian tes dengan runtut sesuai petunjuk pelaksanaan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 13-15 tahun. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 8 Yogyakarta memperoleh 0 (0%) peserta didik dalam klasifikasi baik sekali, 2 (16,67%) peserta didik dalam klasifikasi baik, 3 (25%) peserta didik dalam klasifikasi sedang, 7 (58,33%) peserta didik dalam klasifikasi kurang, 0 (0%) peserta didik dalam klasifikasi kurang sekali. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 8 Yogyakarta yaitu dalam klasifikasi kurang. Bagi pelatih dari hasil tersebut dapat dijadikan acuan untuk membuat program-program latihan dan bagi peserta didik dapat mengikuti jadwal proram latihan dari pelatih

    Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Meroda Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Tulungagung

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kinerja proses pembelajaran guru dalam senam lantai meroda melalui pembelajaran berdiferensiasi pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo (2) Hasil belajar senam lantai meroda melalui pembelajaran berdiferensiasi pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang meliputi (1) Tahapan perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII yang berjumlah 32 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Adapun kriteria keberhasilan meroda yaitu 80% dari jumlah peserta didik dengan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) interval nilai 80 – 100. Untuk kriteria keberhasilan kinerja guru yang telah mendapatkan skor ≥ 85. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar senam lantai meroda peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Karangrejo. Hasil pengamatan kinerja guru pada siklus 1 diperoleh nilai sebesar 81,2. Sedangkan hasil pengamatan kinerja guru pada siklus 2 sebesar 90,6. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus 1 diperoleh hasil belajar meroda peserta didik dengan kriteria keberhasilan sebesar 68,8%, sehingga diadakanlah siklus 2. Pada siklus 2 terjadi peningkatan pada hasil belajar meroda peserta didik sebesar 84,4%. Bagi para guru, disarankan untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi karena terbukti mampu meningkatkan hasil belajar, menciptakan suasana kelas yang menarik di setiap pembelajaran serta membangkitkan semangat belajar peserta didik

    HUBUNGAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD GUGUS WIROKUNTOLO KECAMATAN KARANGSAMBUNG KABUPATEN KEBUMEN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara keterlibatan orang tua dalam pembelajaran dengan prestasi belajar siswa SD Gugus Wirokuntolo Kecamatan Karangsambung. Tujuan tersebut berasal dari masalah yang ditemukan berupa orang tua yang kesulitan menggunakan platform untuk pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data berupa skala dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan diseluruh SD Gugus Wirokuntolo Kecamatan Karangsambung dengan sampel sebanyak 264 orang. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis (korelasi product moment). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan antara keterlibatan orang tua dalam pembelajaran dengan prestasi belajar siswa SD Gugus Wirokuntolo Kecamatan Karangsambung. Hal ini ditunjukan dengan nilai signifikansi person product moment sebesar 0,000, karena nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 maka terdapat hubungan, lalu untuk tingkat hubungan pada kategori rendah dengan nilai 0,269 sehingga dikatakan tidak signifikan. Artinya prestasi belajar siswa tidak terlalu disebabkan oleh keterlibatan orang tua. Kata kunci: Keterlibatan Orang Tua dalam Pembelajaran, Prestasi Belaja

    HUBUNGAN SARANA PERPUSTAKAAN DAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN DENGAN MINAT BACA SISWA SD KELAS V SEGUGUS 7 KAPANEWON WONOSARI GUNUNGKIDUL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui hubungan antara sarana perpustakaan dengan minat baca siswa SD kelas V se-gugus 7 Kapanewon Wonosari Gunungkidul, 2) Mengetahui hubungan antara pelayanan perpustakaan dengan minat baca siswa SD kelas V se-gugus 7 Kapanewon Wonosari Gunungkidul, 3) Mengetahui hubungan antara sarana perpustakaan dan pelayanan perpustakaan dengan minat baca siswa SD kelas V se-gugus 7 Kapanewon Wonosari Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD se-gugus 7 Kapanewon Wonosari Gunungkidul sebanyak 162 siswa. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala sarana perpustakaan, pelayanan perpustakaan, dan minat baca. Uji validitas instrumen diuji cobakan kepada 25 siswa dan dilakukan analisis daya beda dengan melihat koefisien korelasi item total terkoreksi untuk mengetahui butir soal yang gugur. Uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan melalui analisis statistik deskriptif yaitu uji hipotesis (uji korelasi Pearson dan korelasi ganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Sarana perpustakaan memiliki hubungan yang kuat dengan minat baca yang dibuktikan dengan diperolehnya nilai koefisien korelasi sebesar 0,516; 2) Pelayanan perpustakaan memiliki hubungan yang kuat dengan minat baca yang dibuktikan dengan diperolehnya nilai koefisien korelasi sebesar 0,604; serta 3) Sarana perpustakaan dan pelayanan perpustakaan memiliki hubungan yang kuat dengan minat baca yang dibuktikan dengan diperolehnya nilai R sebesar 0,623. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sarana perpustakaan dan pelayanan perpustakaan dengan minat baca siswa SD kelas V se-gugus 7 Kapanewon Wonosari Gunungkidul. Kata kunci: sarana perpustakaan, pelayanan perpustakaan, minat bac

    Pengembangan Model Pembelajaran Metatips untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa di Sekolah Dasar.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan model pembelajaran metatips yang valid, (2) menemukan tingkat kepraktisan model pembelajaran metatips untuk siswa sekolah dasar, dan (3) menemukan tingkat keefektifan model pembelajaran metatips untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan yang disederhanakan menjadi 3 tahapan utama yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) pengembangan produk model pembelajaran metakognitif 3B meliputi: (a) pengembangan prototype model, (b) uji ahli diikuti revisi, (c) uji satu-satu diikuti revisi, (d) uji terbatas diikuti revisi, (3) implementasi dan evaluasi dengan uji lapangan luas dan eksperimen pretest-posttest group design dilanjutkan revisi dan finalisasi. Teknik penumpulan data dengan tes, angket, wawancara dan observasi. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan: (1) model pembelajaran metatips telah memenuhi kategori valid dengan skor penilaian rerata 3,68 (valid); (2) model pembelajaran mettaips telah memenuhi tingkat kepraktisan yang dibuktikan dengan tingkat kesepahaman antar penilai sebesar 3,61 (praktis); dan (3) model pembelajaran metatips terbukti dapat meningkatkan kemmapuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa di sekolah dasar dengan perolehan skor uji-t masing-masingnya 0,39 pada kemampuan pemecahan masalah dan 0,48 pada kemampuan komunikasi matematis

    Pengaruh Latihan Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan dan Hasil Lompat Jauh Atlet Junior Kabupaten Bantul

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) Mengetahui Pengaruh Latihan Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Atlet Junior Kabupaten Bantul. (2) Mengetahui Pengaruh Latihan Imagery Terhadap Hasil Lompat Jauh Atlet Junior Kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi eksperiment design atau eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Penelitian dilaksanakan di Stadion Sultan Agung Bantul. Populasi dalam penelitian ini yaitu atlet junior Kabupaten Bantul. Dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan demikian pengambilan sampel pada atlet junior lompat jauh kabupaten bantul berjumlah 10 orang atlet. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan penelitian ini menggunakan instrument berupa angket. teknik analisis data menggunakan bantuan program IBM Statistical Product And Service Solution (SPSS) 24.0 dengan metode paired sample T-test. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan imagery terhadap tingkat kecemasan Atlet Junior Kabupaten Bantul dengan persentase peningkatan sebesar 2,56%. Dari penurunan tingkat kecemasan atlet junior kabupaten Bantul tersebut menghasilkan kesimpulan juga bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan imagery terhadap hasil lompat jauh atlet junior kabupaten Bantul dengan persentase peningkatan sebesar 4,55%

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇